Jurnal Mahasiswa TEUB
Not a member yet
2001 research outputs found
Sort by
Rancang Bangun Prototipe Sistem Wireless Power Transfer Perangkat IoT Berbasis Kopling Resonansi Magnetik 140 kHz
Teknologi Wireless Power Transfer (WPT)berbasis kopling resonansi magnetik merupakan solusialternatif pengisian daya tanpa kabel yang semakin relevanuntuk perangkat Internet of Things (IoT), terutama dilingkungan ekstrem. Penelitian ini merancang danmengimplementasikan prototipe sistem WPT denganfrekuensi operasi 140 kHz dan tegangan input sebesar 12 VDC. Sistem terdiri dari modul transmitter dan receiver dengankumparan planar circular berinduktansi 30 μH yangdirancang agar sesuai dengan frekuensi resonansi. Pengujianmenunjukkan bahwa sistem mampu mentransfer daya secaraefektif pada jarak pendek dengan efisiensi yang cukup baik,meskipun menurun seiring bertambahnya jarak antarakumparan. Desain driver berbasis IC TL494 dan IR2110mampu menghasilkan sinyal osilasi stabil untukmengaktifkan MOSFET IRF540N dalam rangkaianswitching. Hasil penelitian ini menunjukkan potensiimplementasi WPT untuk mendukung pengisian dayaperangkat IoT yang lebih praktis, aman, dan andaldibandingkan metode konvensional berbasis kabel.Kata Kunci— WPT, kopling resonansi, IoT.
DETEKSI AYAM BROILER MENGGUNAKAN ALGORITMA YOLOV7 DENGAN SOFT-NMS DALAM KANDANG CLOSED HOUSE
Proses pemeliharaan ayam broiler membutuhkan teknik khusus dan pemantauan yang tepat. Namun, pemantauanayam broiler di Indonesia mayoritas masih dilakukan secara manual sehingga membutuhkan waktu dan tenaga kerja yangcukup besar. Seiring dengan berkembangnya teknologi kecerdasan buatan, berbagai sistem pemantauan otomatis dalampeternakan ayam broiler mulai banyak dikembangkan. Namun, secanggih apa pun sistem tersebut, kualitasnya sangatbergantung pada akurasi dari tahap paling dasar, yaitu deteksi objek. Oleh karena itu, untuk mendukung permasalahantersebut, penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi ayam dalam kandang menggunakan algoritma YOLOv7. Selain itu, objekyang tumpang tindih atau berdekatan masih menjadi tantangan tersendiri dalam deteksi objek. Sehingga, penelitian iniberfokus pada perbandingan dua metode post-processing menggunakan algoritma YOLOv7, yaitu NMS dan Soft-NMS, untukmengetahui sejauh mana metode tersebut dapat memengaruhi kualitas deteksi ayam broiler dalam kandang. Hasilnyadidapatkan bahwa algoritma YOLOv7 dengan Soft-NMS Gaussian lebih unggul dengan nilai mAP sebesar 0.893. Namunmetode ini memiliki kelemahan pada aspek kecepatan prediksi, yaitu 260.6 ms. Sementara itu, NMS masih menjadi metodeyang lebih efisien dari segi waktu prediksi, yaitu 67.2 ms dengan nilai mAP yang hampir setara, yaitu 0.891. Oleh karena itu,penggunaan Soft-NMS pada kasus deteksi objek yang tumpang tindih disarankan, namun tetap harus mempertimbangkantingkat overlap antar objek untuk memperoleh hasil deteksi yang optimal.Kata Kunci—Ayam Broiler, Deteksi Objek, YOLOv7, Soft-Non-Maximum Suppressio
PERANCANGAN DAN SIMULASI SISTEM KONTROL CASCADE TEMPERATURE DAN FLOW PADA THERMAL OXIDIZER DICENTRAL PROCESSING PLANT PT. PERTAMINA EP CEPU DENGAN PENGENDALI PID
Thermal Oxidizer (TOX) merupakan salahsatu unit penting dalam industri pengolahan minyak dangas yang berfungsi untuk menghilangkan senyawaorganik volatil (VOCs) serta polutan udara berbahaya(HAPs) melalui proses pembakaran bersuhu tinggi.Untuk mencapai efisiensi destruksi optimal, TOX harusdijaga beroperasi pada suhu sekitar 760°C–815°C secarastabil. Penelitian ini bertujuan untuk merancang danmensimulasikan sistem kontrol cascade temperature danflow pada TOX dengan menggunakan pengendali PID.Sistem kontrol cascade diterapkan dengan loop utamauntuk pengendalian suhu dan loop sekunder untukpengendalian laju alir bahan bakar guna mempercepatrespon terhadap gangguan proses. Pemodelan sistemdilakukan melalui pendekatan fungsi alih yangmencakup plant thermal oxidizer, katup kontrol, sertasensor suhu dan aliran. Penalaan parameter PIDdilakukan menggunakan metode Ziegler-Nicholspertama berbasis kurva