Jurnal Agrisep
Not a member yet
154 research outputs found
Sort by
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN DAN LOYALITAS KONSUMEN PADA KEDAI KOPI DI KECAMATAN KUTA ALAM KOTA BANDA ACEH
This study aims to determine the level of consumer satisfaction in consuming products at a coffee shop in Kuta Alam District. The type of data used in this study is primary data, namely data obtained from the first party who is directly involved with the problem to be discussed. Primary data obtained through interviews with coffee shop consumers. The analytical model used is the Customer Satisfaction Index (CSI). The results in this study are the CSI value obtained, which is 81% that included in the very satisfied criteria. This shows that the performance of the coffee shop is in line with consumer expectations. So, based on the calculation of the Customer Satisfaction Index (CSI) the level of consumer satisfaction of the coffee shop in Kuta Alam District is at a very satisfied level
STRATEGI PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI KAKAO BERBASIS KOPERASI DI KABUPATEN ACEH UTARA
Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Aceh Utara, dengan tujuan untuk mengkaji dan merumuskan strategi yang tepat untuk pengembangan Agroindustri Kakao dengan mengidentifikasi faktor Internal dan Faktor Eksternal Agroindustri Kakao di Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis deskriptif Faktor Internal dan Faktor Eksternal kemudian dapat merumuskan beberapa alternatif Strategi dengan Metode Analisis SWOT( Strenght, Weakness, Opportunity, dan Threath) Selain itu dengan menggunakan pendekatan analisis Matriks SWOT diharapkan akan diperoleh urutan Prioritas Strategi pengembangan Agroindustri Kakao di Kabupaten Aceh Utara. Hasil penelitian menunjukkan dengan menggunakan pendekatan analisis SWOT dan Analisis matriks QSPM menyatakan bahwa pilihan alternatif strategi yang tepat adalah alternatif strategi kedua, strategi ini dilakukan dengan meningkatkan kapasitas produksi dan pengawasan mutu bahan baku melalui peningkatan input produksi, melakukan pengendalian serta pengendalian terhadap hama penyakit, pengawasan pada waktu masa trek, pengembangan kakao berbasis kawasan (kluster) dan pemanfaatan lahan tidur. Hasil penelitian ini juga menggambarkan bahwa produksi produk olahan kakao harus ditingkatkan untuk menjawab permintaan pasar yang terus meningkat, hal ini bisa dilakukan dengan pengembangan teknologi yang digunakan dan peningkatan kualitas sumberdaya manusia dalam aplikasi teknolog
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN BERAS DI KABUPATEN ACEH SINGKIL
ABSTRACTRice is the staple food of the majority of the Indonesian population, especially in Aceh Singkil Regency. Therefore, the demand for rice increases every year following the increase in population. This study aims to determine the factors that influence the demand for rice in Aceh Singkil Regency, collecting data using secondary data obtained from the Central Statistics Agency (BPS) of Aceh Singkil Regency and other related agencies from 2005-2020. The analytical method applied in this research is multiple regression. The results showed that simultaneously the correlation analysis obtained a termination coefficient (R2) of 0.996, meaning that the variables of rice price, corn price and population were able to explain the variation that occurred in the amount of rice demand. Simultaneously, the variables of rice price, corn price and population have a significant effect on the amount of rice demand with F value = 1.022 while F table = 0.05 = 3.49; and Ftable = 0.01 = 5.95. While partially, only the population has a significant effect on the amount of rice demand in Aceh Singkil RegencyKeywords: Rice, Request, Price, Total population ABSTRACTBeras merupakan makanan pokok mayoritas penduduk Indonesia, khususnya di Kabupaten Aceh Singkil. Maka dari itu, jumlah permintaan beras dari tahun ke tahun meningkat mengikuti jumlah penambahan penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan beras di Kabupaten Aceh Singkil, pengumpulan data menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Aceh Singkil dan Dinas terkait lainnya mulai tahun 2005-2020. Metode analisis yang diterapkan dalam penelitian ini adalah regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara serempak analisis korelasi diperoleh koefesien diterminasi (R2) sebesar 0,996, artinya variabel harga beras, harga jagung dan jumlah penduduk mampu menjelaskan variasi yang terjadi terhadap jumlah permintaan beras. Secara serempak variable harga beras, harga jagung dan jumlah penduduk berpengaruh nyata terhadap jumlah permintaan beras dengan nilai F = 1.022 sedangkan F tabel = 0,05 = 3,49; dan Ftabel = 0,01 = 5,95. Sedangkan secara parsial, hanya jumlah penduduk yang berpengaruh secara signifikan terhadap jumlah permintaan beras di Kabupaten Aceh Singkil.Kata Kunci: Beras, Permintaan, Harga, Jumlah Penduduk
