Jurnal Mahasiswa TEUB
Not a member yet
    2001 research outputs found

    Peningkatan Kekuatan Dielektrik Minyak Goreng Bekas sebagai Alternatif Isolasi Peralatan Tegangan Tinggi dengan Penambahan Fenol dan Pemanasan

    No full text
    Minyak isolasi merupakan komponen penting dalam peralatan tegangan tinggi seperti transformator. Minyak isolasi berfungsi sebagai media isolasi listrik dan pendingin untuk mencegah terjadinya lompatan api atau percikan. Sampai saat ini, minyak isolasi yang digunakan masih berasal dari minyak mineral seperti minyak Shell Diala B. Namun minyak tersebut ketersediaannya semakin berkurang, bersifat tidak ramah lingkungan serta gampang terbakar. Dibutuhkan alternatif yang baru yaitu minyak nabati yang bersifat ramah lingkungan, tidak beracun, terdegradasi secara sempurna, lebih ekonomis serta memiliki titik nyala tinggi. Meningkatnya produksi Minyak Goreng Bekas secara terus menerus bisa menjadi pemilihan yang bagus untuk dimanfaatkan sebagai minyak isolasi. Penggunaan minyak tersebut bisa mengurangi pencemaran lingkungan serta menurunkan pembuangan limbah minyak goreng. Untuk bisa digunakan sebagai minyak isolasi maka minyak goreng bekas harus memenuhi standar SPLN. Penelitian ini bertujuan untuk memodifikasi minyak goreng bekas memenuhi kriteria SPLN tersebut dengan meningkatkan kekuatan dielektrik minyak goreng bekas melalui metode pemanasan dan penambahan aditif fenol. Metode pengujian yang dipakai pada penelitian ini adalah pemanasan minyak goreng bekas menggunakan oven pada suhu 100°C dengan variasi durasi pemanasan yaitu 30 menit, 60 menit dan 90 menit untuk mengurangi kadar air dalam minyak. Selain itu, dilakukan penambahan fenol dengan variasi konsentrasi 2.5%, 5%, 7.5% untuk menaikkan kekuatan dielektrik pada minyak goreng bekas. Pengujian tegangan tembus akan dilakukan menggunakan tegangan arus bolak-balik (AC) dengan elektroda bola pada jarak sela 2,5 mm sesuai pada standar SPLN 49-1 Tahun 1982. Dilakukan juga penghitungan nilai permitivitas relatif menggunakan LCR meter dan nilai konduktivitas menggunakan rangkaian tegangan tinggi arus searah (DC) dan multimeter digital. Hasil pengujian memberikan hasil nilai tegangan tembus minyak goreng bekas murni sebesar 15,06 kV/2,5mm, yang belum memenuhi standar SPLN 49 tahun 1982 yaitu sebesar 30 kV/2.5 mm. Pemanasan pada suhu 100°C selama 30 menit, 60 menit dan 90 menit masing-masing sebesar 16,17 kV/2.5 mm, 34,39 kV/2.5 mm dan 45,77 kV/2.5 mm. Untuk penambahan fenol berhasil meningkatkan tegangan tembus hingga 90,24 kV/2,5mm pada konsentrasi 7,5% dengan durasi pemanasan 90 menit. Hasil pengujian permitivitas relatif didapatkan pada minyak goreng bekasmurni dan minyak goreng bekas beraditif 7,5% dengan pemanasan 100°C selama 90 menit masing-masing adalah 9,176 dan 15,293. Sedangkan untuk pengujian konduktivitas didapatkan nilai minyak goreng bekas murni dan minyak goreng bekas beraditif 7,5% dengan pemanasan 100°C selama 90 masing-masing sebesar 16,125×10^(-9) S/m dan 15,821×10^(-9) S/m. Bisa disimpulkan bahwa penambahan fenol dapat menunda terjadinya  tegangan tembus dan menjaga senyawa radikal bebas minyak, meningkatkan nilai permitivitas relatif, menurunkan nilai konduktivitas. Sedangkan pemanasan dapat menghilangkan kadar air sampai 378 ppm. Untuk kadar air, minyak goreng bekas murni belum memenuhi standar maksimum yang diperbolehkan SPLN 1982 yaitu ≤ 30 ppm, sedangkan tegangan tebus, minyak goreng berhasil memenuhi standar SPLN 49 tahun 1982 yaitu 30 kV/2,5 mm. Kata Kunci ̶ Fenol, minyak goreng bekas, tegangan tembus, permitivitas relatif, konduktivitas.

