SKRIPSI Jurusan Seni dan Desain - Fakultas Sastra UM
Not a member yet
    2650 research outputs found

    PERANCANGAN KATALOG BERBASIS IILUSTRASI SEBAGAI MEDIA INFORMASI UNTUK MENGOPTIMALKAN REVITALISASI BANGUNAN CAGAR BUDAYA KOTATUA JAKARTA

    No full text
    ABSTRAK  Kotatua sebagai cikal bakal Jakarta, tentunya menyimpan banyak cerita di balik bangunan cagar budaya peninggalan masa lalu dari zaman kolonial Belanda. Dari Kotatua, ada banyak hal yang bisa dipelajari. Tidak hanya sejarah, melainkan juga arsitektur, kearifan lokal, dan budaya. Sayangnya, Kotatua tidak mendapat perhatian penuh dari pemerintah. Program revitalisasi yang sedang berlangsung seringkali macet dikarenakan beberapa faktor diantaranya masalah kepemilikan bangunan dan investor yang enggan menanamkan modalnya untuk berbisnis. Maka diperlukan perancangan media informasi yang dapat membantu mengoptimalkan program revitalisasi dengan mengedukasi pentingnya pelestarian bangunan cagar budaya baik dari pihak yang terlibat langsung maupun masyarakat luas.  Perancangan katalog berisi informasi sejarah Kotatua Jakarta dan ilustrasi cat air bangunan cagar budaya. Ilustrasi  memiliki kekuatan tersendiri dalam penyajian sebuah informasi, situasi yang terekam dari pengamatan illustrator dapat membuat  orang lain ikut melihat dan mempelajari informasi visual dengan kesan yang berbeda secara efektif.  Dibandingan dengan hasil pemotretan, ilustrasi dapat mengempasis bagian-bagian tertentu yang dianggap penting saja. Cat air sendiri memiliki karakteristik transparan. Warna yang dihasilkannya juga cenderung natural, dan lembut.Perancangan menggunakan model perancangan yang telah dikembangkan dari Yonky Safanayong. Sedangkan pengumpulan data yang berkaitan dengan bangunan cagar budaya Kotatua Jakarta didapat melalui teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Final design perancangan media utama berupa katalog dalam bentuk buku berukuran 21 cm x 21 cm setebal 64 halaman dan brochure. Sedangkan media pendukung antara lain yaitu poster, flyer, x-banner dan merchandise yaitu journal book, bookmark, postcard dan topi

