Skripsi Prodi Perpustakaan - Fakultas Sastra
Not a member yet
161 research outputs found
Sort by
Analisis Kualitas Website Perpustakaan Universitas Brawijaya Menggunakan Metode WebQual 4.0
Website menjadi salah satu media yang dapat dimanfaatkan untuk berbagi informasi melalui internet. Pada zaman sekarang, internet sudah menjadi kebutuhan utama dikarenakan pengguna dapat melakukan berbagai aktivitas seperti mencari informasi, komunikasi, maupun transaksi online. Website yang berkualitas merupakan website yang memiliki isi yang baik dan dapat menimbulkan minat pengguna untuk mengunjungi website tersebut. Perpustakaan Universitas Brawijaya memiliki website yang dimanfaatkan sebagai media berbagi informasi terkait kegiatan dan layanan yang terdapat pada Perpustakaan Universitas Brawijaya.Website dapat dinilai baik dengan menganalisisnya menggunakan metode WebQual, metode ini digunakan untuk mengukur kualitas website dengan menggunakan 3 (tiga) dimensi, kegunaan, kualitas informasi, dan kualitas interaksi. Tiga dimensi tersebut digunakan untuk menggukur kepuasan pengguna terhadap website. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas website Perpustakaan Universitas Brawijaya menggunakan metode WebQual 4.0 dengan menggunakan 3 (tiga) dimensi, kegunaan, kualitas informasi, dan kualitas interaksi website. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan menggunakan teknik probability samplinguntuk memilih responden. Responden dalam penelitian, yakni mahasiswa Universitas Brawijaya. Data diperoleh dari penyebaran kuisioner kepada mahasiswa, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas websitePerpustakaan Universitas Barawijaya dilihat dari aspek kegunaan masuk dalam kategori cukup dengan nilai rata-rata 61,7 %.Berdasarkan persentase tersebut setiap indikator pada aspek kegunaan menunjukkan bahwa website cukup mudah digunakan, dimengerti, dinavigasi, memiliki tampilan menarik, memiliki informasi terkait lembaga, memiliki fasilitas layanan yang sesuai perkembangan teknologi informasi dan website memberikan rasa puas selama digunakan. Hal tersebut menunjukkan bahwa desain website Perpustakaan Universitas Brawijaya sudah cukup dalam mengutamakan aspek kegunaan.Kualitas websitePerpustakaan Universitas Barawijaya dilihat dari aspek kualitas informasi masuk dalam kategori cukup dengan nilai rata-rata 63 %.Rata-rata persentase tersebut menunjukkan bahwa website memiliki suguhan dan unggahan informasi yang cukup akurat, terpercaya, tepat waktu, sesuai kebutuhan, mudah dimengerti, dan tersaji dalam format yang baik.Berdasarkan hal tersebut dapat dijelaskan bahwa website Perpustakaan Universitas Brawijaya sudah memiliki kualitas informasi yang memiliki kriteriacukup. Kualitas websitePerpustakaan Universitas Brawijaya dilihat dari aspek kualitas informasi masuk dalam kategori cukup dengan nilai rata-rata 57,4 %.Rata-rata persentase tersebut menunjukkan bahwawebsite Perpustakaan Universitas Brawijaya memiliki reputasi yang cukup baik, sistem pemesanan buku secara online, keamanan privasi yang cukup baik, ruang personalisasi yang cukup baik, ruang komunitas yang cukup lengkap, komunikasi dengan lembaga yang cukup mudah, dan layanan yang sesuai dengan yang dijanjika
ANALISIS ISI AKUN INSTAGRAM WOW FAKTA DAN NAT GEO INDONESIAUNTUK PENGUATAN LAYANAN REFERENSI
