E-Journal IAI Bani Fattah
Not a member yet
750 research outputs found
Sort by
Penerapan Reward And Punishmnet Untuk Menciptakan Bi’ah Lughowiyah Di Pondok Pesantren Darun Najah Balikpapan
ABSTRAK
Peran pendidikan sangat penting dalam membangun kepribadian siswa. Salah satunya adalah kedisiplinan dalam berbahasa. Dalam mewujudkan kedisiplinan tentu diperlukan penerapan reward and punishment. Masalah yang akan diangkat dalam artikel ini salah satunya adalah mengenai pelanggaran bahasa, seperti tidak menyetorkan mufrodat, tidak menggunakan bahasa arab secara aktif juga yang disebabkan oleh factor nonlinguistic seperti rendahnya motivasi belajar, jenuhnya suasana dalam belajar, hingga ketidak tepatan dalam pemilihan metode. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan reward and punishman untuk menciptakan bi’ah lughowiyah di Pesantren Darun Najah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peraturan terkait reward and punishment ini telah disosialisasikan sejak awal masuk. Para pembimbing bertanggungjawab terhadap para santri untuk konsekuensi terhadap kesalahan kebahasaan. Penerapan reward and punishment ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Dan penerpan tersebut memberikan kontribusi terhadap lingkungan Bahasa, seperti santri lebih berhati-hati lagi dalam penggunaan Bahasa.
Kata kunci : Reward And Punishment, Motivasi Bi’ah Lughowiyah
ABSTRACT
The role of education is very important in building students' personalities. One of them is discipline in language. In realizing discipline, of course, the application of rewards and punishments is needed. One of the problems that will be raised in this article is regarding language violations, such as not submitting vocabulary, not using Arabic actively, also caused by non-linguistic factors such as low learning motivation, boredom in the learning atmosphere, and inappropriateness in choosing methods. The purpose of this study was to determine the application of rewards and punishments to create bi'ah lughowiyah at the Darun Najah Islamic Boarding School. This study uses a qualitative research method. The results of the study show that the regulations related to rewards and punishments have been socialized since the beginning of entry. The instructors are responsible for the students for the consequences of language errors. The application of rewards and punishments has its own advantages and disadvantages. And this application contributes to the language environment, such as students being more careful in using language.
Keywords: Reward And Punishment, Motivation for Bi'ah Lughowiya
Revealing the Transformation of Moroccan Islamic Family Law
Mudawwanah al-Usra Morocco as a result of the transformation of family law that has relevance in today's times. for that, this research will reveal how the process of transforming family law in Morocco to produce a family law rule that is relevant to the times. This research uses a library research method and data collection techniques by reading literature that can be used as a source according to this research. The results showed that the bookkeeping of the 1957 Moroccan family law adopted the classical fiqh book so changes were made again afterwards. the Moroccan law book, namely Mudawwana al-usra, is the final form of many changes that have been made before. This one is the result of radical changes by the committee in charge. Historically, the old mudawwana book still fully refers to the fiqh books which are old culture. Thus, some rights were not fulfilled. This change has completed the shortcomings of the previous books
Perkawinan Anak Menurut Hukum Islam dan Undang-Undang Perlindungan Anak di Indonesia dan Malaysia
Pernikahan dini merupakan praktik yang sering terjadi saat ini, khususnya di Indonesia dan Malaysia. Ketimpangan keyakinan yang mengatur pernikahan dini terkait erat dengan batasan usia seseorang untuk dapat menikah menurut hukum Islam dan hukum perkawinan di masing-masing negara. Selain itu, perspektif hukum perlindungan anak juga diulas, sehingga menarik untuk dibahas. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dan pendekatan komparatif, dengan mengkaji peraturan perkawinan anak di Indonesia dan Malaysia melalui sudut pandang hukum Islam dan undang-undang perlindungan anak. Analisis deskriptif komparatif digunakan untuk melakukan penelitian ini. Menurut temuan penelitian tersebut, tidak ada batasan usia untuk pernikahan anak menurut hukum Islam, tetapi seseorang dianggap dewasa setelah mencapai pubertas. Di Indonesia, undang-undang pernikahan hanya berlaku untuk pria dan wanita yang berusia di atas 19 tahun. Di Malaysia, batasan usia untuk pria adalah 18 tahun, dan untuk wanita adalah 16 tahun. Bila ditelaah dari kacamata hukum perlindungan anak, kebijakan yang ditempuh Indonesia untuk mencegah dan menekan angka perkawinan anak adalah dengan menaikkan batas minimal sekaligus menggandeng regulasi lain yang terkait dengan perkawinan anak. Sementara itu, Malaysia melakukan hal serupa, yakni menetapkan usia minimal untuk menikah dan melakukan terobosan signifikan untuk mencegah dan menekan angka perkawinan anak
