Skripsi Prodi Perpustakaan - Fakultas Sastra
Not a member yet
    161 research outputs found

    Pengembangan PedomanOperasional Baku (POB) Pengolahan Bahan Pustaka di Perpustakaan STMIK STIE Asia

    No full text
    ABSTRAK Vibryan Iddo Pristantiya, 2014. Pengembangan Pedoman Operasional Baku (POB) Pengolahan Bahan Pustaka di Perpustakaan STMIK STIE Asia. Skripsi, Prodi  S1 Perpustakaan, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Heri Suwignyo, M.Pd., (II) Dwi Novita Ernaningsih, S.Sos, M.Hum.Kata Kunci: perpustakaan perguruan tinggi, POB perpustakaan, pengolahan bahan pustakaPedoman Operasional Baku (POB) sangat penting dalam menjalankan kegiatan di perpustakaan, terutama pada kegiatan pengolahan bahan pustaka. Hal itu disebabkan POB berperan dalam penjaminan mutu, proses, dan hasil pengolahan bahan pustaka. Mengingat dalam organisasi sangat dimungkinkan terjadinya pembaruan anggota, maka POB berperan sebagai panduan sekaligus sebagai aturan. Tujuan penelitian ini menghasilkan POB pengolahan bahan pustaka STMIK STIE Asia yang efektif dan efisian. Penelitian penggembangan ini menggunakan spesifikasi produk berupa isi, bahasa, bentuk dan tampilan Pengembangan POB kegiatan pengolahan bahan pustaka ini sangatlah penting. Hal itu disebabkan hasil dari kegiatan pengolahan digunakan langsung dalam penelusuran informasi koleksi pada bagian layanan. Ketika hasil pengolahan bahan pustaka bermasalah maka akan berdampak secara sistemik pada bagian layanan. Kegiatan pengolahan bahan pustaka melibatkan pustakawan dengan latar belakang pendidikan D3 Perpustakaan dan petugas perpustakaan yang tidak berlatar belakang perpustakaan.Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan Borg and Gall yang telah disesuaikan dengan kondisi lapangan.  Secara prosedur terbagi atas tiga yakni persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tiga tahapan ini dipadukan dengan metode penelitian Borg and Gall menjadi identifikasi potensi dan masalah, pengumpulan data, mendesain produk, uji ahli, revisi produk uji ahli, uji coba, dan revisi produk uji praktisi. Pada tahapan uji ahli menelaah prototype produk dengan teori yang ada. Hasil dari uji ahli kemudian diujicobakan  pada praktisi di lapangan. Subjek uji ahli melibatkan tenaga kependidikan berkualifikasi S2 Ilmu Perpustakaan, sedangkan uji praktisi melibatkan pustakawan dan petugas Perpustakaan STMIK STIE Asia bagian pengolahan. Jenis data yang didapatkan berupa data kualitatif dari tahapan persiapan dan data kuantitatif dari tahapan uji ahli dan uji coba. Instrumen yang digunakan berupa pedoman wawancara, pedoman observasi, angket, dan dokumentasi. Analisis data kualitatif diperoleh dari hasil dokumentasi, wawancara, dan observasi menggunakan prosedur: reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data; sedangkan untuk data kuantitatif diperoleh dari hasil angket menggunakan kriteria validasi yang disampaikan pada BAB III.Hasil uji POB pengolahan koleksi oleh ahli dan praktisi dari aspek tampilan, isi, dan bentuk mencapai skor 4 dalam pengisian angket dan mendapat persentase 100% (layak digunakan tanpa revisi). Hasil yang sedikit berbeda didapatkan dari uji POB pengolahan koleksi oleh praktisi dari aspekbahasa mencapai 87,5%. Nilai ini didapatkan dari skor 4 untuk kesesuaian bahasa dan skor 3  untuk kemudahan pemahaman bahasa.  Secara keseluruhan produk telah lulus validasi produk dengan tanpa revisi, tetapi demi kesempurnaan produk, maka penggunaan bahasa perlu diperbaiki. Selanjutnya diberikan pengantar mengenai penggunaan bahasa tersebut beserta maksud dan tujuannnya.Saran pemanfaatan produk POB pengolahan koleksi ini perlu memperhatikan hal-hal berikut (1) sebaiknya penggunaan e-ddc perlu diperkuat dengan penggunan DDC versi tercetak, (2) hendaknya input  data koleksi memperhatiakan aturan yang berlaku di AACR2, dan (3) sebaiknya koleksi digital dijadikan satu dengan koleksi utamanya yang berupa buku tercetak. Saran pengembangan lebih lanjut kearah koleksi digital dan menyesuaikan dengan kondisi setempatABSTRACT Vibryan Iddo Pristantiya, 2014. Development of Pedoman Operasional Baku (POB) Processing Library Materials in STIE STMIK Asia Library. Thesis, S1 Prodi Library, Indonesia Literature Department, Faculty of Letters, State University of Malang. Supervisor: (I) Prof. Dr. Heri Suwignyo, M.Pd., (II) Dwi Novita Ernaningsih, S. Sos, M. Hum.Keywords: college library, POB library, library materials processingPedoman Operasional Baku (POB) is very important in running the library, especially in processing activities of library materials. That is because the POB role in quality assurance, process, and results of processing library materials. Given the very organization which enabled the renewal of members, the POB act as a guide as well as a rule. The purpose of this study resulted in the processing of library materials STMIK POB STIE Asia effective and fuel-efficient. Penggembangan research uses product specifications such as content, language, form and appearance POB Development of library materials processing activities is very important. This was due to the result of the processing operations used directly in search of information collection on the part of the service. When the processing of library materials troubled systemically it will impact on the service. Library materials processing activities involving the librarian with a background in education D3 Libraries and librarians are not background library.This study uses research and development Borg and Gall which has been adjusted to the field conditions. Procedurally divided into three namely preparation, implementation, and evaluation. Three stages are incorporated by Borg and Gall research methods into the identification of potential and problems, data collection, product design, testing experts, the revision of the test product expert, testing, and product revision test practitioners. At the stage of examining expert test prototype products with existing theories. The results of the expert test and then tested on practitioners in the field. Test subjects involving education personnel qualified experts S2 Library Science, while the practitioner trials involving librarians and library officials STMIK Asia STIE processing section. The type of data that is obtained in the form of qualitative data and quantitative data preparation stage of the stages of expert test and trials. The instruments used in the form of interview guidelines, observation guidelines, questionnaires, and documentation. Analysis of qualitative data obtained from the results of documentation, interviews, and observation procedures: data reduction, data presentation, and data verification; while for the quantitative data obtained from the questionnaire using validation criteria presented in Chapter III.POB test result collection processing by experts and practitioners from the aspect of the look, content, and form of achieving a score of 4 in filling the questionnaire and receive a percentage of 100% (fit for use without revision). Slightly different results obtained from the test processing POB collection by practitioners of aspects. Language reached 87.5%. This value is obtained from a score of 4 for appropriateness of language and a score of 3 for ease of understanding the language. Overall the product has passed the validation of aproduct with no revision, but for the perfection of the product, then the use of the language needs to be fixed. Furthermore, given the introduction of the use of the language and its intent and tujuannnya.Suggestions product utilization POB collections processing needs to pay attention to the following (1) should the use of e-DDC needs to be strengthened by the use of DDC printed version, (2) should input the data collection memperhatiakan applicable rules in AACR2, and (3) preferably digital collections rolled into the main collection in the form of a printed book. Suggestions of further development towards digital collections and adapt to local condition

