E-Journal IAI Bani Fattah
Not a member yet
    750 research outputs found

    Implementasi Pendidikan Karakter Melalui Modul Nadhom Asmaul Husna Di MI. Bahrul ‘Ulum Tambakberas Jombang

    No full text
    Penelitian ini mengkaji urgensi pendidikan karakter yang terintegrasi dengan pendidikan agama Islam melalui mata pelajaran Akidah dalam membentuk individu siswa yang berakhlak mulia. Fokus utama adalah penanaman nilai-nilai kebaikan, kesadaran, dan implementasi ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi. Metode analisis pada penelitian ini menggunakan metode triangulasi sumber dan metode. Studi kasus di MI. Bahrul ‘Ulum Tambakberas Jombang menunjukkan efektivitas penggunaan modul Nadhom Asmaul Husna sebagai media pembelajaran. Modul ini, yang mengemas materi Akidah dalam bentuk syair, memfasilitasi penghafalan, pemahaman, dan penerapan nilai-nilai ketauhidan. Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan, kesadaran, serta praktik perilaku terpuji, kejujuran, dan ketaatan beribadah siswa. Guru berperan penting dalam menciptakan minat belajar, memberikan keteladanan, serta mengawasi proses pembentukan karakter. Implementasi modul ini, didukung oleh berbagai kegiatan sekolah dan keluarga, terbukti mampu mengembangkan siswa menjadi pribadi yang bertanggung jawab, disiplin, mandiri, dan jujur

    Dampak Psikologis Pernikahan Paksa Terhadap Resiliensi Dan Keharmonisan Keluarga Di Desa Beluk Kenek Ambunten Sumenep

    No full text
    Pernikahan menempati posisi fundamental dalam struktur kehidupan sosial yang ideal dan beradab. Di balik nilai ideal tersebut, terdapat praktik pernikahan yang berlangsung tanpa persetujuan dari salah satu pihak, yang dikenal sebagai pernikahan paksa berbasis adat. Fenomena ini kerap terjadi di negara-negara dengan status pembangunan yang belum mapan, termasuk Indonesia. Berbagai latar belakang seperti tekanan ekonomi, rendahnya akses pendidikan, desakan dari orang tua, kondisi darurat akibat kecelakaan, serta pengaruh kuat tradisi lokal menjadi faktor utama pendorong munculnya praktik tersebut. Meskipun pernikahan paksa memiliki dampak luas, baik dari sisi biologis maupun psikologis, penelitian ini secara khusus menyoroti dampaknya terhadap aspek psikologis individu, khususnya pada kelompok remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menguraikan dampak psikologis dari praktik pernikahan paksa yang menimpa remaja, mengingat masa remaja merupakan fase penting dalam pembentukan identitas diri. Kajian dilakukan dengan pendekatan kualitatif berbasis lapangan, melalui pengumpulan data primer dan sekunder yang kemudian dianalisis secara deskriptif. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa faktor-faktor utama penyebab terjadinya kawin paksa mencakup tekanan ekonomi, dominasi orang tua, serta kekuatan adat dan kebiasaan masyarakat setempat. Akibat dari praktik tersebut, remaja mengalami gangguan psikologis berupa kecemasan dan stres yang intens. Rasa cemas muncul dalam bentuk ketakutan menghadapi tantangan rumah tangga, sementara stres yang berkepanjangan berisiko menimbulkan depresi neuritis sebagai akibat dari akumulasi tekanan emosional dan kekecewaan yang tidak terselesaikan

    Studi Komparatif Lafadz Ulul Albab dalam Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Al Mishbah: Analisis Komparatif Konsep Ulul Albab dalam Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Al-Mishbah

