E-Journal IAI Bani Fattah
Not a member yet
    750 research outputs found

    Kritik Teologis Al-Ghazali Terhadap Metafisika Filsuf Muslim: Analisis Atas Tiga Pokok Pemikiran Dalam Tahāfut Al-Falāsifah

    No full text
    The reception of Greek philosophy in the Islamic world through the translation of classical texts sparked debates between rationality and revelation in Islamic intellectual tradition. This study aims to analyze Al-Ghazali’s critique of three main points in the thought of classical Muslim philosophers as outlined in Tahāfut al-Falāsifah: the eternity of the world, the limitation of God's knowledge to universals, and the notion of resurrection involving only the soul. This research employs a qualitative method with a library research approach and content analysis of primary texts and relevant secondary literature. The findings reveal that Al-Ghazali’s critique represents a synthesis between Ash’arite theology and philosophical rationalism, firmly rejecting metaphysical concepts that he deemed incompatible with Islamic faith principles. The study concludes that Al-Ghazali’s critique should not be viewed as a rejection of philosophy per se, but rather as an effort to safeguard the integrity of Islamic doctrine through a systematic theological-philosophical approach. His critique significantly contributes to Islamic philosophical discourse and fosters an epistemological dialogue between reason and revelation

    Pendidikan Enterpreneurship dalam Meningkatkan Minat Wirausaha Peserta Didik SMP Bina Karya Surabaya (Studi Kasus di SMP Bina Karya Surabaya)

    No full text
    ABSTRAK Kewirausahaan berkaitan dengan kemandirian, untuk itu sekolah adalah tempat yang sempurna untuk mengajarkan kewirausahaan. Siswa akan menjadi siswa yang mandiri dan tidak tergantung pada orang lain untuk menyelesaikan tugas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pendidikan kewirausahaan terhadap peningkatan minat wirausaha peserta didik di SMP Bina Karya Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara dengan siswa, guru, dan praktisi kewirausahaan, observasi kegiatan, serta analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan kewirausahaan di SMP Bina Karya Surabaya memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap minat wirausaha siswa. Siswa yang terlibat dalam program kewirausahaan menunjukkan peningkatan dalam pemahaman konsep bisnis, kemampuan berpikir kreatif, dan sikap percaya diri untuk memulai usaha. Metode pengajaran yang interaktif, seperti simulasi bisnis, proyek kewirausahaan, dan studi lapangan, terbukti efektif dalam memotivasi siswa. Selain itu, dukungan dari lingkungan sekolah, termasuk bimbingan dari guru dan kolaborasi dengan praktisi industri, juga berperan penting dalam menumbuhkan minat wirausaha. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan program kewirausahaan yang komprehensif dan relevan dapat menumbuhkan semangat wirausaha di kalangan siswa. Oleh karena itu, disarankan agar sekolah-sekolah lain mengadopsi dan menyesuaikan kurikulum kewirausahaan untuk menciptakan generasi muda yang lebih mandiri, kreatif, dan inovatif. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengambil kebijakan pendidikan dalam merancang program kewirausahaan yang efektif dan berkelanjutan. Kata Kunci: Pendidikan Enterpreneurship dan Minat Wirausaha   ABSTRACT Entrepreneurship is related to independence, therefore schools are the perfect place to teach entrepreneurship. Students will become independent students and not dependent on others to complete tasks. This study aims to analyze the impact of entrepreneurship education on increasing entrepreneurial interest in students at SMP Bina Karya Surabaya. This study uses a qualitative method with a case study approach. Data collection techniques include interviews with students, teachers, and entrepreneurship practitioners, activity observations, and document analysis. The results of the study indicate that entrepreneurship education at SMP Bina Karya Surabaya has a significant positive influence on students' entrepreneurial interest. Students involved in the entrepreneurship program showed an increase in understanding business concepts, creative thinking skills, and self-confidence to start a business. Interactive teaching methods, such as business simulations, entrepreneurship projects, and field studies, have proven effective in motivating students. In addition, support from the school environment, including guidance from teachers and collaboration with industry practitioners, also plays an important role in fostering entrepreneurial interest. These findings indicate that the implementation of a comprehensive and relevant entrepreneurship program can foster an entrepreneurial spirit among students. Therefore, it is recommended that other schools adopt and adapt the entrepreneurship curriculum to create a more independent, creative, and innovative young generation. This research is expected to be a reference for educational policy makers in designing effective and sustainable entrepreneurship programs. Keywords: Entrepreneurship Education and Entrepreneurial Interes