    Koleksi dan Pemanfaatan E-journal Oleh Mahasiswa di Perpustakaan Universitas Ma Chung

    No full text
    ABSTRAK     Priandhani, Shinta Putri. 2017. Koleksi dan Pemanfaatan E-journal Oleh Mahasiswa di Perpustakaan Universitas Ma Chung. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Heri Suwignyo, M.Pd., (II) Drs. Darmono, M.Si. Kata kunci: pemanfaatan koleksi, e-journal, perpustakaan perguruan tinggi Kebutuhan informasi bagi mahasiswa di perpustakaan dapat diperoleh melalui koleksi yang disediakan oleh perpustakaan. Salah satu koleksi yang cukup populer digunakan di perpustakaan perguruan tinggi adalah jurnal. E-journal banyak dimanfaatkan oleh mahasiswa karena kemutakhiran terbitan dan kemudahannya untuk diakses. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (a) ketersediaan koleksi e-journal di Perpustakaan Universitas Ma Chung, (b) relevansi koleksi e-journal dengan kebutuhan informasi mahasiswa, (c) pemanfaatan koleksi e-journal di perpustakaan Universitas Ma Chung, dan (d) kendala dalam pemanfaatan koleksi e-journal di Perpustakaan Universitas Ma Chung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik angket, wawancara, dokumentasi, dan  observasi. Analisis data dimulai dengan tahap penyuntingan, perhitungan, dan display atau penyajian data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama, ketersediaan koleksi e-journal di Perpustakaan Universitas Ma Chung lengkap dan mutakhir. Berdasarkan macam-macam koleksi e-journalnya, e-journal di perpustakaan dapat dibagi menjadi 5, yakni e-journal yang dilanggan perpustakaan, e-journal FPPTI, e-journal DIKTI, e-journal OPEN ACCESS, dan INTERLIBRARY. Kedua, relevansi koleksi e-journal di Perpustakaan Universitas Ma Chung, disimpulkan bahwa koleksi e-journal di perpustakaan relevan atau sesuai dengan kebutuhan informasi mahasiswa program studi yang ada di Universitas Ma Chung. Ketiga, pemanfaatan koleksi e-journal oleh mahasiswa di Perpustakaan Universitas Ma Chung, disimpulkan bahwa hampir setengah pemustaka memilih PROQUEST sebagai e-journal yang sering diakses di perpustakaan, selain itu, tujuan pemustaka mengakses e-journal di perpustakaan adalah mengerjakan tugas kuliah. Rata-rata kunjungan pemustaka pada layanan e-journal di perpustakaan adalah 2-3 kali dalam satu bulan dan rata-rata e-journal yang mereka unduh dalam sekali akses adalah 1-3 jurnal. Keempat, kendala dalam pemanfaatan koleksi e-journal di Perpustakaan Universitas Ma Chung, disimpulkan bahwa kendala dalam pemanfaatan meliputi, (a) kendala terkait dengan penyebaran informasi adanya e-journal di perpustakaan, yakni kurangnya sumber daya manusia di perpustakaan khususnya pada layanan e-journal yang menyebabkan penyebaran informasi adanya e-journal di perpustakaan kurang, (b) kendala karena harga e-journal yang mahal sehingga menghambat dalam pengadaan koleksi e-journal di perpustakaan, dan (c) kendala dalam menggunakan e-journal yaitu adanya username dan password menyulitkan pemustaka dalam mengakses e-journal di perpustakaan