reaksi. Simulasi dilakukandengan MATLAB R2021a dan diuji terhadap berbagaiskenario setpoint dan gangguan. Hasil simulasimenunjukkan bahwa sistem mampu mencapai kondisitunak dengan error steady-state <2%, overshootmaksimum <2,5%, dan waktu penyesuaian (settling time)≤3000 detik. Sistem juga menunjukkan ketahananterhadap gangguan perubahan suhu beban maupun lajualir bahan bakar. Dengan demikian, pendekatan inidinilai efektif dalam menjaga kestabilan operasi TOXsecara dinamis dan adaptif terhadap variasi proses.Kata kunci: thermal oxidizer, kontrol cascade, PID, zieglernichols, suhu, aliran, simulasi MATLA
Pengaruh Perbedaan Jenis Material Sel Surya terhadap Produksi Energi dan Kelayakan Ekonomis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Mandiri
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)mandiri merupakan salah satu solusi penyediaan energialternatif yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubunganantara intensitas cahaya matahari dengan produksi energi,pengaruh perbedaan jenis material sel surya terhadapefisiensi panel surya, serta aspek kelayakan ekonomis PLTSmandiri. Tiga jenis panel yang dibandingkan adalahmonocrystalline, polycrystalline, dan Heterojunction withIntrinsic Thin-layer (HIT) dengan lokasi penelitian yangditetapkan pada dua titik koordinat simulasi di KotaMalang dan Kota Probolinggo. Simulasi dilakukanmenggunakan software PVsyst 8.0.6. Parameter kelayakanekonomis yang diteliti, yaitu Net Present Value (NPV),Profitability Index (PI), Discounted Payback Period (DPP),dan Internal Rate of Return (IRR). Hasil menunjukkanbahwa panel surya jenis HIT secara konsisten dalammenghasilkan energi tahunan tertinggi, memiliki efisiensikonversi paling optimal, serta memberikan hasil kelayakanekonomis terbaik di kedua lokasi. Penelitian inimenunjukkan bahwa pemilihan jenis panel surya harusdisesuaikan dengan karakteristik lokasi dan tujuanpenerapan sistem PLTS mandiri.Kata Kunci - PLTS Off-grid, Monocrystalline,Polycrystalline, HIT, PVsyst, Kelayakan Ekonomis
Rancang Bangun Sistem Monitoring Nutrisi pada Budidaya Hidroponik dengan Metode Injeksi TFitting Menggunakan Sensor TDS dan Pompa
Produktivitas beberapa tanaman dalammenghasilkan sayur atau buah pada tahun 2023 mengalamipenurunan yang disebabkan oleh cuaca anomali, lahan yangkurang, dan turunnya kualitas tanah yang menjadi penyebabmeningkatnya pemanfaatan metode budidaya hidroponik.Tetapi di sisi lain, adopsi teknologi oleh petani di Indonesiamasih belum mencakup separuh dari total jumlah petani. Haltersebut dapat terjadi dikarenakan membutuhkan investasiawal yang tinggi, keterampilan khusus, dan pemeliharaanperangkat yang sulit. Akibat dari berkurangnya adaptasiteknologi dalam pertanian, segala jenis metode yangdigunakan masih secara konvensional yang membutuhkantenaga lebih serta efektivitas yang rendah. Dan salah satuyang berdampak terhadap kurangnya efektivitas tersebutadalah nutrisi yang seharusnya menjadi parameter pentingbagi tumbuh kembang tanaman. Untuk mengatasi masalahtersebut, dirancanglah sebuah sistem yang mampumemonitor nutrisi berbasis IoT untuk jarak jauh tanpamenghabiskan tenaga tambahan, dapat memantau pada duatitik, dan memiliki efektivitas tinggi. Sistem ini juga mampumengukur nutrisi yang lebih tinggi daripada sensor yangbiasa berada di pasaran sehingga dapat menjangkau jenistanaman yang lebih luas. Hasil pengujian menunjukkanbahwa alat pada titik 1 mampu bertahan hingga 17 jam 36menit dan 17 jam 42 menit untuk alat pada titik 2. Padapengujian sensor TDS dengan pembacaan melalui injeksi TFitting oleh pompa, alat pada titik 1 memiliki akurasi 98,46%dan presisi sebesar 98,95% serta untuk alat pada titik 2memiliki akurasi sebesar 98,01% dan presisi sebesar 97,89%.Pada pengujian tegangan baterai, alat pada titik 1 memilikiakurasi sebesar 99,94% dan presisi sebesar 99,68% sertauntuk alat 2 memiliki akurasi sebesar 99,94% dan presisisebesar 99,7%. Kedua alat juga dibekali dengan gatewaydengan protokol ESP-NOW yang efektif dalam komunikasidata hingga 15 meter dan terkoneksi dengan Website Blynkuntuk pemantauan jarak jauh.Kata kunci – Hidroponik, Dua Titik, IoT, TDS, Pompa,Tegangan Baterai, ESP-NOW, Monitorin
