Skripsi Prodi Perpustakaan - Fakultas Sastra
Not a member yet
    161 research outputs found

    Penerapan Strategi Membaca Story Pyramid Pada Matakuliah Deutsche Literatur Pendidikan Bahasa Jerman Universitas Negeri Malang

    No full text
    RINGKASAN Sekarsari, Cloudia Putri. 2018. Strategi Membaca Story Pyramid pada Matakuliah Deutsche Literatur Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman Universitas Negeri Malang. Skripsi, Juusan Sastra Jerman, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Primardiana Hermilia Wijayati, M.Pd Kata kunci: strategi membaca, Story Pyramid, keterampilan membaca Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran dengan menerapkan strategi membaca Story Pyramid untuk menemukan informasi penting dalam teks naratif. Selain itu, penelitian ini juga memiliki tujuan mengetahui respon mahasiswa Jurusan Sastra Jerman Universitas Negeri Malang terhadap stretegi membaca tersebut. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian penerapan dengan pendekatan kualitatif, dengan sebanyak 34 orang mahasiswa Offering B Angkatan 2015 Jurusan Sastra Jerman Universitas Negeri Malang sebagai sumber data dalam penelitian ini. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah hasil observasi, angket, hasil tugas mahasiswa, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uraian deskriptif yang digunakan untuk melakukan analisis terhadap sumber data. Hasil dari strategi ini dapat membantu mahasiswa dalam memahami teks naratif serta dapat mengklasifikasi informasi penting dan meringkasnya sesuai dengan struktur bagian cerita (Intrinsik), sehingga strategi ini dapat digunakan untuk melatih keterampilan membaca mahasiswa dalam matakuliah Deutsche Literatur. Bagi peneliti selanjutnya, disarankan untuk menerapkan dan mengembangkan teknik pembelajaran ini pada tema teks naratif berbahasa Jerman lainnya seperti Kurzgesichte, Fabel, usw. Selain itu juga agar teknik pembelajaran ini tidak hanya diterapkan pada tingkat perguruan tinggi, tetapi juga pada tingkat SMA dengan materi yang disesuaikan

    Evaluasi Koleksi Buku Bidang Ilmu Kesehatan dengan Metode Conspectus di Perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

    No full text
    Kata kunci: evaluasi koleksi, ilmu kesehatan, metode conspectus, perpustakaan perguruan         tinggi.       Salah satu layanan esensial di perpustakaan perguruan tinggi adalah layanan koleksi yang harus relevan dengan kebutuhan pengguna. Pemenuhan kebutuhan pengguna dengan pemanfaatan koleksi dapat diketahui dengan evaluasi koleksi yang dapat dilakukan dengan metode conspectus untuk mengukur kedalaman koleksi yang dimiliki oleh perpustakaan.      Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan serta mengukur kedalaman koleksi buku bidang ilmu kesehatan yang tersedia di Perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Data penelitian berupa koleksi bidang ilmu kesehatan dengan nomor klas 610-618 yang tersedia di Perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang serta skor hasil evaluasi koleksi jenis buku bidang ilmu kesehatan dengan metode conspectus. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik telaah dokumen. Instrumen penelitian berupa profil dan lembar kerja conspectus. Analisis data penelitian dilakukan dengan membuat persentase distribusi koleksi, cakupan kronologis, dan cakupan bahasa koleksi buku bidang ilmu kesehatan, mengukur kedalaman koleksi buku subjek ilmu kesehatan dengan memetakan dan menyajikan skor hasil evaluasi dengan metode conspectus tiap subjek, dan menganalisis hasil penilaian conspectus koleksi buku bidang ilmu kesehatan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa koleksi bidang ilmu kesehatan didominasi oleh koleksi dengan nomor klas 618 subjek ginekologi dan obstetrik. Dari cakupan kronologis koleksi buku bidang ilmu kesehatan dikategorikan koleksi yang mutakhir dengan terbitan lima tahun terakhir mencapai 21,7% dari keseluruhan koleksi yang dimiliki. Kedalaman koleksi buku bidang ilmu kesehatan berada pada kisaran level 2b (Basic information level (introductory) (Tingkat informasi dasar, pengantar hingga 3a (Study/instructional support level, introductory (Tingkat pendukung kebutuhan instruksional/kajian pengantar)). Level 2b hingga 3a menunjukkan bahwa koleksi buku bidang ilmu kesehatan yang dimiliki merupakan koleksi yang dapat mendukung kegiatan akademik pada lingkup kajian ilmu kesehatan pada jenjang diploma III hingga diploma IV. Kekuatan koleksi ada pada koleksi dengan nomor klas 612, 615, 616, dan 618, sedangkan kelemahannya ada pada koleksi dengan nomor klas 614. Cakupan bahasa menunjukkan bahwa koleksi buku bidang ilmu kesehatan didominasi oleh koleksi dengan kode I yakni koleksi yang berbahasa Indonesia. Simpulan yang dapat diambil adalah bahwa evaluasi koleksi dapat dijadikan acuan pada kegiatan pengembangan koleksi selanjutnya oleh perpustakaan. Metode conspectus dapat digunakan sebagai metode evaluasi koleksi perpustakaan perguruan tinggi untuk mengetahui kedalaman koleksi yang dimiliki, namun metode ini memiliki kelemahan yakni pada segi subjektivitasnya. Namun secara keseluruhan metode conspectus cukup relevan sebagai alat evaluasi koleksi perpustakaan perguruan tinggi