    Peran Pengasuh dalam Meningkatkan Kinerja Pengurus di Pondok Pesantren An-Najiyah 1 Putri Bahrul Ulum Tambakberas Jombang

    No full text
    ABSTRAK Lembaga pesantren adalah salah satu Lembaga Pendidikan Islam yang memiliki tujuan untuk menanamkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt. serta menyampaikan ajaran akhlak mulia. Namun, masih banyak yang belum sepenuhnya mengetahui proses pembelajaran dan proses pengelolaan dalam pondok psantren, untuk itu peneliti mengangkat tema optimalisasi kinerja pengurus sebagai strategi pencapaian tujuan dan kualitas pengelolaan lembaga sangatlah diharapkan dalam membantu peran pengasuh, agar dapat membangun intelektual santri dengan berakhlak baik. Penelitian ini mnggunakan pendekatan kualitatif Fenomenologis dengan mengambil objek Pondok Pesantren An-Najiyah 1 Putri. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dan untuk lebih mengetahui keabsahan data digunakan teknik triangulasi, ketekunan pengamatan dan review informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kinerja Pengurus di Pesantren An-Najiyah 1 Putri mengenai Standar Kinerja, Kompetensi, Sarana, Motif, Umpan Balik. (1) Standar kinerja, standar kinerja pengurus Pondok Pesantren An-Najiyah 1 Putri. (2) Kompetensi, kompetensi pengurus Pondok Pesantren An-Najiyah 1 Putri (3) Sarana, Sarana dalam kinerja pengurus Pondok Pesantren An-Najiyah 1 Putri (4) Motif, motif kinerja pengurus di pondok pesantren An-Najiyah 1 Putri (5) Umpan Balik, umpan balik kinerja pengurus di pondok pesantren An-Najiyah 1 Putri. Dengan pengaruh peran pengasuh yang stabil dan pengawalan yang sangat cukup, Kinerja Pengurus di Pondok Pesantren An-Najiyah 1 Putri mengalami peningkatan yang sangat bagus. Kata Kunci: Peran Pengasuh, Meningkatkan Kinerja, Pengurus     ABSTRACT Islamic boarding school is one of the Islamic educational institutions that aims to instill faith and piety to Allah SWT. and convey the teachings of noble morals. However, many still do not fully understand the learning process and management process in Islamic boarding schools, for this reason the researcher raised the theme of optimizing the performance of administrators as a strategy to achieve goals and the quality of institutional management is highly expected in helping the role of caregivers, so that they can build the intellectual santri with good morals. This study uses a qualitative Phenomenological approach by taking the object of the An-Najiyah 1 Putri Islamic Boarding School. Data collection uses interview, observation, and documentation techniques. Data analysis techniques are carried out with the steps of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. And to further determine the validity of the data, triangulation techniques, observation diligence and informant review are used. The results of the study show that the Performance of Administrators at the An-Najiyah 1 Putri Islamic Boarding School regarding Performance Standards, Competencies, Facilities, Motives, Feedback. (1) Performance standards, performance standards of the An-Najiyah 1 Putri Islamic Boarding School administrators. (2) Competence, competence of the administrators of An-Najiyah 1 Putri Islamic Boarding School (3) Facilities, Facilities in the performance of the administrators of An-Najiyah 1 Putri Islamic Boarding School (4) Motives, motives for the performance of administrators at An-Najiyah 1 Putri Islamic Boarding School (5) Feedback, feedback on the performance of administrators at An-Najiyah 1 Putri Islamic Boarding School. With the influence of a stable role of caregivers and very sufficient supervision, the performance of administrators at An-Najiyah 1 Putri Islamic Boarding School has experienced a very good increase. Keywords: Role of Caregivers, Improving Performance, Administrato

    Implementasi Papan Pintar Pohon Pancasila Untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa Dalam Pembelajaran PKKn Kelas 1 Madrasah Ibtidaiyah

