Prosiding Seminar Matematika dan Pendidikan Matematik
Not a member yet
    75 research outputs found

    MODEL REDUKSI KADAR KAFEIN PADA PROSES DEKAFEINASI BIJI KOPI

    Full text link
    Dalam biji kopi terdapat salah satu zat yang disebut dengan kafein. Tingginya kadar kafein di dalam biji kopi diduga dapat menyebabkan keluhan terutama bagi penikmat kopi yang tidak memiliki toleransi tinggi terhadap kafein [6]. Untuk mengurangi kadar kafein pada kopi diperlukan proses dekafeinasi agar kopi menjadi kopi rendah kafein. Dalam pengolahan biji kopi, panas yang digunakan perlu diatur tinggi rendah temperaturnya agar tidak merusak biji kopi. Kopi secara umum berbentuk ellipsoida dengan dua lapisan yang berbeda sifat fisiknya [8], sehingga untuk mengetahui profil temperatur pada kopi diperlukan syarat batas antarmuka (Interface Boundary Conditions). Dengan ditemukannya model perpindahan panas pada dua lapisan yang berbeda sifat fisiknya dan model syarat batas antarmuka ini maka model ini akan dapat digunakan untuk menentukan profil/evolusi panas pada proses dekafeinasi kopi (penurunan kadar kafein). Dengan diketahuinya evolusi temperatur pada proses dekafeinasi kopi maka hasil ini dapat digunakan dalam pengolahan biji kopi

    Solusi Persamaan Laplace Menggunakan Metode Crank-Nicholson

    Full text link
    Persamaan Laplace sering digunakan untuk memodelkan permasalahan – permasalahan yang muncul dari berbagai bidang dalam dunia real. Pesamaan Laplace termasuk dalam persamaan diferensial parsial tipe eliptik. Persamaan Laplace dengan syarat batas yang tidak sederhana menyebabkan permasalahan dalam mencari solusi analitiknya. Sehingga untuk memperoleh solusi tersebut dibutuhkan suatu metode Numerik. Metode Crank-Nicholson merupakan salah satu contoh metode numerik. Metode Crank – Nicholson biasanya digunakan dalam mencari solusi persamaan diferensial parsial tipe parabolik. Dalam penelitian ini, persamaan Laplace  diselesaikan dengan menggunakan metode Crank – Nicholson. Persamaan Laplace  dan syarat batas yang digunakan memiliki bentuk solusi analitik sehingga dapat dicari nilai error dari solusi numerik

    UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI TRANSFORMASI GEOMETRI MELALUI MEDIA SIMULASI BERBASIS GUI

    Full text link
    Tujuan pembelajaran matematika di tingkat sekolah adalah untuk melatih kemapuan berfikir logis, kritis, cermat dan tepat serta membekali peserta didik untuk dapat mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi pada jenjang sekolah lanjutannya. Berdasarkan tujuan pembelajaran tersebut kenyataan yang ada, pada proses pembelajaran umumnya peserta didik hanya dilatih untuk dapat menyelesaikan permasalahan matematika dengan cepat dan benar. Kondisi ini menyebabkan peserta didik hanya memiliki kemampuan teknis dalam menyelesaikan permasalahan matematika tanpa memahami apa sebenarnya yang diselesaikan dan apa manfaat penyelesainnya. Berdasarkan fenomena tersebut maka perlu dilakukan upaya perbaikan pelaksanaan pembelajaran yang dapat memberikan peningkatan aktivitas dan hasil belajar peserta didik, sehingga dapat mencapai ketuntasan klasikal. Mengingat bahwa materi transformasi geometri berbicara tentang perpindahan titik garis atau bidang yang dapat dilaksanakan dengan demonstrasi atau simulasi sehingga dapat diketahui bagaimana model transformasi yang terjadi, maka pembelajaran transformasi geometri dapat dilaksanakan dengan metode simulasi. Dengan demikian kontruksi ide konsep transformasi dapat dapat dipahami oleh peserta didik sehingga memungkinkan munculnya ide-ide baru bagi peserta didik sebagai topik diskusi atau pertanyaan. Pelaksanaan pembelajarannya yaitu bersimulasi untuk mengamati perilaku transformasinya, menulis untuk merumuskan rumusannya lalu menformulasikan untuk menyimpulkan. Dalam PTK ini dibagi menjadi dua siklus yang masing masing siklus terdiri dari 2 pertemuan pembelajaran, 1 pertemuan untuk evaluasi. Adapun hasil yang diperoleh adalah pada siklus 1 aktivitas belajar peserta didik berkategori aktif , aktivitas guru berkategori sangat aktif dan hasil belajar rata-rata 74 dengan presentase ketuntasan klasikal 77%. Sedangkan pada siklus ke II, aktivitas guru dan peserta didik dalam pembelajaran dapat dikategorikan sangat aktif dan hasil belajar peserta didik rata-rata sebesar 83 dengan presentase ketuntasan klasikal 88%.  Penelitian dicukupkan sampai siklus II karena tujuan penelitian sudah tercapai.  Model pembelajaran inkuiri dengan pendekatan ketrampilan proses melalui media simulasi berbasis GUI membuat peserta didik baik secara individu maupun kelompok mampu belajar lebih cepat, aktif dalam menemukan konsep untuk memecahkan masalah yang dihadapi sehingga peserta didik mampu berfikir logis serta kritis dan kreatif. Dengan demikian model  pembelajaran inkuiri kolaborasi metode simulasi melalui pendekatan ketrampilan proses sangat direkomendasikan dalam pembelajaran matematika

