Faculty of Agriculture, Universitas Sebelas Maret (Publishing Systems)
Not a member yet
    653 research outputs found

    Kajian Bahan Organik Tanah dengan Porositas Tanah pada Berbagai Tanaman Penutup Lahan di KHDTK Gunung Bromo UNS

    Get PDF
    Tanaman penutup lahan merupakan pemasok seresah sebagai sumber bahan organik tanah. Bahan organik pada tanah memengaruhi sifat fisik tanah dalam hal ini adalah porositas tanah. Penelitian ini dilakukan di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Gunung Bromo Kecamatan Karanganyar Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Penelitian ini dilaksanakan pada enam tutupan lahan yang ada di wilayah tersebut, yaitu Pinus, Mahoni, Pinus-Mahoni, Campuran, Semusim dan Bekas Persemaian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh berbagai tutupan lahan terhadap bahan organik tanah dan porositas tanah di KHDTK Gunung Bromo UNS. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli 2019 hingga Januari 2020. Penelitian dilakukan dengan pengambilan sampel tanah pada keenam tutupan lahan dengan tiga kali ulangan untuk dianalisis di laboratorium tanah, Program Studi Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian Tanah, Universitas Sebelas Maret Surakarta. Tanaman penutup lahan memiliki pengaruh terhadap nilai bahan organik tanah namun tidak memengaruhi porositas tanah, porositas tanah dipengaruhi oleh kandungan bahan organik tanah pada berbagai tutupan lahan di KHDTK Gunung Bromo UNS

    Karakter morfologi beberapa aksesi ubijalar asal Biak Numfor, Papua

    Get PDF
    Papua merupakan pusat keragaman sekunder tanaman ubijalar. Beragam aksesi ubijalar dapat dijumpai pada semua wilayah di Papua, termasuk Biak Numfor. Namun pola konsumsi pangan masyarakat lokal yang dahulunya mengandalkan ubijalar mulai tergeser oleh beras. Hal ini berdampak pada menurunnya minat masyarakat dalam membudidayakan ubijalar, sehingga diduga telah terjadi erosi genetik pada plasma nutfah ubijalar. Dengan demikian untuk mempelajari keragaman ubijalar, perlu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengungkapkan karakter morfologi asal Biak Numfor. Penelitian ini menggunakan metode descriptive. Bahan tanaman diambil dari Biak Numfor, kemudian ditanam di Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPSB-TPH) Provinsi Papua Barat, Arfai, Manokwari. Penelitian dilaksanakan selama 7 bulan (pengambilan bahan tanam dari Biak Numfor sampai masa panen) yaitu dari Bulan Maret – Oktober 2019. Sebanyak 6 aksesi asal Biak Numfor yaitu Maryandi, Syabes, Sauri, Darfuar, Maneru, Wirmaker dan 1 aksesi asal Manokwari (Masyepi) diperbanyak di bedengan untuk mendapatkan bahan stek yang diperlukan dalam karakterisasi morfologi. Setelah tanaman ubjalar berumur dua bulan, stek pucuk sepanjang 40 cm diambil dari bedengan dan ditanam dalam polybag. Karakterisasi morfologi sulur dan daun dilakukan pada umur 3 bulan setelah tanam, menggunakan metode Huaman (1997) terhadap semua aksesi yang ditanam. Sedangkan karakter morfologi umbi dilakukan saat panen (4 bulan setelah tanam). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aksesi ubijalar asal Biak Numfor beragam karakter morfologinya yang ditunjukkan oleh karakter variasi sifat sulur, daun dan umbi. Hasil analisis klaster terhadap 7 aksesi ubijalar menunjukkan hubungan kekerabatan yang jauh yang ditunjukkan oleh jarak Euclidian sebesar 2,49-5,49. Terdapat klaster utama pada tingkat kemiripan 5,49. Klaster pertama hanya terdiri dari satu aksesi yaitu Maneru, sedangkan klaster kedua terdiri dari aksesi yaitu Maryandi, Syabes, Sauri, Darfuar, Wirmaker dan 1 aksesi asal Manokwari (Masyepi)

    [Diversifikasi Produk Berbahan Dasar Tomat Untuk Recovery Penyakit Stroke]: Review