    No full text
    ABSTRAK Prioritas utama pendidik dalam iklim pendidikan yang terus berubah saat ini adalah menemukan cara untuk melibatkan siswa secara aktif. Papan pintar pohon pancasila menciptakan lingkungan belajar yang menarik dan meningkatkan retensi memori dengan menampilkan ideide rumit dalam format visual yang mudah dipahami. Tujuan penelitian ini adalah memberikan pemahaman betapa pentingnya untuk segera mempelajari bagaimana guru PPKn menggunakan Papan pintar sebagai metode pengajaran sehingga kita dapat menghidupkan kembali dinamika kelas, meningkatkan keterlibatan siswa, dan menumbuhkan pemahaman yang lebih kuat tentang prinsip-prinsip demokrasi dan nilai-nilai kewarganegaraan. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif untuk menyelidiki bagaimana guru dapat memanfaatkan Papan pintar sebagai metode pengajaran untuk meningkatkan partisipasi siswa kelas 1 MI Wahdatut Tholibin pada pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Data diperoleh melalui Observasi, Wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Papan Pintar Pohon Pancasila secara signifikan meningkatkan antusias belajar siswa dalam pembelajaran PPKn kelas I MI Wahdatut Tholibin dibandingkan dengan tanpa adanya media pembelajaran yang menarik. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan media pembelajaran kreatif seperti Papan Pintar Pohon Pancasila dapat menjadi alternatif efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa pada mata pelajaran PPKn di jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI) Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan strategi pembelajaran yang berfokus pada penggunaan media yang menarik dan relevan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di MI. Kata Kunci: Media Pembelajaran, Papan Pintar, Pembelajaran.   ABSTRAK The top priority of educators in today’s changing educational climate is finding ways to actively engage students. The Pancasila Tree Smartboard creates an engaging learning environment and improves memory retention by presenting complex ideas in an easy-to-understand visual format. The purpose of this study is to provide an understanding of how important it is to immediately learn how PPKn teachers use Smartboards as a teaching method so that we can revive classroom dynamics, increase student engagement, and foster a stronger understanding of democratic principles and civic values. This study uses a qualitative descriptive approach method to investigate how teachers can utilize Smartboards as a teaching method to increase student participation in grade 1 MI Wahdatut Tholibin Pancasila and Citizenship Education (PPKn) learning. Data were obtained through Observation, Interviews, and documentation. The results showed that the use of the Pancasila Tree Smartboard significantly increased student enthusiasm for learning in PPKn learning for grade 1 MI Wahdatut Tholibin compared to without interesting learning media. This finding shows that the use of creative learning media such as the Pancasila Tree Smart Board can be an effective alternative in increasing student engagement in PPKn subjects at the Madrasah Ibtidaiyah (MI) level. This study provides an important contribution to the development of learning strategies that focus on the use of interesting and relevant media to improve the quality of learning in MI. Keywords: Learning Media, Smart Board, Learning

    Pengaruh Model Project Based Learning Terhadap Motivasi Belajar Materi Kekayaan Budaya Indonesia

    No full text
    ABSTRAK Melalui pembelajaran berbasis proyek, diharapkan kreativitas dan motivasi siswa dapat meningkat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan model PjBL serta mengetahui pengaruh penerapannya terhadap motivasi belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain Pre-Eksperimental dan One-Group Pretest-Posttest Design, yang mana penelitian ini dilakukan hanya pada satu kelompok tanpa adanya kelompok pembanding. Responden penelitian ini adalah 19 siswa kelas IV SD Negeri Bendungan Kudu Jombang. Instrumen yang digunakan adalah angket pre-test dan post-test yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya untuk mengukur motivasi belajar siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket motivasi belajar yang kemudian diubah menjadi skor, selanjutnya data dianalisis menggunakan analisis statistik. Uji data dilakukan menggunakan uji paired t-test untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan rata-rata antara angket pre-test dengan rata-rata 61,84 dan angket post-test dengan rata-rata 75,79. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 (<0,05), yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Project Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPAS materi kekayaan budaya Indonesia. Kata Kunci : Model Project Based Learning (PjBL), Motivasi Belajar   ABSTRACT: Through project-based learning, it is expected that students' creativity and motivation can increase. The purpose of this study was to describe the PjBL model and to determine the effect of its implementation on students' learning motivation. The research method used was a quantitative approach with a Pre-Experimental design and One-Group Pretest-Posttest Design, in which this study was conducted on only one group without a comparison group. The respondents of this study were 19 fourth-grade students of SD Negeri Bendungan Kudu Jombang. The instruments used were pre-test and post-test questionnaires that had been tested for validity and reliability to measure students' learning motivation. The data collection technique used was a learning motivation questionnaire which was then converted into a score, then the data was analyzed using statistical analysis. Data testing was carried out using a paired t-test to test the research hypothesis. The results showed a difference in the average between the pre-test questionnaire with an average of 61.84 and the post-test questionnaire with an average of 75.79. The results of the hypothesis test show a significance value (2-tailed) of 0.000 (<0.05), which means that H0 is rejected and Ha is accepted. Thus, it can be concluded that the application of the Project Based Learning (PjBL) model can increase student learning motivation in the subject of science, material on the richness of Indonesian culture. Keyword: Project Based Learning (PjBL) Model, Learning Motivati

