348 research outputs found

    ANALISIS KANDUNGAN KADMIUM (Cd) DAN TIMBAL (Pb) PADA IKAN BELANAK DI WILAYAH INDUSTRI PESISIR KECAMATAN MANYAR DAN GRESIK

    Full text link
    Keberadaan industri di Kabupaten Gresik menjadi salah satu sumber pencemaran lingkungan termasuk  terjadinya pencemaran perairan di Wilayah Industri Pesisir Kecamatan Manyar dan Gresik, tidak ada pembuangan khusus limbah Bahan Berbahaya Beracun (B3) menyebabkan banyaknya pengaduan terkait pembuangan limbah B3 secara liar. Jenis limbah B3 dari proses produksi dua diantaranya adalah kadmium dan timbal. Sifat logam berat yang dapat terakumulasi dalam tubuh makhluk hidup (salah satunya manusia) akan mempengaruhi kualitas hidup dan dapat menimbulkan masalah kesehatan pada rentang waktu tertentu. Tujuan adanya penelitian ini adalah untuk mengukur dan menganalisis kadar kadmium dan timbal pada ikan belanak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan metode survei yang dilakukan di pantai utara. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan Teknik incidental sampling pada September 2021 yang dibantu oleh nelayan setempat dengan menggunakan jaring. Kriteria sampel, ikan belanak yang tertarik pada titik sampel yang telah ditentukan, sampel ikan yang didapatkan kemudian dianalisis dengan metode Atomic Absorption Spectrometer (AAS) di salah satu laboratorium di Surabaya. Data kadar kadmium dan timbal pada ikan belanak akan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data univariat. Hasil uji kadar kadmium dan timbal dibandingkan dengan nilai baku mutu yang telah ditetapkan dalam Standar Nasional Indonesia 7378:2009 terkait Batas Maksimum Cemaran Logam Berat dalam Pangan. Kadar kadmium di bawah 0,1 mg/kg atau berkisar antara (-1,1663 sampai -0,0751 mg/kg) sedangkan nilai timbal berada di bawah 0,3 mg/kg atau berkisar antara (-1,2414 sampai -0,5665 mg/kg). Sehingga ikan belanak layak untuk dikonsumsi masyarakat namun tidak berlebihan. Batas maksimum yang dapat ditolelir oleh manusia dalam mengonsumsi ikan belanak dalam satu minggu untuk orang dewasa 12,5 g (setengah ekor ikan belanak ukuran sedang) dan untuk anak-anak 3.75 g (seperempat ekor ikan belanak ukuran sedang). Konsumsi kadmium pada lingkungan yang tercemar jika perhari mencapai 140-260 gram/hari dapat menyebabkan proteinuria. FAO menetapkan asupan kadmium bulanan sementara yang dapat ditoleransi pada tahun 2010 adalah sebesar 25 g/kg berat badan

    KESIAPAN PELAYANAN TELEHEALTH SELAMA PANDEMI COVID-19: LITERATUR REVIEW

    Full text link
    Pandemi Covid-19 memaksa manusia untuk beradaptasi dan memanfaatkan kemajuan teknologi yang ada. Telehealth menjadi alternatif pelayanan kesehatan selama masa pandemi Covid-19 yang mengharuskan masyarakat meminimalisir kunjungan tatap muka namun tetap mendapatkan pelayanan kesehatan. Persiapan telehealth untuk melakukan pelayanan kesehatan di masa pandemi sangat penting untuk ditinjau kembali efektifitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menyimpulkan terkait kesiapan layanan telehealth selama pandemi Covid-19. Desain penelitian ini menggunakan literature review dan berdasar pada instrumen penilaian Prisma Checklist. Hasil pencari pada database ScienceDirect dan PubMed, didapat sebanyak 605 artikel yang sesuai dengan kata kunci yang ditelusuri. Setelah dilakukan screening sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi, didapatkan 11 artikel yang memenuhi kriteria dan 5 artikel yang dipilih untuk disertakan dalam penelitian ini. Penelitian ini menganalisis beberapa aspek kesiapan layanan telehealth selama pandemi Covid-19, diantaranya kesiapan layanan telehealth di rumah sakit, kesiapan layanan telehealth dengan penilaian potensi kegagalan, kesiapan perawat dalam penggunaan layanan telehealth, kesiapan penilaian telehealth sebagai strategi pelayanan digital, dan kesiapan telehealth sebagai pelayanan mental pada anak muda