Penggunaan Metode Team Games Tournament (TGT) Untuk Meningkatkan Minat Belajar Peserta Didik Dalam Pembelajaran Tematik Kelas IV MI Miftahul Huda Ngantang Malang
ABSTRACT
Learning is a process and activity that is always done and experienced by humans. Therefore, it is appropriate that learning becomes a fun activity through various method modifications. This study aims to determine (1) how to use TGT learning media to increase learning interest in MI Miftahul Huda? (2) what are the obstacles to the use and supporting factors of TGT learning media to increase learning interest in MI Miftahul Huda Thematic in the use of TGT learning media in MI Miftahul Huda. The method used in this study uses a descriptive qualitative research type. The method used for data collection uses: (1) observation, (2) interviews, (3) documentation. Information is determined through purposive sampling. data reduction. Data presentation, data verification. While checking the validity of the data uses diligent observation and triangulation. The results of this study indicate that, (1) the use of TGT learning media in Thematic subjects in increasing students' learning interest in MI Miftahul Huda includes: not every Thematic lesson uses TGT learning media only on the material. (2) constraints on the use and supporting factors of TGT learning media: student conditions, student intelligence, and media or facilities available at school. While supporting factors are the creativity of an educator, media and easy to understand. (3) review of thematic learning interests of students at MI Miftahul Huda including frequency of attendance, completeness of notes, courage to ask/active in discussions and grades obtained by students at MI Miftahul Huda.
Keywords: TGT Learning Media, Student Learning Interests and Aqidah Akhlak
ABSTRAK
Belajar adalah suatu proses dan aktivitas yang selalu dilakukan dan dialami manusia. Untuk itu sudah sepatutnya belajar menjadi aktifitas yang menyenangkan melalui berbagai modifikasi metode. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) bagaimana penggunaan media pembelajaran TGT untuk meningkatkan minat belajar di MI Miftahul Huda? (2) apa saja kendala penggunaan dan factor pendukung media pembelajaran TGT untuk meningkatkan minat belajar di MI Miftahul Huda Tematik dalam pengggunaan media pembelajaran TGT di MI Miftahul Huda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data menggunakan: (1) observasi, (2) wawancara, (3) dokumentasi. Informasi di tentukan melalui purposive sampling. reduksi data. Penyajian data, verivikasi data. Sedangkan pengecekan keabsahan data menggunakan ketekunan pengamatan dan triangulasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa, (1) penggunaan media pembelajaran TGT pada mata pelajaran Tematik dalam meningkatkan minat belajar peserta didik di MI Miftahul Huda diantaranya adalah: tidak setiap pelajaran a Tematik menggunakan media pembelajaran TGT hanya pada materi saja. (2) kendala penggunaan dan factor pendukung media pembelajaran TGT : kondisi peserta didik, kecerdasan peserta didik, dan media atau sarana yang tersedia di sekolah. Sedangkan faktor pendukung kreativitas seorang pendidik, media dan mudah dipahami. (3) tinjauan minat belajar tematik peserta didik di MI Miftahul Huda di antaranya adalah frekuensi kehadiran, kelengkapan catatan, keberanian bertanya/aktif dalam diskusi dan nilai yang diperoleh peserta didik di MI Miftahul Huda
Kata Kunci: Media Pembelajaran TGT, Minat Belajar Siswa dan Aqidah Akhla
Pengaruh Model Course Review Horay Terhadap Hasil Belajar Materi Kekayaan Budaya Indonesia
