Skripsi Prodi Perpustakaan - Fakultas Sastra
Not a member yet
161 research outputs found
Sort by
Analisis Bibliometrika dalam Artikel Tesis Mahasiswa Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Malang Terbitan Tahun 2012-2016
Artikel hasil penelitian merupakan bentuk ringkas laporan penelitian ilmiah. Artikel hasil penelitian disusun berdasarkan gagasan yang berasal dari peneliti dan diperkuat dengan pendapat maupun teori-teori dari peneliti sebelumnya. Oleh sebab itu diperlukan sumber-sumber literatur rujukan yang sesuai dengan kebutuhan para peneliti. Penyitiran literatur rujukan wajib mencantumkan sumber sitirannya pada daftar rujukan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) jenis dan bahasa pengantar literatur rujukan apa saja yang digunakan dalam artikel tesis mahasiswa Program Studi Magister Manajemen Pendidikan terbitan tahun 2012−2016, (2) tingkat kemutakhiran kemutakhiran literatur rujukan yang digunakan dalam artikel tesis mahasiswa Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Malang terbitan tahun 2012−2016, (3) topik apa saja yang menjadi tren penelitian pada artikel tesis mahasiswa Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Malang selama tahun 2012−2016, dan (4) bagaimana visualisasi sebaran artikel hasil penelitian mahasiswa Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Malang dalam rentang tahun 2012−2016. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data dalam penelitian ini berupa frekuensi sitiran artikel tesis mahasiswa Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Malang terbitan tahun 2012−2016. Populasinya berupa artikel tesis mahasiswa Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Malang terbitan tahun 2012−2016 sebanyak 177 artikel. Sampelnya 64 artikel berdasarkan rumus slovin n. Teknik penentuan sampel pada masing-masing tahun menggunakan cluster sampling, dan pengambilan sampelnya menggunakan teknik random sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar dokumentasi. Teknik analisis data untuk mengukur tingkat kemutakhiran jenis literatur yang digunakan oleh mahasiswa dalam menyusun artikel hasil penelitian adalah menggunakan rumus p= f/n x 100. Sedangkan pemetaan arah perkembangan penelitian menggunakan teknik analisis co-word. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh empat simpulan penelitian sebagai berikut. Pertama, jenis literatur yang sering digunakan dalam artikel tesis mahasiswa Progran Studi Magister Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Malang terbitan tahun 2012−2016 berupa literatur rujukan buku dengan frekuensi sitiran sebanyak 678 sitiran (70,5%), sedangkan bahasa pengantar literatur rujukan yang paling sering digunakan berupa bahasa Indonesia dengan frekuensi sitiran sebanyak 748 sitiran (77,8%). Kedua, tingkat kemutakhiran literatur dalam artikel tesis mahasiswa Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Malang terbitan tahun 2012−2016 adalah 12 tahun. Tahun terbit literatur rujukan terbaru adalah 2015 sedangkan tahun terbit terlama adalah 1943. Artinya literatur rujukan tahun terbit antara tahun 2015-2003 adalah mutakhir dengan frekuensi sebanyak 657 sitiran (68,3%), sedangkan literatur rujukan dengan tahun terbit tahun 2002 kebawah adalah usang dengan frekuensi sebanyak 304 sitiran (31,6%). Ketiga, arah perkembangan tren penelitian mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Malang tahun 2012-2016 berupa kajian dibidang kurikulum dan manajemen personalia. Daerah yang sering dijadikan lokasi penelitian yang adalah Provinsi Jawa Timur, khususnya wilayah Malang Raya. Keempat, visualisasi sebaran artikel menggunakan teknik analisis gugus menghasilkan tiga gugus artikel, gugus I merupakan kelompok