Skripsi Prodi Perpustakaan - Fakultas Sastra
Not a member yet
    161 research outputs found

    KETERSEDIAAN KOLEKSI KEBAHASAARABAN: ANALISIS SITIRAN SKRIPSI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA ARAB TAHUN 2015-2017 DI SELF ACCESS CENTER (SAC) SASTRA ARAB UNIVERSITAS NEGERI MALANG

    No full text
    ABSTRAK Adawiyah, Fitri  2018. Ketersediaan Koleksi Kebahasaaraban: Analisis Sitiran Skripsi Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Tahun 2015-2017 di Self Access Center (SAC) Sastra Arab Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Sastra Indoensia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Djoko Saryono, M. Pd. Pembimbing (II) Setiawan, S. Sos, M. IP.Kata Kunci: analisis sitiran, ketersediaan koleksi, Self Access Center (SAC) Sastra Arab Universitas Negeri MalangSAC adalah unit kelembagaan tempat mahasiswa dimungkinkan untuk belajar bahasa asing secara mandiri dan tidak hanya bergantung pada kegiatan di kelas. SAC Sastra Arab memiliki koleksi kebahasaaraban yang beragam dibandingkan dengan perpustakaan pusat maupun perpustakaan sastra Universitas Negeri Malang. Ketersediaan koleksi di SAC Sastra Arab perlu diperhatikan, agar  koleksi yang tersedia mempunyai nilai guna yang tinggi sehingga kebutuhan mahasiswa Sastra Arab dapat terpenuhi. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah analisis kutipan, yang merupakan proses untuk menganalisis daftar rujukan  dan kutipan dalam penelitian ilmiah.Dalam penelitian ini, bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik dan paruh hidup literatur yang disitir oleh mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab, serta mencocokkan hasil dengan ketersediaan literatur dalam SAC Arabic Literatur di Universitas Negeri Malang. Peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan teknik purposive sampling untuk mendapatkan data dan informasi dalam penelitian ini. Data diperoleh dari 30 tesis mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Arab yang membahas tata bahasa sebagai topik skripsi. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah lembar dokumentasi.   Selanjutnya, hasil penelitian menunjukkan bahwa 83,9% mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab menggunakan buku sebagai referensi dalam skripsi mereka sementara 16,1% mahasiswa memperoleh referensi dari artikel jurnal, skripsi, situs web, dan jenis literatur lainnya. Berkenaan dengan pilihan bahasa dalam literatur yang disitir dalam skripsi terdapat 66,3% mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab memilih literatur bahasa Indonesia, 31,3% dari mahasiswa memilih literatur berbahasa Arab, dan 2,5% dari mahasiswa menggunakan bahasa Inggris sebagai literatur. Sehubungan dengan paruh hidup yang disitir terdapat 72,4% siswa menggunakan literatur yang dianggap valid. Sementara itu, 27,6% dari siswa menggunakan literatur yang dikategorikan sebagai tidak valid atau tidak update. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti dapat menyimpulkan bahwa ketersediaan koleksi literatur yang dimiliki oleh SAC Sastra Arab dikategorikan kurang baik karena ketersediaan literatur yang diperlukan oleh siswa Pendidikan Bahasa Arab untuk penulisan skripsi mereka hanya 49,1%. Oleh karena itu, direkomendasikan bahwa SAC Sastra Arab di Universitas Negeri Malang harus mengevaluasi koleksi literatur kebahasaarabannya

