Skripsi Prodi Perpustakaan - Fakultas Sastra
Not a member yet
161 research outputs found
Sort by
Layanan Anak pada Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang
ABSTRAK Dewanthy, Florensia . 2018. Layanan Anak pada Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang. Skripsi. Program Studi Ilmu Perpustakaan, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Kusubakti Andajani, M.Pd., (II) Dwi Novita Ernaningsih, M.Hum Kata Kunci: Perpustakaan Umum, Layanan Anak Perpustakaan umum adalah salah satu pusat sumber belajar bagi semua kalangan masyarakat baik dari kalangan anak-anak hingga kalangan dewasa dengan berbagai layanan yang disediakan. Keberadaan perpustakaan umum sebagai penunjang pendidikan nonformal memberikan manfaat bagi pemustaka dengan menyediakan berbagai layanan, salah satunya ialah layanan anak yang diperuntukkan bagi anak tingkat prasekolah hingga tingkat sekolah dasar. Penelitian ini berkaitan dengan kegiatan pelayanan pada layanan anak di Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penyelenggaraan kegiatan pelayanan anak di Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang, meliputi layanan kunjung berkelompok dan layanan mandiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah pustakawan layanan anak dan pemustaka anak sekolah dasar serta data pendukung dari telaah dokumen. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan telaah dokumen. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu menggunakan wawancara terstruktur. Teknik analisis data dilakukan dengan mengolah, membaca seluruh data, kodifikasi, mendeskripsikan informasi berdasarkan tema, menyajikan hasil penelitian dan menginterpretasikan hasil analisis. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh simpulan hasil penelitian sebagai berikut. Penyelenggaraan dan pelaksanaan layanan anak di Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang memiliki kendala, yakni layanan storytelling belum terlayankan secara rutin, terbatasnya koleksi film pada layanan pemutaran film, layanan permainan edukatif terdapat koleksi permainan yang mengalami kerusakan, kurangnya promosi pada layanan pojok kreativitas anak, keterbatasan dan ketidakaktifan sumber daya manusia di perpustakaan. Meski begitu, pemustaka anak tetap memanfaatkan layanan yang diselenggarakan di Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang. Saran bagi Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang terkait layanan kunjung berkelompok dan layanan mandiri hendaknya menambahkan pustakawan yang kreatif dan inovatif, membuat jadwal seara rutin, dan melakukan promosi terhadap layanan anak
HUBUNGAN KEMAMPUAN LITERASI INFORMASI DENGAN MINAT BACA PESERTA DIDIK DI SMP NEGERI 6 MALANG
ABSTRAK Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui 3 hal, yaitu (1) kemampuan literasi peserta didik, (2) minat baca peserta didik, (3) hubungan kemampuan literasi informasi dengan minat baca peserta didik. Penelitian ini akan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Objek penelitian ini adalah minat baca peserta didik di SMP Negeri 6 Malang, sedangkan populasinya adalah semua peserta didik SMP negeri 6 Malang yang diambil secara acak. Teknik pengambilan sampel adalah probability sampling dengan metode random sampling. Adapun analisis data yang digunakan untuk pengujian hipotesis adalah teknik analisis korelasi product moment pearson. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan yang cukup kuat anatara literasi informasi dengan minat baca. Dengan rincian hasil penelitian berdasarkan pedoman intepretasi koefisien korelasi terdapat hubungan yang signifikasi antara lietrasi informasi dengan minat baca sebesar 0,635 yang termasuk dalam kategori sedang
Analisis Kualitas Website Perpustakaan Universitas Brawijaya Menggunakan Metode Webqual 4.0