artikel dengan subjek dominan berupa subjek pendidikan dasar, gugus II merupakan kelompok artikel dengan subjek dominan berupa subjek profesionalisme, dan gugus III merupakan kelompok artikel dengan subjek dominan berupa subjek manajemen dan organisasi sekolah. Berdasarkan hasil visualisasi menggunakan teknik analisis multidimensional scaling menunjukkan adanya kecenderungan penggerombolan artikel anggota gugus pada kuadran I, hal ini terjadi karena adanya kesamaan dalam penggunaan subjek judul artikel pada masing-masing anggota kelompok gugus artikel
Struktur Gerak dan Karakter Tari Singo Barong dalam Kesenian Reog Ponorogo
ABSTRAK Kristanto, Danang Riza. 2017. StrukturGerakdanKarakter Tari Singo Barongdalam KesenianReogPonorogo. Skripsi, JurusanSenidanDesain, Fakultas Sastra, UniversitasNegeri Malang. Pembimbing (I) Dra. NinikHarini,M.Sn, (II) Hartono S.Sn, M.Sn Kata Kunci: strukturgerak, karakter, tariSingo Barong ReogPonorogomerupakanbentuksenipertunjukantradisionalmasyarakatPonorogo. Tari Singo Barongmemilikistrukturgerakdankaraktertersendiri yang menjadikannyacirikhasdibandingkantarilainnya. DalammenarikantariSingo Barong, pembarongdituntutuntukmampumenghidupkankarakterharimaudanburungmeraksertamampumenjagakeseimbangan, kekuatan, dankelenturantubuh. Namun, faktanyabanyakpembarongyang tidakpahamakanstrukturgerakdankaraktertariSingo Barong yang baku. Ketidaktahuaninimenyebabkanadanya salah persepsi, tujuanawalkesenianuntukmenghiburpenonton, berubahmenjadiajangsalingmenjatuhkanantarpembarong. Berkaitandenganhaltersebut, makadiperlukanpembahasanmengenaistrukturgerakdankaraktertariSingo Barong. PenelitianinibertujuanuntukmendiskripsikanstrukturgerakdankaraktertariSingo BarongdalamKesenianReogPonorogo.Penelitianiniakanmenjabarkantentangkomponen-komponen yang terkandungdalamstrukturgeraktariSingo Barongsecaramendalam. Selainituakanmembahas pula gerakapasaja yang menggambarkankarakterHarimaudanBurungMerakdalamtariSingo Barong. Penelitianinidilakukan di KecamatanSiman, SambitdanKaumandenganmenggunakanmetodepenelitiankualitatifdanpendekatandeskriptif. Sumber data yang digunakanberupa kata-kata dantindakan, data tertulis, dan data lapangan. Pengumpulan data dilakukandenganmenggunakanteknikobservasi, wawancara, danstudidokumentasi. Untukmenjagakeabsahan data, dilakukankegiatantriangulasisumberdantriangulasimetode. Kegiatananalisis data dimulaidaritahapredukdi data, penyajian data danpenarikankesimpulanatauverifikasi. Berdasarkananalisis data, diperolehduasimpulansebagaiberikut: pertama, Tari Singo Barongmemilikibeberapakomponengerakyaituunsur, motif, frase, kalimatdanparagrafgerak. Unsurgerakdibedakanmenjadiunsurgerakkepala, tangan, badandan kaki. GeraktariSingo Barongmemiliki 5 unsurgerakkepala, 4 unsurgerakbadan, 5 unsurgeraktangandan 5 unsurgerak kaki. SelanjutnyatariSingo Barong memiliki 16 motif gerak, 21 frasegerak, 14 kalimatgerakdan 4 paragrafgerak.Kedua,Tari Singo Barongmemiliki 14 strukturgerakbaku yang keseluruhannyamemilikikaraktergerakmaskulin/kelaki-lakian. Karena padadasarnyatariSingo Barong membawakantabiatharimaudanburungmerakkhususnyamerakjantan. Berdasarkan ke-14 strukturgeraktersebut, 4 diantaranyamenggambarkantabiatharimausedangkan 10 lainnyamenggambarkantabiatburungmerak. Saran bagi para pembaronghendaknyatidakterjerumusdenganbentukvisualnyasajaterlebihdenganbentukmodifikasidariberbagaisudut yang mengatasnamakanmodernisasi demi memenuhikebutuhanekonomisemata, akantetapijauhtercerabutdariakartradisinya. Hal yang semacamini disampingmendangkalkanbahkan (mungkin) menghilangkanmaknadannilaitradisi yang luhur, kedua, Pemerintah Daerah KabupatenPonorogodisarankantetapmelaksanakan event Festival ReogNasionaldan Festival ReogMinisebagaisaranabagi para generasibangsauntuktetapmemilikiwadahdalammelestarikanbudayabangsa