    PENERAPAN VISUALISASI MATERI BERBASIS MULTIMEDIA POWTOON PADA MATAKULIAH PERENCANAAN PENGAJARAN BAHASA JERMAN

    No full text
    ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan dan pemahaman visualisasi materi berbasis multimedia audio-visual pada matakuliah Perencanaan Pengajaran Bahasa Jerman dengan tema Unterrichtsphasen, Interaktion, dan Unterrichtsmodelle. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Data yang diambil berupa angket, tes dan FGD. Populasi dan sampel penelitian adalah mahasiswa Jurusan Sastra Jerman, Offering B angkatan 2014 pada matakuliah Perencanaan Pengajaran Bahasa Jerman. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa visualisasi materi Unterrichtsphasen, Interaktion dan Unterrichtsmodelle ditampilkan dalam bentuk animasi, teks, bagan/diagram, gambar/foto, video, dan suara.Rata-rata durasi setiap video visualisasiantara 4 sampai 11 menit.Visualisasi materi dapat membantu mahasiswa dalam memahami isi materi yang mulanya bersifat abstrak, sehingga materi yang disampaikan dapat diserap secara optimal. Pemahaman mahasiswa terhadap materi Unterrichtsphasen, Interaktion dan Unterrichtsmodelle baik, karena mahasiswa dapat menjawab pertanyan latihan soal dengan baik dan benar. Pada materi Unterrichtsphasen,sebagian besar mahasiswa mampu membedakan aktivitas-aktivitas yang terdapat dalam Unterrichtsphasen. Pada materi Interaktion,sebagian mahasiswa mampu membedakan Arbeitsform dengan Sozialform dan mahasiswa dapat menyebutkan macam-macam Sitzordnung, dan pada materi Unterrichtsmodelle mahasiswa mampu membedakan problembasiertes Lernen, projektbasiertes Lernen, und entdeckendes Lernen dan mengidentifikasi tahapan-tahapan pada entdeckendes Lernen

    PENGOLAHAN BAHAN PUSTAKA DI PERPUSTAKAAN MAN 1 GONDANGLEGI KABUPATEN MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Perpustakaan sekolah merupakan bagian integral dari kegiatan sekolah dan  merupakan pusat sumber belajar di sekolah.Maka dari itu agar lembaga pendidikan ini berjalan dengan baik pengolahan bahan pustaka di perpustakaan sekolah perlu diperhatikan. Oleh karena itu dengan meningkatnya fungsi perpustakaan secara maksimal maka diharapkan juga akan memberikan pendidikan yang maksimal bagi para murid. Salah satu langkah yang diterapkan untuk meningkatkan fungsi dari perpustkaan itu sendiri adalah sistem pengolahan bahan pustaka perpustakaan dengan cepat dan tepat. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendiskripsikan beberapa hal, yaitu yang mencakup (1)pengolahan bahan pustaka, dan(2) kendala yang dialami. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, artinya penelitian ini menghasilkan data berupa kata-kata dan dipaparkan secara deskriptif. Data yang diperoleh berupa paparan pengolahan bahan pustaka, dan kendaladi perpustakaan MAN 1 Gondanglegi Kabupaten Malang. Instrumen penelitian ini adalah pedoman wawancara,dokumentasi dan observasi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tahap analisis data terdiri atas tahap reduksi data,  penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, terdapat dua simpulan hasil penelitian, yaitu Pertama, kegiatan pengolahan bahan pustaka terdiri dari (1) inventarisasi, (2) klasifikasi bahan pustaka menggunakan DDC, (3) katalogisasi, (4) kelengkapan buku, (5) penyusunan bahan pustaka di rak buku, dan (6) implementasi pengolahan menggunakan SLiMS.Kedua, masih terdapat beberapa kendala dalam mengolah bahan pustaka, yaitu (1)tidak diolah dengan orang yang tepat (bukan asli pustakawan). (2) dalam penginputan bibliografi banyak yang dobel.(3) masih ada buku yang tidak terdata di data base. (4)tidak adanya alat pencetak kartu anggota. (5)sistem informasi perpustakaan tidak dapat di-online-kan secara langsung

    Implementasi Program Go Read dalam Distribusi Bacaan bagi Taman Bacaan Masyarakat di Wilayah Malang Raya