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas website Perpustakaan Universitas Brawijaya menggunakan metode WebQual 4.0 dengan menggunakan 3 (tiga) dimensi, kegunaan, kualitas informasi, dan kualitas interaksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan menggunakan teknik probability sampling untuk memilih responden. Responden dalam penelitian, yakni mahasiswa Universitas Brawijaya. Data diperoleh dari penyebaran kuisioner kepada mahasiswa, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas website Perpustakaan Universitas Barawijaya dilihat dari aspek kegunaan masuk dalam kategori cukup dengan persentase rata-rata 61,7 %. Kualitas website Perpustakaan Universitas Barawijaya dilihat dari aspek kualitas informasi masuk dalam kategori cukup dengan persentase rata-rata 63 %. Kualitas website Perpustakaan Universitas Brawijaya dilihat dari aspek kualitas informasi masuk dalam kategori cukup dengan persentase rata-rata 57,4 %. Hal tersebut menunjukkan bahwa website perpustaakaan sudah didesain cukup mementingkan 3 dimensi kualitas website. Kata Kunci: kualitas website, webqual, Perpustakaan Universitas Brawijaya
PERILAKU PENCARIAN INFORMASI MAHASISWA DIFABEL DALAM PENULISAN SKRIPSI PADA PUSAT STUDI DAN LAYANAN DISABILITAS UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG
Putra, Riandika. 2018. Perilaku Pencarian Informasi Mahasiswa Difabel dalam Penulisan Skripsi pada Pusat Studi dan Layanan Disabilitas Universitas Brawijaya Malang. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Djoko Saryono, M.Pd. (II) Drs. Darmono, M.Si Kata Kunci: perilaku pencarian informasi, mahasiswa difabel, penulisan skripsi Informasi adalah kebutuhan vital yang dibutuhkan seseorang. Perkembangan informasi sangat berguna untuk memenuhi kebutuhan informasi seseorang. Informasi yang dibutuhkan seseorang harus relevan dan akurat untuk membantu keluar dari permasalahan yang dihadapi. Latar belakang maupun karakter seseorang yang berbeda mengakibatkan adanya perbedaan perilaku setiap orang dalam melakukan pencarian informasi. Perilaku pencarian informasi dilakukan oleh semua orang, termasuk oleh mahasiswa difabel yang sedang mengerjakan skripsi. Setiap mahasiswa difabel memiliki cara masing-masing untuk memenuhi kebutuhan informasi untuk mengerjakan skripsi. Sumber informasi yang digunakan mahasiswa difabel untuk memenuhi kebutuhan informasi saat mengerjakan skripsi juga beragam. Hambatan informasi yang dialami oleh mahasiswa difabel dalam mengerjakan skripsi juga beragam. Universitas Brawijaya Malang merupakan universitas negeri yang berdedikasi menyediakan pelayanan pendidikan bagi mahasiswa berkebutuhan khusus. Layanan bagi mahasiswa berkebutuhan khusus di Universitas Brawijaya Malang Bernama Pusat Studi Dan Layanan Disabilitas Universitas Brawijaya Malang. Penelitian ini akan membahas tentang perilaku informasi mahasiswa difabel dalam penulisan skripsi pada Pusat Studi dan Layanan Disabilitas Universitas Brawijaya Malang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Data pada penelitian ini didapatkan dengan cara wawancara langsung pada mahasiswa difabel di PSLD UB. Wawancara dilakukan dengan 7 orang mahasiswa difabel tuli pada PSLD UB yang sedang mengerjakan skripsi. Wawancara dengan mahasiswa difabel tuli dibantu oleh volunteer atau pendamping mahasiswa. Peneliti mengajukan pertanyaan ke volunteer, lalu volunteer menyampaikannya ke mahasiswa tuli. Begitu juga dengan jawaban dari mahasiswa tuli, volunteer yang menyampaikan ke peneliti. Untuk mendukung hasil wawancara, peneliti juga melakukan observasi di lingkungan PSLD UB. Peneliti melakukan observasi dengan datang langsung ke PSLD UB selama 31 hari. Peneliti mengamati kegiatan mahasiswa difabel tuli sampai mengamati perlakuan dari lingkungan sekitar pada PSLD UB. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa proses perilaku pencarian informasi mahasiswa difabel pada PSLD UB dalam menyelesaikan skripsi melakukan model perilaku penemuan informasi dengan tahapan starting, chaining, browsing, monitoring, accessing, differentianting, extracting, verifying, networking, dan information managing. Hasil kedua, sumber informasi yang digunakan mahasiswa difabel pada PSLD UB Malang untuk mendapatkan informasi adalah berasal dari manusia, media, dan lembaga informasi. Sumber informasi yang digunakan oleh mahasiswa difabel pada PSLD UB dalam menyelesaikan skripsi adalah menggunakan sumber informasi manusia, media, dan lembaga informasi. Mahasiswa difabel pada PSLD UB lebih cenderung menggunakan sumber informasi yang berasal dari media internet. Hasil ketiga, hambatan pencarian informasi yang dialami oleh mahasiswa difabel dalam penulisan skripsi pada PSLD UB merupakan hambatan dari karakter dari masing-masing individu, hambatan interpersonal dan sosial, dan hambatan dari lingkungan/situasi.