    Analisis Struktural Semiotik Pada Cerpen “Ash-Shoghir Yadzhabu Ila Mukhoyyam” Karya Ghassan Kanafani

    No full text
    ABSTRACT Habibah, Nur. 2016. Analisis Struktural Semiotik Pada Cerpen “Ash-Shoghir Yadzhabu Ila Mukhoyyam” Karya Ghassan Kanafani. Skripsi, Jurusan Sastra Arab Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Hanik Mahliatussikah, M. Hum, (II) Mohammad Ahsanuddin, S.Pd, M.Pd.Kata kunci: struktural, semiotik, cerpen Ash-Shoghir Yadzhabu ila MukhoiyyamCerpen Ash-Shoghir Yadzhabu ila Mukhoyyam (SYM) merupakan salah satu cerpen karya  Ghassan Kanafi yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris. Ghassan Kanafi adalah sastrawan dan jurnalis Palestina yang karya-karya sudah banyak diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan memperoleh banyak penghargaan. Kajian struktural semiotik dipilih sebagai pisau analisis mengingat cerpen ini banyak menampilkan tokoh, peristiwa, latar, satuan cerita yang kompleks, dan mengandung makna-makna tersirat. Dengan demikian, semua unsur tersebut akan dikaji secara struktural semiotik agar makna yang terkandung di dalamnya dapat diketahui. Adapun penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan (1) mendeskripsikan unsur-unsur intrinsik dan keterkaitan antar unsur pada cerpen Ash-Shoghir Yadzhabu Ilal Mukhoyyam karya Ghassan Kanafi, dan (2) mendeskripsikan  penandaan dan maknanya dalam cerpen tersebut.Penelitian ini merupakan rancangan penelitian kualitatif dengan bentuk deskriptif yaitu mendeskripsikan teks yang mengandung struktural semiotik. Sumber data penelitian ini berupa dokumen yaitu cerpen Ash-Shoghir Yadzhabu ilal Mukhoyyam. Sedangkan, datanya adalah teks-teks dalam cerpen Ash-Shoghir Yadzhabu ilal Mukhoyyam yang memuat unsur-unsur intrinsik cerpen  yang berupa tema, tokoh dan penokohan, setting, sudut pandang, alur, gaya bahasa, amanah dan penanda penting yang memiliki makna. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Dalam penelitian ini, peneliti sebagai instrumen utama (human instrument). Dalam rangka menjaga keabsahan data, peneliti membaca, memahami unsur-unsur struktural semiotik yang ada pada cerpen Ash-Shoghir Yadzhabu Ilal Mukhoyyam, kemudian meneliti ulang unsur-unsur struktural semiotik tersebut dengan berpedoman pada rujukan yang berkaitan dan berdiskusi dengan pembimbing dan teman.Berdasarkan analisis data tersebut, diperoleh dua simpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, hasil penelitian berupa unsur-unsur intrinsik dalam cerpen Ash-Shoghir Yadzhabu Ilal Mukhoyyam yang meliputi tema dan amanah, tokoh dan penokohan, setting, sudut pandang, alur, dan gaya bahasa semuanya mengandung keterkaitan satu sama lain dalam mendukung tema. Cerpen SYM bertema perjuangan hidup dengan tokoh utama “Aku”. Sudut pandang cerpen ini menggunakan sudut pandang aku sebagai tokoh utama. Setting cerpen menyoroti daerah kamp pengungsian. Alur cerpen disajikan dalam bentuk alur maju. Gaya bahasa dalam cerpen ini cukup beragam yang menampilkan keindahan bahasa yang mampu mempengaruhi emosi pembaca. Kedua, hasil penelitian menunjukkan kajian struktural di atas dilengkapi dengan penyajian analisis semiotik dengan menggunakan teori Saussure yang menghasilkan penanda dan petanda berupa rumah sakit dan uang lira yang menujukkan setting utama cerpen SYM mengangkat daerah kamp pengungsian di negara Turki, dan penanda koran, makanan, keranjang, toko, anak-anak, gubis, bawang, apel, polisi, sepatu, peluit, ranjang, truk yang menunjukkan peperangan atau perjuangan hidup  seorang anak kecil. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, disampaikan saran-saran sebagai berikut. (1) Bagi peneliti selanjutnya, disarankan hendaknya dapat melakukan kegiatan penelitian lebih lanjut untuk mengembangkan penelitian terhadap cerpen Ash-Shoghir Yadzhabu Ila Mukhoyyam, misalnya gaya bahasa dalam cerpen ini. (2) Bagi mahasiswa program studi pendidikan bahasa arab, dapat dijadikan salah satu rujukan dalam memperkaya khasanah ilmu pengetahuan hasil penelitian dalam bidang sastra

    Persepsi Mahasiswa Terhadap Layanan Pemakai Di Perpustakaan Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang

    No full text
    ABSTRACT Fikriyah, Sur’atul. 2014. Persepsi Mahasiswa terhadap Layanan Pemakai di Perpustakaan Fakultas Sastra. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Heri Suwignyo, M.Pd, (II) Drs. M. Asrukin, M.Si.Kata kunci: persepsi, layanan, layanan pemakaiPerpustakaan merupakan lembaga yang bergerak di bidang jasa bertujuan untuk memberikan layanan kepada pengguna. Bagi sebuah perpustakaan, layanan perpustakaan merupakan kunci keberhasilan sebuah perpustakaan. Baik buruknya suatu perpustakaan ditentukan oleh persepsi pemakai, sedangkan persepsi pemakai ditentukan oleh layanan yang diperolehnya dari perpustakaan. Layanan perpustakaan selalu berhubungan langsung dengan pemakai dan merupakan ujung tombak dari setiap kegiatan perpustakaan. Di perpustakaan terdapat dua macam layanan, yaitu layanan teknis dan layanan pemakai. Layanan pemakai dipergunakan agar pemakai dapat memperoleh informasi dengan cepat dan mudah untuk menemukan bahan pusaka yang mereka cari. Dalam layanan pemakai terdapat beberapa layanan, di antaranya layanan ruang baca, layanan referensi, dan layanan sirkulasi. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan mendeskripsikan persepsi mahasiswa terhadap layanan pemakai yang ada di Perpustakaan Fakultas SastraMetode penelitian yang digunakan adalah deskriptif  kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Universitas Negeri Malang yang memanfaatkan layanan Perpustakaan Fakultas Sastra. Teknik sampling yang digunakan oleh peneliti adalah sampling random. Data penelitian ini berupa skor persepsi mahasiswa terhadap layanan pemakai di perpustakaan. Untuk mendapatkan informasi dan data yang dibutuhkan dalam penelitian ini, peneliti menggunakan instrumen berupa kuesioner/angket dan pedoman wawancara. Penelitian ini menggunakan angket tertutup dengan  model skala likert. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Kegiatan analisis data dimulai dari tahap editing, coding, dan tabulating.Hasil penilitian ini yaitu 1) persepsi mahasiswa terhadap penataan bahan pustaka di rak menunjukkan hasil baik. Hal ini dibuktikan dari hasil analisis sesuai dengan indikator penataan bahan pustaka yang meliputi (1) pemberian kode bahan pustaka mempermudah mahasiswa dalam mencari bahan pustaka menunjukkan nilai interval sebesar 4,12 yang dikategorikan dengan persepsi baik, dan (2) penataan bahan pustaka di perpustakaan fakultas sastra menunjukannilai interval sebesar 3,42 dengan kategori baik. 2) persepsi mahasiswa terhadap layanan ruang baca menunjukkan hasil baik. hal ini dibuktikan dari hasil analisis sesuai dengan indikator layanan ruang baca  yang meliputi (1) fasilitas yang ada di layanan ruang baca menunjukkan nilai interval sebesar 3,91 yang menunjukkan kategori persepsi baik, (2) kenyamanan dalam memanfaatkan layanan ruang baca menunjukkan nilai interval sebesar 3,31 yang menunjukkan persepsi cukup baik, dan (3) frekuensi mahasiswa dalam memanfaatkan layanan ruang baca menunjukkan nilai interval sebesar 3,58 yang menunjukkan persepsi baik. 3) persepsi mahasiswa terhadap layanan sirkulasi menunjukkan hasil baik. Hal ini dibuktikan dari hasil analisis sesuai dengan indikator layanan sirkulasi yang meliputi (1) persepsi mahasiswa terhadap layanan peminjaman dan pengembalian menunjukkan nilai interval sebesar 3,55 dengan kategori persepsi baik, (2) sikap petugas perpustakaan pada saat melayani menunjukkan nilai interval sebesar 3,54 dengan kategori persepsi baik. Berdasarkan hasil penelitian disarankan kepada Perpustakaan Fakultas Sastra, agar layanan yang diberikan kepada pengguna perpustakaan dipertahankan dan jika perlu ditingkatkan lagi. ABSTRACT Fikriyah, Sur’atul. 2014. College Students’ Perception towards Service User of the Library of Literature Faculty. Undergraduate Thesis. Department of Indonesia Literature, Faculty of Literature, State University of Malang. Supervisors: (I) Prof. Dr. Hero Suwignyo, M.Pd., (II) Drs. M. Asrukin, M.Si.Key words: perception, service, service userLibrary is an institution that engages in the field of service that means to provide service to customers. As for a library, library service is the key to success. The good and the bad of a library are determined by customers’ perception, while their perceptions are determined by the services the library provides. Library service has always been directly correlated to usage and become the ultimate element of its every activity. There are two kinds of service within a library; i.e. technical and user service. User service is implemented so that the users can gain information easily and instantly. This kind of service has several components; they are reading room service, reference service, and circulation service. This research aimed at describing college students’ perceptions towards user service of the Library of Literature Faculty.The research method used is descriptive quantitative. The research population is all of the students of State University of Malang who make use of the service of the Library of Literature Faculty. The research data were in the form of the scores of students’ perceptions towards the user service of the library. To collect information and data, the researcher used questionnaires and interview guidelines as research instruments. The questionnaires were closed ended ones with the model of likert scale. The data were collected through interviews, observations, and documentation. Data analyses were administered by editing, coding, and tabulating the data. The results of this research are 1) that students’ perceptions towards the layout of literature materials on the shelves are considered good. It is proven that the results of analyses conforms the indicators of the layout of literature materials including (1) coding the literature materials that enables the students to look for the books easily (the interval score is 4.12; it is ranked within the position of good perception) and (2) well managing the layout of literature materials (the interval score is 3.42; it is ranked within the position of good perception). It is proven by the results of analyses that conform the indicator of reading room service including (1) the facility of reading room (the interval score of 3.91; it is ranked within the category of good perception), (2) Convenience of using the reading room reached an interval value of 3.31 and included in the category of somewhat good, and (3) the students’ frequencies of using the reading room obtained an interval values of 3.58 indicating a good perception. 3) Students’ perceptions towards circulation service are considered good. It is so because the results of analyses conform to the indicators of circulation service including (1) students’ perceptions towards the service of book rental and return reached the interval of 3.55 and it is included in the category of good perception and (2) the attitude of the librarians while giving the service reached the interval of 3.54 which is included in the category of good perception. Based on the results, it is recommended that Library of Literature Faculty maintain and improve its services provided for the students