Model Course Review Horay merupakan metode pembelajaran kooperatif yang menciptakan suasana belajar menyenangkan dengan siswa dikelompokkan dan menjawab pertanyaan secara aktif. Jawaban benar disambut dengan teriakan "horey" atau yel-yel lain yang disepakati, sehingga meningkatkan keterlibatan siswa. Metode ini tidak hanya membuat suasana kelas lebih hidup, tetapi juga mendorong siswa untuk lebih percaya diri dalam mengemukakan jawaban. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran Course Review Horay terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas IV di SDN Bendungan Kudu Jombang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pretest-Posttest. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN Bendungan Kudu Jombang. Data dikumpulkan melalui tes pretest dan posttest berupa soal pilihan ganda yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya menggunakan SPSS versi 25.0. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai pretest sebesar 57,60 dan posttest meningkat menjadi 80,40. Uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan dari model Course Review Horay terhadap hasil belajar siswa. Model ini efektif meningkatkan hasil belajar siswa, menciptakan suasana pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan, serta direkomendasikan sebagai alternatif dalam proses belajar mengajar di sekolah dasar. Dengan penerapan model ini, siswa tidak hanya memahami materi dengan lebih baik, tetapi juga termotivasi untuk lebih aktif dalam proses belajar.
The Course Review Horay model is a cooperative learning method that creates an enjoyable learning atmosphere by grouping students and encouraging them to actively answer questions. Correct answers are greeted with cheers of "horey" or other agreed-upon chants, thus increasing student engagement. This method not only livens up the classroom environment but also boosts students' confidence in expressing their answers.This study aims to determine the effect of the Course Review Horay learning model on student learning outcomes in the IPAS subject for fourth-grade students at SDN Bendungan. This research employs a quantitative approach with a One Group Pretest-Posttest design. The subjects of this study are fourth-grade students at SDN Bendungan Kudu Jombang. Data were collected through pretest and posttest multiple-choice questions, which were tested for validity and reliability using SPSS version 25.0. The results showed that the average pretest score was 57.60, while the posttest score increased to 80.40. The paired sample t-test showed a significance value of 0.000 (< 0.05), indicating a significant effect of the Course Review Horay model on student learning outcomes. This model effectively improves student learning outcomes, creates a more interactive and enjoyable learning environment, and is recommended as an alternative teaching method in elementary schools. By applying this model, students not only better understand the material but also become more motivated and active in the learning process
Pengaruh Media Smart Box terhadap Hasil Belajar Pendidikan Pancasila di SDN Bendungan
ABSTRAK
Dalam proses belajar, alat peraga menjadi bagian vital dalam meningkatkan semangat dan hasil belajar siswa. Untuk itu, tujuan dari penelitiannya ini guna diketahuinya dampak dari media smart box yang digunakan kepada hasil pembelajaran siswa kelas II Sekolah Dasar pada mata pelajaran yang dilaksanakan di SDN Bendungan Kudu Jombang. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif melalui jenis studi pre-exsperimental dengan bentuk One-Group Pretest-Posttest Design. Sample yang diambil untuk ini ialah satu kelas dengan total siswanya yaitu 21 orang, yang datanya ini dikumpulkan melalui soal test secara tertulis dengan pilihan berganda dan menjodohkan. Kesimpulan yang ditarik dari hasilnya ialah (1) kemampuan memahami materi tentang Aku Berperilaku Pancasila pada siswa kelas II SDN Bendungan Kudu Jombang sebelum menggunakan media smart box memperoleh nilai rata-rata yaitu 58.48. (2) Sedangkan sesudah menggunakan media smart box memperoleh nilai rata-rata yaitu 84.57. (3) Pengaruh pembelajaran Pendidikan Pancasila materi Aku Berperilaku Pancasila pada siswa kelas II sdn Bendungan Kudu Jombang memperlihatkan hasilnya dengan adanya keberpengaruhan secara signifikan yaitu 0,000. Hasil nilai Signifikansinya (2-Tailed) 0,000 di bawah 0,05 artinya terjadi penolakan pada H₀ serta penerimaan pada H1 yang dalam hal ini berarti terdapatnya keberpengaruhan dalam digunakannya media smart box kepada hasil pembelajaran siswa kelas II SDN Bendungan Kudu Jombang pada mata pelajaran pendidikan Pancasila materi aku berperilaku pancasila secara signifikan.
