Faculty of Agriculture, Universitas Sebelas Maret (Publishing Systems)
Not a member yet
653 research outputs found
Sort by
Daya Ovisidal Ekstrak Daun Nimba (Azadirachta indica) terhadap Penetasan Telur Nematoda Puru Akar, Meloidogyne Javanica
Nematoda Puru Akar, Meloidogyne javanica merupakan salah satu organisme pengganggu tanaman yang menyebabkan kerugian yang besar hampir pada semua jenis tanaman, terutama sayuran. Berbagai cara dilakukan untuk mengendalikan M. javanica, termasuk penggunaan nematisida yang sangat beracun yang dapat menimbulkan dampak negatif pada lingkungan dan kesehatan. Belakangan ini banyak diteliti cara pengendalian yang lebih aman, seperti penggunaan pestisida nabati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya ovisidal dari ekstrak daun nimba (Azadirachta indica) terhadap telur nematoda puru akar, M. javanica. Penelitian dilaksanakan pada media agar dalam cawan petri yang diperlakukan dengan ekstrak daun nimba dengan 5 konsentrasi (10%, 15%, 20%, 25% dan 30%) dan tanpa ekstrak sebagai kontrol. Masing-masing petri diinokulasikan 130 telur M. javanica dan tiap perlakuan diulang sebanyak empat kali. Cawan petri diinkubasi pada suhu kamar dan jumlah telur yang menetas diamati mulai satu hari setelah inokulasi selama sepuluh hari. Pengaruh perlakuan ditentukan dengan menghitung standar error dan konsentrasi efektif (EC50) ditentukan dengan analisa probit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua konsentrasi ekstrak daun nimba efektif menekan penetasan telur M. javanica. Semakin tinggi konsentrasi semakin rendah persentase telur M. javanica yang menetas. Konsentrasi efektif (EC50) ekstrak daun nimba (Azadirachta indica) terhadap telur M. javanica adalah 19.91
Aplikasi Irigasi Kapiler pada Budidaya Sayuran dalam Rangka Memperkuat Ketahanan Pangan
Dampak dari pandemik covid 19 sangat dirasakan oleh kelompok wanita tani Sauyunan dan
kelompok tani Sabilulungan, kelurahan Sumelap, kecamatan Tamansari kota Tasikmalaya
Jawa Barat. Kegiatan pengabdian masyarakat: Aplikasi Irigasi Kapiler pada Budidaya
Sayuran, merupakan upaya untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang dialami pada
saat pandemi oleh mitra kegiatan. Permasalahan tersebut ialah : ketahanan pangan yang
masih rendah karena masih lemahnya terhadap keterjangkauan pangan baik secara kuantitas
maupun kualitas, pengetahuan dan ketrampilan tentang penerapan teknik irigasi kapiler yang
sangat efisien dalam penggunaan air, waktu dan tenaga penyiraman untuk budidaya sayuran
yang belum mereka miliki. Selain itu, mereka sangat terbatas pengetahuannya tentang potensi
lahan pekarangan sebagai sumber pendapatan keluarga. Program pengabdian kepada
masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan tentang teknik
irigasi kapiler pada budidaya sayuran, juga memotivasi mereka untuk menerapkannya di
lahan pekarangan sehingga dapat meningkatkan ketahanan pangan. Lebih jauh juga dapat
meningkatkan kesempatan kerja yang akan berdampak pada peningkatan pendapatan
keluarga. Manfaat kegiatan ini ialah penerapan teknik irigasi kapiler di lahan pekarangan
pada tanaman kangkung, tomat ,cabe, dll. Metode pelaksanaan melalui metode penyuluhan,
ceramah, diskusi, praktek dan evaluasi. Materi pelatihan aplikasi irigasi kapiler pada
budidaya sayuran, baik secara teori maupun praktek di lapangan dapat dipahami oleh para
peserta. Pengetahuan dan ketrampilan peserta kegiatan tentang teknik irigasi kapiler
meningkat. Para peserta mempunyai respon yang baik terhadap kegiatan pelatihan. Penerapan
teknik irigasi kapiler pada sayuran di pekarangan menarik minat masyarakat umum untuk
mencontoh dan menerapkannya
Perencanaan Tapak Ekowisata Menggunakan Teknologi Drone di Desa Timbang Lawan Kecamatan Bahorok Kabupaten Langkat Sumatera Utara