    Pemenuhan Kebutuhan Informasi untuk Menunjang Kemampuan Berbahasa Mahasiswa Jurusan Sastra Inggris Melalui Layanan ESAC (English Self Access Center) Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang

    No full text
    ABSTRAK   Kebutuhan informasi muncul karena adanya kesenjangan antara informasi yang dimiliki dengan informasi yang dibutuhkan. Kurikulum 2017 jurusan Sastra Inggris Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang mewajibkan mahasiswa untuk mengambil mata kuliah English Language Skill. Kemampuan berbahasa tersebut meliputi kemampuan mendengar, berbicara, membaca dan menulis. ESAC (English Self Access Center) merupakan pusat sumber belajar mandiri mahasiswa jurusan Sastra Inggris untuk memenuhi kebutuhan informasi dalam menunjang kemampuan berbahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kebutuhan informasi untuk menunjang kemampuan berbahasa mahasiswa jurusan Sastra Inggris melalui layanan ESAC, perilaku pemenuhan kebutuhan informasi untuk menunjang kemampuan berbahasa mahasiswa jurusan Sastra Inggris melalui layanan ESAC, dan hambatan yang dihadapi oleh mahasiswa jurusan Sastra Inggris saat memenuhi kebutuhan informasi untuk menunjang kemampuan berbahasa melalui layanan ESAC. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berjenis studi deskriptif. Data penelitian berupa paparan pembahasan mengenai kebutuhan informasi, perilaku pemenuhan kebutuhan informasi dan hambatan pemenuhan kebutuhan informasi untuk menunjang kemampuan berbahasa mahasiswa jurusan Sastra Inggris melalui layanan ESAC. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan telaah dokumen. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data dengan menggunakan wawancara terstruktur dan observasi pasif. Keabsahan data dilakukan dengan menggunakan metode triangulasi yang dimulai reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan sebagai berikut. Pertama, ESAC belum memenuhi kebutuhan informasi untuk menunjang kemampuan berbicara dan kemampuan menulis mahasiswa jurusan Sastra Inggris. Mahasiswa jurusan Sastra Inggris memiliki enam karakteristik kebutuhan informasi yaitu (1) tingkat semester mempengaruhi kebutuhan informasi dalam menunjang kemampuan berbahasa melalui layanan ESAC, (2) mahasiswa jurusan Sastra Inggris memiliki motivasi tinggi untuk memenuhi kebutuhan informasi kemampuan berbahasa melalui layanan ESAC, (3) mahasiswa jurusan Sastra Inggris menggabungkan informasi lama dengan informasi baru untuk memenuhi kebutuhan informasi kemampuan berbahasa, (4) mahasiswa jurusan Sastra Inggris melakukan antisipasi untuk kebutuhan informasi kemampuan berbahasa yang akan datang, (5) mahasiswa jurusan Sastra Inggris sangat membutuhkan informasi untuk menunjang kemampuan mendengar dan kemampuan membaca di ESAC, (6) mahasiswa jurusan Sastra Inggris tidak mengalami kerumitan masalah kebutuhan informasi selama berada di ESAC. Kedua, mahasiswa jurusan Sastra Inggris melakukan tahap perilaku pemenuhan kebutuhan informasi, yaitu starting, chaining, browsing, monitoring, accessing, differentiating, extracting, verifying, networking, dan information managing. Sepuluh tahap perilaku pemenuhan kebutuhan informasi kemampuan berbahasa tersebut dilakukan dengan runtut, tetapi tahap monitoring tidak dilakukan secara mendalam oleh mahasiswa jurusan Sastra Inggris. Ketiga, hambatan yang dihadapi mahasiswa jurusan Sastra Inggris adalah kondisi psikologis, lingkungan dan keterbatasan sumber informasi untuk menunjang kemampuan menulis dan kemampuan berbicara

