Jurnal Mahasiswa TEUB
Not a member yet
2001 research outputs found
Sort by
Rancang Bangun Sistem Pemantauan dan Kontrol Kelistrikan Gedung yang Terintegrasi Aplikasi Android dengan Protokol MQTT
Sistem kelistrikan yang efisien, aman, dan mudahdipantau diperlukan dalam manajemen penggunaan energilistrik terutama pada gedung dengan fungsi yang vital.Penelitian ini berupa merancang dan membangun sistemSupervisory Control and Data Acquisition (SCADA) skalagedung yang terintegrasi dengan aplikasi Androidmenggunakan protokol MQTT. Perangkat SCADA ini dapatmemantau arus dan tegangan listrik secara real-time,mengontrol beban listrik, serta memberikan proteksi arusberlebih. Bedasarkan hasil pengujian, didapatkan hasilkesalahan pengukuran tegangan listrik sebesar 0,3429% dankesalahan pengukuran arus listrik sebesar 2,58%. Padapengujian kontrol dan proteksi, didapatkan keberhasilan relai100% bekerja untuk kontrol dan proteksi kelistrikan. AplikasiAndroid dikembangkan untuk memudahkan monitoring dankontrol. Hasil pengujian menunjukkan sistem berfungsidengan baik dan stabil dalam jaringan lokal.Kata Kunci—Energi Listrik, SCADA, Aplikasi Android,MQTT.
PERANCANGAN APLIKASI ‘KOREKSI LEMBAR JAWAB KOMPUTER (LJK)’ MENGGUNAKAN PUSTAKA OPENCV DAN KIVY DENGAN BAHASA PYTHON
Lembar Jawab Komputer (LJK) merupakan suatu metode evaluasi yang lazim digunakan di berbagailembaga/instansi. Penggunaan LJK dapat mempersingkat proses evaluasi suatu masalah. Namundengan keuntungan yang ditawarkan tersebut, masih cukup sulit untuk mengakses perangkat yangdapat membantu mengoreksi LJK. Untuk mengatasi hal tersebut, peneliti melakukan penelitan untukmembuat suatu aplikasi ‘Koreksi LJK’ yang dapat dijalankan di smartphone android dengan bahasaPython sebagai basis bahasa dan pustaka Kivy serta OpenCV sebagai basis pustaka pendukungnya.Pengguna cukup mengambil gambar menggunakan telepon genggamnya dan aplikasi akanmelakukan pengoreksian secara langsung. Aplikasi akan memproses gambar dengan bantuan preprocessing, pencarian tepi kontur, pembacaan threshold, hingga penghitungan nilai koreksi. Hasildari pengujian terhadap aplikasi dengan 3 metode uji didapatkan bahwa aplikasi dapat berjalan baikdi 80% perangkat yang diuji, 80,4% alat tulis dapat terbaca aplikasi dengan 3 pola arsir yangdigunakan, dan 100% jawaban terbaca oleh aplikasi.Kata Kunci : Android, Kivy, Lembar Jawab Komputer (LJK), OpenCV, Python.
