Jurnal Mahasiswa TEUB
Not a member yet
    2001 research outputs found

    PENGARUH KEKASARAN PERMUKAAN ELEKTRODA BATANG TERHADAP TEGANGAN TEMBUS PADA UDARA

    No full text
    Peristiwa tegangan tembus (breakdown) atau tembus listrik merupakan kerusakan isolasi pada perlatan listrik baik dalam dielektrik cair berupa minyak maupun pada dielektrik gas berupa udara. Salah satu contoh fenomena tegangan tembus pada sistem tenaga listrik seperti di gardu induk yaitu tegangan tembus antar dua kontak/konduktor circuit breaker (CB) di gardu induk atau main kontak circuit breaker dengan badan pelindung kontak (shield) circuit breaker itu sendiri, yang memiliki sebaran medan listrik. Kekasaran permukaan elektroda memiliki pengaruh signifikan terhadap tembus pada isolasi berbasis udara. Kekasaran ini, yang berupa tonjolan mikroskopis, menciptakan area dengan intensitas medan listrik lokal yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan medan rata-rata di sekitarnya. Dalam perhitungan probabilitas terjadinya tegangan tembus dapat digunakan fungsi distribusi gaussian. Oleh karena itu, pada penelitian ini akan diuraikan tentang pengaruh kekasaran permukaan elektroda terhadap karakteristik tegangan tembus menggunakan sumber tegangan AC (Alternating Current). Metode penelitian yang digunakan adalah dengan mengambil data melalui pengujian tegangan tembus dan arus bocor di Laboratorium Tegangan Tinggi, Departemen Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya serta melakukan simulasi distribusi medan listrik pada elektroda dengan permukaan halus menggunakan software FEMM 4.2. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini yaitu adanya pengaruh kekasaran permukaan elektroda terhadap karakteristik tegangan tembus dan arus bocor pada variasi kekasaran permukaan elektroda a, b, c, dan d. Kata Kunci — Tegangan tembus; Arus bocor; Probabilitas; Kekasaran Permukaan; Medan listri

    ANALISIS KEANDALAN SISTEM DISTRIBUSI 20 KV PENYULANG SUDAN PT. PLN ULP SUKOREJO MENGGUNAKAN METODE RELIABILITY INDEX ASSESSMENT

    No full text
    Penelitian ini membahas analisis keandalan sistem distribusi 20 kV  Penyulang Sudan PT. PLN ULP Sukorejo. Indeks yang digunakan untuk  mengukur keandalan sistem distribusi adalah SAIFI (System Average  Interruption Frequency Index), SAIDI (System Average Interruption  Duration Index), dan CAIDI (Customer Average Interruption Duration  Index). Tujuan dari penelitian ini adalah memperoleh nilai indeks  keandalan Penyulang Sudan dengan metode Reliability Index Assessment  (RIA) dan simulasi single line diagram pada ETAP serta  membandingkannya dengan standar SPLN 59 Tahun 1985. Metode  penelitian ini melibatkan perhitungan indeks keandalan serta simulasi menggunakan software ETAP 19.0.1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  nilai indeks keandalan metode RIA untuk SAIFI sebesar 4,8420 gangguan  per tahun , SAIDI sebesar 11,8259 jam per tahun , dan CAIDI sebesar 2,4423 jam per gangguan. Sedangkan hasil simulasi ETAP menunjukkan nilai SAIFI  sebesar 4,8789 gangguan per tahun , SAIDI sebesar 11,8851 jam per tahun, dan CAIDI sebesar 2,4360 jam per gangguan. Berdasarkan perbandingan  dengan SPLN 59 Tahun 1985, sistem distribusi Penyulang Sudan belum  dapat dikatakan handal, karena nilai SAIDI dan CAIDI masih di bawah  ketetapan SPLN NO. 59 Tahun 1985 , tetapi pada nilai SAIFI diatas  ketetapan SPLN 59 Tahun1985.Kata Kunci ̶ Penyulang Sudan, indeks keandalan, metode RIA,ETAP, SPLN 59 Tahun 1985