Ekowisata merupakan salah satu bentuk jasa lingkungan yang saat ini menjadi andalan bagi upaya konservasi berbasis masyarakat. Ekowisata memerlukan perencanaan ekowisata perlu dimulai dengan pemetaan dengan akurasi yang tinggi. Teknologi drone sangat diandalkan bagi pemetaan areal kecil dengan akurasi dan resolusi tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kondisi tapak yang akan dikembangkan untuk ekowisata dengan menggunakan teknologi drone. Penelitian ini menggunakan data foto udara yang diambil melalui drone dan survey lapangan terkait potensi atraksi wisata. Penelitian ini menemukan bahwa teknologi drone mampu mengidentifikasi karakter tapak berupa jenis penggunaan lahan, kelerengan dan ketinggian dengan resolusi sangat tinggi yaitu Ground Sample Distance (GSD) sebesar 8.64 cm/pix. Terdapat empat tipe penggunaan lahan dari hasil klasifikasi menggunakan metode visual dan hasil survei lapangan yaitu hutan, perkebunan sawit, lahan terbuka, sungai dan jalur treking. Kelerengan lokasi berkisar antara datar sampai sangat curam dan ketinggian tempat 80–110 mdpl. Hasil perencanaan tapak melalui teknologi drone sangat bermanfaat untuk pengembangan fasilitas ekowisata seperti pembangunan pondok, tempat swafoto, lokasi perkemahan, jaringan air dan listrik serta sarana dan prasanana lainnya
Redesain pada Pengemasan untuk Peningkatan Mutu Produk Dendeng UKM Ksatria
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat khususnya di UKM Ksatria ini untuk meningkatkan
kualitas dalam membuat kemasan suatu produk agar memiliki nilai jual yang tinggi. Pada
kegiatan ini dilakukan pendesainan ulang kemasan dengan mencantumkan kode halal, kode
PIRT, juga menambahkan petunjuk pengolahan dendeng. Kegiatan ini bertujuan agar dapat
mampu memahami konsep desain kemasan, label kemasan hingga dapat mengembangkan
desain kemasan produk yang sudah ada agar dapat menarik minat pembeli, dengan harapan
agar dapat menambah keterampilan dan omset. Hal lain yang dilakukan juga memperbaiki cara
pengemasan dengan jenis bahan pengemas yang dikhususkan untuk produk daging.
Kesimpulan yang didapatkan dari kegiatan ini adalah dengan adanya redesain kemasan
dendeng sapi UKM Ksatria maka kemasan yang dihasilkan lebih menarik, dan informatif
Peningkatan Produktivitas Masyarakat Desa Kadilanggon Melalui Pemberdayaan UMKM dan Pendekatan Edukatif dalam Menghadapi Tantangan Era New Normal Covid-19
Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai wujud pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk
meningkatkan produktivitas masyarakat Desa Kadilanggon melalui pemberdayaan Usaha
Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan pendekatan edukatif. Kegiatan Pengabdian
masyarakat ini dilaksanakan menggunakan metode hybrid, yakni sosialisasi secara daring dan
pelatihan secara luring. Pendekatan dilakukan dengan koordinasi perangkat desa, tokoh
masyarakat, dan tokoh sosial. Antusiasme tinggi masyarakat dan konstribusi aktif masyarakat
sangat baik ditunjukkan pada pelatihan branding UMKM tempe dan partisipasi aktif dalam
pelaksanaan sosialisasi edukatif vaksinasi. Adanya kegiatan branding UMKM tempe di Desa
Kadilanggon telah mendatangkan banyak dampak positif yang mendukung berkembangnya
kualitas dalam diri masyarakat. Peningkatan kualitas masyarakat kian meluas seiring dengan
adanya kegiatan branding UMKM tempe ini. Dampak dari kegiatan branding UMKM tempe
tidak hanya memberdayakan masyarakat dibidang pertanian, namun juga mampu memberikan
dampak peningkatan nilai jual hasil pertanian dan kualitas produk pertanian di pandangan
masyarakat. Kegiatan pendekatan edukatif melalui sosialisasi dapat menambah wawasan dan
pengetahuan masyarakat terkait Covid-19 dan meningkatkan kepercayaan diri masyarakat