    Rancang Bangun Pembangkitan Kuat Medan Listrik Tinggi Menggunakan Multi Elektroda Pengion pada Susunan Elektroda Koaksial

    No full text
    Dalam era teknologi yang semakin maju, pemanfaatan medan listrik untuk  menghasilkan gas ozon (O₃) menjadi solusi inovatif di berbagai bidang  seperti sterilisasi, pengolahan air, serta industri makanan dan kesehatan.  Salah satu metode yang banyak digunakan adalah Dielectric Barrier  Discharge (DBD), yaitu pelepasan listrik non-termal antara dua elektroda  yang dipisahkan oleh material dielektrik untuk memecah molekul oksigen  (O₂) menjadi ozon. DBD dikenal sebagai metode yang efisien dan stabil dalam menghasilkan plasma, sehingga sangat cocok untuk aplikasi lingkungan yang memerlukan kontrol proses yang presisi dan ramah  lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji sistem DBD berbasis susunan elektroda koaksial dalam menghasilkan medan  listrik tinggi secara efisien. Sistem dirancang menggunakan elektroda  pusat berdiameter 6 mm, celah udara 1 mm, serta lapisan dielektrik akrilik  dengan diameter dalam 8 mm dan luar 10 mm. Elektroda ground  melingkupi bagian luar akrilik, membentuk sistem silindris tertutup yang  dioptimalkan untuk meningkatkan intensitas medan listrik. Fokus penelitian ini adalah untuk meningkatkan laju pembentukan ozon dalam  proses penjernihan air berwarna sebagai indikator visual kualitas hasil. Metodologi penelitian mencakup variasi jumlah elektroda dari 1 hingga 3  chamber, pemberian tegangan tinggi sebesar 5 kV, 10 kV, dan 15 kV, serta pengamatan pada interval waktu 1, 3, 5, dan 10 menit. Selain itu, dilakukan  variasi kecepatan aliran udara sebesar 2 m/s dan 5 m/s guna mengevaluasi pengaruh dinamika aliran terhadap efektivitas pembangkitan ozon.  Efektivitas sistem diukur melalui perubahan warna larutan menggunakan  model warna CIE Lab*, serta pengukuran arus bocor dan rugi daya untuk  menilai efisiensi energi. Hasil menunjukkan bahwa variasi jumlah elektroda dan kecepatan aliran udara memberikan dampak signifikan terhadap performa sistem, baik dalam hal produksi ozon, menjadikan sistem DBD  koaksial ini sebagai solusi ozonisasi yang potensial dan berkelanjutan. Kata Kunci ̶ Dielectric Barrier Discharge (DBD), Elektroda Koaksial,  Ozonisasi, Medan Listrik, CIE Lab*

    PENINGKATAN EFEKTIVITAS PRODUKSI GAS OZON DENGAN ULIRAN PADA PERMUKAAN ELEKTRODA PENGION DALAM SUSUNAN ELEKTRODA KOAKSIAL

