Jurnal Agrisep
Not a member yet
154 research outputs found
Sort by
ANALISIS NILAI TAMBAH MENGGUNAKAN METODE HAYAMI DAN KEUNTUNGAN PENGOLAHAN IKAN TUNA PADA PT. YAKIN PASIFIK TUNA KOTA BANDA ACEH
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Analisis nilai tambah dan keuntungan pada pengolahan ikan tuna pada PT. Yakin Pasifik Tuna Kota Banda Aceh. Waktu penelitian ini dilaksanakan pada bulan September sampai oktober 2022. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis nilai tambah menggunakan metode hayami dan analisis keuntungan. Teknik pengumpulan data melalui metode wawancara. Hipotesis pada penelitian ini 1)Diduga pengolahan ikan tuna memberikan nilai tambah 2) diduga pengolahan ikan tuna memberikan keuntungan. Hasil penelitian Pengolahan ikan tuna pada PT. Yakin Pasifik Tuna Kotal Banda Aceh Kecamataln Kutal Alam dapat memberikan nilai tambah Produk Jepang (slice, kiriotoshi, dan hazai) mendapatkan nilai tambah sebesalr Rp4. 380.000 kg/bulan. Produk Amerika (saku, steak, strip, cube, center cut, random cut dan loin) mendapatkan nilai tambah sebesar Rp960.000 kg/bulan. Pengolahan ikan tuna pada PT. Yakin Pasifik Tuna Kota Balndal Alceh Kecalmaltaln Kuta Alam memberikan keuntungan produk Jepang sebesar Rp9.699.153.000 per sekali ekspor. Produk Amerika memberikan keuntungan sebesar Rp2.859.153.000 per sekali ekspor. Dengan demikian dapat disimpulkan semakin besar nilai tambah yang didapatkan semakin besar pula keuntungan yang diperoleh oleh perusahaan
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS DAN PENDAPATAN USAHA TANI PADI SAWAH DI KECAMATAN SIABU KABUPATEN MANDAILING NATAL
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pendapatan usaha tani padi sawah dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas padi sawah di Kecamatan Siabu kabupaten Mandailing Natal. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2022 sampai Januari 2023. Metode penelitian menggunakan survai. Lokasi penelitian dipilih secara Purposive sampling berdasarkan Desa/Kelurahan terjauh, sedang, dan terdekat terhadap pusat Kecamatan Siabu (Pusat Utama), masing-masing adalah Desa/kelurahan Sihepeng, Simangambat, dan Siabu. Pengambilan sampel menggunakan metode Proportional Random Sampling dengan rumus Slovin yaitu sebanyak 97 sampel. Metode analisis data yang digunakan adalah Total Revenue (TR) dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkaan tingkat pendapatan bersih sebesar Rp.639.742,-dalam satu kali musim tanam (MT), dengan pendapatan kotor Rp.3.772.774,- dan biaya produksi sebesar Rp.3.133.032,- MT. Seluruh variabel penduga secara simultan menunjukkan pengaruh yang signikan terhadap produktivitas padi. Secara parsial, variabel faktor yang berpengaruh nyata secara signifikan terhadap produktivitas yang dianalisis adalah jumlah tenaga kerja, sedangkan variabel jumlah benih, jumlah pupuk dan jumlah pestisida secara signifikan tidak berpengaruh nyata terhadap produktivitas padi sawah di Kecamatan Siabu Kabupaten mandailing Natal
PENGARUH PANDEMI COVID-19 TERHADAP PENDAPATAN USAHA TERNAK AYAM KAMPUNG DI DESA TIANG LAYAR KECAMATAN PANCUR BATU
Penelitian ini dilakukan di Desa Tiang Layar yang merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pengaruh pandemi Covid-19 terhadap produksi dan pendapatan usaha ternak ayam kampung di Desa Tiang Layar Kecamatan Pancur Batu. Metode analisis data digunakan secara deksiptif lalu menggunakan rumus menghitung pendapatan peternak ayam kampung dan analisis statistik uji beda rata-rata atau t-hitung (independent sample t-test) dengan uji satu arah. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa rata-rata produksi ayam kampung sebelum pandemi Covid-19 sebanyak 521 ekor dan rata-rata produksi ayam kampung saat pandemi sebanyak 278 ekor. Rata-rata total penerimaan peternak sebelum pandemi covid-19 sebesar Rp. 24.986.667, dengan rata-rata biaya produksi sebesar Rp. 6.307.556, dengan rata-rata total pendapatan mencapai Rp. 18.679.112, dibandingkan dengan saat pandemi Covid-19 rata-rata total penerimaan peternak sebesar 13.360.000, dengan rata-rata biaya produksi sebesar Rp. 4.803.111, rata-rata pendapatan mencapai Rp. 8.556.889. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi penurunan produksi bibit ayam dan tingkat pendapatan yaitu social distancing, perolehan pakan ayam dari mitra pesantren Ar-Raudhatul Hasanah tidak didapat sementara sebab diliburkan, pemasaran terhambat dan tidak maksimal disebabkan agen hanya mengambil sekitar setengah dari hasil ternak dan hanya mengambil seperlunya saja sesuai dengan kebutuhan pasar
