557 research outputs found
Sort by
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR PADA PEMBELAJARAN IPA
Latar belakang penelitian ini adalah permasalahan yang dialami oleh
peserta didik dalam pembelajaran IPA, sehingga peneliti melaksanakan penelitian
dengan rumusan masalah : Apakah penerapan model kooperatif tipe group
investigation dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik
sekolah dasar pada pembelajaran IPA dan Bagaimana kemampuan berpikir
kreatif peserta didik sekolah dasar pada pembelajaran IPA setelah penerapan
model kooperatif tipe group investigation. Tujuan penelitian ini ialah untuk
mengidentifikasi apakah penerapan model kooperatif tipe group investigation
dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik sekolah dasar pada
pembelajaran IPA dan untuk mendeskripsikan hasil kemampuan berpikir kreatif
peserta didik sekolah dasar pada pembelajaran IPA setelah penerapan model
kooperatif tipe group investigation. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif
dengan jenis studi library research. Penelitian ini mengumpulkan jurnal dan
skripsi yang terkait dengan penelitian, kemudian dianalisis dan disimpulkan.
Kesimpulan dalam penelitian ini, kemampuan berpikir kreatif peserta didik
sekolah dasar masih dalam keadaan kurang maksimal sehingga masih
memerlukan bimbingan, latihan dan pembelajaran lebih lanjut
METAANALISIS PENGARUH PENERAPAN MODEL EXAMPLE NON EXAMPLE TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran variasi dan kecenderungan-
kecenderungan yang ada pada penelitan-penelitian yang pernah dilakukan terkait variabel
penerapan model example non example dan hasil belajar peserta didik di sekolah dasar.
Penelitian ini menggunakan metode systematic review dengan desain metaanalisis.
Populasi pada penelitian ini yaitu hasil penelitian yang sudah dipublikasikan dan berupa
artikel berskala nasional yang bersifat kuantitatif yang berjudul penerapan example non
example terhadap hasil belajar di sekolah dasar dari tahun 2017-2019. Sampel yang
dipilih menggunakan purposive sampling yang sesuai dengan kriteria yang telah
ditentukan. Instrumen penelitian berupa tabel pengkodean penelitian setiap kategori yang
dianalisis dengan menghasilkan tabel frekuensi dan perhitungan persentase untuk masingmasing
kategori. Berdasarkan data hasil analisis dari sumber yang telah diambil,
pengaruh penerapan model example non example dapat meningkatkan hasil belajar
peserta didik di sekolah dasar meskipun tingkat pendidikan, ranah hasil belajar, materi
pelajaran, desain penelitian dan instrumen yang digunakan beraga
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA ANIMASI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS IV
Penerapan Model Problem Based Learning Berbantuan Media Animasi
Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Pada Mata Pelajaran IPS Kelas IV (Studi
Penelitian di kelas IV Panti Asuhan Taman Harapan Muhammadiyah Pada Mata Pelajaran
IPS). Latar Belakang dalam penelitian ini adalah Peserta didik belum mencapai hal-hal yang
dapat diklasifikasikan dalam kategori dapat menguasai kemampuan berpikir kritis kelas IV
Panti Asuhan Tanman Harapan Muhammadiyah Kota Bandung. Model Problem Based
Learning merupakan salah satu model pembelajaran yang dapat membantu untuk
meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah
untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas
eksperimen setelah menerapkan Model Problem Based Learning. Metode penelitian yang
digunakan dalam penelitian yaitu metode eksperimen dengan sifat penelitian kuantitatif dan
desain penelitian quasi eksperimen dan desain yang dipilih yaitu Nonequivalent Control
Group Design.Subjek dalam penelitian ini yaitu Kelas IV A sebagai kelas eksperimen dan
Kelas IV B sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen test
uraian dan teknik analisis data dengan statistic parametric menggunakan bantuan aplikasi