    No full text
    ABSTRAK   Mufidah, Zahrotul. 2017. Implementasi Program Go Read dalam Distribusi Bacaan bagi Taman Bacaan Masyarakat di Wilayah Malang Raya. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Heri Suwignyo, M.Pd, (II) Dwi Novita Ernaningsih, S.Sos., M.Hum.   Kata Kunci: implementasi, Go Read FKTBM Malang Raya, taman bacaan masyarakat, masyarakat.               Forum Komunikasi Taman Bacaan Masyarakat (FKTBM) Malang Raya menyelenggarakan program Go Read dalam upaya mendistribusikan bahan bacaan bagi masyarakat di Malang Raya. Program tersebut diselenggarakan untuk mengatasi masalah keterbatasan bahan bacaan dan minat baca masyarakat. Berkaitan dengan hal tersebut, maka diperlukan pembahasan mengenai implementasi program Go Read dalam distribusi bacaan bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (a) pengorganisasian, (b) interpretasi, dan (c) penerapan program Go Read.             Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian berupa deskripsi tentang implementasi program Go Read yang meliputi pengorganisasian, interpretasi, dan penerapan program Go Read. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan telaah dokumen. Untuk mempertanggungjawabkan keabsahan data, dilakukan validasi data melalui triangulasi teknik pengumpulan data. Kegiatan analisis data dimulai dari tahap pengumpulan, pereduksian, pengodean, pendeskripsian, penyajian, dan penginterpretasian.             Hasil yang diperoleh dari penelitian ini sebagai berikut. Pertama, pengorganisasian program Go Read dimulai dari perencanaan kegiatan program untuk mengetahui hal-hal yang diorganisasikan, proses pengorganisasian melalui diskusi dengan melibatkan pengelola taman bacaan masyarakat di Malang Raya, dan hasil pengorganisasian berdasarkan atas kesepakatan bersama dengan menggunakan teknik multivoting dalam pengambilan keputusan. Kedua, interpretasi program Go Read dengan cara pembuatan pedoman program Go Read yang digunakan sebagai petunjuk pelaksanaan kegiatan distribusi bacaan program Go Read. Ketiga, penerapan program Go Read berdasarkan pedoman program, tetapi terdapat beberapa ketentuan dalam pedoman program yang tidak dijalankan oleh pelaksana kegiatan, yakni tidak dijalankannya sistem pinjam dan kembali bahan bacaan yang didistribusikan, sistem pencatatan bahan bacaan yang didistribusikan, dan sistem pencatatan pertukaran koleksi antar taman bacaan. Selain itu, ketidakefektifan relawan Go Read juga menjadi suatu permasalahan dalam melaksanakan kegiatan distribusi bacaan karena proses distribusi bacaan menjadi terhambat. Oleh karena itu, program yang baik belum tentu berjalan dengan baik karena terdapat permasalahan-permasalahan

    Hubungan Tingkat Kemudahan dan Kebermanfaatan dengan Penerimaan Institutional Repository Oleh Mahasiswa Universitas Negeri Malang Di Perpustakaan Universitas Negeri Malang

    No full text