Persepsi PemustakaTerhadap Keterampilan Komunikasi Pustakawan Layanan Front Office di Perpustakaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
Keterampilan komunikasi merupakan keterampilan yang harus dimiliki setiap orang yang bergerak dalam bidang pelayanan publik, termasuk pustakawan. Perpustakaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki Malang) merupakan perpustakaan perguruan tinggi yang berfungsi sebagai pusat informasi bagi masyarakatnya. Salah satu layanan di Perpustakaan UIN Maliki Malang yang selalu berpotensi terjadinya interaksi dengan tujuan yang beragam adalah layanan front office. Layanan front officemerupakan layanan yang pertama kali dilihat pemustaka pada saat berada dalam lingkup perpustakaan sekaligus sebagai sarana tata usaha perpustakaan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan persepsi pemustaka mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam terhadap keterampilan komunikasi pustakawan layanan front office di Perpustakaan UIN Maliki Malang dari segi empati, sikap mendukung, sikap positif, penyetaraan pelayanan, sikap percaya diri, keakraban, dan manajemen interaksi. Pendekatan yang dilakukan pada penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif. Peneliti mendeskripsikan apa yang ditemukan di lapangan sehingga dapat dikaji lebih lanjut untuk menemukan permasalahan beserta pemecahannya. Kegiatan analisis data menggunakan teknik mean dan grand mean. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa keterampilan komunikasi pustakawan layanan front office di Perpustakaan UIN Maliki Malang termasuk dalam kategori baik (rata-rata skor 2,53). Persepsi pemustaka terhadap keterampilan komunikasi pustakawan dengan indikator empati termasuk dalam kategori cukup baik (skor rata-rata 2,42). Persepsi pemustaka terhadap keterampilan komunikasi pustakawan dengan indikator sikap mendukung termasuk dalam kategori cukup baik (skor rata-rata 2,46). Persepsi pemustaka terhadap keterampilan komunikasi pustakawan dengan indikator sikap positif termasuk dalam kategori baik (skor rata-rata 2,58). Persepsi pemustaka terhadap keterampilan komunikasi pustakawan dengan indikator penyetaraan pelayanan termasuk dalam kategori cukup baik (skor rata-rata 2,31). Persepsi pemustaka terhadap keterampilan komunikasi pustakawan dengan indikator sikap percaya diri termasuk dalam kategori baik (skor rata-rata 2,83). Persepsi pemustaka terhadap keterampilan komunikasi pustakawan dengan indikator keakraban termasuk dalam kategori cukup baik (skor rata-rata 2,45). Persepsi pemustaka terhadap keterampilan komunikasi pustakawan dengan indikator manajemen interaksi termasuk dalam kategori baik (skor rata-rata 2,7). Skor terendah yang didapatkan dari hasil penelitian adalah keterampilan komunikasi pustakawan layanan front office dari segi penyetaraan pelayanan yaitu 2,31, sedangkan skor tertinggi merupakan keterampilan komunikasi pustakawan layanan front office dari segi sikap percaya diri yaitu 2,83
Peran Perpustakaan Sekolah Sebagai Penunjang Aktivitas Belajar Siswa di SMP Negeri 20 Malang
ABSTRAK Perpustakaan sekolah merupakan perpustakaan yang berada pada satuan pendidikan formal di lingkungan pendidikan dasar dan menengah yang merupakan bagian integral dari kegiatan sekolah yang bersangkutan, dan merupakan pusat sumber belajar untuk mendukung tercapainya tujuan pendidikan sekolah yang bersangkutan. Perpustakaan yang ikut berperan aktif dalam membentuk siswa yang aktif, kreatif, dan berwawasan tinggi sehingga siswa dapat memiliki bekal di dunia kerja maupun pendidikan yang lebih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas belajar siswa dalam memanfaatkan perpustakaan sekolah oleh siswa di SMP Negeri 20 Malang, dan menganalisis peran perpustakaan sekolah SMP Negeri 20 Malang dalam menunjang aktivitas belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan menggunakan instrument lembar observasi, pedoman wawancara, dan pedoman dokumentasi dalam pengumpulan data. Wawancara dilakukan pada 9 orang siswa dan 2 orang pengelola perpustakaan. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Berdasarkan hasil analisis data dapat diketahui bahwa aktivitas belajar siswa mencakup tujuh aktivitas. Pertama, aktivitas visual (visual activities). Aktivitas belajar yang dilakukan membaca buku, majalah, koran, dan informasi/artikel dari internet. Kedua, aktivitas lisan (oral activities). Aktivitas belajar yang dilakukan yaitu diskusi dan kerja kelompok. Ketiga, aktivitas mendengarkan (listening activities). Aktivitas belajar yang dilakukan yaitu diskusi, memperhatikan pembelajaran di perpustakaan. Keempat, aktivitas menulis (writing activities). Aktivitas beajar yang dilakukan yaitu merangkum, membuat karya sastra, dan mencatat. Kelima, aktivitas menggambar (drawing activities). Kegiatan yang dilakukan yaitu menggambar peta, diagram, dan grafik. Keenam, aktivitas mental (mental activities). Kegiatan yang dilakukan menghafal, mengulas buku, memecahkan soal. Ketujuh, aktivitas emosional (emotional activities), kegiatan yang dilakukan mengembangkan rasa ingin tahu, mengembangkan hubungan sosial, melatih berorganisasi, tanggung jawab, disisplin dan juga toleransi. Peran perpustakaan dalam menunjang aktivitas belajar siswa melalui pemberian layanan terbuka, 41 jam seminggu, pemberian fasilitas, dan program-program pembinaan minat baca siswa
Keseragaman Tajuk Subjek pada Koleksi Di Perpustakaan STAIN Kediri
ABSTRAK Puspitasari, Dyla . 2018. Keseragaman Tajuk Subjek pada Koleksi di Perpustakaan STAIN Kediri. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Muakibatul Hasanah, M.pd. (II) Sokhibul Ansor, S.Sos, M.Hum. Kata Kunci: penentuan tajuk subjek , standar acuan, keseragaman tajuk subjek. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan mendeskripsikan proses dalam penentuan tajuk subjek pada koleksi bahan pustaka, mendeskripsikan standar atau acuan (kesesuaian) subjek yang digunakan dalam katalog perpustakaan, dan mendeskripsikan keseragaman dalam penentuan bentuk tajuk subjek di Perpustakaan STAIN Kediri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa deskripsi dari hasil wawancara terkait proses penentuan tajuk subjek dan hasil observasi, dokumentasi, serta tinjau dokumen terkait standar acuan dan keseragaman tajuk subjek di perpustakaan STAIN Kediri. Sumber data dalam penelitian ini yaitu pustakawan perpustakaan STAIN Kediri, OPAC perpustakaan terkait acuan subjek yang digunakan dalam katalog Perpustakaan STAIN Kediri, dan tajuk subjek yang sudah terentri di katalog perpustakaan. Pengambilan sampel menggunakan teknik pusposive sampling yaitu data keseluruhan hanya dipilah sesuai dengan tujuan penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis Miles dan Huberman, yang terdiri dari tiga alur yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan, diperoleh tiga kesimpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, proses dalam penentuan tajuk subjek pada koleksi bahan pustaka di Perpustakaan STAIN Kediri pustakawan sudah menerapkan keempat tahap yaitu: (1) tahap memahami isi, (2) tahap analisis dokumen, (3) tahap peterjemahan, (4) tahap penyajian. Kedua, standar atau acuan (kesesuaian) subjek yang sudah digunakan dalam katalog perpustakaan STAIN Kediri dengan tiga acuan baku yaitu, (1) melalui operating boolean and; (2) melalui operating boolean or; (3) melalui