    Tongkat Multi-Sensor untuk Orang dengan Gangguan Penglihatan

    No full text
    Tongkat putih konvensional merupakan tongkat umum yang digunakan  oleh orang dengan gangguan penglihatan/tunanetra untuk mendeteksi  rintangan disekitarnya. Namun, rintangan yang dideteksi hanya berupa  rintangan yang berada di tanah atau yang bersentuhan dengan ujung  tongkat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan tongkat multi-sensor yang bisa mendeteksi rintangan di  atas, depan, bawah, serta deteksi keberadaan air berbasis mikrokontroller  Arduino yang dilengkapi dengan sensor ultrasonik, sensor LIDAR, sensor  deteksi air, buzzer dan getaran motor. Sistem ini dirancang untuk memberi peringatan berupa suara maupun getaran apabila sensor mendeteksi  adanya rintangan atau genangan air. Metode penelitian yang digunakan  meliputi studi literatur, perancangan sistem, implementasi perangkat, dan  pengujian performa sensor di berbagai skenario navigasi, baik di  lingkungan indoor maupun outdoor. Hasil pengujian menunjukkan bahwa  sistem mampu mendeteksi rintangan dengan tingkat akurasi tinggi,  dengan error pengukuran sensor ultrasonik sekitar 0,27% dan sensor  LIDAR rata-rata error sebesar 0,23% hingga 1,25% tergantung jarak pengujian. Selain itu, evaluasi persepsi pengguna menunjukkan bahwa tongkat multi-sensor ini mampu meningkatkan rasa aman, kenyamanan,  dan mobilitas penyandang tunanetra dalam beraktivitas sehari-hari.  Dengan biaya pembuatan yang relatif rendah, alat ini diharapkan dapat  menjadi solusi inovatif yang terjangkau dan aplikatif untuk meningkatkan kualitas hidup penyandang tunanetra. Kata Kunci: Tongkat multi-sensor, tunanetra, Arduino Uno, sensor  ultrasonik, sensor LIDAR, sensor deteksi air

    PERANCANGAN EKSTENSI CHROME PENDETEKSI SITUS WEB PHISHING DENGAN HYPER PARAMETER TUNING PADA MODEL RANDOM FOREST

    No full text
    Phishing adalah sebuah kejahatan digital untuk mencuri informasi rahasia pengguna dengan caramenggunakan email dan situs web palsu yang tampilannya menyerupai tampilan asli web sebenarnya.Informasi yang dicuri dapat berupa informasi pribadi, informasi akun atau informasi keuangan. Salah satu carauntuk mencegah pengguna internet terjebak phishing yaitu dengan pendeteksian.Penelitian ini bertujuan untuk membangun Google Chrome extension yang dapat mendeteksi situsweb phishing dengan menerapkan hyperparameter tuning pada model machine learning Random Forest.Google Chrome extension dibangun dengan HTML, CSS, dan JavaScript. Pendeteksian situs web phishingdilakukan oleh model Random Forest yang terintegrasi dengan extension melalui server. Model Random Forestdibuat dengan mengimplementasikan hyperparameter tuning menggunakan metode Grid Search. Grid Searchdiatur untuk mencari model dengan akurasi terbaik kombinasi parameter yang dipilih.Hasil pengujian model dengan 150 data situs web phishing dan 150 data situs web valid menunjukkanbahwa model hasil hyperparameter tuning memiliki performa yang lebih baik secara keseluruhandibandingkan model yang tidak di-tuning. Model yang tidak di-tuning memiliki akurasi sebesar 68,67%, presisisebesar 67,72%, recall sebesar 71,33%, dan F1-score sebesar 69,48%. Model dengan hyperparameter tuningmemiliki akurasi sebesar 74,67%, presisi sebesar 74,34%, recall sebesar 75,33%, dan F1-score sebesar74,83%.Terjadi peningkatan pada akurasi sebesar 6%, presisi sebesar 6,62%, recall sebesar 4%, dan F1-Scoresebesar 5,35%.Kata Kunci: Google Chrome extension, phishing, hyperparameter tuning, Random Fores

    INVESTIGASI SISTEM RADIO OVER FIBER DENGAN ERBIUM-DOPED FIBER AMPLIFIER (EDFA) BOOSTER BLACK BOX PADA FREKUENSI 3,5 GHZ DAN MODULASI 256-QAM