ANALISIS PENGUKURAN TINGKAT MINAT TEKNOLOGI SMART FARMING PADA PETANI KOMODITI PADI DI KABUPATEN ACEH UTARA
Sektor pertanian telah memainkan peran penting sepanjang sejarah manusia hingga sekarang, dikarenakan pertanian sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia. Saat ini kita sedang mengalami perubahan yang sangat baru di bidang pertanian yang disebut dengan smart farming. diterapkan sebagai inovasi di bagian input, proses, dan output. Ini juga melibatkan peningkatan metode dan alat yang mendorong pembangunan pertanian. Minat merupakan momen dan kecenderungan yang searah secara intensif kepada suatu objek yang dianggap penting. Penelitian ini merupakan penelitian awal untuk mengidentifikasi jenis teknologi smart farming yang diminati oleh petani komoditi padi di Kabupaten Aceh Utara. Di Provinsi Aceh, petani belum banyak yang memanfaatkan SFT dalam usahatani. Dikarenakan mayoritas petani di provinsi aceh masih kurang akan informasi mengenai pentingnya smart farming. Maka dari itu, perlu adanya tingkat minat pengunaan jenis teknologi smart farming dalam usahatani untuk mengetahui jenis-jenis SFT yang beredar di dunia dan dibutuhkan. Penelitian ini menggunakan analisis uji tabulasi silang (cross tabulation). Hasil penelitian yang dilakukan yaitu hasil uji crosstabs menunjukkan petani komoditi padi paling meminati jenis SFT yaitu Autonomous machines dengan jumlah 51 petani, FMIS/Apps berminat sejumlah 49 petani, Recording/mapping berjumlah 47 petani dan Tractor GPS/Connected tools diminati berjumlah 40 petani
PENGARUH TENAGA PANEN TERHADAP PRODUKTIVITAS GUNA PENINGKATAN PRODUKSI KELAPA SAWIT DI PT. AGRO SINERGI NUSANTARA (A.S.N)
Produktivitas merupakan faktor utama efisiensi dan efektivitas untuk mencapai tujuan perusahaan. Kegiatan panen merupakan faktor penting dalam perkebunan kelapa sawit, mengetahui peranan produktivitas tenaga kerja terhadap produksi TBS sangat penting hal ini didasari bahwa tenaga kerja panen merupakan salah satu unsur penentu produksi dalam perkebunan kelapa sawit. Penelitian ini dilaksanakan pada PT. A.S.N kebun Ujung Lamie dengan objek penelitian tenaga kerja panen dan tingkat produktivitasnya per hari kerja serta nilai produksi per tenaga panen per bulan pada Afdeling satu. Sampel penelitian merupakan sampel jenuh yakni tenaga kerja panen Afdeling satu yang berjumlah 31 tenaga panen. Model analisis teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara langsung dengan responden, model analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan pendekatan model regresi linear sederhana, uji hipotesis yang dilakukan uji parsial. Hasil analisis data ditemukan bahwa nilai konstanta yang bernilai positif sebesar 77,422 bermakna apabila nilai produktivitas tetap (konstan) maka tingkat produksi TBS pada Afdeling satu sebesar 77,422 ton. Koefisien regresi produktivitas yang bernilai positif sebesar 27,830 bermakna setiap peningkatan tingkat produktivitas sebesar 1 (satu) kg akan mengakibatkan tingkat produksi meningkat sebesar 27,830. Nilai korelasi R= 0,895 yang memaknai bahwa hubungan antara produktivitas dan tingkat produksi TBS di Afdeling satu berada dalam interval yang sangat kuat dan searah. Tingkat R2 nilai koefisien determinasi sebesar R2= 0,802, atau 80,2 persen yang bermakna bawa tingkat variasi produksi TBS pada Afdeling satu PT. A.S.N kebun Ujung Lamie dapat dijelaskan oleh produktivitas tenaga panen sebesar 80,2 persen dan sisanya 19,8 persen dijelaskan oleh variabel di luar model
ANALISIS PEMASARAN KOPI ARABIKA GAYO DI KABUPATEN ACEH TENGAH PROVINSI ACEH
This study aims to determine the general description of Gayo Arabica coffee marketing channels from farmers to consumers and to analyze the marketing efficiency of Gayo Arabica coffee in Aceh Tengah Regency. Respondents in this study were Gayo Arabica coffee farmers with a total of 40 farmers and 5 traders. Data analysis in this study uses marketing channel analysis by identifying marketing institutions involved in product distribution from the producer or farmer level to consumers and to determine the performance of Gayo Arabica coffee using quantitative analysis with marketing margins and farmer's share. The results show that in Aceh Tengah Regency there are 3 kinds of marketing channels carried out by farmers, namely: channel 1 (Farmers - Collector traders - Exporters (private) - Importers), channel 2 (Farmers - Collector traders - Cooperatives (exporters) - Importers), channel 3 (Farmers - Collectors - Cooperatives (non-exporters) - Importers). The results of the analysis of the market performance of Gayo Arabica coffee show that marketing channel 2 is the marketing channel with the lowest marketing margin, the smallest marketing cost, and the largest farmer's share compared to other marketing channels
PENGARUH GANGGUAN PANDEMI COVID-19 TERHADAP RISIKO RANTAI PASOK PADA SUBSISTEM PENGOLAHAN KOPI ARABIKA GAYO MENGGUNAKAN MODEL SISTEM DINAMIK DI KABUPATEN BENER MERIAH (STUDI KASUS KOPERASI EKSPORTIR KOPI KOKOWA GAYO)