T-COGPROMPT : PENGEMBANGAN FRAMEWORK PROMPTING UNTUK LARGE LANGUAGE MODEL (LLM) BERBASIS RETRIEVAL AUGMENTED GENERATION (RAG) UNTUK MENDUKUNG BOT COUNSELOR VIRTUAL
Permasalahan gangguan kesehatan mental seperti depresi dan distorsi kognitif terus meningkat, sementaraketerbatasan jumlah konselor menjadi hambatan dalam penyediaan layanan psikologis yang memadai. Penelitian inimengembangkan sistem klasifikasi distorsi kognitif dan respons terapi kognitif-perilaku (CBT) berbasis Large LanguageModel (LLM) menggunakan teknik prompt engineering dengan pendekatan Chain of Thought (CoT), In-Context Learning(ICL), dan Retrieval-Augmented Generation (RAG). Sistem diuji pada data berbahasa Indonesia dan Inggris, serta dievaluasiberdasarkan akurasi klasifikasi dan kualitas respons generatif menggunakan metode G-Eval. Hasil analisis menunjukkanbahwa prompt engineering efektif meningkatkan akurasi klasifikasi dan koherensi respons CBT, bahkan pada model denganparameter rendah hingga tinggi. Penggunaan gaya bahasa formal dalam prompt menghasilkan performa klasifikasi yang lebihkonsisten, dengan akurasi tertinggi mencapai 72.4% melalui strategi majority voting, sedangkan gaya informal tetap mampumenghasilkan respons yang natural dengan skor G-Eval di atas 7.0 pada seluruh dimensi penilaian. Sistem ini dirancang agardapat diintegrasikan ke dalam platform chatbot atau robot konselor digital, serta menunjukkan potensi dalam memperluasakses layanan psikologis berbasis AI dalam bahasa Indonesia.Kata Kunci—Distorsi Kognitif, Terapi Kognitif-Perilaku, LLM, Prompt Engineering, RAG, Chain of Thought
PERANCANGAN SISTEM OTOMASI PENCAHAYAAN HOTEL BERBASIS PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLER (PLC)
Salah satu aspek penting dari manajemen bangunan, seperti hotel, adalah pengaturanpencahayaan yang efisien dan responsif terhadap kebutuhan penghuni. Hal ini tidak hanya akanmeningkatkan kenyamanan dan pengalaman tamu, tetapi juga dapat menghasilkan penghematanenergi yang signifikan.Dengan mempertimbangkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkanpenelitian sistem otomasi pencahayaan berbasis PLC. Pemograman PLC menggunakan ladderdiagram dalam CX-Programmer dan penyusunan program HMI (Human Manchine Interface)simulasi hotel dibuat dengan menggunakan CX-Designer.Sistem otomasi pencahayaan yang akan dibuat meliputi sistem kontrol pencahayaan padalobi hotel, koridor hotel, 8 kamar hotel, dan 8 kamar mandi hotel. Perancangan dimulai denganmenentukan input dan output ruangan sebelum program dirancang dengan CX-Programmer.Sensor yang digunakan pada sistem ini adalah sensor LDR (Light Dependent Resistor) dan SensorPIR (Passive Infrared). Sistem pencahayaan pada lobi dan koridor diatur dengan Real-TimeCounter (RTC) untuk mematikan lampu di luar waktu kerja dan sensor LDR untuk mematikanlampu saat kondisi cahaya mencukupi. Sedangkan, sistem pencahayaan kamar hotel dan kamarmandi hotel masing-masing menggunakan sepasang sensor PIR sebagai input nya.Kata Kunci- Sistem Otomasi, Pencahayaan Hotel, Programmable Logic Controller (PLC
Analisis Koordinasi Rele Jarak Saluran UdaraTegangan Tinggi (SUTT) 70 kV Gardu IndukTulungagung-Trenggalek-PLTA Tulungagung
Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 70 kV pada sistemtransmisi memiliki risiko tinggi terhadap gangguan eksternal sepertisurja petir, layangan, dan pohon, serta gangguan internal sepertihubung singkat dan beban lebih. Oleh karena itu, diperlukan sistemproteksi yang andal dan selektif, salah satunya adalah rele jaraksebagai proteksi utama. Penelitian ini bertujuan menganalisiskoordinasi rele jarak pada jaringan GI Tulungagung–Trenggalek–PLTA Tulungagung. Metode yang digunakan adalah perhitunganteoritis setelan zona berdasarkan SPLN 2005 dan simulasigangguan menggunakan perangkat lunak Digsilent PowerFactory15.1. Hasil perhitungan teoritis zona proteksi menunjukkan nilaiimpedansi setelan mendekati