Deiksis Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Not a member yet
    166 research outputs found

    Penggunaan Media Film Dokumenter dalam Pembelajaran Menulis Puisi

    Full text link
    Abstrak. Menulis merupakan kegiatan yang tidak hanya menjadikan seseorang semakin cerdas, tetapi juga akan mencerdaskan orang lain. Walaupun demikian, kegiatan menulis belum banyak dilakukan oleh siswa. Hasil observasi awal di beberapa SMP Cirebon Timur, diperoleh data bahwa siswa memiliki kemampuan yang rendah dalam menulis, khususnya menulis puisi. Mereka kesulitan menuangkan imajinasinya dan kesulitan memilih kata-kata pada saat menulis puisi. Berdasarkan data tersebut, maka diperlukan cara yang lebih menarik dalam pembelajaran menulis puisi, salah satu solusinya  yaitu menggunakan media film dokumenter. Penggunaan Media film dokumenter dalam pembelajaran puisi tersebut penuis jadikan sebagai bahan penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode eksperimen (quasi), dengan nonequivalent control group design. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu tes dan nontes (observasi). Setelah melakukan penelitian hasil yang diperoleh yakni, hasil tes siswa kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Kelas eksperimen yang menggunakan media film dokumenter memeroleh skor rata-rata 78,17 sedangkan kelas kontrol yang menggunakan media gambar memeroleh skor rata-rata 67,97. Hasil perhitungan uji t juga membuktikan bahwa thitung > ttabel atau 2,50 > 1,99 pada taraf signifikan 5%. Hal ini, berarti H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti penggunaan media film dokumenter dalam pembelajaran menuis puisi efektif. Selain itu, hasil observasi juga menunjukkan bahwa penggunaan media film dokumenter dapat meningkatkan aktivitas siswa dan guru.Kata Kunci: film dokumenter, menulis puisi, pembelajara

    Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Proyek Bermedia Audio Visual Dalam Pembelajaran Menulis Teks Cerita Fantasi Pada Kelas VII SMP

    Full text link
    Abstrak. Penelitian ini bertujuan menjelaskan proses pembelajaran, kefektifan pembelajaran, dan karya siswa berupa teks cerita fantasi dengan menggunkan model pembelajaran berbasis proyek bermedia audio visual pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Pangenan. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah tes dan observasi. Data yang diperoleh yaitu berupa hasil memproduksi teks cerita fantasi siswa. Data itu kemudian diolah dengan menggunakan uji statistik uji t-test. Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh nilai Thitung2,67 dan Ttabel 2,9. Hal ini menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis proyek bermedia audio visual dalam pembelajaran teks cerita fantasi pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Pangenan berlangsung efektif. Sementara itu, hasil dari observasi,  data diperoleh dari proses pembelajaran siswa dalam menulis teks cerita fantasi menggunakan model pembelajaran berbasis proyek bermedia audio visual. Dari data hasil observasi proses pembelajaran teks cerita fantasi dengan menggunkan model pembelajaran berbasis proyek bermedia audio visual sudah berjalan dengan baik, dalam hal ini sudah adanya interaksi antara siswa dengan guru, serta siswa dengan siswa lainnya. Pembelajaran teks cerita fantasi dengan menggunakan model pembelajaran berbasis proyek bermedia audio sudah efektif. Hal ini ditunjukan dengan adanya peningkatan hasil tes antara nilai tes awal dengan nilai tes akhir yaitu dengan rata-rata tes awal sebesar 69 dan tes akhir sebesar 80,4. Hasil karya tulis siswa dalam pembelajaran menulis teks cerita fantasi dengan menggunakan model pembelajaran berbasis proyek bermedia audio sudah sangat baik. Hasil tulisan siswa pada tes akhir sudah sesuai dengan struktur dan kaidah kebahasaan teks cerita fantasi.Kata Kunci : model berbasis proyek, media audio visual, teks  cerita fantas