    Get PDF
    Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui  variasi menu yang berbahan dasar buah tomat untuk penderita penyakit stroke tahap recovery. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, dimana eksperimen yang dilakukan adalah eksperimen resep, agar mendapatkan resep yang baku untuk hidangan sehat bagi penderita stroke tahap recovery. Stroke adalah salah satu penyebab angka kematian tertinggi di dunia. Stroke banyak diderita oleh kaum lanjut usia. Awal terjadinya stroke ditandai dengan terputusnya aliran darah dari jantung ke otak, akibatnya otak akan mengalami kematian sesaat karena semua sel-sel dalam otak berhenti berfungsi. Penyakit stroke merupakan salah satu penyakit yang memerlukan proses recovery yang cukup lama. Recovery atau pemulihan merupakan suatu proses dimana tubuh mengembalikan sistem kekebalannya. Makanan sehat untuk penderita stroke memang wajib dikonsumsi oleh setiap penderita agar dapat memulihkan dan mencegah terjadinya kondisi kronis. Bahan makanan yang mengandung nutrisi yang baik untuk proses recovery penyakit stroke antara lain potassium, likopen, protein, vitamin A, vitamin C, flavonoid makanan rendah lemak, omega 3, dan kalsium. Tomat merupakan bahan makanan yang mengandung senyawa likopen yang berfungsi untuk mencegah radikal bebas. Senyawa likopen dalam tomat juga bermanfaat untuk mengendalikan proses peradangan dan kolesterol buruk dalam tubuh. Senyawa likopen dalam tomat juga bisa mencegah proses pembekuan darah yang sangat berbahaya pada penderita stroke

    Uji Paket Teknologi terhadap Penampilan Genotipe Jagung Unggul di Lombok Barat Nusa Tenggara Barat

    Get PDF
    Kemampuan tanaman untuk menampilkan karakter kuantitatif pada lingkungan yang berbeda menunjukkan bahwa tanaman tersebut mempunyai daya adaptasi yang baik. Adanya variasi hasil pada berbagai genotype tanaman dengan lingkungan tertentu memerlukan pemahaman terhadap faktor penyebabnya terutama pada fase vegetatif, fase reproduktif dan pengisian biji.Tujuandari penelitian ini adalah: Untuk mengkaji penampilan karakter kuantitatif genotipe jagung unggul pada berbagai paket teknologi di Lombok Barat, NTB. Metode penelitianyang digunakan adalah metode eksperimental dengan percobaan lapang. Percobaan dengan Rancangan Petak Terbagi (Split Plot Design) yang terdiri atas dua faktor yaitu, tiga Paket Teknologi sebagai Petak Utama dan empat Genotipe jagung unggul sebagai Anak Petak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Penampilan karakter kuantitatif daya hasil Varietas Lamuru, Arjuna, dan Sukmaraga adalah sama dan lebih tinggi daripada Poulasi C2, secara berurutan yaitu : (7,475; 7,333; 7,247 dan 5,081) ton/ha; Penampilan karakter kuantitatif daya hasil pada teknologi sederhana (T1) dan teknologi menengah (T2) adalah sama dan lebih rendah daripada teknologi sempurna (T3), secara berurutan yaitu : (6,338 ; 6,703 dan 7,103) ton/ha

    Evaluasi Galur-Galur Penyerbukan Sendiri Generasi S2 Jagung Manis (Zea mays var. saccharata Sturt.) : Review

    Get PDF
    Jagung manis (Zea mays var. saccharata Sturt.) banyak dibudidayakan oleh masyarakat Indonesia karena memiliki rasa yang manis, nilai ekonomis yang tinggi, juga memiliki masa produksi relatif lebih cepat dari jagung biasa. Peningkatan kualitas dan kuantitas jagung manis untuk memenuhi kebutuhan pasar dapat dilakukan dengan membentuk varietas unggul hibrida yang memiliki hasil dan produksi yang tinggi, tingkat kemanisan yang tinggi, penampilan yang baik dan tahan terhadap hama dan penyakit. Informasi tentang variabilitas fenotipik diperlukan sebagai acuan dalam proses membentuk jagung hibrida. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakter agronomis dan nilai variabilitas dari galur-galur penyerbukan sendiri generasi S2 jagung manis. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Hasil evaluasi yang dilakukan menunjukkan terdapat keragaman pada semua parameter pengamatan pada galur-galur yang berasal dari pedigree yang sama. Penilaian variabilitas fenotipik menunjukkan nilai yang luas pada karakter tinggi tanaman, umur bunga betina, umur bunga jantan, tinggi letak tongkol, berat tongkol dengan kelobot, berat tongkol tanpa kelobot, umur panen, dan panjang tongkol. Genotipe 926-4.5, 926-4.6, 989-2.2.9, INDx360/MM-1.4, INDx360/MM-1.9, Sby-1.1, Sby-1.3, Sby-1.5, Sby-2.4, SD-2.2.5 dan SD-2.2.6 memiliki penampilan agronomis yang baik dan dapat dilanjutkan untuk dievaluasi pada generasi selanjutnya

    Peningkatan Kapasitas dan Kualitas Jajanan Tradisional Produksi UKM Nur Wahid Melalui Perbaikan Proses Produksi dan Kemasan

