E-Journal IAI Bani Fattah
Not a member yet
750 research outputs found
Sort by
PROBLEMATIKA PESERTA DIDIK DAERAH TERPENCIL DI ERA REVOLUSI DIGITAL DAN SOLUSINYA MENURUT PERSPEKTIF AGAMA ISLAM
This article explains how the problems of students living in remote areas live with many obstacles in this era of the digital revolution. The education gap between rural and urban areas can be observed based on schools in urban areas that have adequate facilities and also have competent teachers. In this era of digital revolution, various problems arise which are the impact of the progress of the times, especially in the field of education. The method used in this study is literature review where this method is carried out by collecting information related to remote area students in the era of the digital revolution through various journals and books. The information that has been obtained is then analyzed and drawn into a conclusion. This article also discusses how to solve the various problems faced by students in remote areas in the era of the digital revolution from the Islamic perspective, including: Students who are in remote areas to always try to update their knowledge and insights despite various circumstances and conditions. obstacles must be overcome (QS. Ar-Ra'd (13): 11) and all Muslims everywhere are required to be individuals who are able to master and excel in science and even technology as a means in a better life for the happiness of the world until the hereafter (QS. Al-Isra (17): 36)
SISI LAIN JAMA’AH UMROH: antara Ibadah, Wisata Dan Belanja dalam prespektif Fenomena sosial
Agama sebagai fakta dan sejarah memiliki dimensi simbolik dan sosiologi sebagai struktur makna yang memiliki nilai abstrak tanpa memandang ruang dan waktu, umroh secara substansial memiliki nilai kemanusiaan seperti ajaran, perasaan, kewajiban menjaga jiwa, harta dan kehormatan orang lain, larangan menindas yang lemah, misalnya menanggalkan pakaian yang mereka pakai sehari-hari dan menggantinya dengan pakaian ihrom untuk menutup jurang pemisah antara si kaya dan si miskin. Itulah makna ajaran umroh untuk menyadari bahwa ia adalah makhluk sosial. Tulisan ini hanya sedikit tentang jemaah umrah untuk mengungkap sisi lain fenomena sosial dalam dimensi atribut rukun agama, status sosial
Perspektif Maqasid al-Shari'ah Terhadap Ahli Waris Pengganti: Studi Putusan Nomor 0478/Pdt.G/2014/PA.Mr. di PA Mojokerto
Ahli waris pengganti adalah ahli waris yang menggantikan kedudukan ahli waris yang sesungguhnya karena ahli waris sesungguhnya meninggal terlebih dahulu dari pewaris. Hal tersebut diatur dalam kompilasi Hukum Islam serta sebelumnya sudah tercantum dalam BW yang mana menjadikan sebuah kesenjangan dengan hukum Islam dalam bab hukum kewarisan yang diasumsikan paten dan tidak bisa ditambah. Dalam hukum Islam tidak disebutkan secara jelas perihal ahli waris pengganti Sedangkan di Indonesia khususnya di Pengadilan Agama, para Hakim dalam mmutuskan perkara berdasarkan pada Kompilasi Hukum Islam sebagai acuan dalam persidangan tanpa menafikan pertimbangan pendapat para ulama’ terdahulu maupun yang kontemporer serta berdasarkan bahwa keputusan hakim Pengadilan Agama bisa menghilangkan perbedaan pendapat hukum sehingga bisa memutuskan untuk memberi bagian waris kepada ahli waris pengganti.
