Faculty of Agriculture, Universitas Sebelas Maret (Publishing Systems)
Not a member yet
    653 research outputs found

    Budidaya dan Kandungan Gizi Petai (Parkia speciosa Hassk)

    Full text link
    Parkia speciosa Hassk termasuk keluarga Fabaceae yang dikenal “petai” di Indonesia. Tanaman ini dapat tumbuh dengan berbagai jenis kesesuaian lahan. Artikel ini bertujuan untuk mereview budidaya petai yaitu perbanyakan petai dengan okulasi dan kandungan gizi petai yang bermafaat untuk kesehatan. Petai diperbanyak melalui penyemaian biji, stek batang dan tunas. Secara vegetatif tanaman ini banyak diperbanyak dengan teknik okulasi. Tanaman hasil okulasi memiliki waktu berbuah lebih cepat, memiliki sifat yang sama dengan induknya dan juga ketinggian tanaman dapat dibuat sesuai keinginan. Pohon induk yang akan diambil mata tunasnya harus berasal dari varietas unggul, produktif, sehat serta terbebas dari serangan hama dan penyakit. Batang bawah yang digunakan untuk okulasi adalah bibit tanaman petai yang berasal dari persemaian biji yang telah berumur sekitar 6 bulan atau ukuran diameter batangnya sudah sebesar pensil. Biji P. speciosa kaya akan karbohidrat (68,3–68,7%), protein (6-27,5%), lemak (1,6-13,3%), serat (1,7-2,0%) dan mineral (0,5-0,8%). P. speciosa mengandung senyawa aktif biologis seperti fenol, favonoid, polisulfida siklik dan fitokimia lainnya. Fitokimia ini bermanfaat dalam hal efek anti-diabetes, anti-mikroba, antioksidan, antihipertensi dan hipoglikemik

    [Keanekaragaman Herpetofauna Pada Kawasan Tahura Mangkunagoro I Karanganyar] : Review

    Full text link
    Herpetofauna merupakan satwa melata yang bergerak dengan mengikutsertakan perut mereka. Reptilia dan Amfibi merupakan dua kelas dari herpetofauna. Satwa ini memiliki berbagai jenis habitat dan keberadaanya dapat menjadi bioindikator perubahan lingkungan. Kegiatan penangkapan berlebihan, rusaknya habitat, serangan penyakit, serta munculnya spesies invasif menjadi ancaman keberadaan herpetofauna di alam. Herpetofauna memiliki banyak manfaat sehingga perlu dilakukan inventarisasi terhadap satwa tersebut. Tujuan penelitian ini ialah inventarisasi dan identifikasi keanekaragaman herpetofauna di kawasan Tahura Mangkunagoro I pada bulan November hingga Desember 2021 dengan menggunakan metode VES dan Time Search. Hasil penelitian menunjukkan keanekaragaman jenis (H’) tergolong sedang (H’= 1,342 -1,912), indeks kekayaan jenis (R) tergolong rendah (1,251 -2,299), indeks kemerataan jenis (E) tergolong stabil dan merata (0,797 -0,968), sedangkan indeks dominansi jenis (C) tergolong rendah (0,211 -0,273). Pengetahuan masyarakat tentang herpetofauna di sekitar Tahura terbilang masih kurang, namun kesadaran masyarakat tentang kelestarian herpetofauna tergolong tinggi

    Dampak ENSO terhadap Produktivitas Padi di Kabupaten Situbondo

    Full text link
    Peristiwa El-Nino Southern Oscillation (ENSO) memnpengaruhi produktivitas tanaman padi suatu wilayah. Penelitian ini bertujuan mempelajari efek kejadian ENSO terhadap produktivitas tanaman padi dari 17 kecamatan di Situbondo, Jawa Timur. Hasil penelitian menunjukkan panjang musim hujan (PMH) mengalami perubahan signifikan di kecamatan Mlandingan, Arjasa, dan Asembagus, sedangkan panjang musim kemarau (PMK) berubah di kecamatan Mlandingan, Situbondo, Panji, dan Asembagus. Fenomena La-Nina (kuat) tahun 2010-2011 di Kecamatan Mangaran meningkatkan produktivitas sebesar 196,6% dari simpangan. Wilayah yang mengalami persentase perubahan paling tinggi saat La-Nina (sedang) tahun 2011-2012 adalah Kecamatan Suboh dengan kenaikan 62,3%, sebaliknya di Kecamatan Panji terjadi penurunan 58,2%. Hasil ini juga menunjukkan El-Nino tidak menunjukkan dampak signifikan terhadap produktivitas padi di seluruh kecamatan

    Preferensi Penggunaan Pupuk Bersubsidi Petani Jagung di Kecamatan Biboki Moenleu Kabupaten Timor Tengah Utara (Studi Kasus Desa Kaubele)