PERSEPSI WANITA TANI TERHADAP PEMANFAATAN TANAH PEKARANGAN (PTP) DALAM MENUNJANG KETAHANAN PANGAN DI DESA CUCUM KECAMATAN KUTA BARO KABUPATEN ACEH BESAR
Kelompok Wanita Tani (KWT) merupakan kelompok swadaya yang berasal dari, oleh dan untuk masyarakat dengan jumlah anggota tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi wanita tani terhadap Pemanfaatan Tanah Pekarangan (PTP) dalam menunjang ketahanan pangan. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara sensus yaitu seluruh wanita tani kelompok kembang tani yang aktif memanfaatkan tanah pekarangan sebanyak 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wanita tani kelompok Kembang Tani memiliki karakteristik internal yaitu berumur 55 tahun (33%) dengan pendidikan formal SD (40%), memiliki jumlah anggota keluarga 1 4 orang (74%) dengan pendapatan Rp.500.000 1.000.000 (67%), memiliki luas lahan pekarangan 500 m2 (70%) dengan curahan waktu pemanfaatan 5 jam/hari (70%), dan kekosmopolitan termasuk dalam kategori rendah (97%) sedangkan motivasi termasuk dalam kategori tinggi (100%). Karakteristik eksternal seperti intensitas penyuluhan dan suasana kelompok termasuk dalam kategori tinggi (100%) sedangkan ketersediaan sarana dan produksi termasuk dalam kategori sedang (53%). Tingkat persepsi wanita tani kelompok Kembang Tani terhadap pemanfaatan lahan pekarangan dalam menunjang ketahanan pangan tergolong sangat baik dengan pencapaian skor 4.2.Women Farmers Group (KWT) is a self-help group originating from, by and for the community with a certain number of members. This study aims to determine the perceptions of women farmers on Utilization of Yard Land (PTP) in supporting food security. The sampling technique was carried out by means of a census, i.e. all female farmers in the farmer's group who actively used their yard land were 30 people. The results showed that female farmers in the Kembang Tani group had internal characteristics, namely aged 55 years (33%) with formal elementary school education (40%), had a family of 1 4 people (74%) with an income of IDR 500,000 1,000. 000 (67%), have a yard area of 500 m2 (70%) with an outpouring of utilization time 5 hours/day (70%), and cosmopolitanness is included in the low category (97%) while motivation is included in the high category (100% ). External characteristics such as the intensity of counseling and group atmosphere are included in the high category (100%) while the availability of facilities and production is included in the medium category (53%). The level of perception of female farmers in the Kembang Tani group regarding the use of yard land in supporting food security is classified as very good with a score of 4.2.Keywords: Farmer Women's Group, Perception, Utilization of Yard Land, Food Securit
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PETANI MILENIAL DALAM AGRIBISNIS DI KECAMATAN TRIENGGADENG KABUPATEN PIDIE JAYA
Petani milenial adalah petani generasi muda yang berusia 20-39 tahun yang menekuni dunia pertanian, memiliki jiwa mandiri, maju dan modern dalam membangun sektor pertanian menjadi lebih baik kedepannya. Petani milenial memiliki inovasi-inovasi baru, kreatif dan dan bermanfaat dalam pembangunan pertanian, karena pada dasarnya pertanian adalah salah satu sektor terpenting untuk menopang perekonomian masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani milenial di Kecamatan Trienggadeng Kabupaten Pidie Jaya. Populasi penelitian ini adalah seluruh petani milenial yang terdapat di Kecamatan Trienggadeng Kabupaten Pidie Jaya yaitu sebanyak 23 orang, seluruh populasi dijadikan sampel. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif, dengan metode analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan petani milenial di Kecamatan Trienggadeng Kabupaten Pidie Jaya. Ini ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi modal yang menyatakan bahwa setiap penambahan modal akan menyebabkan peningkatan pendapatan petani milenial
PARTISIPASI PETANI DALAM KEGIATAN KELOMPOK TANI DAN KAITANNYA DENGAN PRODUKTIVITAS PADI SAWAH DI DESA WONOSARI KECAMATAN TANJUNG MORAWA KABUPATEN DELI SERDANG