    PENERAPAN PROGRAM BEHAVIOR-BASED SAFETY PADA PEKERJA DI PT. X KOTA BATAM TAHUN 2022

    Full text link
    PT. X Kota Batam adalah salah satu perusahaan kontraktor minyak terbesar yang ada di Indonesia yang membuat rancangan dari beraneka ragam jenis fasilitas produksi dan pengeboran minyak serta gas bumi lepas pantai. PT. X Kota Batam memiliki salah satu program keselamatan kerja yang berbasis perilaku, yaitu program Behavior-Based Safety (BBS) yang bertujuan untuk mengobservasi perilaku pekerja. Tujuan dari penelitian ini yaitu memperoleh gambaran penerapan program program Behavior-Based Safety di PT. X Kota Batam. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan metode observasi secara langsung serta wawancara mendalam. Subjek penelitian terdiri dari 12 informan, 1 informan kunci, 10 informan utama dan 1 informan triangulasi. Hasil penelitian didapatkan bahwa pekerja yang ada di PT. X Kota Batam paham  mengenai unsafe act. Penerapan program Behavior-Based Safety (BBS) sudah berjalan dengan baik, diperkuat dengan komitmen dan dukungan penuh oleh manajemen. Hambatan yang terdapat dalam penerapan program BBS diatasi dengan evaluasi yang telah dilakukan oleh BBS koordinator, departemen HSE oleh coorporate pusat. Terdapat pemberian reward bagi BBS observer yang mencapai target dan berkualitas. PT. X Kota Batam tidak memiliki sistem punishment karena memegang prinsip tidak saling menyalahkan. Saran yang diberikan peneliti adalah perekrutan BBS observer dari level pekerja (craft) diperbanyak terutama yang aktif dalam pengisian HIT card dan Communication Card, memperbanyak melakukan sosialisasi mengenai program BBS dan mengadakan pertemuan dengan seluruh BBS observer untuk dilakukan coaching bersama guna menyamakan persepsi

    FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEPATUHAN REMAJA PUTRI DALAM MENGKONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH DI KOTA BANDUNG

    Full text link
    Program pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) merupakan salah satu intervensi untuk menurunkan prevalensi anemia pada remaja. Namun cakupan pemberian TTD terutama di Kota Bandung masih rendah dibanding dengan wilayah lainnya di Jawa Barat. Salah satu faktor yang memengaruhi cakupan program adalah kepatuhan remaja dalam mengonsumsi TTD. Kepatuhan merupakan perilaku individu yang dipengaruhi oleh niat yang dapat diprediksi dengan menggunakan Teori Perilaku Terencana. Tujuan penelitian adalah menganalisis faktor manakah yang paling berpengaruh terhadap  kepatuhan remaja putri berdasarkan teori perilaku terencana. Penelitian menggunakan metode Survey Potong Lintang. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja putri di Kota Bandung. Besar sampel sebanyak 68 remaja putri kelas X yang diambil dengan menggunakan tehnik Multistage sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner berdasarkan kaidah teori perilaku terencana untuk mengukur intensi/niat dan The eight-item Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8) untuk mengukur kepatuhan.  Analisis statistik menggunakan uji regresi Linear Berganda. Hasil Penelitian menyimpulkan bahwa sebagian besar remaja putri di Kota Bandung tidak patuh dalam mengkonsumsi TTD yaitu 83,35% sedangkan faktor yang paling berpengaruh terhadap kepatuhan remaja berdasarkan komponen teori perilaku terencana adalah Outcome Evaluation (p=0,01). Hasil penelitian dapat dijadikan dasar dalam penyusunan strategi program promosi kesehatan untuk meningkatkan kepatuhan remaja puteri dalam mengkonsumsi TTD dengan menekankan pada aspek materi mengenai manfaat mengonsumsi TTD untuk menurunkan anemia pada remaja putri