    Sikap Berbahasa Masyarakat Kota Cirebon pada Bahasa Cirebon

    Full text link
    Abstrak. Penelitian tentang sikap berbahasa pada bahasa Cirebon sangat penting untuk dilakukan. Hal ini karena bahasa Cirebon yang biasa disebut basa Cerbon telah menjadi bahasa yang mandiri berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 5 Tahun 2003. Secara geografis wilayah Cirebon berbatasan dengan dua provinsi, yaitu Jawa Barat dan Jawa Tengah. Wilayah Cirebon terdiri atas Kota dan Kabupaten Cirebon. Pada penelitian ini, peneliti memilih Kota Cirebon sebagai wilayah yang akan diteliti karena Kota Cirebon merupakan kota yang terdiri atas masyarakat yang multilingual, multietnis, dan multikultural. Teori yang melandasi penelitian ini adalah teori sosiolinguistik, bilingualisme, dan sikap bahasa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan menggunakan metode survey dan membagikan kuesioner ke seratus narasumber yang dibagi secara acak di lima kecamatan di Kota Cirebon.  Berdasarkan tujuh ranah yang diteliti, dapat disimpulkan bahwa penggunaan bahasa masyarakat Kota Cirebon di 2 ranah (keluarga dan karib) menggunakan bahasa percampuran antara bahasa Cirebon dan Indonesia (skala 3), 1 ranah (tetangga) lebih sering menggunakan bahasa Indonesia daripada bahasa Cirebon (skala 4), 3 ranah (pendidikan, umum, dan agama) selalu menggunakan bahasa Indonesia (skala 5). Oleh karena itu, hasil dari penelitian ini adalah sikap bahasa masyarakat Kota Cirebon pada bahasa Cirebon mengalami kemunduran, tidak positif tetapi berpengaruh ke negatif. Kata kunci : sikap bahasa, bahasa Cirebon, sosiolinguisti

    Kajian Kesalahan Pemelajar BIPA dalam Praktik Menulis di Politeknik Negeri Bali

    Full text link
    Abstrak. Kemampuan menulis pemelajar BIPA, sangat dibutuhkan sebagai bagian dari kemahiran berbahasa Indonesia.  Saat ini kemampuan menulis pemelajar BIPA di Politeknik Negeri Bali masih kurang memadai.  Untuk meningkatkan kemampuan menulis   diperlukan metode  pengajaran yang tepat. Penggunaan metode berbasis teks dirasa tepat oleh para pengelola pengajaran BIPA dan dibuatlah buku ajar khusus untuk pemelajaran menulis dengan menggunakan pendekatan  berbasis teks. Artikel ini membahas beberapa kesalahan pemelajar BIPA dalam praktik menulis dengan menggunakan pendekatan menulis berbasis teks tersebut, baik menyangkut proses menulisnya maupun produk tulisan yang dihasilkannya.      Pengumpulan  data  penelitian  dilakukan dengan observasi, wawancara, dan kuesioner  kepada 17 pemelajar BIPA tahun 2018/2019. Data yang terkumpul diolah dengan menggunakan metode agih (distribusional) dengan mengacu pada profil kemampuan menulis (ESL composition profile). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar pemelajar belum memahami secara baik metode menulis.  Produk tulisan yang dihasilkan juga masih banyak terdapat kesalahan terutama pada isi, organisasi, dan kebahasaan. Dari  hasil analisis  juga dapat  disimpulkan  bahwa   rata-rata kemampuan menulis pemelajar BIPA dengan menggunakan model pemelajaran berbasis teks sudah berada pada kategori baik dengan   nilai rata-rata 74.  Kisaran tingkat keterbacaan (fog index) antara 10-14 dengan rata-rata 12,02.  Ini berarti model dan aplikasi metode menulis berbasis teks cukup membantu dalam meningkatkan pemelajaran menulis.Kata kunci: kesalahan menulis, teks, pemelajar BIP

    Toponimi Desa-Desa di Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan

    Full text link
    Abstrak. Nama merupakan suatu hal yang sangat diperlukan sebagai identitas atau penanda. Nama atau penanda tidak hanya digunakan untuk nama seseorang, tetapi juga untuk nama suatu wilayah/ tempat. Penamaan suatu tempat merupakan bagian dari kajian toponimi atau asal-usul penamaan tempat. Zaman sekarang hanya sedikit masyarakat yang mengetahui asal muasal desa dan budaya yang terdapat di dalamnya. Oleh karena itu, adanya penelitian ini diharapkan masyarakat dapat menyadari pentingnya sebuah sejarah. Tujuan penelitian ini, yaitu untuk mendeskripsikan bentuk dan makna, serta faktor yang memengaruhi penamaan desa yang berada di Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu metode wawancara. Selanjutnya menggunakan teknik cakap semuka, teknik pancing, teknik rekam dan teknik catat, kemudian dianalisis dan dideskripsikan. Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan memiliki 24 desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam penamaan desa di Kecamatan Ciawigebang merupakan bentuk komposisi/ gabungan dari dua sampai tiga kata. Selain itu, dalam penamaan desa juga menggunakan afiksasi atau penambahan imbuhan, seperti Desa Pamijahan, Karangkamulyan, dan Kapandayan. penamaan desa itu memiliki makna yang berhubungan dengan pimpinan, harapan masyarakat setempat, kebiasaan penduduk, letak, keadaan lingkungan hidup yang dikeramatkan, dan sejarah yang ada di desa setempat. aktor yang memengaruhi penamaan desa-desa di Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, yaitu faktor sosial, lingkungan hidup, sejarah, letak dan geografis. Kata kunci: toponimi, asal-usul, desa, penamaa