    ABSTRAK   RINGKASAN Anggraeni, Novi  2017. Hubungan Tingkat Kemudahan dan Kebermanfaatan Dengan Penerimaan Institutional Repository oleh Mahasiswa Universitas Negeri Malang di Perpustakaan Universitas Negeri Malang.. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr.Hj.Titik Harsiati, M.Pd (II) Setiawan S.Sos, M.IP Kata Kunci : Kemudahan, Kebermanfaatan, Penerimaan Institutional Repository Perpustakaan Universitas telah memiliki institutional repository perpustakaan yang beralamatkan http://mulok.library.um.ac.id/. Institutional repository merupakan langkah strategis bagi universitas untuk mempertahankan relevansinya dalam masyarakat baru yang berbasis teknologi informasi. Sebagai ruang publik perpustakaan digital dan institutional repository telah memungkinkan untuk dikunjungi oleh berbagai anggota masyarakat, baik dari dalam kampus maupun dari luar kampus. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui empat hal, yaitu (1) tingkat kemudahan penerimaan institutional repository, (2) tingkat kebermanfaatan penerimaaninstitutional repository, (3) hubungan persepsi kemudahan dengan penerimaan institutional repository di perpustakaan, (4) hubungan persepsi kebermanfaatan dengan penerimaan institutional repository di perpustakaan. Penelitian ini akan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Objek penelitian ini adalah institutional repositoryPerpustakaan Universitas Negeri Malang, sedangkan populasinya adalah pemustaka yang menggunakan institutional repositoryPerpustakaan Universitas Negeri Malang. Teknik pengambilan sampel adalah probability sampling dengan metode random sampling. Adapun analisis data yang digunakan untuk pengujian hipotesis adalah teknik analisis korelasi product moment pearson. Dari analisis data hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa :  (1) tingkat kemudahan penerimaan institutional repository terdapat 64% responden yang menyatakan kemudahan penerimaan institutional repository termasuk dalam kategori sedang dengan nilai mean sebesar 42. (2) tingkat kebermanfaatan penerimaan institutional repository terdapat 70% responden yang menyatakan kebermanfaatan penerimaan institutional repository termasuk dalam kategori sedang dengan nilai mean sebesar 48. (3) hasil penelitian kemudahan dengan penerimaan institutional repositoryterdapat hubungan yang positif. Dengan rincian hasil penelitian terdapat hubungan yang signifikasi antara tingkat kemudahan dengan penerimaan institutional repository sebesar 0,593 yang termasuk dalam kategori sedang. (4) hasil penelitian kebermanfaatan dengan penerimaan institutional repository juga terdapat hubungan yang positif. Dengan rincian hasil penelitian sebesar 0,626 yang termasuk dalam kategori kuat. Saran dan penelitian seharusnya perpustakaan dapat meningkatkan kemudahan dan kebermanfaatan terhadap penerimaan institutional repository agar pengguna yang menggunakan institutional repository meningkat dan dapat memudahkan dalam pencarian informasi di institutional repository perpustakaan Universitas Negeri Malang. Peneliti selanjutnya dapat menambahkan variabel lain yang dapat menggambarkan penerimaan institutional repository dan dapat melihat perguruan tinggi lain yang tidak hanya meneliti institutional repository dan bisa mengganti dengan sistem informasi yang lebih baik