    Redesign Logo dan Aplikasi Dalam Brand Identity Restoran Waroeng Daoen

    No full text
    ABSTRAK   Puspasari, Santi. 2018. Redesign Logo dan Aplikasi Brand Identity Restoran Waroeng Daoen sebagai Peningkatan Citra Usaha. Skripsi. Jurusan Seni Desain, Program Studi Desain Komunikasi Visual, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Sarjono, M.Sn.   Kata Kunci: redesign, logo, aplikasi, brand identity,restoran waroeng daoen. Bisnis restoran di Kabupaten Pasuruan semakin beragam, karena merupakan jalur yang dilewati dari Surabaya menuju Malang atau Batu. Salah satunya adalah Restoran Waroeng Daoen, yang tepatnya berada di Desa Parelegi, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. Restoran yang mengusung tema asri dan bernuansa khas Indonesia ini telah ada sejak 2005. Logo Restoran Waroeng Daoen kurang menonjol jika disejajarkan dengan bisnis lain yang serupa, serta akses menuju lokasi kurang strategis. Untuk itu diperlukan perancangan ulang logo dan aplikasi pada media promosi yang diletakkan pada titik-titik strategis. Perancangan ulang ini bertujuan untuk meningkatkan citra usaha di mata masyarakat. Oleh sebab itu analisis dilakukan pada logo lama dan data-data pendukungnya, meliputi anatomi logo dan data merek. Hasil akhir perancangan ulang ini berupa buku Graphic Standard Manual (GSM), yaitu pedoman penggunaan logo. Metode perancangan yang digunakan merupakan model perancangan prosedural. Konsep ini merupakan pengembangan dari konsep perancangan Wheeler, Rustan, dan Sanyoto yang dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan perancangan ulang logo. Perancangan ulang ini diawali dengan penulisan latar belakang masalah serta identifikasi dalam rumusan masalah. Selanjutnya riset dan analisis data, dimana hasil riset dianalisis untuk menemukan kebutuhan merek dalam rancangan logo baru. Kemudian membuat konsep verbaldan merealisasikan konsep perancangan dalam visualisasi desain. Desainter pilih direvisi sehingga menghasilkan final artwork yang menjadi identitas baru merek. Terakhir adalah penyusunan Graphic Standard Manual (GSM), yaitu pedoman penggunaan logo baru serta aplikasinya pada media promosi. Hasil perancangan ulang menggabungkan tiga elemen yang berasal dari Restoran Waroeng Daoen itu sendiri. Yaitu bentuk daun, huruf W, dan huruf D. Media aplikasi adalah sign system berupa monument sign dan signage sebagai penunjuk arah menuju restoran

