SKRIPSI Jurusan Seni dan Desain - Fakultas Sastra UM
Not a member yet
    2650 research outputs found

    Perancangan Concept Art Book Sebagai Panduan Produksi Serial Animasi "Indekos"

    No full text
    ABSTRAK   Abdi, Muhammad Andri. 2016. Perancangan Artbook Serial Animasi 2D “Indekos” Berbasis Desain Karakter dan Concept Art. Skripsi, Program Studi Desain Komunikasi Visual, Jurusan Seni Dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Moch. Abdul Rohman, S.Sn, M.Sn (II) Andreas Syah Pahlevi, S.Sn, M.Sn. Kata Kunci :  Perancangan, Artbook, Animasi, Desain Karakter, Concept art, Indekos. Industri kreatif bidang animasi di Indonesia berkembang dengan baik, namun sangat disayangkan produk serial animasi di Indonesia hanya didominasi oleh audiens anak usia dini sedangkan remaja Indonesia masih mengkonsumsi animasi produksi luar negri. Roleplay studio adalah studio animasi yang akan membuat serial animasi berjudul “indekos” berceritakan keseharian dua tokoh utama yang merupakan mahasiswa seni, dalam produksi serial animasi dibutuhkannya visulisasi ide agar produksi berjalan dengan baik dan sesuai dengan target audiens yang diinginkan. Maka dari itu dirancanglah sebuah concept artbook “indekos” sebagai kumpulan visualisasi ide yang akan menjadi panduan dalam produksi serial animasi “indekos”. Concept artbook “indekos” berisikan hasil visualisasi ide berupa desain karakter, concept art dan proses pencarian gaya visual. Proses pembuatan artbook concept mengumpulkan data-data mahasiswa seni rupa dan Desain Komunikasi Visual yang merupakan ide cerita dari “indekos”yang akan menjadi referensi dalam perancangan desain karakter dan concept art. Model perancangan yang dipergunakan dalam perancangan Artbook desain karakter dan concept art untuk serial animasi pendek 2D “Indekos”  ini adalah model perancangan prosedural, dalam  pengembangan model perancangan ini mengacu pada garis besar model perancangan Leonard Bruce Archer yang telah dimodifikasi dan dikembangkan menyesuaikan kebutuhan kerangka perancangan. Perancangan Concept Artbook Serial Animasi “Indekos” menghasilkan buku yang menjadi panduan visual dalam proses produksi serial animasi “indekos” yang akan diproduksi oleh Roleplay Studio, gaya gambar dalam concept artbook yang digunakan adalah Hybrid drawing sedangkan teknik gambar yang digunakan adalah ligne claire yang kemudian dikreasikan kembali oleh perancangan.   ABSTRACT   Abdi, Muhammad Andri. 2016. Indekos: Character Design and Concept Art Based 2D Animation Series ArtBook Designing. Thesis, The Program of Studies Visual Communication Design, Department of Art and Design, Faculty of Letters, State of University of Malang. Lecturers: (I) Moch. Abdul Rohman, S.Sn, M.Sn (II) Andreas Syah Pahlevi, S.Sn, M.Sn. Keywords: Designing, Artbook, Animation, Character Design, Concept Art, Boarding House. Indekos, an animation series telling about art students’ daily life in their shared small-rented room, is going to be produced by Roleplay Studio.  Roy Mahmud and Doni Priono are the main characters in this series. The choice of using art students as the main characters brings something new and promising in creative industry especially in animation series production. Thus, Indekos art book is made in order to be a reference in a form of character design and concept art visualization which is underlying the production of “Indekos” animation series. The sketching of Indekos character design and concept art uses hybrid drawing illustration style. The use of hybrid drawing is seen in the postures of the characters which are built upon actual human postures and a touch of cartoon on their faces. Over and above, the objects around the characters are drawn based on the actual objects proportion using cartoon technique, specifically, using simple clear lines or ligneclaire. The art book designing progress obtains procedural design model which excerpts Leonard Bruce Archer’s outline of design model that has been modified and improved before to fit the needs of the design frameworks. Designing concept artbook of "Indekos" animation series will bring out a reference visual book for the production of "Indekos" which later will be presented by Roleplay Studio. The chosen drawing style for the concept artbook is hybrid drawing. As for the drawing technique, ligne claire with some modification to fit best is used to set up the concept artbook.

