SKRIPSI Jurusan Seni dan Desain - Fakultas Sastra UM
Not a member yet
    2650 research outputs found

    Gajah Sebagai Ide Gagasan Dalam Penciptaan Karya Relief cut

    No full text
    RINGKASAN Nugroho, Bangun. 2018. Gajah sebagai Ide Gagasan dalam Penciptaan Karya Relief Cut. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Ponimin, M.Hum.   Kata Kunci:satwagajah, punah, relief Penelitianpenciptaan berjudul Gajah sebagai Ide Gagasan dalam Penciptaan Karya Relief Cut mengangkat tema gajah dinilai dapat memberikan edukasi terhadap kepunahan satwa gajah. Penelitian penciptaan ini bertujuan untuk menjelaskan (1) konsep penciptaan, (2) proses kreatif, (3) hasil kreatif, dan (4) penyajian hasil kreatif relief cut yang mengangkat tema gajah. Penciptaan relief ini tidak serta-merta dapat diwujudkan.Sebelum  proses penciptaan mewujudkan karya relief, pencipta terlebih dahulu melakukan penggalian ide sebagai sarana pengembangan konsep penciptaan. Penggalian ide diawali dari ketidak sengajaan pencipta saat menonton televisi yang memberitakan kepunahan satwa gajah dan terjadi proses empati, dengan dasar tersebut pencipta melanjutkan proses pengamatan terhadap berita yang tersebar luas pada media elektronik. Setelah proses tersebut dilakukan penggalian informasi yang lebih mendalam dengan mencari bahasan mengenai konflik antara gajah dan manusia pada media cetak harian kompas. Setelah memperoleh dasar masalah penciptaan karya, pencipta ingin mewujudkan kedalam sebuah karya relief, dalam hal ini pencipta mencari karya relief sebagai rujukan dalam berkarya serta menggali wawasan mengenai pengolahan alat dan bahan serta teknik pembuatan relief. Metode penciptaan yang dijadikan acuan dalam penciptaan relief cut ini adalah metode penciptaan yang dikembangkan olehPonimin. Metode yang dikembangkan Ponimin memiliki tiga tahapan. Ketigatahaptersebutantara lain (1) tahapEksplorasi, (2) tahapImprovisasi, (3) tahapPembentukan.Karya yang dihasilkandaripenelitianpenciptaaniniadalahenam buah relief cut. Keenam relief tersebut antara lain (1) Populasi Terakhir,(2) Help!,(3) Kami Bukan Dekorasi,(4) Belasungkawa,(5) Satu Demi Satu,(6) Di Ujung Gading. Keenamkaryatersebutdigelar di Semeru Art Gallery Malang lantaidua.Kegiatangelarkaryaberlangsungselamaduahariyaknidibukapada29 November 2018 danditutuppada30 November 2018. Nugroho, Bangun. 2018. Gajah sebagai Ide Gagasan dalam Penciptaan Karya Relief Cut. Sarjana’s Thesis, Majoring in Art and Design, Faculty of Letters, UniversitasNegeri Malang. Supervisor: (1) Dr. Ponimin, M.Hum.   Keywords: Elephant, extinct, relief The creation research entitled “Elephant as an Idea in the Creation of Relief Cut Works” raised the issue of Elephant could be an education to the extinction of elephant. This research aims to explain (1) The concept of creation, (2) creative process, (3) creative result, (4) the presentation of the creative result of relief cut with the elephant theme. This creation of relief could not be realized immediately. Before the creator releases the relief works, the creator excavates the ideas as a means of developing the concept of creation. It begins while the creator watching the television about the extinction of elephants then the process of empathy arises. Based on it, the creator continues his aim observing the news wider on the digital media. After doing that long process, the creator digs the information deeper by looking up into the issues of the conflict of elephant and human on trusted media. After the creator gets the background of the issues, the creator wants to release it into the relief cut works. In this case, the creator searches other relief cut works as references on his creation and explore insights on the processing of tools and materials as well as relief making techniques. The creation method that is used as reference in the creation of this relief cut is the method of creation by Ponimin. Ponimin method has three stages. The three stages are (1) exploration stage, (2) improvisation stage, (3) embodiment stage. The works produced from this study were six cut reliefs. The six cut reliefs are (1) The Last Population, (2) Help!, (3) We are not Decoration, (4) Condolences, (5) One by One, (6) In the End of Tusk. Those six cut reliefs were presented on the second floor of Semeru Art Gallery Malang. The exhibition of works lasts for two days, which began on November 29, 2018 and ended on December 1, 2018

