Prosiding Seminar Matematika dan Pendidikan Matematik
Not a member yet
75 research outputs found
Sort by
Pelabelan Super (a, d)-Face Antimagic Total dari Graph Siklus dengan Busur
Sebuah graf G dengan orde p, size q dan faces dikatakan super face antimagic total labeling jika ada fungsi objektif , sedemikian hingga bobot sisinya dapat membentuk barisan aritmatika dengan suku awal , bedanya dan jumlah wajah sisinya . Graf seperti itu disebut dengan super apabila label terkecil yang mungkin muncul dalam label titik-titiknya. Dalam penelitian ini, kita akan mengkaji super face antimagic total dari graf siklus dengan busur}
RANCANG BANGUN SOFTWARE PEMBELAJARAN SAINTIFIK INTERAKTIF KONSEP TRANSFORMASI GEOMETRI KURIKULUM 2013
Dalam Permendikbud Nomor 64 Tahun 2013 disebutkan bahwa materi pembelajaran transformasi geometri harus diberikan di SMP dan SMA. Kurikulum 2013 tersebut harus dilaksanakan dengan menggunakan pembelajaran saintifik yang menuntut siswa menguasai konsep, prinsip dan prosedur materi transformasi geometri tersebut secara benar. Namun dalam implementasinya muncul kendala-kendala yang dihadapi guru dan siswa, diantaranya siswa masih sulit mendefinisikan konsep transformasi. Terkendala dalam mengkomunikasikan tahapan ataupun prosedur mengoperasikan titik, garis dan obyek-obyek geometri standar. Selain itu media interaktif yang digunakan masih terbatas. Oleh sebab itu perlu dikembangkan software pembelajaran matematika yang memudahkan siswa dalam memahami konsep transformasi geometri tersebut. Dalam penelitian ini didiskusikan pengembangan software pembelajaran interaktif materi transformasi geometri bidang
Pemahaman Siswa Pada Konsep Segiempat Berdasarkan Teori van Hiele
Pemahaman siswa pada Konsep Segiempat masih rendah dan menempati pada posisi yang memprihatinkan. Diantara berbagai solusi yang ditawarkan yang hasilnya tidak meragukan lagi dalam memperbaiki kualitas pembelajaran adalah pembelajaran berdasarkan teori van Hiele. Pembelajaran teori van Hiele yang dapat membangun pemahaman konsep meliputi empatlevel yaitu level 0 (visulisasi), level 1 (analisis), level 2 (abstraksi) dan level 3 (deduktif) dengan melalui 5 (lima) tahap yaitu tahap 1 (informasi), tahap 2 (orientasi terarah), tahap 3 (uraian), tahap 4 (orientasi bebas) dan tahap 5 (integrasi).hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelaajran berdasarkan teori van Hiele mampu membangun pemahaman siswa pada konsep segiempat
Pewarnaan Titik Pada Operasi Graf Sikel
Pewarnaan titik adalah memberikan warna pada titik - titik graf sehingga setiap dua titik yang bertetangga () mempunyai warna yang berbeda. Warna-warna yang digunakan untuk mewarnai suatu graf dinyatakan dengan 1, 2, 3, …, n, sehingga . Operasi graf adalah beberapa cara untuk memperoleh graf baru dengan melakukan suatu operasi terhadap dua graf. Adapun macam -macam pengoperasian graf yaitu operasi ,\emph{Cartesian Product} , \emph{Crown Product } , \emph{Tensor Product } , \emph{Composition } , \emph{Shackel}, dan \emph{Amalgamation}. Graf sikel merupakan graf sederhana yang setiap titiknya berderajat dua yang dilambangkan dengan . Sedangkan graf lintasan ialah graf dengan barisan berselang-seling antara titik dan sisi yang berbentuk yang dilambangkan dengan . Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan operasi graf sikel dengan graf lintasan. Penelitian ini menghasilkan bilangan kromatik dan fungsi pewarnaan titik pada graf (), (, n), (), (), dan ().
