Jurnal HPJI
Not a member yet
    175 research outputs found

    PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA KEJADIAN KECELAKAAN LALU LINTAS DI WILAYAH HUKUM POLRES SUBANG

    Full text link
    Abstract   Traffic accidents are in the top 5 causes of death in the world. Therefore, it is important to study the factors that cause traffic accidents. This study uses law enforcement theory and criminal responsibility theory with an empirical juridical approach and analytical descriptive nature. Data was collected through literature study to obtain primary, secondary and tertiary legal materials, which were analyzed qualitatively. This study shows that the main factor causing traffic accidents is human negligence, followed by unfit vehicles, poor road con-ditions, and environmental or weather factors. Criminal liability for negligent drivers involves a legal process, from investigation, prosecution, to trial. In practice, traffic accident cases are often resolved through conciliation at the investigation stage, although dissatisfied parties can take the case to court.   Keywords: traffic accident; law enforcement; driver negligence; legal process     Abstrak   Kecelakaan lalu lintas menempati 5 besar penyebab kematian di dunia. Karena itu, penting dilakukan kajian terhadap faktor-faktor penyebab kecelakaan lalu lintas. Studi ini menggunakan teori penegakan hukum dan teori pertanggungjawaban pidana dengan pendekatan yuridis empiris dan sifat deskriptif analitis. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan untuk memperoleh bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, yang dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama penyebab kecelakaan lalu lintas adalah kelalaian manusia, diikuti oleh kendaraan yang tidak layak, kondisi jalan yang buruk, serta faktor lingkungan atau cuaca. Pertanggungjawaban pidana terhadap pengemudi yang lalai melibatkan proses hukum, mulai dari penyidikan, penuntutan, hingga persidangan. Dalam praktiknya, kasus kecelakaan lalu lintas sering diselesaikan melalui perdamaian pada tahap penyidikan, meskipun pihak yang tidak puas dapat melanjutkan perkara hingga ke pengadilan.   Kata-kata kunci: kecelakaan lalu lintas; penegakan hukum; kelalaian pengemudi; proses huku

    KOMPARASI EFISIENSI METODE PERAKITAN JEMBATAN PANEL RANGKA BAJA PADA PRESERVASI JEMBATAN

    Full text link
    Abstract   Deterioration of bridge conditions can be caused by material durability, traffic volume and load, environmental conditions, or natural disasters. For this reason, bridge rehabilitation activities are needed. The bridge rehabili-tation process often results in road access being cut off and the handling process takes quite a long time. To prevent isolated areas to happen, it is necessary to build emergency bridges, which are usually called steel frame panel bridges or also known as Bailey Bridges. The construction of steel frame panel bridges can use several installation methods, namely full-span, shoring, balanced cantilever, and semi-balanced cantilever. This research aims to compare the effectiveness and efficiency of steel frame panel bridge erection methods. For this reason, field observations and interviews were carried out related to the assembly of steel frame panel bridges. Data analysis was carried out quantitatively and qualitatively by comparing the cost, time and level of ease of installing steel frame panel bridges. This study shows that the installation of a steel frame panel bridge using the semi balanced cantilever method is the easiest installation, requiring installation time of only 13 days for a span of 30 m, and with the lowest cost.     Keywords: bridge; steel frame panel bridges; bridge assembly; semi balanced cantilever     Abstrak   Penurunan kondisi jembatan dapat disebabkan oleh durabilitas material, volume lalu lintas dan beban, kondisi lingkungan, atau adanya bencana alam. Untuk itu diperlukan kegiatan rehabilitasi jembatan. Proses rehabilitasi jembatan seringkali membuat akses jalan terputus dan proses penanganannya membutuhkan waktu yang cukup lama. Untuk mencegah adanya daerah yang terisolir, diperlukan pembangunan jembatan darurat, yang biasa disebut dengan jembatan panel rangka baja atau biasa disebut juga sebagai jembatan Bailey. Pembangunan jembatan panel rangka baja dapat menggunakan beberapa metode pemasangan, yaitu full-span, shoring, balanced cantilever, dan semi balanced cantilever. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas dan efisiensi metode erection jembatan panel rangka baja. Untuk itu, dilakukan observasi lapangan dan wawan-cara yang terkait dengan perakitan jembatan panel rangka baja. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dan secara kualitatif dengan membandingkan biaya, waktu, dan tingkat kemudahan pemasangan jembatan panel rangka baja. Studi ini menunjukkan bahwa pemasangan jembatan panel rangka baja yang menggunakan metode semi balanced cantilever merupakan pemasangan yang paling mudah, membutuhkan waktu pemasangan hanya 13 hari untuk bentang 30 m, dan dengan biaya yang paling murah.      Kata-kata kunci: jembatan; jembatan panel rangka baja; perakitan jembatan; semi balanced cantileve