    PERILAKU PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN DI KALANGAN MAHASISWA UNIVERSITAS MA CHUNG MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui perilaku pemanfaatan perpustakaan di kalangan Mahasiswa Universitas Ma Chung. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Pada peneltian ini perilaku pemanfaatan perpustakaan dibagi menjadi, (1) perilaku pemanfaatan koleksi perpustakaan, (2) perilaku pencarian informasi yang berkaitan dengan koleksi, (3) perilaku mahasiswa dalam mengolah pengetahuan baru, (4) perilaku pemanfaatan fasilitas perpustakaan. Selanjutnya penelitian ini juga membahas mengenai motivasi mahasiswa memanfaatkan perpustakaan. Motivasi mahasiswa dibagi menjadi dua, yaitu (1) faktor internal dan (2) faktor eksternal. Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan,(1) perilaku mahasiswa dalam pemanfaatan koleksi perpustakaan yang mempunyai presentase paling tinggi yaitu membaca koleksi di gedung perpustakaan dengan presentase (47,2%), karena rata-rata mahasiswa Universitas Ma Chung lebih sering memanfaatkan koleksi karya ilmiah yang tidak diperbolehkan dibawa pulang serta mahasiswa tidak ingin menanggung resiko kehilangan atau kerusakan bahan pustaka dan mencatat informasi yang dimuat pada koleksi perpustakaan dengan presentase (53,2%) karena mahasiswa Universitas Ma Chung beralasan lebih praktis mencatat daripada melakukan fotokopi koleksi perpustakaan, (2) perilaku mahasiswa dalam pencarian informasi  yang presentasenya paling tinggi yaitu dengan langsung menuju pada jajaran rak koleksi perpustakaan yaitu sebesar (67,7%) karena mayoritas mahasiswa Universitas Ma Chung sudah hafal dimana letak koleksi yang mereka butuhkan, (3) perilaku mahasiswa dalam mengolah pengetahuan baru yang presentasenya paling tinggi yaitu memahami pengetahuan baru dengan membaca dan dengan cara membandingkan, menghubungkan, serta mengontraskan dengan sumber pengetahuan lain yaitu sebesar (59,5%), (4) perilaku mahasiswa dalam pemanfaatan fasilitas perpustakaan yang paling tinggi presentasenya yaitu memanfaatkan fasilitas perpustakaan karena keamanan yang dimiliki perpustaan dengan presentase (59,2%) karena mahasiswa Universitas Ma Chung menyatakan bahwa mereka merasa aman ketika berada di perpustakaan dengan disediakannya fasilitas loker dan kamera pengawas (5) motivasi internal, yang presentasenya yang paling tinggi yaitu karena keyakinan terhadap kebenaran informasi yang ada di perpustakaan dengan presentase (63,9%) karena mahasiswa Universitas Ma Chung menyatakan bahwa mereka percaya terhadap kebeneran informasi yang dimuat pada koleksi perpustakaan guna memenuhi tugas-tugas perkuliahan dan (6) motivasi eksternal yang mempunyai presentase tinggi yaitu berkunjung ke perpustakaan karena merasa puas terhadap layanan dan fasilitas yang ada di perpustakaan, dengan presentase (64,2%) karena mahasiswa Universitas Ma Chung menyatakan mereka puas terhadap layanan serta fasilitas yang diberikan oleh pihak perpustakaan, jadi mahasiswa tidak jera memanfaatkan perpustakaan sebagai sumber belajar mereka. Hasil penelitian ini dapat menjadi saran serta bahan evaluasi bagi pihak Perpustakaan Universitas Ma Chung mengenai trend pemanfaatan perpustakaan oleh mahasiswa pada era sekarang ini.   Kata Kunci : perilaku pemanfaatan, perpustakaan perguruan tingg