Kata Kunci: Smart Box, Hasil Belajar.
ABSTRACT
In the learning process, teaching aids are a vital part in increasing students' enthusiasm and learning outcomes. Therefore, the purpose of this research is to determine the impact of the smart box media used on the learning outcomes of second-grade elementary school students in the subjects implemented at SDN Bendungan Kudu Jombang. This research uses quantitative research through a pre-experimental study type with a One-Group Pretest-Posttest Design. The sample taken for this is one class with a total of 21 students, whose data is collected through written test questions with multiple choices and matching. The conclusions drawn from the results are (1) the ability to understand the material about I Behave Pancasila in second-grade students of SDN Bendungan Kudu Jombang before using the smart box media obtained an average score of 58.48. (2) While after using the smart box media obtained an average score of 84.57. (3) The effect of learning Pancasila Education on the material I Behave Pancasila on class II students of SDN Bendungan Kudu Jombang shows the results with a significant influence of 0.000. The results of the significance value (2-Tailed) 0.000 below 0.05 mean that there is a rejection of H₀ and acceptance of H1 which in this case means that there is an influence in the use of smart box media on the learning outcomes of class II students of SDN Bendungan Kudu Jombang on the subject of Pancasila education on the material I behave Pancasila significantly.
Keywords: Smart Box, Learning Outcomes
Efektifitas Pelaksanaan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2004 Tentang Wakaf ditinjau dari Nilai Produktivitas
Penelitian ini beertujuan untuk mengetahui efektifitas pelaksanaan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf ditinjau dari nilai produktifitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian Penggunaan tanah wakaf yang ada di Kabupaten Tanjung Jabung Timur sudah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 Tentang Wakaf, dari jumlah tanah wakaf yang ada berjumlah 433 digunakan dengan rincian: tempat ibadah sebanyak 144 tanah wakaf, makam/kuburan sebanyak 42 tanah wakaf, lembaga pendidikan sebanyak 7 tanah wakaf, dan sosial lainnya sebanyak 240 tanah wakaf. Pengelolaan pengembangan wakaf di Tanjung Jabung Timur masih sangat sederhana, sebagaian besar tidak ada pengembangan pengelolahan secara produktif ekonomis, jika tanah wakaf digunakan untuk pembangunan masjid hanya digunakan untuk pembangunan masjid saja walaupun tanah sisa dari lokasi pembangunan masjid sangat luas tidak dikelola secara produktif, dibiarkan saja semak belukar tanpa manfaat, yang selayaknya tanah wakaf tersebut dapat dikelola secara produktif. Implementasi regulasi wakaf di Kabupaten Tanjung Jabung Timur belum efektif, karena masih terjadi ketidaksesuaian antara das sollen dan das sein, regulasi wakaf yang terdiri dari Undang-Undang Nomor 41 Tahun 3004 tentang wakaf, dan Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2018 tentang perubahan atas perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2006 belum dilaksanakan secara efektif
Pengaruh Customer Intimacy, Kualitas Produk & Layanan Terhadap Loyalitas Nasabah Bank Syariah Indonesia: Studi Kasus Bank Syariah Indonesia Cabang Tangerang Selatan