    VISUALISASI KOMIK ‘MATEMATIKA’ UNTUK MENINGKATKAN POLA PIKIR BAGI ANAK SD

    No full text
    ABSTRAK InnekeRiaLaksono.S.2017 .Visualisasikomik ‘matematika’ untukmeningkatkanpolapikirbagianak SD .Skripsi,ProgramStudiDesainKomunikasiVisual,JurusanSenidanDesain,FakultasSastra,UniversitasNegeriMalang.Pembimbing: (Tunggal)Drs.Sarjono, M.Sn Kata Kunci: Perancangan, Buku, Komik, Matematika, Anak SD.Banyakalasan yang menjadikanmatematikabegitusulituntukdipahamisiswa.Faktor-faktor yang mempengaruhimisalnyakurangluwesnya guru dalammenyampaikanmateripelajaranmetematika, kegiatanpembelajaran yang monotonsehinggamembuatsiswabosandalamkegiatanpembelajaran, ruangkelas yang kurangkondusif, waktupelajaran yang tidaksesuaisertakurangnya media pembelajaranmatematikayangbisamembuatsiswamerasatertarikdanmenjadikanbelajarmatematikaadalahhobi yang tidakmauuntukditinggalkan. Beberapahaltersebutmemicumatematikamenjadipelajaran yang ditakutiolehsiswa. Makadariituuntukmembuatanak-anaktidakbosandenganmaterimatematika yang disampaikanpengajardibuat media pembelajaran yang menarikuntukanak-anaktersebut, yaitudenganmembuatkomikmatematika, komik yang membahasmaterimatematikanamundengancara yang berbedadanpastinyamenyenangkanuntukdibacadanmudahuntukdipahami. Komikmatematikainidiharapkan agar parasiswa SD utamanya SD kelas 5 tersebutdapatlebihmudahdalammemahamidanmempelajarimateri-materimatematikatersebut

    ANALISIS GAMBAR ILUSTRASI PADA BUKU PELAJARAN SENI BUDAYA KURIKULUM 2013 UNTUK SMP KELAS VIII TERBITAN ERLANGGA TAHUN 2014