    perilaku mahasiswa dalam pemanfaatan perpustakaan universitas ma chung malang

    No full text
    RINGKASAN   Winastwan, Rheza Ega. 2018. Perilaku Mahasiswa Dalam Pemanfaatan                     Perpustakaan Universitas Ma Chung Malang.Skripsi, Program Studi S1 Ilmu Perpustakaan, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra,                     Universitas Negeri Malang. Dosen Pembimbing (I) Prof. Dr. Suyono, M.Pd (II) Dwi Novita Ernaningsih, M.Hum. Kata Kunci : perilaku pemanfaatan, perpustakaan perguruan tinggi. Mayoritas pengguna aktif perpustakaan perguruan tinggi yaitu dari kalangan mahasiswa. Mahasiswa juga bisa disebut dengangenerasi internet. Generasi internet cenderung mempunyai perilaku yang berbeda dengan generasi sebelumnya karena internet dan gawai merupakan sebuah satu kesatuan yang tidak bisa lepas dari kegiatan sehari-hari. Otomatis generasi internet ini juga memiliki perilaku yang berbeda di dalam memanfaatkan perpustakaan sebagai sumber informasi maupun sumber belajar mereka. Pada peneltian ini perilaku pemanfaatan perpustakaan dibagi menjadi, (1) perilaku mahasiswa dalam pemanfaatan koleksi perpustakaan, (2) perilaku mahasiswa dalam pencarian informasi yang berkaitan dengan koleksi, (3) perilaku mahasiswa dalam mengolah pengetahuan baru, (4) perilaku mahasiswa dalam pemanfaatan fasilitas perpustakaan. Selanjutnya penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui motivasi mahasiswa dalam memanfaatkan perpustakaan. Motivasi mahasiswa memanfaatkan perpustakaandalam penelitian ini dibagi menjadi dua meliputi, (1) faktor internal dan (2) faktor eksternal. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui perilaku pemanfaatan perpustakaan di kalangan Mahasiswa Universitas Ma Chung. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh Mahasiswa Universitas Ma Chung yang berjumlah 1.500. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakanrandom sampling. Pendekatan yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah pendekatan Slovin. Sampel penelitian ini adalah 316 Mahasiswa Universitas Ma Chung. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis statistik. Data yang berhasil dikumpulkan kemudian diolah menggunakan perhitungan rumus presentase. Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan,(1) perilaku mahasiswadalam pemanfaatan koleksi perpustakaan yang mempunyai persentase paling tinggi yaitu membaca koleksi di gedung perpustakaan dengan presentase (47,2%), karena rata-rata mahasiswa Universitas Ma Chung lebih sering memanfaatkan koleksi karya ilmiah yang tidak diperbolehkan dibawa pulang serta mahasiswa tidak ingin menanggung resiko kehilangan atau kerusakan bahan pustaka dan mencatat informasi yang dimuat pada koleksi perpustakaan dengan persentase (53,2%) karena mahasiswa Universitas Ma Chung beralasan lebih praktis mencatat daripada melakukan fotokopi koleksi perpustakaan, (2) perilaku mahasiswa dalam pencarian informasi  yang presentasenya paling tinggi yaitu dengan langsung menuju pada jajaran rak koleksi perpustakaan yaitu sebesar (67,7%) karena mayoritas mahasiswa Universitas Ma Chung sudah hafal dimana letak koleksi yang mereka butuhkan, (3) perilaku mahasiswa dalam mengolah pengetahuan baru yang presentasenya paling tinggi yaitu memahami pengetahuan baru dengan membaca dan dengan cara membandingkan, menghubungkan, serta mengontraskan dengan sumber pengetahuan lain yaitu sebesar (59,5%), (4) perilaku mahasiswa dalam pemanfaatan fasilitas perpustakaan yang paling tinggi presentasenya yaitu memanfaatkan fasilitas perpustakaan karena keamanan yang dimiliki perpustaan dengan persentase (59,2%) karena mahasiswa Universitas Ma Chung menyatakan bahwa mereka merasa aman ketika berada di perpustakaan dengan disediakannya fasilitas loker dan kamera pengawas (5) motivasi internal, yang presentasenya yang paling tinggi yaitu karena keyakinan terhadap kebenaran informasi yang ada di perpustakaan dengan persentase (63,9%) karena mahasiswa Universitas Ma Chung menyatakan bahwa mereka percaya terhadap kebeneran informasi yang dimuat pada koleksi perpustakaan guna memenuhi tugas-tugas perkuliahandan (6) motivasi eksternal yang mempunyai presentase tinggi yaitu berkunjung ke perpustakaan karena merasa puas terhadap layanan dan fasilitas yang ada di perpustakaan, dengan persentase (64,2%) karena mahasiswa Universitas Ma Chung menyatakan mereka puas terhadap layanan serta fasilitas yang diberikan oleh pihak perpustakaan, jadi mahasiswa tidak jera memanfaatkan perpustakaan sebagai sumber belajar mereka. Hasil penelitian ini dapat menjadi saran serta bahan evaluasi bagi pihak Perpustakaan Universitas Ma Chung mengenai trend pemanfaatan perpustakaan oleh mahasiswa pada era sekarang ini