Kompetensi Individu Pustakawan Layanan Sirkulasi di Perpustakaan Perguruan Tinggi Negeri Kota malang
ABSTRAK: Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan mengenai karakteristik dasar kompetensi individu pustakawan layanan sirkulasi di Perpustakaan Perguruan Tinggi Negeri Kota Malang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian yang didapatkan, karaktersitik dasar kompetensi pustkawan layanan sirkulasi di Perpustakaan Perguruan Tinggi Negeri Kota Malang masuk dalam kategori sangat baik dengan sor rata-rata 4,23. Adapun hasil skor rata-rata yang diperoleh dari masing-masing komponen karakteristik adalah sebagai berikut (1) karakteristik watak dengan perolehan skor 4,23 (sangat baik), (2) karakteristik motif dengan perolehan skor 4,23 (sangat baik), (3) karakteristik bawaan dengan perolehan skor 4,20 (sangat baik), (4) karakteristik pengetahuan dengan perolehan skor 4,4 (baik), dan (5) karakteristik keterampilan atau keahlian dengan perolehan skor 4,13 (baik). Kata Kunci: kompetensi individu, kompetensi pustakawan layanan sirkulasi, Perpustakaan Perguruan Tinggi Neger
Kemampuan Literasi Informasi Dengan Minat Baca Peserta Didik di Perpustakaan SMP Negeri 6 Malang
ABSTRAK Darista Yusna Pratiwi. 2018.Hubungan Kemampuan Literasi Informasi Dengan Minat Baca Peserta Didik di Perpustakaan SMP Negeri 6 Malang . Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr.Hj.Titik Harsiati, M.Pd (II) Setiawan S.Sos, M.IP Kata Kunci : literasi informasi, minat baca, sekolah Peserta didik di SMP Negeri 6 Malang telah melaksanakan program Gerakan Literasi Sekolah yang silaksanakan setiap hari jam ke 0 sebelum pelajaran belajar mengajar berlangsung, dengan tujuan meningkatkan kemampuan berliterasi, dengan berliterasi maka peserta didik secara otomatis akan juga mempunyai minat baca yang tinggi. Dalam kegiatan tersebut peserta didik bisa memilih semua jenis bacaan tidak hanya buku pelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kemampuan literasi informasi dengan minat baca di sekolah. Pada institusi pendidikan salah satu pengembangan yang dapat dilakukan adalah dengan menumbuhkan dan meningkatkan minat baca peserta didik sejak dini, semakin meningkatnya minat baca maka peserta didik akan mampu mencari, mengevaluasi dan menggunakan informasi yang dibutuhkan secara efektif. Ditunjang dengan minat baca yang tinggi maka akan menjadi masyarakat yang literat. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui 3 hal, yaitu (1) kemampuan literasi informasi peserta didik, (2) minat baca peserta didik, (3) hubungan kemampuan literasi informasi dengan minat baca peserta didik. Penelitian ini akan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Objek penelitian ini adalah minat baca peserta didik di SMP Negeri 6 Malang, sedangkan populasinya adalah semua peserta didik SMP negeri 6 Malang yang diambil secara acak. Teknik pengambilan sampel adalah probability sampling dengan metode random sampling. Adapun analisis data yang digunakan untuk pengujian hipotesis adalah teknik analisis korelasi product moment pearson. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan yang cukup kuat antara literasi informasi dengan minat baca. Kemampuan Literasi Informasi terdiri dari rata – rata 63,75 dan frekuensi hasil tergolong rendah dengan hasil 55% dari 100%. Minat Baca terdiri dari rata – rata 60,36 dan frekuensi hasil tergolong rendah dengan hasil 46% dari 100%. Dengan rincian hasil penelitian berdasarkan pedoman intepretasi koefisien korelasi terdapat hubungan yang signifikasi antara literasi informasi dengan minat baca sebesar 0,635 yang termasuk dalam kategori kuat. Saran dan penelitian seharusnya sekolah atau pengajar serta pustakawan dapat memanfaatkan program literasi dengan baik yaitu Gerakan Literasi Sekolah, maka dapat meningkatkan minat baca sehingga menjadi masyarakat yang melek akan informasi serta dengan begitu perpustakaan akan menjadi sarana yang sangat berpengaruh di SMP Negeri 6 Malang.
