SKRIPSI Jurusan Seni dan Desain - Fakultas Sastra UM
Not a member yet
    2650 research outputs found

    PERANCANGAN WEB DESIGN KRIPIK PISANG "GANTENG CHIPS" SEBAGAI SARANA MEDIA PROMOSI

    No full text
    ABSTRAK   Putri, Ayung Agustine. 2017. PerancanganWeb Design Kripik Pisang “Ganteng Chips”sebagai Sarana Media Promosi. Skripsi, Jurusan Desain Komunikasi Visual, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Sarjono, M.Sn, (II) Joko Samodra, S.Kom, M.T.   Kata Kunci: Perancangan, Web Design, Media Promosi   Ganteng chips adalah kripik pisang yang mempunyai berbagai rasa seperti oreo, greentea, coklat. Rasa yang bervarian serta harga yang lebih terjangkau diharapkan mampu menarik perhatian pecinta kripik pisang yang ataupun orang yang belum pernah merasakan kripik pisang. Namun karena terbatasnya jangkauan dari reseller yang hanya bisa menjual di area terdekat mereka dan ditambah dengan berkembangnya kuliner di Malang maka perlu adanya media promosi yang sesuai untuk Ganteng Chips. Tujuan dari perancangan web design sebagai media promosi Kripik Pisang Ganteng Chips adalah untuk memperkenalkan dan menjual produk baru dari Gedhang Ganteng yaitu Ganteng Chips serta menambah ketertarikan orang untuk ikut menjadi reseller dari Ganteng Chips lewat website yang ada. Perancangan ini menggunakan model perancangan dari Sanyoto.Langkah-langkah perancangan tersusun berurutan untuk menghasilkan produk yang sesuai dengan tujuan perancangan. Diawali dengan mengumpulkan data lapangan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi, membuat analisis, membuat konsep isi web, sketsa desain, kemudian menghasilkan produk yang diinginkan. Website ini memakai jenis desain full background dengan fixed layout yang dimana kedepannya menjadi responsive layout dan bisa diakses. Isi dari perancangan web design Kripik Pisang Ganteng Chips dibagi menjadi lima bagian :Beranda, Produk kami, Cara Beli, Peluang Usaha, dan Tentang Kami dengan media pendukung diantaranya x-banner, poster, sosial media dan video.       ABSTRACT   Putri, Ayung Agustine. 2017. Design Web Banana Chips “Ganteng Chips” As Media Promotions. Thesis, Visual Communication Design Department, Faculty of Letters, State University of Malang. Advisors: (I) Drs. Sarjono, M.Sn, (II) Joko Samodra, S.Kom, M.T.   Keywords: Web Design, Promotional Media   Ganteng Chips are banana chips that have various flavors such as oreo, greentea, chocolate. More variants flavor and more affordable prices are expected to attract the attention of banana chips lover or people who have never felt banana chips before. However, due to the limited amount of resellers and their capability to sell the products in the area near to them and with the development of culinary in Malang it is necessary to have the appropriate promotional media for Ganteng Chips. The purposes of making web design as a media promotion for this banana chips are to introduce and sell new products from GedhangGantengwhich is Ganteng Chips and also it helps the producer to attractpeople becoming a reseller of Ganteng Chips through the existing website. This design used a design model from Sanyoto. The design steps are arranged in order to produce a product that suits the design objectives. It began by collecting data through observation, interviews, documentation, making analysis, conceptualizing web contents, design sketches, then producing the products. This website uses a full background design type with fixed layout where the future becomes responsive layout and can be accessed.The contents of Banana Chips from Ganteng Chips web design are divided into five sections which are Home, Our Products, How to Buy, Business Opportunities, and About Us section with supporting media such as x-banner, posters, social media and video

    Perancangan Kaos Komik Strip Sebagai Bagian dari Kampanye Untuk Meningkatkan Sportifitas Aremania