RANCANG BANGUN CHARGER BATERAI LITHIUM-ION DUAL SLOT DENGAN KONTROL LOGIKA FUZZY
Kebutuhan energi listrik yang terus meningkat mendorong pengembangan teknologi penyimpanan energi yang efisien dan handal. Baterailithium-ion (Li-ion) menjadi pilihan utama dalam berbagai aplikasi, termasuk kendaraan listrik dan perangkat elektronik portable, berkatdensitas energi tinggi dan efisiensi pengisian yang unggul. Namun demikian, proses pengisian baterai yang tidak tepat dapat menyebabkandegradasi performa dan memperpendek umur pakai baterai. Penelitian ini merancang dan membangun sebuah alat Dual Slot Chargeruntuk baterai Li-ion 18650 yang mengimplementasikan metode pengisian constant current-constant voltage (CC-CV) dengan kontrollogika fuzzy terintegrasi. Sistem ini menggunakan konverter buck untuk menyesuaikan tegangan pengisian, dan pengaturan Pulse WidthModulation (PWM) dikendalikan oleh logika fuzzy guna mengoptimalkan arus pengisian berdasarkan kondisi baterai secara real-timeyang diproses menggunakan ESP32. Dengan memanfaatkan parameter seperti tegangan open-circuit dan arus pengisian sebagai inputfuzzy, serta arus pengisian sebagai output fuzzy, sistem ini mampu melakukan penyesuaian adaptif terhadap kondisi pengisian yangdinamis, termasuk perubahan suhu dan risiko overcharging. Hasil implementasi menunjukkan bahwa integrasi kontrol fuzzy pada chargerLi-ion 18650 mampu meningkatkan efisiensi pengisian dan memperpanjang masa pakai baterai secara signifikan.Kata kunci: baterai lithium-ion, logika fuzzy, metode CC-CV, buck converter, Pulse Width Modulation (PWM
PERANCANGAN ALGORITMA PERGERAKAN UNMANNED AERIAL VEHICLE ADAPTIF BERBASIS DEEP Q-NETWORK TERHADAP GANGGUAN ANGIN
Penggunaan Unmanned Aerial Vehicle (UAV)sebagai stasiun pangkalan udara sementara dalamskenario respons bencana sangat dibatasi oleh kapasitasbaterai. Strategi penjagaan posisi (station-keeping)konvensional seringkali tidak efisien secara energetik,terutama saat menghadapi gangguan angin yang dinamis.Penelitian ini mengusulkan dan mengevaluasi sebuahalgoritma adaptif, WIND-DQN, yang berbasisReinforcement Learning (RL) untuk membuat trayektoriUAV secara otonom. Tujuan utamanya adalah untukmenyeimbangkan antara efisiensi konsumsi daya danstabilitas cakupan layanan terhadap pengguna di darat.Kinerja agen DQN dievaluasi secara komparatif terhadapstrategi baseline reaktif Return-to-Goal (RTG) padaberbagai skenario angin yang realistis. Hasil evaluasisecara meyakinkan menunjukkan bahwa agen DQNsecara konsisten lebih unggul dalam efisiensi energi,dengan penghematan daya mencapai 8% hingga 20%dibandingkan baseline. Keberhasilan ini berakar padakemampuan agen untuk mengekstraksi danmengeksploitasi prinsip fisika non-intuitif darilingkungannya, yaitu bahwa mempertahankan gerakantranslasi berkelanjutan lebih hemat energi daripada diam(hovering). Selain itu, agen DQN menunjukkankemampuan untuk melakukan kompromi (trade-off)cerdas antara akurasi posisi dan konsumsi daya. Kebijakanyang dipelajari bersifat adaptif, di mana agen menerapkanstrategi yang berbeda secara fundamental pada kondisiangin signifikan dan minimal. Penelitian inimendemonstrasikan bahwa pendekatan RL mampumenghasilkan solusi kontrol yang lebih baik, melampauistrategi reaktif berbasis aturan yang bersifat heuristik.Kata Kunci— Unmanned Aerial Vehicle (UAV), Deep QNetwork (DQN), Reinforcement Learning, EfisiensiEnergi, Respons Bencana, Trayektori
SISTEM DETEKSI REAL-TIME VISUAL MICROSLEEP DENGAN CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK DAN RASPBERRY PI