ABSTRAK RINGKASANRahmah, Linggar 2018. Analisis Isi Akun Instagram Wow Fakta dan Nat Geo Indonesia untuk Penguatan Layanan Referensi. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Martutik, M.Pd, (2) Moh. Safii, S.Kom, M.Hum.Kata Kunci: instagram, Wow Fakta, Nat Geo Indonesia, layanan referensi Sosial media instagram pada tahun 2016 menjadi situs paling banyak diakses urutan kedua di Indonesia. Instagram digunakan untuk menyebarkan informasi maupun ilmu pengetahuan. Di Indonesia, akun yang mengunggah informasi ilmu pengetahuan adalah Wow Fakta dan Nat Geo Indonesia. Kedua akun tersebut setelah dilakukan observasi masuk kedalam koleksi referensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengategorikan jumlah postingan kedua akun tersebut yang termasuk kedalam koleksi referensi pada periode bulan Mei-Oktober 2017. Penelitian ini menggunakan penelitian analisis isi kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh postingan yang diunggah oleh akun instagram Wow Fakta sampai bulan Oktober 2017 sejumlah 27,197 dan Nat Geo Indonesia sampai bulan Oktober 2017 sejumlah 1,977. Sampel dalam penelitian ini adalah postingan pada bulan Mei-Oktober 2017, yaitu Wow Fakta sejumlah 5.500 dan Nat Geo Indonesia sejumlah 188. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah dokumentasi menggunakan unit analisis tematik. Sedangkan metode analisis data yaitu mendeskripsikan temuan menggunakan statistik deskriptif.Hasil penelitian, yaitu sebesar 47% postingan yang diunggah oleh akun instagram Wow Fakta termasuk kedalam koleksi referensi. Urutan yang paling banyak diunggah berturut–turut, yaitu ensiklopedi sebesar 52%, abstrak sebesar 19%, buku tahunan sebesar 13%, almanak sebesar 5%, biografi 3%, terbitan pemerintah sebesar 3%, kamus sebesar 2%, buku petunjuk, 2% dan sumber geografi 1%. Hasil analisis pada akun instagram Nat Geo Indonesia menunjukkan bahwa 81% postingan termasuk kedalam koleksi referensi. Urutan koleksi referensi yang paling banyak diunggah berturut–turut, yaitu ensiklopedi sebesar 83%, buku tahunan 11%, biografi 2%, almanak 2%, bibliografi 1% dan sumber geografi 1%. Pada era digital, layanan referensi digital berdasarkan efisiensi lebih menarik. Maka pengelola perpustakaan disarankan melakukan pengembangan dengan mencontoh akun instagram Wow Fakta dan Nat Geo Indonesia.Koleksi referensi dalam bentuk digital banyak diminati, maka pengelola layanan referensi disarankan melakukan inovasi dengan merubah bentuk koleksi menjadi lebih ringkas dan menarik sehingga penyebaran lebih luas dan bermanfaat bagi masyarakat.
Hubungan Kebutuhan Informasi Mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan dalam Penyelesaian Skripsi dengan Ketersediaan Koleksi di Perpustakaan Pusat Universitas Negeri Malang
ABSTRAK Penyelenggaraan perpustakaan di perguruan tinggi berperan sebagai pusat sumber informasi bagi semua civitas di lingkungan perguruan tinggi. Seiring dengan perkembangan teknologi dan informasi, perpustakaan perguruan tinggi diharapkan dapat menyediakan berbagai sumber informasi yang beragam. Keberagaman sumber informasi yang tersedia di perpustakaan perguruan tinggi diharapkan dapat memenuhi kebutuhan informasi mahasiswa yang salah satunya dalam menyelesaikan skripsi. Perpustakaan Pusat Universitas Negeri Malang menyediakan berbagai sumber informasi yang dapat mendukung mahasiswa dalam penyelesaian skripsi. Hasil wawancara awal kepada mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan yang telah memprogram skripsi menunjukkan, terdapat informasi yang dibutuhkan namun tidak tersedia di Perpustakan Pusat UM. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui (1) kebutuhan informasi mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan dalam penyelesaian skripsi(2)ketersediaan koleksi di Perpustakaan Pusat UM dan (3) hubungan antara kebutuhan informasi mahasiswa dengan ketersediaan koleksi di Perpustakaan Pusat UM. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan Universitas Negeri Malang yang telah memprogram skripsi pada tahun ajaran 2017 / 2018 dengan jumlah 50 mahasiswa. Hasil uji validitas dilakukan kepada 20 responden dengan sebesar 0,444 dengan taraf signifikansi sebesar 5% menghasilkan 26 butir pertanyaan valid. Uji reabilitas dengan teknik alpha cronbach menunjukkan variabel kebutuhan informasi (X)dengan koefisien sebesar 0,906 dan variabel ketersediaan koleksi (Y) dengan koefisien sebesar 0,926, hasil uji reabilitas menunjukkan kedua variabel bersifat reliabel karena nilai reliabilitas diatas 0,60 . Data penelitian diperoleh dari angket dan wawancara yang ditujukan pada responden. Hasil wawancara digunakan sebagai pendukung dari hasil angket. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasi Product-Moment Pearson. Hasil penelitian ini ada tiga yaitu sebagai berikut. Pertama, kebutuhan informasi mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan dalam penyelesaian skripsi termasuk dalam kategori sedang, dengan persentase sebesar 82 %.. Kedua, ketersediaan koleksi di Perpustakaan Pusat UM termasuk dalam kategori sedang, dengan persentase sebesar 64 %. Ketiga, hasil analisis korelasi menunjukkan, terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kebutuhan informasi mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan dengan ketersediaan koleksi di Perpustakaan Pusat UM. Hal tersebut dapat dilihat dari nilai korelasi antara kebutuhan informasi dengan ketersediaan koleksi sebesar 0,588, yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara (X) kebutuhan informasi mahasiswadan (Y) ketersediaan koleksi di Perpustakaan Pusat UM. Hasil wawancara menunjukkan kebutuhan informasi mahasiswa dalam penyelesaian skripsi dengan memanfaatkan koleksi yang tersedia di Perpustakaan Pusat UM, untuk sumber informasi yang tidak tersedia di Perpustakaan Pusat UM sebagian besar mahasiswa memenuhi kebutuhan informasinya melalui sumber informasi dari media internet yang disediakan oleh Perpustakaan Pusat UM berupa fasilitas akses internet. Kesimpulan berdasarkan hasil penelitian, kebutuhan informasi mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan dalam penyelesaian skripsi termasuk dalam kategori sedang. Ketersediaan koleksi di Perpustakaan Pusat UM termasuk dalam kategori sedang. dilihat dari beberapa aspek kemutakhiran, relevansi dan kelengkapan dalam kondisi cukup untuk memenuhi kebutuhan informasi mahasiswa dalam penyelesaian skripsi. Terdapat hubungan yang signifikan antara kebutuhan informasi mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan dalam penyelesaian skripsi dengan ketersediaan koleksi di Perpustakaan Pusat UM dengan kategori sedang. Saran yang diberikan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut. Diharapkan perpustakaan Pusat UM melibatkan mahasiswa dalam kegiatan pengadaan koleksi, serta koleksi yang diadakan dapat mengikuti perkembangan kurikulum. Diharapkan perpustakaan Pusat UM meningkatkan sosialisasi kepada mahasiswa terkait pemanfaatan e-jornal yang telah dilanggan Perpustakaan Pusat UM.