    Peran Aminullah Pada Grup Band Ru+Sak Di Kota Probolinggo Periode 2011-2016

    No full text
    ABSTRAKAly, Gusti Muhammad Chaidir.2017. Peran Aminullah Pada Grup Band Ru+Sak Di Kota Probolinggo Periode 2011-2016.Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I)Dra.Hj. E.W. Suprihatin Dyah P, M.Pd (II) Hartono, S.Sn, M.SnKata kunci : Peran Aminullah, Grup Band Ru+Sak , Kota Probolinggo, Periode 2011-2016Di kota Probolinggo, terdapat sebuah grup band fenomenal yang bernama Ru+Sak. Band ini terbentuk pada tahun 2011.Ru+Sak band adalah singkatan dari kata RumahSakit. Filosofi band ini terbentuk karena sebagian personil band ini adalah karyawan Rumah Sakit Dr. Moh. Saleh kota Probolinggo. Band ini bergenre Dangdut Mix yang memadukan music dangdut dengan music pop, rock, blues, jazz, dan reggae. Keunikan grup ini memiliki tema yang berkaitan dengan medis pada judul lagunya : Suntik Cinta, UGD (Untung Gue Dapet), Bius (Biasa Usilin) aku, Obat Galau, 3x Sehari, Resep Cinta, dan Sakit Hati Ini. Dengan keunikan tersebut, pada tahun 2016 grup band ini menjadi topik di beberapa media sosial. Dibalik kesuksesan dari grup band ini, terdapat seseorang yang berperan penting yang membawa grup band ini menjadi dikenal oleh masyarakat, yaitu Aminullah.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Aminullah pada grup band Ru+Sak di kota Probolinggo periode 2011-2016.Metode penelitian kualitatifdenganpendekatandeskriptif.Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri. Kegiatan analisis data dimulai dari tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode.Hasil penelitian ini pada periode 2011-2012 Aminullah berperan sebagai pemimpin sekaligus pendiri band. Aminullah berperan sebagai pemain keyboard sekaligus arranger pada aransemen lagu Syahdu (Rhoma Irama) dan lagu Suci Dalam Debu (Iklim). Periode 2013 Aminullah berperan sebagai public speaking, pemain keyboard, dan composer lagu Obat Galau. Periode 2014-2016 Aminullah berperan mengembangkan band untuk entertainmen dan industry musik. Aminullah juga berperan sebagai pemain keyboard dan composer lagu Suntik Cinta.Maka dapat disimpulkan bahwa peran Aminullah pada grup band Ru+Sak di kota Probolinggo disajikan dalam tiga periode. Periode 2011-2012, periode 2013, dan periode 2014-2016. Aminullah sebagai pendiri, pemimpin, pemain keyboard, arranger, dan komposer memberikan kontribusi dalam keberhasilan grup Ru+Sak band. Berdasarkan hasil penelitian ini, saran untuk peneliti lain adalah melakukan penelitian tentang karya music Aminullah pada Ru+Sak band, dan bentuk music Ru+Sak band agar masyarakat luas lebih mengenal tentang Ru+Sak band

    REDESAIN KEMASAN JENANG MIRAH PONOROGO SEBAGAI UPAYA REPOSITIONING MENJADI IKON KULINER KABUPATEN PONOROGO

    No full text
    ABSTRAK Febriansyah, Muhammad Ivan 2017. Redesain Kemasan Jenang Mirah Ponorogo sebagai upaya Repositioning menjadi Ikon Kuliner Kabupaten Ponorogo.Skripsi. Jurusan Seni Dan Desain. Program Studi Desain Komunikasi Visual. Fakultas Sastra. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Sarjono, M.Sn (II) Andreas Syah Pahlevi, S.Sn, M.Sn Kunci : Redesain kemasan, RepositioningIkon kuliner, Kabupaten Ponorogo ‘Mirah’ merupakan home industry di Kabupaten Ponorogo yang bergerak dibidang makanan tradisional yaitu jenang. ‘Mirah’ merupakan salah satu industri jenang yang sudah cukup lama berdiri dan menjadi salah satu produk oleh-oleh unggulan Kabupaten Ponorogo. Namun sampai saat ini kemasan yang digunakan masih sederhana dan kurang menarik. Melihat permasalahan ini jenang ‘Mirah’ memerlukan redesain kemasan yang baru sehingga nantinya layak menjadi satu ikon kuliner Kabupaten Ponorogo. Redesain kemasan yang akan dirancang disesuaikan dengan kebutuhan dan mengacu pada teori desain kemasan, unsur-unsur desain kemasan, fungsi desain kemasan, dan aspek-aspek yang berkaitan erat dengan desain kemasan. Metode yang digunakan untuk merancang desain kemasan dengan menggunakan motode perancangan prosedural atau dapat disebut juga dengan perancangan diskriptif. Melalui proses pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis sebagai langkah awal memvisualisasikan hasil desain berupa konsep desain yang akan digunakan dalam merancangan desain kemasan. Tahap selanjutnya setelah konsep desain telah tersusun ialah dengan memvisualisasikan hasil desain sampai pada desain final yang telah siap untuk diaplikasikan. Dengan redesain kemasan jenang ‘Mirah’ ini diharapkan produk jenang ‘Mirah’ dapat menjadi salah satu ikon kuliner Kabupaten Ponorogo.

    perancangan e-katalog busana pengantin sebagai media promosi "salon muslimah" malang