TINGKAT KETERPAKAIAN JURNAL ELEKTRONIK DI UPT PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NEGERI MALANG DALAM TESIS MAHASISWA PASCASARJANA TAHUN 2016
ABSTRAK Firmansyah, Afyudin Tsaqif. 2015. Tingkat Keterpakaian Jurnal Elektronik di UPT Perpustakaan Universitas Negeri Malang dalam Tesis Mahasiswa Pascasarjana Tahun 2016, Sarjana I Ilmu Perpustakaan, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Kusubakti Andajani, M.Pd, (II) Moh. Safii, S.Kom, M.Hum. Kata Kunci : keterpakaian, ketersediaan, jurnal elektronik, perpustakaan perguruan tinggi UPT Perpustakaan UM melanggan sejumlah 6 provider jurnal elektronik sampai tahun 2016 yang terdiri atas 2872 judul jurnal elektronik. Bersarkan keterangan dari Kepala Sub Bagian Tata Usaha UPT Perpustakaan UM, belum pernah dilakukan evaluasi terhadap jurnal elektronik yang telah dilanggan. Dengan demikian, sebagai tindakan evaluasi, dalam kesempatan penulisan skripsi ini, dilakukan penelitian tentang tingkat keterpakaian jurnal elektronik yang dilanggan oleh UPT Perpustakaan UM. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui tingkat keterpakaian dan ketersediaan jurnal elektronik di UPT Perpustakaan UM berdasarkan jumlah rujukan jurnal elektronik dalam tesis mahasiswa pascasarjana UM tahun 2016. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif, artinya penelitian ini menghasilkan data berupa angka-angka dan dipaparkan secara deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah tesis mahasiswa S2 Pascasarjana UM yang telah menyelesaikannya di tahun 2016 dengan jumlah 846 judul tesis. Sampel yang digunakan berjumlah 89 judul tesis yang didapatkan berdasarkan perhitungan rumus slovin. Pengumpulan data dalam penelitian ini dengan cara dokumentasi menggunakan instrumen panduan distribusi frekuensi. Prosedur penelitian ini terdiri atas tiga tahapan, yaitu (1) prapenelitian, (2) pelaksanaan, dan (3) penyelesaian. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, terdapat dua kesimpulan, yaitu pertama, tingkat keterpakaian jurnal elektronik di UPT Perpustakaan UM adalah sebagian kecil (1,71%) yang dimanfaatkan dalam tesis mahasiswa pascasarjana. Kedua, ketersediaan jurnal elektronik berdasarkan rujukan tesis mahasiswa pascasarjana, dari 359 judul, sejumlah 49 judul (15,65%) tersedia dan 310 judul (86,35%) tidak tersedia di UPT Perpustakaan UM. Selain itu, diperoleh temuan bahwa program studi yang paling banyak menyitir adalah program studi S2 Pendidikan Bahasa Inggris. Judul jurnal elektonik yang paling banyak dirujuk dalam tesis mahasiswa pascasarjana adalah Tesol Quarterly namun tidak tersedia di UPT Perpustakaan UM. Jurnal elektronik yang dilanggan UPT Perpustakaan UM dan dirujuk dalam tesis mahasiswa pascasarjana, paling banyak adalah ELT Journal. Berdasarkan hasil kajian, saran yang disampaikan adalah (1) UPT Perpustakaan UM hendaklah lebih selektif dalam melanggankan jurnal elektronik, dan melakukan evaluasi; (2) Civitas akademika sebagai penerima manfaat hendaklah memanfaatkan jurnal elektronik yang telah dilanggankan oleh UPT Perpustakaan UM; dan (3) Setiap program studi hendaklah berkoordianasi dengan UPT Perpustakaan UM mengenai kebutuhan akan jurnal elektronik
Kemampuan Literasi Informasi Pemustaka di Perpustakaan SMK Negeri 4 MalangMenggunakan Information Literacy Standards for Student Learning