    EFEKTIVITAS PEMBERIAN EDUKASI PENANGGULANGAN KEBAKARAN TERHADAP PENGETAHUAN PEDAGANG DI PASAR GEDE CILACAP

    Full text link
    Pasar merupakan tempat transaksi antara penjual dan pembeli. Kabupaten Cilacap memiliki pasar tradisional terbesar yaitu Pasar Gede Cilacap. Pada tahun 2018, salah satu kios di Pasar Gede Cilacap pernah terbakar yang menghanguskan barang dagangan pemilik kios dan hampir menghanguskan kios lainnya. Kondisi antar kios saling berdekatan dengan housekeeping barang dagangan yang belum cukup rapi. Selain itu, banyak pedagang yang kurang menyadari adanya risiko arus pendek akibat terminal listrik bertumpuk serta kabel listrik yang terkelupas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian edukasi mengenai penanggulangan kebakaran berupa bahaya dan langkah pencegahan terhadap pengetahuan pedagang di Pasar Gede Cilacap. Metode penelitian ini menggunakan Quasi Experimental dengan repeated measurment. Populasi dalam penelitian yaitu pedagang di Pasar Gede Cilacap sejumlah 169 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling, didapatkan kelompok eksperimen berjumlah 30 responden diberikan intervensi berupa video edukasi, sedangkan kelompok kontrol berjumlah 30 responden tanpa intervensi. Penelitian dilakukan secara daring melalui aplikasi WhatsApp selama 1 bulan. Pengambilan data menggunakan angket di google form berjumlah 20 butir pilihan ganda mengenai materi kebakaran. Uji statistika menggunakan Oneway ANOVA karena data terditribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan nilai pre-test p=0,132; mid-test p=0,000 dan post-test p=0,000. Rata-rata nilai meningkat dari pre-test=4,9; mid-test=14,37 dan post-test=22,4. Pembelajaran menggunakan video edukasi dapat meningkatkan minat pedagang. Maka dari itu, pengetahuan yang baik dan benar mengarah pada kesadaran dan kesiapan untuk menerapkan langkah-langkah pencegahan kebakaran terutama pada pedagang di pasar

    TRANSFORMASI LAYANAN INFORMASI KESEHATAN PASCA COVID-19: APLIKASI PENGINGAT DAN PENCATATAN KEGIATAN IMUNISASI ANAK DI PUSKESMAS

    Full text link
    Pada masa pandemi Covid-19, fasilitas kesehatan memiliki tantangan tersendiri dalam percepatan pencapaian target imunisasi pada anak. Transformasi layanan kesehatan menjadi salah satu strategi untuk memberikan pelayanan lebih cepat dalam pemberitahuan informasi. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi masalah pelaksanaan imunisasi di masa pandemi dan menghasilkan aplikasi pengingat jadwal dan monitoring data imunisasi  secara berkala pada Puskesmas. Metode penelitian adalah kualitatif, pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi. Informan penelitian meliputi pimpinan puskesmas, petugas, kader, dan orang tua. Analisis data dilakukan melalui empat tahapan yaitu pengumpulan data, reduksi dan kategorisasi data, displai data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diketahui bahwasannya perlunya transformasi layanan kesehatan manual menuju digitalisasi, salah satunya perlu adanya pengingat jadwal dan penyampaian informasi kesehatan secara cepat dan terjangkau dengan mudah

    RELATIONSHIP OF COMORBID DISEASE WITH THE INCIDENCE OF STROKE IN THE ELDERLY GROUP

    Full text link
    Stroke has become a degenerative disease that accounts for 74% of deaths worldwide. According to Riskesdas data for 2018, the prevalence of stroke in Indonesia increases significantly as patients age. Comorbid diseases such as hypertension, diabetes mellitus, heart disease, and other diseases increase the risk of stroke. The location of this research is in the North Sulawesi Province, conducted from April to July 2023. The research uses national-scale surveys with a quantitative approach and cross-sectional studies. The population in this study is 7.850 respondents, and after cleaning the data, we used samples of 5.540 respondents. This research aims to analyze the relationship between comorbid conditions and the occurrence of stroke in the elderly population at North Sulawesi Province. The results show that hypertension, diabetes, and heart disease have a meaningful relationship with stroke incidence,however there is no significant correlation between the incidence of stroke and obesity  in the elderly group in the Northern Sulawesi Province. Therefore, it is recommend the elderly  to adopt a healthy lifestyle and undergo routine medical examinations to avoid the risk of stroke