Dengan pertimbangan-pertimbangan yang berdasarkan hukum Islam dengan mempertimbangkan unsur normatif serta berdasarkan nash yang sharih dan ditinjau maqasid syari’ah dan Kompilasi Hukum Islam perihal diatas dikaji dan diulas sehingga menghasilkan hukum yang sesuai dengan tujuan-tujuan pensyari’atan dan juga mencapai kemaslahatan bersama
AMSAL DALAM KITAB SHAHIH BUKHORI: Study Analisis Dalam Kitab Shahih Bukhori Nomer Hadis: 5534
Kajian hadis tentang peribahasa adalah perumpamaan suatu keadaan dengan keadaan yang lain dengan tujuan yang sama. Menurut istilah lain dibagi menjadi tiga yaitu: matsal yang artinya. Merujuk pada makna sibih, matsal merujuk pada makna nadhir, matsal merujuk pada makna mau'idzah. Peneliti juga mengkaji hadis Shahih Bukhari tentang kualitas sanad dan matan wasiat namun disini fokus peneliti pada peribahasa, lebih tepatnya pada kajian ma’ani. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan menggunakan metode pengumpulan buku
AMAR MA’RÛF NAHÎ MUNKAR PERSEKTIF TAFSÎR IBNU KATSÎR DAN TAFSÎR AL-MUNÎR
Amar ma’rûf nahî munkar memegang fungsi penting agama sebagai kontrol sosial. Dengan amar ma’rûf nahî munkar akan menjadi tegaknya pilar-pilar akhlaq yang mulia dan agung.
Rumusan masalah dalam penelitian ini: (1) Bagaimana amar ma’rûf nahî munkar menurut Ibnu Katsîr? (2) Bagaimana amar ma’rûf nahî munkar menurut Wahbah Zuhaili? (3) Bagaimana komparasi penafsiran Ibnu Katsîr dan Wahbah Zuhaili tentang amar ma’rûf nahî munkar ?
Jenis penelitian menggunakan metode kepustakaan dengan metode deskiptif analitis. Teknik pengumpulan data: Mengindentifikasi ayat, lalu menelusuri pendapat-pendapat ulama terkait amar ma’rûf nahî munkar, kemudian mencari penafsiran, kemudian menarik kesimpulan. Menggunakan pendekatan tafsir komparatif.
Amar ma’rûf nahî munkar menurut Ibnu Katsîr adalah menyeru kepada kebaikan dan mencegah dari kemungkaran. amar ma’rûf nahî munkar menurut Wahbah Zuhaili adalah menyeru diri sendiri dan orang lain untuk melaksanakan amalan-amalan yang dinilai baik oleh syara', akhlaq, akal dan maslahat umum.
Amar ma’rûf nahî munkar merupakan kewajiban yang harus kita laksanakan. Karena dalam amar ma’rûf nahî munkar terdapat cita-cita mulia, yaitu terwujudnya persatuan dan juga kemaslahatan umat
Pengaruh Pembiayaan Rahn Terhadap Kepuasan Serta Kepercayaan Anggota Pada Lembaga Keuangan Syariah: (Studi Kasus BMT Mandiri Sejahtera Kantor Pusat Karangcangkring Dukun Gresik)
Abstract: Pawning goods or rahn is one of the ways in which society fulfills people's lives, for example as capital in trading or others. Their satisfaction and trust in certain institutions makes them continue to finance rahn.
The formulation of the problems in this research are: 1) How is the implementation and procedure of rahn financing in Islamic financial institutions. 2) How is the effect of Rahn financing on member satisfaction and trust.
