Skripsi Prodi Perpustakaan - Fakultas Sastra
Not a member yet
161 research outputs found
Sort by
Proses Metakognisi Siswa dalam Penalaran Aljabar Berdasarkan Taksonomi SOLO
ABSTRACT Tampi, Wasti. 2016. Proses Metakognisi Siswa dalam Penalaran Aljabar Berdasarkan Taksonomi SOLO. Tesis, Program Studi Pendidikan Matematika, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Subanji, S.Pd, M.Si., (II) Dr. Sisworo, S.Pd, M.Si.Kata Kunci: penalaran aljabar, pemecahan masalah, metakognisi, taksonomi SOLO. Kemampuan penalaran dan pemecahan masalah memiliki peran penting dalam keberhasilan pembelajaran matematika. Salah satu kemampuan penalaran yang penting untuk dikembangkan adalah penalaran aljabar (algebraic reasoning). Kemampuan penalaran aljabar siswa kelas X dapat timbul ketika difasilitasi dengan pemberian masalah aljabar. Berdasarkan respons siswa terhadap masalah aljabar tersebut, salah satu metode yang efektif untuk menginterpretasikannya yaitu menggunakan taksonomi SOLO (Structure of the Observed Learning Outcome). Taksonomi SOLO digunakan untuk mengklasifikasikan penalaran aljabar siswa ke dalam empat level yaitu unistruktural, multistruktural, relasional, dan extended abstract. Untuk menganalisis lebih lanjut proses penalaran aljabar siswa kelas X dalam memecahkan masalah disetiap level taksonomi SOLO tersebut, akan dideskripsikan poses berpikir siswa yang terjadi pada saat itu. Salah satu proses berpikir dalam pemecahan masalah adalah proses metakognitif. Dalam konteks pemecahan masalah, metakognitif diidentifikasi sebagai metacognitive awareness, evaluating, dan regulating. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses metakognitif siswa dalam penalaran aljabar berdasarkan taksonomi SOLO saat memecahkan masalah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian yaitu 6 siswa kelas X yang terdiri dari, 2 siswa pada level unistruktural dan multistruktural, 1 siswa pada level relasional dan extended abstract. Data penelitian diperoleh melalui lembar tes pemecahan masalah, wawancara, dan rekaman audio. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik model alir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses metakognisi yang terjadi di setiap level adalah: (1) level unistruktural, proses metacognitive awareness terjadi saat siswa memikirkan apa yang diketahui terkait dengan masalah aljabar yang berikan. Proses metacognitive evaluating terjadi ketika siswa memikirkan untuk mengecek kembali jawabannya. Proses metacognitive regulating terjadi ketika siswa memilih strategi yang tepat dalam memecahkan masalah; (2) level multistruktural, proses metacognitive awarenes terjadi ketika siswa mampu melihat pola yang diberikan sebagai proses terurut. Proses metacognitive evaluating terjadi ketika siswa mencocokkan hasil yang diperoleh dengan dua metode yang berbeda. Proses metacognitive regulating terjadi saat siswa merumuskan suatu cara sederhana untuk menghitung beberapa kasus tertentu dan mewakili data dalam tabel; (3) level relasional, proses metacognitive awarenes terjadi ketika siswa mampu melihat pola yang diberikan sebagai proses terurut dan memahami peran variabel sebagai bilangan umum. Proses metacognitive evaluating terjadi ketika siswa menguji hasil pemecahan masalah yang diperoleh, dengan menerapkan rumusan tersebut pada masalah yang terkait. Proses metacognitive regulating terjadi saat siswa menggunakan strategi rumus pola bilangan untuk memecahkan masalah; dan (4) level extended abstract, proses metacognitive awarenes terjadi ketika siswa mampu melihat hubungan atar data, memahami peran variabel sebagai bilangan umum, menarik kesimpulan dan menerapkannya pada situasi yang baru. Proses metacognitive evaluating terjadi ketika siswa memikirkan kembali keefektifan strategi yang dipilih dan mengasesmen hasil yang diperoleh. Proses metacognitive regulating terjadi saat siswa membuat pola baru dan mencari persamaan umum dari pola tersebut dengan rumus pola bilangan
Struktur gerak tari kebar malang desa jatiguwi kecamatan sumberpucung kabupaten malang