    PENGEMBANGAN MEDIA PERMAINAN SHUO JENGA UNTUK MELATIH KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA MANDARIN SISWA SMA

    No full text
    ABSTRAK Abidin, Sindy Firda Fitri. 2016. Pengembangan Media Permainan Shuo Jenga untuk Melatih Keterampilan Berbicara Bahasa Mandarin Siswa SMA. Malang. Skripsi, Jurusan Sastra Jerman, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang, Pembimbing (I) Dr. Primardiana H.W., M.Pd Kata Kunci: media permainan, shuo jenga, keterampilan berbicara  Tujuan penelitian & pengembangan ini adalah menghasilkan sebuah media pembelajaran berbentuk permainan bernama shuo jenga. Media pembelajaran ini dikembangkan untuk dapat melatih keterampilan berbicara bahasa Mandarin siswa SMA. Model yang digunakan dalam penelitian & pengembangan ini adalah model pengembangan Cennamo dan Kalk, yaitu Five Phases of Instructional design dengan langkah: definisi, perancangan, peragaan, pengembangan, dan penyajian. Data diperoleh dari instrumen angket, lembar observasi, dan report card. Produk ini divalidasi oleh ahli media dan ahli materi. Produk ini diujicobakan sebanyak tiga kali, yaitu uji coba I, II, dan III. Uji coba I dilaksanakan dengan 6 subjek coba dari mahasiswa baru Pendidikan Mandarin UM offering B. Uji coba II dilaksanakan dengan 9 subjek coba mahasiswa baru Pendidikan Mandarin UM offering A. Seluruh subjek coba telah belajar bahasa Mandarin sebanyak 16 jam selama 10 minggu. Uji coba III dilaksanakan dengan 12 subjek coba dari siswa kelas XI lintas Minat SMA Negeri 6 Malang yang telah belajar sebanyak 4 jam seminggu selama 2 semester. Produk ini merupakan media permainan bernama shuo jenga yang terdiri dari 48 buah balok jenga, 48 buah kartu ZL KA yang berisi perintah dialog (对话 duìhuà), perkenalan (介绍 jièshào),  penjelasan (解释 jiěshì) tentang kehidupan keluarga, command board, serta 3 buah QQ KA atau kartu penolong. Hasil validasi media maupun materi serta tiga tahap uji coba menunjukkan bahwa media permainan shuo jenga layak digunakan untuk melatih keterampilan berbicara siswa SMA.   &nbsp

    Standar Kualitas Layanan Perpustakaan Universitas Ma Chung

    No full text
    Perpustakaan menyediakan informasi yang dibutuhkan oleh pemustaka. Perpustakaan menyediakan layanan yang sesuai dengan kebutuhan pemustaka. Layanan perpustakaan dikatakan bagus apabila pemustaka merasa puas dengan layanan dan sikap pustakawan saat melayani. Perpustakaan Universitas Ma Chung memiliki layanan sirkulasi, referensi, dan jurnal elektronik. Dari data statistik pengunjung, jumlah pengunjung dari Juli 2015-Juli 2016 mengalami penurunan. Penempatan gedung perpustakaan yang baru belum dimanfaatkan oleh pemustaka secara maksimal. Sistem access yang seringkali error saat peminjaman buku di perpustakaan menjadi salah satu kendala yang dialami saat iniPenelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif untuk mendeskripsikan fakta-fakta. Data penelitian ini berupa aktivitas layanan dan kualitas layanan. Sumber data penelitian ini berupa pustakawan dan pemustaka. Teknik pengumpulan data berupa dokumentasi, wawancara, dan observasi. Teknik pengumpulan data dokumentasi dilakukan dengan mengambil data berupa buku catatan dan dokumen yang tersimpan. Wawancara dengan mengajukan beberapa pertanyaan ke pemustaka dan petugas perpustakaan. Pengumpulan data melalui observasi dilakukan untuk mengamati kondisi layanan dan kualitas layanan yang diberikan untuk pemustaka.Hasil yang diperoleh dari penelitian ini sebagai berikut. Pertama, layanan perpustakaan Universitas Ma Chung, memiliki layanan sirkulasi, referensi, dan jurnal elektronik. Ketiga layanan tersebut mempunyai Standard Operating Procedure. Layanan sirkulasi dan jurnal elektronik menggunakan sistem layanan terbuka. Layanan referensi menggunakan sistem layanan terbuka dan tertutup. Kedua, standar kualitas layanan perpustakaan Universitas Ma Chung, kualitas layanan sirkulasi, menyediakan informasi terbaru yang dibutuhkan oleh pemustaka, memberikan kemudahan akses yang berupa OPAC, kecepatan pustakawan saat melayani pemustaka. Kualitas layanan referensi yaitu sumber rujukan yang dibutuhkan oleh pemustaka. Pustakawan mampu membimbing dan memberi pengarahan kepada pemustaka untuk tugas kuliah. Kualitas layanan jurnal elektronik yaitu Pustakawan menyediakan layanan jurnal elektronik yang sudah di bedakan sesuai dengan jurusan dan jenis jurnal. 

