SKRIPSI Jurusan Seni dan Desain - Fakultas Sastra UM
Not a member yet
2650 research outputs found
Sort by
MOTIF BATIK DAUN TEMBAKAU DI INDUSTRI BATIK LABAKO DESA SUMBERPAKEM KECAMATAN SUMBERJAMBE KABUPATEN JEMBER
ABSTRAK Kabupaten Jember terkenal dengan salah satu produsen tembakau terbesar di Indonesia. Tembakau juga dipergunakan sebagai motif batik yaitu motif batik daun tembakau. Batik daun tembakau ini dianggap sebagai batik khas Jember. Salah satu industri batik khas Jember yaitu Industri Batik Labako yang terletak di Desa Sumberpakem Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember. Batik Labako ini dipercaya dan menjadi pilihan masyarakat Jember sejak tahun 2000. Untuk itu peneliti ingin mengkaji lebih dalam dengan tujuan mendeskripsikan motif batik daun tembakau di Industri Batik Labako meliputi penciptaan motif dan visualisasi motif, warna, dan perubahan bentuk.Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan jenis kualitatif yang disajikan dalam bentuk ungkapan maupun gagasan yang utuh dengan cara melihat secara langsung visualisasi motif batik daun tembakau dan proses pembuatan batik. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan observasi secara langsung kepada perajin batik daun tembakau di Industri Batik Labako. Analisis data yang digunakan dengan cara deskripsi, analisis formal, interpretasi dan evaluasi. Kemudian untuk menjaga keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Wawancara dan observasi berlokasi di Dusun Krajan 1 Desa Sumberpakem Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember.Hasil penelitian ini diperoleh simpulan mengenai motif batik daun tembakau yaitu ide penciptaan motif batik ini hasil dari ide kreativitas perajin yang mengambil ide dari keadaan geografis sekitar Kabupaten Jember. Ide tersebut kemudian diolah dan dikembangkan untuk mengubah bentuk asli dari motif. Motif yang terdapat di Industri Batik Labako yaitu Motif Daun Tembakau Coklat, Motif Daun Tembakau Kupu-Kupu, Motif Daun Tembakau Batu, Motif Daun Tembakau Merica, Motif Daun Tembakau Pohon Pisang, Motif Daun Tembakau Bunga Kopi. Keenam motif tersebut terbentuk rata-rata menggunakan motif utama daun tembakau. Motif pendukung yaitu sulur, dan isen yaitu cecek-cecek. Warna yang digunakan warna cerah pada bagian motif dan warna gelap pada bagian latar. Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat memeberi manfaat untuk bekal calon pendidik Seni Budaya dan Prakarya, sehingga pendidik dapat melibatkan kekayaan motif daerah setempat sebagai materi mengajar seni budaya di sekolah serta disarankan supaya perajin erus kreatif dalam mengembangkan ide penciptaan motif agar memperkaya budaya daerah kabupaten Jember.ABSTRAK Kabupaten Jember terkenal dengan salah satu produsen tembakau terbesar di Indonesia. Tembakau juga dipergunakan sebagai motif batik yaitu motif batik daun tembakau. Batik daun tembakau ini dianggap sebagai batik khas Jember. Salah satu industri batik khas Jember yaitu Industri Batik Labako yang terletak di Desa Sumberpakem Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember. Batik Labako ini dipercaya dan menjadi pilihan masyarakat Jember sejak tahun 2000. Untuk itu peneliti ingin mengkaji lebih dalam dengan tujuan mendeskripsikan motif batik daun tembakau di Industri Batik Labako meliputi penciptaan motif dan visualisasi motif, warna, dan perubahan bentuk. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan jenis kualitatif yang disajikan dalam bentuk ungkapan maupun gagasan yang utuh dengan cara melihat secara langsung visualisasi motif batik daun tembakau dan proses pembuatan batik. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan observasi secara langsung kepada perajin batik daun tembakau di Industri Batik Labako. Analisis data yang digunakan dengan cara deskripsi, analisis formal, interpretasi dan evaluasi. Kemudian untuk menjaga keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Wawancara dan observasi berlokasi di Dusun Krajan 1 Desa Sumberpakem Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember. Hasil penelitian ini diperoleh simpulan mengenai motif batik daun tembakau yaitu ide penciptaan motif batik ini hasil dari ide kreativitas perajin yang mengambil ide dari keadaan geografis sekitar Kabupaten Jember. Ide tersebut kemudian diolah dan dikembangkan untuk mengubah bentuk asli dari motif. Motif yang terdapat di Industri Batik Labako yaitu Motif Daun Tembakau Coklat, Motif Daun Tembakau Kupu-Kupu, Motif Daun Tembakau Batu, Motif Daun Tembakau Merica, Motif Daun Tembakau Pohon Pisang, Motif Daun Tembakau Bunga Kopi. Keenam motif tersebut terbentuk rata-rata menggunakan motif utama daun tembakau. Motif pendukung yaitu sulur, dan isen yaitu cecek-cecek. Warna yang digunakan warna cerah pada bagian motif dan warna gelap pada bagian latar. Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat memeberi manfaat untuk bekal calon pendidik Seni Budaya dan Prakarya, sehingga pendidik dapat melibatkan kekayaan motif daerah setempat sebagai materi mengajar seni budaya di sekolah serta disarankan supaya perajin erus kreatif dalam mengembangkan ide penciptaan motif agar memperkaya budaya daerah kabupaten Jember
Kaligrafi Arab Surah Al Ikhlas sebagai Bentuk Inspirasi Penciptaan Karya Seni Lukis Modern
ABSTRAK Arief, Alfiyan. 2017. Kaligrafi Arab Surah Al Ikhlas sebagai Bentuk Inspirasi Penciptaan Karya Seni Lukis Modern. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universita Negeri Malang. Pembimbing: Drs. Triyono Widodo, M.Sn. Kata Kunci: Kaligrafi, Surah Al Ikhlas, Penciptaan, Karya Seni lukis Modern Seni merupakan ekspresi jiwa dan proses kreatif dari manusia yang dituangkan ke dalam suatu media. Seni memiliki keindahan sesuai tingkat kreativitas dan pengalaman estetik dari manusia itu sendiri.Kaligrafi atau khatth baku merupakan ketetapan cara penulisan dan aturan-aturan dalam tulisan arab yang dipatenkan. Dalam kaidah kaligrafi pada umumnya awal penulisan diawali dengan mempelajari cara pembuatan titik sebagai dasar dari penulisan huruf. Titik kotak yang khas tulisan Arab menjadi tolak ukur besar, kecil, panjang, pendek lebar, dan proporsi tulisan. Semua huruf mengikuti kaidah baku kaligrafi yang telah ada dan diijazahkan dari para khattath.Berdasarkan inilah pencipta memiliki ide untuk mengangkat proses kaligrafi Arab dalam karya seni lukis Modern. pengambilan tema dan alasan yang mendasari penciptaan karya seni lukis ini ialah dalam rangka syiar agama islam dan untuk menciptakan kedekatan spiritual dalam diri manusia kepada Allah karena melalui kebenaran dan keindahan kaligrafi Arab kita dapat mengetahui tentang kebesaran Allah. Tujuan penulisan penciptaan karya seni lukis ini adalah untuk mendiskripsikan proses, teknik dan visualisasi penciptaan karya seni lukis gaya dekoratif yang terinspirasi dari kaligrafi Arab surah Al Ikhlas. Penciptaan karya seni lukis kaligrafi Arabini menggunakan gaya dekoratif dengan mengangkat surah Al Ikhlas. Surah Al Ikhlas merupakan bagian salah satu surat yang ada pada Al quran. Surat ini dinamakan Al Ikhlas karena di dalamnya berisi pengajaran tentang tauhid dan menegaskan tentang keesaan Allah, serta kandungan makna surat ini mencakup sepertiga bagian dari Al quran. background dibuat dengan teknik aquarel yang dapat menghasilkan efek gelembung.Sedangkan penulisan khatth dan hiasan dibuat menggunakan teknik plakat. Penciptaan karya seni lukis ini terdiri dari beberapa prosedur penciptaan, diantaranya: menentukan objek dan tema yang akan dituangkan pada lukisan, menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan selama proses penciptaan, mulai melakukan sketsa pada kertas, melakukan pewarnaan, hingga melakukan finishing pada karya. Pencipta menampilkan enam karya lukis kaligrafi Arab dengan media estetik berupa garis, bentuk, dan warna, serta tekstur sebagai simbolisasi dari konsep. Menggunakan karakteristik karya berupa objek kaligrafi Arab, dengan warna-warna cerah sesuai dengan ekspresi pencipta. Berdasarkan hasil penciptaan ini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada pencipta maupun orang lain dalam mempelajari karya seni lukis kaligrafi Arab, mulai dari perancangan konsep, hingga proses visualisasi karya dan deskripsi karya. ABSTRACT Arief, Alfiyan.2017. Surah Al IkhlasArabic Calligraphy as an Inspirational Form of Modern Painting Art Creation. Sarjana’s Thesis. Art and Design Department. Faculty of Letter. Universitas Negeri Malang. Advisors: Drs. Triyono Widodo, M.Sn. Kata Kunci: Calligraphy, Surah Al Ikhlas, Creation, ModernArtPainting Art is the expression of the soul and the human creative process which is put into a media. Art has a certain beauty which is as high as creativity and aesthetical experience level from the human themselves. Calligraphy or formal khatthis the rule of Arabic font writing. In a Calligraphy writing rule, the training is always begun by making the dots. The rectangular dots size is the measurement of the Arabic letters. All letters are following the rules from the books written by khattath. From this, the writer decided to study Arabic calligraphy in a modern art painting. The decision to choose this topic is for Islamic coverage and spiritual relationship between human and God. Through the precision and the beauty of Arabic calligraphy, people can see the almighty God. The objective of this report writing is to describe the process, the technique, and the visualization of decorative art painting creation which is inspired from the Arabic calligraphy of surah Al Ikhlas. The creation of this Arabic calligraphy art painting uses decorative style using surah Al Ikhlas. Surah Al Ikhlasis one surah from Al quran. This surah talks about the unity of God. This surah is told to have one third idea of the whole Al quran. The background of the calligraphy was made using the aquarelle technique which made the bubble effect. While the khatthand the decorative patternwas made using poster technique. The creation of this art painting consists some of creation procedures; finding object and theme which will be put into the painting, preparing tools and materials which are going to be used for painting, starting to sketch on a paper, coloring, and then finishing. The creator displayed six Arabic calligraphy painting using lines, shapes, and colors as aesthetic media and textures as the symbol of the concept. Using Arabic calligraphy with light colors is the characteristics of the creator.. Based on the result of the creation, the writer hopes that this can be advantageous to the creator and other people in learning Arabic calligraphy art painting, from concept planning to art visualization and description.
Perancangan Film Pendek Animasi 3D Tentang Pendidikan Toleransi Dalam Multikultural Bangsa Indonesia Untuk Anak Sekolah Dasar