    PELUANG PENGGUNAAN KONSTRUKSI BAJA UNTUK JEMBATAN BENTANG PANJANG DAN TEROWONGAN BAWAH LAUT

    Full text link
    Abstract   Steel material has an important role in the development of construction technology. High tensile strength, durable, and lighter than concrete, makes steel structures widely used in the construction of transportation infrastructure, especially for long-span bridges and underwater tunnels. In this study, the opportunities for using steel construction for use in the construction of long-span bridges, namely cable stayed bridges or cable suspension bridges, and in underwater tunnels are examined. This study shows that the choice of long-span bridge type or technology is largely determined by local conditions and the planned bridge span length. The use of steel tubes for underwater tunnel construction can be an alternative for use in the construction of underwater tunnels to be built in the new capital city of Indonesia.   Keywords: steel; long span bridges; cable stayed bridge; cable suspension bridge; underwater tunnel     Abstrak   Material baja memiliki peran penting dalam pengembangan teknologi konstruksi. Kuat tarik tinggi, tahan lama, dan lebih ringan dibandingkan dengan beton, membuat struktur baja digunakan secara luas dalam pembangunan infrastruktur transportasi, khususnya untuk jembatan bentang panjang dan terowongan bawah laut. Pada studi ini dikaji peluang penggunaan konstruksi baja untuk digunakan pada konstruksi jembatan bentang panjang, yaitu jembatan pancang atau jembatan gantung, dan pada terowongan bawah laut. Studi ini menunjukkan bahwa pemilihan tipe atau teknologi jembatan bentang panjang sangat ditentukan oleh kondisi setempat dan panjang bentang jembatan yang direncanakan. Penggunaan tabung baja untuk konstruksi terowongan bawah laut dapat menjadi salah satu alternatif untuk digunakan dalam pembangunan terowongan bawah laut yang akan dibangun di Ibu Kota Nusantara.   Kata-kata kunci: baja; jembatan bentang panjang; jembatan pancang; jembatan gantung; saluran bawah lau

    TOLL ROAD TARIFF AND TOLL COLLECTION INTEGRATION POLICY IN INDONESIA: ADVANCING TOWARDS AN EFFICIENT, FAIR, AND SUSTAINABLE SYSTEM

    Full text link
    Abstract   Toll tariff integration in Indonesia represents a significant reform in transportation policy, aimed at enhancing efficiency, equity and sustainability. This paper explores the integration process from policy, technical, to institutional perspectives, using case studies from Greater Jakarta, Greater Surabaya, and Greater Medan regions. Findings show that integration improves average travel speed (up to 9% in Greater Jakarta region), reduces toll gate congestion, and enhances logistics cost efficiency. Nevertheless, key challenges persist, including infrastructure readiness, equitable revenue sharing among operators, and public acceptance. This study recommends a phased implementation strategy, tariff simulations based on users’ Ability to Pay and Willingness to Pay, and strengthened inter-stakeholder coordination to ensure the success of toll road inte-gration policies.   Keywords: tariff integration; transportation efficiency; sustainability; Willingness to Pay; Ability to Pay     Abstrak   Integrasi tarif tol di Indonesia merupakan reformasi yang signifikan dalam kebijakan transportasi, yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, kesetaraan, dan keberlanjutan. Makalah ini mengeksplorasi proses integrasi mulai dari perspektif kebijakan, teknis, hingga kelembagaan, menggunakan studi kasus di wilayah-wilayah Jabodetabek, Surabaya Raya, dan Medan Raya. Temuan yang diperoleh menunjukkan bahwa integrasi meningkatkan kecepatan perjalanan rata-rata (hingga 9% di Jabodetabek), mengurangi kemacetan di gerbang tol, dan meningkatkan efisiensi biaya logistik. Namun demikian, tantangan utama tetap ada, termasuk kesiapan infrastruktur, pembagian pendapatan yang adil di antara para operator, dan penerimaan publik. Studi ini merekomendasikan strategi implementasi bertahap, simulasi tarif berdasarkan Kemampuan untuk Membayar dan Kesediaan untuk Membayar pengguna, dan penguatan koordinasi antarpemangku kepentingan untuk memastikan keberhasilan kebijakan integrasi jalan tol.   Kata-kata kunci: integrasi tarif; efisiensi transportasi; keberlanjutan; Kesediaan untuk Membayar; Kemam-puan untuk Membaya