    Kesetaraan Perempuan dan Polemik Budaya Patriarkal Dalam Novel Cinta Suci Zahrana

    Full text link
    Abstrak. Penelitian ini didasarkan atas temuan dalam novel Cinta Suci Zahrana karya Habiburrahman El-Shirazy yang mengangkat persoalan perempuan. Novel Cinta Suci Zahrana menarik untuk dikaji dari sudut pandang gender karena bernuansa feminisme. Namun, novel ini ditulis oleh pengarang laki-laki. Teori yang digunakan dalam penelitian ini ialah teori feminisme dan gender. Metode penelitian menggunakan deskriptif analisis dengan studi dokumentasi. Dari hasil penelitian ditemukan kecenderungan perempuan lajang yang berpendidikan dan berkarier tinggi acapkali mendapatkan desakan untuk segera menikah. Hal itu didasarkan masih kuatnya budaya patriarkal yang membentuk konstruksi sosial sehingga muncul anggapan bahwa setinggi-tingginya perempuan berpendidikan dan berkarier pada akhirnya akan mengurus hal-hal yang bersifat domestik. Novel Cinta Suci Zahrana mencerminkan realitas kehidupan masa kini, terutama bagi perempuan yang berkarier dan berpendidikan tinggi, tetapi belum menikah, seperti yang direpresentasikan tokoh Zahrana. Konflik yang dialami tokoh Zahrana merupakan representasi dari ketidaksetaraan gender pada masyarakat patriarkal bahwa pria cenderung bebas melakukan pilihan yang didukung oleh anggapan mayoritas sebagai sebuah kewajaran bahkan kebenaran. Kata Kunci : Cinta Suci Zahrana, gender, patriarka

    Potensi Kriminal Cyber Crime pada Meme: Sebuah Kajian Linguistik Forensik

    Full text link
    Abstrak. Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil analisis ekpresi bahasa pada meme yang berpotensi sebagai pelangaran kriminal cyber crime. Untuk mengganalisis potensi kriminal tersebut, digunakan metode penelitian kualitatif  dengan pedekatan linguistik forensik. Data yang digunakan berupa bentuk lingual (kata,frasa,klausa) yang terdapat pada meme. Meme yang diambil adalah empat buah meme dengan tema isu-isu politik. Sumber data berupa media online (media masa). Data-data yang terkumpul kemudian dianalisis berdasarkan dimensi sintaksis, semantik, pragmatik, dan forensik. Hasil analisis menggunakan pendekatan linguistik forensik menunjukkan keempat meme berpotensi melanggar pelanggaran kriminal cyber crime. Potensi pelanggaran ini ditunjukkan dengan adanya muatan konten tindak tutur ilokusi persuasif dan ekspresif yang bersifat penghinaan. Bentuk penghinaan adanya penggunaan bentuk lingual seperti gila, idiot, presiden tidak berguna, dan penipu. Tujuan penghinaan secara jelas ditujukkan kepada penyerangan pribadi baik ditujukan kepada  Jokowi maupun  Prabowo. Keempat meme ini masih dapat diakeses secara bebas pada alamat situs masing-masing. Potensi pelanggaran terhadap keempat meme ini dapat memungkinkan pelaku penyebarnya terjerat UU ITE pasal 45 ayat 3 dan pasal 27 ayat 3. Selanjutnya pelanggaran penghinaan dapat juga ditinjau dengan KUHP Bab XVI pasal 310 sampai dengan pasal pasal 321 tentang pidana pelanggaran penghinaan. Kata kunci: Kriminal, Cyber Crime, Linguistik Forensi

    Pengembangan Bahan Ajar Simak Berorientas Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Mahasiswa pada Mata Kuliah Menyimak

