SKRIPSI Jurusan Seni dan Desain - Fakultas Sastra UM
Not a member yet
2650 research outputs found
Sort by
PENERAPAN KONSEP INTEGRATED MARKETING COMMUNICATION PADA PERANCANGAN MEDIA PROMOSI TOKO EMAS BAROKAH
Dwianto, Rama Dhany. 2017. Penerapan Konsep Integrated Marketing Communication pada Perancangan Media Promosi Toko Emas Barokah. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. Sugiyono Ardjaka, M.Sc, Ph.D. Kata Kunci: Integrated Marketing Communication, Perancangan, Media promosi, Toko Emas Barokah. Toko Emas Barokah bergerak di bidang perdagangan (retail) jual beli logam mulia serta perhiasan emas dan memproduksi sendiri beberapa produk unggulan dengan menyediakan varian perhiasan emas cincin, gelang, kalung, giwang, dan liontin. Toko Emas Barokah selama ini hanya mengandalkan promosi dari mulut ke mulut. Keterbatasan ruang di dalam media promosi untuk menyampaikan informasi dan promosi yang detail kepada masyarakat luas dirasa kurang. Oleh karena itu perlu dirancang suatu media promosi dengan penerapan konsep IMC yang implementainya diharapkan mampu memberikan solusi tepat dan menarik serta nantinya diharapkan dapat meningkatkan jumlah pendapatan. Perancangan ini menggunakan metode prosedural yang bersifat deskriptif, yang secara garis besar dipilah menjadi tiga tahapan yaitu (a) penemuan masalah, tujuan dan konsep perancangan,(b) pengumpulan data melaui data observasi dan wawancara yang dianalisis dan (c) penjabaran konsep perancangan verbal dan visual hingga menjadi desain akhir atau visualisasi desain. Kesimpulan dan saran hasil perancangan dari penerapan konsep IMC ini berupa media yang sesuai dan cocok dengan perilaku konsumen yang diperlukan berdasarkan target audience. Perlu juga memperhatikan manajemen waktu yang tepat agar tidak menggangu kinerja saat proses perancangan dan dapat menghasilkan sebuah perancangan yang optimal.
Perancangan Website sebagai Media Promosi Kedai Batik Sekar Jati Star Jombang
Kedai Batik Sekar Jati Star Jombang merupakan sebuah Usaha Kecil Menengah yang memproduksi dan menjual berbagai macam hasil kerajinan batik khas Jombangan. Produk unggulan yang ditawarkan yaitu Batik Warna Alam. Segmen pasar mereka saat ini yaitu kalangan menengah-atas baik lokal maupun luar kota. Kedai Batik Sekarjati Star mempunyai visi untuk menjadikan Kota Jombang sebagai Kota Batik, namun kendala yang dihadapi saat ini yaitu tidak adanya media promosi efektif yang dapat digunakan untuk memperluas target audience sehingga produk batik yang mereka produksi lebih dikenal di masyarakat luas. Untuk sampai pada tujuan tersebut dirancanglah sebuah media promosi untuk memperkenalkan produk batik Kedai Batik Sekar Jati Star ke masyarakat luas. Solusinya yaitu dengan merancang media online berupa e-commerce website yang dapat memenuhi baik kebutuhan promosi serta pemasaran produk, sehingga produk-produk Kedai Batik Sekarjati Star tidak hanya dikenal secara luas namun juga memberikan pelayanan kepada para pelanggan yang sudah ada. Perancangan ini menggunakan model perancangan prosedural, dengan metode yang dipakai oleh Sadjiman Ebdi Sanyoto. Tahapan yang harus dilalui berdasarkan model percangan yaitu: (a) merumuskan masalah dan tujuan perancangan, (b) mengidentifikasi, menganalisa data serta melakukan sintesis data, (c) merumuskan konsep perancangan, baik visual maupun konten/isi dari media utama dan media pendukungnya. Hasil perancangan