Jurnal Agrisep
Not a member yet
154 research outputs found
Sort by
PERSEPSI PETANI PADI SAWAH TERHADAP PENGGUNAAN PESTISIDA (STUDI KASUS: DESA BULU CINA KECAMATAN HAMPARAN PERAK KABUPATEN DELI SERDANG)
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Persepsi Petani Padi Sawah untuk mengetahui Faktor-Faktor yang mempengaruhi Persepsi Petani Padi Sawah, untuk mengetahui Persepsi Petani Padi Sawah dan untuk melihat Pengaruh Persepsi Petani Padi Sawah di Desa Bulu Cina Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini dilakukan di Desa Bulu Cina Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan melakukan metode observasi, wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Persepsi Petani Padi Sawah Terhadap Penggunaan Pestisida tergolong baik. Faktor-Faktor yang mempengaruhi Persepsi Petani Padi Sawah Di Desa Bulu Cina Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang antara lain: Umur, Pengalaman, Luas Lahan, Pendidikan, Pengetahuan, Sikap, Resiko dan Tindakan. Pengaruh Persepsi Petani Padi Sawah Terhadap Penggunaan Pestisida secara simultan dipengaruhi oleh: umur, pengalaman, luas lahan, pendidikan, pengetahuan, resiko, sikap dan tindakan, sedangan pengaruh persepsi petani secara parsial hanya dipengaruhi oleh pengetahuan.Kata kunci: Persepsi, Petani , Padi Sawah, Pestisid
ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI SAWI (Brassica rapa L) DI DESA CELAWAN KECAMATAN PANTAI CERMIN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI
Sawi termasuk ke dalam kelompok tanaman sayuran daun yang mengandung zat-zat gizi lengkap yang memenuhi syarat untuk kebutuhan gizi manusia. Tujuan penelitian (1) untuk mengetahui besar pendapatan Usahatani Sawi (Brassica rapa L.) di Desa Celawan Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai. (2) mengatahui kelayakan Usahatani Sawi (Brassica rapa L.) di Desa Celawan Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai. Metode penelitian dilakukan melalui wawancara dengan mengisi kuisioner dan jumlah sampel 15 petani sawi. Hasil penelitian ini rata -rata pendapatan petani sawi di Desa Celawan sebesar Rp 35.847.301 per hektar, sedangkan rata-rata pendapatannya Rp 46.150.914 per hektar dan total biaya produksi sebesar Rp 10.303.613 per hektar. Berdasarkan hasil B/C Ratio menunjukkan hasil 3,47 dan R/C Ratio menunjukkan nilai sebesar 4,47 sehingga usahatani sawi di Desa Celawan Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai layak untuk dijalankan. Kata kunci: Pendapatan, Kelayakan, Usahatan
PENGEMBANGAN AGRIBISNIS BERBASIS KOMODITAS UNGGULAN SUBSEKTOR HORTIKULTURA BUAH-BUAHAN KABUPATEN LAMONGAN
Komoditas di setiap daerah yang beragam mengharuskan adanya penentuan komoditas unggulan agar dapat dijadikan sebagai arah pengembangan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis komoditas unggulan subsektor hortikultura buah-buahan di Kabupaten Lamongan yang selanjutnya dijadikan sebagai basis pengembangan agribisnis. Metode analisis yang digunakan yakni analisis Location Quotient (LQ) dan Delta Location Quotient (LQ) yang dijadikan sebagai acuan klasifikasi potensi komoditas dalam empat kategori: stars, mature, emerging dan transforming. Komoditas yang masuk dalam kategori stars merupakan komoditas unggulan yang dirumuskan arahan pengembangannya melalui analisis Deskriptif Kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Komoditas unggulan (stars) yaitu: Jambu biji, sirsak, jambu air, mangga, pepaya, pisang dan semangka. Arahan pengembangan komoditas berdasarkan potensi dan masalah adalah dengan peningkatan lima subsistem agribisnis yaitu dengan cara pengadaan penangkaran benih, pengembangan teknologi greenhouse, pengadaan alat pengolahan, digitalisasi pemasaran, pengembangan varietas baru dan pengadaan transportasi pendukung.Kata kunci: Agribisnis, Komoditas Unggulan, Subsektor Hortikultura Buah-buaha
ANALISIS PENDAPATAN DAN NILAI TAMBAH AGROINDUSTRI TEMPE DAN TAHU (STUDI KASUS: DESA PULO JANTAN, KECAMATAN NA-IX-X, KABUPATEN LABUHANBATU UTARA)
Salah satu industri pengolahan kedelai yang potensial adalah industri tempe dan tahu. Pengolahan tempe merupakan salah satu produk potensial yang dapat dikembangkan karena hingga 50% konsumsi kedelai Indonesia digunakan untuk pembuatan tempe, 40% untuk tahu dan 10% untuk produk lainnya. Terdapat beberapa industri yang berada di Desa Pulo Jantan, Kecamatan Na-IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara salah satunya industri Makmur sejahtera yang bergerak pada industri tahu dan tempe, dengan menggunakan kedelai sebagai bahan baku produksinya. Industri Makmur Sejahtera melayani permintaan di sekitar wilayah Kabupaten Labuhan Batu Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Hayami. Metode pendekatan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dan metode kuantitatif. Hasil dari penelitian yang diperoleh Adalah adanya perbedaan nilai tambah kedelai pada produksi tahu dan tempe sebesar 44% atau sekitar Rp41.831/kg kedelai yang diolah pada UKM Bapak Angga dan sebanyak 55% atau sekitar Rp41.498/kg kedelai yang diolah pada UKM Ibu Suarni.Kata Kunci: Kedelai, Produksi Tahu-Tempe, Pendapatan,kecamatan Na IX-