This research is a research. This type of research uses field research (field research) using quantitative methods. Data collection techniques using interviews, questionnaires, observation and documentation. This is done to determine the response to decisions and members' trust in Rahn financing. The results show that rahn financing is: 1) the implementation and procedure of rahn financing is in accordance with the rules and the members have also agreed to the rules and things that need to be considered in carrying out rahn financing at this Islamic financial institution, 2) rahn financing has an effect on satisfaction and members' trust in this Sharia Financial Institution in various ways. Members' membership and trust can also be used as a measure as a member of the surrounding community towards Islamic financial institutions
PENERAPAN METODE SYI’IR PEGO DALAM MENINGKATAKAN HASIL BELAJAR KEMAMPUAN MENULIS (KITABAH): (Studi Kasus MI Sayyid Abdurrohman I Pagerwojo)
Syi'ir is a series of neatly arranged sentences that are sounded with a certain rhythm to make it easier for readers to feel their uniqueness and more or less understand the meaning of the sentences they read. The focus of the problem in this study are: (1) How is the application of the Syi'ir Pegon method at MI Sayyid Abdurrohman I Pagerwojo?, (2) How are the learning outcomes of writing skills (kitabah) for class 3 students of MI Sayyid Abdurrohman I Pagerwojo?, (3 ) How is the application of the Syi'ir Pegon method to improve the learning outcomes of writing skills (kitabah) for grade 3 students of MI Sayyid Abdurrohman I Pagerwojo?. The research in this thesis uses classroom action research (CAR) research which is carried out collaboratively. Data collection techniques used are tests, observation techniques (observation), interviews, field notes, and documentation. The results of this study indicate that: (1) The application of the Syiir method at MI Sayyid Abdurrohman I Pagerwojo, namely First, the teacher gives examples of pronunciation of lafadz and students listen carefully. Second, students imitate the lafadz syiiran that has been exemplified by the teacher. Third, between students, continue to connect lafadz lafadz the number of body members in pego with syiiran. (2) Learning outcomes of writing skills (Kitabah) by applying the Syiir Pego method. The results of this study can be seen from the average cycle I and II, and the research can be seen from the completeness of learning to write (Kitabah) in cycle II which has reached the success criteria, namely 75% of students achieved a test score of 68 (scale 1-100) and the average class in the first cycle is 63.65, the average in the second cycle is 72.85 reaching a score of 68 (scale 1-100), and in cycle 3 the average in the second cycle is 100 reaching a score of 68 (scale 1-100 ). (3) The application of the Syiir Pego method to improve learning outcomes of writing skills (Kitabah) for class III at MI Sayyid Abdurrohman I Pagerwojo In cycle 1, it is in the Practicing Again category. and. In cycle 2, it is categorized as very good. While the assessment of the first cycle reached a value of 66.66%, the second cycle reached a value of 93.33%, the third cycle reached a value of 100%, so the research increased from cycle 1 to cycle 2, and cycle 2 to cycle 3
PENDAMPINGAN EFEKTIFITAS SANTRI DALAM APLIKASI TAJWID MUYASSAR DALAM PROGRAM MADRASAH AL-QUR'AN DI PONDOK PESANTREN AL-AMANAH JOMBANG
Abstrak
Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini lebih memfokuskan pada pendampingan pembelajaran tajwid santri dalam buku tajwid muyassar. Dalam kegiatan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an santri, dan dapat memberikan pendampingan pembelajaran yang baik bagi santri, baik dalam segi materi, diskusi, dan praktek. Dalam kegiatan kali ini, materi yang diajarkan meliputi berbagai pembelajaran tajwid, mulai dari ahkamul huruf, shifatul huruf, makharijul huruf, dan gharaib Al-Qur’an.
Mempelajari tajwid merupakan hal yang sangat penting bagi siapapun yang membaca Al-Qur’an, selain agar bacaannya benar, kesalahan makna juga pasti akan terhindar jika tajwid dipraktekkan dengan benar.
Dari kegiatan pengabdian ini dapat disimpulkan bahwa santri dalam Pondok Pesantren AlAmanah Bahrul Ulum khususnya dalam program madrasah Al-Qur’an dapat mengaplikasikan tajwid dalam bacaan Al-Qur’an dengan baik dan benar yang ditunjukkan dengan kemampuan santri dalam menyetorkan hafalan berbagai surah Al-Qur’an dan menyetorkan bacaan Al-Qur’an dengan baik dan benar.
Kata kunci: Pendampingan, Tajwid, Al-Qur’an.
Abstract
The implementation of this service activity focuses more on mentoring students' recitation of recitation in the muyassar tajwid book. In this activity, it is hoped that it can help improve the quality of reading the Koran for students, and can provide good learning assistance for students, both in terms of material, discussion, and practice. In this activity, the material taught includes a variety of tajwid lessons, ranging from ahkamul letters, shifatul letters, makharijul letters, and gharaib al-Qur'an.