yaitu e-commercewebsite sebagai media utama dan media pendukung berupa katalog produk, brosur, kartu nama dan x-banner. Media promosi Kedai Batik Sekarjati Star ini diharapkan dapat memenuhi tujuan utama yaitu untuk memperkenalkan produk ke masyarakat yang lebih luas. Trawas. Data yang dihasilkan dalam penelitian dan pengembangan ini berupa data kuantitatif deskriptif. Persentase hasil uji coba ahli media sebesar 94,5%, sedangkan uji coba ahli materi sebesar 88,4%, serta uji coba kelompok kecil sebesar 93,43%. Dengan persentase tersebut media pembelajaran berbasis motion graphic ini mendapat jumlah keseluruhan sebesar 92,11% dengan kualifikasi sangat layak digunakan. Produk media pembelajaran berbasis motion graphic ini diharapkan dapat dimanfaatkan semua pihak untuk dijadikan sebagai sumber inspirasi dalam mengembangkan media pembelajaran yang lebih baik lagi
Papertole: Dongeng Pembangun Karakter Anak TK Berbasis Media Buku Dengan Tokoh Dinosaurus
ABSTRAK Karakter berhubungan dengan perilaku positif yang berkaitan dengan moral yang berlaku, seperti kejujuran, penolong, dapat dipercaya, menghargai, menghormati, menyayangi, dan sebagainya. Untuk membangun karakter yang baik, maka dibutuhkan media pembentukan karakter yang dapat menarik perhatian anak sehingga anak lebih mudah mengerti dan mudah mempraktekkan nilai-nilai positif yang diajarkan.Perancangan Papertole: Dongeng Pembangun Karakter Anak TK Berbasis Media Buku Dengan Tokoh Dinosaurus menjadi solusi untuk membangun karakter diusia dini dengan metode yang menyenangkan. Sehingga anak dengan mudah memahami materi yang disampaikan. Metode perancangan yang digunakan adalah 4D yaitu Define, Data, Design, Disseminate. Setelah melalui tahapan perancangan maka dihasilkan beberapa media promosi yaitu panggung dongeng, boneka, dan pembatas buku. Juga dihasilkan media pendukung berupa x banner, poster, brosur, spanduk dan billboard
BUDAYA MEMBUANG SAMPAH SEMBARANGAN SEBAGAI INSPIRASI PENCIPTAAN KARYA SENI LUKIS
ABSTRAK Sampah dapat menimbulkan bahaya atau gangguan terhadap lingkungan dan kesehatan manusia apabila tidak dikelola dengan baik. Persampahan tidak luput dari permasalahan, diantaranya adalah kebiasaan membuang sampah sembarangan dilakukan hampir di semua kalangan masyarakat.Sebagai upaya dalam menjaga lingkungan dan kesehatan, sudah sepantasnya masyarakat membiasakan diri untuk membuang sampah pada tempatnya. Penciptaan karya seni lukis ini bertujuan untuk mengungkapkan ide dalam karya seni lukis semi abstrak dengan corak dekoratif
PENCIPTAAN KRIYA DENGAN MEDIA TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI ELEMEN ESTETIK INTERIOR
ABSTRAK Sonya Ivone Lilyana, Ponimin, A.A.G Rai ArimbawaJurusan Seni dan Desain Fakultas Sastra Universitas Negeri MalangJl. Semarang No. 5 MalangE-mail: [email protected] kelapa di Nusantara berupa kayu pipih, keras, cembung dari sisi luar, cekung dari sisi dalam, dan diperoleh dengan mengupas kulit, sabut, serta menghilangkan daging buahnya. Aspek estetika tempurung kelapa memiliki tekstur unik dan khas. Upaya mengolah tempurung kelapa bertujuan menghasilkan kriya menjadi produk estetika interior dengan kreativitas. Visualisasi penciptaan kriya tempurung kelapa berupa kap lampu elang, lukisan timbul, kap lampu dinding, hiasan bunga, kap lampu ruangan, dan lampu gantung menggunakan metode eksplorasi kualitatif kreatif. Kata Kunci: tempurung kelapa, estetika