    No full text
    ABSTRAK Larasati, Nastiti. 2017. Analisis Gambar Ilustrasi Pada Buku Pelajaran Seni Budaya Kurikulum  2013 Untuk SMP Kelas VIII Terbitan Erlangga Tahun 2014. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Lilik Indrawati, M.Pd, (II) Ike Ratnawati, S.Pd., M.Pd. Kata kunci : gambar ilustrasi, buku pelajaran, analisa, seni budayaKualitas gambar ilustrasi pada buku pelajaran seni budaya secara fungsional akan  mempengaruhi pemahaman, proses belajar dan mempengaruhi perspektif anak dalam memaknai materi. Pada Buku pelajaran seni budaya kelas VIII SMP kurikulum 2013 terbitan Erlangga tahun 2014 masih ada beberapa gambar ilustrasi yang kurang sesuai dengan keterangan gambar dan teks. Karena itulah, penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui secara rinci visualisasi gambar ilustrasi dan kesesuaian gambar ilustrasi dengan keterangan gambar dan teks pada buku pelajaran seni budaya kelas VIII SMP kurikulum 2013 terbitan Erlangga tahun 2014.Penelitian ini adalah jenis penelitian deskripsi. Objek penelitian ini difokuskan pada gambar ilustrasi yang terdapat di buku pelajaran seni budaya kelas VIII SMP kurikulum 2013 terbitan Erlangga tahun 2014 bab seni rupa. Sumber data utama didapatkan menggunakan teknik Pusposive Sampling sehingga didapatkan 22 gambar ilustrasi yang diasumsikan bermasalah. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, analisa dokumen dan analisa teori. Keabsahan data menggunakan metode Triangulasi sumber. Tahap-tahap penelitian yang dilakukan yaitu (1) tahap persiapan, (2) tahap penyusunan rancangan penelitian; (3) Tahap pelaksanaan penelitian; (4) Analisis data dan (5) tahap pelaporan. Kesimpulan dari hasil penelitian adalah terdapat 2 gambar ilustrasi jenis bitmap, 11 jenis sketsa, 4 jenis kartun, 1 gambar jenis karikatur, 5 jenis fotografi. Selain itu terdapat 1 gambar menggunakan teknik siluet, 1 teknik half tone, 5 teknik goresan kering, 6 teknik arsir, 3 gambar teknik outline, 2 gambar teknik block dan 5 teknik fotografi. 22 gambar ilustrasi yang kurang sesuai dengan keterangan gambar (caption) dan teks yang menyertainya. Ketidaksesuaiaan tersebut berasal dari visualisasi gambar ilustrasi itu sendiri dan juga berasal dari keterangan gambar (caption) yang kurang tepat. 15 gambar ilustrasi termasuk dalam ketidaktepatan gambar ilustrasi dan 7 gambar ilustrasi yang termasuk dalam ketidaktepatan keterangan gambar dan gambar ilustrasi. Menurut pendapat Rahmanadji & Harisman (1990: 04) bahwa gambar ilustrasi harus bersifat menarik, tepat kena sasaran, jelas, komunikatif dan sesuai dengan pembaca. Dilengkapi dengan pendapat menurut Supriyono (2010: 170) kriteria gambar ilustrasi yang efektif adalah komunikatif, informatif dan mudah dipahami, menggugah perasaan dan hasrat, memiliki daya pukau yang kuat serta foto dan gambarnya berkualitas baik

    Bentuk Penyajian Lagu Umbul-umbul Blambangan di Sanggar Damar Wangi Desa Mangir Kecamatan Rogojampi Kabupaten Banyuwangi

    No full text
    ABSTRAK   Budy, Gandhes Sembodro. 2017. Bentuk Penyajian Lagu Umbul-umbul Blambangan di Sanggar Damar Wangi Desa Mangir Kecamatan Rogojampi Kabupaten Banyuwangi.Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra.Hj. E.W. Suprihatin Dyah P, M.Pd, (II) Hartono S.Sn, M.Sn   Kata kunci: Bentuk Penyajian, LaguUmbul-umbul Blambangan, Sanggar Damar Wangi, DesaMangir,   Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi   Lagu Umbul-umbul Blambangan merupakan agu daerah Banyuwangi. Lagu ini merupakan lagu yang sangat terkenal dan selalu dinyanyikan dengan bentuk penyajian yang bermacam-macam. Pada umumnya, penyajian lagu Umbul-umbul Blambangan menggunakan musik iringan electone atau paduan suara. Akan tetapi penyajian musik di sanggar Damar Wangi ini sangat unik karena menyajikan lagu Umbul-umbul Blambangan menggunakan seperangkat alat musikyang mempergunakan laras slendro Banyuwangian kedalam penyajiannya Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan bentuk penyajian Lagu Umbul-umbul Blambangan di Sanggar Damar Wangi Desa Mangir Kecamatan Rogojampi Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian di sanggar Damar wangi Desa Mangir Kecamatan Rogojampi Kabupaten Banyuwangi. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kegiatan  analisis data dimulai dari tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pada pengecekan keabsahan temuan menggunakan 2 teknik triangulasi yaitu triangulasi metode dan sumber. Berdasarkan hasil penelitian Bentuk Penyajian Lagu Umbul-umbul Blambangan di Sanggar Damar Wangi Desa Mangir Kecamatan Rogojampi Kabupaten Banyuwangi terdiri dari 1) Unsur utama musik dalam bentuk penyajian lagu Umbul-umbul Blambangan merupakan tangga nada, tangga nada yang digunakan merupakan laras slendro. Dinamika yang digunakan adalah dinamika keras untuk menunjukkan semangat.Irama merupakan penambah dalam    lagu agar lagu semakin indah dan variatif.Notasi yang digunakan adalah notasi angka. Alat musik yang digunakan adalah angklung, slenthem, saron, peking, biola, kendhang, gong, kethuk, terbang,  jidor. Vokal yang digunakan adalah vokal sinden. Syairnya menceritakan tentang keindahan serta suasana masyarakat yang ada di Banyuwangi. syairnya ditulis dalam bahasa using. 2) Unsur pedukung musik yaitu jebeng dan thulik. Tata rias yang digunakan adalah make up cantik dan natural. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa bentuk penyajian lagu Umbul-umbul Blambangan yang berada di Sanggar Damar Wangi memiliki perbedaan dari sanggar lainnya dalam bentuk penyajiannya yang terlihat dari segi laras atau tangga nadanya menggunakan laras slendro banyuwangian. Saran untuk peneliti lain hendaknya penelitian yang akan datang bisa menjadi penelitian lebih lanjut. Dengan harapan bisa menambah pembendaharaan hasil penelitian lain,  tidak hanya tambahan dokumen untuk perpustakaan Banyuwangi/Universitas Negeri Malang saja tetapi menjadi dasar penelitian-penelitian lainnya

