Jurnal Mahasiswa TEUB
Not a member yet
2001 research outputs found
Sort by
Rancang Bangun Sistem Monitoring dan Pengendalian Otomatis Tanaman Cabai Merah Hidroponik Berbasis IoT dengan Menggunakan Panel Surya
Keterbatasan lahan subur akibat pertumbuhanpenduduk serta menurunnya kualitas tanah mendorongpemanfaatan metode hidroponik, khususnya sistem NFT.Penelitian ini berfokus pada budidaya cabai merah besar,mengingat tingginya permintaan pasar, namun sering kalimengalami kendala meskipun ditanam secara hidroponik. Untukmengatasi masalah tersebut, dirancanglah sistem monitoring danpengendalian otomatis berbasis IoT dengan panel surya, Sistemini mampu memantau ketinggian air, kadar TDS, dan kondisitanaman secara real-time. Pengguna juga dapat mengaksesinformasi dan mengontrol sistem melalui aplikasi Blynk danTelegram. Sistem ini juga bertujuan untuk mengurangiketergantungan pada listrik PLN serta meningkatkan efisiensidan keberlanjutan dalam pertanian hidroponik.Hasil pengujian menunjukkan bahwa panel surya mampumenghasilkan tegangan tertinggi sebesar 14,83V pada pukul10:00, yang digunakan untuk mengisi daya ke aki sebelumdisalurkan ke beban. Pada pengujian sensor TDS menunjukkantingkat akurasi sebesar 97,26%, sementara sensor ketinggian airmenunjukkan tingkat akurasi sebesar 98,02%. Proses pengirimandata ke aplikasi Blynk memiliki rata-rata delay < 2 detik,sedangkan ke Telegram < 7 detik. Sementara itu, hasil pengujiansistem terhadap pertumbuhan tanaman mencatat pertumbuhanharian rata-rata sebesar 0,33 cm dengan total persentasepertumbuhan total sebesar 36,56% dan jumlah daun sebanyak 23helai. Hasil ini membuktikan bahwa sistem yang dirancangmampu memenuhi kebutuhan nutrisi dan air secara tepat. sertamemungkinkan pengendalian pestisida secara manual melaluitombol on/off pada aplikasi Blynk.Kata Kunci ̶ Hidroponik Cabai Merah, IoT, Panel Surya, TDS,Ketinggian Air, Monitoring, Pengendalia
Perancangan dan Implementasi RESTful API pada Sistem Inventarisasi Barang Berbasis Internet of Things
Permasalahan salah satunya yaitu tidakadanya mekanisme peminjaman dan pengembalian bukupada ruang baca dapat mengurangi fungsi dari ruang baca.Selain itu, penggunaan IoT tanpa Arsitektur RESTful APIdapat menyebabkan pertukaran data yang tidak terstruktur,keterbatasan skalabilitas, serta tingginya latensi dalamproses pengiriman dan pengolahan data. Oleh karena itu,solusi dari permasalahan tersebut adalah dibuatnya SistemSmart Library Inventory yang berfokus pada inventarisasidengan menggunakan arsitektur RESTful API dan berbasisInternet of Things. Pada penelitian ini bertujuan untukmendorong implementasi dari peminjaman danpengembalian buku pada ruang baca. Smart LibraryInventory dibangun dengan berbasis Internet of Things yangterintegrasi oleh RESTful API untuk meningkatkan tingkatfleksibilitas baik dalam pemakaian maupun kecepatanpengolahan dalam pemrosesan data. Selain itu, objek yangdigunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan Barcode1D (Linear) dengan tipe Code-128. Dalam penelitiannya,terdapat 40 barcode yang terdiri dari masing-masing 10barcode valid mahasiswa dan buku, serta 10 barcode tidakvalid mahasiswa dan barcode buku. Selanjutnya, pengujianterbagi menjadi dua jenis, yaitu