    “Murderer! Murderer! Murderer!”: Detecting Linguistic Deception Cues

    No full text
    RINGKASAN Maulana, Akbar Rahmada. 2018. “Murderer! Murderer! Murderer!”: Detecting Linguistic Deception Cues. Undergraduate Thesis. Department of English, Faculty of Letters, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Yazid Basthomi, M.A (2) Maria Hidayati, S.S, M.Pd.   Keywords: Deception, Forensic Linguistic, Discourse, Courtroom. There is a rapidly-growing interest in detecting lies for forensic purposes (Burgoon, Blair, Qin, & Nunamaker, 2003; Choudhury, 2014; DePaulo, Lindsay, Malonc, Muhlenbruck, Chartlon, Cooper, 2003; Ettinger &Jehiel, 2009; Galasinsiki, 2000; Toma, 2012; Vrij, 2000); yet, some gaps still remain which require further investigation. In relation to this, this research addresses the gap within previous studies. The primary objectives of this study are (1) How linguistic deception discourse is constructed in Bill Clinton and Holly Bobo Cases? (2) How is the comparison of linguistic deception discourse in Bill Clinton and Holly Bobo case in relation to their deception strategy? This study attempts to investigate the usage of linguistic deception cues in Bill Clinton and Holly Bobo murderer case by employing qualitative method. The concordance is built up by Antconc as corpus of deception containing the data of deception from Bill Clinton and Holly Bobo cases. The data was expounded by employing content based analysis and systemic functional linguistics covering ideational metafunction (material and mental process), and interpersonal metafunction (modality).  Furthermore, the prosodic features of deception cues were expounded by canvassing paralinguistic analysis. The parameter of deception cues in content based analysis projected the credibility of the cues both in Bill Clinton and Holly Bobo cases. The deceiver transmitting deception cues: self-reference, second/ third pronoun, quality, clarity, negative words, lacks of detail, quantity, reproduction, image and relationship protecting behavior and relevance manipulation. The SFL and paralinguistic analysis verify the discourse of being criminalized and the issue of power relation within the courtroom in relation to the deceptive context. Additionally, the speech latency and the pause shed the light of deceptive prosodic features. Moreover, this study deliberately compared the strategy of deceiver in courtroom covering biased information search consisting of amount search, selective search, selective attention, misremembering, rationalization, and biased interpretation. This research concluded the parameters of deception cues in content based analysis, SFL and paralinguistic analysis are credible to detect deception discourse. This three elements successfully explained the discourse of deception and comparing their strategy to convince the judges in a courtroom. This study suggests for further research confirm the strategy of the discourse by conducting laboratory research to verify the way brain works when the strategy of deception is molded

    Hubungan Kualitas Informasi Website Perpustakaan Dengan Citra Perpustakaan: Studi Pada Perpustakaan Universitas Negeri Malang

