Deiksis Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Not a member yet
166 research outputs found
Sort by
Pengembangan Bahan Ajar BIPA dalam Perspektif Etnografi Komunikasi
Abstrak. Dalam pengembangan bahan ajar BIPA, pengajar perlu juga melihat bagaimana bahasa tersebut digunakan dalam konteks lingkungan situasi sosial yang sesungguhnya. Bahasa menjadi inti dari komunikasi sekaligus sebagai pembuka realitas bagi manusia dan manusia membentuk kebudayaannya dan masyarakat melalui komunikasi. Untuk dapat mewujudkan hal-hal tersebut dalam bahan ajar, pengajar perlu memperhatikan beberapa faktor seperti analisis kebutuhan, perumusan tujuan pembelajaran, pelacakan latar belakang budaya siswa BIPA, dan identifikasi kemampuan berbahasa siswa BIPA. Dalam pemilihan bahan pembelaran, pengajar perlu memilih bahan-bahan yang otentik dan berorientasi pada budaya. Hal tersebut akan membantu siswa BIPA untuk mampu memahami dan mampu mempraktikkan berbagai pola komunikasi dalam suatu masyarakat dengan baik dan benar.Kata Kunci: Bahan Ajar, Etnografi Komunikasi, BIP
Literasi Digital dalam Menghadapi Hoaks di Masa Pandemi
Abstrak. Berkembangnya teknologi secara cepat membuat masyarakat semakin dimudahkan dalam mendapatkan beragam informasi dari berbagai media melalui peranti digital yang dimiliki. Penggunaan media digital dalam kondisi pandemi covid-19 secara masif, memberikan dampak negatif, seperti penyebaran informasi yang sifatnya hoaks. Tujuan penulisan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dalam upaya mengkritisi berbagai informasi yang perlu ditelusuri kebenarannya selama masa pandemi covid-19, pengimplementasian praktik literasi digital dalam kehidupan masyarakat, dan kemampuan dalam memanfaatkan beragam informasi valid yang didapatkan berkaitan dengan literasi digital sebagai upaya menghadapi hoaks di masa pandemi covid-19. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka dengan mencari beragam data yang bersumber dari buku, artikel, jurnal, data yang diakses dari berbagai media online yang sifatnya valid. Hasil penelitian ini diharapkan masyarakat sadar terhadap berbagai bentuk informasi hoaks yang berkembang di masa pandemi covid-19 dan mampu menjalankan praktik literasi digital dengan baik sebagai bentuk keefektifan dalam penerapannya.Kata kunci: literasi digital, hoaks, pandemi covid-1
Interferensi Bahasa Betawi Dalam Bahasa Indonesia Pada Tayangan "Obrolan Of The Day"
Abstrak.  Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk interferensi bahasa Betawi dalam bahasa Indonesia pada tayangan “Obrolan Of The Day†edisi 14 Desember 2020. Peristiwa interferensi dapat terjadi pada ragam lisan, pada tayangan “Obrolan Of The Day†edisi 14 Desember 2020 menghadirkan bintang tamu yang merupakan seorang bilingual. Hal tersebut memberi peluang terjadinya peristiwa interferensi pada tuturan bintang tamu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Metode deskriptif digunakan untuk menjelaskan data-data penelitian. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari tayangan Obrolan Of The Day†edisi 14 Desember 2020 pada kanal youtube trans7. Teknik pengumpulan data dalam penelitian berupa teknik dokumentasi, simak bebas libat cakap (SBLC) dan catat. Teknik analisis data dilakukan dengan tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan pembuatan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukan terjadinya interferensi bahasa Betawi dalam bahasa Indonesia. Interferensi terjadi pada bidang fonologi dengan jumlah 6 data, bidang morfologi dengan jumlah 3 data, dan bidang sintaksis dengan jumlah 11 data.Kata Kunci: bahasa betawi, interferensi, sosiolinguisti
Analisis Warna Lokal Sunda dalam Kumpulan Cerpen “Dua Orang Dukun dan Cerita Pendek Sunda Lainnya” Karya Ajip Rosidi