    KUALITAS HIDUP WANITA BERCERAI: LITERATUR REVIEW

    Full text link
    Kualitas hidup perempuan masih dinilai lebih rendah jika dibandingkan dengan kualitas hidup laki-laki. Status pernikahan menjadi salah satu hal yang berpengaruh terhadap kualitas hidup seseorang. Pada perempuan maupun laki-laki yang menikah akan memiliki kualitas hidup yang lebih baik jika dibandingkan dengan perempuan atau laki-laki yang lajang atau bercerai. Penelitian ini menggunakan metode Literature Review. Jenis literature review yang digunakan penulis adalah Narrative Literature Review.  Pencarian literature dalam literature review ini menggunakan tiga database yaitu Google Scholar, Springer dan Sciencedirect dan hasil akhir didapatkan 15 artikel yang memenuhi syarat kredibilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas hidup wanita yang telah bercerai lebih buruk. Wanita yang telah bercerai banyak mendapatkan rintangan hidup baik dari hal konsumsi pangan, finansial, sosial, keberadaan anak, mobilitas serta beban psikologis. Pandangan negatif masyarakat terhadap wanita yang telah bercerai serta tanggung jawab menjadi orangtua tunggal juga turut menyumbang buruknya kualitas hidup wanita bercerai. Identifikasi yang dilakukan berdasarkan Teori WHOQOL-BREFF didapatkan hasil bahwa kondisi fisik merupakan kondisi yang paling kurang nampak pada wanita yang telah bercerai. Domain psikologis dan juga domain hubungan sosial merupakan domain yang paling buruk penilaiannya pada wanita yang telah bercerai. Hal-hal yang dapat mempengaruhi kualitas hidup wanita bercerai adalah jumlah anak, status pekerjaan, pendidikan, usia dan budaya masyarakat dari wanita bercerai. Kehidupan selepas bercerai bagi wanita banyak mendapatkan kesulitan yang nantinya dapat mempengaruhi kondisi fisik, kondisi psikologis maupun kondisi hubungan sosialnya

    FAKTOR INDIVIDU DAN SIKAP KERJA DENGAN KELUHAN NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA PRAMUNIAGA

    Full text link
    Nyeri punggung bawah adalah rasa nyeri pada tulang punggung bawah (tulang punggung lumbar L1–L5) dan merupakan salah satu keluhan muskuloskeletal yang sering dirasakan oleh pekerja. Pramuniaga merupakan salah satu pekerjaan yang berisiko memunculkan timbulnya nyeri punggung bawah. Pramuniaga berisiko untuk terpapar faktor risiko penyebab nyeri punggung bawah seperti faktor individu dan faktor pekerjaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara keluhan nyeri punggung bawah dengan faktor individu dan sikap kerja pada pramuniaga department store Golden Market Jember. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik observasional dengan pendekatan kuantitatif dan rancangan studi cross sectional. Analisis data menggunakan uji statistik rank spearman dengan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara masa kerja (p=0,003<0,05; arah positif), kebiasaan olahraga (p=0,035<0,05; arah positif), dan sikap kerja (p=0,041<0,05; arah positif) dengan keluhan nyeri punggung bawah sedangkan usia (p=0,067>0,05; arah positif) dan indeks massa tubuh (p=0,684>0,05; arah positif) tidak memiliki hubungan dengan keluhan nyeri punggung bawah. Perlu adanya perbaikan stasiun kerja yang ergonomis agar sikap kerja pramuniaga lebih baik. Pramuniaga perlu menerapkan posisi kerja yang ergonomis dan melakukan relaksasi disela bekerja

    PENGETAHUAN DAN IMPLEMENTASI CAREGIVER DALAM PENGASUHAN ANAK ADHD: STUDI KUALITATIF

    Full text link
    Gangguan perkembangan saraf yang ditandai dengan kurangnya perhatian, hiperaktif, dan impulsif pada anak, yang disebut Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD), menyebabkan anak ADHD menghadapi kesulitan dalam segala aspek kehidupan. Namun, hal ini dianggap sebagai beban bagi anggota keluarga atau orang-orang di sekitarnya. Meskipun demikian, peran keluarga atau caregiver sangat berpengaruh dalam memperbaiki kondisi anak ADHD. Penelitian ini bertujuan untuk menggali pengetahuan caregiver dalam merawat anak ADHD. Penelitian kualitatif dengan wawancara mendalam dilakukan di RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang pada bulan Juni hingga November 2022. Partisipan penelitian dipilih secara purposive sampling dan diperoleh 8 informan yang merupakan caregiver anak ADHD. Pada penelitian ini didapatkan empat tema utama mengenai pengetahuan caregiver dalam mengasuh anak ADHD, meliputi: sumber pengetahuan, definisi dan gejala ADHD, peran caregiver dalam merawat anak ADHD, dan penanganan ADHD. Semua informan tidak memiliki pengetahuan pasti tentang definisi ADHD tetapi mampu mengidentifikasi beberapa gejala dan penyebab ADHD. Informan juga memiliki pengetahuan tentang perannya dan menerapkannya dalam pengasuhan anak ADHD, meskipun mereka seringkali menghadapi beberapa kendala

    312

    full texts

    348

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IKESMA
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