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis partisipasi kegiatan kelompok tani terhadap peningkatan produktivitas tanaman padi sawah, dan mengetahui hubungan partisipasi kegiatan kelompok tani dengan produktivitas tanaman padi sawah. Daerah penelitian ditentukan secara purposif di Desa Wonosari, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara. Populasi dalam penelitian ini adalah petani padi sawah di desa Wonosari, kecamatan Tanjung morawa, Kabupaten Deli serdang, Sumatera utara yang terdiri dari 8 kelompok tani, pengurus dan anggotanya seluruhnya ditetapkan sebagai populasi. Penelitian ini menggunakan metode total sampling yaitu menggunakan seluruh anggota dan pengurus kelompok tani. Metode ini dapat dilakukan jika jumlah sampel relatif kecil dan mudah dijangkau. Untuk menentukan sampel peneliti menggunakan rumus yang diperoleh dari metode Slovin. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan dengan uji korelasi rank Spearmans. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kelompok tani yang membutuhkan partisipasi anggota kelompok tani di desa Wonosari, Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang terdiri dari penggunaan bibit, pupuk, penanaman serentak, pemanenan serentak, cara panen dengan menggunakan mesin, penggunaan jenis pupuk yang dianjurkan, mendapat jatah giliran pengairan dari P3A dan regu pengendalian hama terpadu. Peran petani dalam kelompok tani di daerah penelitian berpartisipasi sangat tinggi sebanyak 34 orang (89,47 %) dan berpartisipasi tinggi sebanyak 4 orang (10,53 %). Tingkat produktivitas usahatani padi sawah kategori tinggi di daerah penelitian sebanyak 26 orang (68,42 %), produktivitas sedang sebanyak 11 orang (28,95 %) dan produktivitas rendah sebanyak 1 orang (2,63 %). Korelasi partisipasi petani dengan dengan produktivitas usahatani padi sawah memiliki korelasi yang signifikan. Hal ini berarti bahwa semakin meningkat partisipasi petani dalam kelompok tani maka produktivitas usahatani padi sawah akan semakin meningkat
STRATEGI PENGEMBANGAN AGRIBISNIS TEMBAKAU DI KABUPATEN ACEH TENGAH DENGAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP)
Abstrak:Tembakau(Nicotiana tabacum)merupakansalahsatukomoditaspertanianyangmemilikiperananpenting,tidakhanyasebagaisumberpendapatanbagiparapetani,tetapijugabaginegara.TembakaumerupakansalahsatutanamanyangsedangdikembangkanolehPemerintahKabupatenAceh TengahdenganmelihatpotensipertanianyangadadiKabupatenAceh Tengah. SalahsatudaerahpengembangantembakaudiKabupatenAceh TengahadalahKecamatanBintang.Namun,produksitembakaudiKecamatanBintangbelumberkembangluasdanjumlahproduksiyangmasihterbatassehinggaadanyakesenjanganantarapengembanganproduksitanamantembakaudanproduktivitastanamantembakau.PenelitianinibertujuanuntukmerumuskanstrategialternatifprioritasyangdigunakanuntukstrategipengembanganagribisnistembakaudiKecamatanBintangKabupatenAceh Tengah. Data yangdigunakanpadapenelitianinimenggunakandata primer dansekunder. Data primerdidapatmelaluiwawancaradanobservasi.Sedangkan,datasekundermeliputidata-data yangdiperolehdariinstansiterkait,literatur,laporandancatatanyangberkaitandenganpenelitianini.PendekatanpenelitianyangdigunakanadalahAHPdengansoftwaremicrosoftexcelsebagaialatpengolahandata. HasilpenelitianmenunjukkanbahwabahwastrategiprioritasdalampengembanganagribisnistembakaudiKecamatanBintangKabupatenAceh Tengahadalahstrategiperluasanaksespermodalan.Tobacco Agribusiness Development Strategy in Central Aceh Regency using Analytical Hierarchy Process (AHP) MethodAbstract :Tobacco (Nicotiana tabacum) is an agricultural commodity that has an important role, not only as a source of income for farmers, but also for the country. Tobacco is one of the crops that is being developed by the Central Aceh District Government by looking at the agricultural potential that exists in Central Aceh District. One of the tobacco development areas in Central Aceh District isKecamatanBintang. However, tobacco production in Bintang Sub-district has not developed widely and the amount of production is still limited so that there is a gap between the development of tobacco plant production and tobacco plant productivity. This study aims to formulate priority alternative strategies used for the development strategy of tobacco agribusiness in Bintang District, Central Aceh Regency. The data used in this study used primary and secondary data. Primary data was obtained through interviews and observations. Meanwhile, secondary data includes data obtained from related agencies, literature, reports and records related to this research. The research approach used is AHP with Microsoft Excel software as a data processing tool. The results showed that the priority strategy in the development of tobacco agribusiness in Bintang District, Central Aceh Regency is the strategy of expanding access to capital
FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI BESAR PEROLEHAN PENDAPATAN PEDAGANG DI PASAR AL-MAHIRAH PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KOTA BANDA ACEH