    No full text
    ABSTRAK   Firdausi, Meuthia. 2017. “Perancangan E-katalog Busana Pengantin Sebagai Media Promosi “Salon Muslimah” Malang”. Skripsi, Jurusan Desain Komunikasi Visual, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Sumarwahyudi, M.Sn. (II) Andhika Putra Herwanto, M.Sn.   Kata Kunci:Perancangan, E-katalog, Busana Pengantin, Media Promosi   Usaha salon di kota Malang berkembang pesat dari tahun ke tahun. Tidak sedikit yang sudah memulai usahanya sejak lama. Salon Muslimah yang tergolong berdiri sejak lama, yaitu sejak tahun 1986. Namum dalam perkembangannya, Salon Muslimah kurang mengalami perkembangan yang pesat dalam masyarakat. Banyak masyarakat kota Malang sendiri yang tidak mengetahui adanya Salon Muslimah. Beberapa usaha telah dilakukan oleh salon Muslimah demi mempromosikan bidang usahanya. Beberapa media promosi yang telah dibuat oleh Salon Muslimah diantaranya adalah banner, iklan koran, brosur, iklan tv lokal, dan booth pada wedding exhibition. Beberapa media promosi tersebut belum memberikan dampak yang optimal pada pemasaran Salon Muslimah. Maka pada perancangan ini penulis dituntut untuk memberi solusi dari permasalahan yang dihadapi oleh Salon Muslimah malang, yaitu membuat media promosi yang tepat dan efisien. Metode yang digunakan pada perancangan ini adalah metode perancangan komunikasi visual periklanan oleh Drs. Sadjiman Ebdi Sanyoto yang dimodifikasi oleh perancang. E-Katalog dipilih menjadi media utama pada perancangan media promosi ini karena dapat memuat semua informasi tentang busana pengantin milik salon muslimah, serta penyebarannya sangat mudahdan efisien. Konsep dari E-katalog adalah minimalis dan elegan.  Disempurnakan dengan media pendukung iklan media majalah, kampanye media sosial, brosur, x-banner dankartu nama. Dimana fungsi media pendukung ini menjadi pelengkap dari media utama agar fungsi dan estetikanya dapat tepat sasaran menuju target audience

    Perancangan Buku Cerita Bergambar Tentang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Untuk Anak

    No full text
    ABSTRAK   Nafi, Ahmad Aqil. 2017. “Perancangan Buku Cerita Bergambar tentang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia untuk Anak”. Skripsi Program Desain Komunikasi Visual, Fakultas Sastra. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Hariyanto, M.Hum. (II) Drs. Didiek Rahmanadji, M.Pd.   Kata Kunci: Perancangan, Buku Cerita Bergambar, Proklamasi Kemerdekaan   Indonesia merupakan Negara yang memiliki kekayaan alam yang melimpah. Hal ini membuat kekayaan alam Indonesia diinginkan oleh bangsa-bangsa lain. Hal ini telah terjadi sejak lama, beberapa bangsa asing mencoba menguasai kekayaan alam yang ada di Indonesia. Banyak peristiwa yang terjadi sejak dahulu. Namun kemerdekaan Indonesia baru dapat diraih pada tanggal 17 Agustus 1945. Kesadaran terhadap sejarah Indonesia bisa ditanamkan kepada anak dan diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta dan nasionalisme terhadap Negara Indonesia. Diperlukan model perancangan dalam menyusun produk berupa buku cerita bergambar tentang peristiwa menjelang kemerdekaan Indonesia. Model perancangan yang digunakan adalah model perancangan prosedural, yaitu menggunakan langkah-langkah yang berurutan dan terstruktur dalam menghasilkan produk. Anak-anak dalam rentang usia 7-13 tahun menjadi target audiens dalam perancangan buku cerita bergambar ini. Tujuan dari perancangan ini adalah sebuah media berupa buku cerita bergambar “Menjelang Proklamasi Kemerdekaan” yang berisi tentang peristiwa menjelang kemerdekaan Indonesia. Memiliki konten berupa cerita yang dilengkapi oleh gambar ilustrasi untuk memudahkan pembaca anak memahami apa yang diceritakan dalam buku. Illustrasi pun dibuat menggunakan gaya kartunis sesuai dengan selera anak-anak. Selain itu juga ada beberapa media pendukung dari produk buku cerita bergambar