    No full text
     Ozon (O₃) adalah senyawa yang sangat efektif dalampurifikasi dan sterilisasi air, terutama untuk menghilangkankontaminan biologis seperti bakteri dan virus. Dengan demikian,penelitian ini berfokus untuk merancang dan menguji alatpembangkit ozon menggunakan prinsip dielectric barrier discharge(DBD), dengan penekanan pada peningkatan produksi ozon melaluimodifikasi geometri elektroda dengan memberikan uliran helikspada permukaan elektroda. Sistem ini menggunakan konfigurasielektroda koaksial, dimana elektroda dialiri tegangan tinggi dandikelilingi tabung akrilik dengan ketebalan tertentu dan udaramengalir melalui suatu celah untuk memicu pelepasan muatanparsial yang membentuk ozon.Penelitian ini juga mengkaji pengaruh jumlah susunan koaksialserta perubahan nilai tegangan uji dan kecepatan aliran udaraterhadap efektivitas produksi ozon dan kecepatan penjernihan air.Fenomena arus bocor dan hubungannya terhadap konsumsi energiserta efisiensi dalam penggunaan jangka panjang turut dianalisis.Dalam proses analisis pada objek uji terhadap perubahan variabeldan efektivitasnya dalam membangkitkan medan listrik tinggi untukmenghasilkan gas ozon, digunakan larutan air berwarna yang telahditentukan volumenya dengan persentase tertentu antara cairanpengotor berwarna merah dan air biasa. Kondisi warna larutanakan dianalisis menggunakan foto yang diambil pada durasipengujian tertentu menggunakan skala warna CIELAB. Selain itu,juga dilakukan analisis menggunakan software FEMM 4.2 sebagaipembanding perubahan intensitas medan listrik yang terjadi secaraaktual, dengan segala perubahan parameter yang diaplikasikan saatpengujian, dan perhitungan secara teoritis.Hasil penelitian dalam proses penjernihan air menunjukkanbahwa penambahan susunan koaksial dan durasi pemberian gasozon juga meningkatkan kecepatan perubahan air dari berwarnamenjadi jernih berdasarkan penurunan nilai α pada skala CIELAByang menunjukkan keberadaan warna merah pada suatu gambar.Akan tetapi, peningkatan kecepatan menyebabkan perlambatanterhadap proses penjernihan air. Pada sisi rugi daya serta arusbocor, peningkatan nilai tegangan serta jumlah susunan koaksialmenyebabkan rugi daya dan arus bocor pada objek uji jugameningkat.Kata Kunci ̶ Rekayasa, Ozon, Dielectric Berlapis Koaksial,Medan Listrik Tinggi, Ulira

    RELIABILITY ANALYSIS OF THE 20 KV DISTRIBUTION NETWORK SYSTEM OF THE JIKEN FEEDER AT PT PLN (PERSERO) ULP PORONG USING FAILURE MODE ANDEFFECT ANALYSIS (FMEA) METHOD

    No full text
    Abstrak - Pada umumnya tenaga Listrik hasilkan daripembangkit, ditransmisikan ke gardu induk laludidistribusikan menuju pelanggan.PT. PLN (Persero) ULPPorong merupakan salah satu sub-unit dari UP3 Sidoarjoyang berhubungan langsung kepada para pelanggan sertamemperbaiki gangguan pada lingkup tersebut. Keandalansuatu sistem distribusi 20 kV dapat dianalisis denganperhitungan untuk mencari SAIFI, SAIDI, dan CAIDI. Salahsatu analisis yang dapat dilakukan adalah denganmenggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis(FMEA). Metode ini dilakukan dengan cara mengidentifikasikegagalan pada komponen yang terdapat pada sistempenyulang. Parameter indeks keandalan adalah lajukegagalan SPLN, panjang saluran, laju kegagalan tiapperalatan, waktu perbaikan, laju perbaikan, dan jumlangpelanggan pada setiap gardu distribusi. Analisis keandalanjuga dapat dilakukan menggunakan software ETAP 19.0.1dengan beberapa parameter seperti panjang saluran antarperalatan, jumlah pelanggan tiap titik beban, switching time,active failure rate. Selain itu, dengan mengidentifikasigangguan yang terjadi dapat menghasilkan nilai kerugianaekonomis yang diterima oleh PT. PLN (Persero) ULP Porongpada penyulang jiken. Kemudian, hasil analisis indekskeandalan dari perhitungan manual dan denganmenggunakan software ETAP 19.0.1 di PT. PLN (Persero)ULP Porong pada penyulang jiken yang menunjukan nilai dibawah SPLN No. 59 Tahun 1985.Kata kunci: Distribusi Listrik, FMEA, ETAP, IndeksKeandalan, Kerugian Ekonomi