ABSTRACT Prima, Empiri Tahya. 2016. Struktur Gerak Tari Kebar Malang Desa Jatiguwi Kecamatan Sumber Pucung Kabupaten Malang. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dra. Ninik Harini, M.Sn, II (2) Tri Wahyuningtyas, S.Pd, M.Si. Kata Kunci: Struktur gerak , Tari Kebar Malang, Kabupaten Malang. Tari Kebar Malang adalah salah satu tari kreasi baru yang berkembang di Desa Jatiguwi Kecamatan Sumber Pucung Kabupaten Malang. Gerak-gerak tari ini diambil dari pola-pola gerak tari Malang khususnya pada gerak nggendewan yang selalu ada pada tari Kebar Malang. Tari Kebar Malang menceritakan karakter Ken Dedes, yang diilhami dari pola-pola gerak tari topeng Malang. Berkaitan dengan itu, maka diperlukan pembahasan mengenai struktur gerak tari Kebar Malang. Mengenai struktur gerak yang menarik terdapat pada ragam gerak inti yaitu gerak nggendewan.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur gerak tari kebar Malang desa Jatiguwi kecamatan Sumber Pucung Kabupaten Malang yang meliputi unsur gerak, motif gerak, dan ragam gerak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif serta menggunakan jenis penelitian deskriptif. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tahap analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian tentang struktur gerak tari Kebar Malang di desa Jatiguwi kecamatan Sumberpucung kabupaten Malang, yaitu unsur gerak kepala terdiri dari 3 (tiga), yaitu sendal pancing, gobesan, tolehan. unsur gerak badan terdiri dari 1 (satu), yaitu mendhak. Unsur gerak tangan terdiri dari 3 (tiga), yaitu ngrayung, sekar suwun, ngithing. Unsur gerak kaki terdiri dari 4 (empat), yaitu tanjak putri, gejug, gedrug, sirig putri. Kedua, motif gerak dibedakan menjadi dua yaitu motif statis dan motif dinamis. Motif statis terdiri dari 2 (dua), yaitu lur gadung dan sembahan. Motif dinamis terdiri dari 25 (dua puluh lima), yaitu dari singget mengkal, ngerap, labas lombo, kosekan, ngombak, solah 1, ilo-ilo, ngrawit sekar suwun, ceklekan, ngancapan, kebyokan jujut, gejugan, kebyokan, solah 2, solah 3, solah 4, solah 5, kepatan sekar suwun, gendewan, gejug kebyok, labas, trisik, bumi langit, sirig, dan lawung.Ketiga, ragam gerak dibedakan menjadi 4 (empat), yaitu ragam gerak pembuka terdiri dari 18 (delapan belas) yaitu ngerap, labas lombo, kosekan, ngombak, solah 1, ilo-ilo, ngrawit sekar suwun, ceklekan, ngancapan, kebyokan jujut, lur gadung, gejugan, kebyokan, solah 2, solah 3, solah 4, solah 5, dan kepatan sekar suwun. Ragam gerak inti terdiri dari 2 (dua) yaitu sembahan dan nggendewan. Ragam gerak penutup terdiri dari 5 (lima) yaitu gejug kebyok, labas, trisik, bumi langit, sirig, lawung. Ragam gerak penghubung terdiri dari 2 (dua), yaitu singget mengkal dan singget. Berdasarkan dari penelitian ini, diharapkan adanya penelitian yang lebih lanjut untuk menyempurnakan hasil penelitian ini, khususnya penelitian tentang nilai-nilai simbolik pada gerak tari Kebar Malang desa Jatiguw
PERANCANGAN BUKU CERITA BERGAMBAR MELALUI PENOKOHAN KARAKTER KESENIAN BESUTAN SEBAGAI SARANA PELESTARIAN BUDAYA LOKAL
ABSTRAK Marsetyani, Deninta Dwi 2016. Perancangan Buku Cerita Bergambar Melalui Penokohan Karakter Kesenian Besutan Sebagai Sarana Pelestarian Budaya Lokal. Skripsi. Program Studi Desain Komunikasi Visual. Jurusan Seni Dan Desain. Fakultas Sastra. Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I)Drs. Didiek Rahmanadji , M.Pd. (II) Moch. Abdul Rohman, S.Sn, M.Sn. Kata Kunci : Perancangan,Cerita Bergambar, Besutan, Budaya Lokal. Budaya Lokal mencerminkan tindak perilaku dan kepercayaan masyarakat. Di Jombang terdapat Kesenian Besut yang merupakan pengembangan Kesenian Lerok dan cikal bakal Ludruk. Ludruk Besutan menampilkan empat tokoh panggung, yakni Besut, Paman Jamino (Paman Ganda)/Manganda, Asmunah/Rusmini, dan Sumogamabar.Banyaknya nilai-nilai luhur yang terkandung dalam cerita Kesenian Besutan ini harus dilestarikan dan perlu diperkenalkan serta diketahui. Banyaknya generasi muda yang belum mengenal Kesenian Besutan Oleh sebab itu perlu dirancangnya media yang memperkenalkan Kesenian Besutan. Adapun tujuan untuk melestarikan Kesenian Besutan sebagai warisan buaya lokal dapat dikenal dan dilestarikan. Model perancangan yang digunakan adalah model perancangan dari Bruce Archer. Pengumpulan data dilakukan dengan cara melaukaan wawancara, kajian pustaka, dokumentasi menghasilkan data yang dibutuhkan untuk perancangan buku cerita bergambar. Media pendukung lain yang diperlukan untuk memaksimalkan daya tarik budaya lokal adalah poster, brosur, flyer, dan mini x-banner
Peningkatan Kemampuan Menggambar Ilustrasi Manusia Melalui Metode Mencontoh Komik Pada Siswa Kelas VIII A SMP Negeri 2 Grati Tahun Pelajaran 2016/2017 Kabupaten Pasuruan