    Super ({\it a,d})-H{\mathcal {H}}-Antimagic Total Selimut pada Shackle Graf Triangular Book

    No full text
    Diberikan GG graf sederhana, terhubung dan tidak berarah. G(V,E)G(V,E) memiliki selimut-H\mathcal{H} jika setiap sisi pada EE bagian dari subgraf GG yang isomorphic dengan H\mathcal{H}. Total selimut (a,d)(a,d)-H\mathcal{H}-antimagic adalah pelabelan total λ\lambda dari V(G)E(G)V(G)\cup E(G) ke bilangan bulat {1,2,3,...,V(G)E(G)}\{1,2,3,...,|V(G)\cup E(G)|\}, untuk setiap subgraf HH dari GG yang isomorfik dengan H\mathcal{H} dimana H=vV(H)λ(v)+eE(H)λ(e)\sum{H}=\sum_{v\in{V(H)}}\lambda{(v)}+\sum_{e\in{E(H)}}\lambda{(e)} merupakan barisan aritmatika. Jika {λ(v)}vV={1,...,V}\{\lambda{(v)}\}_{v\in{V}}=\{1,...,|V|\}, maka graf disebut graf super H\mathcal{H}- antimagic. Pada makalah ini, kita mengkaji mengenai super ({\it a,d})-(Bt3+2e)(Bt_3+2e)- antimagic total selimut pada shackle graf triangular book dinotasikan dengan SBtnSBt_n.

    ROBUST STANDARD ERRORS DENGAN SATORRA-BENTLER SCALED TEST STATISTIC UNTUK MENGATASI NONNORMALITAS DALAM ANALISIS STRUCTURAL EQUATION MODELING (SEM)

    Full text link
    Nonnormalitas dalam analisis Structural Equation Modeling (SEM) berpotensi menyebabkan hasil yangmenyesatkan. Salah satu metode uji statistik yang dapat digunakan untuk mengatasi hal tersebut adalah robust standard errors (SErobust) dengan Satorra-Bentler scaled test statistic (TSB). Metode tersebut akan diuji pada beberapaukuran sampel dan distribusi data yang bervariasi. SErobust dan TSB yang dihasilkan akan dibandingkan dengan standard error dan uji statistik Maximum Likelihood (SEML dan TML). Selain itu ukuran Goodness of Fit (GOF) darikedua metode juga akan ditampilkan. Kedua metode bekerja dengan baik pada data normal. Sementara pada datanonnormal, ML menghasilkan SEML yang jauh lebih kecil daripada SErobust. SE yang kecil berarti underestimate dancenderung menolak model yang benar pada data nonnormal. Hal tersebut menyebabkan muncul nilai scaling corrections factor (SCF) yang berdampak pada uji statistik model. SCF untuk data normal bernilai mendekati 1, halini menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan tidak membutuhkan banyak koreksi. Sedangkan SCF untukdata nonnormal bernilai cukup besar, yang membuat TSB lebih kecil dan lebih mendekati nilai χ2 yang diharapkandaripada TML. Hal tersebut baik, karena menunjukkan bahwa robust standard errors dengan Satorra-Bentler scaled test statistic dapat menghasilkan p-value yang lebih besar, yang berarti metode tersebut cenderung menerima model yang benar dan dapat menghindari kesalahan tipe 1. Ukuran sampel data sangat berpengaruh pada hasil penelitian. Hasil penelitian yang baik terjadi pada ukuran sampel yang tidak terlalu kecil

    MODELISASI RAK PENATAAN BARANG DENGAN TEKNIK PENGGABUNGAN KOMPONEN-KOMPONEN PENYANGGA DAN TIANG RAK

    Full text link
    The shape and appearance of the rack storage is most commonly manufactured in its permanently affixed form. The impacts are: heavy stuff, take up much space, difficult to move during disassembly, and the mobilization of the component and viewing angle are limited. With that limitation, it is necessary to develop rack storage model with combination of two components, namely: supporting and pole, in order this model can be built with the disassembly of its components. There fore the purpose this research is to obtain a model of the rack storage through various forms of support and pole rack so that in the end, our rack storage would be able to work with multi-function capability and flexibility, and its function is properly used in accordance with the position of the room