    Analisis Visual Karakter Tipe Tachi dalam Game Online Touken Ranbu

    No full text
    ABSTRAK Givary, Fatwa. 2017. Pengembangan Media Pembelajaran Animasi Untuk Siswa SMP Kelas VIII Mata Pelajaran Prakarya.Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Hariyanto, M. Hum, (II) Mitra Istiar Wardhana, S.Kom, MT. Kata kunci: Media pembelajaran, Animasi, Prakarya.Proses pendidikan sebisa mungkin diselenggarakan secara menyenangkan dan memotivasi siswa. Untuk itu maka inovasi dalam media pembelajaran diperlukan agar meningkatkan proses pembelajaran. Namun dari hasil observasi media pembelajaran Prakarya di kelas VIII SMP 3 Ma’arif terlihat bahwa peserta didik bosan dengan pembelajaran Prakarya.Hal ini wajar karena mata pelajaran Prakarya tergolong baru di kurikulum 2013 sehingga masih minim dalam pengembangan medianya.Selama ini media yang digunakan hanyalah buku yang diterbitkan oleh pemerintah. Media yang dikembangkanadalahanimasi karena melibatkan dua sensor indra dalam menangkap informasisehinggamudahdipahami. Selain itu media animasi dipilih karena animasi merupakan tontonan yang banyak digemari oleh kalangan pelajar.Tujuan penelitianiniadalah mengembangkan media pembelajaran animasi. Bab yang dikajiadalah Kerajinan, kompetensi dasar pengetahuan bahan dan proses limbah anorganik, dan  prinsip pengolahan limbah anorganik kelas VIII SMP. Media nantinyaberbentukvideo berformat MP4.Metode pengembangan ini menggunakan model proseduralyang bersifat diskriptif dimana setiap langkah harus diikuti untuk menghasilkan suatu produk.Alur model pengembangan dimulai dengan mencari potensi dan masalahdenganmelakukanobservasi dan melalui analisis penelitian sebelumnya.Mengambildata berupa materi pembelajaran yang dirujuk dari buku siswaKurikulum 2013, membuat desain awal, konsultasi, revisi, hingga uji coba yang dilakukan di SMP 3 Ma’arif.Bagianakhirprodukpengembangandapatditerapkan di sekolah. Analisis data mengenai aspek efektifitas media menunjukkan kualifikasi layak, artinya media ini memang benar-benar dirancang dengan baik (learning resources by design). Aspek penyampaian materi untuk media masuk kualifikasi sangat layak. Berarti media dapat menjalankan fungsinya sebagai sebagai wadah dari pesan yang ingin diteruskan kepada sasaran atau penerima pesan tersebut. Aspek efektifitas materi dinilai baik dalam penggunaannya sebagai media pembelajaran. Sehinggamedia dapat untuk merangsang pikiran, perasaan, dan kemauan siswa sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar siswa.Pengembangan lainnya selain media animasi ini untuk pembelajaran, media ini juga bisa dikembangkan untuk ditayangkan secara umum seperti film animasi di televisi

    Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis M-Learning dengan Memanfaatkan Smartphone Android untuk Materi Notasi Musik