    AUDIT KESELAMATAN JALAN DI KAWASAN SOREANG KABUPATEN BANDUNG

    Full text link
    Abstract   The Soreang area is a strategic location in Bandung Regency, with high mobility from government and office activities. This area experiences increased traffic and requires a Road Safety Audit to prevent traffic accidents. This study conducted an audit of 8 road sections in Soreang. The audit process used a Road Safety Audit form for the operational stage and compared road conditions with technical standards. This study indicates that Road Section 7 (Soreang Cipatik) has the highest potential for traffic accidents, requiring mitigation measures to reduce the potential risk of traffic accidents on this road.   Keywords: traffic; Road Safety Audit; Traffic Accidents; roads     Abstrak   Kawasan Soreang merupakan suatu kawasan yang strategis di Kabupaten Bandung, dengan mobilitas yang tinggi yang berasal dari kegiatan pemerintahan dan perkantoran. Kawasan ini mengalami peningkatan lalu lintas dan memerlukan Audit Keselamatan Jalan untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas. Pada studi ini dilakukan audit terhadap 8 ruas jalan di Soreang. Proses audit dilakukan dengan menggunakan formulir Audit Keselamatan Jalan untuk tahap operasional dan membandingkan kondisi jalan dengan standar teknis. Studi ini menunjukkan bahwa Ruas Jalan 7 (Soreang Cipatik) memiliki potensi kecelakaan lalu lintas tertinggi, sehingga diperlukan upaya penanganan untuk mengurangi potensi risiko kecelakaan lalu lintas di jalan tersebut.   Kata-kata kunci: lalu lintas; Audit Keselamatan Jalan; Kecelakaan Lalu Lintas; jala

    STUDI KELAYAKAN JALAN PENGHUBUNG PELAWAN DAN BIATAN PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

    Full text link
    Abstract   Road infrastructure development plays a crucial role in driving economic growth and equitable development. One effort to strengthen interregional connectivity in East Kalimantan Province is the construction of a connecting road between Pelawan (Nibung Bridge) and Biatan (Simpang KM. 46). This paper presents a feasibility study of the proposed connecting road, including a review of technical, economic, and spatial planning aspects. Three alternative routes are examined in this study. Furthermore, the study includes an analysis of the initial road design, including geometric and pavement design. This study indicates that alternative 2 is the best alternative and is recommended for designation as the selected route.   Keywords: road infrastructure; feasibility study; connecting road; road route     Abstrak   Pembangunan infrastruktur jalan memegang peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta pemerataan pembangunan. Suatu upaya untuk memperkuat konektivitas antarwilayah di Provinsi Kalimantan Timur adalah melaksanakan pembangunan jalan penghubung antara Pelawan (Jembatan Nibung) dan Biatan (Simpang KM. 46) di Provinsi Kalimantan Timur. Pada makalah ini dilakukan studi kelayakan terhadap ren-cana pembangunan jalan penghubung tersebut, yang mencakup tinjauan terhadap aspek-aspek teknis, ekonomi, dan kesesuaian tata ruang. Terdapat 3 trase alternatif yang dikaji pada studi ini. Selain itu, studi ini juga memuat analisis terhadap desain awal jalan, yang meliputi desain geometrik dan desain perkerasan Jalan. Studi ini menunjukkan bahwa alternatif 2 merupakan alternatif terbaik dan direkomendasikan untuk ditetapkan sebagai trase terpilih.   Kata-kata kunci: infrastruktur jalan; studi kelayakan; jalan penghubung; trase jala