software SPSS 22. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu terdapat peningkatan kemampuan
berpikir kritis pada kelas eksperimen dengan menggunakan Model Problem Based Learning
serta peningkatan kemampuan berpikir kritis pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan peningkatan kemampuan berpikir kritis pada kelas kontrol yang menggunakanmetode diskusi kelompok
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN IPA (Meta-Analisis)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Kooperatif tipe Group Investigation (GI) terhadap pembelajaran IPA. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriftif terhadap analisis hasil publikasi penelitian ilmiah. Pengaruh penelitian-penelitian yang menerapkan pembelajaran Group Investigation (GI) dianalisis dengan teknik atau desain meta-analisis. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa secara keseluruhan penelitian-penelitian yang menggunakan model GI berpengaruh dalam pembelajaran IPA peserta didik dengan effect size 0,3034 atau masuk dalam kategori efek besar. Populasi pada penelitian ini adalah artikel publikasi ilmiah tentang penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) yang berjumlah 20 artikel dan sampel yang diambil berjumlah 12 artikel. Instrumen penelitian tentang lembar pengkodean data (Coding) Model GI pun memberikan pengaruh dari segi jenjang pendidikan dan penerapan pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar, pemahaman konsep dan kemampuan berpikir kritis. Kesimpulan penelitian ini bahwa model pembelajaran Group Investigatin (GI) berpengaruh dalam pembelajaran IPA
META-ANALISIS MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar pengaruh model pembelajaran
inkuiri dalam pembelajaran matematika dilihat secara keseluruhan, jenjang
pendidikan, dan variabel terikatnya. Dengan melakukan meta analisis ini dapat
melihat atau mengetahui besar pengaruh model pembelajaran inkuiri dalam
pembelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan meta analisis yang bersifat
kuantitatif. Meta analisis adalah suatu metode penelitian-penelitian yang sejenis
dengan menarik kesimpulan berdasarkan data yang didapatkan. Jumlah populasi
dalam penelitian ini adalah 25, dan sampel berjumlah 15 artikel jurnal dengan
menggunakan purposive sampling. Metode atau teknik pengumpulan data ini
menggunakan dokumentasi. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan lembar
pemberian kode. Analisis data yang digunakan adalah dengan menghitung effect
size menurut Pallant. Hasil penelitian ini menunjukkan model pembelajaran
inkuiri secara keseluruhan, jenjang kelas, dan variabel terikatnya memberikan
pengaruh besar dalam pembelajaran matematika
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP IPA PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman
konsep peserta didik pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di sekolah dasar.
Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui peningkatan pemahaman
konsep peserta didik dalam pembelajaran IPA melalui penerapan Model
Pembelajaran Kooperatif tipe make a match. Metode penelitian yang digunakan
dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan library reseach.Hasil
penelitian yang peneliti analisa mengungkapkan bahwa model pembelajaran
kooperatif tipe make a match dapat meningkatkan pemahaman konsep IPA
peserta didik sekolah dasar terhadap pembelajaran IPA seperti pada konsepkonsep
benda padat,cair, ini terlihat dari pemahaman konsep yang meningkat.
Selain itu model pembelajaran kooperatif tipe make a match ini dapat
meningkatkan aktivitas guru dalam proses pembelajaran. Model pembelajaran
kooperatif tipe make a match dapat diterapkan untuk meningkatkan aktivitas
peserta didik sekolah dasar dalam pembelajaran Ips, matematika, bakhan model
pembelajaran ini dapat diterapkan di jenjang pendidikan SMP maupun SMA.