    No full text
    Penelitian ini mengevaluasi kinerja sistemRadio over Fiber (RoF) generasi kelima (5G) berbasis modulasi256-QAM dengan dukungan penguat Erbium-Doped FiberAmplifier (EDFA) melalui simulasi menggunakan perangkatlunak OptiSystem. Parameter yang divariasikan meliputi dayalaser (-4 hingga 4 dBm), daya EDFA (12 hingga 18 dBm), danpanjang kabel serat optis (10 hingga 80 km). Hasil simulasimenunjukkan bahwa penggunaan EDFA secara signifikanmeningkatkan daya terima (received power) danmemperpanjang jangkauan transmisi hingga 80 km. Selain itu,EDFA juga efektif dalam menekan pelebaran spektrum optisyang diakibatkan oleh efek nonlinearitas yang ada.Penambahan EDFA berkontribusi dalam memperbaiki margindaya sistem tanpa memicu efek saturasi, selama parameterinput dikendalikan secara tepat. Dengan demikian, EDFAtidak hanya meningkatkan performansi sistem dari segijangkauan, tetapi juga menjaga kestabilan spektral danefisiensi sistem RoF.Kata kunci: RoF, EDFA, 256-QAM, serat optis, FWHM, 5G,OptiSystem

    EVALUASI KEANDALAN SISTEM DISTRIBUSI 20 KV DENGAN MENGGUNAKAN PENGGABUNGAN METODE SECTION TECHNIQUE DAN RELIABILITY INDEX ASSESSMENT (RIA) DI PT PLN (PERSERO) ULPPORONG PADA PENYULANG JIKEN

    No full text
    The need for the availability of reliable and efficient electrical energy is expected by the community as consumers. To find out how reliable and efficient a system is in supplying electrical energy to customers, it is necessary to analyze the reliability of the system. Distribution system reliability analysis can be done using several methods such as Section Technique and Reliability Index Assessment (RIA). The purpose of combining the Section Technique and RIA methods is to combine or sum up the parameters of the sustained failure rate and also the momentary failure rate. The combination of these two methods aims to complement the Section Technique method which only uses the sustained failure rate parameter. This study aims to determine the reliability index value of the Jiken Feeder of PT PLN (Persero) ULP Porong. In addition, this study will also calculate the value of economic losses received by PT PLN (Persero) ULP Porong based on the amount of Energy Not Supplied during a disturbance. To determine the reliability index value of Jiken Repository, several methods will be carried out, namely manual calculation using the Section Technique method and also a combined method (Section Technique - RIA), RIA and simulation using ETAP 19.0.1 software. The final result of the reliability index value will then be compared with the provisions of SPLN No. 59 of 1985, which shows that Jiken is categorized as unreliable because its reliability index value is above the provisions of SPLN No. 59 of 1985.Keywords : Section Technique, Combined Method, ETAP, Energy Not Supplied, Economic Los

    RANCANG BANGUN ALAT TERAPI TEMPOROMANDIBULAR DISORDER MENGGUNAKAN METODE TRANSCUTANEOUS ELECTRICAL NERVES STIMULATION (TENS) BERBASIS TELEDENTISTRY TERINTEGRASI INTERNET OF THINGS (IoT)

    No full text
    A disease characterized by craniofacial pain involving the joints, masticatory muscles, or muscles that innervate the head and neck is temporomandibular disorder (TMD). TMD is a major cause of pain in the orofacial region that is non-dental in nature. One of the factors causing TMD is hyperactivity of the muscles around the face. TMD often comes on suddenly, resulting in a decrease in the patient\u27s quality of life, as it significantly interferes with the patient\u27s ability to perform daily tasks such as eating, speaking, or yawning. An existing tool is Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) as one of the effective non-invasive, non-drug physical therapy techniques for the treatment of TMD. However, there are problems experienced at this time TENS has not been able to provide spontaneous and longterm therapy equipped with a monitoring application for the doctor in charge, so that its use remains under the supervision of a doctor. Through these problems, a technology is needed using the TENS method non-invasively accompanied by an Internet of Things (IoT) integrated doctor monitoring application. This innovation has been tested the functionality of the tool to determine the performance of the tool. In the output test, the percentage error and standard deviation of frequency 0.19% and 0.391 and voltage 0.075% and 0.1268 were obtained. TENS therapy testing results in a decrease in pain of 58%. The test results of internet data transmission of two different Access Point Bands with an average delivery time of 1.98 and 1.7 seconds.Keywords : temporomandibular disorder, TENS, Non-Invasive, Internet of Thing

    PENGARUH RANGKAIAN SNUBBER PADA INVERTERFULL-BRIDGE SATU FASA YANG MENGGUNAKAN TEKNIK PENSAKELARAN SPWM UNIPOLAR

    No full text
    Penelitian ini membahas kinerja rangkaian snubber pada rangkaian inverter full-bridge SPWM unipolar. Dalam merancang rangkaian inverter, salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan adalah masalah kerugian daya yang terjadi pada sakelar elektronik yang digunakan. Kerugian daya pada sakelar elektronik itu sendiri terdiri dari dua bagian yaitu pada kondisi ON dan pada kondisi peralihan. Alternatif untuk mengurangi kerugian pensakelaran adalah dengan menambahkan rangkaian snubber pada sakelar elektronik. Selain itu manfaat lain dari rangkaian snubber adalah untuk melindungi sakelar elektronik yang harganya relatif lebih mahal dibandingkan dengan harga komponen-komponen yang ada pada rangkaian snubber tersebut.Kata Kunci: Rangkaian Snubber, Rangkaian Inverter, THD, Karakteristik Switching.