    Get PDF
    Usaha kecil menengah Nur Wahid terletak di Banyuanyar, Solo, dan berdiri sejak tahun 2010. Setiap harinya UKM ini memproduksi berbagai macam jajanan tradisional meliputi kue tradsional gandos, peyek teri, peyek cabe, kering kentang (klengkam), dan kremesan ayam, Produksi kue gandos ukuran kecil sebanyak 4000 biji/hari, dijual dalam kemasan kardus, tanpa kemasan bijian. Sebagian besar kue dibeli oleh penjual eceran. Kapasitas produksi produk selain gandos rata-rata 20 kemasan per hari, diserap oleh penjual eceran dan konsumen personal. Daya serap pasar yang cukup besar menjadikan UKM ini berusaha meningkatkan kualitas produknya, di antaranya dengan menjual kue gandos dalam kemasan plastik bijian yang berukuran lebih besar daripada sebelumnya agar nilai jualnya naik. Masalah yang dihadapi terkait produksi adalah terbatasnya cetakan kue gandos besar sehingga produksi hanya sebsesar 800 biji/hari, masih minimnya pelabelan pada kemasan pouch produk keripikkeripikan, serta sisa minyak yang berlebih di dasar kemasan keripik.. Setelah dilakukan introduksi peralatan, UKM Nur Wahid selanjutnya merasa optimis untuk memproduksi keripik-keripikan lagi dengan kualitas yang lebih baik. Selain itu kapasitas produksi kue gandos berukuran besar stabil sebesar berkisar 2000-3000 biji per hari. UKM Nur Wahid merasa sangat terbantu dengan introduksi alat yang diberikan, dalam rangka menjaga kestabilan produksi dan kualitas kue gandos yang menjadi produk utama

    Optimalisasi Pemanfaatan Limbah Kulit Kopi untuk Pakan Ternak di Desa Catur, Kecamatan Kintamani-Bangli

    Get PDF
    Kulit kopi merupakan salah satu jenis limbah pertanian dari industri pengolahan kopi, yang ketersediaannya sangat banyak di Indonesia. Terdapat 2 jenis kopi yaitu kopi arabica dan kopi robusta, masing-masing dibudidayakan oleh masyarakat sesuai dengan kondisi geografis wilayah. Di Bali kopi robusta banyak dibudidayakan didaerah Tabanan, sedangkan kopi arabica banyak dibudidayakan di daerah Bangli khususnya di Kintamani yang telah memiliki sertifikat Spesifikasi Indikasi Geografis (SIG) karena cita rasanya yang sangat baik dan telah terkenal di manca negara. Salah satu masalah yang dihadapi masyarakat dan pengolah kopi adalah limbah kulit kopi belum dimanfaatkan dan cendrung mengganggu lingkungan. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan alih tehnologi pengolahan limbah kulit kopi menjadi pakan ternak, sehingga dapat bermanfaat sekaligus dapat meningkatkan produktivitas ternak. Metode yang digunakan dalam kegiatan masyarakat ini adalah penyuluhan, diskusi dan tanya jawab, dan praktik pembuatan. Dalam penyuluhan diberikan teori dan penggunaan beberapa jenis probiotik yaitu : EM-4, Bio Bali Tani, MOL kopi, dan Aspergilus niger. Dalam praktik pembuatan dimulai dari pembuatan larutan fermentor untuk 1 ton bahan kulit kopi dengan perbandingan 10 lt air + 1lt probiotik + 1 lt molase, kemudian dicampurkan dalam bahan pakan secara merata. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa proses fermentasi dapat berjalan dengan baik, serta dapat direkomendasikan kepada kelompok bahwa penggunaan probiotik mikro organisme local (MOL) dari kulit kopi dapat diterapkan dan hasilnya paling baik. Dilakukan proses fermentasi selama 2 minggu, kemudian dikering anginkan untuk bisa diberikan pada ternak. Untuk meyakinkan anggota kelompok, maka akhir dari kegiatan dilakukan uji coba pada ternak, untuk mengetahui tingkat konsumsinya

    Workshop Pemanfaatan Limbah Daur Ulang Kardus sebagai Penunjang Ekonomi Kreatif di Desa Bancak Kec. Gunungwungkal Kab. Pati