Pembuatan gambar illustrasi tidaklah mudah karena kita dituntut untuk pandai-pandai membuat suatu narasi dan terlebih lagi bila diwujudkan dalam bentuk gambar yang bercerita . Hal semacam ini juga dialami sebagaian anak-anak didunia pendidikan setingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada materi pelajaran Seni Budaya Kelas 8 Semester gasal kurikulum KTSP yang menuntut siswa untuk dapat membuat gambar illustrasi. Pembelajaran menggambar ilustrasi buku cerita di kelas VIII A SMP Negeri 2 Grati Tahun pelajaran 2016/2017 Kabupaten Pasuruan menunjukan hasil yang kurang memuaskan,hal ini dikarenakan adanya beberapa faktor diantaranya, (1) siswa kurang menguasai tentang menggambar bentuk obyek manusia (2) siswa kurang memahami tentang proporsi, komposisi, keseimbangan, irama, serta unsur yang terkandung dalam seni rupa. Dengan penerapan metode Mencontoh Komik diharapkan dapat meningkatkan kemampuan menggambar ilustrasi manusia. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan menggambar ilustrasi manusia pada siswa kelas VIII A SMP Negeri 2 Grati Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini dilakukan dalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK). PTK ini dilakukan dalam dua siklus. Pada setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan. Data penelitian diperoleh melalui tehnik observasi, angket, dan penilaian hasil karya. Analisis data kualitatif dilakukan melalui tiga tahap, reduksi data, paparan data, dan penyimpulan hasil analisis. Dari data yang diperoleh didapatkan fakta sebagaim berikut; (1) rata rata hasil belajar siswa meningkat dari 68,6% sebelum tindakan, menjadi 76,6% pada siklus I, dan 82,3% pada siklus II, (2) ketuntasan hasil belajar siswa meningkat dari 25% (10 dari 40 siswa tuntas) sebelum tindakan, menjadi 75% pada siklus I, dan 100% pada siklus II, (3) Kinerja siswa naik dari 71,4% pada siklus I menjadi 77,5% pada siklus II, (3) Minat belajar siswa naik dari 76,05% pada siklus I menjadi 86,1% pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data tersebut didapatkan kesimpulan bahwa penerapan pembelajaran dengan metode mencontoh komik dapat meningkatkan kemampuan menggambar ilustrasi manusia pada siswa kelas VIII A SMPNegeri 2 Grati Tahun Pelajaran 2016/2017 Kabupaten Pasuruan
Korelasi Keragaman Koleksi Perpustakaan terhadap Minat Baca Siswa Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak SMK Negeri 6 Malang
Menumbuhkan minat membaca merupakan salah satu langkah untuk menciptakan siswa yang gemar membaca. Minat baca perlu ditumbuhkan sedini mungkin agar lebih mudah menumbuhkan membaca sebagai kebiasaan, dengan menjadikan membaca sebagai kebiasaan maka akan tercipta budaya baca.Selain harus dilakukan secara terus-menerus, juga diperlukan ketersediaan dan keragaman bahan bacaan, yang memadai, jumlah, jenis, dan mutunya, serta kontinyuitasnya/ kelangsungannya secara memadai. Tidak dapat dipungkiri dengan adanya koleksi maka minat baca dapat bertambah. Koleksiperpustakaanadalahkeseluruhanbahanpustaka yang dikumpulkanataudihimpunolehperpustakaan, dengan tujuan untuk disajikan kepada para pemakai. Keragaman koleksi perpustakaan sekolah meliputi: (a) buku (bukuteks, buku penunjang kurikulum, buku bacaan, buku referensi dan buku biografi); (b) terbitan berkala (majalah, suratkabar); (c) audio visual; (d) layanan teknologi informasi dan komunikasi.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keragaman koleksi yang terdapat di Perpustakaan SMK Negeri 6 Malang, mendeskripsikan minat baca siswa Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak SMK Negeri 6 Malang, dan korelasi keragaman koleksi perpustakaan terhadap minat baca siswa jurusan Rekayasa Perangkat Lunak SMK Negeri 6 Malang.Rancangan penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini sebesar 469 siswa dengan jumlah sampel sebesar 51 siswa dengn teknik pengambilan sampel yaitu proposional sampling. Skala pengukuran menggunakan skala guttmandengan alternatif jawaban 0 dan 1. Uji validitas instrumen penelitian ini menggunakan product moment yang hasilnya yaitu valid, dan uji reliabilitasnya menggunakan rumus alpha cronbach yang hasilnya yaitu reliabel dengan nilai alpha sebesar 0,789. Penelitian ini menggunakan analisis data deskriptif dan uji regresi linear sederhana.Simpulan dari penelitian ini yaitu, berdasarkan hasil pembahasan dan analisis data terhadap 51 responden, maka diperoleh keragaman koleksi di perpustakaan SMK Negeri 6 malang dan masuk dalam kategori tinggi. Hal ini dibuktikan dengan terdapat beragaman jenis koleksi perpustakaan seperti buku teks, buku penunjang kurikulum, novel, puisi, cerpen, biografi, ensiklopedia, surat kabar, majalah, koleksi audio visual, dan layanan teknologi informasi. Minat baca siswa jurusan Rekayasa Perangkat Lunak SMK Negeri 6 malang termasuk dalam kategori tinggi.Hal ini dibuktikan dengan tingginya peminjaman koleksi oleh siswa jurusan Rekayasa Perangkat Lunak SMK Negeri 6 Malang.Berdasarkananalisistentangkorelasikeragamankoleksi di perpustakaan dengan minat baca siswa Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak SMK Negeri 6 Malang, dengan menggunakan analisis regresi linear sederhana diperoleh nilai yang tinggi.Sehingga dapat disimpulakan bahwa ada korelasi dan pengaruh antara keragaman