Pasar tradisional memegang peranan penting, karena di pasar tradisional masih menjadi indikator stabilitas pangan nasional . Jumlah pendapatan yang akan diperoleh tergantung dari modal yang digunakan oleh para pedagang untuk membeli produk yang akan dijual kembali. Semakin besar modal yang dimiliki oleh seorang pedagang maka akan semakin besar pula jumlah pendapatan yang akan diterima nantinya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk faktor faktor apa saja yang mempengaruhi perolehan pendapatan antar pedagang sayur, pedagang ikan dan pedagang daging yang ada di pasar Al-Mahirah Kota Banda Aceh pada saat masa pandemi Covid-19. Data yang digunakan bersumber dari survey lapangan pada pedagang sayur, pedagang ikan dan pedagang daging yang ada di pasar Al-Mahirah Kota Banda Aceh. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini menemukan bahwa faktor yang mempengaruhi perolehan pendapatan pedagang sayur, pedagang ikan dan pedagang daging di pasar tradisional Al-Mahirah pada masa Covid-19 adalah faktor modal yang dimiliki para pedagang serta faktor pendukung lainnya pada saat masa Covid-19 seperti: minat konsumsi masyarakat, faktor sosial kegiatan masyarakat serta faktor cuaca yang mempengaruhi perolehan dan kualitas produk yang akan dijual kepada konsumen
IDENTIFIKASI INSTRUMEN FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL PADA PENGUKURAN KEBERHASILAN PROGRAM PEREMAJAAN (REPLANTING) KELAPA SAWIT RAKYAT DI KABUPATEN NAGAN RAYA
Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq) merupakan bahan baku penghasil minyak masak, minyak industri, maupun bahan bakar. Tanaman kelapa sawit menjadi salah satu komiditi unggulan yang sedang dikembangkan oleh pemerintah karena dapat memberikan nilai ekonomi. Namun, masih banyak terbatasnya kemampuan dalam hal penerapan teknologi, budidaya, dan pengolahan hasil sehingga produktivitas dan mutunya relatif rendah. Salah satu daerah yang memiliki produksi dan luas lahan tertinggi di Provinsi Aceh berada di Kabupaten Nagan Raya. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi instrumen faktor internal dan eksternal dalam pelaksanaan program peremajaan sawit rakyat di Kabupaten Nagan Raya dan mengetahui faktor-faktor internal dan eksternal yang dapat mengukur keberhasilan program peremajaan kelapa sawit di Kabupaten Nagan Raya. Data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan data Primer dan sekunder. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pengumpulan data menggunakan purposive samplingdengan pertimbangan keikutsertaan petani kelapa sawit dalam program peremajaan kelapa sawit pada tahun 2018-2021 di Kecamatan Kuala Pesisir, Gampong Padang Rubek dan Kecamatan Tripa Makmur, desa kuala tripa di empat kelompok tani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen faktor internal dan faktor eksternal pada uji validitas terhadap tujuh belas variabel terdapat empat belas sub variabel yang dinyatakan valid, ini ditunjukkan dengan nilai korelasi validitas lebih dari 0,444. Sedangkan faktor yang dapat mengukur keberhasilan program peremajaan kelapa sawit rakyat dengan instrument uji reliabilitas menunjukkan faktor internal dinyatakan reliabel dengan nilai cronbachs alpha lebih besar dari nilai 0,6 () dan faktor eksternal tidak reliabel dengan nilai 0,523 dibawah nilai 0,6 (). Hal ini menunjukan bahwa faktor internal dapat mengukur keberhasilan peremajaan kelapa sawit sedangkan faktor eksternal tidak dapat mengukur keberhasilan peremajaan kelapa sawit di Kabupaten Nagan Raya
POSISI KEUNGGULAN KOMPETITIF DAYA SAING KARET INDONESIA
Indonesia menjadi salah satu negara dengan produktivitas terbesar karet memberikan Indonesia potensi dan peluang dalam perdagangan internasional. Meningkatnya industri otomotif dan kendaraan bermotor di pasar dunia menyebabkan makin tingginya permintaan karet. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis daya saing melalui keunggulan kompetitif karet alam Indonesia di negara tujuan ekspor yakni Amerika Serikat, Jepang, China, India, dan Korea Selatan. Metode analisis yang digunakan adalah Export Product Dinamics untuk mengukur keunggulan kompetitif, serta analisis X-Model Potential Export untuk melihat potensi pengembangan komoditas di negara tujuan ekspor. Hasil perhitungan EPD menunjukkan karet alam Indonesia hanya memiliki keunggulan kompetitif di negara Amerika Serikat. Serta analisis X Model Potential Export Product menunjukkan potensi pengembangan karet alam Indonesia yang optimis ke negara Amerika Serikat, Potensial untuk negara China, India, dan Korea Selatan, namun kurang potensial untuk negara Jepang