    PARAMETRIC STUDY OF WARREN STEEL TRUSS BRIDGE USING ARTIFICIAL NEURAL NETWORKS

    Full text link
    Abstract   Steel truss bridges are a popular type of amongst several other standard bridges in Indonesia due to their lightweight yet robust and strong structure. In this study Artificial Neural Networks is used to optimize the dimensions of the steel truss bridge. The Artificial Neural Network method was chosen as it can handle complex and nonlinear problems, as well as its potential to generate accurate prediction models. Data of 319 existing constructed steel truss bridges in Indonesia were used to train the Artificial Neural Network model. The results show that the Artificial Neural Network model can predict the stress ratio of the structural elements of steel truss bridges with high accuracy (R2 > 0.99). The trained ANN model was then used to optimize the dimensions of the steel truss bridges with spans range from 40 meters to 60 meters with interval of 5 meters. The optimization results showed a 5.60% weight reduction compared to previous research results and a 20% less compared to the average weight of the existing bridge. This study contributes to improving the efficiency of development steel truss bridge in Indonesia.   Keywords: truss bridge; optimization; Artificial Neural Network; design efficiency     Abstrak   Jembatan rangka baja merupakan jenis jembatan standar yang populer di Indonesia karena struktur yang ringan namun kuat dan kokoh. Pada penelitian ini, Artificial Neural Network digunakan untuk mengoptimalkan dimensi jembatan rangka baja. Metode ini dipilih karena kemampuannya menangani masalah kompleks dan nonlinier, serta potensinya untuk menghasilkan model prediksi yang akurat. Data 319 jembatan rangka baja yang ada di Indonesia digunakan untuk melatih model Artificial Neural Network. Hasilnya menunjukkan bahwa model Artificial Neural Network dapat memprediksi rasio tegangan pada elemen struktural jembatan rangka baja dengan akurasi yang tinggi. Model Artificial Neural Network yang terlatih kemudian digunakan untuk mengoptimalkan dimensi jembatan rangka baja dengan rentang bentang 40 meter hingga 60 meter dengan interval 5 meter. Hasil optimasi menunjukkan efisiensi berat sebesar 5,60% dibandingkan dengan penelitian sebelumnya dan 20% lebih efisien dibandingkan dengan jembatan yang sudah ada. Penelitian ini berkontribusi dalam meningkatkan efisiensi pengembangan jembatan rangka baja di Indonesia.   Kata-kata kunci: jembatan rangka baja; optimasi; Artificial Neural Network; efisiensi desai

    EVALUASI KARAKTERISTIK AGREGAT TERHADAP KERUSAKAN RUTTING PADA CAMPURAN SPLIT MASTIC ASPHALT HALUS

    Full text link
    Abstract   Rutting is a type of damage that occurs in the form of grooves on the road pavement surface caused by traffic loads, material quality, and asphalt mix design. This study aims to determine the potential for rutting in a Split Mastic Asphalt-Fine mix using two types of aggregate, namely aggregate-1 and aggregate-2. Permanent deformation test was conducted using a Hamburg Wheel Tracking Device under dry conditions at 60°C and 10,000 passes. This study shows that aggregate characteristics influence the potential for rutting. Test results indicate that the SMA-Fine asphalt mix using aggregate-1 has better permanent deformation resistance than the SMA-Fine asphalt mix using aggregate-2.   Keywords: rutting damage; asphalt mix; permanent deformation; aggregate characteristics     Abstrak   Kerusakan Rutting merupakan suatu kerusakan yang berbentuk alur pada permukaan perkerasan jalan yang disebabkan oleh beban lalu lintas, kualitas material, dan rancangan campuran beraspal. Studi ini bertujuan untuk menentukan potensi terjadinya rutting pada campuran Split Mastic Asphalt-Halus, yang menggunakan 2 jenis agregat, yaitu agregat-1 dan agregat-2. Pengujian deformasi permanen dilakukan dengan alat Hamburg Wheel Tracking Device, dengan kondisi kering pada temperatur 60°C dan 10.000 lintasan. Studi ini menunjukkan bahwa karakteristik agregat memengaruhi potensi terjadinya kerusakan rutting. Hasil pengujian menunjukkan campuran beraspal SMA-Halus yang menggunakan agregat-1 memiliki ketahanan deformasi permanen yang lebih baik dibandingkan dengan campuran beraspal SMA-Halus yang menggunakan agregat-2.   Kata-kata kunci: kerusakan rutting; campuran beraspal; deformasi permanen; karakteristik agrega