    Pengembangan Media Pembelajaran Video Animasi untuk Gambar Ilustrasi pada Mata Pelajaran Seni Budaya kelas VIII di SMPN 1 Kejayan Pasuruan

    No full text
    ABSTRAK Islamiati, Ni’matul. 2017. Pengembangan Media Pembelajaran Video Animasi untuk Materi Gambar Ilustrasi pada Mata Pelajaran Seni Budaya kelas VIII SMPN 1 Kejayan. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Didiek Rahmanadji, (II) Joko Samodra, S.Kom.   Kata Kunci : Media pembelajaran, video animasi, gambar ilustrasi Media pembelajaran adalah bahan, alat, atau teknik yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar dengan maksud agar proses interaksi komunikasi edukasi antara guru dan siswa dapat berlangsung secara tepat guna dan berdaya guna. Berdasarkan definisi tersebut, media pembelajaran memiliki manfaat yang besar dalam memudahkan siswa mempelajari materi pelajaran. Dalam mate pelajaran seni budaya khususnya pada materi gambar ilustrasi, media pembelajaran memiliki peranan sangat penting. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran yang dulunya hanya menggunakan modul, LKS dan buku siswa menjadi media pembelajaran berbasis video animasi. s Model penelitian yang digunakan adalah model penelitian Borg and Gall yaitu (1) Analisis kebutuhan, (2) perencanaan, (3) pengembangan produk awal. (4) validasi ahli, (5) revisi produk I, (6) uji kelompok kecil, (7) Revisi produk akhir, (8) Implementasi. Produk akhir di uji kelayakkannya oleh dua orang ahli, satu ahli media dan satu ahli materi dan 23 orang sebagai subjek uji coba kelompok kecil yakni para siswa kelas VIII SMPN 1 Kejayan. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, uji validasi dan uji coba lapangan. Instrument yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah berupa kuissioner dan angket yang kemudian dianalisis dan dikonversi dengan tabel kriteria kelayakan. Hasil dari validasi para ahli menunjukkan bahwa media pembelajaran video animasi untuk materi gambar ilustrasi pada mata pelajaran seni budaya ini layak digunakan dan  masuk dalam kategori valid (77%). Dari validasi ahli materi masuk dalam  kategori sangat valid dan sangat layak digunakan (89,28%). Selain uji validasi, uji lapangan yang dilakukan di SMPN 1 Kejayan juga memperoleh hasil positif yaitu dengan masuk dalam kategori sangat valid dan sangat layak digunakan (93,5%). Pengembangan ini telah menghasilkan media pembelajaran berupa video animasi untuk amteri gambar ilustrasi pada mata pelajaran seni budaya kelas VIII SMPN 1 Kejayan dengan spesifikasi sebagai beruikut : (1) menggunakan software Adobe After Effect CS3, (2) isi produk : materi gambar ilustrasi, pengertian, macam-macam, corak, langkah-langkah dan teknik dalam menggambar ilustrasi, (3) teknik computerized, (4) type produk video animasi, (5) visualisasi tampilan animasi fullcolour, (6) menggunakan bahasa Indonesia, dan (7) dikemas dalam bentuk CD (digital). Berdasarkan hasil pengembangan disarankan bagi pengembang produk yang sama agar dapat dilakukan uji coba secara berulang dengan skala lebih besar agar didapatkan media pembelajaran yang lebih menarik dan optimal