Kesimpulan penelitian ini adalah model pembelajaran kooperatif dapat
meningkatkan pemahaman konsep peserta didik sekolah dasar, karena model
pembelajaran ini tidak membuat bosan, dengan menggunakan kartu-kartu dan
berpasangan
PENGGUNAAN MEDIA BIG BOOK DALAM MEMBACA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS KALIMAT DEKLARATIF PADA PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas penggunaan media big
book dalam pembelajaran serta mendeskripsikan perubahan pada peserta didik
dalam pembelajaran setelah penggunaan media big book. Teori yang digunakan
dalam penelitian ini adalah Priscilla Lynch (2008). Penelitian ini menggunakan
metode kualitatif bersifat deskriptif dengan teknik pengumpulan data studi
dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles and Huberman
mencakup aktivitas reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Data yang telah
dianalisis diuraikan dalam bentuk narasi deskriptif. Hasil analisis terhadap
penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa media big book efektif digunakan
dalam meningkatkan suatu keterampilan atau berpengaruh terhadap suatu
keterampilan peserta didik, dalam penelitian ini adalah peningkatan keterampilan
menulis kalimat deklaratif. Terdapat perubahan pada keterampilan peserta didik
setelah pembelajaran menggunakan media big book
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN WORD SQUARE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN IPA DI KELAS V
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar kognitif
peserta didik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan sifat kuantitatif.
Desain penelitian yang digunakan quasi eksperimental design. Populasi
penelitian ini adalah peserta didik Panti Asuhan Yatim Piatu dan
Dhu’afa Bani Salam Bandung. Teknik sampel yang digunakan yaitu
Teknik sampel jenuh sehingga seluruh populasi dijadikan sampel,
dibagi menjadi dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol.
Intrumen penelitian yang digunakan Rencana Pelaksanaan
Pembelajaran (RPP), lembar observasi, dan soal pretest dan posttest.
Hasil data pretest dan posttest dianalisis menggunakan software IBM
SPSS 21 for window. Hasil penelitian yang diperoleh terdapat
peningkatan hasil belajar kognitif peserta didik setelah diterapkan
model pembelajaran kooperatif word square dan peningkatan hasil
belajar kognitif peserta didik yang pembelajarannya menggunakan
model pembelajaran kooperatif word square lebih baik daripada model
pembelajaran konvensional
STUDI META ANALISIS MODEL PEMBELAJARAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan model
pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) pada pembelajaran
matematika di Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah studi
meta analisis deskriptif terhadap hasil analisis publikasi penelitian ilmiah sejenis
pada e-jurnal nasional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 11 artikel publikasi
ilmiah yang membahas model pembelajaran Realistic Mathematics Education
(RME) pada pembelajaran matematika di sekolah dasar. Instrumen penelitian
yang digunakan ialah lembar pemberian kode atau data coding yang digunakan
untuk menjaring informasi mengenai artikel yang dianalisis. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa secara keseluruhan penelitian-penelitian yang dilakukan
efektif dan berpengaruh terhadap hasil belajar yaitu dengan kategori efek sangat
besar. Selain itu, model pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) pun memberikan pengaruh dan efektif dari segi wilayah, dan penerapan
pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan pemahaman matematis, hasil
belajar, kemampuan komunikasi matematis dan kemampuan pemecahan masalah matematis di Sekolah Dasar. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa model pembelajaran Realistic Mathematics Education efektif untuk meningkatkan hasil belajar maupun kemampuan-kemampuan matematis peserta didik pada pembelajaran matematika di Sekolah Dasar dibanding dengan model pembelajaran konvensional
PENERAPAN MEDIA POP-UP BOOK UNTUK PENINGKATAN KETERAMPILAN MENYIMAK DONGENG PADA PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR
Judul penelitian ini adalah Penerapan Media Pop-Up Book untuk Peningkatan
Keterampilan Menyimak Dongeng pada Peserta Didik di Sekolah Dasar. Penelitian ini
dilatarbelakangi rendahnya keterampilan menyimak dongeng peserta didik di sekolah
dasar. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan penerapan media pop-up book
pada mata pelajaran di sekolah dasar, (2) mendekskripsikan peningkatan keterampilan
menyimak dongeng dengan penerapan media pop-up book. Teori yang digunakan dalam
penelitian ini adalah teori Tarigan (2015) dan Abidin (2015). Penelitian ini adalah
penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan non-tes studi
dokumentasi berupa penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media popup
book terbukti efektif untuk meningkatkan keterampilan menyimak dongeng peserta
didik di sekolah dasar