ABSTRAK Indonesia adalah negara multikultural yang memiliki adat istiadat, etnis, agama, seni dan budaya yang beraneka ragam. Sehingga Indonesia memiliki semboyan Bhinneka Tungga Ika, yang artinya berbeda-beda namun tetapi tetap satu. Perbedaan yang ada pada masyarakat tidak perlu dihapuskan, masyarakat hanya perlu memaklumi perbedaan, memahami arti toleransi dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Pembentukan kesadaran pada masyarakat agar memiliki sikap toleransi memang tidak mudah. Oleh karena itu, perlu upaya yang kuat dan berkelanjutan atau ke-istiqomah-an dalam melakukannya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mengajarkan pendidikan toleransi untuk anak sekolah dasar.Mengajarkan pendidikan toleransi kepada anak juga harus dilakukan secara profesional agar hasilnya lebih maksimal. Selain tenaga pendidik yang berkompeten, diperlukan pula media yang dapat membantu memudahkan tenaga pendidik untuk menyampaikan pesan kepada anak-anak. Adapun media pembelajaran yang dapat memotivasi anak-anak dalam proses pembelajaran yaitu dengan menggunakan media pembelajaran film animasi. Animasi 3D adalah jenis animasi yang populer di kalangan masyarakat saat ini dan sering ditampilkan di channel televisi maupun internet.Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk membantu memudahkan tenaga pendidik untuk menyampaikan pesan pendidikan toleransi dalam multikultural bangsa Indonesia untuk anak sekolah dasar melalui film pendek animasi 3D.Model yang digunakan dalam perancangan film pendek animasi 3D ini yaitu prosedural deskriptif dengan memaparkan tahapan yang dilakukan dalam proses pembuatan film animasi 3D. Data yang digunakan yaitu data primer dan skunder. Data primer diperoleh dari hasil angket atau kuisioner dan observasi. Sedangkan data skunder diperoleh melalui kajian pustaka terhadap sumber-sumber tertulis. Produk yang dihasilkan dalam perancangan ini berupafilm pendek animasi 3D yang berjudul “Bersama dalam Perbedaan”, bercerita tentang persahabatan lima anak yang memiliki latar belakang yang berbeda-beda, mulai dari suku, agama, ras dan budaya. Namun mereka tetap menerima perbedaan serta menghargai satu sama lain. Dari uraian di atas saran penggunaan yang dapat diberikan yaitu dapat digunakan sebagai media pembelajaran di sekolah. Saran pembuatan yang diberikan yaitu bekerja sama dengan pihak sponsor, ahli bahasa, dan ahli materi, dan ahli dalam bidang teknis untuk mendapatkan kualitas yang lebih baik
Eksperimen Perancangan Komik Menggunakan Teknik Digital Imaging Dengan Gaya Semi Realistik
ABSTRAK Permasalahan bagi seseorang yang ingin menjadi komikus sering kali adalah kesulitan dalam membuat ilustrasi komik yang layak. Banyak orang yang ingin membuat komik namun terhalang oleh kemampuan menggambar yang terbatas. Berbagai alasan tersebut telah mendorong komikus untuk menciptakan sebuah teknik pembuatan komik yang inovatif. Dalam membuat komik tidak ada sebuah teknik yang dianggap paling benar. Semua itu kembali kepada keadaan dan kemampuan masing-masing komikus saat menciptakan sebuah karya. Menciptakan sebuah komik dengan teknik digital imaging dari kumpulan foto merupakan salah satu teknik pembuatan komik yang inovatif. Cara ini sangat dimungkinkan mengingat kemajuan teknologi fotografi yang ada saat ini. Pembuatan komik dengan teknik digital imaging tentunya juga perlu didukung dengan software-software grafis yang telah banyak tersedia. Tentunya hal ini dapat menjadi solusi dari keterbatasan kemampuan menggambar seseorang jika ingin membuat sebuah komik.Perancangan ini menggunakan jenis perancangan deskriptif prosedural untuk menjawab tujuan penelitian. Jawaban tersebut ditunjukkan lewat sebuah produk komik yang dibuat dengan bantuan teknik digital imaging. Penullis mengumpulkan beberapa teori tentang digital imaging dan juga melakukan observasi untuk memilih lokasi pengambilan foto untuk bahan pembuatan komik. Setelah semua data terkumpul dan diambil kesimpulan, dilanjutkan dengan proses pengambilan foto. Lalu dilakukan proses layout dan modifikasi. Setelah itu dilakukan proses pembuatan lineart, coloring dan terakhir adalah lettering. Dari proses perancangan ini diperoleh bahwa pembuatan komik dengan bantuan teknik digital imaging sangat memungkinkan. Cara ini dapat dijadikan salah satu alternatif untuk membuat komik, terutama bagi orang-orang yang ingin membuat komik namun terhalang kemampuan menggambar. Proses pembuatan komik dengan bantuan teknik digital imaging masih memiliki potensi untuk berkembang untuk kedepannya