    Perancangan Buku Pop-Up tentang Diabetes Mellitus untuk Anak SD Kelas 1-3

    No full text
    ABSTRAK Peningkatan jumlah penderita Diabetes Mellitus (DM) tidak hanya dialami orang dewasa dan manula. Akhir-akhir ini DM banyak ditemukan pada anak dan remaja yang berusia dibawah 14 tahun. Penyebabnya adalah gaya hidup yang tidak sehat dan minimnya pengetahuan tentang DM pada anak. Pembuatan buku pop-up ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang penyakit DM sejak dini, sehingga dapat mengurangi resiko penyakit DM pada anak-anak.Materi tentang penyakit DM cukup berat untuk dibaca oleh anak-anak, maka dari itu media pop-up dipilih agar anak-anak tertarik membacanya. Isi dari buku pop-up sendiri disesuaikan dengan kebutuhan target audiens yaitu definisi penyakit DM, tipe DM, tanda dan gejala DM, pentebab DM, dan pencegahan DM.Perancangan media ini menggunakan model prosedural yang bersifat deskriptif milik Sanyoto. Langkah-langkah yang di tempuh diawali dengan penjabaran latar belakang, perumusan masalah dan tujuan masalah, mengidentifikasi dan analisis data, menentukan konsep perancangan dan visualisasi desain hingga desain final.Pada perancangan ini akan dihasilkan media buku pop-up yang berisi tentang DM untuk anak-anak kelas 1-3 SD. Buku ini menggunakan ilustrasi kartun penuh warna dengan minim teks dan banyak gambar. Peroduk dicetak menggunakan kertas art paper 230 gr. Hasil perancangan ini diharapkan menjadi media edukasi tentang penyakit DM yang efektif, sehingga dapat membantu mengurangi jumlah penderita DM pada anak-anak

    Perancangan Video Pariwisata Martapura, Kabupaten Banjar

    No full text
    ABSTRAK Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan merupakan salah satu wilayah yang mempunyai potensi wisata yang sangat tinggi dan dapat dikembangkan menjadi salah satu potensi wisata di Kalimantan Selatan.Banyak wisatawan yang belum mengetahui potensi-potensi wisata Martapura.Sehingga, Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Banjar ingin merancang media dengan bentuk video promosi. Tujuan perancangan ini adalah untuk meningkatkan dan memberi informasi kepada audiens dan calon wisatawan secara lengkap mengenai potensi wisata yang berada di Martapura, Kabupaten Banjar yang akan ditampilkan pada media TVC lokal, videotron (billboard yang menggunakan tampilan elektronik dengan bersumber pada video) dan social mediaseperti Youtube, Facebook, dan Instagram.Perancangan ini menggunakan model perancangan procedural, dimana pada perancangan ini menggunakan teori yang dikemukakan oleh M.Yoshioka untuk menghasilkan metode baru yang sesuai dengan perancangan ini.Data dalam perancangan dikelompokkan menjadi dua, yaitu data lapangan yang dapat diperoleh dengan observasi langsung dan wawancara.Kemudian data pustaka diperoleh dengan mencari referensi video serupa dan buku pariwisata. Hasil perancangan video pariwisata Martapura Kabupaten Banjar yang telah mengikuti prosedur adalah sebuah video promosi dengan tagline ‘’Martapura, The Treasure of Borneo’’ sebagai media utama yang berisi tentang informasi obyek-obyek wisata yang ada di Martapura, Kabupaten Banjar, meliputi obyek wisata budaya, religi, kuliner, alam, belanja dan produk unggulan.Sebagai media perndukung promosi video ini terdapat x banner, stiker, kaos, dan totebag