Perpustakaan sekolah adalah salah satu sarana yang dapat menunjang kegiatan pendidikan. Keberadaan perpustakaan sekolah sebagai pusat sumber informasi dapat membantu kegiatan proses belajar mengajar di sekolah. Di era perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, pemustaka di perpustakaan SMK Negeri 4 Malang perlu untuk dibekali kemampuan literasi informasi sehingga pemustaka dapat mencari informasi yang relevan dan akurat. Oleh karena itu, perpustakaan perlu mengetahui sejauh mana kemampuan literasi informasi pemustaka sebelum menentukan dan merancang program yang dapat meningkatkan literasi informasi pemustaka. Penelitian ini berkaitan dengan kemampuan literasi informasi pemustaka di perpustakaan SMK Negeri 4 Malang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan literasi informasi pemustaka dalam memanfaatkan informasi di perpustakaan berdasarkan pendekatan standar literasi informasi untuk siswa dalam pembelajaran (information literacy standards for student learning). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif.Penelitian ini dilakukan di Perpustakaan SMK Negeri 4 Malang. Sumber data penelitian ini adalah data primer yang didapatkan dari penyebaran kuesioner dan data sekunder atau data pendukung yang didapatkan dari wawancara informal dengan pustakawan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemustaka di perpustakaan SMK Negeri 4 Malang memiliki kemampuan literasi informasi yang baik dalam memanfaaatkan informasi di perpustakaan dan perpustakaan juga telah menyediakan sumber informasi serta melakukan pelayanan dengan baik kepada pemustaka. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, diperoleh tiga simpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, kategori literasi informasi. Berdasarkan kategori literasi informasi, pemustaka kecenderungan memiliki nilai rata-rata yang baik karena dari delapan sub indikator hanya dua subindikator yang kecenderunganmemiliki nilai rata-rata cukup. Dua subindikator tersebut adalah kemampuan menyusun pertanyaan berdasarkan kebutuhan informasi (3,33), kemampuan menggunakan sumber informasi yang potensial serta strategi yang baik untuk mencari informasi (3,20). Kedua, kategori belajar mandiri. Berdasarkan kategori belajar mandiri, pemustaka kecenderunganmemiliki nilai rata-rata yang baik karena dari empat subindikator, dua subindikator kecenderunganmemiliki nilai rata-rata baik, satu subindikator dengan kecenderungannilai rata-rata sangat baik dan satu subindikator dengan kecenderungannilai rata-rata cukup. Subindikator dengan kecenderungannilai rata-rata cukup adalah kemampuan untuk mencari informasi secara terus menerus dan berkelanjutan dalam berbagai bidang (3,32). Ketiga, kategori tanggung jawab sosial. Berdasarkan kategori tanggung jawab sosial, pemustaka kecenderunganmemiliki nilai rata-rata yang cukup karena dari empatsubindikator,tigasubindikator kecenderunganmemiliki nilai rata-ratacukup, dan satu subindikator kecenderungandengan nilai rata-rata baik. Tigasubindikator kecenderungandengan nilai rata-rata cukup adalah kemampuan dalam mencari informasi dalam berbagai sumber (3,35), kemampuan dalam menghargai hak produk intelektual dan menggunakan teknologi secara bertanggung jawab (3,20), kemampuan dalam memberikan atau membagi pengetahuan yang dimiliki kepada orang lain (2,73)
Identifikasi Sumber-Sumber Miskonsepsi pada Materi Elektrokimia dan Upaya Perbaikan Menggunakan Strategi Konflik Kognitif