data eksisting PLN dengan selisihsangat kecil, serta memenuhi standar jangkauan zona berdasarkanSPLN. Simulasi gangguan hubung singkat tiga fasa menunjukkanbahwa semua gangguan terdeteksi pada zona 1 dengan waktu trip0,02 detik, menunjukkan kerja rele yang selektif. Sementara padagangguan satu fasa ke tanah, zona 1 tidak mendeteksi gangguan dandibackup oleh zona 2 atau zona 3 dengan waktu trip antara 0,42hingga 1,62 detik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah koordinasirele jarak telah bekerja dengan baik, namun beberapa zona masihperlu penyesuaian untuk gangguan tidak seimbang. Penelitianselanjutnya disarankan menggunakan arah proteksi reverse danmempertimbangkan pengaruh arus infeed serta pemodelan saluranlebih akurat.Kata kunci: Rele Jarak, Koordinasi Proteksi, Gangguan HubungSingkat, SUTT 70 kV, Digsilent PowerFactor
MENINGKATKAN EFISIENSI MESIN EKSTRAKSI BETA KAROTEN DENGAN ULTRASONIC TRANSDUCER ARRAY BERBASIS ARDUINO UNO
Industri pangan Indonesia berkontribusi besar terhadap PDB dengan pertumbuhan tahunan 3,57%, namun keamanan pangan menjadi perhatian akibat penggunaan pewarna sintetis terlarang seperti rhodamin B dan methanyl yellow. Keterbatasan produksi pewarna alami menjadi tantangan, meski Indonesia kaya akan pigmen alami seperti beta karoten, pigmen antioksidan yang menghasilkan warna kuning hingga oranye. Beta karoten dapat diekstraksi dari komoditas seperti labu kuning (Cucurbita moschata), namun metode ekstraksi konvensional seperti maserasi membutuhkan waktu lama, sementara metode ultrasonik tanduk getar berbiaya tinggi dan berisiko degradasi senyawa. Solusi inovatif berupa mesin ekstraksi berbasis ultrasonic transducer array dengan Arduino Uno dikembangkan, terdiri atas reaction chamber, cooling chamber, dan control panel. Mesin ini, dengan daya 266 watt, menghasilkan kadar beta karoten tertinggi sebesar 4941,12 µg/g, lebih efisien dibanding teknologi lain. Mesin ini memaksimalkan hasil ekstraksi serta mengefisiensikan waktu, biaya, dan penggunaan bahan ekstraksi.Kata Kunci—Beta Karoten, Mesin Ekstraksi, Pewarna, Pewarna Alami, Labu Kuning.
RANCANG BANGUN SISTEM KONTROL DAN MONITORING DAYA PERANGKAT ELEKTRONIK PADA SMART HOME BERBASIS IOT
The habit of leaving electrical devices running unattended can lead to electricity wastage and, in the event of a short circuit, can potentially cause fires. Electricity consumption by PLN customers in the household sector continues to increase every year, necessitating enhanced efficiency. One solution is to use IoT to monitor and control electricity usage. This research employs the design of an IoT-based smart plug capable of monitoring AC electrical variables such as voltage, current, power, frequency, and power factor, as well as controlling a relay to cut off the power supply. Testing was conducted using a multimeter and a single-phase energy meter as a benchmark for the designed prototype. Additionally, the IoT system\u27s response time was evaluated. From testing the ZMPT101b sensor, a difference of 4.358 V was found compared to the benchmark device, while the ZMCT103c sensor showed differences of 68.4 mA, 61.7 mA, and 68.3 mA across three loads. The power differences for each load were 0.38 W, 0.74 W, and 0.07 W, respectively. Regarding energy measurement performance, a difference of 0.1 kWh across the three loads was observed compared to the benchmark device. The actuator used is a relay, which disconnects the power supply in the event of an overload. The device\u27s current-limiting performance was demonstrated when one circuit detected an overload (>5A), causing the relay in that circuit to successfully disconnect the power supply. The IoT system implementation was carried out via a web server with a local IP, which was then connected to the internet using the ESP32 Power Monitor application on a smartphone. With ESP32 Power Monitor, users can view sensor parameter readings and control the relay status for each load.Keywords : IoT, smart plug, power monitoring, energy efficiency, remote contro