    Muatan Pendidikan Karakter dalam Mata Pelajaran Seni Budaya Kelas XI di SMKN 7 Malang

    No full text
    ABSTRAKPradhana, Aditya Risqi. 2017. Muatan Pendidikan Karakter dalam MataPelajaran Seni Budaya Kelas XI di SMKN 7 Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Seni Rupa, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Purwatiningsih M.Pd. (II) Mitra Istiar Wardhana S.Kom, MT. Kata Kunci : Muatan, Pendidikan Karakter, Seni Budaya, SMK.Mata pelajaran Seni Budaya sangat penting terhadap perkembangan kognitif, afektif, serta psikomotor peserta didik khususnya untuk pengembangan potensi individu, akan tetapi dalam prosesnya di SMKN 7 Malang, potensi individu mayoritas siswa belum dapat mengikuti pembelajaran dengan baik yang mengakibatkan pembelajaran tidak berjalan sebagaimana mestinya. Berkaitan dengan hal tersebut, maka  muatan pendidikan karakter dalam setiap komponen pembelajaran Seni Budaya di SMKN 7 Malang sangat diperlukan untuk diteliti.Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan muatan pendidikan karakter serta faktor penghambat dalam pelaksanaan proses pembelajaran Seni Budaya kelas XI di SMKN 7 Malang.Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik Purposive Sample. Subjek penelitian ini meliputi Guru Seni Budaya dan siswa kelas XI SMKN 7 Malang. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisa data dilakukan dengan cara reduksi, penyajian data, penarikan simpulan dan verifikasi.Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa, dalam proses pembelajaran Seni Budayatidak semua pendidikan karakter dimuat dengan porsi yang sama. Hal tersebut dapat diketahui dari pendidikan karakter keagaman, kejujuran, kreatifitas, kognitifitas, kemandirian, serta menghargai budaya nasional dapat dijumpai pada RPP serta proses pembelajaran, akan tetapi tidak pada pendidikan karakter cinta lingkungan dan keterampilan berbicara santun. Faktor penghambat dari pelaksanaan pembelajaran Seni Budaya tersebut antara lain adalah pelaksanaan pembelajaran tidak berdasarkan RPP yang telah dibuat, pengalaman guru yang terbatas, tidak adanya media pendukung , rencana pembelajaran yang tidak siap serta transisi perubahan kurikulum 2013 revisi.Berdasarkan hasil penelitian guru disarankan untuk memuat pendidikan karakter dalam setiap pembelajaran seni budaya di kelas, menerapkan pembelajaran berdasarkan RPP yang telah dibuat, membuat rencana pelaksanaan pembelajaran di awal semester, serta mempersiapkan media pembelajaran berdasarkan kognitif dan afektif, sehingga proses pembelajaran Seni Budaya dapat berjalan dengan efektif dan efisien sesuai dengan konsep pendidikan seni budaya pada dasarnya.    ABSTRACTPradhana, Aditya Risqi. 2017. The Character Education Value In Subjects Art And Culture XI Class of SMKN 7 Malang. Skripsi, course of study Education The Fine Arts, the Faculty Literature, Malang State University. Supervisor: (I) Dra Purwatiningsih M.pd, (II) Mitra Istiar Wardhana S.Kom, MT. Keywords : Charge, Character Education, Art And Culture, SMK.Arts and culture subjects very important to the development of school tuition especially in character education, but in the process in SMKN 7 Malang the majority students less appreciate teachers and difficult follow learning well resulting in learning did not function as intended .In this regard, it can be seen that charge character education in every other component learning art and culture in SMKN 7 Malang indispensable.This study was conducted for the purpose of know charge character education as well as the barrier in the implementation of the learning the art of cultural class XI in SMKN 7 Malang.This research included in descriptive qualitative research with using a technique purposive sample.The subject of this research include master of arts culture and a student of class XISMKN 7 unfortunate.Procedure data collection is done with interview techniques, observation and documentation .Data available for analysis done by means of the reduction of, presentation of data, the withdrawal of drawing conclusions and verification.The result of the research shows that, in the process of learning the art of Cultural character education is not all preloaded with the same portions. It is known from the education of religious character, honesty, creativity, knowlegde, independence, as well as appreciate the national culture can be found in the RPP and the learning process, but not on character education and skills environment love speaking manners.Factors barrier of the pemebelajaran the art of the cultural among them were of time and intensity educator, limited media, education planning who are not ready to and transitional changes 2013 curriculum revision.Based on the results of the study suggested teachers to make learning implementation plan at the beginning of the semester, as well as preparing the media learning based on cognitive and affective learning process, so that art and culture can run effectively and efficiently in accordance with the concept of education art and culture at its base.     