    Hubungan Layanan Perpustakaan Keliling Proklamator Bung Karno dengan Minat Baca Siswa MTsN Gandusari Blitar Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar

    No full text
    ABSTRAK Anshor, Taufiqul. 2018. Hubungan Layanan Perpustakaan Keliling Proklamator Bung Karno dengan Minat Baca Siswa MTsN Gandusari Blitar Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar. Skripsi, Program Studi Ilmu Perpustakaan, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang, Pembimbing (I) Dr. Roekhan, M.Pd (II) Drs. Darmono, M.Si,  Kata Kunci: Hubungan, Layanan Perpustakaan Keliling, Minat BacaMenumbuhkan minat baca merupakan salah satu cara membuat siswa menjadi gemar membaca. Kegiatan menumbuhkan minat baca perlu dilaksanakan sejak kecil, supaya ketika dewasa kegiatan membaca menjadi suatu kebiasaan yang positif. Dalam menumbuhkan minat baca selain menjadikan kegiatan membaca sebagai kebiasaan juga perlu adanya sarana yang mendukung dalam kegiatan membaca seperti halnya sarana layanan perpustakaan keliling. Suatu layanan perpustakaan keliling merupakan layanan yang diberikan oleh perpustakaan dengan tujuan menjangkau masyarakat yang tidak bisa mendapatkan pelayanan perpustakaan yang menetap. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kualitas layanan perpustakaan keliling proklamator Bung Karno, minat baca siswa MTsN Gandusari Blitar dan mengetahui hubungan antara layanan perpustakaan keliling proklamator Bung Karno dengan minat baca siswa MTsN Gandusari Blitar.Rancangan penelitian ini menggunakan model korelasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa MTsN Gandusari yang pernah memanfaatkan layanan perpustakaan keliling dengan jumlah 101 siswa. Sampel yang diambil dari jumlah populasi berjumlah 50 siswa dengan teknik purposive random sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah skor angket yang diperoleh dari hasil angket yang disebar. Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa MTsN Gandusari. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebar angket kepada responden. Angket disebar kepada siswa yang pernah memanfaatkan layanan perpustakaan keliling dan kemudian diperoleh data untuk diolah. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa layanan koleksi perpustakaan keliling proklamator Bungkarno memiliki kualitas yang cukup tinggi, dengan nilai rata- rata sebesar 16, 22 dari skor tertinggi 20 dan skor terendah 12. Minat baca siswa MTsN Gandusari dari hasil analisis dapat diketahui memiliki minat baca yang cukup tinggi dengan nilai rata- rata 64,1 dari skor tertinggi 77 dan skor terendah 51. Hasil uji hipotesis hubungan layanan perpustakaan keliling dengan minat baca siswa MTsN Gandusari menunjukkan adanya hubungan yang signifikan dengan nilai signifikansi 0,000. Uji hipotesis hubungan layanan koleksi dengan motivasi membaca diperoleh hasil yang signifikan dengan nilai signifikan sebesar 0, 047. Uji hipotesis hubungan layanan koleksi dengan faktor kesiapan membaca diperoleh hubungan yang signifikan dengan nilai signifikansi sebesar 0, 026 dan hipotesis hubungan layanan koleksi dengan usaha membaca diperoleh hasil yang signifikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Dengan demikian dapat diketahui bahwa kualitas layanan perpustakaan keliling yang bagus akan meningkatkan minat baca siswa

