Faculty of Agriculture, Universitas Sebelas Maret (Publishing Systems)
Not a member yet
    653 research outputs found

    Perbandingan Pola Tanam Monokultur dan Tumpangsari pada Tanaman Tempuyung (Sonchus arvensis L.)

    Get PDF
    Penggunaan obat tradisional di masyarakat semakin menunjukkan perkembangan pesat. Obat tradisional yang banyak digunakan di masyarakat termasuk ke dalam golongan jamu. Salah satu tanaman yang banyak digunakan sebagai bahan baku pembuatan jamu adalah tempuyung. Tumpangsari merupakan pola tanam yang sering digunakan dalam budidaya. Pada pola tanam tumpangsari terdapat beberapa tanaman yang dibudidayakan dalam satu lahan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbandingan pola tanam monokultur dan tumpangsari pada tanaman tempuyung terutama yang berkaitan dengan parameter pertumbuhan dan kadar sari. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 2 perlakuan (tumpangsari dan monokultur) dan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian perlakuan tumpangsari secara nyata mampu meningkatkan parameter pertumbuhan yang terdiri dari tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun terpanjang, berat basah dan berat kering serta parameter kualitas simplisia yaitu kadar sari larut air

    Perilaku Konsumen Terhadap Pembelian Beras di Kabupaten Sragen

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses keputusan pembelian beras putih dan faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembeli beras putih di Kabupaten Sragen. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2021 di Pasar Bunder Sragen. Metode yang digunakan deskriptif. Lokasi penelitian dipilih secara purposive. Metode penentuan responden menggunakan metode accidental yang mana responden pada penelitian ini tidak diketahui secara pasti. Penentuan responden pada penelitian ini dicari dengan rumus pengambilan sampel besar populasi yang tidak diketahui dengan hasil responden sebanyak 100 orang. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder dan primer. Metode analisis data yang digunakan yaitu deskriptif, multiatribut fishbein, uji validitas, dan uji reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan faktor harga, aroma, kandungan gizi, tekstur dan warna yang di uji instrument berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian beras putih. Atribut sikap konsumen (Ao) beras putih yang paling berpengaruh dalam keputusan pembelian adalah harga

    [Optimasi Protokol Ekstraksi DNA Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) pada Umur Tanaman yang Berbeda] : Review

    Get PDF
    Tanaman kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) merupakan tanaman yang mempunyai peran besar terhadap perekonomian Indonesia, yakni sebagai penyumbang terbesar devisa negara. Besarnya pengaruh kelapa sawit terhadap perekonomian Indonesia, makaperlu upaya untuk memperbaiki karakter tanaman kelapa sawit baik secara konvensional maupun modern. Salah satu informasi yang penting untuk mendukung upaya tersebut adalah melalui penggalian informasi genetik tanaman yang diawali dengan proses ekstraksi DNA. Kualitas serta kuantitas DNA yang baik akan menjadi faktor utama dalam keberhasilan proses penggalian informasi genetik. Dengan demikian, dilakukan penelitian ini supaya diperoleh protokol ekstraksi DNA yang tepat pada beberapa umur tanaman kelapa sawit (pre nursery dan main nursery). Metode yang digunakan adalah metode Doyle & Doyle (1990) yang dimodifikasi dengan menggunakan 1% dan 2% larutan mercaptoethanol. Tiap sampel yang diekstraksi dilakukan pengulangan sebanyak tiga kali. Hasil yang diperoleh  menunjukkan bahwa Ekstraksi DNA modifikasi 2 menghasilkan kualitas dan kuantitas DNA lebih baik dibandingkan modifikasi 1 serta modifikasi tersebut cocok digunakan pada sampel daun muda tanaman kelapa sawit pre nursery dan main nursery, yang dibuktikan dengan analisis secara kuantitatif berupa tingkat konsentrasi dan nilai kemurnian yang tinggi serta visualisasi pita DNA yang diperoleh terlihat cukup jelas dan menghasilkan kemurnian DNA yang cukup baik pada kedua sampel tersebut

    Susunan Panitia

    Get PDF

    Pengaruh Dosis Herbisida Metil Metsulfuron 20 % terhadap Penekanan Gulma, Pertumbuhan dan Hasil Padi (Oryza sativa L.)

    Get PDF
    Salah satu faktor untuk meningkatkan produksi padi adalah faktor lingkungan terutama keberadaan gulma yang dapat menekan pertumbuhan dan  hasil. Pengendalian gulma dengan menggunakan metode kimia yaitu menggunakan herbisida lebih efektif dibandingkan dengan pengendalian gulma lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas  herbisida Metil metsulfuron 20%  terhadap penekanan gulma, pertumbuhan dan hasil padi sawah (Oryza sativa L.). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2018 – April 2019 di SPLPP (Sanggar Penelitian Latihan dan Pengembangan Pertanian), Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok dengan 7 perlakuan dan 4 ulangan. Dengan jenis perlakuan yang digunakan sebagai berikut : Metil metsulfuron 20% dengan dosis 10g/ha, Metil metsulfuron 20% dengan dosis 15g/ha, Metil metsulfuron 20% dengan dosis 20 g/ha, Metil metsulfuron 20% dengan dosis 25 g/ha, Metil metsulfuron 20% dengan dosis 30 g/ha, serta penyiangan mekanis dan kontrol. Perbedaan antara perlakuan diuji dengan menggunakan uji Duncan pada taraf nyata 5%. Hasil percobaan dengan dosis 20  g/ha mampu mengendalikangulma total  serta memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan serta hasil tanaman padi