Hubungan Fasilitas dan Layanan Perpustakaan dengan Motivasi Belajar Siswa di Perpustakaan SMK Negeri 4 Malang
ABSTRAK Nahrowi, M. 2018. Hubungan Fasilitas dan Layanan Perpustakaan dengan Motivasi Belajar Siswa di Perpustakaan SMK Negeri 4 Malang. Skripsi, Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Djoko Saryono, M.Pd (II) Drs. Darmono, M.Si Kata kunci : fasilitas, layanan, motivasi belajar. Perpustakaan sekolah merupakan salah satu sarana wajib di lingkungan sekolah sebagai penunjang peningkatan kualitas pendidikan. Perpustakaan juga berperan sebagai wadah untuk mencari referensi yang mendukung dalam kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan fasilitas dan layanan perpustakaan dengan motivasi belajar siswa di perpustakaan. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini terdiri atas tiga variabel, yakni fasilitas dan layanan perpustakaan sebagai variabel bebas dan motivasi belajar siswa di perpustakaan sebagai variabel terikat. Data dalam penelitian diperoleh dari pilihan jawaban dalam angket yang dikonversikan dalam bentuk skor. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasi Product Moment Pearson. Hasil penelitian ini ada enam, yakni (1) fasilitas perpustakaan SMK Negeri 4 Malang dalam kategori tinggi dengan jumlah persentase 42%, (2) layanan perpustakaan SMK Negeri 4 Malang dalam kategori tinggi dengan persentase 43%, (3) motivasi belajar siswa di perpustakaan SMK Negeri 4 Malang dalam kategori cukup dengan persentase 42%, (4) hasil analisis korelasi menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara fasilitas perpustakaan dengan motivasi belajar siswa di perpustakaan SMK Negeri 4 Malang, dengan nilai korelasi sebesar 0,545 yang berarti korelasinya sedang, (5) ada hubungan yang signifikan antara layanan perpustakaan dengan motivasi belajar siswa di perpustakaan SMK Negeri 4 Malang, dengan nilai korelasi sebesar 0,663 yang berarti korelasinya kuat, dan (6) ada hubungan yang signifikan antara fasilitas dan layanan perpustakaan dengan motivasi belajar siswa di perpustakaan SMK Negeri 4 Malang, dengan nilai korelasi 0,708 yang berarti korelasinya kuat. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan sebagai berikut. Pertama, fasilitas perpustakaan SMK Negeri 4 Malang dalam kategori tinggi, hal tersebut dikarenakan fasilitas perpustakaan SMK Negeri 4 Malang memiliki keunggulan dalam kondisi tata ruang dan kondisi peralatan dan perlengkapan. Kedua, layanan perpustakaan SMK Negeri 4 Malang dalam kategori tinggi. Hal tersebut dikarenakan layanan perpustakaan SMK Negeri 4 Malang memiliki keunggulan mengenai ketegasan dalam pemberian sanksi dan kemampuan pustakawan dalam memberikan informasi yang dibutuhkan oleh pemustaka. Ketiga, motivasi belajar siswa di perpustakaan SMK Negeri 4 Malang dalam kategori tinggi. Hal tersebut dikarenakan layanan perpustakaan SMK Negeri 4 Malang memiliki keunggulan mengenai kenyamanan belajar dan ketersediaan koleksi bahan pustaka. Keempat, ada hubungan yang signifikan antara fasilitas perpustakaan dengan motivasi belajar siswa di perpustakaan SMK Negeri 4 Malang. Kelima, ada hubungan yang signifikan antara layanan perpustakaan dengan motivasi belajar siswa di perpustakaan SMK Negeri 4 Malang. Terakhir, ada hubungan yang signifikan antara fasilitas dan layanan perpustakaan dengan motivasi belajar siswa di perpustakaan SMK Negeri 4 Malang. Saran dalam penelitian sebagai berikut. Pertama, meningkatkan fasilitas perpustakaan dengan memperbaiki dan mengatur ulang ventilasi udara di perpustakaan SMK Negeri 4 Malang agar siswa merasa nyaman di perpustakaan. Kemudian kondisi peralatan dan perlengkapan di perpustakaan juga perlu di perhatikan. Mengingat pentingnya peralatan dan perlengkapan yang digunakan secara terus menerus. Kedua, diharapkan perpustakaan SMK Negeri 4 Malang meningkatkan kelengkapan koleksi dan mengganti koleksi yang sudah usang dengan koleksi yang baru. Tidak hanya itu, koleksi lain seperti buku pelajaran sebaiknya juga disesuaikan dengan kurikulum sekolah. Hal tersebut bertujuan untuk menarik minat siswa serta seluruh warga sekolah untuk lebih sering berkunjung ke perpustakaan mengingat perpustakaan merupakan pusat sumber belajar di sekolah. Terakhir, diharapkan perpustakaan SMK Negeri 4 Malang sering mengadakan acara sosialisasi untuk memberikan pengetahuan mengenai pemanfaatan fasilitas dan layanan perpustakaan. Dari kegiatan tersebut diharapkan agar siswa lebih termotivasi untuk belajar di perpustakaan