pengujian subsistem(hardware dan software) dan pengujian sistem dimanaparameter keberhasilan alat ditentukan oleh tabel parameterkeberhasilan yang telah dibuat. Pengujian dilakukan padalingkungan lokal dengan tanpa jaringan internet.Berdasarkan hasil pengujian hardware dan software,didapatkan tingkat akurasi sebesar 100% dimana 20 barcodediujikan pada hardware dan 40 barcode diujikan padasoftware. Sedangkan pada pengujian sistem, didapatkantingkat akurasi sebesar 100% dan rerata response time padarentang 5.1 ms hingga 43.1 ms dimana diujikanmenggunakan 40 barcode.Kata Kunci—Inventory, Internet of Things,RESTful API, Barcode
Simulasi Penguatan Erbium Doped Fiber (EDF) Cable pada Sistem Radio Over Fiber (RoF)
Penelitian ini menampilkan simulasi penguatanErbium Doped Fiber (EDF) pada jaringan Radio over Fiber(RoF) yang dimodulasi 64 QAM dengan laser 980 nm sebagaisumber pump. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasipengaruh variasi panjang EDF terhadap kinerja penguatansinyal optik dalam rentang C-band, denganmempertimbangkan parameter seperti daya pumping danintensitas sinyal masukan. Simulasi ini dilakukan denganmemvariasikan panjang EDF pada rentang 5 m hingga 30 m,memvariasikan daya pumping pada rentang 100 mW hingga400 mW, dan memvariasikan daya input sinyal 1530 nmhingga 1560 nm. Hasil simulasi menunjukkan bahwapenggunaan EDF sebagai penguat efektif dalammenghasilkan gain hingga di atas 35 dB dan noise figure (NF)<5 dB pada panjang EDF 10 m, input sinyal -30 mW, dayapump 100 mW. Dengan demikian, sistem penguat sinyalmenggunakan EDF efektif menghasilkan gain yang tinggidengan NF yang rendah.Kata kunci: EDF, RoF, 64 QAM, C-band, pumping, NF
IMPLEMENTASI KONTROLER PID PADA PENGATURAN SUHU AIR TANAMAN KANGKUNG DENGAN METODE HIDROPONIK NFT BERBASIS ARDUINO DAN SENSOR DS18B20
Pertumbuhan tanaman kangkung (Ipomoeaaquatica) dalam sistem hidroponik sangat dipengaruhioleh kestabilan suhu air. Suhu air yang terlalu rendahdapat menghambat penyerapan nutrisi dan oksigenterlarut, sedangkan suhu yang terlalu tinggi menurunkanefisiensi fotosintesis. Penelitian ini bertujuan untukmerancang dan mengimplementasikan sistem kontrolsuhu air otomatis berbasis Arduino Mega 2560menggunakan metode Proportional-Integral-Derivative(PID) dalam sistem hidroponik NFT pada tanamankangkung (Ipomoea aquatica). Suhu air merupakan salahsatu parameter krusial dalam sistem hidroponik karenamemengaruhi akar hidrolis dan penyerapan nutrisi olehakar tanaman. Sistem yang dikembangkan akanmemanfaatkan sensor DS18B20 untuk membaca suhu airsecara real-time, serta aktuator berupa water heater dankipas yang dikendalikan melalui sinyal Pulse WidthModulation (PWM) yang dikontrol oleh Arduino Mega2560. Penelitian dilakukan dengan mencari performansiterbaik melihat perbandingan antara sistem konvensionaldan sistem terkontrol dalam lingkungan hidroponik tipeNFT. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistemmampu menjaga suhu air pada rentang optimal 26°C–29°C sehingga pengontrolan suhu air ini memberikankontribusi positif terhadap pertumbuhan tanamankangkung, dibandingkan sistem tanpa kontrol.Kata kunci— Arduino Mega, Kontrol PID, Hidroponi
