Jurnal Mahasiswa TEUB
Not a member yet
2001 research outputs found
Sort by
Pendeteksi Gawang dan Bola Hasil Tangkapan Kamera Omnidirectional Menggunakan YOLOv4-TINY
Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pendeteksi gawang dan bola pada robot sepak bola beroda menggunakan kamera omni-directional sebagai sensor visual utama. Sistem ini ditujukan untuk mendukung performa robot dalam ajang Kontes Robot Indonesia (KRI) divisi Kontes Robot Sepak Bola Indonesia Beroda (KRSBI-B). Kamera omni-directional digunakan untuk memperoleh citra dengan sudut pandang luas sehingga dapat memantau lingkungan sekitar secara menyeluruh dalam satu frame. Metode You Only Look Once (YOLOv4-Tiny) dipilih karena kemampuannya dalam mendeteksi objek secara real-time dengan kecepatan dan akurasi yang baik, sesuai dengan kebutuhan kompetisi robotika. Tahapan penelitian meliputi akuisisi data citra menggunakan kamera omni-directional, pre-processing citra untuk meningkatkan kualitas gambar, serta pelatihan model YOLOv4-Tiny untuk mendeteksi objek gawang dan bola. Selanjutnya, sistem diintegrasikan ke dalam robot menggunakan bahasa pemrograman C++ dengan bantuan pustaka OpenCV dan Darknet untuk memproses citra secara efisien. Pada penelitian ini, dilakukan juga pengujian yang terdiri dari pengujian evaluasi model, pengujian waktu komputasi , dan pengujian deteksi objek di luar area lapangan. Pengujian evaluasi model dilakukan untuk mengevaluasi kemampuan model dalam mendeteksi objek secara tepat menggunakan metrik evaluasi. Sementara itu, pengujian performansi untuk menghitung waktu inferensi untuk satu frame. Berdasarkan hasil pengujian, Model YOLOv4-Tiny mampu mencapai AP pada kelas Bola sebesar 94.16%, AP pada kelas Gawang sebesar 100%, dengan mAP sebesar 97.08%. Selain itu, model ini memiliki Recall sebesar 0.97, Precision sebesar 0.94, dan F1-Score sebesar 0.96. Dari segi waktu komputasi, sistem memiliki waktu inferensi untuk satu frame di antara 10 ms hingga 15 ms. Hasil pengujian di luar area lapangan menunjukkan bahwa akurasi deteksi turut dipengaruhi oleh kondisi lingkungan seperti warna latar belakang, pencahayaan, dan perspektif kamera. Objek dengan kontras tinggi lebih mudah terdeteksi, sedangkan objek yang menyatu dengan latar sulit dikenali. Jarak dan distorsi kamera omni-directional juga memengaruhi performa deteksi. Secara keseluruhan, model memiliki precision 0,86, recall 0,95, dan F1-score 0,90, yang tetap menunjukkan performa deteksi yang cukup seimbang di kondisi yang lebih menantang. Dengan hasil tersebut, model ini mampu mendeteksi gawang dan bola dengan tingkat akurasi yang memuaskan pada berbagai kondisi posisi objek. Sistem ini memiliki waktu pemrosesan yang cukup cepat sehingga mendukung performa robot dalam pengambilan keputusan secara real-time. Sistem deteksi gawang dan bola sudah layak digunakan dan memenuhi syarat pada pertandingan KRSBI-B. Kata Kunci— Kamera Omni-Directional, YOLOv4-Tiny, Deteksi Gawang, Deteksi Bol
Pengaruh Pemasangan Sistem PLTS On-Grid Terhadap Pencapaian Carbon Neutral pada Kantor Bank BRI Cabang Soehat Malang