    Desain Motif Teralis Pintu dan Jendela Dari Bentuk Geometri Dasar

    Full text link
    Teralis pintu dan jendela banyak dipasang di berbagai jenis bangunan secara permanen. Karena adanya teralis, pintu dan jendela menjadi lebih kuat terhadap benturan, nampak lebih tebal, dan menjadi tahan terhadap dorongan. Namun seiring dengan perkembangan jaman, saat ini teralis pintu dan jendela berfungsi sebagai hiasan rumah. Oleh karena itu selain sebagai pengaman, teralis pintu dan jendela dapat berfungsi untuk perhiasan atau mempercantik rumah serta sebagai pengatur sirkulasi udara. Banyak ditemukan keragaman motif teralis pintu dan jendela yang telah sesuai dengan bentuk pintu dan jendela. Motif tersebut mengandung lebih dari satu bentuk geometri dasar. Namun desain dan jenis modelnya yang telah dibuat masih terbatas. Oleh karena itu perlu dikembangkan desain teralis pintu dan jendela yang terbangun dari beragam benda dasar geometri (segitiga, segiempat, segibanyak, lingkaran atau elips). Tulisan ini membahas kontruksi model teralis pintu dan jendela dari bentuk geometri dasar yang memiliki sifat kesimetrian, kekongruenan, keseimbangan, bertingkat dan beragam arah

    Graf-Graf Khusus dan Bilangan Dominasinya

    Full text link
    merupakan himpunan titik yang mendominasi titik-titik yang bertetangga dan seminimal mungkin. Himpunan DV(G)D \subseteq V(G) adalah \emph{dominating set} dari titik jika setiap titik di V(G)V(G) bertetangga dengan sebuah titik di DD. \emph{Domination number} γ(G)\gamma(G) adalah kardinalitas terkecil dari sebuah \emph{dominating set}. Nilai dari \emph{domination number} selalu γ(G)V(G)\gamma(G) \subseteq V(G). Penelitian ini mengembangkan \emph{dominating set} pada beberapa graf khusus diantaranya adalah graf Shackel (Sm,n)(S_{m},n), graf Cn(P4+K1)C_n \odot (P_{4}+\overline{K}_{1}), graf join Cn+PnC_n+P_n, graf Lobster Li,j,kL_{i,j,k}, dan graf Triangular Ladder LnL_n. Hasil dari penelitian ini adalah beberapa teorema yang menyatakan kardinalitas minimal \emph{dominating set}.

    Robust Small Area Estimation untuk Model Campuran Semiparametrik dengan Approksimasi P-Spline

    Full text link
    Small Area Estimation merupakan tehnik pendugaan area kecil dengan menggunakan data pada domain yang besar. Untuk memperoleh cukup informasi dan mendapatkan nilai keragaman yang kecil, maka dibutuhkan peubah penjelas sebagai penunjang. Salah satu metode pendugaan parameter yang digunakan dalam Small Area Estimation adalah Empirical Best Unbiased Linear. Metode pendekatan EBLUP pada penelitian terdahulu digunakan pada unit level model.  Pada unit level model diasumsikan bahwa penduga langsung memiliki hubungan yang linier dengan peubah penyertanya. Selain itu, EBLUP unit level model ini hanya  berlaku dengan baik pada data yang diasumsikan normal dan tidak memiliki outlier. Akan tetapi tidak semua data memiliki asumsi yang normal maupun memiliki hubungan yang linier antar variabelnya. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah pendekatan untuk Small Area Estimation dengan data yang tidak linier dan memiliki outlier. Penelitian ini mengembangkan Robust Small Area Estimation dengan menggunakan pendekatan model campuran semiparametrik dan approksimasi P-Spline untuk menduga rata-ratanya

    KONSTRUKSI KONSEP RELASI DAN FUNGSI DALAM SISTEM GUI MATLAB

    Full text link
    Penelitian ini di latar belakangi oleh kesalahan-kesalahan siswa kelas X MAN BONDOWOSO yang mengalami kesulitan dalam  memahami dan menyelesaikan soal matematika yang terkait dengan konsep relasi dan fungsi . Kesulitan itu meliputi membedakan mana fungsi dan nama relasi, menentukan bayangan atau range pada grafik cartesius jika domainnya di ketahui, menentukan range jika diketahui persamaan garisnya, menggambar grafik panah, cartesius dan pasangan berurutan. Untuk membantu mengurangi kesulitan yang banyak di hadapi siswa kelas X dalam menguasai konsep relasi dan fungsi  maka penulis menyajikan game interaktif siswa dengan menggunakan bantuan GUI matlab yang mana tujuan penggunaannya adalah dapat digunakan sebagai media praktikum dan penjelasan guru dalam pembelajaran matematika khususnya materi relasi dan fungsi di kelas

    68

    full texts

    75

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Prosiding Seminar Matematika dan Pendidikan Matematik
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