Kecelakaan lalu lintas merupakan salah satupenyebab utama kematian di dunia dan kantuk saatmengemudi menjadi salah satu faktor penyebab yangsignifikan. Kondisi kantuk dapat memicu microsleep, yaitukeadaan tidur singkat yang terjadi secara tiba-tiba selamabeberapa detik. Meskipun berlangsung singkat, microsleepsangat berbahaya karena pengemudi kehilangan kesadarandan kendali atas kendaraan yang dapat berujung kecelakaanfatal. Salah satu indikator utama untuk mendeteksi microsleepadalah perilaku mata, khususnya durasi kedipan. Dalamkondisi normal, manusia berkedip antara 100 hingga 400milidetik. Kedipan mata yang berlangsung lebih dari 400milidetik dapat mengindikasikan microsleep. Penelitian inibertujuan untuk mengembangkan sistem deteksi microsleepberbasis Raspberry Pi yang mampu memantau kondisi matapengemudi secara real-time menggunakan algoritmaConvolutional Neural Network (CNN). Sistem ini dirancanguntuk mendeteksi mata tertutup dalam durasi tidak normaldan memberikan peringatan dini guna mencegah kecelakaan.Kamera akan merekam wajah pengemudi, kemudian sistemakan mengekstrak citra mata dan mengklasifikasikan kondisimata (terbuka atau tertutup) menggunakan model CNN.Dengan pengukuran durasi penutupan mata dan evaluasilatency sistem, deteksi microsleep dapat dilakukan secara cepatdan akurat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yangdikembangkan memiliki performa yang sangat baik, denganaccuracy model CNN mencapai 93% dalam mengklasifikasikankondisi mata. Selain itu, sistem mampu bekerja dengan end-toend latency rata-rata hanya sekitar 27 milidetik,menjadikannya responsif dan layak diterapkan untukpemantauan kondisi pengemudi secara real-time. Kinerja inimenunjukkan bahwa sistem deteksi microsleep yang diusulkanefektif dalam meningkatkan keselamatan berkendara dandapat menjadi solusi teknologi yang terjangkau serta aplikatif.Kata kunci – Pengemudi, microsleep, CNN, Raspberry Pi
Rancang Bangun Sistem Monitoring Kualitas Air Berbasis IoT dengan Fitur Pengurasan Air Otomatis untuk Budidaya Lobster Air Tawar
This research discusses the design and implementation of an IoT-based water quality monitoring system with automatic drainage features for optimizing freshwater crayfish aquaculture. The system utilizes ammonia (MQ-135), turbidity (SEN0189), temperature (DS18B20), and pH (pH-4502C) sensors to monitor water quality parameters in real-time. Sensor data is transmitted through ESP32 to the Blynk IoT platform for remote monitoring. The system is equipped with an automatic water drainage feature that activates when water parameters exceed predetermined thresholds. Test results show that the system can detect water parameters with high accuracy: ammonia sensor 82,42%, turbidity sensor 91,39%, temperature sensor 98,87%, and pH sensor 98,48%. The system successfully maintains water parameters within ideal ranges: ammonia <0.05 mg/L, turbidity <25 NTU, temperature 24-28°C, and pH 7.0-8.5. The system also successfully provides real-time notifications and activates automatic drainage when needed. The implementation of this system can improve aquaculture management efficiency and freshwater crayfish health.Keywords: IoT, Water Quality Monitoring, Crayfish Aquaculture, Ammonia Sensor, Turbidity Sensor, Automatic Drainag
ANALISIS PERBADINGAN MAXIMUM POWER POINT TRACKING (MPPT) PADA SISTEM PHOTOVOLTAIC DENGAN ALGORITMA PERTURB AND OBSERVE (P&O) DAN INCREMENTAL CONDUCTANCE (IC)