Penerapan Multimedia Pembelajaran Interaktif Berbasis Inkuiri Terbimbing Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif dan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran Biologi Kelas XI SMA Negeri 2 Malang
ABSTRAK Penggunaan multimedia interaktif tidak lepas pada pemilihan model pembelajaran. Salah satu model pembelajaran yang paling sesuai adalah model pembelajaran yang berbasis konstruktivis yaitu inkuiri terbimbing. Berdasarkan hasil kegiatan observasi pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru kelas XI SMA Negeri 2 Malang pada tanggal 21 dan 23 Januari 2017, bahwa guru menggunakan media PPT dengan metode ceramah, diskusi, dan model pembelajaran inkuiri. Penggunaan metode tersebut masih belum cukup memfasilitasi siswa untuk melakukan kegiatan yang berkaitan dengan proses berpikir logis dan berfokus pada pengambilan keputusan. Terbukti dari hasil belajar siswa yang masih rendah yaitu 80% masih belum memenuhi KKM. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar kognitif dan kemampuan berpikir kritis siswa dengan penerapan multimedia pembelajaran berbasis inkuiri terbimbing.Metode penelitian ini merupakan Quasy Experiment. Populasi meliputi 5 kelas XI IPA SMA Negeri 2 Malang dengan sampel kelas XI IPA 1 dan XI IPA 2. Pengambilan sampel ini dilakukan secara purposive sampling. Penelitian dilakukan selama bulan Februari 2017. Instrumen pada penelitian ini berupa soal tes yang dapat mengukur hasil belajar kognitif dan kemampuan berpikir kritis siswa. Soal tes terdiri dari soal pretes yang digunakan untuk mengetahui kemampuan awal siswa sebelum diberi perlakuan, dan soal postes digunakan untuk mengetahui pengaruh dari perlakuan yang diberikan. Data hasil penelitian kemudian dianalisis dengan analisis kovarian (Anakova) dengan taraf signifikan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia pembelajaran interaktif berbasis inkuiri terbimbing berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan hasil belajar kognitif dan kemampuan berpikir kritis siswa. Perhitungan Anakova menunjukkan p-value untuk hasil belajar kognitif adalah 0,000 dan p-value untuk kemampuan berpikir kritis adalah 0,000. Nilai rata-rata pretes dan postes hasil belajar kognitif siswa pada kelas eksperimen sebesar 55,97 dan 83,97, besarnya peningkatan adalah 28. Sedangkan nilai rata-rata pretes dan postes kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen sebesar 45,61 dan 80,45, besarnya peningkatan adalah 34,84. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu ada pengaruh penerapan multimedia pembelajaran interaktif berbasis inkuiri terbimbing terhadap peningkatan hasil belajar kognitif dan kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI SMA Negeri 2 Malang
Hubungan Bunyi Dhodhog dengan Gerak Tari Reyog Kendhang di Sanggar Dhodhog Sadjiwo Djati Desa Gendingan Kecamtan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung
ABSTRAK Reyog Kendhang merupakan salah satu kesenian rakyat bersal dari Kabupaten Tulungagung yang menggambarkan arak-arakan prajurit Kediriliya mengiringi Dewi Kilisuci. Tari Reyog Kendhang mempunyai keunikan yaitu penarinya sekaligus sebagai penabuh instrumen alat musiknya, dimaninkan 6 orang penari serta mempunyai tugas masing-masing untuk membawa intrumen alat musik yang bernama dhodhog.Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan beberapa hal yang mencakup struktur tabuhan dhodhog, hubungan bunyi dhodhog dengan gerak tari Reyog Kendhang.Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskripsi kualitatif, dimana peneliti sebagai instrumen utama. Data penelitian berlokasi di sanggar Dhodhog Sadjiwo Djati Desa Gendingan Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung. Narasumber dalam penelitian ini adalah Siswoyo selaku seniman Reyog Kendhangsekaligus pimpinan sanggar Dhodhog Sadjiwo Djati, Yuyun Handayani sebagai pelatih di sanggar Dhodhog Sadjiwo Djati. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara dan observasi. Untuk menjaga keabsahan temuan, dilakukan kegiatan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Kegiatan analisis data dimulai dari tahap reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan.Hasil penelitian yang pertama berupa struktur tabuhan dhodhog yaitu berupa (1) Bentuk Dhodhog, (2) Fungsi Dhodhog, (3) Pukulan Dhodhog, (4) Teknik Pukulan Dhodhog. Hasil penelitian yang kedua berupa hubungan bunyi dhodhog dengan gerak tari Reyog Kendhang. Terdapat beberapa ragam gerak yang memiliki siklus bunyi berbeda yaitu (1) gerak baris, (2) gerak kejang, (3) gerak gembyangan. Disimpulkan bahwa dalam gerak tari Reyog Kendhang bunyi dhodhog dengan gerakan sangat memberi pengaruh serta dukungan untuk memperkuat karakter dari masing-masing setiap gerakan, terlihat dari ketiga gerakan yang sudah dijelaskan diatas, dimana bunyi dhodhog dengan gerak sangat berperan penting sebagai pengiring gerakan dan juga untuk membantu menghidupkan serta memperkuat suasana tarian sesuai dengan karakter gerak masing-mnasing. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan masyarakat dapat lebih mengerti dan memahami tentang kesenian Reyog Kendhang, serta mampu meningkatkan kualitas dalam melestarikan kebudayaan yang kita miliki
VISUALISASI OBJEK KARYA TATIK SIMANJUNTAK YANG BERJUDUL SHINTA OBONG DAN DEWA RUCI BIMA SERTA LATAR BELAKANG PROSES PENCIPTAAN OBJEK DALAM KARYA TERSEBUT
ABSTRAK Anistia.Lia. 2016. Studi Lukisan Tatik Simanjuntak yang Berjudul Shinta Obong dan Dewa Ruci Bima Ditinjau dari Visualisasi Objek Wayang dan Latar Belakang Proses Penciptaan Karya.Skripsi, JurusanSenidanDesain, FakultasSastra, UniversitasNegeriMalang.Pembimbing: (I) Dra Lilik indrawati M.Pd, (II) Ike RatnawatiS.Pd, M.Pd Kata Kunci :Seniman, Lukisan, dan Latar Belakang Seniman memunculkan objek.Seni Lukis adalah salah satu cabang seni rupa yang berkembang dari masa ke masa hingga sekarang ini. Dari masa yang lalu hingga sekarang, sudah banyak sekali berbagai jenis lukisan yang telah muncul dengan beragam motif dan jenis lukisannya. Tatik Simanjuntak merupakan seorang seniman lukis media kaca yang sudah sangat berbakat dan telah mengikuti pameran diberbagai tempat selain itu pengalaman dan penghargaan sudah banyak beliau dapatkan.Tatik Simanjuntak dengan gaya lukis dekoratif keunikan tersebutlah yang dapat melatarbelakangi peneliti untuk menelitinya terlebih lukisan seperti ini tidak banyak diikuti oleh pelukis lain pada umumnya di kota Malang.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui objek yang dimunculkan Tatik pada karya yang berjudul Shinta Obong dan Dewa Ruci Bima. Dari hal tersebut peneliti memunculkan sebuah masalah diantaranya (1) Visualisasi objek apa sajakah yang muncul pada lukisan Tatik Simanjuntak yang berjudul Shinta Obong dan Dewa Ruci Bima ? (2) Latar belakang apa yang memotivasi Tatik Simanjuntak memunculkan objek-objek tersebut dalam lukisannya. Dalam lukisan yang berjudul Shinta Obong terdapat beberapa tokoh yang dimunculkan Tatik dalam lukisannya tokoh tersebut terdiri dari Ramawijaya, Prabu Dasamuka, Hanoman, Patih prahasta, dan dayang-dayang sebagai tokoh figuran, Tatik memunculkan karya yang berjudul Shinta Obong ini dikarenakan Tatik sangat mengagumi cerita pewayangan, pada saat itu Tatik berinisiatif untuk membuat karya dengan tema yang berbeda, selama ini Tatik selalu mengusung tema cerita pewayangan dengan tokoh laki-laki dan Tatik ingin membuat tema pewayangan ini sedikit berbeda dengan tema perempuan. Dalam lukisan kedua yang berjudul Dewa Ruci dan Bima terdapat hanya dua tokoh didalamnya sesuai dengan judul Tatik hanya melukiskan dua tokoh tersebut dalam lukisannya yaitu Dewa Ruci dan Bima saja, Tatik memunculkan lukisan ini dikarenakan ada orang asing yang inggin dibuatkan tentang lukisan dengan tema Bima, orang tersebut berkata bahwa akhir-akhir ini dia sangat menyukai buku wayang tentang Bima, dia banyak membaca segala hal tentang Bim