    ANALISIS KONTEN AKUN MEDIA SOSIAL TWITTER PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS INDONESIA DAN PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA

    No full text
    ABSTRAK   Penggunaan akun media sosial Twitter di kalangan masyarakat saat ini sudah cukup familiar. Twitter sudah menjadi gaya hidup masyarakat saat ini, dengan demikian perpustakaan perlu memperhatikan bagaiman acara penggunaan media sosial Twitter sebagai suatu sarana dalam penyebaran informasi ataupun promosi. Keberadaan media sosial Twitter tidak menutup kemungkinan bisa dimanfaatkan sebagai media interaksi bagi lembaga informasi yaitu perpustakaan. Media sosial Twitter berpotensi dapat digunakan untuk mengoptimalkan layanan yang ada di perpustakaan, termasuk yang telah diterapkan oleh Perpustakan Universitas Indonesia dan Universitas Airlangga melalui akun media sosial Twitter @UI_Library dan @Unairlibrary. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan unit analisis konten yaitu sifat konten, layanan perpustakaan, bentuk berita yang didapatkan pada akun media sosial Twitter Perpustakaan Universitas Indonesia @UI_Library periode bulan Oktober 2016 sampai Oktober 2017 dan Perpustakaan Universitas Airlangga @Unairlibrary periode bulan Februari 2017- sampai Oktober 2017. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan jenis penelitian analisis isi kuantitatif. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah akun media sosial Twitter Perpustakaan Universitas Indonesia @UI_Library dan akun media sosial Twitter Perpustakaan Universitas Airlangga @Unairlibrary sedangkan objek yang pada penelitian ini adalah konten akun media sosial Twitter media sosial Twitter yang termasuk dalam kategori sifat konten (informasi, ajakan) layanan perpustakaan (layanan sirkulasi, layanan referensi, bimbingan pemakai, event, humas) bentuk berita (tulisan dan tulisan bergambar). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah analisis pencatatan sintaksis sedangkan metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian ini dapat dipaparkan sebagai berikut. Pertama, dari unit analisissifatkonten, kategori konten informasi dan ajakan, padaakun media sosialTwitter Perpustakaan Universitas Indonesia @UI_Library, yang lebih dominan diminati oleh pemustaka adalah konten informasi dengan jumlah komentar sebanyak 70, Retweet sebanyak 455, dan Like sebanyak 501. Sedangkan pada akun media sosial Twitter Perpustakaan Universitas Airlangga @Unairlibrary yang lebih dominan dominan diminati adalah konten informasi dengan jumlah komentar sebanyak 19 jumlah komentar, 63 jumlah Retweet, dan 148 jumlah like. Kedua, unit analisis konten Twitter@UI_Library berdasarkan layanan perpustakaan yang lebih dominan diminati oleh pemustaka jika dilihat dari tingginya minat pemustaka dalam me- Retweet dan menyukai sebuah postingan melalui fitur Like adalah konten layanan humas perpustakaan dengan jumlah Retweet sebanyak 211 dan Like sebanyak 241. Sebaliknya jika dilihat dari tingginya komentar layanan yang lebih dominan dikomentari oleh pemustaka adalah layanan event perpustakaan dengan jumlah komentar sebanyak 38 komentar. Sedangkan pada akun media sosial Twitter @Unailibrary jika dilihat dari tingginya jumlah komentar dan Retweet layanan perpustakaan yang lebih dominan dikomentari dan di Retweet adalah layanan bimbingan pemakai perpustakaan dengan jumlah komentar sebanyak 19 komentar dan 45 Retweet. Sebaliknya jika dilihat dari tingginya jumlah Like, konten Twitter yang lebih dominan di Like adalah koten event perpustakaan dengan jumlah Like sebanyak 89 Like. Ketiga, analisis konten akun media sosial Twitter Perpustakaan Universitas Indonesia @UI_Library dan Perpustakaan Universitas Airlangga@Unairlibrary berdasarkan konten bentuk berita kategori tulisan, tulisan dan gambar, yang lebih dominan diminati oleh pemustaka adalah konten tulisan dan gambar dengan jumlah komentar sebanyak 109 komentar, 662 Retweet, dan 687 Like pada akun media sosial Twitter Perpustakaan Universitas Indonesia @UI_Library sedangkan pada akun media sosial Twitter Perpustakaan Universitas Airlangga@Unairlibrary mendapat 15 jumlah komentar, 70 jumlah Retweet, dan 137 jumlah Like. Saran pada penelitian ini adalah struktur organisasi perpustakaan harus lebih adaptif agar mampu lebih berinteraksi dalam mengikuti perkembangan zaman. Jika bagi perpustakaan yang memanfaatkan keberadaan media sosial dalam penyebaran informasi, khendaknya lebih memperhatikan pengelolaan sarana media sosial tersebut dengan cara dikelola oleh tenaga khusus. Untukperpustakaan yang mengelolaakun media sosial Twitter hendaklah untuk lebih memperhatikan konten yang disajikan untuk pemustaka karena sangat berpengaruh pula terhadap minat pemustaka dalam mengakses informasi perpustakaan melalui akun media sosial Twitter