terhadap vaksinasi. Pendekatan edukatif tersebut secara tidak langsung membantu pihak
pemerintahan Desa Kadilanggon dalam menyamaratakan pemberian vaksinasi di Desa
Kadilanggon. Kegiatan pemberdayaan UMKM dan pendekatan edukatif dalam era new normal
di Desa Kadilanggon sangat bermanfaat dan menambah wawasan masyarakat serta diharapkan
dapat mengalami keberlanjutan
Pelatihan Pemantauan Kesehatan Hutan dan Penggunaan Software Penilaian Kesehatan Hutan di KTH Lestari Indah sebagai Upaya Mitigasi Bencana
Keberlangsungan sistem pengelolaan hutan mangrove yang berkelanjutan perlu diwujudkan dengan salah satunya mengetahui pentingnya pemantauan kesehatan hutan. Pengetahuan terkait kesehatan hutan diperlukan untuk mengetahui dan mengidentifikasi gangguan atau kerusakan yang terjadi di hutan mangrove, sehingga perlu dilakukan pemantauan kesehatan hutan secara berkala. Selain itu, perlu adanya keterampilan dalam menggunakan aplikasi atau software merupakan faktor pendukung dalam mewujudkan hal tersebut. Pemantauan kesehatan hutan dan penggunaan software penilaian kesehatan hutan merupakan salah satu cara untuk mewujudkan kelestarian hutan mangrove dan sebagai upaya mitigasi bencana. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada anggota Kelompok Tani Hutan Lestari Indah terkait pemantauan kesehatan hutan mangrove dan penggunaan software penilaian kesehatan hutan (SIPUT). Kegiatan ini dilaksanakan pada Hari Minggu tanggal 24 Oktober 2021 di Wisata Hutan Mangrove, Desa Margasari, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian yaitu metode ceramah dan praktik langsung. Berdasarkan hasil evaluasi dengan menggunakan instrumen Pre-test dan Post-test, terdapat peningkatan pengetahuan anggota KTH sebesar 13,06%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa adanya pemahaman yang cukup baik terhadap peserta pelatihan. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan ini dapat membantu masyarakat dalam peningkatan pengetahuan dan partisipasi dalam pengelolaan hutan mangrove dan mewujudkan hutan mangrove yang berkelanjutan serta penggunaan software SIPUT merupakan media yang tepat untuk mempermudah penilaian kondisi kesehatan hutan mangrove
Peningkatan Kapasitas Civitas Akademika Perguruan Tinggi dalam Menerapkan Teknologi Tepat Guna kepada Masyarakat secara Efektif dan Berkelanjutan di Era New Normal
Peningkatan Kapasitas Civitas Akademika Perguruan Tinggi dalam
Menerapkan Teknologi Tepat Guna kepada Masyarakat secara Efektif dan
Berkelanjutan di Era New Norma
Pengabdian kepada Masyarakat Peningkatan Kualitas Kopi Solok Radjo
Kopi merupakan salah satu hasil komoditi perkebunan yang memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi dan berperan penting. Minuman kopi terus berkembang hingga saat ini menjadi salah satu minuman paling populer di dunia yang dikonsumsi oleh berbagai kalangan masyarakat. Permasalahan pada usaha Kopi Solok Rajo yang masih dijumpai adalah kesulitan dalam penyediaan bahan baku olahan yang seragam karena perbedaan umur panen dan keterbatasan lahan. Tujuan pengabdian ini untuk memberikan informasi ke pada usaha kopi solok rajo pentingnya penerapan teori KAIZEN untuk meningkatan kualitas produk. Metode pengabdian yang digunakan dengan observasi langsung dan diskusi langsung dilapangan. Dalam metode diskusi ini dilakukan secara dua arah sehingga ada timbal balik. Kesan dari dari metode diskusi ini tidak menggurui dan mencari solusi terhadap permasalahan yang sedang dihadapi. Materi yang diberikan mulai perencanaan usaha yang baik, proses produksi, pengontrolan kualitas dan kegiatan aksi untuk selalu beorientasi pada mutu. Kegiatan proses produksi menganut prinsip continuous improvement (perbaikan mutu secara berkelanjutan). Hasil dari diskusi, UKM menyambut dengan baik dan akan menerapkan adanya perbaikan kedepan. Sekarang ini pemasaran merk Kopi Solok Radjo sudah mendunia, untuk proses produksi tidak ada permasalahan, malah mempunyai ciri khas pengolahan yang tidak dipunyai oleh UKM pengolah kopi yang lain. Hasil pengolahan yang khas menghasilkan rasa yang spesifik. Dampak dari kegiatan Kopi Solok Rajo berperan dalam pelestarian lingkungan berupa penanaman kembali daerah gunung dengan kopi, disamping bisa meningkatkan pendapat masyarakat