    No full text
    Abstrak: Tafsir Al-Qur’an adalah bidang studi yang fokus pada penafsiran dan pemahaman teks suci Al-Qur’an. Salah satu konsep yang sering dibahas adalah “Ulul Albab,” yaitu orang-orang dengan pemahaman mendalam tentang ajaran Islam. Penelitian ini melakukan analisis komparatif terhadap konsep “Ulul Albab” dalam dua tafsir: Tafsir Ibnu Katsir (representasi tafsir klasik) dan Tafsir Al-Mishbah oleh Quraish Shihab (representasi tafsir kontemporer). Penelitian ini menggunakan metode analisis komparatif, memfokuskan pada interpretasi, penekanan, dan aplikasi konsep “Ulul Albab” dalam kedua tafsir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kedua tafsir memiliki pandangan yang sejalan tentang konsep tersebut, terdapat perbedaan dalam pendekatan. Tafsir Ibnu Katsir lebih tradisional dan tekstual, menekankan penggunaan akal untuk perenungan, keseimbangan ilmu, hikmah, amal, serta pemahaman yang benar dan hati yang bersih. Di sisi lain, Tafsir Al-Mishbah menekankan rasionalitas, keterbukaan terhadap ilmu pengetahuan, konteks pengamalan, kemanusiaan, serta dimensi spiritual dan moral. Penelitian ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman tentang “Ulul Albab” dan memperkaya wawasan mengenai perbedaan pendekatan antara tafsir klasik dan kontemporer dalam menjelaskan teks Al-Qur’an. Kata Kunci: Ulul Albab, Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir al-Mishbah, Studi Komparatif

    Evolusi Tanda Baca dalam Bahasa Arab: Mengungkap Peran Alamatut Tarqim antara Kitab Klasik dan Penulisan Modern

    No full text
    ABSTRAK Peran tanda baca krusial dalam kejelasan dan pemahaman teks tertulis modern, sejarah perkembangannya dalam bahasa Arab memiliki lintasan unik. Dalam kitab klasik, makna dan intonasi lebih bergantung pada konteks, susunan kata, partikel, dan pemahaman kaidah tata bahasa Arab yang mendalam. Namun, seiring kebutuhan komunikasi tertulis yang efisien dan pengaruh penulisan Barat, tanda baca mulai diintegrasikan. Untuk itu,  penelitian ini menelusuri evolusi penggunaan Alamatut Tarqim (tanda baca) dalam bahasa Arab, membandingkan ketiadaan atau minimalnya penggunaan tanda baca dalam kitab-kitab klasik dengan implementasinya yang sistematis dalam penulisan modern. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode studi pustaka komparatif dengan mengumpulkan data dari kitab klasik, karya linguistik, teks modern, dan literatur komparatif. Hasil menunjukkan bahwa adopsi tanda baca didorong oleh penerjemahan karya Barat, teknologi percetakan, modernisasi pendidikan, dan kebangkitan literasi massa. Ahmad Zaki Pasha diakui sebagai "Bapak Tanda Baca Arab" yang berperan menstandardisasi tanda baca Barat melalui karyanya tahun 1912, "At-Tarqim fi al-Lughah al-Arabiyah". Meskipun awalnya ada penolakan, manfaat fungsional tanda baca menyebabkan penerimaan dan standarisasi oleh lembaga seperti Akademi Bahasa Arab di Kairo, mencerminkan fenomena ta'rib (Arabisasi). Evolusi ini membentuk lanskap linguistik Arab kontemporer, menyeimbangkan pengayaan bahasa dengan pelestarian identitas linguistik. Kata Kunci: Evolusi, Alamatut Tarqim, Kitab Klasik, Kitab Modern   ABSTRACT The crucial role of punctuation in the clarity and comprehension of modern written texts, its historical development in Arabic has a unique trajectory. In classical texts, meaning and intonation were more dependent on context, word order, particles, and a deep understanding of Arabic grammar. However, with the need for efficient written communication and the influence of Western writing, punctuation began to be integrated. Therefore, this study traces the evolution of the use of Alamatut Tarqim (punctuation) in Arabic, comparing the absence or minimal use of punctuation in classical texts with its systematic implementation in modern writing. This qualitative study uses a comparative literature study method by collecting data from classical texts, linguistic works, modern texts, and comparative literature. The results show that the adoption of punctuation was driven by the translation of Western works, printing technology, the modernization of education, and the rise of mass literacy. Ahmad Zaki Pasha is recognized as the "Father of Arabic Punctuation" who played a role in standardizing Western punctuation through his 1912 work, "At-Tarqim fi al-Lughah al-Arabiyah". Despite initial resistance, the functional benefits of punctuation led to its acceptance and standardization by institutions such as the Arabic Language Academy in Cairo, reflecting the phenomenon of ta'rib (Arabization). This evolution shapes the contemporary Arabic linguistic landscape, balancing language enrichment with the preservation of linguistic identity. Keywords: Evolution, Alamatut Tarqim, Classical Books, Modern Book