interior, penciptaan kriyaABSTRAK Coconut shell in the archipelago in the form of flat wood, hard, convex from the outside, concave from the inside, and obtained by peeling the skin, coir, and remove the flesh. The aesthetic aspect of coconut shells has a unique and distinctive texture. Aim of this process is to producing coconut shell craft into an interior aesthetic products with creativity. The visualization of the creation of coconut shell crafts in the form of the lampshade eagle, embossed painting, wall lamp shade, flower decoration, room lamp shade, and pendant lamps using creative qualitative exploration methods. Keywords: coconut shell, aesthetics interior, craft creatio
PENGEMBANGAN BUKU AJAR FOTOGRAFI LANDSCAPE AND NATURE BERBASIS NIRMANA UNTUK PEMULA
ABSTRAK Arifin, M. A. 2016. Pengembangan Buku Ajar Fotografi Landscapeand NatureBerbasis Nirmana untuk Pemula. Skripsi, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Moeljadi Pranata, M. Pd. Kata Kunci: buku, fotografi, landscape, nature, nirmanaBerbagai keterampilan fotografi dapat dikembangkan melalui proses belajar dan pembelajaran. Dalam konteks tersebut bahan ajar buku menduduki posisi yang penting. Saat ini bahan ajar untuk fotografer pemula belum banyak yang menerapkan prinsip-prinsip desain dasar (nirmana). Bertolak dari latar belakang tersebut, penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan buku ajar fotografi tentang landscape dan nature yang berbasiskan pada prinsip-prinsip nirmana (desain dasar).Pengembangan ini menggunakan model pengembangan dari Borg and Gall yang dimodifikasi. Prosedur pengembangannya terdiri atas enam langkah antara lain: 1)penelitian dan pengumpulan data; 2) perencanaan draf produk; 3) pengembangan draf buku dan validasi ahli; 4) uji coba kelompok kecil; 5) revisi produk hasil uji kelompok kecil; 6) hasil produk. Jenis data yang diperoleh dari penelitian ini adalah data kuantitatif dan data kualitatif dari validator ahli dan dari responden saat uji coba lapangan. Instrumen yang digunakan dalam mengambil data kuantitatif berupa angket yang diisi oleh para validator, sedangkan instrumen untuk mengambil data kualitatif berupa kritik dan saran dari para validator dalam bentuk tertulis.Hasil penelitian pengembangan ini sebagai berikut: 1) Penilaian kuantitatif dari uji ahli bahan ajar memiliki rerata 94,44% yang meliputi penilaian pada ukuran buku, penyajian, daya tarik, bentuk dan ukuran font, tipografi, dan bahasa.. Bahan ajar valid dan layak dipakai dalam kegiatan belajar namun pada penilaian kualitatif ada sedikit revisi yang harus dilakukan; 2) Penilaian kuantitatif dari uji ahli materi reratanya 88,64% yang meliputi penilaian pada lay-out buku, isi buku, dan penyajian foto. Angka tersebut menunjukkan materi valid dan layak dipakai dalam kegiatan belajar namun pada penilaian kualitatif validator menyarankan untuk berhati-hati saat mencetak buku; 3) Penilaian kuantitatif dari responden reratanya 91,25%. Penilaian tersebut mencakup daya tarik dan keefektifan buku.Angka 91.25% menunjukkan bahwa produk layak untuk dijadikan bahan ajar namun saran dari responden, masih perlu sedikit aspek tambahan seperti penambahan data exif pada foto yang ditampilkan agar produk menjadi sempurna.Disarankan agar dilakukan penelitian keefektifan bahan ajar ini dengan menggunakan desain eksperimental
Pengenalan Satwa Endemik Indonesia Melalui Komik Strip Webtoon “Satwati”.