Analisis Kinerja dan Potensi Penghematan Biaya Listrik pada PLTS 234 kWp Rooftop On-Grid di Permanent Operator Housing (POH) 1 Paiton Energi
Permintaan pada sektor energi terus terjadipeningkatan seiring dengan peningkatan aktivitas ekonomidan industri, salah satunya kebutuhan terhadap energilistrik. Saat ini sebagian besar energi listrik di Indonesiamenggunakan sumber daya fosil yaitu batubara, dimanabatubara sendiri merupakan sumber daya yang tidakdapat diperbaharui ketersediaannya. Mencari sumberenergi alternatif merupakan hal yang mutlak dilakukanuntuk menjamin sustainibiltas energi dan pembangunan.Salah satu energi alternatif yang bisa dimanfaatkan diIndonesia saat ini salah satunya yaitu energi surya. Saat inidi Permanen Operator Housing (POH) 1 terpasangpembangkit listrik tenaga surya (PLTS) rooftop dengankapasitasi 234 kWp dengan sistem on-grid. Tujuandiadakannya penelitian ini adalah untuk mengkaji kinerjadan efesiensi panel surya yang terpasang secara aktual danmembandingkannya dengan hasil simulasi, sertamendapatkan nilai kelayakan pemasangan PLTS on gridpada aspek ekonomi di gedung Permanent OperatorHousing (POH) 1. Berdasarkan hasil perhitungan aktualdiperoleh nilai rata-rata performance ratio pada tanggal 1juni – 10 juni adalah 64,98% dan efisiensi panel suryasebesar 11,029%. Pada simulasi menggunakan softwarePVsyst 8.0.7, dengan menambahkan parameter bayangandiperoleh nilai performance ratio 78,87%. Dimana terjadipenurunan nilai energi sebesar 8,12 MWh/tahun dan1,96% PR. Berdasarkan aspek ekonomi, pemasanganPLTS ini layak dilanjutkan.Kata Kunci – PLTS, Performa, Bayangan, Penghemata
SISTEM KONTROL PENCAHAYAAN HPL PADA AQUASCAPE MENGGUNAKAN FUZZY LOGIC CONTROLLER BERBASIS ARDUINO UNO
Saat ini, akuarium tidak hanya digunakan sebagai tempat untuk menyimpan ikan hias atau hewan lainnyasaja. Namun, akuarium juga dapat digunakan menjadi sebuah karya seni seperti yang sedang marakdimasyarakat saat ini adalah aquascape. Salah satu elemen yang mendukung dalam pemuatan aquascapeadalah pencahayaan. Selain sebagai penambah keindahan, pencahayaan pada aquascape juga bergunauntuk sumber cahaya sebagai fotosintesis tanaman air yang hidup pada aquascape. Berdasarkan haltersebut maka penelitian ini dilakukan untuk mengontrol sistem pencahayaan yang diperlukan agarfotosintesis tanaman berjalan dengan baik. Pada penelitian ini ukuran akuarium yang digunakan adalah40 x 25 x 25 cm, sehingga cahaya yang diperlukan adalah sebesar 900 lux. Untuk menghasilkan cahayatersebut penulis menggunakan jenis lampu yaitu High Power LED atau yang biasa disingkat HPL. Jenislampu tersebut dipilih karena HPL mampu menghasilkan cahaya yang besar dengan hanya menggunakanbeberapa buah saja. Jika dibandingkan dengan LED biasa maka akan memerlukan lebih banyak LED yangakan digunakan. Kemudian guna mengontrol HPL tersebut digunakan metode pengontrolan Fuzzy LogicController, yang akan menggunakan Arduino UNO sebagai mikroprosesor dan mikrokontrolernya. Ketikasudah merancang kontroler sedemikian rupa maka penelitian ini mendapat hasil cahaya yang dikeluarkanadalah akan steady pada 893,33 lux dengan error steady state sebesar 0,74%.Kata Kunci: aquascpe, fuzzy logic controller, Arduino UNO, HP
ANALISIS PERFORMANSI QUALITY OF SERVICE (QOS) PROTOKOL MESSAGE QUEUING TELEMETRY TRANSPORT (MQTT) PADA SISTEM MONITORING PENDETEKSI BANJIR BERBASIS WEB
