E-Journal IAI Bani Fattah
Not a member yet
    750 research outputs found

    MEMULAI MENJADI ENTREPRENEUR

    No full text
    Niat dan keyakinan melakukan segala usaha pekerjaan semata-mata mencari keridloan Allah. Implementasi teori entrepreneur (kewirausahaan) pada dasarnya adalah suatu usaha yang dilakukan melalui pengawasan melekat oleh diri sendiri melalui kreatifitas inovasi berkarakter untuk mencapai kemanfaatan hidup. Menyadari kekurangan ada usaha belajar dengan komitmen. Memulai menjadi entrepreneur koreksi mempersiapkan perilaku dengan mengimplementasikan kajian teori meliputi kesimpulan pendapat yaitu; (1) Niat dan keyakinan, memiliki kesadaran mengerjakan tugas dengan tanggung jawab dan berusaha menyelesaikan, bahwa ia mampu. (2) Sadar akan kemampuan, berorientasi membaca peluang, mempelajari proses tahapan kesuksesan yang dapat dibuat kajian. Mawas diri dan tidak membesarkan diri dengan segala kemampuan berjalan menyesuaikan dengan kesesuaian. (3) keinginan belajar, memahami kebutuhan dan layanan terhadap konsumen, mengikuti pasar dalam kesesuaian produk baru. (4) Komitmen melalui tahapan dan evaluasi untuk menyusun strategi baru, mengontrol kebijakan strategi, menganalisa kesesuaian secara periodik untuk mengefektifkan dan memperkecil resiko

    KONSEP PENDIDIKAN HOLISTIK DALAM MEMBINA KARAKTER ISLAMI

    No full text
    Education that is built on modern view (Cartesian-Newtonian) is considered to have given birth to various problems for the development of the nation's children, especially out put education that has an instrumentalistic personality, materialistic, boxed, dichotomic, very weak in terms of the character and personality of the nation and religion. This research aims to describe the concept of holistic education in fostering Islamic character that is able to answer the problem of out put education today.  This research uses qualitative approach and literature study method. In its implementation, the collected data is analyzed using descriptive analysis methods. Based on the results of the discussion, the concept of holistic education sees education as a conscious effort to develop its own potential as a unique and holistic human being as God's perfect creation.  Through holistic education, learners are helped in developing their potential in a more enjoyable learning atmosphere (learning is fun) and put forward deliberation through experience in interacting with their environment, learners can be themselves (learning to be), not limiting to three domains only but demanding to pay attention to all the needs and potentials they have to foster the Islamic character of learners

    PENERAPAN MEDIA GAMBAR BERSERI DALAM MENINGKATKAN BAHASA EKSPRESIF ANAK USIA DINI

    No full text
    This study aims to analyze and examine the application of serial image media to improve expressive language skills of early childhood. The research method used is a descriptive qualitative approach with case studies in class A1 and A2 Kindergarten Al Falah, Kraksaan, Probolinggo. The data collection instruments in this study used direct observation, field notes, and interview notes to support the completeness of the data. The data analysis technique was carried out with the stages of data collection, data reduction, data presentation, and conclusion of research results. The results obtained are serial image media can train children in conveying ideas in good and correct sentence structures. Meanwhile, the implication of the research shows that by utilizing the media of picture series, the improvement of expressive language skills of students in grades A1 and A2 requires a lot of stimulation and opportunities to practice

    KONTEKSTUALISASI PEMAKNAAN HADITS PEMIMPIN PEREMPUAN

    No full text
    There is no denying that what the hadith says is absolutely true. However, not all agree that the interpretation and meaning of a hadith is absolutely correct. One of the hadiths that is not denied the truth and not all agree on the interpretation of its meaning is the hadith about women's leadership. In this study, researchers will discuss the contextualization of the use of hadith about female leaders. By contextualizing what was the reason the Prophet issued a hadith statement forbidding women to become leaders. This study uses a library research method with a normative descriptive approach, describes the asababul wurud hadith and contextualizes the leadership and role of women in past and current government, then the legal conclusions are drawn. It is hoped that this research can contribute to strengthening the discourse on women's leadership, and at that time women are seen as having the same opportunities as men in terms of being elected as executive or legislative members