ABSTRAK Keanekaragaman hayati Indonesia adalah salah satu keunikan yang dimiliki Negara kita. Keanekaragaman hayati ini disebabkan oleh hasil evolusi yang sangat lama, sehingga melahirkan bermacam-macam makhluk hidup. Hasil evolusi tersebut mengakibatkan suatu fenomena yang bernama Endemik. Definisi dari endemik merupakan spesies alami yang mendiami suatu wilayah. Dalam kasusnya Endemik sangat terlihat pada satwa yang hidup di Indonesia.Hal tersebut menjadikan satwa indonesia memiliki ciri khusus, bahkan tidak sama dengan satwa lain diberbagai negara. Karena keunikannya itulah yang membuat manusia melakukan berbagai cara untuk mendapatkan satwa tersebut. Perburuan liar yang dilakukan manusia dapat menyebabkan kepunahan satwa endemik Indonesia. Pentingnya pengawasan, sosialisasi, dan pengenalan satwa kepada masyarakat untuk tidak melakukan perburuan liar merupakan salah satu solusi. Namun, hal tersebut kurang efektif. Maka, dalam perancangan ini memberikan sebuah inovasi baru untuk mengenalkan satwa melalui komik strip Webtoon.Model perancangan ini mengguakan model prosedural yaitu dimulai dari pengumpulan data, analisis data, konsep perancangan media dan visualisasi media. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi media, wawancara, dan pustaka.Perancangan ini menghasilkan media utama berupa komik strip webtoon, sticker line dan beserta media pelengkap seperti poster, X-Banner, T-shirt, tumbler, gantungan kunci guna mendukung aktivitas promosi media utama. Saran yang dapat diberikan adalah seharusnya kemajuan teknologi juga dimanfaatkan untuk mengembangkan bakat melalui komik dan memberikan suatu sajian yang mendidik bukan hanya profokasi ataupun sesuatu yang berisi hal buruk
PERANCANGAN VISUALISASI SERAT KALATIDHA KARYA RANGGAWARSITA MELALUI MEDIA BUKU BERBASIS ILUSTRASI
ABSTRAK Citra, Ananda Adhi. 2017. Perancangan Visualisasi Serat Kalatidha Melalui Media Buku Berbasis Ilustrasi. Skripsi. Program Studi Desain Komunikasi Visual. Jurusan Seni Dan Desain. Fakultas Sastra. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Sarjono, M.Sn. (II) Hartono, S.Sn., M.Sn. Kata Kunci: Perancangan Visual, Serat Kalatidha, Ilustrasi. ‘Serat Kalatidha’ salah satu karya pujangga Kraton Surakarta, Raden Ngabei Ranggawarsita. ‘Serat Kalatidha’ merupakan salah satu karya yang melegenda dan dikenal banyak orang. Keberadaan R.Ng. Ranggawarsita dalam kesastraan Jawa merupakan sosok yang tetap abadi dan dikenang oleh banyak orang. Berbagai kelebihannya, khususnya dalam menulis sastra Jawa sudah tidak dapat dipungkiri lagi. Beberapa karya beliau terus dibaca dan dikaji oleh banyak orang untuk keperluan berbagai hal. Karyanya yang berjudul ‘Serat Kalatidha’ mampu memberikan spirit bagi pembacanya hingga saat ini. ‘Serat Kalatidha’ mencakup nasehat berupa pesan moral dan religi dalam menghadapi ‘jaman edan’. Secara garis besar, pesan yang tersirat dalam karya tersebut adalah untuk tetap bersandar kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan mengikuti takdir yang telah digariskan. Karya sastra Jawa memiliki nilai atau pesan yang dapat berdampak positif bagi masyarakat namun banyak buku yang membahas hal serupa berupa buku teks. Berdasarkan atas permasalahan ini, dirancanglah sebuah media buku yang menarik, tidak menjenuhkan, dengan ilustrasi, desain, dan permainan warna pastel, dengan tujuan memberikan tampilan yang segar sehingga memikat untuk dibaca sehingga pesan yang terkandung dalam ‘Serat Kalatidha’ dapat sampai kepada pembaca. Model perancangan yang digunakan adalah model perancangan prosedural bersifat deskriptif dari Bapak Sumarwahyudi, yang telah disesuaikan dengan perancangan media. Pengumpulan data untuk menentukan media utama dilakukan dengan observasi langsung pada toko buku dan sumber pustaka lainnya. Data mengenai isi ‘Serat Kalatidha’ dilakukan dengan cara studi pustaka pada perpustakaan serta terjemahannya pada berbagai buku yang memuat ‘Serat Kalatidha’ dan Kamus Bahasa Jawa. Perancangan buku ini bisa sebagai media pendidikan tentang karya pujangga R. Ng. Ranggawarsita yang berdasarkan atas pesan yang terkandung di dalam karya-karya beliau
Desain Visualisasi Media Buku Cerita Bergambar Tentang Kisah Raden Ajeng Kartini