    Moderasi Beragama dan Ketahanan Keluarga di Malang Dalam Perspektif Sejarah Hukum Islam

    No full text
    Artikel ini mendiskusikan strategi membangun resiliensi keluarga melalui penguatan moderasi beragama. Moderasi beragama atau sikap moderat dalam beragama  merupakan cara pandang dan sikap beragama yang adil dan seimbang. Pola pikir dan perilaku moderat  dalam keluarga sangat signifikan bagi pasangan suami isteri agar terhindar dari hal-hal yang dapat merusak kehormatan dan martabat keluarga. Karena itu,strategi membangun resiliensi keluarga harus diupayakan oleh seluruh anggota keluarga.  Pendekatan  penelitian ini adalah  kualitatif dengan metode studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cara pandang dan sikap moderat dalam beragama sangat penting bagi keluarga. Strategi membangun resiliensi keluarga meliputi: sistem keyakinan, proses organisasi, proses komunikasi, dan pemecahan masalah. Di antara materi yang sangat penting untuk penguatan moderasi beragama dalam keluarga adalah toleransi, kepemimpinan dalam keluarga, pembagian peran dalam keluarga, relasi setara suami-isteri, penghargaan eksistensi dan komunikasi berkualitas seluruh anggota keluarga, serta membudayakan musyawarah dalam pengambilan keputusan

    Analisis Keputusan Forum Bahtsul Masail Pesantren (FBMP) Putri Se-Diy Tentang Pasangan Suami Istri Yang Berbeda Ideologi

    No full text
    Perbedaan ideologi keagamaan dalam rumah tangga menjadi salah satu tantangan serius yang dapat mengganggu keharmonisan dan stabilitas relasi suami-istri. Dalam masyarakat Muslim Indonesia yang majemuk, perbedaan praktik amaliah seperti doa qunut, tahlilan, atau ziarah kubur kerap mencerminkan latar belakang ormas Islam yang berbeda, seperti NU dan Muhammadiyah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fatwa yang dikeluarkan oleh Forum Bahtsul Masail Pesantren Putri se-DIY mengenai pasangan suami istri yang berbeda ideologi keagamaan. Fokus kajian diarahkan pada analisis terhadap landasan normatif, metode pengambilan hukum, serta implikasi sosial dari fatwa tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif dengan pendekatan studi teks. Sumber utama adalah teks fatwa yang dibahas dalam forum tersebut, disertai rujukan dari kitab-kitab fikih mazhab Syafi’i seperti Mughni al-Muhtāj, al-Fiqh al-Manhajī dan lain-lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa forum memutuskan tindakan istri yang tetap menjalankan amaliah keagamaan tanpa izin suami dikategorikan sebagai nusyuz. Forum juga merekomendasikan penyelesaian melalui mediasi, dan bila tidak berhasil, istri diperbolehkan mengajukan khulu’. Fatwa ini tidak hanya menegaskan pentingnya ketaatan istri dalam hukum fikih klasik, tetapi juga menunjukkan pendekatan kontekstual dengan mempertimbangkan dinamika sosial-keagamaan masyarakat. Implikasi sosial fatwa ini mencakup penguatan peran pesantren perempuan dalam ranah fatwa, dorongan terhadap penyelesaian konflik secara musyawarah, dan peningkatan kesadaran hukum syar’i di kalangan perempuan. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap studi fatwa pesantren dan wacana relasi ideologis dalam rumah tangga Muslim kontemporer