    Get PDF
    Virus Covid-19 telah menyebabkan perubahan besar terhadap dunia, seperti dalam bidang perekonomian dan lingkungan. Masyarakat Indonesia mulai merasa resah akibat kondisi perekonomian yang semakin tidak stabil. Selain itu, virus Covid-19 juga membawa dampak yang signifikan terhadap lingkungan. Kasus PHK yang semakin banyak ditambah dengan adanya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mengharuskan masyarakat untuk membatasi kegiatan di luar rumah. Kondisi ini mengakibatkan semakin banyaknya sampah rumah tangga yang dihasilkan, seperti sampah plastik dan kardus. Oleh karena itu, Tim KKN UNS kelompok 53 berinisiatif untuk memberikan solusi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat dengan mengadakan workshop pemanfaatan limbah daur ulang kardus. Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu warga Desa Bancak dalam mendaur ulang sampah. Program tersebut dilaksanakan secara luring yang dihadiri oleh warga setempat khususnya ibu-ibu rumah tangga. Kegiatan berlangsung di Balai Desa Bancak, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati. Kegiatan tersebut menghasilkan produk berupa kotak hantaran untuk acara pernikahan yang memiliki nilai jual. Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan dengan cara memanfaatkan sampah rumah tangga menjadi barang yang lebih bermanfaat dan bernilai jual tinggi. Selain itu, program tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan masyarakat sehingga dapat menjadi solusi untuk meningkatkan perekonomian di tengah wabah Covid-19

    Strategi Pengembangan Usaha Tanaman Obat Keluarga melalui Digital Marketing Guna Mewujudkan Produk Unggul Desa yang Berdaya Saing

    Get PDF
    Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) Desa Ngunut merupakan kelompok yang bergerak di bidang budidaya dan pengolahan tanaman obat keluarga (toga). Kelompok ini beranggotakan para kader penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga berjumlah 20 orang. Kelompok UPPKS Desa Ngunut telah melakukan produksi olahan toga sejak tahun 2016, tetapi value proposition produk masih rendah karena belum ada usaha pengembangan lebih lanjut sehingga keberjalanan usaha selama ini masih berlangsung bergantung pada ketua kelompok. Kegiatan pemberdayaan ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan usaha tanaman obat keluarga melalui digital marketing sehingga jangkauan pemasaran produk dapat lebih luas. Metode pemberdayaan yang digunakan yaitu participatory rural appraisal dengan tahapan (1) identifikasi potensi masalah dan kebutuhan masyarakat, (2) penyelarasan dengan program Desa Ngunut, (3) penyusunan program bersama masyarakat (4) pelaksanaan program, dan (5) monitoring dan evaluasi program. Hasil pengabdian masyarakat untuk pengembangan usaha tanaman obat keluarga meliputi kegiatan diversifikasi produk, perbaikan kemasan, pendaftaran merek dan P-IRT, pelatihan digital marketing, penggunaan sosial media dan marketplace untuk pemasaran, dan scale up kelembagaan. Berbagai strategi ini digunakan untuk mewujudkan produk unggulan desa yang memiliki daya saing. Kegiatan pengembangan ini memberikan dampak terhadap (1) volume penjualan mengalami kenaikan dari 15 kg setiap minggu menjadi 30 kg setiap minggu, dan (2) peningkatan pendapatan masyarakat menjadi 2 kali lipat setiap minggu

    Penguatan Ekonomi dan Pendidikan Masyarakat Desa Pasekan, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri di Era Pandemi Covid-19

    Get PDF
    Program ini bertujuan untuk menguatkan ekonomi, pendidikan, dan edukasi Covid-19 kepada mitra program yakni masyarakat Desa Pasekan, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri. Pemilihan mitra desa ini didasari oleh pertimbangan urgensi permasalahan yang relevan dengan kemampuan tim untuk merealisasikan solusi guna menyelesaikan permasalahan tersebut. Metode pelaksanaan program pengabdian masyarakat dibagi menjadi tiga tahapan yakni tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Tahap persiapan dilakukan dengan survei lapangan, audiensi bersama pemerintah desa setempat dan perwakilan beberapa masyarakat desa, diskusi internal tim pelaksana, dan konsultasi bersama dosen pembimbing. Tahap pelaksanaan dilakukan secara hybrid dengan mengkombinasikan kegiatan daring dan luring dengan protokol kesehatan ketat. Berbagai kegiatan yang dilakukan memiliki tiga topik utama yakni penguatan ekonomi, pendidikan, dan edukasi Covid-19. Tahap evaluasi dilakukan secara kualitatif dengan observasi dan wawancara tidak terstruktur kepada beberapa warga setempat. Proses pelaksanaan program dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus 2021. Pemerintah desa dan masyarakat setempat sangat mengapresiasi program ini dan memberikan umpan balik positif yang menunjukkan adanya dampak positif program untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan perubahan perilaku masyarakat setempat dalam bidang ekonomi, pendidikan, dan edukasi Covid-19. Kesimpulan yang diperoleh adalah program ini telah berjalan optimal dengan prospek keberlanjutan yang menjanjikan karena melibatkan para stakeholder terkait meliputi pemerintah desa dan perwakilan karang taruna desa

    567

    full texts

    653

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Faculty of Agriculture, Universitas Sebelas Maret (Publishing Systems)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