    Full text link
    Abstrak. Bahan/materi ajar perlu dikembangkan serta diorganisasikan secara mantap dan matang agar pembelajaran tidak melenceng dari tujuan yang harus dicapai. Penelitian ini menghasilkan bahan ajar berupa Lembar Kerja Mahasiswa bermedia simak/audio berkearifal lokal yang akan diimplementasikan pada mata kuliah menyimak. Dalam mata kuliah ini, mahasiswa dilatih kemampuan menyimaknya dengan cara menyuguhkan berbagai macam informasi. Hal ini dilakukan agar mahasiswa terbiasa menyimak informasi dan dapat menangkap informasi dengan baik. Adapun tujuan penelitian ini adalah merancang bahan ajar, mendeskripsikan kemampuan literasi mahasiswa serta mengetahui keefektifan bahan ajar simak berorientasi kearifan lokal dalam mata kuliah menyimak pada Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Swadaya Gunung Jati. Penelitian ini dilakukan dengan alasan ditemukannya data bahwa kemampuan literasi (daya simak) mahasiswa masih rendah. Pemilihan tema kearifan lokal pada penelitian ini didasarkan atas pertimbangan belum tergalinya potensi daerah secara maksimal sebagai bahan literasi seperti kebiasaan-kebiaasan,  adat, budaya serta pariwisata di wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan). Pemilihan kearifan lokal ini tidak lepas dari pertimbangan  mahasiswa Universitas Swadaya Gunung Jati banyak berasal dari wilayah tersebut. Pengembangan bahan ajar berorientasi kearifan lokal ini menggunakan model ADDIE (Analysis-Design-Develop-Implement-Evaluate). Model pengembangan bahan ajar ini meliputi analisis, perancangan, pengembangan (uji coba), Implementasi, dan Evaluasi terhadap bahan ajar simak.Kata Kunci : bahan ajar simak, literasi, menyimak, kearifan lokal

    Politik Identitas Etnis Batak Toba dalam Novel Bulan Lebam di Tepian Toba Karya Sihar Ramses Simatupang

    Full text link
    Abstrak. Artikel ini merupakan hasil analisis politik identitas dalam konteks masyarakat Batak Toba. Objek kajian penelitian ini dikhususkan pada politik identitas etnis Batak dalam novel Bulan Lebam di Tepian Toba karya Sihar Ramses Simatupang. Penulis mengumpulkan data yang ada dalam novel lalu melakukan analisis isi dengan pendekatan identitas kultural Stuart Hall. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan dua konsep yang ditawarkan oleh Stuart Hall, yaitu representasi dan identitas etnis atau kultural. Dari pembahasan yang dilakukan, maka ada dua hasil penelitian ini. Pertama, representasi identitas etnis Batak dalam novel ini memiliki sisi esensialis. Novel ini merepresentasikan persoalan-persoalan yang hadir dalam kehadiran Pabrik kertas Indorayon di Tanah Batak. Tidak berhenti di situ saja, novel ini pun mengkonstruksi identitas Batak dengan menawarkan alternatif identitas etnis Batak yang lebih positif. Kedua, persoalan tanah dan konstruksi identitas etnis Batak yang dibangun oleh novel atau pengarangnya adalah identitas manusia Batak yang ajakan untuk kembali pada nilai-nilai tradisi Batak yang sudah ada. Hal ini ditambah dengan pengembangan pola pikir kritis yang dapat meningkatkan posisi tawar manusia Batak dalam menghadapi wacana Pabrik kertas. Selain itu, keterlibatan dalam bidang politik menjadi tawaran pengarang dalam politisasi identitas etnis Batak Toba agar dapat membentuk wacana bandingan berhadapan dengan wacana pabrik kertas. Kata kunci: representasi, politik identitas, identitas etni

    Struktur dan Ciri Kebahasaan Teks Cerita Fantasi dalam Antologi Cerita Fantasi Terbaik 2011 Karya Various dan Implementasinya sebagai Bahan Ajar Siswa SMP/MTs Kelas VII

    Full text link
    Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur dan ciri kebahasaan dalam Antologi Cerita Fantasi Terbaik 2011 karya Various, serta implikasinya untuk mengembangkan bahan ajar digital yang berjudul Mengenal Teks Cerita Fantasi untuk Siswa SMP/MTS Kelas VII. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik. Hasil penelitian pada bagian struktur menemukan  bahwa dari 15 cerita fantasi semuanya memiliki struktur orientasi dan resolusi, dua cerita tidak memiliki bagian komplikasi, dan enam cerita memiliki bagian koda. Pada ciri kebahasaan ditemukan penggunaan kata ganti nama orang sebagai penceritaan, penggunaan majas, penggunaan konjungsi, dan penggunaan kalimat langsung. Pengembangan bahan ajar digital menggunakan aplikasi Android Magazine Maker Profesional(AMMP). Bahan ajar ini memiliki keunggulan, diantaranya: adanya fitur gambar, suara, dan video pembelajaran serta ikon penunjang yang menjadikan bahan ajar lebih menarik untuk digunakan.  Hasil validasi ahli membuktikan bahwa bahan ajar digital yang berjudul Mengenal Teks Cerita Fantasi untuk Siswa SMP/MTs Kelas VII dinyatakan layak dan dapat digunakan sebagai bahan penunjang dalam proses pembelajaran. Hal itu didasarkan pada data hasil angket respons siswa yang memperoleh skor rata-rata sebesar 4,13 dengan persentase 82,64% yang termasuk dalam kategori “baikâ€. Kata kunci: cerita fantasi, struktur  teks, ciri kebahasaan, bahan ajar digita

    156

    full texts

    166

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Deiksis Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