    PEMODELAN TRANSPORTASI MAKRO PADA RENCANA PENGEMBANGAN JARINGAN JALAN DI PROVINSI JAWA BARAT

    Full text link
    Abstract   Along with economic growth, the mobility of transportation of people and goods to various regions has also increased. This is where the transportation sector plays a very important role to smooth the wheels of the economy and serve the need for transportation services for people and goods within cities, between cities, and throughout the country. Therefore, a macrosimulation transportation model is needed in order to have a well-connected road network system throughout the region. The study approach is based on road performance analysis using the PKJI 2023 method and macro modeling using the four-stage modeling method. By adding road network plans from Tatrawil, RUJJN, and RTRW documents to the do-something scenario, the road network of west java province has better performance. This shows that the road network plan developed in the previous documents can overcome future traffic problems. This is indicated by more road sections performing well in 2040 and 2045 compared to the do-nothing scenario.   Keywords: road performance; modeling; road network; traffic     Abstrak   Seiring dengan pertumbuhan perekonomian, mobilitas angkutan orang dan barang ke berbagai wilayah juga turut meningkat. Di sinilah sektor transportasi memegang peranan yang sangat penting untuk memperlancar roda perekonomian dan melayani kebutuhan akan jasa angkutan orang dan barang di dalam kota, antarkota, dan keseluruh pelosok tanah air. Oleh karena itu diperlukan pemodelan transportasi makro dalam rencana pengembangan jaringan jalan yang terkoneksi dengan baik ke seluruh wilayah. Pendekatan kajian didasari oleh analisis kinerja jalan dengan metode PKJI 2023 dan pemodelan makro dengan metode pemodelan empat tahap. Dengan menambahkan rencana jaringan jalan dari dokumen Tatrawil, RUJJN, dan RTRW pada skenario do something menyebabkan jaringan jalan Provinsi Jawa Barat memiliki kinerja yang lebih baik. Ini menunjukkan bahwa rencana jaringan jalan yang sudah disusun pada dokumen terdahulu dapat mengatasi masalah lalu lintas di masa mendatang. Hal ini ditunjukkan dengan lebih banyaknya ruas jalan berkinerja baik di tahun 2040 dan 2045 dibandingkan dengan skenario do nothing.   Kata-kata kunci: kinerja jalan; pemodelan transportasi; jaringan jalan; lalu linta

    EARMARKING TAX: A SOLUTION FOR NEGLECTED PROVINCIAL ROAD MAINTENANCE

    Full text link
    Abstract   The West Java Provincial Government cannot fund the entire provincial road maintenance program due to budget constraints. Therefore, it is necessary to find revenue sources that can be used to fill the funding gap. This study examines the potential revenue from earmarking taxes that can be used to finance provincial road maintenance. The study results indicate that the potential revenue generated from earmarking taxes cannot fund the entire road maintenance program, but is only sufficient to cover 100% of the routine maintenance program and 40% of the periodic maintenance program.   Keywords: road maintenance; provincial roads; earmarking tax; routine maintenance; periodic maintenance     Abstrak   Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak dapat membiayai seluruh program pemeliharaan jalan provinsi karena keterbatasan anggaran. Karena itu, perlu dicari sumber-sumber pemasukan yang dapat digunakan untuk mengisi kekurangan dana yang dibutuhkan. Pada studi ini dikaji potensi penerimaan yang berasal dari pajak earmarking yang dapat digunakan untuk membiayai pemeliharaan jalan provinsi. Hasil yang diperoleh dari studi menunjukkan bahwa potensi pendapatan yang diperoleh dari pajak earmarking tidak dapat membiayai seluruh program pemeliharaan jalan, tetapi hanya cukup untuk 100% program pemeliharaan rutin dan 40% program pemeliharaan periodik.    Kata-kata kunci: pemeliharaan jalan; jalan provinsi; pajak earmarking; pemeliharaan rutin; pemeliharaan periodi

    160

    full texts

    175

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal HPJI
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