This study aims to determine the effect of Customer Intimacy, Product Quality and Service on Customer Loyalty at Bank Syariah Indonesia in the South Tangerang area. This research uses descriptive quantitative method. The population of this research is the customers of Bank Syariah Indonesia who live in South Tangerang. The sample technique used is simple random sampling of 100 people. Data collection techniques using questionnaires were analyzed using simple linear regression, multiple, T test, F test, and the coefficient of determination. The results of this study indicate that: (1) There is no positive and significant effect of the customer intimacy variable on customer loyalty at Bank Syariah Indonesia in the South Tangerang area; (2) There is no positive and significant influence of product quality variables on customer loyalty of Bank Syariah Indonesia in the South Tangerang area; (3) There is a positive and significant influence of service quality variables on customer loyalty of Bank Syariah Indonesia in the South Tangerang area; (4) There is a positive and significant influence of customer intimacy, product quality, service quality on customer loyalty of Bank Syariah Indonesia in the South Tangerang area
تأثير الإدراك الذاتي والجنس لدى الطلبة على مهارة الكلام (دراسة العلاقة في المدرسة الثانوية الإسلامية علم القرآن مجوكرافك جومبانج)
ABSTRAK
Bahasa Arab merupakan Bahasa asing yang sangat penting, apalagi di lingkungan pesantren. Maharat al-kalam termasuk keterampilan pokok yang harus dikuasai peserta didik dan merupakan tujuan akhir dari pembelajaran bahasa asing. Namun melihat fenomena yang ada di Indonesia peserta didik berbeda beda dalam hal persepsi mereka tengtang maharah kalam. Hal ini diantaranya diantaranya dipengaruhi oleh; pengalaman terdahulu peserta didik, lingkungan belajar,serta riwayat pendidikan peserta didik. Dalam penelitian ini peneliti membuat tiga rumusan masalah yaitu bagaimana Pengaruh persepsi diri terhadap keterampilan maharah kalam di MA Ilmu Al-Qur'an Mojokrapak Jombang? Bagaimana pengaruh gender peserta didik terhadap keterampilan maharah kalam di MA Ilmu Al-Qur'an Mojokrapak Jombang?serta Bagaimana pengaruh persepsi diri Dan gender peserta didik terhadap keterampilan maharah kalam (studi kausalitas di MA Ilmu Al-Qur'an Mojokrapak Jombang). Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini ialah Metode penelitian kuantitatif. Pengumpulan data persepsi diri, gender peserta didik dan keterampilan maharah kalam dilaksanakan melalui angket yang diberikan kepada siswa siswi Kelas 10,11 dengan jumlah sampel sebanyak 80. Tehnik analisis data yang dipakai untuk menjawab rumusan masalah 1 dan 2 memakai analisis regresi linier sederhana, sedangkan untuk menjawab rumusan masalah 3 memakai analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan SPSS bisa disimpulkan bahwa:1. Terdapat pengaruh yang signifikan antara persepsi diri terhadap keterampilan maharah kalam. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji T. karena nilai t hitung > t tabel (8,382 > 1,991) maka Ho ditolak dan Ha diterima. 2. Terdapat pengaruh yang signifikan antara gender peserta didik terhadap keterampilan maharah kalam. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji T. karena nilai -t hitung < t tabel (-2,236 <1,991) maka Ho ditolak. 3. Terdapat pengaruh yang signifikan antara persepsi diri dan gender peserta didik terhadap keterampilan maharah kalam. Hal ini dapat dilihat perhitungan F hitung = 37,412> F tabel = 3,12. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima Manfaat penelitian ini yaitu dapat mengetahui bagaimana kita memperlakukan siswa dan siswi dalam proses belajar mengajar serta mengetahui bagaimana guru seyogyanya menggunakan metode belajar.