Pemanfaatan nergi surya menjadi salah satu solusi penting untuk mengatasi kebutuhan energi yang terus meningkat. Salah satu komponen utama system energi surya adalah photovoltaic (PV), yang mengubah radiasi matahari menjadi energi Listrik. Namun, efisiensi system PV sangat dipengaruhi oleh kondisi radiasi matahari dan suhu yang menyebabkan efisiensi menjadi fluktuatif. Oleh karena itu, diperlukan metode Maximum Power Point Tracking (MPPT) pada system PV agar bisa memaksimalkan hasil daya keluaran dari panel surya walaupun terjadi perubahan dalam kondisi radiasi matahari dan suhu lingkungan yang ada. Pada penelitian ini, penulis akan melakukan percobaan melacak daya maksimal dengan software Matlab Simulink menggunakan algoritma Perturb and Observe (P&O) dan Incremental Conductance (IC). Penulis merancang desain MPPT dengan boost converter untuk mencari daya maksimum panel surya serta menggunakan pengukuran data secara langsung di Lokasi tertentu selama tiga hari berturut-turut yang digunakan sebagai input dari system PV dalam simulasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa algoritma P&O menghasilkan daya keluaran maksimum sebesar 264.9 W lebih tinggi dibandingkan IC yang mencapai 213.8 W. Namun, IC menunjukkan stabilitas efisiensi yang lebih baik dengan nilai tertinggi sebesar 96.96% sedangkan P&O hanya mencapai 96.81% .Kata Kunci― Panel Surya, Maximum Power Point Tracking, Perturb and Observe, Incremental Conductance, PV, Efisiens
PERBANDINGAN DAYA, TORSI, DAN SEBARAN FLUKSCELAH UDARA PADA SUSUNAN MAGNET V-SHAPE, USHAPE, DAN FLAT PADA IPMSMs
Pengembangan material magnet permanen membuat perkembangan motor listrik menjadi pesat terkhusus pada sektor motor sinkron magnet peramanen (PMSMs). PMSMs banyak digunakan pada industri produksi, kontrol digital utama, dan penggerak mesin pada industri semenjak mesin ini memiliki banyak keunggulan seperti daya/berat rasio yang tinggi, struktur yang sederhana, dan volume yang kecil. Dengan banyaknya aplikasi yang memerlukan kebutuhan yang lebih luas, maka diperlukan pengembangan lebih lanjut. PMSMs sendiri dibagi menjadi dua yaitu Surface Permanent Magnet Synchronous Motor (SPMSM) dan Interior Permanent Magnet Synchronous Motor (IPMSM). IPMSM memiliki konstruksi yang bervariasi yang menyesuaikan kebutuhan. Namun secara umumnya, konstruksi IPMSM dibagi menjadi tiga yaitu V-Shape, UShape, dan Flat. Ketiga susunan tersebut mudah ditemukan pada variasi konstruksi karena susunannya yang sederhana. Namun belum ada acuan standar konstruksi untuk IPMSM. Maka dilakukan simulasi terkait ketiga konstruksi sederhana untuk mendapatkan profil dimulai dari persebaran fluks celah udara dengan menggunakan aplikasi FEA. Simulasi pada aplikasi FEA menunjukkan bahwa persebaran fluks lebih merata pada konstruksi V-Shape yang dapat meningkatkan efisiensi motor. Sementara untuk output daya dan torsi yang dihasilkan, konstruksi U-Shape menghasilkan daya paling besar dilanjut konstruksi V-Shape dan Flat. Untuk torsi cogging yang dihasilkan, konstruksi Flat menjadi yang paling unggul karena menghasilkan torsi cogging yang paling sedikit, dilanjut V-Shape dan U-Shape. Kata kunci— IPMSMs, V-Shape, U-Shape, Flat, Daya, Torsi, Fluk
RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING STASIUN CUACA UNTUK PERINGATAN DINI ANGIN KENCANG BERBASIS INTERNET OF THINGS DAN LONG RANGE
Cuaca ekstrem merupakan salah satu penyebab utama terjadinya bencana alam di Indonesia, dengan angin kencang menjadi salah satu faktor dominan yang dapat menimbulkan kerugian besar. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tahun 2024, kerusakan rumah akibat cuaca ekstrem mencapai 97,52%, dan korban yang mengungsi tertinggi disebabkan oleh banjir serta cuaca ekstrem. Untuk mengatasi permasalahan ini, penelitian ini mengembangkan sistem monitoring cuaca berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu memberikan peringatan dini terhadap bahaya angin kencang. Sistem ini dirancang menggunakan teknologi LoRa untuk komunikasi jarak jauh dan memanfaatkan platform Telegram sebagai media penyebaran informasi kepada masyarakat. Sistem yang dirancang terdiri dari dua bagian, yaitu transmitter dan receiver. Bagian transmitter melibatkan sensor kecepatan angin, sensor arah angin, sensor BMP180, mikrokontroler Arduino UNO, LoRa SX1278 sebagai modul komunikasi, dan panel surya sebagai sumber daya. Bagian receiver menggunakan mikrokontroler ESP8266, LCD, dan LoRa SX1278 untuk menerima data. Data hasil pengukuran dikirimkan ke platform Blynk untuk visualisasi dan pemantauan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor anemometer memiliki tingkat akurasi sebesar 98,88% dengan rata-rata kesalahan 1,12%, sedangkan sensor BMP180 mencapai akurasi 99,95% untuk tekanan udara dan 98,57% untuk suhu. Namun, terdapat beberapa kesalahan pembacaan arah angin pada sudut tertentu. Sistem juga berhasil memberikan peringatan melalui Telegram berdasarkan kondisi yang terdeteksi.Kata kunci: Angin Kencang, Peringatan Dini, LoRa, Monitoring
Peningkatan Kekuatan Dielektrik Minyak Goreng Bekas dengan Penambahan Butylated Hydroxtoluene dan Bentonit sebagai Alternatif Isolasi Peralatan Tegangan Tinggi
Minyak isolasi memainkan peran penting dalam sistem tenaga, khususnya sebagai media dielektrik dalam peralatan tegangan tinggi seperti transformator. Namun, penggunaan minyak mineral sebagai isolasi cair menurun karena keterbatasan sumber daya dan masalah lingkungan. Akibatnya, ada kebutuhan yang semakin meningkat untuk minyak isolasi alternatif yang ramah lingkungan dan mudah didapat. Minyak goreng bekas telah muncul sebagai kandidat potensial untuk isolasi cair; namun, sifat dielektriknya secara inheren tidak memadai untuk aplikasi langsung. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kekuatan dielektrik minyak goreng bekas melalui proses pemanasan yang terkendali dan penambahan Butylated Hydroxytoluene (BHT) dan Bentonit, sehingga meningkatkan kelayakannya sebagai bahan isolasi alternatif untuk aplikasi tegangan tinggi. Penelitian ini menggunakan metode yang melibatkan pemanasan minyak goreng bekas pada suhu 100°C selama 90 menit untuk mengurangi kadar airnya. Selain itu, BHT ditambahkan pada berbagai konsentrasi 0,5%, 1%, dan 3%. Bentonit juga ditambahkan pada konsentrasi 4%, 8%, dan 12% untuk menganalisis pengaruhnya terhadap tegangan tembus dan kadar air minyak. Uji tegangan tembus dilakukan menggunakan elektroda bola dengan celah antara 2,5 mm, sesuai dengan standar SPLN 49-1 Tahun 1982. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanasan minyak goreng bekas saja dapat menurunkan kadar air dari 29.410 ppm menjadi 7.800 ppm, sehingga tegangan tembus meningkat dari 8,777 kV menjadi 18,01 kV. Penambahan BHT 3% mampu meningkatkan tegangan tembus secara signifikan, yaitu mencapai 72,4 kV. Namun, penambahan Bentonit pada konsentrasi tinggi mengakibatkan peningkatan kadar air dan penurunan tegangan tembus dibandingkan dengan penambahan BHT 3% saja. Komposisi optimal diperoleh dengan pemanasan pada suhu 100°C selama 90 menit dan penambahan 3% BHT tanpa Bentonit, menghasilkan tegangan tembus sebesar 72,4 kV/2,5 mm. Sementara itu, pemanasan pada suhu 100°C selama 90 menit dengan penambahan 3% BHT dan Bentonit sebesar 4% dan 8% menghasilkan tegangan tembus masing-masing sebesar 55,520 kV/2,5 mm dan 48,653 kV/2,5 mm, yang keduanya memenuhi standar SPLN 49-1 Tahun 1982, yang mensyaratkan tegangan tembus minimum sebesar 30 kV/2,5 mm. Akan tetapi, tidak ada satu pun perlakuan yang memenuhi standar SPLN 49-1 Tahun 1982 untuk kadar air dalam minyak isolasi cair, yang mensyaratkan kadar air maksimum ≤30 ppm. Kata Kunci ̶ Minyak Isolasi, Minyak Goreng Bekas, Butylated Hydroxytoluene (BHT), Bentonit, Tegangan Tembus, Kadar Ai