PERILAKU PENCARIAN INFORMASI MAHASISWA PASCASARJANA PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA DALAM PENULISAN TESIS
ABSTRAK Zulkarnain, Muhammad 2018. “Perilaku Pencarian Informasi Mahasiswa Pascasarjana Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Negeri Malang Dalam Penulisan Tesis ”. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Martutik, M.Pd. (II) Moh. Safii, S.Kom. M.Hum. Kata Kunci: perilaku pencarian informasi, mahasiswa pascasarjana, penulisan tesis Informasi merupakan hal yang sangat penting dalam pengambilan keputusan atau kesimpulan. Suatu keputusan atau kesimpulan tidak didukung dengan adanya informasi yang cukup biasanya kurang akurat dan tidak memberikan hasil yang memuaskan. Era globalisasi saat ini membuat informasi berkembang dengan pesat. Adanya informasi sangat berguna untuk memenuhi kebutuhan informasi seseorang dalam memecahkan masalah yang sedang dihadapi. Informasi yang dibutuhkan seseorang harus relevan dan akurat untuk membantu keluar dari permasalahan yang sedang dihadapi. Latar belakang maupun karakter seseorang yang berbeda-beda mengakibatkan adanya perbedaan perilaku setiap orang dalam melakukan kegiatan pencarian informasi. Perilaku pencarian informasi terjadi ketika seseorang merasa pengetahuan yang dimiliki masihlah kurang dan belum bisa menjawab masalah yang sedang dihadapi. Hal ini sering terjadi di kalangan mahasiswa pascasarjana yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Di dalam perilaku pencarian informasi pasti terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya perilaku tersebut karena setiap permasalahan akan mudah dihadapi ketika tahu akar dari permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan faktor-faktor dan perilaku pencarian informasi dan mahasiswa pascasarjana dalam penulisan tesis. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian berupa deskripsi tentang perilaku dan faktor-faktor pencarian informasi mahasiswa pascasarjana Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Negeri Malang dalam penulisan tesis. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan telaah dokumen. Untuk mempertanggungjawabkan keabsahan data, dilakukan validasi data melalui triangulasi teknik pengumpulan data. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku pencarian informasi mahasiswa pascasarjana Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Negeri Malang dalam penulisan tesis melakukan 10 tahapan sebagai berikut. Pada tahap starting mahasiswa mendapatkan judul dengan cara diskusi dengan dosen pembimbing, inisiatif diri sendiri, diskusi dengan teman sejawat, dan melihat penelitian terdahulu. Pada tahap chaining mahasiswa sudah mendapatkan judul dan melakukan dengan cara diskusi dengan dosen pembimbing, setelah diskusi disarankan buku babon, datang keperpustakaan mencari referensi dan berdiskusi dengan teman sepenelitian. Pada tahap browsing mahasiswa sudah mulai mencari referensi yang berkaitan dengan penelitianya dengan melakukan pencarian melalui media internet, mencari jurnal, ebook dan datang ke perpustakaan untuk melihat tesis yang sejenis. Pada tahap monitoring mahasiswa melakukan kegiatan pemantauan terhadap referensi yang terkait penelitian, dengan menggunakan media internet serta situs yang digunakan google, ERIC dan media sosial. Pada tahap accessing mahasiswa melakukan pengambilan data terkait dengan penelitian dengan cara berdiskusi dengan dosen pembimbing dan alat yang digunakan smarthphone. Pada tahap differentiating mahasiswa melakukan penyaringan data yang sudah didapat dengan cara melakukan reduksi data, disesuaikan dengan fokus penelitian dan diskusi dengan dosen pembimbing. Pada tahap extracting mahasiswa sudah menganalisis terkait data dengan berpedoman buku babon, jurnal dan penelitian terdahulu. Pada tahap veryifing mahasiswa membandingkan data yang sudah didapat dengan tim ahli, buku babon, penelitian terdahulu dan jurnal. Pada tahap networking mahasiswa melakukan diskusi informal dengan teman sejawat, sekelas, sepenelitian dan kakak tingkat. Pada tahap information managing mahasiswa melakukan penyimpanan dokumen terkait penelitian di gadget (smarthpone, laptop, flashdisk), mahasiswa membedakan file berdasarkan jenis, waktu bimbingan dan membuka file lama skripsi. Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pencarian informasi mahasiswa pascasarjana Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Negeri Malang dalam penulisan tesis dibagi dua faktor yaitu faktor internal yang terdiri dari literasi informasi, membangun relasi, komunikasi dan faktor eksternal terdiri dosen pembimbing, teman sejawat, perpustakaan, internet, dan bahan pustaka. Adanya kedua faktor tersebut saling berhubungan satu sama lain
LITERASI INFORMASI SISWA DI PERPUSTAKAAN SMK NEGERI 1 MALANG
ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan literasi informasi siswa di perpustakaan SMK Negeri 1 Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan instrumen berupa pedoman wawancara, pedoman observasi, dan pedoman studi dokumentasi. Data penelitian berupa deskripsi mengenai literasi informasi siswa di perpustakaan SMK Negeri 1 Malang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa literasi informasi siswa di perpustakaan SMK Negeri 1 Malang masih sangat kurang dan memerlukan perbaikan serta perlunya pembentukan suatu program literasi informasi di perpustakaan SMK Negeri 1 Malang. Kata kunci: Perpustakaan sekolah dan literasi informasi
PERANCANGAN VIDEO IKLAN KOMERSIAL GRABME SEBAGAI MEDIA INFORMASI LAYANAN PENGGUNA
ABSTRAK Grabme merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dibidang jasa trasportasi online didirikan awal tahun 2016 di Kota Jambi oleh anak bangsa. Grabme berkembang sebagai perusahaan yang membantu peningkatan ekonomi daerah, sebagai penyedia lapangan kerja dan peningkatan ekonomi perkapita. Sebagai perusahaan baru Grabme belum dikenal oleh masyarakat Kota Jambi, Faktor yang menjadikan Grabme kurang dikenal dikarenakan kurangnya informasi publikasi tentang produk dan layanan jasa Grabme Media informasi mengenai Grabme perlu ditingkatkan, agar masyarakat Kota Jambi mengetahui keberadaan dan layanan jasa Grabme. Media iklan komersial merupakan media yang tepat dalam penyebaran informasi, karena video iklan menggunakan metode multiple komunikasi yang mengandung unsur suara, visual dan teks. Perancangan ini bertujuan untuk menghasilkan video yang mampu mengenalkan layanan jasa Grabme yang mudah dipahami oleh target audience. Dengan melakukan riset yang mendalam tentang perusahaan dan target audience untuk dikaji, sehingga menghasilkan sebuah produk video iklan yang sesuai dengan yang diharapkan. Dalam perancangan video iklan komersial Grabme sebagai media informasi layanan pengguna jasa mengunakan model perancangan prosedural, dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan kajian pustaka. Model perancangan mengadaptasi dari model perancangan Sadjiman Ebdi Sanyoto. Diawali dari rumusan masalah, kemudian menentukan tujuan, analisis, konsep perancangan hingga desain final. Hasil perancangan berupa produk utama video iklan komersial, dengan konsep clean style, yang menerapkan sisi simple atau sederhana yang tidak banyak menggunakan pergerakan kamera, agar informasi dapat lebih mudah diterima oleh target audiens. Narasi dan musik dibuat dengan menggunakan bahasa daerah Jambi dan alat musik khas Jambi agar target audiens lebih merasa bahwa informasi dari Grabme memang ditujukan kepada target audiens yaitu masyarakat Kota Jambi. Media pendukung yang diracang adalah billboard, poster iklan media sosial, xbanner dan sticker kaca belakang mobil. Proses visualisasi pada perancangan ini menggunakan software Pro Tools, Adobe Premiere, After Effect, Adobe Illustrator dan Adobe Photoshop.