Learning recitation is very important for anyone who reads the Qur'an, in addition to reading it correctly, meaning errors will also be avoided if recitation is practiced correctly. From this service activity, it can be concluded that students in the Al-Amanah Bahrul Ulum Islamic Boarding School, especially in the al-Qur'an madrasa program, can apply recitation in reading the Qur'an properly and correctly, which is indicated by the ability of students to memorize various surah al-Qur'an.-Qur'an and depositing the reading of the Qur'an properly and correctly.
Keywords: Mentoring, Tajweed, Al-Qur'an
PENDAMPINGAN MENGHAFAL MUFRODAT BAHASA ARAB BAGI SANTRI TINGKAT TSANAWIYAH DI PP. AL-AMANAH 2 BAHRUL ULUM
Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah bentuk implementasi tridharma perguruan tinggi. Kegiatan ini difokuskan untuk masyarakat sekitar karena masih masa pandemi, Lembaga yang tereltak di lingkungan pondok pesantren kiranya melaksanakan PKM di pondok sebagai bentuk aktualisasi diri. Dengan adanya kegiatan pengabdian masyarakat diharapkan dapat memberikan hasil yang baik bagi masyarakat khususnya santri PP. Al-Amanah 2 Bahrul Ulum. Sasaran kami dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah santri tingkat tsanawiyah yang pada dasarnya membutuhkan banyak mufrodat sebagai media mereka untuk belajar bahasa Arab. Permasalahan pertama yang kami hadapi adalah belum adanya kegiatan menghafal mufrodat di PP. Al-Amanah 2 Bahrul Ulum, oleh karena itu langkah awal kami adalah membuat buku saku yang berisi beberapa mufrodat yang sering mereka jumpai di lingkungan pondok. Metode dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah menghafal, sehingga ketika mereka menjumpai barang atau sesuatu yang ada disekitarnya mereka bisa menyebutkannya dalam bahasa Arab. Kegiatan ini bertujuan untuk melihat seberapa mereka kuat dalam menghafalkan mufrodat yang telah diberikan. Kegiatan ini dilakukan dengan mendampingi santri yang menjadi sasaran PKm untuk menghafal beberapa mufrodat setiap harinya. Melalui observasi kami penerapan pembelajaran ini para santri sangat antusias aktif dalam menghafal mufrodat yang kami berikan, selain itu pembelajaran ini dapat meningkatkan penguasaan mufrodat mereka
PENINGKATAN DAYA SAING MADRASAH DI ERA SOCIETY 5.0 DENGAN STRATEGI MANAJEMEN BRANDING IMAGE DI MADRASAH
This study aims to determine the branding image management strategy in MI Tarbiyatul Islam probolinggo district and the effectiveness of branding image management strategies in the era of society 5.0. This is qualitative research with the type of case study conducted at MI Tarbiyatul Islam in the city of Probolinggo. Sources of informants in this study were principals, curriculum, public relations, teachers, staff, and students. Then to select and determine the informants in this study, the researchers used a purposive sampling technique. Data collection techniques in this study used content/document analysis techniques, in-depth interviews, and events/observations. The method used to check the validity of the data is the triangulation method. The data analysis technique used in this research is interactive model analysis. The stages in analyzing the data in this study are data reduction, data presentation, and conclusion. The results in this study indicate that first, MI Tarbiyatul Islam applies a branding image management strategy to increase the competitiveness of madrasas in the era of society 5.0. Second, the branding image management strategy is done by; Branding management strategy planning in the period of society 5.0, Branding Image Management Strategy, Result Branding Image, and Continuous Improvement. The implications obtained by carrying out a branding image management strategy can increase public trust in choosing Madrasah Ibtidaiyah Tarbiyatul Islam institution