ANALISIS SURVIVAL DATA KEJADIAN TIES DENGAN EXACT PARTIAL LIKELIHOODPADACOX REGRESSION; STUDI KASUS DATA SISWA PUTUS SEKOLAH TINGKAT MENEGAH PERTAMA
Abstrak- Tahun 2011, kasus anak putus sekolah merupakan salah satu kasus yang tergolong kasus berat dan telah mengakar pada setiap sendi kehidupan dunia pendidikan. Sekitar 2,93% atau 3 juta jiwa anak–anak Indonesia tidak bisa menikmati dunia pendidikan dan harus mengalami putus sekolah. Dari jumlah tersebut, sekitar 30.000 jiwa berada di Jawa Timur dan 400 jiwa berada di KabupatenJember. Untuk mengurangi angka tersebut, maka penelitian ini memodelkan waktu survival anak yang beresiko mengalami putus sekolah dengan faktor-faktor yang diduga mempengaruhinya. Dalam hal ini, kasus difokuskan pada anak usia sekolah menegah pertama dengan tempat penelitian di SMP Negeri 3 SiloKabupatenJember. Metode yang digunakan adalah Cox Regression dengan estimasi koefisien regresi menggunakan Exact Partial Likelihood. Berdasarkan hasil analisis model Cox Regression dengan pendekatan Exact Partial Likelihood memiliki hasil yang lebih baik dibanding dengan model Cox Regression yang menggunakan Efron Partial Likelihood.Ditinjau dari hasil pemodelan Cox Regression, didapat bahwa variabel yang mempengaruhi survival siswa adalah variabel alamat siswa, pekerjaan orang tua, dan pondokan.Hasil analisis survival menunjukkan bahwa semakin tua umur anak yang bersekolah maka daya tahannya semakin menurun
Prosedur Permutasi Untuk Analisis PLS Multi-Grup
Saat ini SEM berbasis kovarians telah memiliki prosedur canggih untuk perbandingan kelompok , namun pendekatan ini memiliki tuntutan tinggi pada sifat data dan ukuran sampel, masalah dapat terjadi jika asumsi distribusi populasi normal atau ukuran sampel yang sama tidak dapat dipertahankan. Sampai saat ini, perbandingan model PLS multi-grup dalam mengestimasi jalur untuk sampel populasi berbeda masih sederhana. Seringkali, para peneliti hanya meneliti dan mendiskusikan perbedaan besarnya model khusus dalam mengestimasi jalur untuk dua atau lebih set data. Ketika menilai pentingnya perbedaan, dilakukan t-test berdasarkan kesalahan standar yang dikumpulkan dan diperoleh melalui prosedur resampling seperti bootstrap dari masing-masing sampel. Metode Permutation Based Procedure for Multi-Group PLS Analysis (PLS MGSEM) merupakan salah satu alternatif untuk menguji model persamaan struktural di seluruh kelompok yang menggunakan prosedur berbasis komponen, untuk mengatasi masalah ketika asumsi distribusi populasi normal atau ukuran sampel yang sama tidak dapat dipertahankan pada saat membandingkan model PLS multi-grup yang berbeda dalam mengestimasi jalur untuk sampel populasi berbeda
Desain Mozaik Pada Interior Persegi Berkarakter Barisan Geometri
Mosaic is a creation that arranging pieces of geometric in a space. This mosaic design which has geometric line character enrich the varieties of mosaic designs more attractive and various. The result of research found that to develop the mosaic design in rectangle interior for geometric line character needed some steps as follows: (1) constructing pieces of rectangle that the size is arranged in geometric line form through spot among each side, (2) fill in each pieces in the result of step (1) with filling curve permanently or exchanging by using the rotation or dilatation, (3) combaining some rectangles as the result of step (2) and coloring the background or filling curve
Pendekatan Multivariate Adaptive Regression SPLINES (MARS) pada Pemodelan Penduduk Miskin di Indonesia Tahun 2008-2012
Kemiskinan merupakan salah satu persoalan mendasar yang menjadi pusat perhatian pemerintah di negara manapun karena merupakan masalah kependudukan yang kompleks dan menyangkut berbagai macam aspek. Untuk keperluan perencanaan, monitoring, dan evaluasi berbagai program terkait penanggulangan kemiskinan diperlukan sejumlah instrumen statistik, salah satunya adalah persentase penduduk miskin dari total populasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor dari karakteristik penduduk miskin yang signifikan mempengaruhi kemiskinan tingkat Kabupaten/Kota di Indonesia. Untuk kasus kemiskinan di Indonesia yang terdiri dari banyak variabel prediktor, pendekatan regresi nonparametrik dapat menggunakan Multivariate Adaptive Regression Splines (MARS). Penelitian ini menggunakan variabel prediktor sebanyak 16 variabel dan satu buah variabel respon dengan menggunakan data SUSENAS untuk tahun 2008-2012 yang dihasilkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil penelitian dengan pendekatan MARS menunjukkan bahwa hampir semua variabel prediktor berpengaruh secara signifikan dalam pemodelan penduduk miskin tingkat Kabupaten/Kota di Indonesia. Sementara dari keenam belas variabel prediktor diperoleh tiga variabel penting yang paling besar pengaruhnya terhadap variabel respon, yaitu persentase perempuan pengguna alat KB di rumah tangga miskin, persentase rumah tangga yang pernah membeli raskin, serta persentase penduduk miskin usia 15 tahun ke atas yang bekerja di sektor pertanian
Rainbow Connection Hasil Operasi Graf
Misalkan adalah graf terhubung yang konektif dan sederhana. Amalgamasi dari graf yang dinotasikan dengan , adalah kombinasi graf yang berpusat di satu sisi sebagai porosnya. Selanjutnya joint graph adalah kombinasi dua graf dan dimana dan . Suatu di dikatakan jika tidak ada dua sisi di yang memiliki warna sama. Graf dikatakan jika setiap dua titik yang berbeda di dihubungkan oleh . Pewarnaan sisi yang menyebabkan bersifat dikatakan . dari graf terhubung , ditulis , didefinisikan sebagai banyaknya warna minimal yang diperlukan untuk membuat graf bersifat . Pada makalah ini akan dikaji tentang berapa bilangan untuk graf Buku Segiempat dan graf Kipas
Aplikasi Dimensi Fraktal pada BidangBiosains
Perkembangan fraktal yang sangat dinamis disebabkan oleh kegunaan dari fraktal sendiri yang bisa diterapkan ke banyak lintas bidang, diantaranya adalah biosains. Permasalahan dalam bidang biosains diantaranya adalah analisis pola curah hujan di suatu tempat yang fluktuasinya relatif tinggi dan cara mengidentifikasi seseorang menggunakan telapak tangan. Artikel ini mencoba memberikan gambaran terhadap penggunaan dimensi fraktal dalam bidang biosains. Metode yang digunakan antara lain metode eksponen hurst dan metode box counting