    Perkembangan Jiwa Keagamaan Remaja: Peran Pendidikan Agama Dan Keluarga Dalam Mencegah Kenakalan Remaja

    No full text
    Abstrak: Artikel ini membahas peran perkembangan agama dalam pembentukan akhlak remaja serta kaitannya dengan fenomena kenakalan remaja di era digital, yang dilatarbelakangi oleh meningkatnya perilaku menyimpang akibat ketidakseimbangan antara pertumbuhan fisik dan perkembangan psikospiritual. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap berbagai literatur dalam bidang psikologi perkembangan, psikologi agama, dan pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa masa remaja merupakan fase krisis identitas yang ditandai oleh pencarian makna hidup dan internalisasi nilai keagamaan, di mana lemahnya perkembangan jiwa keagamaan berkontribusi pada rendahnya kontrol diri dan meningkatnya kenakalan remaja, baik konvensional maupun digital. Sebaliknya, internalisasi nilai agama yang sehat berfungsi sebagai faktor protektif dalam pembentukan akhlak dan perilaku moral. Pendidikan agama yang kontekstual serta peran keluarga yang suportif dan komunikatif terbukti memiliki kontribusi signifikan dalam mencegah kenakalan remaja, sehingga penguatan perkembangan psikospiritual melalui sinergi pendidikan agama dan keluarga menjadi strategi penting dalam membentuk remaja yang berkarakter dan bertanggung jawab

    Implementasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Berbasis Pemberdayaan Partisipatif Untuk Pengembangan Berkelanjutan Masyarakat Desa Kloposepuluh Sukodono Sidoarjo

    No full text
    Pengabdian kepada masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mengintegrasikan teori akademis dengan kebutuhan riil masyarakat. Studi ini dilaksanakan di Desa Kloposepuluh, RW 02, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo dengan tujuan meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan, kesadaran lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi melalui peran aktif mahasiswa. Metode yang digunakan melibatkan wawancara terstruktur, observasi, serta pendampingan langsung pada masyarakat dan pelaku UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an di Taman Pendidikan Al-Quran, penerapan teknik ecoprint dan edukasi literasi finansial di sekolah dasar, serta pendampingan penggunaan teknologi digital pembayaran QRIS dan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi UMKM. Program KKN juga mempererat solidaritas sosial melalui kegiatan bersih-bersih masjid dan partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan rutin komunitas. Hasil pengabdian ini memberi dampak positif yang signifikan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, memperkuat kapasitas lokal, dan mengembangkan peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan desa

    Jual Beli Saham Dalam Perspektif Syariah: Analisis Fiqh Muamalah dan Regulasi Pasar Modal Syariah di Indonesia

    No full text
    Pasar modal syariah merupakan salah satu instrumen penting dalam pengembangan sistem ekonomi Islam modern. Salah satu produk utama yang berkembang pesat dalam pasar modal syariah adalah saham syariah. Namun demikian, hukum jual beli saham masih menjadi perdebatan di kalangan ulama, terutama terkait dengan kesesuaian akad, potensi spekulasi, dan unsur gharar dalam praktik perdagangan saham. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji hukum jual beli saham dalam perspektif fiqh muamalah serta menelaah regulasi pasar modal syariah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan normatif melalui studi kepustakaan terhadap literatur fiqh muamalah, fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI), serta peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hasil kajian menunjukkan bahwa jual beli saham pada prinsipnya diperbolehkan dalam Islam dengan syarat saham tersebut berasal dari perusahaan yang menjalankan usaha halal, mekanisme transaksinya sesuai prinsip syariah, serta terhindar dari praktik spekulatif yang bertentangan dengan maqashid al-shariah. Kehadiran regulasi OJK dan fatwa DSN-MUI menjadi landasan penting dalam memastikan kepatuhan syariah dalam praktik pasar modal di Indonesia