    Pengembangan Aspek Kepemanduan Ekowisata Mangrove Kelompok Tani Hutan Mutiara Hijau 1 Pasir Sakti, Lampung Timur

    Get PDF
    Pengembangan pariwisata saat ini mengacu pada konsep pembangunan berkelanjutan, dimana sektor ekologi, sosial budaya, dan ekonomi dapat dijamin kelestariannya. Ekowisata merupakan jenis kegiatan wisata dengan menjaga kelestarian sumber daya, ditambahkan dengan berbagai teknik interpretasi objek sehingga setiap pengunjung mendapat pengetahuan, pemahaman, dan kesadaran akan pentingnya kelestarian daya tarik. Pramuwisata (guide) sebagai pelaku pariwisata yang merupakan garda terdepan karena secara langsung bersentuhan dengan wisatawan. Dari para pramuwisata, wisatawan akan memperoleh informasi atau penjelasan tentang obyek atau destinasi. Oleh karenanya peran dan peranan pramuwisata sangat penting. Jika seorang pramuwisata salah memberikan informasi atau dalam memberikan pelayanan tidak sesuai dengan standard operational procedure (SOP) maka citra daerah akan dipertaruhkan. Pengabdian dilaksanakan pada bulan April 2021 dengan metode ceramah dan praktik. Lokasi yang dipilih yaitu Hutan Mangrove Pasir Sakti, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung. Hasil dari pengabdian ini antara lain teridentifikasinya potensi pemandu wisata, kesepahaman para pihak yang terkait dalam membangun dan mengelola lokasi, serta terbentuknya kesiapan pelaku atau pengelola ekowisata mangrove Pasir Sakti menjadi pemandu wisata. Penggerak kegiatan dan pendampingan tata Kelola destinasi wisata masih cenderung dilaksanakan oleh pihak tertentu saja, sehingga kondisi ini menjadi factor yang mempengaruhi potensi ketersediaan dan kesiapan masyarakat sebagai pemandu pun terbilang rendah. Namun hal tersebut dapat diatasi dengan semakin ditingkatkannya pemberdayaan dan penyadartahuan tentang ekowisata mangrove Pasir Sakti. selain penyuluhan dan pemaparan materi, sangat dibutuhkan pelatihan khusus untuk praktik menjadi pemandu di lapangan. Karena dirasakan oleh masyarakat bahwa praktik langsung dan pengalaman sangat membantu dalam menciptakan kesiapan, keberanian, serta percaya diri dalam mengelola pengunjung

    Pengaruh Pemberian Amelioran terhadap Laju Infiltrasi pada Tanah Psamment dan Pertumbuhan serta Hasil Tanaman Jagung (Zea mays)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ameliorant terhadap laju infiltrasi tanah serta pertumbuhan dan hasil tanaman jagung (Zea mays) pada Psamment. Penelitian ini dilaksanakan di Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai Padang Pariaman, dan analisis tanah di laboratorium Jurusan Tanah Fakultas Pertanian Universitas Andalas. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April hingga Oktober 2018 menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK)  dengan 8 perlakuan dan 4 ulangan. Data yang diperoleh dianalisis dengan statistik dan dilanjutkan dengan uji DNMRT taraf 5% untuk nilai F yang berbeda nyata. Perlakuan yang diberikan adalah  A = Kontrol, B = Mulsa jerami padi (10 ton/ha), C=  Biochar sekam padi (20 ton/ha), D = liat (20 ton/ha), E = Mulsa jerami padi (10 ton/ha) + liat (20 ton/ha), F =Mulsa jerami padi (10 ton/ha) + Biochar sekam padi (20 ton/ha), G =  Biochar sekam padi (20 ton/ha) +liat (20 ton/ha), H = Mulsa jerami padi (10 ton/ha) + Biochar sekam padi (20 ton/ha) +liat (20 ton/ha). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan perlakuan kombinasi biochar sekam padi, tanah liat, dan mulsa jerami padi terdapat peningkatan tertinggi terhadap nilai TRP yaitu sebesar 23,23%, kandungan bahan organik sebesar 2,78%, dan kadar air tanah sebesar 6%, dan penurunan nilai BV sebesar 0,47 g/cm3. Penurunan nilai laju infiltrasi tertinggi berada pada perlakuan kombinasi mulsa jerami padi, liat dan biochar sekam padi dengan nilai sebesar 506,6 mm/jam dibandingkan kontrol sebesar 994,7 mm/jam, namun masih dalam kriteria yang sama. Penambahan pelakuan kombinasi mulsa jerami padi, liat dan biochar sekam padi pada Psamment dapat meningkatkan hasil tanaman jagung sebesar 11,05 kg/plot jika dibandingkan dengan kontrol sebesar 6,72 kg/plot

    Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program CSR PT Pamapersada Nusantara Distrik Indo dengan Komunitas Petani Borneo Organik Sehat Sejahtera Kec. Teluk Pandan, Kab. Kutai Timur

    Get PDF
    Program ini bertujuan untuk menerapkan sistem budidaya padi organik di lahan milik Komunitas Petani Borneo Organik Sehat Sejahtera (BOSS) yang beranggotakan 16 petani dengan total luas lahan sawah sebesar 13,25 Hektar . Program ini juga bertujuan untuk mengetahui produktivitas padi dengan budidaya sistem SRI Padi Organik dengan metode survei serta pengkajian menggunakan metode deskriptif. Program ini dapat dilaksanakan atas kerjasama antara PT Pamapersada Nusantara distrik Indo, YDBA, LPB Pama Bessai Berinta, Aliksa Organik SRI Konsultan dan Inofice. Program yang dilaksanakan diantaranya berupa pelatihan, pendampingan, sertifikasi, fasilitasi pemasaran dan pembuatan pabrik giling. Program yang dijalankan dari tahun 2017 hingga 2021 ini memberikan hasil yang baik. Diantaranya hasil rata-rata produktivitas padi yang awalnya petani binaan menggunakan sistem konvensional menghasilkan 1,56 ton/hektar di tahun 2017, kini petani dapat mencapai rata-rata produktivitas maksimum hingga 5,43 ton/ hektar di tahun 2021. Hal ini tentunya berdampak positif terhadap peningkatan perekonomian petani binaan Borneo Organik Sehat Sejahtera (BOSS). Saat ini komunitas petani juga mendapatkan sertifikasi organik yang memiliki SNI untuk jenis beras merah, putih, dan hitam

    Sinergi Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam Menjaga Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan di Jawa Tengah

    Get PDF
    Pertumbuhan penduduk dan dinamika pembangunan yang pesat di Jawa Tengah, menjadi tantangan tersendiri bagi Pemerintah untuk dapat mengelola sektor pertanian secara berkelanjutan. Kondisi tersebut perlu perhatian khusus karena Jawa Tengah merupakan salah satu Lumbung Pangan Nasional. Perencanaan yang menyeluruh dengan instrumen regulasi yang tepat dapat menekan laju alih fungsi lahan pertanian karena desakan aktivitas permukiman dan urbanisasi. Komitmen pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam menekan laju konversi lahan pertanian ke non pertanian yaitu dengan menjaga luasan Kawasan Tanaman Pangan Berkelanjutan (KP2B) sesuai amanat Perda No 16 Tahun 2019 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Jawa Tengah. Dalam hal ini, diperlukan sinergi antara Pemerintah Provinsi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota Di Jawa Tengah. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji persebaran KP2B di Jawa Tengah, serta sinkronisasi kebijakan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di Jawa Tengah dalam menjaga luasan minimal KP2B. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah metode deskriptif dengan analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif komparatif serta teknik pengumpulan data melalui telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KP2B di Jawa Tengah tersebar hampir di seluruh wilayah kabupaten/kota. Ada sinergi antara Pemerintah Provinsi dan kabupaten/kota di Jawa Tengah dalam menjaga luasan minimun KP2B

    Eksplorasi Bakteri Endofit Indigenos untuk Meningkatkan Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit Prenusery

    Get PDF
    Bakteri endofit hidup di dalam jaringan tanaman yang sehat dan berperan antara lain di dalam memacu pertumbuhan tanaman dengan menghasilkan senyawa-senyawa zat pengatur tumbuh, seperti IAA, GA3, dan Sitokinin. Tujuan penelitian untuk mendapatkan bakteri endofit indigenos untuk meningkatkan pertumbuhan bibit kelapa sawit prenusery. Penelitian bersifat eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan yang terdiri 2 tahap yaitu 1.) Isolasi dan karakterisasi bakteri endofit indigenos asal Dharmasraya (Kecamatan Kota Besar, Asam Jujuhan, Kota Salak, Tiumang, Padang Laweh, Sitiung) dengan metode deskriptif. 2.) Seleksi isolat bakteri endofit indigenos sebagai pemacu pertumbuhan pada pembibitan awal kelapa sawit yang terdiri dari 16 perlakuan (BEA 1.2, BEA 1.3, BEA 2.1, BEA 2.2, BEA 3.2, BEA 3.3, BEB 1.1, BEB 3.1, BEC 2.1, BEC 3.1, BED 1.1, BEE 1.1, BEE 3.1, BEF 3.2. Hasil penelitian menunjukkan Isolat BEF 3.2 dan BEB 3.1, paling baik dalam memacu pertumbuhan bibit kelapa sawit dengan efektivitas 55,12% dan 65,78%

    567

    full texts

    653

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Faculty of Agriculture, Universitas Sebelas Maret (Publishing Systems)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