koleksi terhadap minat baca siswa jurusan Rekayasa Perangkat Lunak SMK Negeri 6 Malang. Saran yang diberikan penulis yaitu,untuk menambah keragaman koleksi, Perpustakaan SMK Negeri 6 Malang yang merupakan penyedia layanan sertabahan pustaka seharusnya menambah bahan pustaka terutama koleksi karya sastra, majalah dan koran, serta koleksi penunjang kurikulum.Dalam meningkatkan minat baca, perpustakaan harus bias memberikan layanan yang membuat siswa nyaman dan betah di perpustakaan.Perpustakaan bekerja sama dengan guru untuk mengadakan rombongan belajar di perpustkaan dan pustakawan juga mengenalkan koleksi yang ada di perpustakaan.Dengan adanya hubungan keragaman koleksi terhadap minat baca siswa Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak SMK Negeri 6 Malang, perpustakaan sebaiknya menambah koleksinya untuk menumbuhkan minat baca pada siswanya
Penggunaan Koleksi Buku, E-Journal, dan OPAC oleh Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia di Perpustakaan Universitas Negeri Malang
ABSTRAK Juvitasari, Prisca Budi. 2015. Penggunaan Koleksi Buku, E-Journal, dan OPAC oleh Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia di Perpustakaan Universitas Negeri Malang. Skripsi, Program Studi S1 Ilmu Perpustakaan, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Yuni Pratiwi, M.Pd, (II) Drs. Dwi Sugianto, M.Pd Kata kunci: penggunaan koleksi buku, penggunaan koleksi e-journal, penggunaan OPAC Perpustakaan mempunyai peran yang sangat penting dalam dunia pendidikan. Dengan adanya perpustakaan mahasiswa bisa mendapatkan berbagai macam informasi yang dibutuhkan untuk menunjang kegiatan akademik. Salah satunya dengan menggunaan koleksi buku dan e-journal yang digunakan oleh mahasiswa untuk menambah pengetahuan, sebagai bahan referensi penunjang perkuliahan dan juga membantu menyelesaikan tugas. Sarana penelusuran yang digunakan untuk mencari koleksi buku dan e-journal yang ada di perpustakaan adalah OPAC. Tujuan dari penulisan ini meliputi: (1) mendeskripsikan bagaimana penggunaan koleksi buku oleh mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia; (2) mendeskripsikan bagaimana penggunaan koleksi e-journal oleh mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia; (3) mendeskripsikan bagaimana penggunaan OPAC oleh mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia Angkatan 2013. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik penentuan sampel secara kebetulan (accidental sampling). Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 90 mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara. Hasil analisis data yang diperoleh, dapat diketahui bahwa penggunaan koleksi buku di perpustakaan yaitu: (1) tujuan mahasiswa menggunakan koleksi buku di perpustakaan, diantaranya sebagai bahan referensi suatu penelitian, untuk menunjang pemahaman materi yang disampaikan oleh dosen, untuk menyelesaikan tugas-tugas perseorangan/kelompok, sebagai bahan referensi untuk menyiapkan diri mengikuti ujian, untuk menambah wawasan, karena tidak mampu membeli buku untuk menunjang kegiatan perkuliahan, dan sebagai sarana rekreasi; (2) kendala dalam menggunakan koleksi buku, diantaranya keterbatasan jumlah koleksi yang ada, persediaan koleksi buku di perpustakaan masih kurang terutama mengenai bahasa dan sastra, kurangnya perawatan koleksi buku sehingga banyak halaman buku yang hilang/sobek dan penempatan buku di rak yang tidak teratur dan tidak sesuai dengan kode buku; (3) pemecahan keterbatasan koleksi buku di perpustakaan, diantaranya mencari buku di perpustakaan lain seperti perpustakaan kota, perpustakaan fakultas atau perpustakaan Universitas lain, mencari ditoko buku seperti gramedia, togamas atau wilis, meminjam teman/kakak tingkat yang mempunyai buku tersebut dan mencari materi buku atau e-journal di internet dalam bentuk pdf. Penggunaan koleksi e-journal di perpustakaan yaitu: (1) tujuan mahasiswa menggunakan koleksi e-journal, diantaranya untuk mencari rujukan dan referensi tambahan, untuk mengerjakan tugas-tugas perseorangan/kelompok, untuk menunjang pemahaman materi yang disampaikan oleh dosen, untuk mencari teori/materi yang tidak ada dibuku dan untuk menambah pengetahuan; (2) kendala dalam menggunakan koleksi e-journal, diantaranya kurang beragamnya koleksi e-journal terutama mengenai bahasa dan sastra Indonesia, beberapa file e-journal ada yang tidak bisa dibuka, dan isi dari koleksi e-journal berbeda dengan kata kunci yang ada. Penggunaan OPAC di perpustakaan yaitu: (1) tujuan mahasiswa menggunakan sarana penelusuran OPAC, diantaranya sebagai sarana untuk mencari koleksi buku, untuk mencari e-journal dan untuk mencari skripsi; (2) kendala dalam menggunakan OPAC diantaranya