    No full text
    ABSTRAK Pemilihan komik strip sebagai media edukasi untuk meningkatkan sportifitas aremania tidak terlepas dari permasalahan utama yang sering muncul yaitu terkait dengan pelanggaran ketertiban, anarkisme, pelanggaran lalulintas dan lain-lain. Aktifitas seperti itu tentunya akan mengganggu kenyamanan para supporter lain dan masyarakat. Maka salah satu media yang dapat dijadikanedukasi adalah melalui komik strip dengan media kaos. Komik strip dipilih karena didalamnya dapat memuat gambar, pesan teks, dan humor-humor yang bersifat mengkritik sekaligus mengedukasi.Dasar perancangan yang digunakan dalam perancangan komik strip dengan judul “Arema Selalu Sportif” ini menggunakan dasar perancangan desain komunikasi visual Sadjiman Ebdi Sanyoto dalam bukunya “Metode Perancangan Komunikasi Visual”. Dimulai dari latar belakang yang terdiri dari fakta, kesenjangan, dan harapan perancangan, kemudian dirumuskan menjadi rumusan masalah. Pengumpulan data juga dilakukan baik data pustaka maupun data lapangan yang selanjutnya akan akan disusun menjadi sebuah konsep perancangan. Dari perancangan ini, menghasilkan sebuah media edukasi  yang berjudul “Arema Selalu Sportif” dikembangkan menjadi 12 tema dan diproduksi dalam kaos yang tiga warna yaitu merah, biru, dan hitam. Komik strip ini juga diharapkan dapat meningkatkan suportifitas Aremania baik yang berada dikawasan Malang Raya maupun luar Malang

    Perancangan Prospectus Pondok Pesantren Bihaaru Bahri ‘Asali Fadlaailir Rahmah

    No full text
    ABSTRAK   Handayani, Pertiwi. 2017. Perancangan Prospectus Pondok Pesantren Bihaaru Bahri ‘Asali Fadlaailir Rahmah. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Moch. Abdul Rohman, S.Sn., M.Sn (II) Joko Samodra, S.Kom, M.T   Kata Kunci: Perancangan, Prospectus, Pondok Pesantren, Bihaaru Bahri ‘Asali Fadlaailir Rahmah   Dengan adanya sistem pendidikan pondok pesantren, perkembangan Islam di Indonesia menjadi sangat pesat, namun perkembangan pondok pesantren memerlukan proses pengkajian terhadap berbagai hal tentang keilmuan dan perkembangan budaya di tengah masyarakat. Informasi merupakan suatu yang dihasilkan dari pengolahan data. Dengan demikian informasi dapat dijelaskan kembali sebagai suatu yang dihasilkan dari pengolahan data menjadi lebih mudah dimengerti dan bermakna yang menggambarkan suatu kejadian beserta fakta yang ada. Kurangnya informasi mengenai pondok pesantren Bihaaru Bahri ‘Asali Fadlaailir Rahmah (Bi Ba’a Fadlrah) saat ini menjadi suatu alasan masyarakat tidak mengenal secara luas mapun secara optimal mengenai perkembangan pondok pesantren.Maka perlu kiranya diciptakan media yang sesuai dengan permasalahan pondok pesantren yaitu buku prospectus yang memiliki kekuatan dalam memberi informasi identitas yang akurat sehingga tujuan perancangan dapat tercapai. Model perancangan memiliki tiga jenis model, yaitu model perancangan prosedural, model perancangan konseptual, dan model perancangan teoritik. Model perancangan ini menjelaskan tahapan yang dilalui dalam proses perancangan media komunikasi visual. Tahapan tersebut meliputi kegiatan identifikasi masalah, analisis data, sintesa serta pengumpulan data, perencanaan media, perencanaan kreatif, konsep kreatif perancangan tata desain dan desain final. Perancangan ini menghasilkan media utama berupa buku yang berjudul “Prospectus Pondok Pesantren Bihaaru Bahri ‘Asali Fadlaailir Rahmah” beserta media pelengkap seperti t-shirt, brosur, totebag, stiker, gantungan kunci maupun media launching seperti x-banner. Buku ini diharapkan menjadi media komunikasi visual yang efektif untuk memberikan citra positif kepada masyarakat tentang pondok pesantren dan sebagai media pemasaran dalam bentuk buku

    Manajemen Seni Pertunjukan dalam Event Tahun 2016 di Sanggar Bina Tari Bayu Kencana Kota Probolinggo