ABSTRAK Kurniawati, Priskilla. [2017]. Desain Visualisasi Media Buku Cerita Bergambar Tentang Kisah Raden Ajeng Kartini. Skripsi, Program Studi Desain Komunikasi Visual, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Hariyanto, M.Hum. (2) Moch. Abdul Rohman. S.Sn. M.Sn. Kata Kunci: Raden Ajeng Kartini, Visualisasi, Buku cerita bergambar Kartini adalah pahlawan emansipasi wanita, abad ke 20, cermin harkat wanita yang terperosok. Kartini Pencetus perubahan kaum wanita dengan mengangkat derajat untuk mengenyam pendidikan dan menggapai cita-cita. Selama ini peringatan hari Kartini diperingati dengan memakai baju daerah dan diadakan perlombaan di lingkungan anak sekolah (TK dan SD), namun anak-anak banyak yang masih belum memahami hari Kartini karena masih kurangnya pendidik yang menceritakan kisah Raden Ajeng Kartini. Perancangan buku cerita bergambar bertujuan untuk memperkenalkan Kartini yang divisualisasikan melalui cerita bergambar, diharapkan dapat meningkatkan minat baca anak tentang Kartini. Model perancangan yang menggunakan M.Yoshioka. Yaitu pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi dan wawancara. Perancangan ini menghasilkan buku cerita bergambar kisah Raden Ajeng Kartini dengan ilustrasi kartun Super deformed. Gaya desain yang digunakan yaitu flat desain, buku berdimensi 20x20 cm dengan ketebalan 25 halaman
BENTUK PENYAJIAN TARI KREASI TOPENG MONGKOR DITINJAU DARI ASPEK BUDAYA LOKAL MASYARAKAT KABUPATEN SITUBONDO
ABSTRAK Sari, Anugrah Dewi Pusvita. 2017. Bentuk Penyajian Tari Kreasi Topeng Mongkor Ditinjau dari Budaya Lokal Masyarakat Kabupaten Situbondo. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Hj. Endang Wara Suprihatin D.P, M.Pd. (II) Ika Wahyu Widyawati, S.Pd, M.Pd. Kata Kunci: bentuk penyajian, tari kreasi Topeng Mongkor, budaya lokal, Kabupaten Situbondo. Tari kreasi Topeng Mongkor merupakan tari kreasi yang berasal dari Kabupaten Situbondo.Tari tersebut memiliki keunikan tersendiri, yaitu menggunakan properti topeng yang diletakkan di belakang kepala serta keterkaitannya dengan budaya lokal yang ada di Kabupaten Sitibondo, namun keunikan tersebut tidak diketahui oleh masyarakat Kabupaten Situbondo.Hal tersebut dikarenakan masyarakat setempat kurang memahami bentuk penyajian tari dan budaya lokal yang terdapat di Kabupaten Situbondo. Berkaitan dengan hal tersebut, maka diperlukan pembahasan mendalam mengenai bentuk penyajian tari kreasi Topeng Mongkor dan budaya lokal masyarakat Kabupaten Situbondo. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan bentuk penyajian tari kreasi Topeng Mongkor, dan (2)mendeskripsikan bentuk budaya lokal masyarakat Kabupaten Situbondo dalam tari kreasi Topeng mongkor. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif.Pengumpulan data pada penelitian ini diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian melalui proses pengecekan keabsahan data menggunakan tehnik triangulasi sumber dan triangulasi tehnik. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan data yang teruji kredibilitasnya. Hasil dari penelitian ini adalah: 1. Bentuk penyajian tari kreasi Topeng Mongkor tersusun atas unsur utama yaitu gerak tari yang disesuaikan dengan karakter masyarakat Kabupaten Situbondo, dan unsur pendukung tari yang terdiri dari tata rias, tata busana, properti, dan musik iringan tari. 2. Budaya lokal yang memiliki keterkaitan dengan tari kreasi Topeng Mongkor terdiri dari kesenian daerah, suku, sistem religi, sistem peralatan hidup, dan bahasa. Kesenian daerah berkaitan dengan gerak tari, suku dan karakter masyarakat berkaitan dengan tata rias, sistem religi mempengaruhi bentuk tata busana, sistem peralatan hidup berkaitan dengan properti, dan bahasa daerah yang berkaitan dengan musik iringan tari kreasi Topeng Mongkor. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ditemukan keterkaitan yang terjalin antara tari kreasi Topeng Mongkor dan budaya lokal masyarakat Kabupaten Situbondo. Saran untuk peneliti lain diharapkanada penelitian lanjutan yang tidak hanya terfokus pada keterkaitan tari kreasi topeng Mongkor dan budaya lokal saja, namun juga pada kajian struktur musik iringan tari yang lebih mendalam