informasi ketersediaan koleksi yang ada di OPAC tidak sama dengan yang ada di rak buku, ketika melakukan penelusuran menggunakan kategori bebas tidak menemukan hasil yang sesuai, pencarian koleksi buku sering tidak ditemukan sesuai dengan kode yang ada di OPAC dan kurangnya unit komputer untuk OPAC sehingga mahasiswa harus antri terlebih dahulu; (3) pemecahan ketidaksesuaian antara OPAC dan rak buku, diantaranya mencari buku referensi lain terkait dengan materi yang dibutuhkan, mencari satu persatu buku yang ada di rak dan melihat daftar isinya, bertanya kepada petugas perpustakaan untuk menelusur letak buku tersebut, dan mencari koleksi buku dimeja/rak buku-buku yang sudah dibaca; (4) pemecahan keterbatasan koleksi buku di OPAC, diantaranya mencari dengan keyword lain atau dengan keyword nama pengarang di OPAC, langsung mencari ke rak buku, mencari materi yang dibutuhkan di ¬e-journal, bertanya kepada petugas perpustakaan atau mencari materi di internet. ABSTRACT Juvitasari, Prisca Budi. 2015. The Use of Book Collections, E-Journal, and OPAC in the Library by the Students of Universitas Negeri Malang Majoring Indonesian Literature. Skripsi, Program Studi S1 Ilmu Perpustakaan, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Yuni Pratiwi, M.Pd, (II) Drs. Dwi Sugianto, M.Pd Keywords: use of collection of books, use of collection of e-journal, use of OPAC Libraries have a very important role in education. With the library, college students can get a wide range of information needed to support the academic activities. One of them with the use of a collection of books and e-journal are used by college students to gain knowledge, as reference material to support lectures and also help complete the assignments. Searching facility which is used to search a collection of books and e-journal in the library is OPAC. The purpose of this study include: (1) describes how to use a collection of books by college students of the Majoring Indonesian Literature; (2) describes how to use a collection of e-journal by college students of the Majoring Indonesian Literature; (3) describes how to use of OPAC by college students of the Majoring Indonesian Literature. This research uses a quantitative of research design. The population in this study were all generation in 2013 college students of the Majoring Indonesian Literature. The sampling technique is done by using a technique of determining accidental sampling. The samples used in this study were 90 college students from the Majoring Indonesian Literature. The technique of collecting data using questionnaires and interviews. The results of the analysis of the data obtained, it can be seen that the use of collection of books in the library is: (1) purpose college students use of collection of book in the library, such as a reference to a study, to support understanding of the material presented by the lecturers, to complete assignments individual/group, as reference material to prepare for exams, to increase knowledge, because it can not afford to buy books to support learning activities, and as a means of recreation; (2) constraints in using a collection of books, such as the limited number of existing collections, inventory book collection still lacking, especially regarding language and literature, lack of maintenance of books so many pages missing/torn and the placement of books on shelves irregular and not in accordance with the book code; (3) solving limitations of book collection in the library, such as searching for books in other libraries such as the town library, library faculty or other university libraries, looking at bookstores such as gramedia, togamas or wilis, borrow friend who has of the book and searching for material book or e-journal on the internet as a pdf. The use of collection of e-journal in the library is: (1) purpose college students use of collection of e-journal in the library, such as to look for references and additional references, to complete assignments individual/group, to support understanding of the material presented by the lecturers, to look for a theory / materials are nothing in the book and a reference to a study; (2) constraints in using a collection of e-journal, such as lack of diversity in the collection e-journal, especially regarding the Indonesian language and literature, some e-journal files that can not be opened, and the contents of the e-journal collection is different from existing keywords. The use of OPAC in the library is: (1) purpose college students use of collection of e-journal in the library, such as a means to find a collection of books, to search e-journal and to look for skripsi; (2) constraints in using