operating boolean not. Ketiga, keseragaman dalam penentuan bentuk tajuk subjek di Perpustakaan STAIN Kediri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tajuk subjek di Perpustakaan STAIN Kediri terdapat 16 tajuk subjek yang tidak seragam. Hal tersebut disebabkan Perpustakaan STAIN Kediri belum ada pengawasan dan penentuan tersendiri mengenai penentuan bentuk tajuk subjek yang akan digunakan pada OPAC (Open Public Access Catalog) perpustakaan. Disarankan kepada pengelola perpustakaan STAIN Kediri untuk membuat Prosedur Operasional Berstandar (POB). Hal tersebut bertujuan agar pustakawan dalam mengelola koleksi di perpustakaan sesuai dengan peraturan yang sudah di tetapkan
PENDAYAGUNAAN PERPUSTAKAAN MELALUI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DALAM MENUMBUHKAN LITERASI SISWA SMKN 1 BLITAR
ABSTRAK Kusumaningrum, Fadhila. 2018. Pendayagunaan Perpustakaan Melalui Pembelajaran Bahasa Indonesia dalam Menumbuhkan Literasi Siswa SMKN 1 Blitar. Skripsi, Program Studi Ilmu Perpustakaan, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Muakibatul Hasanah, M.Pd, (II) Sokhibul Ansor S.Sos, M.Hum, Kata Kunci: pendayagunaan perpustakaan, pembelajaran Bahasa Indonesia, literasi siswa Perpustakaan sekolah adalah salah satu sarana yang dapat menunjang kegiatan pendidikan. Keberadaan perpustakaan sekolah sebagai pusat sumber informasi yang dapat membatu kegiatan proses belajar mengajar di sekolah. Pendayagunaan perpustakaan sekolah melalui pembelajaran diartikan sebagai suatu tindakan dalam mengambil manfaat dari layanan dan informasi yang disediakan perpustakaan. Pendayagunaan perpustakaan sekolah memiliki peranan penting dalam kegiatan literasi di sekolah. Penelitian ini bertujuan mengetahui: (1) gambaran pendayagunaan perpustakaan melalui pembelajaran Bahasa Indonesia, (2) gambaran literasi siswa kelas X di SMKN 1 Blitar, (3) hubungan antara pendayagunaan perpustakaan dengan literasi siswa SMKN 1 Blitar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengambilan sampel untuk angket menggunakan teknik simple random sampling. Sampel pada penelitian ini berjumlah 90 siswa. Data dalam penelitian ini berupa angket dan dokumen. Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa kelas X di SMKN 1 Blitar. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket. Pengumpulan data melalui angket dilakukan dengan cara membagikan angket secara acak kepada siswa kelas X dengan tujuan untuk mengetahui pendayagunaan perpustakaan dan literasi siswa di SMKN 1 Blitar. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif korelasional. Hasil penelitian ini ada tiga yakni, (1) pendayagunaan perpustakaan sekolah melalui pembelajaran Bahasa Indonesia dalam kategori sedang dengan jumlah persentase 71,1,%, (2) literasi siswa SMKN 1 Blitar dalam ketegori sedang dengan persentase 64,4%, (3) hasil analisis korelasi menunjukan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara pendayagunaan perpustakaan sekolah melalui pembelajaran Bahasa Indonesia dengan literasi siswa, dengan nilai korelasi sebesar 0,278 yang berarti memiliki korelasi rendah dengan tingkat sinifikansi 0,008. Berdasarkan hasil penelitian tersebut disimpulkan bahwa, (1) pendayagunaan perpustakaan sekolah melalui pembelajaran Bahasa Indonesia dalam kategori sedang, hal tersebut dikarenakan frekuensi berkunjung siswa rendah, motivasi berkunjung siswa sebagian besar untuk mencari hiburan, siswa memilih mengakses infromasi melalui internet untuk memenuhi kebutuhan informasi siswa yang hal tersebut dapat memberikan kemudahan menyelesaikan suatu masalah seperti tugas sekolah, alasan siswa berkunjung keperpustakaan karena suasana perpustakaan yang nyaman, (2) literasi siswa SMKN 1 Blitar dalam