Analisis Efisiensi Prosessing Biji Botani Bawang Merah/True Shallot Seed
Bawang merah merupakan komoditas strategis dan memiliki nilai ekonomis tinggi serta tidak dapat disubstitusi dengan komoditas lain di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efisiensi prosesing umbel kapsul bawang merah untuk menghasilkan biji yang dilakukan secara manual dan menggunakan alat. Penelitian dilakukan di KP. Margahayu Lembang, Balai penelitian Tanaman Sayuran selama bulan Juli hingga Desember 2018. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok yang merupakan kombinasi dari 3 perlakuan pengeringan umbel kapsul (rumah kasa, ruang pengering pada suhu 30-35 0C, dan mesin pengering) dan 4 perlakuan pemecah umbel kapsul dan sortasi benih (pemecah kapsul manual+sortasi manual; pemecah kapsul manual +sortasi innower; mesin pemecah umbel kapsul bawang merah +sortasi manual; mesin pemecah umbel kapsul bawang merah +sortasi menggunakan winnower). Dari kombinasi tersebut, dihasilkan 12 perlakuan yang diulang 4 kali. Hasil menunjukkan prosesing benih yang paling efisien adalah perlakuan ruang pengering 30-35 0C + pemecah kapsul manual + winnower. Besaran benih yang dihasilkan 353,15 gr dengan daya kecambah 75%, kadar air 7,53 %, kemurnian fisik benih 99,91 % dan biaya prosesing Rp 500/gram
Keragaman Predator Ulat Gerayak Jagung (Spodoptera frugiperda) selama Pertumbuhan Tanaman Jagung (Zea mays L) Di Desa Ireng Lombok Barat
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Keragaman Predator Ulat Gerayak Jagung (Spodoptera frugiperda) Selama Pertumbuhan Tanaman Jagung (Zea mays) Di Desa Ireng Lombok Barat.Penelitian ini telah dilakukan di lapangan dan laboratorium pada bulan September sampai bulan November 2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pengamatan langsung di areal tanaman jagung dan identifikasi koleksi spesimen. Penelitian ini mencakup 2 kegiatan utama, yaitu pengamatan di Lapangan dan pengamatan di Laboratorium. Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan dan laboratorium ditemukan 8 spesies serangga predator hama Spodoptera frugiperda di Desa Ireng Kecamatan Gunung Sari, di antaranya Spesies Cheilomenes sexmaculata, Spesies Coelophora inaequalis, Spesies Verania lineate, Spesies Polistes gallicus, Spesies Polyrchachis dives Smith, Spesies Crysopa sp., Spesies Gryllus vernalis dan Spesies Lycosa sp. Indeks keragaman serangga predator hama Spodoptera frugiperda pada pertanaman Jagung adalah (H´) 1,80. Hasil terebut dapat dikategorikan sebagai indeks keanekaragaman sedang, artinya ekosistem dalam kondisi dan produktivitas seimbang serta tekanan ekologis baik. Kelimpahan relatif serangga predator yang terdapat pada pertanaman jagung menujukkan bahwa serangga predator yang memiliki kelimpahan yang berbeda-beda. Kelimpahan tertinggi yaitu serangga predator yang memiliki kelimpahan tertinggi yaitu Spesies Polistes gallicus dengan angka kelimpahan sebesar 29,69%. Nilai kelimpahan yang paling rendah yaitu pada predator Spesies Polyrchachis dives Smith yaitu sebesar 1,95%. Indeks Dominasi dari masing-masing jenis serangga predator hama Spodopterafrugiperda memiliki nilai yang berbeda dan tidak ada satu spesiespun yang mendominasi. Nilai dominasi keseluruhan predator yaitu 0,23 maka nilai dominasi dapat dikatakan mendekati 0 (<0,5) maka tidak ada predator yang mendominasi