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHA KERIPIK PISANG BLESSING (STUDI KASUS PADA USAHA KERIPIK BLESSING BANANA CHIPS DI DESA SIMPANG KANAN KECAMATAN SUMBERJO KABUPATEN TANGGAMUS)
Pisang merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki kandungan karbohidrat, nutrisi, mineral, dan kandungan serat yang sangat tinggi. Pisang dapat meningkatkan nilai tambah yaitu keripik pisang. Permasalahan umum bagi industri pengolahan keripik pisang Blessing ini adalah penurunan produski, kenaikan harga input, dan penurunan harga jual. Oleh karena itu maka dilakukan penelitian menghitung biaya dan penerimaan, menganalisis kelayakan finansial pada usaha, menganalisis sensitivitas pada usaha keripik pisang Blessing di Gunung Batu Kecamatan Sumberjo Kabupaten Tanggamus. Metode Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan data primer dan sekunder. Metode di lakukan dengan cara Purposive pada respondennya. Penelitian kuantitatif dilakukan untuk menganalisis kelayakan finansial yaitu NPV, IRR, Net B/C, dan Payback Period (PP) dan BEP. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh usaha keripik pisang blessing memperoleh penerimaan sebesar Rp 1.781.313.333 dan Keuntungan sebesar Rp 574.232.500, analisis kelayakan finansial menunjukan bahwa usaha keripik pisang blessing ini layak untuk dijalankan, sensitivitas terhadap parameter kenaikan biaya variabel sebesar 5% usaha keripik pisang blessing masih layak untuk dijalankan dan hasil analisis sesitivitas terhadap penurunan penjualan sebesar 12% usaha keripik pisang masih dikatakan layak
Pengaruh Bauran Pemasaran terhadap Keputusan Pembelian di Pujasera Adzkia
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh bauran pemasaran terhadap keputusan pembelian di Pujasera Adzkia. Bauran pemasaran yang dianalisis meliputi produk, harga, tempat, dan promosi. Penelitian ini menggunakan metode asosiatif dengan teknik sampling insidental dan melibatkan 108 responden yang berkunjung ke Pujasera Adzkia. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji instrumen, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel produk, harga, dan tempat memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Variabel produk memiliki pengaruh positif dengan koefisien regresi sebesar 0,249; variabel harga memiliki pengaruh negatif dengan koefisien regresi sebesar -0,239; dan variabel tempat memiliki pengaruh positif dengan koefisien regresi sebesar 0,911. Sementara itu, variabel promosi tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Uji simultan menunjukkan bahwa keempat variabel secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai Fhitung sebesar 26,329 dan signifikansi 0,000. Koefisien determinasi (R2) sebesar 0,506 menunjukkan bahwa 50,6% variasi keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh variabel produk, harga, tempat, dan promosi, sementara sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini. Berdasarkan hasil ini, Pujasera Adzkia perlu memperhatikan kualitas produk, penetapan harga yang kompetitif, dan lokasi yang strategis untuk meningkatkan keputusan pembelian konsumen. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi pengelola Pujasera Adzkia dalam menyusun strategi pemasaran yang efektif guna meningkatkan penjualan dan kepuasan konsumen. Selain itu, penelitian ini juga menegaskan pentingnya aspek-aspek bauran pemasaran dalam mempengaruhi keputusan pembelian konsumen
ANALISIS KONTRIBUSI USAHATANI KEMENYAN (Styrax Spp) TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI DI DESA SIPITUHUTA KECAMATAN POLLUNG KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN
Penelitian ini menganalisis untuk mengetahui besarnya pendapatan yang diperoleh petani dan mengetahui besarnya Kontribusi usaha tani Kemenyan. Penelitian ini dilakukan di Desa Sipituhuta Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan. Penelitian ini dilakukan mulai dari survei, pengambilan data dilapangan. Pohon kemenyan adalah pohon penghasil getah kemenyan merupakan salah satu pohon asli Indonesia. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif untuk mengolah data dan imformasi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode survey dan wawancara, pengumpulan data diaambil dari data primer dan sekunder.Hasil penelitian tentang kontribusi usahatani kemenyan terhadap pendapatan rumah tangga petani menunjukkan bahwa sumber pendapatan rumah tangga petani berasal dari penanaman kemenyan, selain itu juga berasal dari pertanian lainnya dan non pertanian. Besar rata-rata kontribusi kemenyan yang diberikan selama satu tahun yaitu 77% atau Rp.132.582.682 .Disimpulkan bahwa usahatani kemenyan memiliki kontribusi yang besar terhadap pendapatan rumah tangga petani. Jadi Usahatani kemenyan ini sangat bagus untuk dikembangkan ke depannya. Pemanfaatan lahan yang optimal dengan tetap memperhatikan keseimbangan liungkungan akan dapat memberikan hasil yang optimal.Kata Kunci: Kemenyan, Kontribusi,Pendapatan
STRATEGI PEMASARAN IKAN LELE UD. SONIA RATU DI KABUPATEN ACEH BARAT
Strategi pemasaran digunakan untuk mendukung kegiatan dalam meningkatkan pendapatan bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi pemasaran yang berbeda untuk UD. Sonia Ratu mengembangkan ikan lele di Kabupaten Aceh Barat serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi oleh strategi-strategi tersebut. Metode Penelitian berbasis metodologi penelitian kualitatif. Pemilik, staf, dan pelanggan UD Sonia Ratu adalah informan penelitian ini. Teknik analisis data termasuk mengurangi data, menyajikan data, dan menampilkan kesimpulan. Peneliti menyimpulkan bahwa strategi pemasaran ikan lele bisnis di UD Sonia Ratu menggunakan strategi SO (Strengths-Opportunities) yang dipilih berdasarkan analisis matriks SWOT. Tiga alternatif strategi SO telah diidentifikasi dan dieksplorasi; pertama, strategi mempertahankan kuantitas dan kualitas, kedua, strategi promosi menggunakan media digital, ketiga, strategi meningkatkan jumlah pelanggan
MINAT PETANI PADI SAWAH TERHADAP PENGGUNAAN KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) DI KECAMATAN TELUK DALAM KABUPATEN NIAS
Rice Farmers' Interest in the Use of People's Business Credit (KUR) in Teluk Dalam District, South Nias Regency, North Sumatra Province. The purpose is to determine the level of interest and the factors that influence it. This study was conducted from April 2022 to July 2022. The data collection method is observation, questionnaires and interviews. The data analysis method used Likert scale and multiple linear regression. The results show that level of interest of farmers to the use of People's Business Credit is moderate with an interest level of 48.2%. The results of multiple linear regression on the factors that influence farmers' interest obtain the following equation Y= -6.646 + 0.357 X1 + 0.093 X2 + 0.733 X3 - 0.486 X4. Further tests using t-count showed that the characteristics of farmers, the socialization of the KUR program and the characteristics of the KUR program had a significant influence with the t-count value greater than the t-table. Meanwhile, the involvement of agricultural instructors has no effect with t-count smaller than t-table
MANAJEMEN PRODUKSI PADA HOME INDUSTRY PONDOK KELAPA MUDA JELLY TAYA DI ALUE NAGA KOTA BANDA ACEH
Indonesia adalah Negara yang kaya akan sumber daya alam. Aceh adalah salah satu wilyah di Indonesia yang kaya akan sumber daya alam salah satunya adalah komoditas pertanian. Salah satu pemanfaatan produk pertanian untuk meningkatkan perekonomian adalah komoditas buah kelapa. Buah kelapa bisa dimanfaatkan sebagai produk diversifikasi olahan buah kelapa sebagai produk kuliner. Salah satu pemanfaatan buah kelapa sebagai produk kuliner adalah produk kelapa jelly. Kelapa muda jelly merupakan minuman yang terbuat dari buah kelapa muda, dan jelly yang sangat diminati oleh berbagai kalangan dan berbagai usia. Minuman ini sangat disukai karena memiliki rasa yang segar dan nikmat sehingga banyak orang yang menyukai jenis minuman ini. Karna rasa kelapa muda yang segar mampu menyehatkan tubuh serta daging kelapa muda yang lembut memiliki banyak kandungan vitamin yang baik untuk tubuh. Kelapa jelly mulai berkembang beberapa tahun belakangan ini di Aceh. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan memberikan kuisioner dan wawancara langsung dengan pemilik dan pekerja usaha home industry tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CV. Taya Jelly memanfaatkan peluang dengan mengolah buah kelapa menjadi produk pangan yang bernama Kelapa Jelly Taya. CV.Taya Jelly merupakan sebuah home industri skala kecil yang memproduksi kelapa muda menjadi kelapa jelly sebagai produk utama. CV Taya Jelly mengembangkan produk dengan menerapkan konsep manajemen produksi dengan baik dimulai dengan pemilihan bahan baku, sistem operasional sampai dengan manajemen pemasaran