    Aplikasi Litz Wire Untuk Mengurangi Rugi Termal Tembaga pada Belitan Transformator Frekuensi Tinggi pada Forward Converter

    No full text
    Kebutuhan akan sistem konversi daya yang efisien dan andal semakin mendesak. Maka dari itu dibutuhkan konverter daya seperti konverter DC-DC yang efisien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis rugi-rugi yang terjadi pada transformator frekuensi tinggi yang terpasang pada rangkaian konverter DC-DC. Metode yang digunakan adalah dengan membandingkan efisiensi dari tiga transformator frekuensi tinggi yang berbeda bahan belitannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformator berbahan belitan litz wire memiliki efisiensi paling baik diantara ketiga transformator lainnya. Dari pernyataan sebelumnya dapat diambil Kesimpulan bahwa penggunaan bahan belitan litz wire dapat meningkatkan efisiensi dari transformator frekuensi tinggi.Keywords: konverter daya, transformator frekuensi tinggi, litz wire, efisiensi transformator

    Perencanaan Jalur Gerak Robot Lengan Hyundai HS220 Berbasis Algoritma Bidirectional RRT di PT Ingress Malindo Ventures

    No full text
    Di era yang semakin modern ini penggunaan otomasi modern terus meningkat, salah satunya robot industri. PT Ingress Malindo Ventures telah memanfaatkan robot industri dalam lini produksinya. Pemrograman  robot manual cenderung memakan waktu yang lama dan memerlukan  tenaga ahli yang berpengalaman, maka berbagai algoritma dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi dan kecepatan proses ini contohnya  algoritma Rapidlyexploring Random Tree (RRT) dan variannya Bidirectional  RRT (Bi-RRT). Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan dan membandingkan algoritma RRT dan Bi-RRT pada robot di PT Ingress Malindo Ventures yang diharapkan dapat memberikan solusi yang lebih  efisien dibandingkan metode pemrograman manual. Perbandingan performansi dari kedua algoritma didasarkan pada jumlah iterasi, jumlah  node, jumlah step, waktu eksekusi, dan waktu siklus pergerakan. Metode penelitian yang dilakukan berupa simulasi di perangkat lunak MATLAB dan  HRSpace3 pada dua skenario di PT Ingress Malindo Ventures yaitu spot welding dan pick-and-place dengan parameter jarak koneksi maksimum  antar node yaitu 0.5, 0.3, dan 0.7. Hasil penelitian menunjukkan pada skenario spot welding perbandingan keluaran rata-rata Bi-RRT terhadap  RRT yaitu, jumlah iterasi berkurang sebanyak 90.2%, jumlah node  berkurang sebanyak 94%, waktu eksekusi berkurang sebanyak 35.8%, dan waktu siklus pergerakan berkurang sebanyak 68.4%. Pada skenario pick- and-place perbandingan keluaran rata-rata Bi-RRT terhadap RRT yaitu, jumlah iterasi berkurang sebanyak 97.9%, jumlah node berkurang sebanyak 98.9%, jumlah step berkurang sebanyak 84.4%, waktu eksekusi  berkurang sebanyak 89.6%, dan waktu siklus pergerakan berkurang sebanyak 81.3%. Kesimpulan dari penelitan ini adalah dibutuhkan analisis kinematika maju dan balik untuk mengimplementasi algoritma RRT dan Bi- RRT, algoritma Bi-RRT memiliki performansi yang lebih baik dibandingkan  RRT, pengaruh parameter jarak koneksi maksimum antar node pada algoritma RRT adalah berbanding terbalik terhadap jumlah iterasi, jumlah  node, jumlah step, waktu eksekusi, dan waktu siklus pergerakan, sementara pada Bi-RRT tidak mempengaruhi nilai tersebut kecuali pada  waktu siklus pergerakan di skenario pick-and-place saja. Kata Kunci – Robot industri, RRT, Bi-RRT

    0

    full texts

    2,001

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Mahasiswa TEUB
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