    PERKAWINAN NYEBRANG SEGORO GENI PERSPEKTIF MAQASID AL-SHARIAH JAMAL AL-DIN ‘ATHIYYAH

    No full text
    Abstrak: The tradition of crossing the segoro geni marriage is a tradition in Banaran, Kertosono, Nganjuk villages that prohibits the community from marrying into the people of Bangsri, Kertosono, Nganjuk villages with distressing consequences if they break it.Maqa> si} d Al-Shari >> 'ah explained clearly by Jama> l Al-Di> N 'Athiyyah in marriage problems in order to focus on answering marital problems in depth. This research first aims to describe the reasons for the marriage tradition to cross the segoro geni can be sustainable until now. Second, describe the analysismaqa> si} d al-shari >> 'ah Jama> l Al-Di> N 'Athiyyah against the tradition of crossing the segoro geni marriage in Banara Village, Kertosono, Nganjuk. This research process uses descriptive research with the type of field research and a qualitative approach. The research location is located in Banaran Village, Kertosono, Nganjuk. The data sources are primary and secondary. Data collection in the form of interviews and documentation. Data analysis is editing, classification, verification, and analysis. As for the validity of the data, it uses triangulation from data sources and links to theorymaqa> si} d al-shari >> 'ah Jama> l Al-Di> N' Athiyyah. The results of this study indicate: 1) The marriage tradition of crossing segoro geni in the villages of Banaran, Kertosono, Nganjuk can be preserved until now based on two reasons; safety and respect for ancestors. 2) The tradition of crossing the segoro geni marriage is legal in front of Islamic lawmaqa> si} d al-shari >> 'ah Jama> l Al-Di> N' Athiyyah. It can be said like that because the substance of this tradition has fulfilled the aspects desired by maqa> s} al-shari id> 'ah In marriage, which initially had seven, the writer took the essence into four, namely maintaining religion, preserving offspring, creating nuances saki> well, mawaddah warah} mah and take care of finances. Keyword: marriage, tradition, maqa>s}id al-shari>’ah   Abstrak: Tradisi perkawinan nyebrang segoro geni adalah tradisi di Desa Banaran, Kertosono, Nganjuk yang melarang masyarkatnya untuk melangsungnkan perkawinan dengan masyarakat Desa Bangsri, Kertosono, Nganjuk dengan konsekuensi marabahaya yang didapat apabila melanggarnya. Maqa>si}d Al-Shari>>’ah dijelaskan secara jelas oleh Jama>l Al-Di>N ‘Athiyyah dalam masalah perkawinan agar dapat secara fokus menjawab permasalahan perkawinan secara mendalam. Penelitian ini pertama untuk mendeskripsikan alasan tradisi perkawinan nyebrang segoro geni dapat lestari hingga sekarang. Kedua, mendeskripsikan analisis maqa>si}d al-shari>>’ah Jama>l Al-Di>N ‘Athiyyah terhadap tradisi perkawinan nyebrang segoro geni di Desa Banara, Kertosono, Nganjuk. Proses penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan jenis penelitian lapangan dan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian bertempat di Desa Banaran, Kertosono, Nganjuk. Sumber datanya yaitu primer dan skunder. Pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi. Analisis datanya ialah pengeditan, klasifikasi, verifikasi, dan menganalisis. Adapun keabsahan data menggunakan triangulasi dari sumber data dan mengaitkan dengan teori maqa>si}d al-shari>>’ah Jama>l Al-Di>N ‘Athiyyah. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Tradisi perkawinan nyebrang segoro geni di Desa Banaran, Kertosono, Nganjuk dapat lestari hingga sekarng berdasarkan dua alasan; keselamatan dan penghormatan terhadap leluhur. 2) Tradisi perkawinan nyebrang segoro geni mendapatkan legalits di muka hukum Islam dalam pandangan maqa>si}d al-shari>>’ah Jama>l Al-Di>N ‘Athiyyah. Bisa dikatakan seperti itu dikarenakan substansi tentang tradisi ini telah memenuhi aspek yang diinginkan oleh maqa>s}id al-shari>’ah dalam perkawinan yang mulanya ada tujuh kemudian penulis ambil intisarikan menjadi empat, yakni menjaga agama, menjaga keturunan, menciptakan nuansa yang saki>nah, mawaddah warah}mah dan menjaga keuangan. Kata Kunci: perkawinan, tradisi, maqa>s}id al-shari>’ah &nbsp

    SISTEM HUKUM KELUARGA ISLAM DI INDONESIA

    No full text
    Hukum keluarga secara garis besar merupakan hukum yang bersumber pada pertalian kekeluargaan. Pertalian kekeluargaan ini dapat terjadi karena pertalian darah, ataupun terjadi karena adanya sebuah perkawinan. Hubungan keluarga sangat penting karena ada sangkut pautnya dengan hubungan anak dan orang tua, hukum waris, perwalian dan pengampuan. Pada dasarnya sumber hukum keluarga dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu sumber hukum tertulis dan tidak tertulis. Sumber hukum keluarga tertulis adalah sumber hukum yang berasal dari berbagai peraturan perundangundangan, yurisprudensi, dan traktat. Sedangkan sumber hukum tak tertulis adalah sumber hukum yang tumbuh dan berkembang dalam kehidupan masyarakat. Dengan demikian, dalam Hukum Keluarga Islam di Indonesia memberikan kepastian hukum yang jelas bagi para keluarga muslim. Tujuannya untuk dijadikan pedoman hukum bagi setiap keluarga di kedua negara ini