Abstrak. Warna lokal adalah warisan leluhur yang didasarkan pada hasil pengamatan terhadap alam dan lingkungan sekitar. Warisan ini amat disayangkan jika tidak diketahui oleh generasi muda. Oleh karena itu, melalui sastra diharapkan siswa bisa mengetahui warna lokal yang ada di daerahnya bahkan warna lokal yang ada di daerah lain sehingga mereka bisa menjadi manusia yang bijak. Penelitian ini mencoba menyajikan warna lokal Sunda sebagai bahan ajar apresiasi sastra bermuatan karakter di kelas XI SMA. Pemilihan warna lokal Sunda adalah sebagai alternatif bahan ajar yang menumbuhkan kesadaran pentingnya identitas lokal dalam mempelajari sastra karena dari identitas lokal itu akan muncul karakter yang membangun mental siswa. Penelitian ini akan mendeskripsikan warna lokal Sunda yang muncul dalam kumpulan cerpen Dua Orang Dukun dan Cerita Pendek Sunda Lainnya ditinjau dari lima sikap, yaitu religius, kepribadian, sosial, kekeluargaan, dan lingkungan.Kata kunci : warna lokal sunda, kumpulan cerpen, dua orang dukun dan cerita pendek sunda lainnya
Analisis Penggunaan Variasi Register Berdasarkan Model Interaksi Speaking Dalam Media Sosial Youtube
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan Variasi Bahasa Register, (2) Mendeskripsikan Aspek Model Fungsional SPEAKING, (3) Mendeskripsikan Media Sosial Beserta Pengaruhnnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiolinguistik, adapun jenis penelitian ini adalah kualitatif. Metode yang digunakan adalah deskriptif analisis. Sumber data dalam penelitian ini adalah Media Sosial Youtube. Data dalam penelitian ini berupa kutipan kata, frasa, klausa atau kalimat dalam video Youtube. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumentasi. Setelah data terkumpul dilakukan proses klasifikasi data kemudian dilakukan analisis. Proses analisis dilakukan secara bersamaan, seluruh korpus dikelompokkan menurut persamaan model fungsional dan variasi bahasa dalam media sosial Youtube. Dengan demikian, hasil penelitian diketahui variasi bahasa register berdasarkan (1) Setting atau tempat dan scene atau suasana, (2) Participants atau peserta tutur, (3) End atau tujuan tutur, (4) Act sequences atau pokok tuturan, (5) Key atau nada tutur, (6) Instrumental ities atau sarana tutur, (7) Norms atau norma tutur, dan (8) Genre atau jenis tuturan dalam media sosial Youtube.Kata Kunci: sosiolinguistik, variasi register, model fungsional SPEAKIN
Analisis Stilistika Pantun Upacara Adat Perkawinan Melayu Sambas Serta Relevansinya Sebagai Apresiasi Sastra Di SMA
Abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan gaya bahasa serta relevansi pantun upacara adat perkawinan Melayu Sambas dalam pembelajaran apresiasi sastra di tingkat SMA. Metode penelitian ini berupa studi dokumenter dengan bentuk penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan stilistika yang memaparkan gaya bahasa dalam pantun upacara adat perkawinan Melayu Sambas memiliki variasi bahasa terlihat dari segi dialeknya. Penggunaan majas dalam pantun juga memberikan nilai estetika dalam rima irama yang akan menghasilkan bunyi yang indah. Gaya bahasa pantun upacara adat perkawinan Melayu Sambas menggungkapkan gambaran kehidupan atau kebiasaan sehari-hari masyarakat Sambas. Adapun gaya bahasanya berupa majas perbandingan, majas pertentangan, majas perulangan, dan majas pertautan. Sedangkan dalam pembelajaran pantun yang terdapat pada kompetensi inti dan kompetensi dasar kurikulum 2013 pada kelas XI semester ganjil SMA. Pantun upacara adat perkawinan Melayu Sambas meningkatkan minat menulis pantun siswa. Siswa lebih aktif menulis teks pantun dengan bahasa dan kebiasaan yang terdapat di daerahnya sendiri.Kata kunci: stilistika, gaya bahasa, relevans
Tahapan Dan Perbandingan Pemerolehan Bahasa Pada anak laki-Laki Dan Perempuan Usia 18 Bulan: Kajian Psikolinguistik
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tahapan pemerolehan Bahasa pada anak laki-laki dan perempuan usia 18 bulan yakni, berupa tahapan pemerolehan fonologi, morfologi, dan sintaksis. Penelitian ini juga membahas perbandingan pemerolehan Bahasa pada anak laki-laki dan perempuan usia 18 bulan serta faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode observasi bebas libat cakap dengan metode penyajian data deskriptif kualitatif. Data diperoleh dengan cara mengamati dan juga melakukan wawancara terhadap orang disekitar objek penelitian. Studi ini menunjukkan bahwa anak usia 18 bulan cenderung ada yang masih berada pada tahap pemerolehan morfologi dan ada yang sudah mulai memasuki tahap awal pemerolehan sintakis, Dari hasil pengamatan didapat data bahwa perbedaan pemerolehan Bahasa pada kedua subjek itu terlihat jelas dalam tahap pemerolehan morfologi yakni berada pada jumlah kosa kata yang diujarkannya dan hal tersebut dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti lingkungan sang anak, interaksi social dan intelegensi.Kata Kunci: tahapan; perbandingan; pemerolehan bahasa; anak laki-laki; anak prempua