    Upaya Pelestarian Bahan Pustaka melalui Transformasi Alihmedia Reprografi di UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno

    No full text
        ABSTRAK   Febryani, Sema Ragilia. 2017. Upaya Pelestarian Bahan Pustaka melalui Transformasi Alihmedia Reprografi di UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno Blitar. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Titik Harsiati, M.Pd, (II) Drs. Darmono, M.Si.       Kata Kunci: pelestarian bahan pustaka, reprografi                   Pelestarian bahan pustaka dengan cara alihmedia menggunakan teknik reprografi, dimana cara tersebut tidak merusak kondisi fisik buku. Penelitian ini juga ingin mengetahui bagaimana proses transformasi alihmedia mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan pascapelaksanaan transformasi alihmedia reprografi di  UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno.               Tujuan penelitian skripsi ini untuk mendeskripsikan (a) upaya pelestarian bahan pustaka melalui transformasi alihmedia reprografi dan (b) kendala dalam proses dan pasca proses transformasi alihmedia reprografi di UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno.               Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif. Data peneltian diperoleh berdasarkan informasi mengenai perencanaan, pelaksanaan dan kendala dalam pelestarian bahan pustaka melalui transformasi alihmedia reprografi. Sumber data utamanya adalah koleksi khusus mengenai Bung Karno dan koleksi langka. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa pertanyaan dalam bentuk pedoman wawancara terstruktur, observasi dalam bentuk pengamatan selama proses alihmedia reprografi dan dokumenatsi berupa data maupun gambar proses alihmedia reprografi. Kegiatan analisis data berupa reduksi data, penyajian data, langkah atau alur analisis data, dan kesimpulan yang berkaitan dengan penelitian ini.   Hasil penelitian mengenai upaya pelestarian bahan pustaka yang ada di UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno menggunakan transformasi alihmedia reprografi. Berdasarkan data yang telah terkumpul, proses transformasi alihmedia melalui reprografi terdiri dari beberapa tahapan mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan dan pascapelaksanaan. Upaya dalam pelestarian bahan pustaka yang dilakukan pihak UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno meliputi pelestarian dalam pengolahan bahan pustaka, perawatan ruangan dan bahan pustaka, menganalisis kerusakan bahan pustaka, perbaikan bahan pustaka, dan perbaikan/pelestarian dengan cara transformasi alihmedia reprografi. Jenis koleksi yang dialihmediakan koleksi langka dan khusus Bung Karno. Jumlah koleksi yang harus dialihmediakan setiap tahunnya 1550 lembar atau 3100 halaman. Koleksi yang diseleksi merupakan koleksi langka dan khusus mengenai Bung Karno dan tidak semua koleksi. Bentuk yang dilayankan ada dua (bentuk CD/DVD dan softfile), bentuk CD/DVD dibagian audio visual yang ada di layanan koleksi khusus, bentuk softfile di upload oleh bagian otomasi dan dikirim langsung dibagian layanan e-resources.   Kendala yang dihadapi pada saat proses pelaksanaan transformasi alihmedia reprografi dapat disimpulkan bahwa kurangnya pelatihan petugas, sempitnya ruangan kerja petugas serta mengenai peralatan pihak perpustakaan Bung Karno hanya menggunakan kamera DSLR untuk proses transformasi alihmedia. Kendala pascapelaksanaan proses transformasi alihmedia, petugas memiliki pendapat bahwa pemanfaatan koleksi yang dialih mediakan kurang.   Berdasarkan kesimpulan tersebut, maka diberikan saran kepada kepala bagian preservasi dan petugas transformasi alihmedia yaitu (1) meningkatkan dan mempertahankan kinerja kerjanya melalui (pelatihan khusus tentang alihmedia, seminar dan workshop), (2) menambah ruangan khusus untuk proses pelaksanaan alihmedia untuk kenyamanan petugas, (3) penambahan peralatan yang mendukung proses alihmedia, dan (4) mengenai kurangnya pemanfaatan hasil alihmedia sebaiknya pihak perpustakaan memberikan pendidikan pemustaka serta kejelasan dalam penempatan hasil koleksi yang telah dialihmediakan.                                                                                                                                                   ABSTRACT   Febryani, Sema Ragilia. 2017. Library Material Preservation Efforts through Reprography Overmedia Transformation at Proclamator Bung Karno UPT Library. Thesis, Indonesian Literature Department, Faculty of Letters, State University of Malang. Preceptor: (I) Dr. Titik Harsiati, M.Pd, (II) Drs. Darmono, M.Si.   Keywords: library material preservation, reprography Preservation of library materials by way of media transfer using reprography techniques, where the way does not damage the physical condition of the book. This study also wanted to know how the process of transforming the media transfer from planning, execution and post-implementation of transformation transformation media transformation in UPT Bung Karno Proclamator Library. The purpose of this thesis research is to describe (a) the preservation of library materials through transformation of reprographic media and (b) constraints in the process and post-transformation process of reprography media in Bung Karno Proclamator Library. This research uses qualitative research type. The method used in this research is descriptive approach. The research data is obtained based on information about the planning, implementation and constraints in the preservation of library materials through transformation of reprographic media. The main data source is a special collection of Bung Karno and rare collections. Data collection technique is done by interview, observation and documentation. Instruments used to collect data in the form of questions in the form of structured interview guidelines, observations in the form of observations during the process of reprographic reproduction and documentat in the form of data and image reprographic reproduction process. Activities of data analysis in the form of data reduction, data presentation, step or flow of data analysis, and conclusions related to this research. Result of research concerning effort of library material preservation in UPT Bung Karno Proclamator Library using transformation of reprographic transformation. Based on the data that has been collected, the process of transformation of media through reprography consists of several stages from the planning, implementation and post-implementation stage. Attempts to preserve library materials by UPT Bung Karno Proclamator Library include preservation in library materials processing, room maintenance and library materials, analyzing library material damage, improving library materials, and improving / preserving by way of transformation of reprographic media. The type of collection that is transferred provides a rare and special collection of Bung Karno. The number of collections to be transferred provides 1550 pages or 3100 pages per year. The selected collection is a rare and special collection of Bung Karno and not all collections. There are two forms of form (CD / DVD and softfile form), CD / DVD form in audio visual section available in special collection service, softfile form uploaded by automation department and sent directly to e-resources service. Constraints faced during the process of transformation of reprographic transformation can be concluded that the lack of training officers, the narrowness of the officer's office space and the equipment of Bung Karno's library only use DSLR cameras for the transformation process over the media. Constraints post-implementation of the process of transforming the media, officers have the opinion that the use of the collection that converted provide less. Based on these conclusions, it is suggested to the preservation department head and transformation officer over the media ie (1) to improve and maintain its work performance through (special training on media transfer, seminars and workshops), (2) to add a special room for the process of implementation of media for convenience officers, (3) the addition of equipment that supports the media transfer process, and (4) on the lack of utilization of the results of the transfer of the media, the library should provide the education of the librarian as well as the clarity in the placement of the results of the collection that has been transferred