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisiskelayakan teknis, ekonomi, dan lingkungan dari penerapan sistemPembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) on-grid di Kantor BankBRI Cabang Soehat Malang dalam mendukung pencapaian targetcarbon neutral. Pengumpulan data dilakukan melalui observasilangsung dan wawancara, serta didukung oleh data sekunderseperti intensitas radiasi matahari dan suhu lingkungan. Simulasisistem dilakukan menggunakan perangkat lunak PVsyst untukmenentukan konfigurasi optimal serta estimasi produksi energitahunan dan performance ratio (PR). Hasil simulasi menunjukkanbahwa sistem PLTS berkapasitas 26,4 kWp dengan 48 unit modulTrina Solar TSM-DEG19C.20 dan inverter Growatt MID25KTL3-X mampu menghasilkan 41.899 kWh per tahun denganPR rata-rata sebesar 84,8%. Secara ekonomi, proyek ini layakdilaksanakan dengan NPV sebesar Rp204.307.651, IRR sebesar13,73%, Payback Period selama 6,6 tahun, dan Cost of Energy(CoE) sebesar Rp503,94/kWh, yang lebih rendah dari tarif listrikPLN. Dari aspek lingkungan, sistem ini mampu mereduksi emisikarbon sebesar 916,13 ton CO₂ selama 30 tahun masa operasional.Berdasarkan hasil tersebut, pemasangan sistem PLTS on-gridterbukti layak secara teknis, ekonomis, dan ramah lingkungan,serta berkontribusi pada pengurangan emisi karbon di sektorperkantoran.Kata Kunci ̶ PLTS on-grid, carbon neutral, analisis teknis,analisis ekonomi, emisi karbon
Analisis Perbaikan Rugi Daya 20 kV dengan Penambahan Kapasitor Bank di Gardu Induk Banaran 2 PT. PLN (Persero) ULP Ngadiluwih
Gardu Induk Banaran 2 berperan sebagai sumberutama distribusi listrik dengan tegangan 150 kV yang kemudianditurunkan menjadi 20 kV sebelum disalurkan ke masing-masingpenyulang. Penyulang Ngadiluwih merupakan penyulang yangmengalami penurunan tegangan (voltage drop) yang palingsignifikan, yakni rata-rata sebesar 6,48% dengan nilai jatuhtegangan terbesar mencapai 1,84 kV, yang berarti melebihi batastoleransi penurunan tegangan maksimal yaitu ±5% sebagaimanaditetapkan dalam Peraturan Menteri ESDM No. 4 Tahun 2009. Inimenunjukkan bahwa penyulang tersebut tidak memenuhi standaroperasional dan perlu dilakukan tindakan korektif. Berdasarkanperhitungan nilai Loss Sensitivity Factor (LSF) dan norm, dipilihbeberapa bus prioritas dengan kombinasi nilai LSF tinggi dantegangan yang mendekati atau sedikit melebihi batas atas standar.Setelah dilakukan perhitungan kompensasi daya reaktif (Qc) yangdibutuhkan agar setiap bus mencapai faktor daya ideal 0,9,dilakukan injeksi kapasitor bank secara selektif. Contohperhitungan menunjukkan bahwa pada BUS 175 NGD, dibutuhkaninjeksi daya reaktif sebesar 113 kVAR untuk meningkatkan faktordaya ke angka yang diinginkan. Setelah injeksi kapasitor bank,terjadi penurunan signifikan pada nilai rugi daya reaktif dantegangan jatuh. Rata-rata penurunan tegangan menjadi sekitar 2%,dan nilai maksimum turun sebesar 1,336 kV, yang berarti telahmemenuhi standar ESDM. Selain itu, terjadi penurunan total rugidaya sistem sebesar 100,0447 kVAR dan 156,3443 kW menunjukkanefisiensi sistem yang lebih baik dan penghematan energi secaranyata.Kata Kunci—Rugi Daya, Kapasitor Bank, Jatuh Tegangan, LossSensitivity Factor (LSF), ETAP
Penentuan Penempatan dan Kapasitas Kapasitor Bank pada Saluran Udara Tegangan Menengah 20kV di Gardu Induk Alta Prima Penyulang SSG2 UP3 Surabaya Barat