Disparitas Gender dalam Penggunaan Istilah pada Kosakata Budaya Masyarakat Melayujambi di Provinsi Jambi
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap konstruksi linguistik dan penggunaan istilah yang memuat disparitas gender yang telah menyatu dengan sistem kognitif, budaya, dan menjadi kebiasaan yang diekspresikan di dalam masyarakat. Metode dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan etnolinguistik. Adapun metode pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan wawancara dan pengamatan. Metode wawancara digunakan untuk meninjau kembali apakah data bahasa yang berupa kosakata budaya berupa istilah dalam masyarakat MelayuJambi yang dirujuk pada Kamus MelayuJambi benar adanya. Sedangkan, metode pengamatan digunakan untuk melihat apakah istilah pada kosakata budaya tersebut masih berfungsi dan digunakan dalam tindak komunikasi serta dalam aktivitas budaya di tengah masyarakat MelayuJambi. Adapun hasil dalam penelitian ini menunjukkan adanya 20 istilah dalam kamus Kamus MelayuJambi yang mengandung disparitas gender yang benar adanya dan kosakata dengan jenis-jenis istilah tersebut masih populer dan masih digunakan di kalangan masyarakat Jambi.Kata kunci: disparitas gender, penggunaan istilah, Masyarakat MelayuJambi
Isu Perkawinan Dan Kelas Sosial Dalam Metropop Melbourne (Wedding) Marathon Karya Almira Bastari: Kritik Sastra Feminis
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan permasalahan tentang perkawinan dan kelas sosial yang ditampilkan dalam novel metropop Melbourne (Wedding) Marathon karya Almira Bastari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif-kualitatif. Data berupa kata, frasa, dan kalimat dikumpulkan dengan teknik simak-catat. Data kemudian diklasifikasi sesuai dengan permasalahan penelitian, dan dikaji dengan pendekatan struktural dan kajian sastra feminis. Landasan teoretis yang digunakan di antaranya adalah dari Humm, Foucault, dan Priyatna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sesuai dengan kriteria metropop, seluruh elemen naratif dalam novel yang dikaji mendukung ide tentang percintaan dan perkawinan dengan latar urban. Sekalipun berada dalam situasi modern dan berkarakter mandiri, perkawinan masih didambakan oleh perempuan dengan harapan menjadi lembaga yang mengusung kesetaraan gender. Isu kelas menjadi hambatan dalam relasi percintaan namun dapat diatasi berkat penolakan perempuan atas wacana penguasaan.Kata Kunci: perkawinan, metropop, kelas sosial, kajian sastra femini
Pemanfaatan Youtube Sebagai Bahan Ajar Berbicara Bagi Pembelajar BIPA
Abstrak. Keberadaan youtube saat ini telah memberikan perubahan yang signifikan. Salah satunya dalam pembelajaran BIPA. Youtube dapat dimanfaatkan sebagai bahan ajar. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah aspek bahasa dan tuturan youtuber food vlogger, Ria SW dalam menginformasikan suatu hal berdasarkan aspek kebudayaan lokal dalam 15 video yang tersaji dalam kanal youtube miliknya; bagaimanakah penyusunan bahan ajar berbicara Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing yang bermuatan kebudayaan lokal; bagaimanakah efektivitas penggunaan bahan ajar Bahasa Indonesia bermuatan kebudayaan daerah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui nilai variabel mandiri, baik dari satu variabel maupun lebih (independent) tanpa membuat perbandingan, atau menghubungkan dengan variabel lain dengan data yang berbentuk kata, skema, atau gambar. Hasil analisis dalam penelitian ini diperoleh sebanyak 102 data penggunaan kosakata tidak baku, 117 kosakata penamaan, dan 68 tuturan khusus youtuber Ria SW. Selanjutnya hasil uji kelayakan bahan ajar melalui angket yang disebarkan kepada beberapa pengajar BIPA diperoleh hasil bahwa bahan ajar tersebut layak untuk digunakan. Hal ini ditunjukkan dari hasil angket diperoleh rata-rata 73% para pengajar menyatakan sangat setuju. Adapun harapan dari penelitian ini adalah para pengajar dapat memanfaatkan bahan ajar tersebut dalam pembelajaran.Kata kunci: bahan ajar, berbicara, BIPA, youtub