    Persepsi Pemustaka Terhadap Tata Ruang di SMK Negeri 3 Malang

    No full text
    ABSTRAK Kristi, Galang Viga. Persepsi Pemustaka Terhadap Tata Ruang di SMK Negeri 3 Malang. Tugas Akhir, Program Studi D3 Perpustakaan, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. embimbing: (I) Dr. Widodo Hs,M.Pd, (II) Dra. Suharti, S.IP Kata Kunci:tata ruang, pemustaka, perpustakaan Perpustakaan sekolah mempunyai tugas untuk mengelola perpustakaan  menjadi sebuah tempat yang nyaman serta memberikan kemudahan bagi pemustaka sehingga dapat meningkatkan intentitas kedatangan pengunjung. Salah satu aspek untuk menciptakan kondisi tersebut antara lain, dapat dilakukan melalui pengaturan tata ruang perpustakaan sekolah yang ideal.  Tujuan penulisan tugas akhir adalah sebagai berikut: (a) Mendeskripsikan fasilitas dan tata ruang yang ada pada perpustakaan di SMK Negeri 3 Malang dan, (b) Mendeskripsikan persepsi pemustaka terhadap fasilitas dan tata ruang perpustakaan di SMK Negeri 3 Malang.  Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuntitatif dengan menggunakan data numerkal. Penelitian ini dilakukan di perpustakaan SMK Negeri 3 Malang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, angket, observasi, dan dokumentasi. Angket untuk mengumpulkan informasi dari pemustaka. Hasil dari observasi dan dokumentasi dilapangan. Wawancara digunakan sebagai data penguat angket untuk data yang diperoleh dari pemustaka. Berdasarkan analisis data dan hasil temuan dapat diperoleh simpulan sebagai berikut: (a) kondisi fasilitas dan tata ruang Perpustakaan masih jauh dari Standar Permendiknas No. 24 Tahun 2007. Pada kenyataannya tata ruang perpustakaan sekolah seharusnya berada dipusat sekolah dan mudah dijangkau dari segala arah, (b) Tata ruang di SMK Negeri 3 Malang ini kurang efektif dan efisien, dan (c) Penempatan rak buku yang terpisah-pisah dan tidak beraturan.  Fasilitas di Perpustakaan SMK Negeri 3 Malang memuaskan untuk pemustaka, namun demikian masih ditemukan kekurangan. Presepsi pemustaka terhadap fasilitas dan tata ruang perpustakaan SMK Negeri 3 Malang dapat disimpulkan sebagai berikut: fasilitas sangat memuaskan dengan persentase 18%,  memuaskan dengan persentase 16%,tidak memuaskan dengan persentase 48%, dan sangat tidak memuaskan dengan persentase 18%.Ketidak puasan pemustaka bisa mengakibatkan berkurangnya pengunjung perpustakaan, dan mengurangi minat baca pemustaka. Sebagai pencegahan berkurangnya pengunjung perpustakaan pada Perpustakaan SMK Negeri 3 Malang diperlukan untuk mengatur ulang tata ruang perpustakaa. Pustakawan juga diharapkan lebih memperhatikan kenyaman perpustakaan, dengan melengkapi layanan perpustakaan. Perpustakaan akan optimal jika banyak pemustaka yang datang di perpustakaan