OPAC, such as availability information collections of the OPAC is not the same as the one on the bookshelf, when performing a search using the free category could not find the corresponding results, search the book collection is not often found in accordance with the existing code in the OPAC and lack of computers for OPAC so that college students have to queue; (3) solving the mismatch between OPAC and the bookshelf, such as look for other reference books related to the materials needed, look for one by one book on the shelf and look at the list of contents, ask the librarian to discover the location of the book, and Looking for a collection of books on a table/shelf of books that already read; (4) solving limitations of a collection of books in the OPAC, such as search by another keyword by keyword or author name in OPAC, directly looking at the bookshelf, look for materials needed in e-journal, ask the librarian or search for material on the Internet
Penerapan Metode Make A Match Untuk Meningkatkan Motivasi Dan Hasil Belajar Pemahaman Tari Kreasi Kelas VIII-F SMP Negeri 10 Madiun
Putri, Novia Rindyana Alvionita Sari. 2016. Penerapan Metode Make A Match untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Pemahaman Tari Kreasi di Kelas VIII-F SMP Negeri 10 Madiun. Skripsi. Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Iriaji, M. Pd, (2) Wida Rahayuningtyas, S. Pd, M. Pd.Kata Kunci: Hasil Belajar, Motivasi Belajar, Metode Make A Match, Tari KreasiBerdasarkan hasil observasi pada pembelajaran Seni Budaya bidang Studi Seni Tari kelas VIII-F SMP Negeri 10 Madiun, diketahui bahwa pemahaman belajar materi tari kreasi masih dibawah SKM (75), dan motivasi belajar siswa masih rendah, karena tidak adanya variasi metode dari guru sehingga membuat siswa jenuh dan tidak memperhatikan ketika pelajaran berlangsung. Penerapan Metode Make A Match dirasa mampu untuk memecahkan masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan (1) Peningkatan motivasi belajar siswa dengan penerapan Metode Make A Match kelas VIII-F SMP Negeri 10 Madiun, (2) Peningkatan hasil belajar siswa dengan penerapan Metode Make A Match kelas VIII-F SMP Negeri 10 Madiun.Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanankan dalam 2 siklus tindakan, dengan jumlah 30 siswa. Pelaksanaan PTK meliputi empat tahap yaitu (1) Planning, (2) Acting, (3) Observing, (4) Reflecting. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, angket, tes, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi analisis data kuantitatif deskriptif dan di dukung data kualitatif. Dalam penelitian tindakan kelas ini, peneliti terlibat langsung pada proses penelitian dari awal hingga berakhirnya penelitian dan pelaporan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi dan hasil belajar mengalami peningkatan. Hal ini dapat dilihat dari presentase ketercapaian motivasi belajar pada siklus I dengan presentase 63,6% dan meningkat menjadi 80,5% pada siklus II. Peningkatan motivasi belajar siklus 1 ke siklus II sebesar 26,9%. Hasil belajar siswa menunjukkan peningkatan dari presentase nilai rata-rata tes akhir setiap siklus yaitu dari siklus I ke siklus II masing-masing dengan presentase 40% siswa yang tuntas dengan jumlah 12 siswa dan meningkat dengan presentase 76,7% siswa yang tuntas dengan jumlah 23 siswa.Peningkatan hasil belajar siklus I ke siklus II sebesar 36,2%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan Metode Make A Match dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa pada materi tari kreasi. Berdasarkan hasil penelitian ini, Penerapan Metode Make A Match dapat dijadikan alternatif pertimbangan dalam penggunaan variasi metode pembelajaran
Pemanfaatan Koleksi buku Di Perpustakaan Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang
ABSTRAK Sari, Ellyna Novita. 2016. Pemanfaatan Koleksi Buku di Perpustakaan Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia Program Studi S1 Perpustakaan. Pembimbing I: Dr. Muakibatul Hasanah, M.Pd. Pembimbing II: Andi Asari, S.IP., S.Kom.,MA Kata kunci: pemanfaatan, koleksi buku Koleksi buku merupakan salah satu komponen utama yang ada di perpustakaan, khususnya di perpustakaan perguruan tinggi. Sivitas akademika memanfaatkan perpustakaan dengan mencari informasi yang dibutuhkan baik itu untuk mengerjakan tugas dari dosen, menyusun penelitian atau karya tulis ilmiah maupun digunakan untuk mengisi waktu luang dan hiburan. Tujuan dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan kegiatan pemanfaatan koleksi buku oleh sivitas akademika dan mengetahui faktor penghambat dan pendukung pemanfaatan koleksi buku di Perpustakaan Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan mengangkat