Protokol Message Queuing Telemetry Transport (MQTT) merupakan salah satu protocol komunikasi yang ringan dan efisien untuk diterapkan dalam sistem Internet of Things (IoT). Penelitian ini mengimplementasikan protocol MQTT pada sistem monitoring pendeteksi banjir berbasis web. Sistem ini dirancang menggunakan perangkat NodeMCU ESP8266 sebagai publisher, yang terhubung dengan beberapa sensor, seperti DHT11 untuk mengukur kelembapan dan suhu udara, JSN-SR04T untuk mendeteksi ketinggian air, serta sensor curah hujan untuk mengukur intensitas hujan. Pada sisi subscriber, WebSocket digunakan pada sisi web untuk memfasilitasi monitoring secara real-time. Protokol MQTT mendukung tiga tingkatan Quality of Service (QoS), yaitu QoS 0, 1, dan 2, yang diuji untuk menganalisis pengaruhnya terhadap performa pengiriman data pada sistem monitoring pendeteksi banjir berbasis web yang dirancang. QoS 0 tidak memberikan jaminan pengiriman, sedangkan QoS 1 menjamin pesan dikirikan setidaknya satu kali, dan QoS 2 memastikan pesan dikirimkan tepat satu kali. Hasil pengujian menunjukkan bahwa QoS 2 menghasilkan throughput tertinggi, yaitu 6,711 Kbps, yang 26,68% lebih tinggi dibandingkan QoS 0 (5,298 Kbps) dan 14,48% lebih tinggi dibandingkan QoS 1 (5,862 Kbps). Namun, peningkatan throughput ini diikuti dengan kenaikan delay. Delay rata-rata pada QoS 2 adalah 2,98 ms, yang 297% lebih tinggi dibandingkan QoS 0 (0,75 ms) dan 114% lebih tinggi dibandingkan QoS 1 (1,39 ms). Sebaliknya, QoS 0 memiliki delay terendah, menjadikannya opsi yang lebih efisien dalam hal waktu pengiriman data pada sistem yang dibangun di penelitian ini. Selain itu, selama pengujian tidak ditemukan packet loss pada semua tingkat QoS.Kata Kunci: MQTT, Sistem Monitoring Banjir, Throughput, Delay, Packet loss, IoT, WebSocket
Dampak Variabilitas Downtime terhadap Kerugian Energi dan Kerugian Ekonomis pada Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Cikaengan-2, PTCikaengan Tirta Energi (CTE)
Downtime merupakan waktu tidak berfungsinya mesin akibat kegagalan mekanik dan elektrik serta kerusakan pada penstock, waterway, dan DAS, yang berdampak pada efisiensi dan produksi energi di PLTM Cikaengan-2 dengan kapasitas terpasang 7,2 MW (2 unit, masing-masing 3,6 MW) dan faktor kapasitas 75%. Penelitian ini menggunakan metode Specific Water Consumption (SWC), Failure Mode Effect and Analysis (FMEA), Overall Equipment Effectiveness (OEE), Break Event Point (BEP), dan Return on Investment (ROI) untuk menganalisis efisiensi, keandalan, dan dampak downtime terhadap energi dan ekonomi. Hasil menunjukkan bahwa SWC target (1,0735 m³/MWh) tidak tercapai pada 2022 (0,9815 m³/MWh) dan 2023 (0,9632 m³/MWh), namun membaik pada 2024 (1,0648 m³/MWh). Kerugian energi akibat downtime tercatat sebesar 1.110,862 MWh (2022), 1.937,417 MWh (2023), dan 35,827 MWh hingga Juni 2024, dengan penyebab utama pada penstock (2022: 60,57%) dan DAS (2023: 70,89%). Penalti 15% akibat ketidaksanggupan memenuhi DOP > 73% menghasilkan kerugian finansial Rp5,80 miliar (2022), Rp6,98 miliar (2023), dan Rp3,10 miliar (2024). BEP maksimum dengan penalti tercapai dalam 10,97 tahun (ROI 8,14%), sementara BEP aktual dengan pertumbuhan produksi 14% membutuhkan 18–20 tahun. Pertumbuhan produksi 27% diperlukan untuk menyamai skenario maksimum dengan BEP 11 tahun dan ROI 22,25% tanpa penalti. Secara keseluruhan, downtime, variabilitas RPN, dan kebutuhan pertumbuhan produksi energi 27% secara signifikan memengaruhi efisiensi, keandalan, serta kelayakan finansial PLTM sesuai permen ESDM No.10 Tahun 2017.Kata Kunci—Downtime, Kerugian Energi, Kerugian Ekonomis, Pembangkit Listrik Minihidro (PLTM