    Kepribadian Introvert sebagai Sumber Inspirasi Penciptaan Karya Seni Lukis Digital

    No full text
    RINGKASAN. Kepribadian introvert adalah tipe kepribadian yang lebih mementingkan dunia internal pikiran, perasaan, fantasi, dan mimpi mereka. Penulis mengambil konsep tentang kepribadian introvert sebagai sumber inspirasi karena penulis tertarik dengan sikap mereka yang tertutup dengan segala kelebihan dan kekurangan mereka yang sulit dipahami masyarakat pada umumnya. Ide tersebut kemudian dituangkan ke dalam karya seni lukis.   Metode penelitian Chatarina Patrick digunakan sebagai pedoman berkarya lukis mulai dari tahap persiapan, tahap penetasan, tahap inspirasi, dan tahap pengembangan. Pada tahap pengembangan proses kreatif dimulai dengan mewujudkan ide/gagasan, konsep, dan tema ke dalam enam karya lukis dengan menampilkan objek utama perempuan sebagai karakter yang mewakili kepribadian introvert.   Penciptaan ini menghasilkan 6 karya seni lukis yang berjudul The Opposite, Amongst The Crowd, Bestfriend, The Warmest, Faded, dan Fairytale Bliss dengan menggunakan media estetik berupa titik, garis, bentuk dan ruang, dan warna sebagai perwujudan konsep. Berdasarkan hasil penciptaan karya seni lukis ini diharapkan dapat memberikan pengalaman baru kepada pencipta maupun orang lain dalam mempelajari karya seni lukis yang bertema kepribadian introvert. Sehingga diharapkan melalui apresiasi karya tersebut, keenam karya lukis ini dapat menambah wawasan kepada masyarakat tentang kepribadian introvert, sehingga dapat terjalin sebuah hubungan humanis yang saling menghargai dan menghormati sesama

    NUGROHO KOMPOSISI MUSIK PROGRAM

    No full text
    RINGKASAN. Nugraha, Risandy Eka, 2018. Nugroho. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Ninik, M. Sn, (II) R. A. Zandra, M.Pd, M.Sn Kata Kunci: Nugroho, Karya Musik "Nugroho" adalah sebuah karya musik yang berkiblat pada keroncong markasan dan berbentuk keroncong, dimainkan dalam format musik keroncong ekstra. Penciptaan ini merupakan sebuah karya musik programatik atau musik program yang terdapat suatu program, cerita atau maksud yang ingin disampaikan kepada pendengar. Penciptaan karya musik dilatar belakangi untuk melestarikan musik keroncong dan terinspirasi dari kegiatan anak-anak yang ada di kampung Jodipan, kota Malang. Metode penciptaan yang digunakan dalam karya ini adalah dimulai dari eksplorasi yang bertujuan untuk mendapatkan suatu ide atau gagasan, selanjutnya melakukan eksperimen dengan cara imitasi (secara audio/visual), improvisasi dan kemudian tahap evaluasi, setelah itu terdapat tahap forming atau pembentukan karya, tahap selanjutnya adalah tahap composing yang menggabungkan semua unsur musik dan yang terakhir tahap performance. Proses produksi dan analisis pada karya ini adalah: (1) Proses penciptaan meliputi : Penyusunan sistem komposisi, Pengaplikasian dalam bentuk karya, Realisasi dalam bentuk karya. (2) Bentuk penyajian meliputi : Panggung, tata audio, pencahayaan, tata busana. Hasil Karya ini menunjukkan bahwa karya musik yang dibuat menggunakan 2 tema dalam masing-masing bagian dan terdapat pengembangan figur antara lain repetition, alternation, sekuen, dan invertion. Kesimpulan dalam penciptaan ini adalah sebuah karya musik yang berjudul "Nugroho",bagian pertama di awali dengan introduksi dan terdapat tema I dan tema II yang dimainkan dalam skala tangga nada G mayor dan  memiliki sukat 4/4. Bagian kedua terdapat dari tema I dan II dengan skala tangga nada D minor dan B minor yang menggunakan sukat 2/4 pada irama mars dan 4/4, bagian terakhir atau ketiga menggunakan sukat 4/4 dengan skala tangga nada G mayor, pada bagian akhir terdapat pengembangan tema II yang telah divariasi dengan penambahan vokal dengan nada pelog dan berlirik bahasa Indonesia. Adapun saran dan masukan kepada pihak-pihak yang terkait di dalam kegiatan pembuatan Karya Musik "Nugroho", yaitu: 1) Bagi komposer, dijadikan sebagai tolak ukur atau kreativitas sesuai dengan proses pembelajaran yang dijalani selama bergelut di Program Studi Pendidikan Seni Tari dan Musik, 2) Bagi mahasiswa, menambahkan wawasan mengenai bentuk sonata dengan menggunakan beberapa figur dan bisa digunakan sebagai rujukan dalam pembuatan karya musik baru, dan 3) Bagi para penikmat seni musik misalnya guru seni musik dan musikus supaya karya ini menjadi bahan evaluasi untuk kemudian karya ini menjadi lebih baik lagi