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preferensi pembelian dan penggunaan pupuk bersubsidi petani Jagung di Desa Kaubele Kecamatan Biboki Moenleu Kabupaten Timor Tengah Utara. Populasi dalam penelitian ini seluruh anggota kelompok tani di Desa Kaubele sebanyak 7 kelompok tani yang berjumlah 140 jiwa. Metode pengambilan sampel diambil secara sengaja (purposive sampling) dengan penentuan sampel menggunakan rumus slovin dengan tingkat error 5% sehingga diperoleh sampel penelitian sebanyak 104 responden. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu wawancara, data primer dan data sekunder. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi logistik dengan bantuan aplikasi SPSS untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi peluang petani dalam pembelian dan penggunaan pupuk bersubsidi di Desa Kaubele. Hasil penelitian yang diperoleh 1). Faktor yang mempengaruhi pembelian pupuk bersubsidi yaitu yang berpengaruh nyata terhadap peluang petani dalam pembelian pupuk bersubsidi adalah faktor akses informasi dengan nilai signifikan 0.044 dan faktor  pengetahuan 6T dengan nilai signifikan 0.018. Sedangkan faktor pendidikan, luas lahan, pendapatan dan pengalaman tidak berpengaruh. 2). Faktor yang mempengaruhi penggunaan pupuk bersubsidi yaitu yang berpengaruh nyata terhadap peluang petani dalam penggunaan pupuk bersubsidi adalah faktor luas lahan dengan nilai signifikan 0.045, faktor akses informasi dengan nilai signifikan 0.037 dan pengetahuan 4T dengan nilai signifikansi 0.038 sedangkan faktor pendidikan, pendapatan dan pengalaman tidak berpengaruh terhadap peluang petani dalam penggunaan pupuk bersubsidi di Desa Kaubele

    Analisis Komparatif Kelayakan Usahatani Tembakau Varietas Srumpung Dan Kasturi Di Kecamatan Sulang Kabupaten Rembang

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan usahatani tembakau varietas Srumpung dan Kasturi di Kecamatan Sulang Kabupaten Rembang. Responden petani tembakau yang dilibatkan sebanyak 40 orang. Analisis data yang digunakan adalah analisis biaya, penerimaan, pendapatan, serta BEP dan RC ratio. Hasil penelitian menunjukan total biaya yang dikeluarkan dalam satu kali musim tanam pada usahatani tembakau varietas Srumpung sebesar Rp3.708.451 sedangkan pada varietas Kasturi sebesar Rp3.992.333. Penerimaan dan pendapatan usahatani antara tembakau varietas Srumpung berturut-turut sebesar Rp17.250.000 dan Rp13.541.549, pada varietas Kasturi sebesar Rp13.562.500 dan Rp9.570.167. Nilai BEP harga dan BEP unit Varietas Srumpung sebesar Rp5.419 dan 148,34 Kg. Sementara nilai BEP harga dan BEP unit varietas Kasturi sebesar Rp7.391 dan 159,69 kg. Nilai R/C sebesar 4,6 dan 3,3

    [Eksplorasi Jamur Endofit Asal Tanaman Cendana Santalum album L. di Sekitar Universitas Nusa Cendana, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur] : Review

    Full text link
    Cendana merupakan tanaman endemik asal NTT dan memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi karena merupakan penghasil minyak atsiri dan merupakan hasil hutan bukan kayu yang potensial di NTT. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi dan mengoleksi jamur endofit yang berada di dalam jaringan tanaman cendana di sekitaran Universitas Nusa Cendana. Pada penelitian ini, dilakukan eksplorasi terhadap jamur endofit pada daun dan batang tanaman cendana. Sampel tanaman cendana diambil dari Universitas Nusa Cendana dan penelitian telah dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi, Fakultas Pertanian, Universitas Nusa Cendana pada bulan Oktober hingga Desember 2021. Dipilih lima tanaman cendana sehat atau yang tidak bergejala penyakit dari lokasi tersebut untuk diambil daun dan batangnya. Penilitan ini dilakukan dengan mengisolasi sampel daun dan batang tanaman cendana sehat yang telah dipotong dan disterilkan pada media PDA. Apabila terdapat jamur yang tumbuh, dilakukan permurnian terhadap jamur yang terlihat berbeda secara makroskopis. Dari penelitian ini, diperoleh delapan isolat jamur endofit, terdiri dari genus Aspergillus, Gliocladium, Phoma, dan Trichoderma

    Halaman Depan

    No full text
    Halaman Depa

    [Analisis Pemasaran Komoditas Durian Di Desa Wonosalam Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang] : Review