kategori sedang, hal tersebut alokasi membaca siswa membutuhkan waktu 60-30 menit dan siswa mampu membaca satu buku dalam kurun waktu satu minggu, cara untuk mengembangkan kemampuan kebahasaan melalui kegiatan membaca, siswa mengetahui informasi yang seharusnya dibagikan kepada orang lain, pemanfaatan informasi yang sering diakses siswa berupa koleksi fiksi, dan sebagian besar siswa membaca artikel untuk memenuhi kebutuhan informasinya, (3) tidak ada hubungan signifikan antara pendayagunaan perpustakaan sekolah melalui pembelajaran Bahasa Indonesia dengan literasi siswa SMKN 1 Blitar. Saran yang diberikan dalam penelitian ini, yakni (1) terkait dengan informasi dan layanan yang telah disediakan di perpustakaan sekolah, hendaknya pihak guru lebih memaksimalkan pendayagunaan perpustakaan dalam kegiatan pembelajaran sebagai sumber informasi tambahan untuk memenuhi kebutuhan tugas sekolah dengan tujuan untuk memberikan edukasi kepada siwa untuk lebih gemar membaca, yang hal tersebut akan berpengaruh pada kemampuan literasi siswa, (2) keberhasilan suatu lembaga perpustakaan ditentukan oleh kualitas layanan dan fasilitas perpustakaan. Koleksi bahan pustaka merupakan suatu hal yang penting, baik berupa kesesuaian, kelengkapan dan jumlah eksemplar koleksi yang disediakan perpustakaan sekolah. Maka sebaiknya pihak perpustakaan menyediakan koleksi yang dibutuhkan siswa dengan jumlah eksemplar yang lebih banyak untuk memenuhi kebutuhan informasi siswa, (3) perlu adanya kerjasama antara guru bidang studi dan pustakawan untuk meningkatkan pendayagunaan perpustakaan sekolah melalui pembelajaran Bahasa Indonesia agar dapat berdampak pada literasi siswa SMKN 1 Blitar, yang dapat dilakukan melalui kegiatan pembinaan dan pemberian motivasi secara maksimal kepada siswa untuk mendayagunakan layanan dan fasilitas yang disediakan di perpustakaan
Perilaku Penelusuran Informasi Mahasiswa Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang (Studi Pemanfaatan Media Video Online Dengan Pendekatan Uses And Gratification)
ABSTRAK Informasi merupakan hal yang penting dimanfaatkan oleh masyarakat luas demi memenuhi kebutuhannya masing-masing. Untuk memenuhi kebutuhan informasinya, setiap orang akan melakukan penelusuran informasi dengan cara yang dianggap efektif dalam memenuhi kebutuhan akan informasinya. Perilaku penelusuran informasi dapat melalui internet atau secara online. Salah satu bentuk informasi di internet adalah video, karena menampilkan visual dan audio. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku penelusuran informasi melalui media video online oleh mahasiswa Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang dan kebutuhan informasi mahasiswa Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang dengan pendekatan Uses and Gratification melalui media video online. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif berjenis studi deskriptif. Data penelitian berupa hasil analisis mengenai perilaku penelusuran informasi melalui media video online dan kebutuhan informasi dengan pendekatan Uses and Gratification melalui media video online. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket dan wawancara. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data dengan menggunakan angket dan wawancara terstruktur. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan sebagai berikut. Pertama, mahasiswa Fakultas Sastra mampu melakukan penelusuran informasi melalui media video online dengan tahap yang runtut yaitu starting, chaining, browsing, monitoring, differentiating dan extracting. Kedua, mahasiswa mampu memenuhi kebutuhan informasi dengan pendekatan Uses and Gratification mulai dari kebutuhan kognitif, kebutuhan afektif, kebutuhan integrasi pribadi, kebutuhan integrasi sosial dan kebutuhan pelarian