    Buku Teks Sebagai Bahan Ajar Materi Gamelan di Sanggar Seni Suara Untuk Indonesia (SUI) Kota Batu

    No full text
    RINGKASAN.   Hanafi, Ahmad. 2018. Buku Teks Sebagai Bahan Ajar Materi Gamelan di Sanggar Seni Suara Untuk Indonesia (SUI) Kota Batu. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. E. W. Suprihatin D.P, M.Pd, (II) Hartono, S.Sn, M.Sn Kata Kunci: buku teks, bahana ajar, materi gamelan Sanggar seni Suara Untuk Indonesia merupakan salah satu sanggar yang menerapkan pembelajaran seni musik tradisional gamelan gaya Malang yang berada di Desa Oro-Oro Ombo kota Batu. Pada proses pembelajaran tutuor masih kesulitan penyampaian materi, karena tutor tidak menguasai dalam membuat media pembelajaran. Selain itu media seperti buku teks tentang proses pembelajaran gamelan gaya Malang sangat sulit di temui. Tujuan menghasilkan media pembelajaran buku teks gamelan gaya Malang sebagai upaya dalam menunjang kegiatan belajar di sanggar seni Suara Untuk Indonesia (SUI) secara mandiri tanpa atau dengan bimbingan guru (tutor) Penelitian dan pengembangan ini menggunakan prosedur penelitian R&D yang dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan peneliti, terdiri dari tahapan-tahapan sebagai berikut a. PraProduksi: (1) Identifikasi kebutuhan (2) Pengumpulan Data (3) Perencanaan, b. Produksi: (4) Pengembangan Produk Awal (5) Uji Validasi (6) Revisi (7) Uji Perorangan (8) Revisi Produk  (9) Uji kelompok kecil, c. Pasca produksi (10) Revisi Produk ahir (11) Produk Buku Teks Gamelan Gaya Malang . Untuk memverifikasi buku teks dilakukan oleh 3 orang validator yaitu 1 ahli materi, 1 ahli desain, 1 ahli bahasa. Untuk uji coba buku teks perorangan dilakukan oleh 1 tutor sanggar seni Suara Untuk Indonesia, dan uji coba kelompok kecil dilakukan oleh 10 siswa sanggar seni Suara Untuk Indonesia dengan pengambilan sampel secara acak. Teknik pengumpulan data untuk uji coba menggunakan angket dengan skala likert. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisiskualitatif dan kuantitatif. Penelitian pengembangan ini menghasilkan produk media pembelajaran yaitu Buku Teks Gamelan Gaya Malang. Hasilpresentase dari uji validasi ahli materi memperoleh 77%,hasil uji validasi ahli bahasa menghasilkan 86%, hasil uji validasi desain memperoleh 67%. Hasil tersebut menyatakan bahwa media pembelajaran tersebutlayakdanefektif. Saran untuk peneliti selanjutnya media pembelajaran ini dapat dikembangkan lebih luas dengan mengembangakan produk buku teks dalam bentuk video tutorial atau media aplikasi dengan pembahasan yang berbeda dan lebih menarik, inovatif dan efisien. Saran untuk pemakaian buku teks gamelan gaya Malang bagi siswa dan guru hendaknya pelajari buku teks lebih dahulu sebelum dipakai untuk proses belajar mengajar