fakta, keadaan, variabel, dan fenomena-fenomenanya yang terjadi saat ini dan menyajikannya apa adanya. Populasi penelitian adalah semua anggota perpustakaan meliputi: dosen, staff atau karyawan, dan mahasiswa yang mengunjungi perpustakaan Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang pada Maret 2015 hingga Agustus 2015 sebanyak 4899 pengunjung perpustakaan. Jika dirata-rata jumlah pengunjung perbulan sebanyak 817 pengguna perpustakaan. Sampel di dalam penelitian ini adalah 42 responden. Teknik pengumpalan data berupa observasi, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh sebagai berikut. Pertama, kegiatan pemanfaatan koleksi buku oleh sivitas akademika di Perpustakaan Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang berupa kegiatan berkunjung, membaca, memfotokopi, mencatat, dan meminjam. Tujuan pemanfaatan koleksi buku oleh sivitas akademika di Perpustakaan Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang diantaranya untuk memperluas pengetahuan atau informasi baru, sedangkan tujuan pemanfataan yang lain yakni untuk mengerjakan tugas atau penelitian, hiburan/mengisi waktu luang. Hasil pengukuran yang diperoleh setengah (50%) dari tujuan pemanfaatan koleksi buku oleh sivitas akademika adalah untuk memperluas pengetahuan/informasi baru. Kedua, faktor pendukung pemanfaatan koleksi buku di Perpustakaan Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang dibagi ke dalam 4 (empat) komponen yaitu: (1) perpustakaan yang rapi, tertata dan nyaman; (2) pustakawan yang,(a) melayani pengunjung dengan baik, (b) membantu pengunjung mencari koleksi buku, (c) merapikan kembali buku yang telah dibaca; (3) pengunjung yang, (a) pengunjung bertujuan memperluas pengetahuan dan informasi baru, (b) menyelesaikan tugas atau penelitian, (c) untuk mengisi waktu luang; dan (4) sarana dan prasasarana yang meliputi (a) adanya ruangan serbaguna, (b) fasilitas mesin fotokopi (c) adanya fasilitas wifi untuk pencarian informasi secara maksimal. Ketiga, faktor penghambat pemanfaatan koleksi buku di Perpustakaan Unitri Malang dibagi ke dalam 4 (empat) komponen yang: (1) perpustakaan, (a) lokasi yang kurang strategis, (b) tidak adanya OPAC (Online Public Access Catalogue), (c) terbatasnya jumlah koleksi, (d) koleksi yang belum dikembalikan; (2) jumlah tenaga pustakawan yang kurang memadai; (3) pengunjung, (a) kerbatasan pemahaman tentang jenis dan sumber informasi, (b) kurangnya pemahaman mengenai model pencarian informasi, (c) jangka waktu peminjaman terlalu rendah; dan (4) sarana dan prasasarana yaitu (a) kurangnya meja baca dan luas ruang perpustakaan, dan (b) kapasitas bandwidth (2Mbps) yang kurang memadai. Saran-saran yang dapat diajukan kepada pihak pustakawan Perpustakaan Unitri Malang diharapkan, (1) menyedikan bangunan tersendiri untuk dipergunakan sebagai perpustakaan, (2) menambah meja baca, jenis buku koleksi lebih beragam, jumlah koleksi buku, waktu peminjaman, dan jumlah tenaga pustakawan, (3) menyediakan OPAC (Online Public Access Catalogue) untuk membantu pengunjung dalam pencarian informasi sehingga pengunjung tidak harus bolak balik bertanya kepada petugas
Penggunaan rujukan tesis dengan topik membaca progam studi Pendidikan Bahasa Indonesia di Perpustakaan Universitas Negeri Malang tahun 2012-2014
ABSTRAK Yuniati, Defi. 2015. Penggunaan Rujukan Tesis dengan Topik Membaca Progam Studi Pendidikan Bahasa Indonesia di Perpustakaan Universitas Negeri Malang Tahun 2012-2014. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dra. Nurchasanah, M.Pd, (II) Drs. Moch. Asrukin, M.S.i Kata Kunci: Rujukan, Perpustakaan, Tesis Rujukan merupakan salah satu teknik bibliografi yang dapat mengungkap penggunaan literatur dalam suatu penelitian, ataupun untuk mengetahui pola penggunaan literatur oleh para pengguna perpustakaan. Beda halnya menurut kamus besar bahasa indonesia, rujukan adalah menulis atau menyebutkan kembali kata-kata yang telah ditulis orang, sehingga dapat dikatakan bahwa rujukan adalah kutipan suatu teks atau bagian dari teks yang menunjukkan dimana teks itu digunakan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui jumlah ketersediaan bahan pustaka, rujukan pada judul buku utama, rujukan pada jurnal utama, rujukan pada pengarang utama, dan rujukan sumber lain dalam tesis Progam Studi Pendidikan Bahasa Indonesia di Perpustakaan Universitas Negeri Malang Tahun 2012-2014. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Data penelitian ini berupa paparan rujukan pada tesis yang berupa frekuensi dari ketersediaan, frekuensi rujukan judul buku, frekuensi rujukan judul jurnal, frekuensi rujukan pengarang, dan frekuensi rujukan sumber lain. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan dokumentasi sehingga data diperoleh dengan hasil yang sesuai permasalahan tersebut. Analisis data disini yaitu analisis data statistik sederhana yang dimulai dengan menentukan topik rujukan, menelusur topik yang ada di perpustakaan, mendokumentasi semua judul tesis Progam Studi Pendidikan Bahasa Indonesia tahun 2012-2014, mencari judul-judul tesis yang sesuai di rak koleksi perpustakaan, memfotocopy judul dan daftar rujukan tesis, setelah itu menganalisis ketersediaan bahan pustaka, rujukan judul buku, rujukan judul jurnal, rujukan pengarang, dan rujukan sumber lain yang ada pada tesis progam studi pendidikan bahasa indonesia tahun 2012-2014, selanjutnya mengecek ulang dan menafsirkan hasil penelitian tersebut hingga hasil tersebut akurat. Berdasarkan hasil analisis data tersebut, diperoleh lima kesimpulan penelitian sebagai berikut. pertama, di Perpustakaan Universitas Negeri Malang Tahun 2012-2014 terdapat 50 judul buku lokal dan dengan persentase sebesar 47,61 % artinya buku lokal tersebut kurang dari separo tersedia di Perpustakaan Universitas Negeri Malang sehingga buku-buku dengan topik membaca ini masih kurang tersedia di perpustakaan sehingga perlulah adanya pengembangan koleksi. Kedua rujukan judul buku tercetak utama dalam tesis Progam Studi Pendidikan Bahasa Indonesia di Universitas Negeri Malang tahun 2012-2014 yaitu buku yang berjudul Membaca Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa Indonesia yang persentase sebesar 34,49%. Ketiga, rujukan jurnal utama yaitu Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, dan Critical Reading and Critical Thingking. Journaly Of Universidade Federal De Santa Catarina rujukan utama pada jurnal ini terdapat 2 judul, hal ini dikarenakan jurnal tersebut memiliki frekuensi yang sama. Keempat, dari berbagai rujukan pengarang maka rujukan pengarang utama dalam tesis Progam Studi Pendidikan Bahasa Indonesia yang paling sering digunakan adalah Nurhadi dengan frekuensi 37 dengan persentase 45,68%. Kelima, bahwa rujukan sumber lain dalam tesis Progam Studi Pendidikan Bahasa Indonesia di Universitas Negeri Malang adalah berupa Artikel Online yang memperoleh frekuensi sebesar 22 dengan frekuensi sebesar 55 %. Dari berbagai hasil tersebut maka disimpulkan bahwa ketersedian bahan pustaka diperpustakaan Universitas Negeri Malang khususnya untuk bahan pustaka tentang Progam Studi Bahasa Indonesia kurang dari separo terpenuhi sehingga disarankan penambahan koleksi bahan pustaka, sedangkan untuk rujukan judul buku, rujukan jurnal, rujukan pengarang dan rujukan sumber lain tersebut kurang sehingga perlunya penambahan koleksi khususnya bagi topik membaca
Analisis Ilustrasi Cover Buku Dongeng Mizan dan implementasinya Pada Pemirsa
ABSTRACT Anastazia, Yuana. 2016. Analisis Ilustrasi Cover Buku Dongeng Mizan dan Implementasinya Pada Permirsa. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Didiek Rahmanadji, M.Pd, (II) Mohammad Sigit,S.Sn.Kata Kunci: Ilustrasi, Cover, Buku, Dongeng, MizanDesain cover buku dengan menggunakan ilustrasi sudah lama digunakan. Tiap penerbit berlomba – lomba membuat sebuah desain cover buku menggunakan ilustrasi yang up to date/kebaruan jaman sesuai dengan perkembangan didaerah distribusinya. Tuntutan untuk selalu memperbarui cover buku menggunakan gambar ilustrasi ini juga dimanfaatkan oleh penerbit buku dongeng untuk anak, yaitu penerbit Mizan. Mizan merupakan penerbit yang berkembang pesat dan mampu menerbitkan buku best seller, begitu pula pada buku dongeng terbitan Mizan. Sebuah buku yang menyandang gelar best seller tak lepas dari pengaruh cover pada buku. Ilustrasi pada cover buku dongeng Mizan yang menyandang gelar buku best seller tersebut menarik untuk diteliti, sehingga dilakukan penelitian pada ilustrasi cover buku dongeng Mizan.Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan mendeskripsikan beberapa elemen rupa dan desain dalam ilustrasi pada cover, yaitu mencakup (1) jenis ilustrasi yang digunakan (2) penggunaan unsur dan prinsip dalam ilustrasi (3) penggunaan elemen desain dalam ilustrasi.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data berupa kata-kata, ilustrasi cover buku Mizan, situs serta buku yang terkait dalam penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi. Tahap Analisis data menggunakan Analisis isi. Kemudian dilakukan triangulasi sumber data untuk menjaga keabsahan data. Hasil analisis data menggambarkan bahwa, (1), jenis ilustrasi yang digunakan adalah jenis ilustrasi kartun (2), penggunaan unsur dan prinsip rupa dibuat sesuai dengan bentuk asli (3), penggunaan elemen desain yang diperhitungkan sesuai dengan isi cerita agar dapat menyampaikan pesan dengan baik