Deiksis Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Not a member yet
166 research outputs found
Sort by
Blogspot dan Kahoot Sebagai Media Inovatif Lingkungan Pembelajaran Abad 21 (Sebuah Refleksi)
Penelitian ini mengkaji tentang refleksi penggunaan media Blogspot dan Kahoot sebagai media inovatif pembelajaran abad 21. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan metode pengumpulan data menggunakan kajian pustaka (Library research). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengakomodasikan keterampilan 4C melalui media pembelajaran kekinian. Hasil dari penelitian ini adalah penggunaan media Blogspot dan Kahoot cocok diterapkan pada pembelajaran abad 21 yang mengedepankan karakteristik 4C (critical thinking, creative and inovative thinking skill, communication skill, and collaboration skill). Media Blogspot diterapkan pada proses dan produk pembelajaran. Tahap proses digunakan pada saat penyampaian materi, sedangkan produk sebagai portofolio hasil belajar siswa. Sedangkan Kahoot dapat digunakan sebagai asesmen formatif, fungsinya untuk mengukur sejauh mana pemahaman siswa. Simpulan dari penelitian ini adalah Blogspot dan Kahoot sebagai media pembelajaran dapat meningkatkan efektifitas pembelajaran, serta menjadikan situasi kelas lebih menyenangkan. Kendala dari penerapan media ini terkait koneksi dan jaringan yang tidak stabil, serta kemampuan guru dan siswa terkait teknologi yang belum merata.  
Implementation of Interactive Quiz-Based Formative Assessment through Quiz Whizzer in Article Text Learning
This study aims to determine the results of the assessment of article text material using Quiz Whizzer and to describe the challenges encountered during the implementation of formative assessment based on interactive quizzes through Quiz Whizzer. The subjects of this study were students of Class XII MIPA 3 at SMAN 4 Kota Cirebon. The research employed a narrative method with descriptive analysis techniques. The findings showed that the results of the formative test assessment in article text learning using Quiz Whizzer yielded an average score percentage of 58.08, which falls into the moderate category. However, the use of Quiz Whizzer presented several challenges, such as internet access issues, a ranking reduction system, the ability to access browser tabs—allowing students to search for answers online—and the risk of delayed participation in the quiz forum, which could result in students not joining the qui
Nilai Sosial Dalam Novel Si Anak Cahaya Karya Tere Liye Sebagai Alternatif Bahan Ajar Sastra Di SMA
Problematika sosial yang terjadi di kalangan remaja menyebabkan lunturnya nilai sosial bagi generasi penerus bangsa. Sehubungan dengan itu, nilai sosial dapat ditanamkan kembali melalui novel Si Anak Cahaya karya Tere Liye dalam pembelajaran sastra di sekolah. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk nilai sosial dan kesesuaian nilai sosial dalam novel Si Anak Cahaya karya Tere Liye sebagai alternatif bahan ajar sastra di SMA. Penelitian menggunakan pendekatan pragmatik sastra menurut Abrams. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data adalah novel Si Anak Cahaya karya Tere Liye dan objek penelitiannya adalah nilai sosial. Metode penelitian ini adalah baca catat dan studi pustaka, sedangkan teknik analisis datanya model Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil temuan penelitian ini yaitu (a) nilai sosial yang terdapat dalam novel Si Anak Cahaya meliputi nilai cinta (17 data), nilai harmoni kehidupan (10 data), nilai tanggung jawab (11 data); (b) Nilai sosial dalam novel Si Anak Cahaya karya Tere Liye memiliki kesesuaian dan dapat dijadikan alternatif bahan ajar sastra di SMA ditinjau dari aspek bahasa, psikologi, dan latar belakang budaya mengacu pada KD yang digunakan yaitu poin 3.11 dan 4.11 tentang pesan dalam buku fiksi
ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA PADA BANNER PENERIMAAN MAHASISWA BARU UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BUTON
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan berbahasa pada bidang morfologi atau kata pada banner program studi penerimaan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Buton. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini berupa kata yang ada dalam banner program studi penerimaan mahasiswa baru yang berjumlah delapan banner yang telah didokumentasikan oleh peneliti. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan. Fokus penelitian ini berada pada tataran kata dan kesalahan yang paling sering ditemukan ialah kecenderungan penggunaan kata tidak baku serta kesalahan penulisan. Hasil penelitian menunjukkan kesalahan penulisan kata pada delapan banner ini adalah, karena kurangnya pemahaman terhadap penulisan ejaan serta kurangnya ketelitian dalam penulisan sehingga menyebabkan kesalahan penulisan
Penerapan Model Pedagogi Genre dalam Pembelajaran Menulis Puisi pada Mahasiswa PBSI
Abstrak. Tujuan penelitian ini ialah untuk meningkatan kemampuan menulis puisi pada mahasiswa PBSI semester II Universitas Widya Dharma dengan menerapkan model pembelajaran Pedagogi Genre dalam pembelajaran puisi. Metode yang digunakan ialah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan proses dan hasil pembelajaran menulis puisi dengan diterapkannya model pembelajaran pedagogi genre. Mahasiswa menjadi lebih aktif dan kreatif dalam belajar, komunikatif, terjadi scaffolding, dan terjadi peningkatan kemampuan menulis puisi. Nilai KKM dalam menulis puisi 80, ketuntasan klasikal 80%. Pada masa prasiklus nilai rata-rata mahasiswa 72, tingkat ketuntasan 0%. Setelah diterapkan model pedagogi genre pada siklus I nilai rata-rata meningkat menjadi 79, yang nilainya sama atau lebih dari KKM 25%. Pada siklus II nilai rata-rata mahasiswa 85 yang nilainya sama atau lebih dari KKM 88%. Jadi, penerapan model pembelajaran Pedagogi Genre dapat meningkatkan proses dan hasil pembelajaran menulis puisi pada mahasiswa PBSI.Kata Kunci: model pembelajaran, pedagogi genre, menulis puis
Transivitas dan Konteks Situasi dalam Surat Edaran Menteri Agama RI Nomor SE. 08 Tahun 2022: Kajian Linguistik Sistemik Fungsional
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan transivitas dan hubungannya dengan konteks situasi dalam Surat Edaran Menteri Agama Republik Indonesia Nomor SE. 08 Tahun 2022 tentang Panduan Penyelenggaraan Ibadah pada Bulan Ramadan dan Idul Fitri Tahun 1443 H/2022 M. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan yang digunakan, yaitu pendekatan linguistik sistemik fungsional. Sumber data dalam penelitian ini adalah surat edaran Menteri Agama Republik Indonesia Nomor SE. 08 tahun 2022 tentang Panduan Penyelenggaraan Ibadah pada Bulan Ramadan dan Idul Fitri Tahun 1443 H/2022 M. Jenis data dalam penelitian ini menggunakan data tulisan. Penelitian ini menggunakan dua metode, yaitu simak dan catat. Hasil dari penelitian ini, yaitu terdapat empat tipe proses yang muncul, yaitu proses material, behavioural, mental, dan relasional. Partisipan dalam surat edaran tersebut ada dua, yaitu partisipan manusia yang kemunculannya paling banyak dan partisipan bukan manusia (abstrak) yang kemunculannya lebih sedikit daripada partisipan manusia. Sirkumstan yang ditemukan sebanyak lima, yaitu sirkumstan sebab yang muncul paling banyak, disusul dengan sirkumstan lokasi dan sirkumstan cara, kemudian sirkumstan yang paling sedikit kemunculannya adalah sirkumstan penyerta dan masalah. Berkaitan dengan konteks situasi menunjukkan bahwa surat edaran tersebut bergenre instruksi hal tersebut menandakan bahwa penutur memberikan arahan dan petunjuk agar melakukan kegiatan sesuai dengan ketentuan yang terdapat dalam surat edaran tersebut.Kata kunci: transivitas, konteks situasi, surat edaran, Menteri Agama
Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia Youtuber Eropa pada Tataran Linguistik
Abstrak. Analisis kesalahan berbahasa pada penutur asing sangat penting untuk dilakukan karena dengan mengetahui kesalahan berbahasa bisa memahami proses pemerolehan bahasa kedua dan membantu memperbaiki kesalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mendeskripsikan kesalahan penutur asing dari benua Eropa berdasarkan linguistik, yaitu fonologi, morfologi, sintaksis, dan semantik. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik analisis dalam penelitian ini   melalui 4 tahap yaitu: (1) menentukan sampel, (2) mengidentifikasi kesalahan, (3) mendeskripsikan kesalahan, dan (4) menjelaskan kesalahan (Ellis, 1994) Sumber data yang digunakan adalah video unggahan para penutur asing dari benua Eropa. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya bervariasi kesalahan berbahasa penutur asing benua Eropa. Pada tataran fonologi, yaitu penambahan, penggantian, pengurangan serta penghilangan fonem di awal, tengah, dan akhir kata. Pada tataran morfologi, yaitu ketidaktepatan penggunaan prefiks, penghilangan prefiks, penghilangan konfiks, dan penghilangan kombinasi afiks. Pada tataran sintaksis, yaitu kesalahan penyusunan frasa, kalimat tidak berpredikat, penghilangan konjungsi, dan penjamakan ganda. Pada tataran semantik, yaitu pemilihan diksi yang kurang tepat. Hasil penelitian juga menunjukkan kesalahan berbahasa terbanyak yang dilakukan oleh penutur dari benua Eropa adalah kesalahan pada tataran fonologi. Kata kunci: kesalahan berbahasa, Bahasa Indonesia, Youtuber Erop
Teknik Interviu dalam Inkonsistensi Pembelajaran Daring Terhadap Mahasiswa Universitas Airlangga (Kajian Linguistik Forensik)
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan teknik interviu sehingga diperoleh jawaban objektif tentang sumber masalah pembelajaran yang terjadi pada kelas daring. Jenis penelitian kualitatif deskriptif ini menggunakan pendekatan lingustik forensik untuk mendapatkan informasi sedalam-dalamnya melalui interviu, didukung teori pragmatik yaitu kajian implikatur. Subjek penelitian adalah mahasiswa kelas MKWU Universitas Airlangga kelas D.2-9, semester satu 2021. Pengumpulan data dilakukan dengan cara memberikan pertanyaan responsif kepada seluruh mahasiswa saat kelas daring. Bersamaan dengan itu, diamati perilaku belajar mahasiswa selama sepuluh kali pertemuan. Data diperoleh dari portal E-Learning Hebat Unair pada akun dosen. Data dianalisis dengan teknik induktif dan berlangsung tiga tahap. Proses analisis itu mencakup 1) reduksi data, 2) sajian data, dan 3) verifikasi data. Intervieu dilakukan terhadap mahasiswa yang terduga inkonsisten selama pembelajaran daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perubahan perilaku belajar saat pembelajaran daring: 1) inkonsistensi mahasiswa saat pembelajaran daring, seperti mahasiswa tidak responsif di dalam kelas, kamera dan audio selalu dimatikan selama pertemuan kelas zoom meeting, pengumpulan tugas terlambat; 2) informasi diperoleh dari interviu mahasiswa menggunakan implikatur percakapan tanpa ada paksaan dan tekanan; 3) masalah kesehatan mental mahasiswa bersumber dari kebosanan, stres belajar di rumah, stagnasi, bingung, keinginan mengekspesikan diri, dan kebutuhan bersosialisasi. Kata Kunci: implikatur, inkonsistensi, interviu, linguistik forensik, pragmati