    Pengujian Dissolved Gas Analysis (DGA) dengan Empat Metode Berbeda Pada Transformator Daya di PT. Pertamina RU V Balikpapan

    No full text
    Transformator daya merupakan komponen vitaldalam sistem kelistrikan industri, khususnya di sektorpengolahan minyak seperti PT. Pertamina RU V Balikpapan.Untuk memastikan keandalan operasional, diperlukan metodediagnosis yang akurat guna mendeteksi potensi kerusakaninternal secara dini. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis kondisi transformator daya berdasarkan hasilpengujian Dissolved Gas Analysis (DGA) menggunakan empatmetode analisis, yaitu Total Dissolved Combustible Gas (TDCG),Key Gas (KG), Rasio IEC, dan Four Gases Square (FGS).Penelitian ini dilakukan pada transformator daya (P-30-TR61C) pada substation 61 (SS 61) di PT. Pertamina RU VBalikpapan. Data gas terlarut diperoleh dari hasil ujilaboratorium terhadap sampel minyak isolasi transformator.Hasil analisis menunjukkan adanya indikasi kegagalan arcingin oil, overheated cellulose, discharges, dan kegagalan termal.Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, didapatkanindikasi-indikasi kegagalan transformator yang terjadi,sehingga perlu dilakukan tindakan pemeliharaan sepertimemaksimalkan sistem pendingin transformator daya,memeriksa sistem grounding, dan melakukan pengujian PowerPartial Discharge (PowerPD) Akustik. Hasil penelitian inidiharapkan menjadi acuan dalam pemeliharaan prediktiftransformator daya guna meningkatkan keandalan danefisiensi sistem kelistrikan di PT Pertamina RU V Balikpapan.Kata Kunci — Transformator, Dissolved Gas Analysis(DGA), Total Dissolved Combustible Gas (TDCG), Key Gas(KG), Rasio IEC, Four Gases Square (FGS)

    STUDI POTENSI PEMANFAATAN PERGERAKAN AIR LAUT SEBAGAI SUMBER ENERGI BARU TERBARUKAN PADA PERAIRAN PESISIR CAMPLONG SELAT JAWA-MADURA

    No full text
    Isu pemanasan global dan pencemaran lingkungan menjadi topik yang cukup mencuri perhatian negara-negara di dunia selamasatu dekade terakhir. Menurut laporan perubahan iklim oleh IPCC, suhu rerata dunia meningkat sejauh 1.5 derajat celsius apabiladibandingkan dengan tahun 1850 sampai 1900. Dalam upaya transisi menuju energi bersih, salah satu sumber energi yangmenjanjikan adalah energi pergerakan air, yang menyimpan kepadatan energi per meter yang lebih baik dibandingkan energiangin dan matahari. Untuk memanen energi tersebut, metode panen hidrokinetik yang memanfaatkan pergerakan sebuah aruslaut dipergunakan. Begitu pula dengan pergerakan ombak yang didasarkan periode dan perbedaan ketinggian ombak untukmenghasilkan energi listrik. Objek penelitian berupa pesisir Camplong yang terletak pada selat madura dijadikan fokus atas dasartingginya kecepatan arus laut pada lokasi tersebut apabila dibandingkan dengan selat sekitar pulau jawa lainnya. Sebagai alatuntuk mengkonversi energi mekanik pada air menjadi energi listrik, dipergunakan tiga jenis turbin dan satu jenis wave energyconverter(WEC), diantaranya adalah turbin Darrieus, Gorlov, turbin horizontal berbasis turbin RITE Verdant, dan alat pointabsorber. Metode penelitian yang akan digunakan yakni berupa kalkulasi berdasarkan data mutlak, dengan parameter-parameterturbin yang telah ditentukan. Data yang digunakan merupakan data kecepatan arus laut dan pergerakan ombak yang direratakansetiap bulannya, selama periode bulan Januari tahun 2023 hingga bulan Juli tahun 2024. Berdasarkan hasil perhitungan, padatahun 2023, estimasi daya terbangkitkan tertinggi dipuncaki oleh turbin vertikal tipe Darrieus-H dengan estimasi energi sebesar0,36 kW per-unit turbin, dan 0,28 kW per meter ombak. Pada tahun 2024, daya terbangkitkan tertinggi mencapai 0,24 kW olehturbin Darrieus-H. Sementara energi ombak menghasilkan energi yang lebih dominan, yaitu pada 0,707 kW. Ditemukan pulabahwa keluaran energi listrik antara ombak dan arus laut berbanding terbalik. Hal ini mebuktikan bahwa baik ombak dan aruslaut dapat mengkomplemen satu sama lain.Kata Kunci— PLTAL, arus laut, ombak, turbin, energi alternatif