    Struktur dan Makna Simbolik Gerak Tari Jaran Thik Di Sanggar Turonggo Nogo Suro Kecamatan Sooko Kabupaten Ponorogo

    No full text
    ABSTRAK Rindasari, Rachma Yulis. 2017. Struktur dan Makna Simbolik Tari Jaran   Thik di Sanggar Turonggo Nogo Suro Kecamatan Sooko Kabupaten   Ponorogo Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Robby Hidajat, M. Sn (II) Hartono S.Sn, M.Sn. Kata Kunci: Jaranan, Gerak, Tari, StrukturJaranan merupakan jenis pertunjukan tradisional yang tersebar di lingkungan budaya Jawa,termasuk di Kabupaten Ponorogo yang memperkenalkan salah satu sub kultur budaya Jawa yang memiliki kedekatan antara tradisi besar (kerajaan Mataram) dan tradisi kecil (adat masyarakat Jawa). Dalam kaitan ini, dimungkinkan setiap menampilan Jaranan memiliki pengaruh yang besar terhadap kondisi lokal, sehingga tata urutan penampilan dan gerak tarinya memiliki perbedaan tertentu. Gerak tari Jaran thik yang dikembangkan di sanggar Turonggo Nogo Suro pimpinanSukardi dimungkinkan memiliki arti visual atau makna filosofis sesuai dengan kondisi pemahaman para pelakunya. Tujuan penelitian ini menggali (1) struktur gerak tari jaran thik, dan (2) makna simbolik gerak tari jaran thik.Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan menggunakan data hasil wawancara dengan narasumber kunci, yaitu Sukardi (54 tahun) sebagai pimpinan sanggarTuronggo Nogo Suro, Wito (48 tahun) sebagai seniman pada sanggar Turonggo Nogo Suro dan Supri (37 tahun) sebagai pelatih tari jaran thik pada sanggar Turonggo Nogo Suro, observasi ini dilakukan 3 kali, observasi pertama pada tanggal 24 Maret 2017, observasi yang kedua pada tanggal 25 Maret 2017, dan observasi yang ketiga dilakukan pada tanggal 8 April 2017, objek observasi adalah penari jaran thik, dan dokumentasi diperoleh dari dokumen pribadi dari pimpinan sanggarTuronggo Nogo Suro dan penari jaran thik, disamping itu juga peneliti mendokumentasi sebagai bahan analisis.Hasil analisis ditemukan (A) struktur gerak tari jaran thik yang terdiri dari 4   (empat) unsur gerak yaitu unsur gerak kepala, unsur gerak tangan, unsur gerak badan dan unsur gerak kaki, motif gerak dapat dilihat dari perpindahan gerak dibagi menjadi dua yaitu motif gerak ditempat (stationary movement), dan gerak berpindah tempat (locomotive movement), ragam gerak tari jaran thik dibagi menjadi dua macam yaitu ragam gerak inti dan ragam gerak penghubung, dan frase/paragraf gerak terdapat 21 ragam gerak, dan (B) Makna simbolik gerak tari pada umumnya terkait dengan arti visual, arti menurut pola bentuk yang dilakukan penari.Penelitian ini diharapakan berguna untuk pelestarian tari tradisional. Berdasarakan hasil penelitian ini, penulis menyarankan kepada seluruh pihak terutama anggota sanggar Turonggo Nogo Suro dan generasi muda untuk mengajar dan belajar menari disertai pemaknaannya. 