    DAKSAYINI CARITRA

    No full text
    RINGKASAN. Daksayini caritra adalah karya musik dengan bentuk fantasia, dimainkan dengan format orchestra, jenis musik karya ini ialah musik program, menceritakan tentang fenomena seorang petani padi yang mempercayai keberadaan dewi padi, berdasarkan latar belakang tersebut permasalahan yang dikaji karya ini menceritakan perjalanan seorang petani padi dalam 4 bagian sesuai dengan keadaan yang di alami petani. Bagian 1 terdapat introduksi dan menceritakan awal kegiatan petani, bagian 2 menceritakan tentang keadaan sawah di saat hujan badai dan suasana sedih ketika pengusaha kaya raya datang ingin memberi lahan sawahnya, bagian 3 menceritakan proses ritual/doa (hubungan dengan dewi padi), bagian 4 menceritakan tentang petani yang memiliki tekat yang kuat dan prinsip yang teguh, kepercayaannya terhadap dewi padi sangatlah tinggi hingga ia berhasil mewujudkan mimpi nya yaitu panen yang sangat berlimpah Penciptaan karya ini bertujuan agar menjadi identitas upacara adat petani padi yang ada di kecamatan kesamben kota blitar. ritual ini dilakukan sebagai penghormatan kepada dewi padi. pengolahan material pada karya ini meliputi perubahan dinamika, perubahan tempo, dan perubahan nada dasar. setiap bagian dalam karya Daksayini Caritra ini memiliki karakter musik berbeda-beda mengikuti program yang ada di dalamnya. karya ini menjadikan antropologi dan meteorolog. sebagai objek observasi dan imajinasi. Karya musik yang tercipta telah berkontribusi menambah perbendaharaan dan refrensi karya bagi musisi klasik dan mahasiswa jurusan seni musik di lembaga universitas. saran bagi komposer musik yang lain, khususnya mahasiswa jurusan seni musik untuk mengkaji dan mengembangkan musik klasik dalam ranah musik pendidikan

    Perancangan Art Book 'The Art of Poem' Sebagai Media Promosi Komik Webtoon 'Be A Poem''

    No full text
    RINGKASAN Komik Be A Poem adalah komik resmi di situs komik online Webtoon Indonesia. Komik tersebut bergenre fantasi dengan style gambar kartun yang saat ini memiliki pembaca yang sedikit dibanding komik Webtoon lain yang ber genre romance dengan style gambar manga. Hal inilah yang menginisiatif perancang untuk merancang art book ‘ The Art of Poem ’ sebagai media promosi maupun menjadi benda koleksi. Model perancangan art book ‘The Art of Poem’ menggunakan referensi dari art book ‘The Art of Regular Show’ dalam menyusun isi serta layoutnya.Perancangan art book ‘The Art of Poem’ bersifat deskripstif dengan prosedur perancangan menentukan latar belakang, tujuan perancangan, pengumpulan data, mengkonsep perancangan, merancang, lalu menghasilkan final desain. Dalam art book tersebut memuat deskripsi dari para creatornya, agar pembaca dapat memahami isi dari sudut pandang yang berbeda beda. Sumber data diambil dari observasi, do kumentasi, dan wawancara. Art book ‘The Art of Poem’ adalah media untuk mempromosikan komik Webtoon ‘Be A Poem’. Art book tersebut dirancang untuk menarik minat dan menaikkan jumlah pembaca komik Webtoon ‘Be A Poem’ karena komik tersebut memiliki jumlah pembaca yang amat kurang dari pada komik Webtoon official lainnya. Selain itu pembaca juga dapat mengetahui proses awal dan serba - serbi dalam komik tersebut. Art book ‘The Art of Poem’ sangat cocok digunakan sebagai referensi untuk para desainer maupun pekerja industri kreatif, khususnya komikus ataupun animator pemula yang ingin memulai mengerjakan projek komik atau animasi mereka. Art book telah diuji coba kepada beberapa mahasiswa jurusan Seni dan Desain di Universitas Negeri Malang dan hasilnya dirasa cukup berhasil. Masyarakat luas pun dapat mengetahui proses awal pembuatan komik dengan membaca art book tersebut. Selain sebagai referensi, art book ‘The Art of Poem’ juga dapat dimiliki sebagai benda koleksi bagi para pembaca setia komik Webtoon Be A Poem maupun masyarakat dengan kesukaan serupa

    Semiotika Kemasan Bir Guinness Zero ABV "One Indonesia Edition"