Pemanfaatan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Indegenous Culture bagi Peserta Didik ABK di Sekolah Non-Inklusi di Madura
Abstrak. Keterampilan berbahasa merupakan keterampilan dasar hidup yang harus dikuasai oleh seluruh manusia tanpa terkecuali. Keterampilan ini meliputi keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Secara eksplisit keterampilan ini telah diajarkan kepada manusia di fase awal kehidupannya baik secara formal maupun nonformal. Bagi manusia yang dilahirkan normal transformasi pengetahuan keterampilan ini dimungkinkan berjalan tanpa hambatan, tetapi akan sedikit berbeda jika transformasi ini ditujukan untuk manusia yang dilahirkan dengan spektrum kebutuhan khusus tertentu yang secara bersamaan mereka ditempatkan pada sebuah keadaan yang “normalâ€. Mereka akan sedikit lebih sulit menerima bentuk pengetahuan baru yang dibutuhkan ketika melaksanakan pembelajaran keterampilan berbahasa ini. Oleh karena itu, penelitian ini dirancang dengan pemanfaatan media pembelajaran interaktif berbasis Indegeneous Culture atau budaya asli untuk memudahkan mereka mengenali konsep-konsep pengetahuan yang diajarkan melalui peningkatan keterampilan berbahasa. Hasilnya, setelah menggunakan media interaktif ini didapati bahwa adanya peningkatan motivasi belajar bagi peserta didik ABK untuk mengembangkn potensinya diantara peserta didik “normal†lainnya. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif yang mengutamakan deskripsi dari setiap tahapan kegiatan yang dilakukan. Penelitian diawali dengan menganalisis karakteristik peserta didik berkebutuhan khusus dan mengimplemnetasikan media pembelajaran interaktif yang menunjukan fakta naiknya atensi peserta didik berkebutuhan khusus terhadap pembelajaran Bahasa IndonesiaKata Kunci: Pendidikan inklusi, Anak berkebutuhan khusus, indigenous culture, media pembelajaran
Pengembangan Media Animasi Materi Menulis Teks Laporan Hasil Observasi Berbasis Pembelajaran Abad 21 di Kelas VII SMP Ahmad Dahlan Kota Jambi
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan proses pengembangan, kepraktisan, dan keefektivan media pembelajaran video animasi materi teks laporan hasil observasi berbasis pembelajaran abad 21. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE (analysis, design, development, implementation, and evaluation). Data dalam penelitian ini dianalisis dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif berupa deskripsi proses pengembangan media pembelajaran. Data kuantitatif berupa hasil penilaian media pembelajaran yang berasal dari validator ahli media, ahli materi, respon praktisi dan respon siswa. Data kuantitatif diolah menggunakan skala likert dan rumus N-Gain. Subjek penelitian yaitu peserta didik berasal dari kelas VII di SMP Ahmad Dahlan Kota Jambi. Kepraktisan media pembelajaran dinilai berdasarkan 3 aspek, yaitu aspek kelayakan konten, kelayakan tampilan, dan aspek teknik kebahasaan dengan nilai rata-rata keseluruhan yaitu, 84,90 berkategori tinggi. Media pembelajaran yang dikembangkan ini tergolong efektif diukur berdasarkan selisih nilai N-Gain tes awal dan tes akhir peserta didik ditinjau dari aspek kognitif dan psikomotorik. Selisih tes awal dan tes akhir aspek kognitif sebesar 0,72 dengan kategori N-Gain tergolong tinggi. Pada aspek psikomotorik, selisih tes awal dan tes akhir sebesaar 0,76 dengan kategori N-Gain tinggi. Berdasarkan hal tersebut, media animasi yang dikembangkan dapat digunakan dalam pembelajaran teks laporan hasil observasi di jenjang SMP.Kata kunci: Pengembangan, teks laporan hasil observasi, pembelajaran abad 2