    Analisis Keandalan Sistem Distribusi 20kV pada Penyulang CMK PT. PLN (Persero) ULP Prima Priangan dengan Metode RIA (Reliability Index Assessment)

    No full text
    Perkembangan zaman membawa masyarakat ke era modern di mana listrik berperan penting dalam mendukung produktivitas karena sifatnya yang fleksibel dan mudah ditransmisikan. Ketergantungan yang tinggi pada listrik meningkatkan tantangan menjaga keandalan sistem distribusi. Kota Bandung, dengan luas 167,31 km² dan kepadatan penduduk tinggi, memiliki kebutuhan distribusi listrik yang kompleks. Penelitian ini fokus pada Penyulang Cigereleng Mahameru Kuning (CMK) PT. PLN (Persero) ULP Prima Priangan, dengan panjang 3,901 kms dan 10 pelanggan industri besar, karena tingginya pemakaian daya dan gangguan yang berpotensi merugikan. Tujuan penelitian adalah menghitung indeks keandalan (SAIFI dan SAIDI) Penyulang CMK menggunakan metode RIA (Reliability Index Assessment) dan simulasi ETAP 19.0.1, menentukan ENS (Energy Not Supplied), serta menghitung kerugian ekonomi untuk dibandingkan dengan standar SPLN 59 tahun 1985. Hasil menunjukkan nilai SAIFI 2,342851 gangguan/tahun dan SAIDI 7,4028 jam/tahun (metode RIA), serta SAIFI 2,4233 gangguan/tahun dan SAIDI 7,6043 jam/tahun (simulasi ETAP). ENS tercatat sebesar 57.826,7661 kWh dengan kerugian ekonomi mencapai Rp80.890.611,12. Selisih indeks keandalan SAIFI dan SAIDI antara kedua metode adalah 6,71% dan 4,68%. Penelitian menyimpulkan bahwa indeks keandalan Penyulang CMK belum memenuhi standar SPLN 59 Tahun1985. Kata Kunci— Indeks keandalan, Energy Not Supplied (ENS), RIA (Reliability Index Assessment), ETAP 19.0.1

    RANCANG BANGUN ALAT DETEKSI KADAR GULA DARAH NON-INVASIF BERBASIS BIOSENSOR OPTIK METODE NEAR-INFRARED PHOTOPLETHYSMOGRAPHY (NIR PPG) TERINTEGRASI APLIKASI

    No full text
    Invasive methods used in glucometers, which require blood samples through needle pricks, often cause discomfort, making many patients reluctant to monitor their blood glucose regularly. This study developed non-invasive blood glucose monitoring technology using the MAX30102 sensor, which employs the photoplethysmography method with a near-infrared wavelength of 880 nm. Blood glucose levels were estimated based on the range in maximum and minimum infrared intensity values (RMM Amplitude), processed using a linear regression equation derived from a dataset of 20 respondents. Testing was conducted by comparing the prototype results with the EasyTouch glucometer, standardized by the Indonesian Ministry of Health. The results showed a positive correlation between RMM Amplitude and glucometer readings, with the device achieving an accuracy of 88,7% for blood glucose levels below 120 mg/dL. The supporting application successfully displayed data in graphical form, provided notifications, and offered recommendations when blood glucose levels were outside the normal range. Keywords: Diabetes Mellitus, Blood Glucose, Non-invasive, Near-Infrared, Photoplethysmography