    Full text link
    Buah Durian merupakan salah jenis buah tropis dengan ciri khas yang unik dan eksotik. Provinsi Jawa Timur merupakan provinsi dengan produksi buah durian terbesar pertama di Indonesia. Salah satu kabupaten yang berkontribusi besar terhadap produksi durian di Provinsi Jawa Timur yaitu Kabupaten Jombang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemasaran durian di Desa Wonosalam Kecamatan Wonosalam sebagai sentra produksi durian di Kabupaten Jombang. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif analitik dengan analisis data menggunakan analisis margin pemasaran dan farmer’s share, analisis share biaya dan share keuntungan, serta analisis efisiensi pemasaran. Hasil Penelitian menunjukkan 1a) terdapat 3 saluran pemasaran durian yaitu (a) petani – tengkulak – pedagang besar – pengecer dalam kota – konsumen, (b) petani – tengkulak – pedagang besar – pengecer luar kota – konsumen, (c) petani – tengkulak – pengecer dalam kota – konsumen; 1b) Fungsi pemasaran yang dilakukan yaitu fungsi pertukaran, fungsi fisik dan fungsi fasilitas; 2) Margin Pemasaran terendah dan nilai farmer’s share tertinggi yaitu pada Saluran Pemasaran III; dan 3) Efisiensi pemasaran menunjukkan saluran pemasaran III paling efisien dengan nilai efisiensi pemasaran terkecil dan saluran pemasaran terpendek

    Analisis Pengaruh Media Sosial Terhadap Pengetahuan Produk Microgreens

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media sosial terhadap pengetahuan produk microgreens dengan menggunakan beberapa komponen dari model AISAS (Attention, Interest, Search, Action dan Share). Responden dalam penelitian ini merupakan followers akun maupun grup di media sosial Instagram dan Facebook yang membagikan informasi dan menjual produk microgreens. Penarikan sampel pada penelitian ini menggunakan metode sampel acak sederhana (simple random sampling). Penelitian ini menggunakan analisis Structural Equation Modeling (SEM) yang berbasis varians yaitu Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukan bahwa media sosial berpengaruh secara signifikan dan positif terhadap faktor Attention, Interest dan Search. Interest dan search berpengaruh positif dan signifikan terhadap penambahan pengetahuan terkait produk microgreens. Hal ini dapat dijadikan acuan bagi para pelaku bisnis produk microgreens untuk mencari cara pemasaran yang paling efektif untuk menarik konsumen

    Potensi Hasil Varietas Padi Sawah Irigasi terhadap Reduksi Dosis Pupuk Nitrogen

    Full text link
    Pemupukan nitrogen dalam bentuk urea pada pertanaman padi sawah di kelurahan Tegal Gede yang melebihi standar sudah umum dilakukan oleh petani. Dosis N berlebihan tidak mampu dimanfaatkan oleh tanaman secara maksimal sehingga meninggalkan residu di tanah dan berpotensi mencemari lingkungan dan kesehatan manusia. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan informasi tentang potensi hasil padi sawah irigasi terhadap reduksi pupuk nitrogen. Penelitian dilaksanakan di rumah kaca Kebun Percobaan UPT Agroteknopark, Universitas Jember. Kandungan hara N pada media tanam termasuk rendah (0,17%). Rancangan penelitian yang digunakan adalah RAK faktorial, terdiri dari dosis N 0, 100 (40% 250 kg Urea ha-1), dan 250 kg Urea ha-1 (100% 250 kg Urea ha-1) serta varietas padi sawah irigasi (Way Apo Buru dan Inpari 33). Parameter hasil yang diamati adalah gabah isi (butir), gabah kopong (butir), total gabah (butir), persentase gabah isi (%), persentase gabah kopong (%), jumlah malai (malai), rata-rata panjang malai (cm) dan bobot 1000 butir (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah gabah isi, total gabah, jumlah malai yang tertinggi diperoleh dari pemupukan 250 kg Urea ha-1. Pemupukan 100 kg Urea ha-1 pada Inpari 33 sudah cukup menurunkan jumlah gabah kopong dan meningkatkan panjang malai. Bobot 1000 butir tidak dipengaruhi oleh perbedaan dosis N maupun varietas, namun dosis 100 kg Urea ha-1 menghasilkan bobot 1000 butir yang tertinggi meskipun tidak berbeda nyata dengan dosis 0 dan 250 kg Urea ha-1. Persentase gabah isi lebih banyak dihasilkan pada Inpari 33, sementara Way Apo Buru paling banyak menghasilkan persentase gabah kopong. Tanaman tanpa pemberian pupuk N menghasilkan jumlah gabah isi yang tidak berbeda dengan 100 kg Urea ha-1, menunjukkan bahwa lahan pertanaman di kelurahan Tegal Gede masih bisa digunakan untuk budidaya padi sawah

    567

    full texts

    653

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Faculty of Agriculture, Universitas Sebelas Maret (Publishing Systems)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