Perancangan Logo dan Implementasi Produk Kerupuk Impala Dalam Upaya Peningkatan Citra Produk
ABSTRAK Ulinuha, Fitra. 2017. Logo dan Implementasi Produk Kerupuk Impala dalam Upaya Peningkatan Citra Produk. Skripsi, Jurusan Seni Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Sarjono, M.Sn, (II) Drs. Triyono Widodo, M.Sn. Kata Kunci: Logo, Kerupuk Impala Cak Roni, Citra ProdukKerupuk Impala adalah camilan khas Desa Jatisari, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang. Berbahan dasar tepung pati, trasi,bawang putih, dan garam. Produk kerupuk impala Cak Roni tidak memiliki identitas dalam produk, sehingga produk tersebut familier dengan sebutan Impala Cak Roni. Proses pembuatannya yaitu dengan mencampur seluruh bahan kedalam alat pengaduk yang kemudian diaduk secara merata, kemudian direbus, setelah itu dicetak, kemudian proses akhir dijemur. Produk kerupuk impala Cak Roni dikenal dengan cita rasa yang khas dan digemari oleh konsumen, karena rasa bumbu yang melekat.Permasalahan mendasar pada produk Cak Roni adalah tidak adanya identitas sehingga sulit untuk memedakan produk Cak Roni dengan pesaing dari segi visualnya. Identitas produk merupakan salah satu faktor penting dalam kegiatan pemasaran karena kegiatan memperkenalkan dan menawarkan produk tidak terlepas dari identitas produk yang dapat diandalkan. Identitas produk diperlukan untuk memudahkan konsumen dalam membedakan produk sejenis di pasaran. Media pendukung sebagai sarana untuk mengkomunikasikan isi produk secara visual juga sangat dibutuhkan. Oleh karena itu, perancangan logo dapat menjadi inovasi produk kerupuk impala Cak Roni untuk dapat bersaing dengan produk sejenis, serta dapat meningkatkan citra positif produk di benak konsumen.Metode perancangan yang dipakai adalah perancangan prosedural yang menerangkan langkah-langkah yang dilakukan untuk menghasilkan produk, diawali dari penulisan latar belakang, pengidentifikasian tujuan, dilanjutkan dengan pengumpulan data, perancangan konsep hingga pembuatan karya final. Data yang menjadi acuan adalah data-data yang bersumber dari hasil observasi, wawancara, dan buku-buku literaturKesimpulan dari perancangan ini adalah inovasi pembuatanbrand nameproduk, logo produk sebagai identitas, graphic standart manual untuk acuan standarisasi logo, dan implementasi logo pada perancangan
Redesain Logo dan Aplikasi pada Corporate Identity Studio Photo W2 Production Malang
ABSTRAK Nurmala, Yefi. 2017. Redesain Logo dan Aplikasi pada Corporate Identity Studio Photo W2 Production Malang. Skripsi, Program Studi Desain Komunikasi Visual, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Hariyanto, M.Hum. (II) Andhika Putra Herwanto, S.Sn., M.Sn.Kata Kunci: Redesain, Logo, Corporate Identity, Aplikasi Korporat W2 Production merupakan sebuah perusahaan bidang jasa foto yang terletak di daerah Gajayana, Malang. W2 Production berdiri pada 2016, termasuk perusahaan studio photo yang masih baru. W2 Production sangat memperhatikan kualitas foto agar tidak mengecewakan konsumen akan tetapi identitas perusahaan tidak diperhatikan. Redesain ini dilakukan untuk meningkatkan citra perusahaan agar lebih baik lagi serta dapat meningkatkan minat masyarakat terhadap jasa yang ditawarkan. Pengaruh corporate identity mampu memberikan kepercayaan, bahkan dijadikan sebagai ukuran suatu perusahaan. Oleh karena itu perancangan corporate identity ini dirancang dengan menampilkan karakter, ciri khas serta bidang usaha yang ditawarkan agar logo mudah dikenali oleh masyarakat. Perancangan ini menggunakan sistematika oleh Alina Wheeler. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Pada perancangan redesain logo ini menggunakan jenis logo combination marks yaitu penggabungan logogram dan logotype. Perancangan ini menghasilkan identitas visual berupa logo W2 Production yang terdiri atas logogram, logotype, tagline serta pengaplikasian logo pada berbagai media. Logo yang dirancang merupakan hasil dari representasi visi dan misi serta jenis usaha dari W2 Production. Media utamanya adalah buku Graphic Standart Manual yang berisi aturan penggunaan logo. Media pendukung berupa stationary kit, kendaraan, media promosi dan merchandising
Perancangan Visual Identity CV. Polita Nusantara Sebagai Peluang Untuk Meningkatkan Citra Perusahaan
ABSTRAK Syahputra, Kurniawan Hendra Dwi. 2017. Perancangan Visual Identity CV. Polita Nusantara Sebagai Peluang Untuk Meningkatkan Citra Perusahaan. Skripsi. Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs, Sugiyono Ardjaka, M.Sc., Ph.D., (II) Andika Agung Sutrisno, S.Sn., M.Sn. Kata Kunci: Perancangan, Visual Identity CV. Polita Nusantara adalah perusahaan usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang bergerak di bidang kuliner yang berasal dari Kabupaten Lamongan.Belum adanya visual identity yang dapat mewakili sepenuhnya visi, dan misi untuk membentuk citra perusahaan sangat berpengaruh dalam persaingan. Persaingan yang ketat pada UMKM bidang kuliner di Indonesia menuntut perusahaan memiliki visual identity yang mampu mengkomunikasikan, mempengaruhi segi psikologis yang dapat menanamkan citra positif dan mampu mengenalkan perusahaan kepada konsumen serta calon konsumen, oleh karena itu, penulis ingin merancang visual identity yang dapat mewakili sepenuhnya visi dan misi perusahaan sebagai salah satu peluang untuk meningkatkan citra perusahaan, selain itu, visual identity CV, Polita Nusantara akan dibuat dengan bermuatan makna yang mewakili kepribadian CV. Polita Nusantara yang akan dikemas semenarik mungkin agar dapat menarik konsumen lebih banyak lagi, sekaligus bertujuan agar menjadi pembeda antaa CV. Polita Nusantara dengan perusahaan yang lain. Perancangan visual identity CV. Polita Nusantara ini menggunakan model perancangan prosedural, yaitu model perancangan yang bersifat deskriptif dimana menggariskan langkah - langkah yang harus diikuti dalam menghasilkan sebuah produk,kemudian menggunakan prosedur perancangan yang dikemukakan oleh Alina Wheeler yang telah disesuaikan.Proses perancangan ini menggunakan proses pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan mendokumentasikan, yang dilanjutkan dengan analisis data.Penyerapan dari analisis data yang nantinya akan menghasilkan sintesis, mengemukakan apa saja kekurangan perusahaan dan apa saja kebutuhanvisual identity perusahaan sehingga nantinya dapat menariktarget audienceserta tidak kalah dengan kompetitor perusahaan. Perancangan yang sudah dibuat menghasilkan visual identity baru berupa logoyang bentuk dan warnanya mewakili kepribadian CV Polita Nusantara. Logo ini di aplikasikan pada berbagai media seperti stationary set, uniform, presentation, vehicle, poster, sertamerchandisesyang dibukukan dan diatur pengaplikasianya dalam Visual Identity GuidelineHasil dari perancangan ini diharapkan dapat menjadi peluang untuk meningkatnya citra perusahaan serta sebagai acuan dalam proses perancangan visual identity baik bagi mahasiswa, desainer grafis, pengajar, dan lain sebagainya