Pertumbuhan aktivitas ekonomi di Surabayamendorong peningkatan terhadap konsumsi energi Listrik PT. PLN(Persero). Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, maka dibutuhkansistem tenaga listrik yang memadai. Maka, pada penelitian inidilakukan pemasangan kapasitor bank untuk meningkatkanefisiensi sistem melalui simulasi aliran daya berbasis metodeNewton-Raphson pada perangkat lunak ETAP. Lokasi penempatankapasitor ditentukan berdasarkan analisis sensitivitas rugi-rugi danperhitungan kapasitas kapasitor bank dihitung menggunakanperhitungan selisih daya reaktif.Dari tiga penyulang yang terhubung pada GI Alta Prima,penyulang SSG2 tercatat memiliki jatuh tegangan tertinggi yaitusebesar 8,855%. Hasil simulasi dengan pemasangan kapasitor bankmenunjukkan bahwa kondisi 4 merupakan kondisi yang paling baikdiantara kondisi lainnya. Penambahan kapasitor bank berdampakpada penurunan nilai jatuh tegangan dan rugi daya. namun padakondisi 6 penurunan nilai jatuh tegangan dan rugi daya sangat keciljika dibandingkan dengan kondisi lain dan kondisi sebelumpemasangan kapasitor bank. Hal ini dikarenakan pemasangankapasitor bank langsung dipasang pada bus dengan nilai jatuhtegangan tertinggi dan tidak mempertimbangkan perhitungansensitivitas rugi-rugi.Kata Kunci ̶ Kapasitor Bank, Jatuh Tegangan, Sensitivitas Rugirugi, ETAP
ANALISIS PERFORMA ANTENA MIKROSTRIP SUSUN 2x1 PATCH BINTANG 18 PADA APLIKASI ACCCESS POINT WI-FI ORBIT STAR H2
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan performa Quality of Service (QoS) access point Wi-Fi Orbit Star H2dengan menggunakan antena standar produk dan antena mikrostrip susun 2x1 patch bintang 18 hasil rancangan. Antena mikrostrip yangdirancang pada penelitian telah melalui tahap simulasi dan optimasi menggunakan CST Studio Suite untuk mencari parameter antena yangoptimal dengan merubah dimensi antena secara berkala. Pengukuran antena mikrostrip hasil fabrikasi dilakukan dengan menggunakan ARINSTVNA (Vector Network Analyzer) dan anechoic chamber untuk memperoleh parameter antena secara real.Hasil penelitian menunjukkan bahwa antena mikrostrip susun 2x1 patch bintang 18 memberikan pengaruh terhadap peningkatan performaQoS lebih baik dibandingkan dengan antena standar produk access point Wi-Fi Orbit Star H2. Peningkatan kapasitas transmisi pada throughputdipengaruhi oleh bandwidth yang lebar, packet loss yang rendah dipengaruhi oleh return loss yang rendah untuk meminimalisir pantulan daya,delay dan jitter yang lebih cepat dan stabil dipengaruhi oleh gain yang tinggi sehingga dapat memperkuat sinyal.Penelitian ini memberikan uraian penjelasan bagaimana merancang dan menganalisis pengaruh antena mikrostrip terhadap performa QoSaccess point Wi-Fi Orbit Star H2. Penelitian ini juga memberikan landasan bagi pembaca untuk melakukan pengembangan lebih lanjut untukmerancang antena mikrostrip yang lebih unggul untuk berbagai perangkat telekomunikasi.Kata kunci: Antena Mikrostrip, Frekuensi 2.4 GHz, FR-4, performa antena, CST Studio suite, ARINST VNA, anechoic chamber,Quality of Service (QoS), access poin
Desain dan Simulasi Bidirectional DC-DC Converter dengan Finite Control Set Model Predictive Control pada Pengaplikasian Baterai