    No full text
    ABSTRAK Rahmawati, Arin Pradikasetya, 2017. Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis M-Learning dengan Memanfaatkan Smartphone Android untuk Materi Notasi Musik.Skripsi, Program Studi Pendidikan Seni Tari dan Musik, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang, Pembimbing (I) Dra. Hj. E. W. Suprihatin D. P, M.Pd dan (II) Rully A. Zandra, M.Pd, M.Sn. Kata kunci : ­m-learning, android, notasi musik, teori musik.             Dalam pembelajaran musik dibutuhkan pemahaman tentang membaca notasi agar siswa bisa memainkan lagu pada sebuah alat musik, terlebih jika siswa tersebut belum pernah mendengar lagu yang akan dimainkan. Kemampuan musikalitas dalam kaitannya dengan kepekaan nada yang sangat kurang menyebabkan siswa tidak bisa memainkan lagu jika tidak ada notasi. Tujuan pengembangan media adalah untuk menghasilkan media pembelajaran berbasis ­m-learning dengan memanfaatkan smartphone  android sebagai media penunjang dalam pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah R & D (Research and Development) yang dimodifikasi dari Sugiyono dengan model Sequential Exploratory. Metode pengembangan modifikasi dijabarkan dalam 11 langkah yakni (1) menemukan masalah dan potensi, (2) pengumpulan data, (3) rancangan produk, (4) pembuatan produk, (5) validasi tahap I, (6) revisi tahap I, (7) validasi tahap II, (8) revisi tahap II, (9) uji coba I kelompok kecil, (10)uji coba II kelompok besar, (11) distribusi. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif berupa hasil wawancara dengan tentor dan saran dari validator mengenai media pembelajaran dan data kuantitatif berupa angka (hasil validasi dan uji coba). Penelitian dan pengembangan ini menghasilkan sebuah produk pengembangan media pembelajaran berbasis m-learning dengan memanfaatkan smartphone android untuk materi notasi musik yang diterapkan pada siswa Kaizen Musik School sebagai subjek uji coba I dan uji coba II. Adapun hasil uji coba adalah sebagai berikut: (1) validasi tahap I mencapai 78,125 % oleh ahli materi, dan 72,5% oleh ahli media. (2) validasi tahap II oleh ahli materi mencapai 93,75%, dan 78,75% oleh ahli media. (3) uji coba I kelompok kecil dengan menggunakan 27 siswa sebagai sampel dan mendapat rata-rata nilaisebesar 71,2. (4) uji coba II kelompok besar dengan menggunakan 54siswa dan mencapai rata-rata nilai sebesar 77,03.(5) media yang telah melalui uji coba II kelompok besar selanjutnya didistribusi melalui layanan konten digital android yakni Google Play Store.             Kesimpulan dari penelitian dan pengembangan ini adalah menghasilkan sebuah produk media pembelajaran notasi musik yang dapat digunakan sebagai sumber belajar. Saran yang ditujukan untuk peneliti dan pengembang selanjutnya adalah lebih merinci materi yang ada di dalam media dan membuatnya dengan desain yang lebih menarik

    Pengaruh Minat Anak terhadap Kemampuan Bermain Karawitan di Gereja Santa Maria dengan Tidak Bernoda Asal Tulungagung

    No full text
    ABSTRAK Mukti, Donateanus Jati Sarra. 2017. Pengaruh Minat Anak terhadap Kemampuan Bermain Musik Karawitan di Gereja Katolik Santa Maria dengan Tidak Bernoda Asal Tulungagung. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Ninik Harini, M.Sn.   Kata Kunci : minat anak, kemampuan bermain musik karawitan Musik karawitan merupakan musik tradisional Jawa yang sudah mulai ditinggalkan oleh sebagian besar kaum muda maupun anak-anak. Bagi kaum muda musik tradisional lebih dianggap sebagai musik yang kuno. Musik Karawitan merupakan musik yang juga digunakan sebagai pengiring upacara ibadah di Gereja Katolik Santa Maria dengan Tidak Bernoda Asal Tulungagung. Uniknya di Gereja tersebut, para pemuda dan anak-anak antusias dalam mengikuti Grup Karawitan Lestari Laras di gereja.Peminat musik karawitan di dalam grup Karawitan Lestari Laras Gereja Tulungagung ini ada sebagian besar yang masih anak-anak. Merekapun juga sudah dipercaya oleh masyarakat gereja untuk mengiringi ibadah. Berkaitan dengan itu, diperlukan pembahasan mengenai minat anak terhadap kemampuan bermain musik karawitan di Gereja Katolik Santa Maria dengan Tidak Bernoda Asal Tulungagung. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendiskripsikan pengaruh minat anak terhadap kemampuan bermain musik karawitan di grup Karawitan Lestari Laras Gereja Katolik Santa Maria dengan Tidak Bernoda Asal Paroki Tulungagung. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kuantitatif. Data penelitian berupa hasil angket dan dokumentasi nilai kemampuan praktek anak. Pengumpulan data dengan cara menyebar angket dan menilai praktek anak dalam memainkan musik karawitan. Untuk menguji kevalidan data dan kebaikan instrumen, dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas. Sebelum melakukan uji regresi linier sederhana dan uji F harus dilakukan uji prasyarat yang meliputi uji normalitas, uji heterokesdastisitas, dan uji autokorelasi. Berdasarkan hasil analisis data tersebut, diperoleh tiga kesimpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, minat anak dalam mengikuti grup karawitan Lestari Laras dengan persentase 80% termasuk dalam kategori sangat tinggi. Kedua, kemampuan anak dalam memainkan alat musik karawitan di grup karawitan Lestari Laras dengan persentase 47% termasuk dalam kategori cukup. Ketiga, minat anak berpengaruh positif secara signifikan terhadap kemampuan memainkan alat musik karawitan dengan nilai signifikansi < 0,05 yaitu 0,016