Kata Kunci: persepsi diri,gender peserta didik, keterampilan maharah kalam
ABSTRACT
Arabic is a very important foreign language, especially in the Islamic boarding school environment. Maharat al-kalam is one of the main skills that students must master and is the ultimate goal of learning a foreign language. However, looking at the phenomena that exist in Indonesia, students differ in terms of their perceptions about maharah kalam. This is influenced, among other things, by; students' previous experiences, learning environment, and students' educational history. In this research, the researcher made three problem formulations, namely, what is the influence of self-perception on maharah kalam skills at MA Al-Qur'an Sciences Mojokrapak Jombang? What is the influence of students' gender on maharah kalam skills at the MA Al-Qur'an Sciences Mojokrapak Jombang? and how does self-perception and gender of students affect maharah kalam skills (causality studies at MA Al-Qur'an Sciences Mojokrapak Jombang). The research method used in this research is a quantitative research method. Data collection on self-perception, student gender and maharah kalam skills was carried out through questionnaires given to students in Class 10, 11 with a sample size of 80. The data analysis technique used to answer problem formulations 1 and 2 used simple linear regression analysis, while for answer problem formulation 3 using multiple linear regression analysis. Based on the results of data analysis using SPSS, it can be concluded that: 1. There is a significant influence between self-perception and maharah kalam skills. This can be seen from the results of the T test. Because the calculated t value > t table (8.382 > 1.991) then Ho is rejected and Ha is accepted. 2. There is a significant influence between students' gender on maharah kalam skills. This can be seen from the results of the T test. Because the calculated t-value < t table (-2.236 <1.991) then Ho is rejected. 3. There is a significant influence between students' self-perception and gender on maharah kalam skills. This can be seen from the calculation of F count = 37.412> F table = 3.12. Thus it can be concluded that Ho is rejected and Ha is accepted. The benefit of this research is that it can find out how we treat students in the teaching and learning process and find out how teachers should use learning methods.
Keywords: self-perception, student gender, maharah kalam skill
Hasil Terjemahan Perplexity: Analisis Akurasi, Keberterimaan, dan Keterbacaan pada Berita Pariwisata dari Situs Aljazeera.net
ABSTRAK
Kebutuhan akan penerjemahan teks berita pariwisata berbahasa Arab ke dalam bahasa Indonesia semakin meningkat seiring pesatnya perkembangan industri pariwisata dan globalisasi informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas hasil terjemahan mesin Perplexity pada berita pariwisata dari situs Aljazeera.net, dengan fokus pada tiga aspek utama: akurasi, keberterimaan, dan keterbacaan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik analisis dokumen terhadap 50 data terjemahan yang dianalisis menggunakan model penilaian Nababan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum, terjemahan Perplexity memiliki kualitas yang tinggi, dengan skor akurasi sebesar 84%, keberterimaan 92%, dan keterbacaan 100%. Namun demikian, masih ditemukan beberapa kekurangan pada aspek akurasi berupa penambahan kata yang tidak diperlukan, serta pada aspek keberterimaan berupa penggunaan istilah yang kurang tepat. Kesimpulannya, meskipun Perplexity mampu menghasilkan terjemahan yang layak dan mudah dipahami, proses penyuntingan oleh manusia tetap diperlukan untuk memastikan kualitas terjemahan yang optimal, terutama pada teks berita yang sarat konteks dan nuansa budaya.
Kata kunci: Perplexity, Terjemahan Mesin, Kualitas
ABSTRAC
The demand for translating Arabic tourism news texts into Indonesian is increasing in line with the rapid growth of the tourism industry and the globalization of information. This study aims to evaluate the quality of Perplexity machine translations of tourism news from Aljazeera.net, focusing on three main aspects: accuracy, acceptability, and readability. A qualitative research method was employed, using document analysis techniques on 50 translation data points assessed with Nababan’s evaluation model. The findings reveal that, in general, Perplexity’s translations are of high quality, achieving scores of 84% for accuracy, 92% for acceptability, and 100% for readability. However, some shortcomings remain, such as unnecessary word additions affecting accuracy and the use of less appropriate terms affecting acceptability. In conclusion, while Perplexity can produce translations that are adequate and easy to understand, human editing is still necessary to ensure optimal translation quality, especially for news texts rich in context and cultural nuances.
Keywords: Perplexity, Machine Translation, Qualit