    No full text
    ABSTRAK Andani, Marsa Nur. 2017. Manajemen Seni Pertunjukan Dalam Event Tahun 2016 Di Sanggar Bina Tari Bayu Kencana Kota Probolinggo. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Endang Wara Suprihatin Diah Pratamawati, M.Pd, (II) Hartono S,Sn.M,Sn Kata Kunci : manajemen, seni pertunjukan, event, sanggar Bina Tari Bayu KencanaSanggar Bina Tari Bayu Kencana merupakan sebuah organisasi kesenian di kota Probolinggo, yang setiap tahunnya mempunyai agenda rutin dalam menghasilkan karya-karya tarian kreasi baru. Pada tahun 2016, karya yang dibuat adalah hasil karya anak-anak sanggar dengan jumlah 13 karya tari kreasi baru.Tujuan penelitian ini untuk mendiskripsikan pengelolaan dalam event seni pertunjukan tahun 2016 yang dilaksanakan di Sanggar Bina Tari Bayu Kencana kota Probolinggo.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Sumber data penelitian ini berupa paparan data tentang manajemen seni pertunjukan dalam event tahun 2016 di sanggar Bina TariBayu Kencana kota Probolinggo. Pengumpulan data dilakukan dengan tehnik wawancara dan observasi, serta instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data adalah peneliti sendiri dan dokumentasi sanggar juga dokumentasi peneliti. Tahap keabsahan data dilakukan dengan trianggulasi data. Kegiatan analisis data dimulai dari tahap reduksi. Tahap penyajian data dan tahap penarikan kesimpulan.Hasil temuan yang diperoleh dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Tahap Pra-produksi dalam event tahun 2016 dibagi menjadi dua bagian yaitu bagian perencanaan tebagi menjadi tiga: (a) penetapan waktu, (b) penentuan lokasi, (c) penentuan jenis karya; dan bagian pengorganisasi di dalamnya terbagi menjadi tiga yaitu: (a) penetapan struktur organisasi, (b) pembagian tugas, (c) penyusunan mekanisme. (2) Tahap pelaksanaan produksi event tahun 2016 adalah tahap pengarahan terbagi menjadi dua yaitu: (a) koordinasi dan (b) motivasi. Dan (3) tahap ketiga dalam pasca produksi event tahun 2016 adalah tahap pengendalian yaitu (a) evaluasi. Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa manajemen seni pertunjukan dalam event tahun 2016 di Sanggar Bina Tari Bayu Kencana kota Probolinggo terdiri dari tiga bagian yaitu: tahap pra-produksi, tahap pelaksanaan produksi dan tahap pasca produksi dalam mengelola suatu seni pertunjukan

    Pengembangan Buku Menggambar Flora dan Fauna Sebagai Penunjang Bahan Ajar Mata Pelajaran Seni Budaya Untuk SMPN 1 Kejayan Kelas VII

    No full text
    ABSTRAK Supriyadi. 2017. Pengembangan Buku Menggambar Flora dan Fauna Sebagai Penunjang Bahan Ajar Mata Pelajaran Seni Budaya Untuk SMPN 1 Kejayan Kelas VII. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Diediek Rahmanadji, M.Pd, (II) Ike Ratnawati, S.Pd M.Pd. Kata Kunci: Buku, Menggambar Flora dan Fauna, Bahan AjarMedia pembelajaran adalah bahan, alat, atauteknik yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar dengan maksud agar proses interaksi komunikasi edukasi antara guru dan siswa dapat berlangsung secara tepat dan berdayaguna. Berdasarkan definisi tersebut, media pembelajaran memiliki manfaat yang besar dalam memudahkan siswa mempelajari materi pelajaran. Dalam mata pelajaran seni budaya khususnya pada materi menggambar flora dan fauna, media pembelajaran memiliki peranan sangat penting.Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran yang dulunya hanya menggunakan modul, LKS dan buku siswa menjadi buku penunjang. Model penelitian yang digunakan adalah model penelitian Borg and Gall yaitu (1) Analisis kebutuhan, (2) perencanaan, (3) pengembangan produk awal. (4) validasi ahli, (5) revisi produk I, (6) uji kelompok kecil, (7) Revisi produk akhir, (8) Implementasi. Produk akhir di uji kelayakkannya oleh dua orang ahli, satu ahli media dan satu ahli materi dan 20 orang sebagai subjek uji coba kelompok kecil yakni para siswa kelas VIII SMPN 1 Kejayan. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, uji validasi dan uji coba lapangan. Instrument yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah berupa kuissioner dan angket yang kemudian dianalisis dan dikonversi dengan tabel criteria kelayakan. Hasil dari validasi para ahli menunjukkan bahwa buku penunjang untuk materi menggambar flora dan fauna pada mata pelajaran seni budaya ini layak digunakan dengan memperoleh presentase 73 % dengan merevisi desain cover yang harus sesuai dengan tema, memberikan contoh gambar yang sesuai dengan materi, mengganti jenis font dan merubah ukuran font yang terlalu besar. Dari validasi ahli materi diperoleh presentase 93.3 % dengan merevisi urutan materi secara jelas. Selain uji validasi, uji lapangan yang dilakukan di SMPN 1 Kejayan juga memperoleh hasil positif yaitu dengan presentase 95,75 % terlihat siswa sangat antusias saat belajar yang artinya masuk dalam kategori sangat valid dan sangat layak digunakan