Kopi menjadi salah satu komoditas yang ikut menyumbang peran bagi pembangunan pertanian dan menjadi produk andalan ekspor di Indonesia. Pada komoditas kopi, rantai pasok kopi Arabika Gayo yang panjang diduga menjadi salah satu penyebab rendahnya pendapatan di tingkat petani. Dengan adanya pandemi Covid-19 ini, eksportir kopi Arabika Gayo mengalami dampak yang signifikan pada usahanya karena penutupan akses ke pasar global yang menyebabkan terjadinya penumpukan barang di ruang penyimpanan seiring dengan berjalannya produktivitas kopi Arabika. Penundaan pengiriman kopi ke negara-negara tujuan juga terhambat akibat pandemi Covid-19 ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh risiko gangguan rantai pasok kopi arabika gayo saat pandemi Covid 19 terhadap persediaan dan keuntungan koperasi eksportir kopi Kokowa Gayo di Kabupaten Bener Meriah. Metode analisis dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan sistem dinamik. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa persediaan kopi arabika di koperasi Kokowa Gayo terus meningkat akibat pandemi Covid-19 yang menyebabkan koperasi ini tidak bisa mengekspor biji kopi yang telah diolah. Keterbatasan perdagangan ekspor kopi ini juga menimbulkan masalah yang lain seperti terganggunya perolehan keuntungan yang didapat koperasi. Dimana pada masa normal atau sebelum pandemi Covid-19 koperasi dapat memperoleh keuntungan mencapai Rp. 1.000.000.000/pengiriman. Namun, pada masa pandemi Covid-19 keuntungan yang didapatkan koperasi menurun bahkan sampai mengalami kerugian
WILLINGNESS TO PAY PETANI TERHADAP BENIH PADI HASIL IRRADIASI BADAN NUKLIR
This study aims to analyze the level of availability of farmers paying irradiated rice seeds from the Nuclear Energy Agency (BATAN) and analyze the factors affecting the availability of farmers paying irradiated rice seeds, respondents in this study are farmers who have used irradiated rice seeds with 60 farmers, Data analysis in this study uses Analysis of CVM (Contingent Valuation Method) and Analysis of Structural Equation Modeling (SEM). The results showed the total value of willingness to pay (WTP) consumers of irradiated rice seeds as much as Rp. 116,083 per package (5 kilograms) means 16.08 percent higher than the current price, this condition means the maximum limit of consumers' willingness to pay 16.08 percent higher than the current price. Product attributes and social status are factors that are significantly correlated to the availability of farmers paying (WTP) irradiated rice seeds ( 0.05
PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN KONSUMEN DALAM PEMBELIAN PRODUK LADA DI PROVINSI LAMPUNG
This research aims to analyse the stages of the consumer decision-making process for buying processed pepper products in Lampung. The research was conducted in several districts in Lampung. Primary data were obtained through direct observation and interviews using a questionnaire. The number of samples was 84 respondents. The data analysis method used in this research is qualitative analysis at the stage of the decision-making process. Analysis of the stages of the consumer purchasing decision making process is used to determine consumer behaviour in purchasing processed pepper products. The results of this study is that there are five stages in the consumer purchasing decision-making process in choosing, namely: (1) recognition of needs or problems, where most consumers choose with consideration of good quality, easy to reach and good taste; (2) information retrieval, mostly from oneself; (3) alternative evaluation, most of them buy because of quality and habits that have been done for a long time; (4) purchasing decisions, most consumers have planned to buy and buy products that look fresher; and (5) post-purchase behaviour, where most consumers feel satisfied with the product, so they make a repurchase of the product. Even if the products not available, most consumers are willing to look elsewhere
ANALISIS PEMASARAN BIJI KOPI (Green Bean) ARABIKA ANGGOTA KOPERASI USAHA TANI GAYO DI DESA BIES MULIE KECAMATAN BIES KABUPATEN ACEH TENGAH
Penelitian ini bertujuan untuk mengidetifikasikan saluran pemasaran dan besarnya margin pemasaran biji kopi arabika. Metode pengumpulan data yang dilakukan dengan menggunakan data primer dan data sekunder. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif dan kuantitatif. Lokasi penelitian ini berada di Desa Bies Mulie, Kecamatan Bies, Kabupaten Aceh Tengah dan dilakukan pada bulan Desember 2021. Pengambilan sampel dari petani dipilih melalui metode acak strata proporsional. Sampel Penelitian berjumlah 13 orang petani, 1 pengumpul desa, dan 1 Koperasi yaitu Koperasi Usaha Tani Gayo. Hasil penelitian ini menunjukkan saluran pemasaran yaitu : Petani Pengumpul Desa Koperasi. Margin yang diterima oleh lembaga pemasaran dari petani ke pengumpul desa sebesar Rp. 11.000,-/kg dengan proporsi 13, 05% dan dari pengumpul desa ke Koperasi sebesar Rp. 5.300,-/kg dengan proporsi 6,29%