    Sidik Jari Dalam Perspektif Al-Qur'an dan Sains: (Kajian Q.S. Al-Qiyamâh Ayat 4 dan Q.S. Al-Anfâl Ayat 12)

    No full text
    Artikel ini membahas konsep sidik jari dalam perspektif Al-Qur’an dan sains dengan fokus pada kajian Q.S. Al-Qiyâmah: 4 dan Q.S. Al-Anfâl: 12. Kajian ini menyoroti bagaimana Al-Qur’an mengisyaratkan keunikan sidik jari manusia yang telah terbukti secara ilmiah sebagai identitas yang khas dan tidak berubah sepanjang hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Q.S. Al-Qiyâmah: 4 menegaskan kekuasaan Allah dalam menyusun kembali jari manusia di hari kebangkitan, sementara Q.S. Al-Anfâl: 12 menunjukkan pentingnya jari dalam konteks peperangan. Dari kajian ilmiah, sidik jari mulai terbentuk sejak fase awal perkembangan janin dan memiliki pola unik yang berbeda pada setiap individu. Temuan ini memperkuat bahwa Al-Qur’an telah memberikan petunjuk mengenai keunikan sidik jari jauh sebelum ilmu pengetahuan modern mengungkapnya

    Praktik Filantropi di Malaysia

    No full text
    Aid funds in Malayasia have enormous potential to realize prosperity and social justice in society, especially from mandatory and voluntary aid funds for Muslims. Social generosity today is usually called philanthropic activity. However, in some condition this is not achieved due to a lack of public awareness to channel financial assistance to authorized institutions, resulting in distribution of funds that is not accommodated and balanced among the community. The aim of this research is to explain the extent to which philanthropic institutions in Malaysia help create a prosperous and prosperous country through the management of Zakat, Waqf and Infaq funds. This is done to help the State overcome various problems that occur in educational, economic and social aspects. This research is qualitative research with a phenomenological approach. The role of philanthropic institutions is carried out through the Selangor Zakat Institution (LZS), Property Development Coordinating Waqf (Jawatan Pengelaras Pembangunan Harta Waqf), JAWHAR (Jabatan Wakaf Zakat dan Hajj), Malaysian Waqf Foundation (YWM) under the supervision of the State Islamic Religious Council (MAIN) and the Foundation Infaq Malaysia (YIM)