ABSTRAK "> Elektrokimia merupakan bagian dari konsep kimia yang bersifat abstrak, sehingga mahasiswa kesulitan dalam memahami konsep. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa materi elektrokimia di sekolah sering menimbulkan miskonsepsi. Mahasiswa yang mengalami miskonsepsi pada salah satu konsep kimia maka seterusnya akan mengalami miskonsepsi karena materi kimia saling berhubungan. Untuk itu diperlukan upaya untuk mengatasi miskonsepsi yaitu dengan identifikasi sumber-sumber miskonsepsi yang dijadikan acuan perbaikan konsep salah mahasiswa. Perbaikan konsep menggunakan teori perubahan konsep. Salah satu model pembelajaran perubahan konsep yaitu pembelajaran dengan strategi konflik kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan miskonsepsi mahasiswa, sumbersumber miskonsepsi, dan perubahan konsep setelah adanya pembelajaran konflik kognitif. Desain penelitian yakni pra-eksperimental one group pretest-posttest yang digunakan untuk mengetahui keefektifan strategi pembelajaran konflik kognitif guna mengurangi kesalahan konsep pada mahasiswa. Sampel penelitian yaitu mahasiswa Universitas Negeri Malang semester 3 yang mengambil matakuliah Kimia Fisik I sebanyak dua kelas (55 mahasiswa). Kedua kelas diberi soal untuk mendeteksi miskonsepsi. Pada mahasiswa yang sama dilakukan pretest, perlakuan, dan posttest di semester 4. Instrumen pengukuran berupa pedoman wawancara dan tes diagnostik two-tier sebanyak 30 soal dengan reliabilitas 0,833. Soal ini digunakan pada pretest, posttest dan tes ulang. Peneliti mewawancarai 10 responden yang dipilih secara purposive sampling untuk mengetahui sumber-sumber miskonsepsi. Pengujian hipotesis penelitian menggunakan uji-t dibantu program SPSS 25 for windows dengan tingkat kepercayaan 95% ( . Hasil penelitian menunjukkan miskonsepsi yang terbesar yang dialami mahasiswa saat pretest yaitu mahasiswa menganggap proses serah terima elektron pada sel volta terjadi di kabel dan jembatan garam (52,73%) dan HCl terurai dalam elektrolisis menjadi ion H+ dan ion Cl‾ kemudian bergabung menjadi H2 dan Cl2 (21,82%). Miskonsepsi tertinggi pada hasil posttest yaitu mahasiswa menganggap proses serah terima elektron pada sel volta terjadi di kabel dan jembatan garam (7,27%) serta anoda dan katoda pada sel volta ditentukan dengan melihat perbandingan Eo reaksi dan harga potensial reduksi elektroda menunjukkan kecenderungan reaksi yang akan terjadi pada elektroda tersebut (7,27%). Perbaikan menggunakan pembelajaran remedial dengan strategi konflik kognitif dapat mengeliminasi miskonsepsi pada konsep aliran ion pada sel elektrolisis, prinsip kerja sel elekttrolisis, aliran elektron pada sel volta, aliran ion pada sel volta, elektrolisis lelehan elektrolit berdasarkan hasil post test. Perbaikan konsep mahasiswa dibuktikan dengan adanya perbedaan yang signifikan hasil uji-t pretest dan posttest. Keefektifan pembelajaran konflik kognitif ditunjukkan tidak adanya perbedaan dengan uji-t posttest dan tes ulang, sehingga pembelajaran dengan strategi konflik kognitif efektif vii mempertahankan retensi pemahaman konsep mahasiswa. Sumber-sumber yang menyebabkan miskonsepsi pada materi elektrokimia yaitu buku, youtube dan pengaja
Kebutuhan Informasi dan Upaya Pemenuhan Kebutuhan Informasi pada Komunitas Akar Tuli
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kebutuhan informasi dan upaya pemenuhan kebutuhan informasi anggota komunitas Akar Tuli Malang. Hal tersebut ditinjau dari faktor yang mendorong kebutuhan informasi anggota komunitas. Metode penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan informasi anggota komunitas didorong oleh sepuluh faktor. Selain sepuluh faktor tersebut, kebutuhan informasi anggota komunitas juga dipengaruhi oleh isi informasi yang disertai dengan gambar untuk memudahkan mereka dalam menerjemahkan, dan memahami informasi yang diperoleh. Upaya pemenuhan kebutuhan informasi anggota komunitas dilakukan dengan beberapa cara, yakni pencarian informasi melalui manusia atau bertanya kepada orang lain, pencarian informasi melalui dokumen, pencarian informasi melalui gawai atau secara online, dan membaca bibir lawan bicara