    No full text
    ABSTRAK    Muzaki, Ahmad. 2017. Hubungan Kualitas Informasi Website Perpustakaan Dengan Citra Perpustakaan: Studi Pada Perpustakaan Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Dwi Saksomo, M.Si (II) Drs. Dwi Sugianto, M.Pd   Kata Kunci: Website Perpustakaan, Kualitas Informasi, Citra Perpustakaan   Perpustakaan Universitas Negeri Malang telah memiliki website perpustakaan yang beralamatkan http://library.um.ac.id/. Website sendiri merupakan salah satu media promosi perpustakaan yang dapat dilakukan oleh perpustakaan dalam  menjangkau pemustaka melalui internet. Sebagai media promosi, website perpustakaan  harus dapat memberikan kualitas informasi yang baik. Karena pada dasarnya sebuah website berisi tentang kumpulan informasi yang disatukan dalam satu sistem. Informasi yang disediakan harus mempunyai kualitas yang baik. Karena kualitas informasi akan mempengaruhi sikap atau persepsi pengguna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas informasi website perpustakaan dengan citra perpustakaan. Objek penelitian ini adalah website perpustakaan Universitas Negeri Malang, sedangkan populasinya adalah anggota perpustakaan Universitas Negeri Malang. Teknik pengambilan sampel adalah probability sampling dengan metode sampel random sederhana. Adapun analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah teknik analisis korelasi product moment pearson. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara kualitas informasi website perpustakaan dengan citra perpustakaan. Dengan rincian hasil penelitian, berdasarkan pedoman intepretasi koefisien korelasi terdapat hubungan yang signifikan antara dimensi waktu dengan citra perpustakaan sebesar 0,484 yang termasuk dalam kategori sedang. Terdapat hubungan yang signifikan antara dimensi isi dengan citra perpustakaan sebesar 0,587 yang termasuk dalam kategori sedang. Terdapat hubungan yang signifikan antara dimensi bentuk dengan citra perpustakaan sebesar 0,437 yang termasuk dalam kategori sedang. Saran penelitian yang diberikan adalah informasi dapat menyebar dengan mudah dan cepat. Oleh karena itu, website perpustakaan harus mempublikasi informasi secara teratur. Isi website perpustakaan harus memberikan informasi yang akurat dan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Selain itu, juga harus menampilkan informasi terkait pencapaian prestasi perpustakaan, sehingga persepsi pengguna tentang perpustakaan akan semakin baik.Website perpustakaan harus menyediakan bentuk informasi yang beragam. Jika bentuk informasi website semakin beragam tentu akan mempermudah pengguna dalam memahami informasi yang dapat mempengaruhi perpsesi pengguna tentang citra perpustakaan