    PENGEMBANGAN BUKU TEKS TARI GLIPANG RODHAT SEBAGAI BAHAN AJAR MATA PELAJARAN SENI TARI DI SMP NEGERI 01 PASIRIAN LUMAJANG

    No full text
    ABSTRAK Rahayu, Mita Rosita. 2017. Pengembangan  Buku Teks Tari  Glipang Rodhat Sebagai Bahan Ajar Mata Pelajaran Seni Tari Di SMP Negeri 01 Pasirian Lumajang. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Dra. Ninik Harini, M.Sn (II) Ika Wahyu Widyawati, S.Pd, M.Pd Kata Kunci : pengembangan, buku teks, tari glipang rodhat, pasirian lumajangSMP Negeri 01 Pasirian Lumajang adalah salah satu sekolah yang melaksanakan pembelajaran sub bidang seni tari yang diberlakukan sejak  kelas VII semester ganjil, dan untuk kelas VIII materi tari juga diberikan dengan pembahasan tentang keunikan tari tradisional Glipang Rodhat yang telah disesuaikan dengan kompetensi dasar pada kurikulum 2013.Tujuan penelitian dan pengembangan ini untuk menghasilkan bahan ajar pengembangan buku teks tari Glipang Rodhat sebagai bahan ajar mata pelajaran seni tari di SMP negeri 01 Pasirian Lumajang.Penelitian dan pengembangan ini mengadaptasi prosedur penelitian Borg and Gall 1983, menggunakan metodo Research and Development (R&D) yang telah dimodifikasi menjadi 11 langkah  yaitu : (1) identifikasi kebutuhan, (2) pengumpulan data, (3) perancangan produk, (4) desain produk, (5) validasi produk I, (6) revisi produk I, (7) uji kelompok kecil, (8) uji kelompok besar, (9) validasi II, (10) revisi produk akhir, (11) produk bahan ajar buku teks tari Glipang Rodhat. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis kualitatif dan persentase. Data yang bersifat kualitatif dianalisis dan dipertimbangkan sebagai bahan revisi produk, sedangkan data kuantitatif dianalisis dari uji kelayakan produk dianalisis menggunakan rumus dan persentase.Hasil penelitian dan pengembangan ini adalah (1) menghasilkan sebuah produk bahan ajar buku teks tari Glipang Rodhat (2) produk yang dikembangkan adalah buku teks yang dikemas dalam bentuk buku cetak yang berisi materi keunikan tari Glipang Rodhat (3) perolehan hasil uji coba produk dapat disimpulkan sebagai berikut, berdasarkan penilaian ahli materi I buku teks valid dengan persentase 96,9%, berdasarkan penilaian oleh ahli materi II buku teks valid dengan persentase 96,6%, berdasarkan penilaian oleh ahli desain buku teks valid dengan persentase 96,2%, sedangkan penilaian oleh ahli bahasa buku teks valid dengan persentase 96,4%. Kesimpulan dari hasil penelitian dan pengembangan ini adalah menghasilkan sebuah produk buku teks tari Glipang Rodhat yang dapat dijadikan sebagai bahan ajar  dalam proses pembelajaran. Saran untuk penelitian lain adalah materi yang dapat dikembangkan menjadi media pembelajaran interaktif yang bisa menjadi sumber belajar lain pendamping buku teks yang digunakan oleh siswa