SMK merupakan salah satu dari pendidikan formal yang bertujuan untuk menghasilkan generasi yang siap kerja, berkompeten, dan berdaya saing. Untuk mencapai tujuan tersebut, SMK membuka berbagai macam jurusan dan program keahlian yang sesuai dengan kebutuha
ABSTRAK SMK merupakan salah satu dari pendidikan formal yang bertujuan untuk menghasilkan generasi yang siap kerja, berkompeten, dan berdaya saing. Untuk mencapai tujuan tersebut, SMK membuka berbagai macam jurusan dan program keahlian yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri saat ini. Saat ini SMK merupakan jalur pendidikan yang gencar-gencarnya dikembangkan oleh pemerintah, sehingga banyak SMK dan jurusan-jurusan baru yang didirikan. Oleh karena itu, kebutuhan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan akan meningkat khususnya guru. Guru merupakan komponen yang tidak dapat dilepaskan dari sistem pendidikan secara keseluruhan. Menurut Kemendikbud, kondisi di tahun 2016 masih terdapat kekurangan guru di SMK khususnya guru produktif. Dari data yang telah dihimpun Kemendikbud, guru produktif SMK kekurangan sejumlah 91.861 dengan rincian 41.861 untuk SMK Negeri dan di SMK Swasta kekurangan 50.000 guru produktif. Salah satu cara untuk mengatasi kekurang tersebut adalah dengan Program Guru Keahlian Ganda (PGKG). Diharapkan dengan program tersebut akan mampu memenuhi kekurangan guru produktif SMK di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat keterlaksanaan PGKG di SMKN 1 Blitar pada beberapa tahapan, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi PGKG. Pada penelitian ini menggunakan jenis pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah guru peserta PGKG di SMKN 1 Blitar yang berjumlah 30 guru. Pengumpulan data menggunakan kuesioner atau angket dengan 4 alternatif jawaban, yaitu sangat baik, baik, kurang baik, dan tidak baik.. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan mengacu pada interval pencapaian yang telah dibuat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertama, tingkat keterlaksanaan PGKG pada tahap perencanaan dilihat dari tiap item soal menunjukkan rata-rata skor sebesar 92.7 yang termasuk kategori baik, namun pada item soal nomor 1 mendapat skor 74 yang artinya kurang baik. Kemudian jika dilihat dari keseluruhan jawaban responden mengenai tahap perencanaan ini, 29 responden masuk kategori baik dan 1 responden kategori sangat baik. Selanjutnya tingkat keterlaksanaan PGKG pada tahap pelaksanaan dilihat dari tiap item soal menunjukkan rata-rata skor sebesar 90.42 yang termasuk kategori baik, namun pada item soal nomor 13, 21, 22, dan 26 termasuk kategori kurang baik. Kemudian jika dilihat dari keseluruhan jawaban responden mengenai tahap perencanaan ini, 30 responden masuk kategori baik. Ketiga adalah tingkat keterlaksanaan PGKG pada tahap evaluasi dilihat dari tiap item soal menunjukkan rata-rata skor sebesar 91.55 yang termasuk kategori baik, namun pada item soal nomor 35, 36, dan 37 termasuk kategori kurang baik. Kemudian jika dilihat dari vi keseluruhan jawaban responden mengenai tahap perencanaan ini, 29 responden masuk kategori baik dan 1 responden kategori sangat baik. Simpulan dalam penelitian ini adalah pengelolaan dari program guru keahlian ganda sudah baik. Adapun saran untuk peneliti selanjutnya yang tertarik mengangkat tema penelitian guru keahlian ganda adalah untuk lebih fokus terhadap evaluasi program PGKG untuk mengetahui tujuan dari program yang diharapkan oleh pemerintah