Perilaku Pencarian Informasi Mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan Universitas Negeri Malang dalam Penyusunan Skripsi
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kebutuhan informasi dan perilaku pencarian informasi mahasiswa Ilmu Perpustakaan Prodi Ilmu Perpustakaan Universitas Negeri Malang dalam penyusunan skripsi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa kebutuhan informasi yang memiliki skor tertinggi adalah kualitas informasi (83%), keterbaruan informasi (78%), bentuk informasi (61,5%), dan subjek informasi (49,5%). Sedangkan perilaku pencarian informasi mahasiswa sudah runtut dengan melakukan delapan tahap meliputi, memulai, menghubungkan, merambah, memilah, memantau, merangkum, verifikasi, dan penyelesaian. Kata kunci: kebutuhan informasi, perilaku pencarian informasi, skripsi
PERSEPSI PEMUSTAKA TENTANG DESAIN INTERIOR PADA LAYANAN ANAK DI PERPUSTAKAAN UMUM DAN ARSIP KOTA MALANG
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan persepsi pemustaka tentang desain interior dan media pelengkap sebagai bahan untuk memberikan saran dalam meningkatkan desain interior pada layanan anak di Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang. Sampel pada penelitian ini sebanyak 15 orang ditentukan secara purposive sampling dengan menggunakan penjaringan data sampling jenuh. Hasil dari penelitian ini secara keseluruhan desain interior pada layanan anak Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang sudah sesuai, terdapat masalah pada kondisi kursi yang memerlukan perawatan atau penggantian dan penambahan meja dan kursi pada bagian ruangan yang masih kosong. Kata Kunci: pemustaka, layanan anak, desain interio
UPAYA PEMENUHAN KEBUTUHAN INFORMASI PADA KOMUNITAS AKAR TULI MALANG
Setiap individu memiliki kebutuhan informasi mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, hingga usia lanjut. Hal tersebut terjadi pada siapa saja, tidak terkecuali pada penyandang tunarungu. Ketersediaan informasi untuk penyandang tunarungu sangat terbatas. Hal tersebut dapat dilihat dari koleksi yang tersedia dan fasilitas yang terdapat di jasa penyedia informasi maupun perpustakaan. Kebutuhan informasi mendorong seseorang untuk melakukan pencarian informasi guna memenuhi kebutuhan informasi tersebut. Pencarian informasi adalah salah satu upaya pemenuhan kebutuhan informasi. Pencarian informasi dapat dilakukan dengan beberapa cara, seperti pencarian informasi melalui manusia (bertanya kepada orang lain), dan pencarian informasi melalui dokumen (buku, koran, majalah, dan lain sebagainya). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kebutuhan informasi dan upaya pemenuhan kebutuhan informasi anggota komunitas Akar Tuli Malang. Hal tersebut ditinjau dari faktor yang mendorong kebutuhan informasi anggota komunitas. Faktor tersebut terdiri dari faktor pekerjaan, factor kebudayaan, factor kepribadian, factor tingkat kesadaran akan informasi, factor jenis kelamin, factor usia, factor ketersediaan waktu, factor akses, factor biaya, dan informasi berlebih (overloadinformation). Metode penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan telaah dokumen. Teknik analisis data dilakukan dengan mengolah, membaca seluruh data, kodifikasi, mendeskripsikan informasi berdasarkan tema, menyajikan hasil analisis, dan menginterpretasikan data hasil analisis. Pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan informasi anggota komunitas didorong oleh sepuluh faktor. Upaya pemenuhan kebutuhan informasi anggota komunitas dilakukan dengan dua cara, yakni pencarian informasi melalui manusia atau bertanya kepada orang lain, dan pencarian informasi melalui dokumen