    Pemikiran Harun Nasution dan Relevansinya dengan Dunia Pendidikan Islam Kontemporer

    No full text
    This article critically analyzes Harun Nasution's thought and its relevance to contemporary Islamic education. Using a systematic literature review (SLR) approach, this study examines the contribution of Harun Nasution’s rational-religious concept, particularly in responding to the challenges of globalization, social change, and technological advancement in the modern era. The findings reveal that Harun Nasution emphasizes the integration of reason and revelation, the opening of ijtihad, and character strengthening as the foundation for Islamic educational reform. His educational model calls not only for eliminating the dichotomy between religious and general sciences, but also for fostering a dialogical, adaptive, and socially relevant learning system. Nevertheless, the implementation of these ideas still faces obstacles such as cultural resistance and limited understanding among educational practitioners. Overall, this article affirms that Harun Nasution's thought remains highly relevant and makes a significant contribution to the development of a progressive, integrative, and globally competitive Islamic education in the age of disruption

    Implementasi Penggunaan Alat Peraga Moge (Multiplication Board Game) terhadap Hasil Belajar Perkalian Siswa

    No full text
    ABSTRAK Salah satu komponen penting dalam proses pembelajaran yaitu alat peraga. Alat peraga adalah alat untuk menyampaikan materi pembelajaran agar mempermudah pemahaman siswa. Salah satu alat peraga yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran matematika materi perkalian yaitu alat peraga MOGE. Tujuan dari  penelitian ini, yaitu: (1) Untuk mengetahui implementasi alat peraga MOGE (multiplication board game) pada mata pelajaran matematika materi perkalian, (2) untuk mengetahui penggunaan alat peraga MOGE (multiplication board game) terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas III pada mata pelajaran matematika materi perkalian, (3) untuk mengetahui hambatan penggunaan alat peraga MOGE (multiplication board game) pada mata pelajaran matematika materi perkalian di kelas III. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi kasus. Data penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi, dokumentasi dan menggunakan teknik analisis data yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta menarik kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini menunjakkan bahwa Implementasi Alat Peraga MOGE terhadap hasil belajar matematika materi perkalian di MI Tarbiyatunnasiin Paculgowang dinyatakan efektif meskipun didalam penggunaan alat peraga MOGE terdapat beberapa faktor hambatan. Sebanyak 88,2% siswa mencapai nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Pendekatan ini terbukti meningkatkan pemahaman siswa secara signifikan.   Kata Kunci: Alat Peraga MOGE, Hasil Belajar, Perkalian.   ABSTRACT One important component in the learning process is teaching aids. Teaching aids are tools used to convey learning material to facilitate student understanding. One teaching aid that can be applied in the mathematics learning process for multiplication is the MOGE (multiplication board game) teaching aid. The objectives of this study are: (1) to determine the implementation of the MOGE (multiplication board game) teaching aid in mathematics multiplication, (2) to determine the use of the MOGE (multiplication board game) teaching aid in improving third-grade students' learning outcomes in mathematics multiplication, and (3) to identify obstacles to the use of the MOGE (multiplication board game) teaching aid in mathematics multiplication in third-grade students. This study used a qualitative method with a case study type. The research data were collected using interview, observation, documentation, and data analysis techniques that included data reduction, data presentation, and drawing conclusions/verification. The results of this study indicate that the implementation of the MOGE teaching aid on mathematics learning outcomes for multiplication at MI Tarbiyatunnasiin Paculgowang was effective, although there were several obstacles in the use of the MOGE teaching aid. A total of 88.2% of students achieved the Minimum Completion Criteria (KKM). This approach has been proven to significantly improve student understanding.   Keywords: MOGE Teaching Aids, Learning Outcomes, Multiplication

    0

    full texts

    750

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal IAI Bani Fattah
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