    Bentuk Penyajian dan Fungsi Kentrung Sedyo Rukun Tulungagung

    No full text
    ABSTRAK Dwijayanti, Dessy Putri. 2017. Bentuk Penyajiandan Fungsi Kentrung Sedyo Rukun Tulungagung.Skripsi. JurusanSenidanDesain. FakultasSastra. UniversitasNegeri Malang.Pembimbing (I) Dra. E.W. Suprihatin D. P., M.Pd Kata kunci: Kentrung, Fungsi, BentukSalah satu, kesenian yang ada di Kabupaten Tulungagung adalah kesenian kentrung. Kentrung Sedyo Rukun merupakansatu-satunya kentrung yang masih bertahan di Tulungagung. Eksistensi Kentrung Sedyo Rukun Tulungagung hingga saat ini mendorong peneliti untuk meneliti bentuk penyajian serta fungsinya. Kentrung yang memiliki fungsi awal sebagai media komunikasi dakwah tidak menutup kemungkinan memiliki fungsi lain.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk penyajian dan fungsiKentrung Sedyo Rukun Tulungagung.Metode penelitian yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif.Pengumpuln data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan secara langsung dengan para pelaku seni kentrung yaitu Gimah dan Bibit serta Yayak dan Buwono. Hasil dari pengumpulan selanjutnya direduksi, disajikankemudian divalidasi dengan triangulasi teknik dan sumber.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bentuk penyajian Kentrung Sedyo Rukunterdiri dari unsur-unsur yang ada pada penyajian Kentrung Sedyo Rukun yaitu dalang, cerita, parikan, banyolan, panjak, musik, tempat pertunjukkan, tata rias dan tata busanan serta memiliki susunan acara yang terdiri dari pembuka, batang isi dan penutup.Sedangkan Fungsi Kentrung Sedyo Rukun Tulungagung adalah untuk ritual dan hiburan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Kentrung Sedyo Rukun Tulungagung memiliki bentuk penyajian yang berbeda dan fungsi yang berbeda. Saran dari peneliti diharapkan adanya penelitian lebih lanjut untuk menyempurnakan hasil penelitian ini dalam hal struktur penyajian dan lakon cerita. Selain itu, diharapkan tumbuhnya kesadaran masyarakat Kabupaten Tulungagung untuk meningkatkan apresiasi terhadap upaya pelestarian dan pengembangan Kentrung Sedyo Rukun Tulungagung

    . Kerajinan Kerang Laut UD Putra Tenan di Desa Pasir Putih Kecamatan Bungatan Kabupaten Situbondo

    No full text
    ABSTRAK   Mustikasari,  Dewi. 2016. Kerajinan Kerang Laut UD Putra Tenan di Desa Pasir Putih Kecamatan Bungatan Kabupaten  Situbondo. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri  Malang. Pembimbing: (I) Dra. Hj. Ida Siti Herawati, M.Pd, (II) Drs. Muhadjir.   Kata Kunci: Kerajinan kerang laut, UD Putra tenan Kerajinan kerang laut merupakan salah satu  kerajinan  yang  ada di DesaPasir Putih Pandansari, sejak  jaman dahulu kerang laut dikenal sebagai biota laut yang dapat dikonsumsi. Sedangkan cangkangnya dapat dijadikan kerajinan. Kerajinan  kerang laut di UD Putra Tenan terbuat dar i cangkang kerang laut bermacam-macam jenisnyadan dibentuk menjadi sebuah  kerajinan  yang berguna serta bernilai senitinggi. Dalam pembuatannya memperhatikan nilai fungsi serta kegunaan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sampai saat ini, kerajinan kerang laut masih dikembangkan hingga menjadi salah satu pekerjaan masyarakat setempat. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan  untuk mengetahui beberapa hal, yaitu tentang desain kerajinan kerang laut dan  proses pembuatan kerajinan kerang laut di UD Putra Tenan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik wawancara dan observasi. Untuk menjaga keabsahan data, dilakukan kegiatan trianggulasi sumber, tahap analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan/ verifikasi. Berdasarkan  hasil penelitian, diperoleh dua kesimpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, desain ini memiliki bentuk yang diciptakan menyerupai bentuk-bentuk tiruan alam, seperti tumbuhan dan hewan. Desain ini memiliki ukuran yang beraneka macam, selain itu jugaterdapat warna yang menarik perhatian konsumen. Desain ini berfungsi sebaga ipelengkap interior  maupun benda pakai yang memiliki unsur hias didalamnya yang memiliki unsur estetik. Kedua, proses pembuatan ini memerlukan bahan-bahan utama yang berasal dari laut, yakni biota laut sebagai pelengkap desain tersebut. Proses pembuatannya masih menggunakan  teknik manual yang mengandalkan tenaga manusia, namun beberapa yang menggunakan mesin hanya sebagai alat pembantu saja, selain itu jugaada  proses pewarnaan sampai finishing  terhadap desain. Untuk keseluruhan mulai dari tahap persiapan pembuatan hingga tahap finishing dilakukan dan dikerjakan secara manual. Disarankan dari hasil penelitian ini agar pengrajin terus mengembangkan desain produk dan mempertahankan keunikan pada desain produk kerajinan kerang laut tersebut. Penelitian ini perlu dikembangkan lagi dalam penelitian yang serupa, tetapi pada tujuan  yang berbeda