    LITERASI INFORMASI MAHASISWA S1 ILMU PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NEGERI MALANG MENGGUNAKAN MODEL THE EMPOWERING EIGHT (E8)

    No full text
    ABSTRAK RINGKASANKrisna, Rona  2017. Literasi Informasi Mahasiswa S1 Ilmu Perpustakaan Universitas Negeri Malang Menggunakan “The Empowering Eight Models”. Skripsi, Program Studi S1 Ilmu Perpustakaan, Jurusan sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Dosen Pembimbing (I) Dr. Titik Harsiati, M.Pd. (II) Setiawan, S.Sos., M.IPPenguasaan literasi informasi bagi tiap individu dipandang sangat penting khususnya bagi seorang mahasiswa dalam penunjang proses pembelajaran, sehingga menjadi bagian yang tak terpisahkan dari program pendidikan. Untuk mengetahui tingkat literasi mahasiswa dapat menggunakan model literasi informasi salah satunya adalah The Empowring Eight Models (E8).Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat literasi informasi mahasiswa S1 Ilmu Perpustakaan Universitas Negeri Malang menggunakan Model literasi Empowering Eight. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa S1 Ilmu Perpustakaan yang berjumlah 221. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik random sampling (penarikan sampel secara acak) . Sampel penelitian ini adalah 70 mahasiswa S1 Ilmu Perpustakaan. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis statistic. Data yang berhasil dikumpulkan kemudian diolah dengan menggunakan perhitungan rumus persentase dan perhitungan Skala Likert.Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan, kemampuan literasi informasi mahasiswa S1 Ilmu Perpustakaan Universitas Negeri Malang masuk dalam kategori baik dengan skor rata-rata 2,96. Adapun hasil skor rata-rata yang diperoleh dari masing-masing komponen adalah sebagai berikut (1) kemampuan identifikasi dengan perolehan skor 3,13. (2) kemampuan eksplorasi dengan perolehan skor 2,80. (3) kemampuan seleksi dengan perolehan skor 2,66. (4) kemampuan organisasi dengan perolehan skor 2,82. (5) kemampuan menciptakan dengan perolehan skor 3,17. (6) kemampuan menyajikan dengan perolehan skor 2,96. (7) kemampuan menilai dengan perolehan skor 2,93. (8) kemampuan menerapkan dengan perolehan skor 2,93.Berdasarkan hasil analisis skor rata-rata terendah terdapat pada komponen eksplorasi yaitu 2,80. Untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa terhadap komponen eksplorasi, mahasiswa harus dibekali pengertian tentang pentingnya menentukan sumber informasi yang disesuaikan dengan topik yang dipilih, cara menemukan informasi yang tepat berdasarkan sumber informasi yang sesuai, dan melakukan wawancara, kunjungan lapangan atau penelitian diluar lapangan yang bertujuan untuk menambah data. Dalam hal ini peran dosen sangat berpengaruh dalam membimbing mahasiswa, dosen diharapkan mampu menanamkan literasiinformasi dan melakukan monitoring kemampuan literasi informasi mahasiswa terhadap mahasiswa melalui tugas-tugas yang dikerjakan oleh mahasiswa. Monitoring ini bermanfaat untuk mahasiswa dalam mengerjakan tugas akhirnya yaitu skripsi. Selain itu dosen juga diharapkan dapat memberi materi tentang strategi penelusuran informasi dalam satu mata kuliah, hal ini bertujuan agar para mahasiswa mengetahui cara menelusur informasi yang tepat dan relevan dalam memenuhi kebutuhan informasinya. Dosen juga dapat memberikan sanksi yang tegas apabila terdapat mahasiswa yang melakukan plagiasi pada tugas yang mereka kerjakan. Sanksi tersebut bertujuan untuk mengajarkan dan mengingatkan pada mahasiswa agar plagiasi tidak dilakukan pada saat pengerjaan tugas akhir atau skripsi atau dapat dikatakan sebagai pencegahan plagiasi sejak dini. Dalam meningkatkan literasi mahasiswa, peran mahasiswa juga sangat berpengaruh. Mahasiswa diharapkan sadar diri terhadap menerapkan keterampilan literasi informasi setiap mengerjakan tugas kuliah dan mengerjakan tugas akhir. Mahasiswa dianjurkan untuk membuat komunitas yang bergerak di bidang literasi informasi, hal ini untuk memudahkan mahasiswa untuk bertukar informasi saat mengerjakan tugas maupun dalam hal yang lainnya. Bahkan menjadi lebih baik jika komunitas tersebut dapat melakukan hal yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Kata Kunci : literasi informasi, Ilmu Perpustakaan, Empowering Eight (E8), kemampuan literasi informasi

    TINGKAT KEPUASAN PEMUSTAKA PADA LAYANAN SIRKULASI MELALUI INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT DI DINAS PERPUSTAKAAN UMUM DAN ARSIP KOTA MALANG