    REDESAIN CORPORATE IDENTITY PRINGGONDANI TANGGULANGIN SIDOARJO SEBAGAI UPAYA REPOSITIONING PERUSAHAAN

    No full text
    ABSTRAK Sari, FiqihNindya. 2016. Redesain Corporate Identity Pringgodani Tanggulangin Sidoarjo Sebagai Upaya Repositioning Perusahaan. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negri Malang.Pembimbing: (I) Drs. Sumarwahyudi, M. Sn, (II) Andreas Syah Pahlevi, S. Sn, M. Sn Kata kunci: Redesain, Corporate Identity, Pringgondani, RepositioningPringgondani merupakan salah satu pengrajin kulit yang di JL.Raya Kludan no.36 Tanggulangin Sidoarjo, menyediakan berbagai macam produk salah satunya yaitu jaket kulit. Mempunyai produk utama jaket yang berbahan kulit asli. Pringgondani sebagai pengerajin kulit memiliki kualitas yang baik, banyaknya pengerajin di Tanggulangin membuat semakin ketatnya daya saing. Dalam mengalami persaingan diperlukan identitas yang lebih kuat sebagai upaya untuk membentuk positioning yang berbeda.Redesain corporate Identity pengrajin kulit Pringgondani digunakan sebagai langkah awal untuk memperbaiki posisi Pringgondani dalam industri pengrajin kulit khususnya di Tanggulangin.Hal ini meningkatkan pentingnya sebuah corporate identity sebagai landasan untuk membuat media-media promosi. Dengan adanya redesain corporate identity maka pengrajin pringgondani mampu bersaing dikancah nasional, walaupun produk mereka dikenal bagus. Maka dari itu corporate identity yang baru dibutuhkan untuk membuat media-media promosi guna meningkatkan image perusahaan dimata masyarakat.Perancangan ini menggunakan sistematika perancangan Alina Wheeler yang disesuaikan dengan kebutuhan.Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam konsep perancangan ini penulis memfokuskan pada logogram dan logotype. Perancangan ini menghasilkan sebuah corporate identity baru yang meliput ilogo, tagline, dan warna perusahaan. Bentuk Gatot kaca menjadi acuan pada logogram. Setiap elemen pada logo memiliki makna tersendiri yang diharapkan mampu memberikan citra positif dan meningkatkan eksistensinya ditengah masyarakat. Pada perancangan ini menghasilkan buku Graphic Standar Manual, stationery, sign system, uniform, packaging, dan merchandise. Sehingga hasil perancangan ini bisa dijadikan sebagai pedoman dalam mendesain corporate identity, baik bagaima mahasiswa, desainer grafis, pengajar dan lain sebagainya

    Anak-anak dalam perang sebagai inspirasi penciptaan karya Ilustrasi dengan teknik pointilisme