    PENGEMBANGAN BUKU CERITA TRADISI NYADRAN DAM BAGONG SEBAGAI MEDIA UNTUK MEMOTIVASI SISWA DALAM MENGGAMBAR ILUSTRASI DI SEKOLAH DASAR NEGERI 1 SIDOMULYO KELAS VI KABUPATEN TRENGGALEK

    No full text
    ABSTRAK Maidika, Dwiatma. 2017. Pengembangan Buku Cerita Tradisi Nyadran Dam Bagong sebagai Media untuk Memotivasi Siswa dalam Menggambar Ilustrasi di Sekolah Dasar Negeri 1 Sidomulyo Kabupaten Trenggalek. Skripsi. Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (1) Dra Hj. Purwatiningsih M.Pd, (II) Mitra Istiar Wardhana S.Kom MT. Kata Kunci: Tradisi Nyadran, Ilustrasi, Desain Karakter, TrenggalekMata pelajaran Seni Budaya tingkat SD merupakan suatu mata pelajaran yang penyampaian materinya harus menarik dan dapat memotivasi siswa, salah satunya dengan menggunakan media pembelajaran seni. Namun pada kenyataannya guru di Sekolah Dasar Negeri 1 Sidomulyo belum pernah menerapkan metode pembelajaran yang menarik bagi siswanya dengan memakai media pembelajaran. Sehingga pada kesempatan ini peneliti tergerak untuk membuat sebuah media pembelajaran yang dapat dipakai oleh siswa tingkat Sekolah Dasar di Sekolah Dasar Negeri 1 Sidomulyo sebagai metode pembelajaran seni budaya dalam latihan menggambar ilustrasi desain karakter sederhana.Penelitian ini mengadopsi model penelitian dan pengembangan milik Sugiyono. Pada penelitian ini terdapat lima tahapan dalam melakukan penelitian diantaranya, tahap persiapan, tahap pengembangan produk, tahap validasi produk, tahap penyempurnaan, dan tahap uji coba produk. Disamping itu, dalam proses penelitian dan pengembangan ini melalui proses validasi dua orang ahli yaitu validasi ahli media (bapak Andreas Syah Pahlevi, S.Sn, M.Sn) dan validasi ahli materi (ibu Lisa Sidyawati, S.Pd, M.Pd). Serta melalui tahap uji coba lapangan dengan melibatkan dua puluh siswa Sekolah Dasar Negeri 1 Sidomulyo Kabupaten Trenggalek.Produk yang dihasilkan dari penelitian dan pengembangan ini adalah buku cerita tradisi nyadran dam bagong sebagai media untuk memotivasi siswa dalam menggambar ilustrasi desain karakter sederhana yang diaplikasikan di Sekolah Dasar Negeri 1 Sidomulyo Kabupaten Trenggalek. Media pembelajaran ini dapat digunakan oleh guru dan siswa dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar di sekolah pada mata pelajaran Seni Budaya kelas VI

    0

    full texts

    2,650

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Seni dan Desain - Fakultas Sastra UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