    ANALISIS KUALITAS LAYANAN TAMAN BACA MASYARAKAT TABAMAS DI ALUN-ALUN KABUPATEN NGANJUK

    No full text
    ABSTRAK    Adhim,Muhammad Hamimul. 2017. Analisis Kualitas Layanan Taman Baca Masyarakat TABAMAS  di Alun-alun Kabupaten Nganjuk. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Dwi Saksomo, M.Si.,(II) Drs. Dwi Sugianto, M.Pd.   Kata Kunci: kualitas layanan, taman baca masyarakat   Taman Baca Masyarakat atau TABAMAS merupakan salah satu layanan yang dimiliki oleh Perpustakaan Daerah Kabupaten Nganjuk. Pendirian TABAMAS bertujuan untuk meningkatkan minat baca masyarakat Kabupaten Nganjuk dan sekitarnya. Melalui penyediaan koleksi yang lengkap, diharapkan TABAMAS dapat menarik minat baca masyarakat. Selain itu juga ditunjang dengan fasilitas yang ada dalam layanan terhadap masyarakat.   Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas layanan berdasarkan koleksi, fasilitas, sumber daya manusia, dan layanan, mendeskripsikan peranan yang dimiliki oleh TABAMAS, dan kendala yang dihadapi TABAMAS di Kabupaten Nganjuk. Rancangan dalam penelitian yaitu menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subyek dalam penelitian ini yaitu kepala perpustakaan, pustakawan atau pengelola TABAMAS, dan pemustaka TABAMAS. Sumber data diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian yaitu jumlah koleksi yang ada di TABAMAS yaitu 1.985 eksemplar yang terdiri dari buku dengan kelas utama 000-900, koleksi referensi, majalah, koran, dan buku anak. Kelengkapan koleksi yang dimiliki tersebut membuat kualitas koleksi TABAMAS cukup baik. Ketersediaan fasilitas pendukung yang ada di TABAMAS pun cukup lengkap. Ruangan TABAMAS masih memiliki ruangan yang sempit dan perlu adanya perluasan lagi. Ruangan TABAMAS tidak dapat menampung pengunjung yang datang dengan maksimal, khususnya pada jam istirahat dan hari libur. Tidak ada petunjuk khusus yang tersedia di dalam ruangan TABAMAS. Kebersihan TABAMAS selalu dijaga dengan cara membersihkan ruangan setiap awal dan akhir jam layanan. Sedangkan untuk lingkungan sekitar TABAMAS dibesrihkan oleh dinas kebersihan dan pertamanan. Dalam pelayanan yang dilakukan oleh petugas di TABAMAS, petugas memiliki prinsip untuk mengutamakan pelayanan terhadap pemustaka. Hal tersebut dapat menunjukkan sikap profesionalisme petugas layanan sehingga memunculkan rasa kebanggaan dalam diri petugas layanan TABAMAS. Sedangkan pada TABAMAS, ketepatan waktu layanan menurut pemustaka telah dianggap baik. TABAMAS memiliki peranan dalam menyediakan sumber informasi bagi masyarakat umum, khususnya masyarakat Kabupaten Nganjuk. Dengan adanya peranan tersebut, masyarakat mendapatkan manfaat seperti menambah informasi masyarakat, menambah wawasan masyarakat, membantu kegiatan belajar masyarakat, dan menjadi hiburan tersendiri bagi pemustaka. Kendala yang dihadapi oleh TABAMAS yaitu berkaitan dengan kurang luasnya ruangan yang dimiliki oleh TABAMAS. Selain itu juga kendala terhadap koneksi wifi dan fasilitas lainnya

    Turn-Taking Strategies Used by Male and Female Presenters in Talk Shows “Jimmy Kimmel Live!” and Ellen DeGeneres Show”

    No full text
    ABSTRAK   Turn-taking and its relation to gender study has been one of the issues regarding the implication in daily conversation. Therefore, many researchers have been interested in conducting research projects in this field. Related to the previous statement, this study aims at identifying the turn-taking strategies performed by male presenter named Jimmy Kimmel and female presenter named Ellen DeGeneres to the male and female guests, namely Anthony Anderson and Kate Hudson. This study used qualitative method. The sources of the data were taken from the videos of talk shows namedJimmy Kimmel Live! and Ellen DeGeneres Show when both presenters were inviting Anthony Anderson and Kate Hudson in each show.The collected data were transcribed to identify the turn-taking strategy performed by both presenters based on Stenstrom theory (1994). The findings revealed that (1) as the representation of male presenter, in conversation with male guest, Jimmy performed most ofthe strategies such as hesitant start, clean start, uptakes, links, alert, filled pause/ verbal fillers, silent pause, lexical repetition, a new start prompting and appealing. However, he did not apply metacommentand giving up strategy.Furthermore,in conversation with female guest, he used all the strategies, except hesitant start, metacomment, lexical repetition, a new start, and giving up strategy. (2) As the representation of female presenter, Ellen did not use metacomment, silent pause,and giving up strategies inher conversation with male guest. On the other hand, in conversation with female guest, she used all the strategies, except metacomment strategy. In general, this study is presented to give a broader insight to the readers about turn-taking and its relation to the gender studies that focuses on how male and female presenters performed turn taking strategies which is expected to be theoretically and practically beneficial to be adopted in daily conversation. Besides, it is also expected that this studycan be one of the references for the future researchers who are interested in turn-taking and gender studies

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Skripsi Prodi Perpustakaan - Fakultas Sastra
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