    No full text
    Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang merupakan lembaga publik yang bergerak di bidang pelayanan informasi yang berada di bawah naungan Pemerintah Kota Malang. Tugas utama dari perpustakaan tersebut, yaitu memberikan layanan untuk memenuhi kebutuhan informasi khususnya masyarakat di sekitar kota Malang. Salah satu contoh jenis layanan yang diberikan oleh Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang yaitu layanan sirkulasi. Perpustakaan dalam memberikan layanan perlu memegang prinsip layanan prima supaya dapat memberikan kepuasan kepada pemustaka. Kepuasan pemustaka merupakan faktor penting dalam keberhasilan penyelenggaraan perpustakaan. Kepuasan pemustaka tersebut dapat diketahui dengan menggunakan alat ukur yaitu Indeks Kepuasan Masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) penerapan sistem layanan sirkulasi di Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang, (2) tingkat kepuasan pemustaka pada layanan sirkulasi di Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang, dan (3) faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kepuasan pemustaka pada layanan sirkulasi di Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang, Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Dalam penelitian ini teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara probability sampling dengan metode simple random sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 150 responden yang dihitung berdasarkan perhitungan jumlah sampel pada Keptusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara nomor 25 tahun 2004. Perhitungan data dalam penelitian ini menggunakan perhitungan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) yang terdapat pada Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN) nomor 25 tahun 2004. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh tiga simpulan sebagai berikut. Pertama, Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang menerapkan sistem layanan terbuka dalam memberikan layanan. Selain itu, Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang menggunakan program SLA (System Library Automation) yang bertujuan untuk mempermudah petugas dalam memberikan layanan. Program tersebut juga digunakan sebagai OPAC yang dapat membantu pemustaka dalam mencari bahan pustaka yang diinginkan. Petugas layanan sirkulasi dalam memberikan layanan berpedoman pada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang sudah ditetapkan oleh Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang. Kedua, pemustaka merasa puas dengan layanan sirkulasi di Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang. Hal tersebut dapat terlihat dari skor interval yang menunjukkan nilai 3,18 dengan nilai konversi sebesar 79,50. Nilai tersebut berdasarkan tabel persepsi, interval Indeks Kepuasan Masyarakat, mutu pelayanan dan kinerja pelayanan berada dalam kategori baik. Ketiga, faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan pemustaka terhadap layanan sirkulasi di Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang meliputi perpustakaan kurang terbuka dalam memberikan informasi terkait prosedur dan kepastian jadwal layanan sirkulasi, perpustakaan kurang memberikan penyuluhan terkait dengan persyaratan pendaftaran secara oline, petugas layanan sirkulasi yang bersikap kurang ramah, kurang disiplin, kurang tanggung jawab, kurang cepat, dan kurang siap dalam memberikan layanan serta kurangnya kenyamanan dan kurang terjaminnya keamanan layanan sirkulasi. Penelitian ini memiliki saran sebagai berikut. Pertama, Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang perlu menginformasikan secara terbuka terkait dengan prosedur dan perubahan jadwal layanan. Perpustakaan dapat menginformasikan prosedur layanan tersebut dengan cara membuatkan stand banner. Sedangkan untuk perubahan jadwal layanan perpustakaan dapat menginformasikan kepada pemustaka baik dengan cara menempelkan pada papan pengumuman maupun menginformasikan melalui website perpustakaan. Kedua, Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang perlu mengadakan sosialisasi terkait dengan persyaratan pendaftaran secara online. Ketiga, Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang perlu memberikan teguran baik lisan maupun tulisan kepada petugas yang tidak mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan sebelumnya dan memberikan penghargaan atau hadiah bagi petugas layanan sirkulasi yang teladan. Keempat, Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang perlu memperhatikan kelayakan dan meningkatkan sarana dan prasarana yang digunakan dalam memberikan layanan. Kelima, Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang perlu memperhatikan keamanan pemustaka dalam memanfaatkan layanan. Keenam, kompetensi petugas pada layanan sirkulasi perlu ditingkatkan dengan cara mengikuti seminar-seminar atau pelatihan yang berkaitan dengan layanan perpustakaan

    The Correlation between Watching English Movies Habit and The Listening Achievement of The Freshmen Student At the State University of Malang

    No full text
    ABSTRAK   Learning a new language is a difficult process and the need for an effective way to learn this language keeps increasing. Among many skills in learning English listening is one of the most used ones, because listening is one of the two receptive skills other than reading. However, students have difficulties in learning the listening skill. With that condition, it is necessary to investigate the way students learn this skill. Watching an English movie is one of the activities that provide a great deal of an English exposure to the learner, thus investigating the correlation of students’ habit of watching English movies and their listening achievement is necessary. This study aimed at describing whether or not there is a  correlation between students’ habit of watching English movie and their achievement in listening class. This study used correlational research design. It is a quantitative research design. This present study was conducted in the Universitas Negeri Malang. The sampling technique of the present study is a random sampling. The total sample of this research is 85 freshmen students, which is more than half of the population. The data were collected using two instruments, questionnaire and the score sheet from the lecturers. The questionnaire has been already tried out and validity tested to make sure the instruments were good. The questionnaire was used to collect the students’ habit degree whereas the score sheet was used to get the students’ listening achievement. The result of this present study shows that there is a positive correlation between watching English movie habit and the listening achievement of freshmen student. The calculated value of correlation coefficient is 0.614, which can be interpreted in strong positive correlation. The result of this study provides a better insight for students, teachers, and lecturers in Indonesia and a theoretical framework for a future researcher. Furthermore, for future researchers may conduct a study on this topic with an improved version of the questionnaire and broader population and a larger sample

    0

    full texts

    161

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Skripsi Prodi Perpustakaan - Fakultas Sastra
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