Konverter DC-DC bidirectional merupakankomponen penting dalam sistem penyimpanan energi berbasisbaterai karena mampu mengatur aliran daya dua arah, baiksaat pengisian maupun pengosongan. Penelitian ini membahasperancangan dan simulasi pengendalian Finite Control SetModel Predictive Control (FCS-MPC) pada topologi halfbridge bidirectional DC-DC converter. Sistem dikembangkandan diuji menggunakan MATLAB/Simulink dalam dua modeoperasi utama yaitu pengisian dan pengosongan baterai. Modepengisian bekerja dalam mode arus konstan untuk SoC < 80%dan tegangan konstan untuk SoC ≥ 80%. Dalam modepengosongan, baterai mensuplai dengan tepat akan kebutuhandaya pada beban kemudian sistem juga dapat menjagakestabilan DC bus terhadap variasi beban. Hasil simulasimenunjukkan bahwa FCS-MPC mampu mengatur arus dantegangan dengan akurasi dan respon yang baik.Kata Kuci: FCS-MPC, Konverter Bidirectional,MATLAB/Simulink, Pengisian, Pengosongan, ManajemenBaterai
ANALISIS RESPON DAN PERFORMA SISTEM KONTROL SUHU DENGAN PENGGUNAAN TWO POSITION CONTROLLER DAN DOUBLE FEEDBACK LOOP
Kontrol suhu merupakan aspek penting dalam menjaga kestabilan sistem termal, baik dalam aplikasiindustri maupun rumah tangga. Penelitian ini menganalisis performa sistem kontrol suhu menggunakankontroler dua posisi (on-off) yang dipadukan dengan elemen histerisis dan umpan balik PD(Proportional-Derivative). Tujuan utama adalah mengevaluasi pengaruh variasi histerisis danpenambahan kontroler PD terhadap respons sistem dalam hal kecepatan, kestabilan, dan kesalahan(error). Objek yang digunakan adalah Temperature Controlled System 73412, berupa tabung transparandengan elemen pemanas, sensor suhu, dan mikrokontroler. Pengujian dilakukan pada kontroler duaposisi dengan variasi histerisis (0 V, 0,25 V, 0,5 V), dan kombinasi parameter PD untuk mengidentifikasiperforma optimal. Hasil menunjukkan bahwa histerisis mampu meredam osilasi dan mengurangifrekuensi switching, namun memperpanjang waktu tunak. Kombinasi terbaik diperoleh pada histerisis0,25 V dan setpoint 3 V, menghasilkan error terkecil sebesar 0,05 V. Untuk PD-feedback, parameter Kp= 0,4 dan Kd = 4,66 memberikan hasil terbaik dengan error 0,14 V dan waktu respon yang cepat.Disimpulkan bahwa penggunaan kontroler dua posisi dengan histerisis serta umpan balik PD mampumeningkatkan akurasi dan performa sistem secara signifikan.Kata Kunci : Kontroler On-Off, histerisis, kontroler PD, Temperature Controlled System 73412
RANCANG BANGUN ALAT MONITORING KANDUNGAN NPK TANAH DENGAN METODE PENGUKURAN KONDUKTIVITAS DAN SENSOR NPK
Penurunan kualitas kesuburan tanah akibat penggunaan pupuk anorganik yang berlebihan menuntutadanya solusi teknologi yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan alatpendeteksi kesuburan tanah dengan menggunakan mikrokontroler ESP32 serta sensor NPK yang mampumengukur parameter Nitrogen (N), Fosfor (P), Kalium (K), serta konduktivitas tanah secara real-time. ProtokolRS485 digunakan untuk pembacaan hasil dari sensor NPK dan ditampilkan melalui layer LCD OLED sertadiintegrasikan menuju Google Spreadsheet untuk penyimpanan data otomatis. Pengujian dilakukan terhadapperforma sensor, akurasi regresi, serta stabilitas pengiriman data. Hasil menunjukkan bahwa alat mampumembaca data secara konsisten, memiliki korelasi terhadap hasil uji laboratorium, dan berhasil mengirimkandata ke spreadsheet secara berkelanjutan. Dengan demikian, alat ini dapat digunakan sebagai media monitoringkesuburan tanah yang praktis dan efisien.Kata Kunci: Kesuburan tanah, Sensor NPK, Konduktivitas, ESP32, Google Spreadshee