    ANALISIS PROTEKSI DIFERENSIAL TRANSFORMATOR 1 60 MVA PADA GARDU INDUK NEW BALIKPAPAN 150 KV

    No full text
    Proteksi diferensial menjadi salah satu metode perlindungan utama pada transformator karena kemampuannya dalam mendeteksi gangguan internal dengan tingkat sensitivitas dan selektivitas yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk memastikan rele diferensial pada transformator unit 1 Gardu Induk New Balikpapan dapat beroperasi dengan baik dalam mengamankan transformator dari gangguan dengan melakukan analisis matematis yang terdiri dari perhitungan arus hubung singkat dan perhitungan setting rele diferensial serta melakukan simulasi gangguan hubung singkat dengan software ETAP meliputi gangguan pada daerah internal dan eksternal rele diferensial. Pada penelitian ini menggunakan variasi arus hubung singkat 3 fasa, antarfasa dan 1 fasa ke tanah. Hasil simulasi gangguan hubung singkat menunjukkan bahwa rele diferensial bekerja dengan baik ditandai dengan men-trip-kan CB pada daerah internal proteksi dan tidak men-trip-kan CB pada daerah eksternal proteksi. Selanjutnya berdasarkan hasil perhitungan matematis nilai arus hubung singkat dan simulasi software ETAP daerah internal menujukkan hasil yang akurat dengan persentase perbedaan 0,814% pada sisi primer dan 0,207% pada sisi sekunder transformator. Sementara itu, pada perhitungan setting arus diferensial difokuskan pada beberapa parameter, termasuk rasio CT, error mismatch, arus sekunder CT, arus diferensial, arus restrain, slope, dan nilai arus setting. Berdasarkan perhitungan matematis besar dari arus setting, slope 1 dan slope 2 masing – masing adalah 0,0175 A, 2,248% dan 4,496%, sedangkan milik PT PLN (Persero) UPT Balikpapan masing-masing sebesar 0,1 p.u., 30% dan 80%. Data arus setting dan slope tersebut selanjutnya akan divisualisasikan pada plot kurva karakteristik kerja rele diferensial dengan besar masing-masing arus setting dan slopenya beserta besar arus gangguan hubung singkat dengan variasi yang telah ditetapkan. Kata Kunci : Transformator Daya, Hubung Singkat, Rele Diferensial, ETAP.

    200 Watt Power Adapter Design Using Gallium Nitride Semiconductor to Reduce Size and Weight

    No full text
    The rapid development of electronic technology increases the need for smaller, lighter, and more efficient power adapters, especially in portable devices such as laptops. This research focuses on designing a 200 watt power adapter using Gallium Nitride (GaN) based semiconductors as an alternative to silicon (Si). GaN has advantages in terms of higher switching speed, lower resistance, and better heat dissipation, allowing for reduced adapter size and weight. The methods used in this research include circuit simulation using LTspice and 3D design using Fusion360. The research results show that GaN-based power adapters have lower power dissipation compared to silicon in each switching frequency range tested (100 kHz – 500 kHz). Volume analysis shows that GaN adapters are more compact than silicon-based adapters, with the most optimal volume at a frequency of 300 kHz, namely 293.81 cm³, compared to silicon which reaches 545.60 cm³. In terms of weight, GaN adapters are lighter, with the lowest weight being 118.49 grams at a frequency of 400 kHz, while silicon-based adapters reach 3,337.92 grams. Keywords—Power adapter, Gallium Nitride (GaN), forward converter, size and weight.

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Mahasiswa TEUB
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