Perancangan Media IklanPantaiDlodoSebagaiUpayaMeningkatkanWisata Daerah KabupatenTulungagungBerbasis Video
ABSTRAK Saputri, Era. 2018. Perancangan Media Iklan Pantai Dlodo Sebagai Upaya Meningkatkan Wisata Daerah Kabupaten Tulungagung Berbasis Video.Skripsi, Jurusan Seni Dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Sarjono, M.Sn(II) Gunawan Susilo S.Sn, M.Sn. Kata kunci: Perancangan, Media Iklan,Pantai Dlodo, Video. Tujuan Perancangan video iklan Pantai Dlodo adalah untuk menarik wisatawan domestik maupun manca negara serta meningkatkan wisata daerah Kabupaten Tulungagung.Masyarakat belum banyak yang mengenal dan mengerti tentang keberadaan Pantai Dlodo, hal tersebut diketahui dari sedikitnya jumlah wisatawan di Pantai Dlodo. Salah satu upaya yang dilakukanmasyarakatsekitarpantaiuntukmeningkatkanjumlahwisatawandengandiadakannyapromosi festival layang-layang. Promosi yang dilakukan belum maksimal dikarenakan menunggu akses pembetulan jalan menuju Pantai Dlodo diselesaikan. Penduduk setempat lebih memprioritaskan pembenahan akses jalan, karena dikhawatirkan dengan akses jalan yang buruk dapat memperburuk kondisi wilayah. Kondisi wilayah yang buruk ditakutkan akan memperburuk promosi Pantai Dlodo. Model perancangan yang digunakan adalah perancangan prosedural, dimana menguraikan langkah-langkah yang harus diikuti untuk menghasilkan sebuah produk. Metode perancangan menggunakan model perancangan komunikasi visual periklanan dari Sadjiman Ebdi Sanyoto.Mengingat fungsi dari model perancangan digunakan sebagai acuan yang mendasari keseluruhan dari proses perancangan, maka pemilihan model perancangan yang akan digunakan harus teliti dan cermat serta harus sesuai dengan target dan konteks dari perancangan tersebut. Hasil dari perancangan video iklan yaitu format video 1920 x 1080 pixel, berdurasi 10 detik dengan 3 alternatif untuk ditayangkan pada televisi, 2 menit untuk instagram, youtube dan facebook serta media pendukung berupa foto keadaan Pantai Dlodo berukuran A3 sebanyak 5 dan x-banner. Video iklan Pantai Dlodoini adalah media yang digunakan untuk mengenalkan keindahan laut, rawa-rawa, perpaduan “gumuk”pasir putih dan hitam serta perbukitan disekitar pantai
KUALITAS LAYANAN PERPUSTAKAAN UMUM KABUPATEN NGANJUK : MENGGUNAKAN METODE LIBQUAL+™
RINGKASAN ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas layanan perpustakaan umum kabupaten Nganjuk berdasarkan penilaian pemustaka dan penerapan strategi peningkatan kulitas layanan di perpustakaan. Penelitian ini menggunakan Pendekatan campuran , yaitu langkah penelitian dengan menggabungkan dua pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas layanan perpustakaan dan strategi peningkatan kulitas layanan berdasarkan dimensi Affect of Service, Information Control, dan Library as Place mendapatkan penilaiam cukup. Kata kunci: kualitas layanan, perpustakaan umum, metode libqual+