    STUDI MENGENAI SENIMAN CILIK KOTA BATU (ALIEF PANDU SAKTIAWAN) DAN VISUALISASI KARYA LUKISNYA

    No full text
    ABSTRACT Wicaksono, Fedo. 2016. Studi Mengenai Seniman Cilik Kota Batu (Alief Pandu Saktiawan) dan Visualisasi Karya Lukisnya. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. Sumarwahyudi, M.Sn. (2) Drs. Didiek Rahmanadji, M.Pd.Kata Kunci: Lukisan, Alief , Seniman Cilik , BatuPada dasarnya melukis adalah kegiatan yang dilakukan manusia dalam menuangkan ide, gagasan dan luapan emosinya. Melukis menjadi media komunikasi yang disampaikan secara visual, demikian halnya dengan Alief Pandu Saktiawan. Alief Pandu Saktiawan merupakan seorang bocah yang memiliki keinginan besar untuk menjadi seniman cilik yang diakui dikalangan seniman kota Batu. Ia menuangkan segala emosi dan pikiran yang tidak bisa ia sampaikan secara verbal melalui sebuah lukisan. Alief berperilaku layaknya seorang seniman profesional, ia mampu melukis di atas kanvas dengan ukuran berkali lipat dari tubuhnya, ia juga mampu menjelaskan arti dari lukisan-lukisannya kepada penikmat seni dalam pameran tunggalnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan latar belakang kehidupan sosiologis (lingkungan sosial keluarga, masyarakat sekitar, pendidikan) dan psikologis (keinginan dan bakat menjadi pelukis, pengaruh keluarga, teman, dan guru), proses kreatif dalam penciptaan karya lukis, dan visualisasi karya lukis Alief Pandu Saktiawan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data berupa kata-kata dan tindakan dalam proses berkarya lukis, serta sumber tertulis dari Alief Pandu Saktiawan. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tahap analisis data dimulai dari tahap reduksi, paparan dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis data tersebut diperoleh latar belakang proses kreatif penciptaan karya Alief Pandu Saktiawan dipengaruhi oleh bakat, lingkungan, kebudayaan, dan pengalaman berkarya seni. Dalam karya Alief menunjukkan adanya lompatan masa yang seharusnya masih menunjukkan karakter lukisan pra bagan (pre schematic) namun Alief telah jauh melampauinya. Alief pada usia 4 s.d. 6 tahun telah menguasai komposisi, kesan ruang, dan mempertimbangkan persepektif serta harmonisasi warna. Alief terkenal sebagai pelukis yang moody atau naik turun perasaannya. Jika sedang tidak mood, lukisan akan selesai berhari-hari

    Persepsi Mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Terhadap Sistem Temu Kembali Informasi Menggunakan SLiMS (Senayan Library Management System) Di Perpustakaan Politeknik Negeri Malang.

    No full text
    ABSTRACT Anggaraeni, Erlinda Difa. Persepsi Mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Terhadap Sistem Temu Kembali Informasi Menggunakan SLiMS (Senayan Library Management System) Di Perpustakaan Politeknik Negeri Malang. Skripsi, Program Studi Ilmu Perpustakaan, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang.Pembimbing: (I) Dr. Titik Harsiati, M.Pd,  (II) Taufiq Kurniawan, S.IP, M.IPkata kunci: Persepsi Mahasiwa, Upaya PustakawanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap sistem temu kembali informasi di perpustakaan Politeknik Negeri Malang, upaya yang dilakukan oleh perpustakaan Politeknik Negeri Malang dalam meningkatkan pemanfaatan sistem temu kembali informasi di perpustakaan Politeknik Negeri MalangMetode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi dari penelitian ini sejumlah 1425 mahasiswa jurusan teknik elektro, sampel dalam penelitian ini sejumlah 280 mahasiswa jurusan teknik elektro. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan tahapan reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan.Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan tiga hal sebagai berikut: Pertama, persepsi mahasiswa jurusan teknik elektro terhadap sistem temu kembali informasi menggunakan SLiMS di perpustakaan POLINEMA Sejumlah 253  responden (90,4%)  setuju dengan  pencarian sederhana (Simple Search), sejumlah 257  responden (91,8%) setuju dengan pencarian khusus (Advanced search), sejumlah 248 responden (88,6%) setuju dengan  kemudahan penggunaan sistem temu kembali informasi, sejumlah 251 responden (89,6%)  kemudahan pencarian menggunakan booleom logic or atau and, sejumlah 249 responden (88,9%) setuju kemudahan pengaksesan, sejumlah 249 responden (88,9%) setuju dengan kelengkapan informasi status koleksi,  sejumlah 251 responden (89,6%) setuju dengan kelengkapan informasi jenis koleksi, sejumlah 254 responden (90,7%) menjawab setuju dengan  pencarian menggunakan nama penulis, sejumlah 252 responden (90%) setuju dengan pencarian menggunakan subjek koleksi, sejumlah 230 responden (82,1%) menjawab setuju dengan  tampilan  koleksi AV (audio vidio). Kedua, Upaya pustakawan dalam meningkatkan pemanfaatan sistem temu kembali informasi dilakukan melalui kegiatan sosialisasi, promosi, pengadaan koleksi, dan pemberian fasilitas (sarana-prasarana).  Saran dalam penelitian ini adalah: Pertama, Perpustakaan Politeknik Negeri Malang disarankan untuk menambah jumlah komputer OPAC yang bermanfaat dalam proses temu kembali informasi agar pemustaka tidak terlalu lama dan antri dalam pencarian koleksi. Kedua, Sebaiknya dalam meningkatkan pemanfaatan sistem temu kembali informasi kegiatan sosialisasi tidak dilakukan pada saat pengenalan mahasiswa baru saja tetapi bisa dilakukan secara periodik atau secara teratur sesuai ketentuan yang ditentukan. Sosialisasi bisa juga berupa penyediaan benner, brosur, poster dan informasi yang jelas melalui website perpustakaan POLINEMA

    0

    full texts

    161

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Skripsi Prodi Perpustakaan - Fakultas Sastra
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