Analisis Koordinasi Sistem Proteksi OCR pada Jaringan Kelistrikan 6,6 kV Unit 1500 PT. Kaltim Methanol Industri
Proteksi overcurrent menjadi salah satu metode perlindungan utama pada suatu system kelistrikan terutama pada asset perelatan system kelistrikan. Penelitian ini bertujuan untuk memastikan rele overcurrent pada semuah beban motor dan main generator yang berada pada unit 1500 PT. Kaltim Methanol Industri agar dapat beroperasi dengan baik dalam mengamankan beban motor dan main generatordari gangguan dengan melakukan analisis matematis yang terdiri dari perhitungan arus hubung singkat dan perhitungan rele overcurrent serta melakukan simulasi gangguan hubung singkat pada software ETAP meliputi gangguan pada daerah tipikal yang telah ditentukan dalam penelitian ini pada penelitian ini menggunakan hubung singkat 3 fasa, antar fasa, dan satu fasa ketanah. Hasil simulasi gangguan hubung singkat menunjukkan bahwa relay overcurrent bekerja dengan baik ditandai dengan men-trip-kan CB pada Daerah system yang diproteksi. Selanjutnya berdasarkan hasil perhitungan matematis nilai arus hubung singkat dan simulasi software ETAP pada tipikal menunjukkan hasil yang memiliki sedikit perbedaan yaitu hubung singkat 3 fasa sebesar 5,21%, hubung singkat antar fasa sebesar 4,47%, dan hubung singkat 1 fasa ketanah sebesar 5,23%. Data arus hubung singkat tersebut selanjutnya akan divisualisasikan pada setting relai overcurrent. Kata kunci : Energi listrik, proteksi overcurrent, setting OCR, ETAP, PT. Kaltim Methanol Industri, sistem kelistrikan, koordinasiproteks
OPTIMASI DETEKSI ARAH GERAK KEPALA DENGAN LIGHTWEIGHT MOBILENETV3 DAN YOLOV8N PADA KURSI RODA PINTAR
Keterbatasan mobilitas penyandang disabilitas fisik mendorong kebutuhan akan sistem pengendali kursi roda yang adaptif tanpa keterlibatan tangan. Penelitian ini mengusulkan sistem deteksi arah kepala berbasis visi komputer untuk pengendalian kursi roda pintar secara realtime. Sistem ini dikembangkan menggunakan model YOLOv8N yang dioptimalkan dengan backbone MobileNetV3 guna meningkatkan efisiensi komputasi pada perangkat edge. Dataset terdiri dari 2000 gambar dalam kondisi pencahayaan terang dan gelap, diklasifikasikan ke dalam empat arah: kiri, kanan, depan, dan bawah. Pelatihan dilakukan dengan konfigurasi batch size 16, resolusi 640 piksel, dan optimizer AdamW. Hasil menunjukkan model modifikasi memiliki parameter lebih ringan (1,7 juta), ukuran lebih kecil (3,1 MB), dan waktu inferensi lebih cepat (1,8 ms) dengan mAP50–95 sebesar 0,787. Sistem ini efektif diterapkan pada mini PC untuk mendukung kebutuhan pengguna disabilitas dalam lingkungan nyata secara efisien dan responsif.Kata kunci: Yolov8N, MobileNetV3, Kursi Roda Pintar, Deteksi Gerak Kepala, Visi Kompute