    No full text
    ABSTRAK Kurniawan, Yudha Afif. 2017. Anak-anak dalam perang sebagai inspirasi penciptaan karya Ilustrasi dengan teknik pointilisme..Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang.Pembimbing: (I) Drs. Didik Rahmanadji, M.Pd  (II )Drs. AAG.Rai Arimbawa, M.Sn Kata Kunci: Ilustrasi, Pointilisme, Anak-anak, PerangIlustasi merupakan salah satu cabang seni yang berfungsi sebagai media visualisasi dan wadah untuk memperjelas tulisan, baik berwujud prosa hingga puisi. Sedikit sekali karya ilustrasi dianggap sebagai karya yang berdiri sendiri secara utuh dan mandiri tanpa didampingi tulisan.Ilustrasi Pointilis adalah ilustrasi yang diciptakan dengan pendekatan teknik pointilisme dengan memanfaatkan titik-titik kecil sebagai pengganti arsiran. Teknik pointilis ini memberikan kesan realistis dan nyata pada gambar. Penulis bermaksud menciptakan sebuah karya ilustrasi yang mampu memberikan narasi yang berdiri sendiri di dalam karya dengan teknik pointilis.Penulis mengangkat tema anak-anak, mencakup ekspresi dan anatomi yang disusun sedemikian rupa sehingga mampu menampilkan efek emosional pada karya ilustrasi. Konteks anak-anak yang diangkat penulis ini keseluruhan merupakan anak-anak yang menjadi korban peperangan di berbagai tempat, dan mencakup ketetapan waktu yang berbeda. Mulai dari perang Dunia II hingga perang yang saat ini masih berlangsung. Anak-anak yang digambarkan disini merupakan hasil dari observasi dan pendalaman tema yang teliti agar hasil karya sesuai dengan konteks peperangan itu sendiri.Hasil penelitian mencakup 2 hal, pertama: perencanaan penciptaan karya yang terdiriatas: (a) observasi mengenai keberadaan anak-anak dalam perang  (b) langkah-langkah menyusun komposisi dalam karya (c) mempersiapkan alat dan bahan yang diperlukan. Kedua, proses penciptaan karya terdiri  atas: (a) menentukan garis tepi pada media (b) pembuatan sketsa(c) penciptaan kesan gelap dan terang pada gambar, dan (d) memberikan detail pada gambar sehingga tampak realistis.Berdasarkan hasil karya ini disarankan kepada pembaca untuk mengetahui dan memahai proses penciptaan secar urut sehingga mampu menyerap pesan-pesan yang ingin penulis sampaikan melalui karya.ABSTRAK Kurniawan, Yudha afif. 2017. Children On War As Inspirationin To Create Illustration Art Using Pointillism Technique.  . Thesis, Department of Art and Design, Faculty of Letters, State University of Malang. Supervisor: ( I) Drs. Didik Rahmanadji ( II ) Drs. AAG. RaiArimbawa, M.Sn Keywords: Illustration, Pointillism, Children, WarIllustration is division in art that the main function is to undisclose the real visualization of prose and literature. As far as writer observation, the illustration as its own meaning without literature and stand by itself as art is few to know.Illustration use Pointillism techique allow us to approach the realistic verdion of image. This technique using little tiny dots as its main basic to create image. Make possible to create gradation, texture and expression.In this case, the observer tend to create a illustration that inside of the work could possibly explain its own message and criticism.The observer raise the sensitive topic, its children amid the war composed with childs innocence of expression and some anatomical image to create dramatically imaginary insie this  illustration.The children we see on this illustration is originally chosen by observer are real victims of war in some region from Europe, Africa And Asia. Crossed by different timeline from World War II to nowadays modern war. They are deeply observed for sake the aim of originally contextual war.The result of this creation including, first : the main design of concept consist of (a) The quest of victim, in this case, children to be  potrayed (b) Structured steps of composition (c) tools and medium to visualize (d) adding some details for sake of realistic feel of image. Based on this art creation, observer suppose to readers able of understanding the process of artwork creation structurally. It means readers allow to contemplate the main idea and message of this work of art

    0

    full texts

    2,650

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Seni dan Desain - Fakultas Sastra UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