    Perancangan Buku Cerita Bergambar tentang Pendidikan Karakter melalui Nilai-Nilai yang Terkandung dalam Pancasila

    No full text
    ABSTRAK    Pendidikan karakter merupakan proses pembentukan akhlak atau kepribadian anak. Di Indonesia pendidikan karakter dikenal melalui Pancasila. Dalam Pancasila telah dijelaskan nilai-nilai yang terkandung disetiap silanya. Usia anak yang paling efektif dalam melakukan pendidikan dan menanamkan karakter tertentu adalah usia 10-12 tahun, karena saraf dan sensorik anak pada usia tersebut sudah mengalami kematangan sehingga informasi-informasi dan nilai postif yang diajarkan pada anak usia tersebut telah dapat diterima dengan baik oleh nalar mereka. Tujuan perancangan ini adalah menghasilkan produk berupa buku cerita bergambar yang dapat menyampaikan pesan moral yakni nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, permusyawaratan dan keadilan untuk pendidikan karakter anak Sekolah Dasar kelas 4-6. Dalam prosesnya, model perancangan yang digunakan sebagai prosedur adalah model perancangan milik M.Yoshioka dimana perancangan dimulai dengan pengumpulan data baik primer maupun sekunder, analisa data secara deskriptif, menyusun konsep perancangan, perancangan desain dan final desain.. Model perancangan tersebut merupakan model prosedural yang akan dijelaskan melalui pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil perancangan ini adalah buku cerita bergambar yang berjudul “Aku Berwatak Pancasila” yang berisi tentang kehidupan disekolah Indah dan temantemannya, dimana setiap peristiwa akan dikaitkan dengan sila-sila pada Pancasila. Media utama pada perancangan ini memiliki diameter 20 x 20 cm dengan tebal 30 halaman berisi illustrasi kartun full color yang dijilid langsung menyatu pada buku cerita bergambar. Sedangkan media pendukung pada perancangan ini berupa x-banner, poster, pin, stiker, gantungan kunci dan kaos. Dimana media pendukung tersebut berfungsi sebagai media promosi buku cerita bergambar

    PERANCANGAN IKLAN LAYANAN MASYARAKAT UNTUK RESIKO KEPUNAHAN LUTUNG JAWA DI ALAM LIAR

    No full text
    Lutung Jawa (Trachypithecus auratus) adalah salah satu primate endemik Indonesia yang terancam punah di alam liar. Lutung Jawa telah ditetapkan sebagai satwa dilindungi sejak tahun 1999. Faktor-faktor yang menyebabkan populasi Lutung Jawa kurang adalah semakin sempit habitat mereka serta perburuan liar. Lutung Jawa diburu untuk dikonsumsi sebagai obat, makanan, dan diperdagangkan. Salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut adalah melakukan kampanye melalui iklan layanan masyarakat. Perancangan iklan layanan masyarakat ini mengadaptasi model perancangan dari Rhenald Kasali dan model perancangan Heru Effendy, yaitu: (1) penemuan masalah,(2) identifikasi data dananalisis data, (2) menentukan tujuan iklan, (3) menentukan tema iklan, (4) perencaaan media, (5) menulis naskah, (6) perencanaan dan persiapan, (7) perekaman gambar dan suara, (8) editing dan (9) rendering. Data untuk pembuatan iklan layanan masyarakat ini diperoleh melalui observasi, wawancara dan studi pustaka. Iklan layanan masyarakat ini diharapkan dapat membantu Lutung Jawa sebagai satwa langka dilindungi dan dapat mengurangi perburuan liar serta perdagangan Lutung Jawa di masa yang akan datang. Produk promosi berupa poster, billboard, video teaser sosial media, poster sosial media, web banner dan merchandise untuk keperluan menggalang dana dalam kampanye.

    0

    full texts

    2,650

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Seni dan Desain - Fakultas Sastra UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