    PENGELOLAAN OBLIGASI SYARIAH (SUKUK) PADA DANA HAJI INDONESIA

    No full text
    Abstrak: Dewasa ini perkembangan keuangan syariah semakin berkembang pesat. khususnya pada surat berharga syariah. Untuk surat berharga syariah sendiri telah mengalami perkembangan yang diawali dengan penerbitan Surat Berharga Syariah Negara atau biasa disebut sukuk pada tahun 2000. Sukuk yang telah diterbitkan diantaranya adalah Sukuk Ritel. Menginjak tahun 2009, pemerintah kembali melakukan diversivikasi pada sukuk dengan menerbitkan Sukuk Dana Haji Indonesia. Penerbitan Sukuk Dana Haji Indonesia didasari oleh semangat antara Kementrian Agama Republik Indonesia sebagai pemegang keuangan dana Haji dan Kementrian Keuangan sebagai pengelola sukuk. Hingga tahun 2019 sudah terdapat tujuh seri Sukuk Dana Haji Indonesia yang diterbitkan dan tiga diantaranya sudah jatuh tempo. Dalam prakteknya, Sukuk Dana Haji Indonesia menggunakan akad Ijarah Al-khadamat, metode private placement, dan imbal hasil fix coupon yang akan dibayarkan setiap bulannya. Dalam penelitian ini, menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk mengetahui kelebihan dan kekuarangan Sukuk Dana Haji Indonesia serta deskriptif kuantitatif untuk mengatahui pengelolaan dana haji pada Sukuk Dana Haji Indonesia yang dilihat dari pengelolaan anggaran negara. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penempatan dana haji pada Sukuk Dana Haji Indonesia menguntungkan bagi Kementrian Agama karena bebas default Risk. Sedangkan dari sisi Kementrian Keuangan akan menambah investor baru dalam pengelolaan anggaran negara

    Tinjauan Hukum Islam Terhadap Etos Kerja

    No full text
    Orang yang beretos kerja islami, etos kerjanya terpancar dari sistem keimanan atau aqidah islami berkenaan dengan kerja yang bertolak dari ajaran wahyu bekerja sama dengan akal. Sistem keimanan itu, menurutnya, identik dengan sikap hidup mendasar . Ia menjadi sumber motivasi dan sumber nilai bagi terbentuknya etos kerja Islami. Tanpa landasan iman dan amal shaleh, etos kerja apa pun tidak dapat menjadi islami. Tidak ada amal saleh tanpa iman dan iman akan merupakan sesuatu yang mandul bila tidak melahirkan amal shaleh. Hal tersebut mengisyaratkan bahwa iman dan amal shaleh merupakan suatu rangkaian yang terkait erat, bahkan tidak terpisahkan. Dari beberapa pendapat tersebut di atas, maka dapat dipahami bahwa etos kerja dalam Islam terkait erat dengan nilai-nilai yang terkandung dalam al-Qur?an dan al-Sunnah tentang kerja yang dijadikan sumber inspirasi dan motivasi oleh setiap Muslim untuk melakukan aktivitas kerja di berbagai bidang kehidupan. Cara mereka memahami, menghayati dan mengamalkan nilai-nilai al-Qur’an dan al-Sunnah tentang dorongan untuk bekerja itulah yang membentuk etos kerja Islam

    FENOMENA HIJRAH KEKINIAN GENERASI Z DI KOTA KEDIRI DITINJAU DARI PERSPEKTIF TEORI PILIHAN RASIONAL

    No full text
    In the era of modernization today, shaping society depends on social media. Not except for generation Z in their teens before adulthood, a period where this generation has a process searching for identity, including in the process of religion, the phenomenon of generation Z's present migration in Kediri viewed from the perspective of the Rational Choice Theory. In this study, researchers used qualitative research with a phenomenological approach by observing and interviewing the Z generation who following the present hijrah as many as 19 people, consisting of 6 men and 13 women. The result of research on the phenomenon of generation Z contemporary hijrah in Kediri City is behavioral and cultural changes without any influence of ideology as the examples of transnational ideology. It is popular that Generation Z has done since following the hijrah process follows the hijrah in the path of self-awareness. It changes the habitual attributes used in everyday life, such as how to wear clothes in stars. The hijrah carried out by Generation Z has nothing to do with things that lead to an interest in joining or choices in politics or political activities

    TINJAUAN FIQH MUAMALAH TERHADAP PENERAPAN AKAD DALAM PEGADAIAN SYARIAH

    No full text
    Dalam kehidupan tentu manusia melakukan pengelolaan harta milik, salah satunya dapat dilakukan dengan gadai. Dalam gadai utang harus disertai dengan memberikan barang jaminan atas pinjamannya. Benda tersebut hak kemepilikannya tetap pada orang yang menggadaikan, namun disimpan atau dijaga oleh pihak penerima gadai. Akad gadai dapat diterapkan oleh lembaga keuangan swasta maupun pemerintah. Gadai yang biasa disebut rahn masuk dalam ruang lingkup muamalah madiyah. Latar belakang dan tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui prinsip pengelolaan harta yang sesuai dengan syariah Islam dan untuk mengetahui penerapan akad gadai dalam prinsip syariah di lembaga keuangan. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa gadai merupakan suatu akad pinjam-meminjam dengan disertai barang yang dijadikan jaminan, dasar hukum gadai terdapat dalam Q.S. Al-Baqarah Ayat 283. Dalam gadai terdapat akad-akad yang diterapkan seperti akad wadi’ah, ijarah, qard, mudharabah, dan ba’i muqayyadah

    0

    full texts

    750

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal IAI Bani Fattah
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