RANCANG BANGUN SISTEM PENGATUR VOLUME SPEAKER OTOMATIS TERHADAP KEBISINGAN LINGKUNGAN SEKITAR
Pada era modern, speaker menjadi perangkat umum dalam berbagai kegiatan seperti presentasi, seminar, prosespembelajaran, hingga kegiatan luar ruangan. Namun, kebisingan lingkungan yang dinamis sering kali mengganggu kejelasan suarayang dihasilkan speaker. Penelitian ini merancang dan mengimplementasikan sistem pengatur volume speaker otomatis berdasarkantingkat kebisingan lingkungan sekitar. Sistem menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai pusat pemrosesan, MicrophonePreamplifier MAX9814 sebagai pendeteksi kebisingan, serta potensiometer digital X9C103S untuk mengatur volume speakersecaraotomatis. Data kebisingan diukur dalam satuan desibel (dB) dan ditampilkan pada LCD, serta dilengkapi MP3 player sebagaiperingatan jika kebisingan melewati ambang batas. Selain itu, terdapat relay sebagai saklar elektrik untuk mengatur nyala matinyadua komponen yaitu MAX9814 dan microphone. Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu menyesuaikan volume speakersecararesponsif dan efektif terhadap perubahan kebisingan lingkungan, sehingga meningkatkan kualitas penyampaian suara dankenyamanan pendengar. Sistem ini diharapkan dapat diterapkan pada berbagai situasi seperti ruang kelas, atau tempat publik lainnyayang memerlukan pengaturan volume otomatis.Kata Kunci: Volume speaker otomatis, Kebisingan lingkungan, Potensiometer Digita
Karakteristik Perubahaan Pola Tegangan dan Arus Pembebanan Modul Surya dengan Empat Reflektor Cermin pada Sudut Inklinasi yang Bervariasi
Energi listrik memegang peranan krusial dalamkehidupan manusia dengan peningkatan kebutuhan yangberkelanjutan setiap tahunnya, di mana Indonesia masih sangatbergantung pada pembangkit listrik berbasis bahan bakar fosil.Dalam upaya diversifikasi energi dan pemanfaatan sumberterbarukan, energi surya menjadi alternatif yang menjanjikan,terutama mengingat potensi insolasi surya yang tinggi di Indonesia.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi sudutinklinasi dan penambahan reflektor cermin terhadap karakteristiktegangan dan arus modul surya pada tingkat pembebanan yangberbeda, serta untuk mengidentifikasi daya keluaran maksimal yangdapat dicapai. Metode penelitian yang digunakan melibatkanpengujian modul surya dengan empat reflektor cermin pada sudutinklinasi yang bervariasi (0°, 10°, 20°, 30°, 40°, dan 50°) danpembebanan yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwapenambahan reflektor cermin dan variasi sudut inklinasi secarasignifikan mempengaruhi kinerja modul surya. Peningkatan sudutinklinasi dan penggunaan reflektor dapat meningkatkan tegangan,arus, dan daya keluaran modul surya hingga mencapai nilai optimalpada sudut tertentu. Sudut inklinasi 30° dengan reflektor cerminmemberikan daya keluaran optimal tertinggi, menunjukkanpeningkatan efisiensi dibandingkan tanpa reflektor. Kesimpulan daripenelitian ini adalah bahwa variasi sudut inklinasi dan penggunaanreflektor cermin terbukti efektif dalam mengoptimalkan daya keluaranmodul surya, memberikan kontribusi signifikan terhadap efisiensipemanfaatan energi surya.Kata Kunci: Energi Surya, Modul Surya, Sudut Inklinasi, ReflektorCermin, Tegangan, Arus, Daya Keluara