    تطبيق طريقة إبتدائى في زيادة اهتمام الأطفال بقراءة الكتاب الأصفر

    No full text
    ABSTRAK Pembelajaran kitab kuning banyak sekali manfaatnya, terutama dalam memahami ilmu agama. Yang mana pembelajarannya memang kebanyakan menggunakan kitab kuning klasikal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode ibtida’i dalam meningkatkan minat santri membaca kitab kuning. Subjek dalam penelitian ini adalah santri madrasah diniyah Al-Mardliyah putri Bahrul Ulum Tambakberas Jombang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengambilan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi dan wawancara. Berdasarkan analisis data dapat diketahui bahwa metode ibtida’i merupakan salah satu yang memegang peranan penting dalam meningkatkan minat santri dalam hal membaca kitab kuning, karena metode ibtida’i didasari dengan materi yang ringkas dan menyenangkan, sehingga menghasilkan sebagai berikut: Pertama, yaitu ketepatan dalam membaca, dan mampu menyebutkan tarkib bacaan. Kedua, Diskusi atau musyawarah bersama materi ibtida’i. Ketiga, keberanian dalam membaca di depan teman sekelas. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan metode ibtida’i di pondok Pesantren Al-Mardliyah putri putri sangat membantu santri dalam meningkatkan minat santri membaca kitab kuning. Kata Kunci: Metode Ibtida’i, Minat Membaca, Kitab Kuning   ABSTRACT Learning yellow books has many benefits, especially in understanding religious knowledge. Which learning mostly uses classical yellow books. This study aims to describe the application of the ibtida'i method in increasing students' interest in reading yellow books. The subjects in this study were students of the Al-Mardliyah Islamic Boarding School, female Bahrul Ulum Tambakberas Jombang. This study uses a qualitative approach with a case study method. Data collection was carried out by observation, documentation and interviews. Based on the data analysis, it can be seen that the ibtida'i method is one that plays an important role in increasing students' interest in reading yellow books, because the ibtida'i method is based on concise and enjoyable material, resulting in the following: First, namely accuracy in reading, and being able to mention the reading tarkib. Second, Discussion or deliberation with ibtida'i material. Third, courage in reading in front of classmates. The conclusion of this study is that the application of the ibtida'i method in the Al-Mardliyah Islamic Boarding School for girls is very helpful for students in increasing their interest in reading yellow books. Keywords: Ibtida'i Method, Reading Interest, Yellow Book

    Pemanfaatan Aplikasi Quizizz Sebagai Media Evaluasi di Semester IV A Pendidikan Bahasa Arab Universitas Islam Negeri Mataram

    No full text
    ABSTRAK Saat menghadapi tantangan belajar berbasis digital yang memenuhi teknologi dan pengembangan informasi, kreatif, pembelajaran yang efektif dan ekonomis harus dikembangkan. Oleh karena itu, penggunaan media pembelajaran digital adalah langkah penting dalam meningkatkan kinerja pembelajaran siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penggunaan aplikasi Quizizz sebagai media evaluasi dalam pembelajaran keterampilan menulis (maharah kitabah) pada mahasiswa semester IV Kelas A Program Studi Pendidikan Bahasa Arab di Universitas Islam Negeri Mataram. Metode yang digunakan meliputi ceramah, tanya jawab, serta praktik langsung penggunaan aplikasi Quizizz. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki antusiasme tinggi dan pemahaman yang baik terhadap materi yang disampaikan melalui aplikasi tersebut. Pelaksanaan praktik penggunaan Quizizz berjalan dengan lancar dan mendapat tanggapan positif dari mahasiswa, yang tercermin dari tingginya persentase nilai rata-rata. Selain itu, penelitian ini juga membuktikan bahwa aplikasi Quizizz mampu meningkatkan motivasi belajar mahasiswa dalam mengembangkan keterampilan menulis bahasa Arab.   Kata Kunci: Aplikasi Quizizz, Media, Evaluasi Pembelajaran, Keterampilan Menulis (Maharrah Kitabab), Pendidikan Bahasa Arab.   ABSTRACT When facing the challenges of digital-based learning that meet the demands of technology and information development, creative, effective, and economical learning must be developed. Therefore, the use of digital learning media is a crucial step in improving student learning performance. The purpose of this study was to investigate the effectiveness of using a quiz app as an assessment medium for writing skills (Mahara Kitaba) for students in the fourth semester of the Arabic research and education program at the Islamic University, Mataram State. The methods used included lectures, questions, answers, and hands-on practice using the quiz app. The results of this study showed that students had a good understanding of the material presented by the app as high enthusiasm. The implementation of practice using Quizzz went smoothly and received positive answers from students. This is reflected in the high percentage of average results. In addition, this study also shows that the quizzing application can increase students' learning motivation in developing Arabic writing skills.   Keyword : Quizizz Application, Media, Learning Evaluation, Writing Skills, Arabic Language Education

    0

    full texts

    750

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal IAI Bani Fattah
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