    No full text
    RINGKASAN Muhammad Awaludin Yusuf. 2018. Semiotika Kemasan Bir Guinness Zero Abv “One Indonesia Edition”. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Pujiyanto, M.Sn.   Kata Kunci: semiotika, kemasan, guinnes zero abv, one indonesia edition Kemasan adalah pelindung sebuah produk yang terwujud karena pemenuhan kebutuhan dari hubungan kausal antara produk dengan konsumen yang mempertimbangkan fungsi dan kebutuhan. Batik merupakan kesenian tradisional dan warisan budaya dari leluhur yang sarat akan makna-makna simbolik dan filosofi yang sangat mendalam tentang kehidupan, khususnya bagi masyarakat Jawa. Penelitian ini secara khusus akan mengkaji tentang semiotika tanda pada kemasan bir Guinness Zero Abv “One Indonesia Edition”, di mana di dalamnya terdapat visual tradisional batik dan tipografi. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap (1) maksud penggunaan elemen desain batik yang meliputi motif megamendung,  motif gurda dan paksi, motif lung-lungan padi beserta teks “One Indonesia Edition” yang terdapat pada kemasan bir Guinness Zero Abv “One Indonesia Edition”, (2) mengungkap makna simbolik yang terkandung dalam motif-motif batik tersebut pada kemasan bir Guinness Zero Abv  “One Indonesia Edition”. Metodologi dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis semiotik. Secara umum penelitian ini bersifat kualitataif-interpretatif. Dalam menganalisa subjek yang diteliti, penelitian ini berlandaskan teori semiotika Charles Sanders Peirce sebagai acuan untuk memahami dan mengetahui keberadaan tanda-tanda pada kemasan bir Guinness Zero Abv “One Indonesia Edition”. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model segitiga makna Charles Sanders Peirce (triangle of meaning) untuk mencari keberadaan tanda-tanda dengan mengklasifikasikan tanda menjadi tiga trikotomi, meliputi representamen, objek dan interpretan serta untuk membedah makna simbolik didalamnya. Instrumen penelitian ini yaitu peneliti. Populasi dalam penelitian ini adalah kemasan bir Guinness Zero Abv “One Indonesia Edition”

    . Tujuh Tipe Kepribadian Manusia Sebagai Inspirasi Penciptaan Seni Lukis

    No full text
    ABSTRAK   Manusia merupakan salah satu makhluk ciptaan tuhan yang paling sempurna. Manusia tampil dengan keunikannya bahkan dengan beragam kepribadian yang yang terwujud kedalam bentuk perilaku. Keunikan dan kepribadian tiap individu seseorang pasti berbeda-beda. Semua itu dapat dilihat dari keseharian kita saat berinteraksi ataupun bersosialisasi dengan teman, kerabat, ataupun masyarakat. Kepribadian adalah suatu keseluruhan sikap, ekspresi, perasaan, cirri khas, dan juga prilaku seseorang, sikap perasaan ekspresi dan prilaku tersebut akan terwujud dalam tindakan seseorang kalau di hadapkan kepada situasi tertentu. Butuh waktu yang sangat lama untuk mengetahui kepribadian tiap individu seseorang. Pada penciptaan ini, pencipta mengambil ide atau gagasan berkaya dari kepribadian yang dimiliki oleh tiap seseorang disekitarnya, seperti teman, keluarga, ataupun masyarakat. Ide atau gagasan tersebut diwujudkan dalam karya seni lukis. Seni lukis dipilih oleh pencipta sebagai media berkreasi dalam mengekspresikan jiwa. Proses dalam penciptan karya seni lukis ini bermula dari perancangan konsep yang didalamnya terdapat ide tau gagasan, tema, dan objek yang akan diciptakan yaitu objek surealis. Setelah itu menentukan karakteristik karya, kemudian menentukan teknik serta alat dan bahan yang akan digunakan. Jika semuanya sudah terpenuhi untuk langkah selanjutnya adalah proses untuk visualisasi yaitu terlebih dahulu membuat sketsa diatas kertas kemudian dipindahkan diatas kanvas. Tahapan pertama pada media kanvas adalah pengerjaan objek dengan sapuan cat. Tahapan kedua yaitu mengeblok background dengan sapuan kuas dan dilanjutkan pemberiat cat dengan teknik semprot dan plotot. Hasil dari penciptaan karya seni lukis ini adalah visualisasi dari kepribadian manusia. Dalam penciptaan karya seni lukis ini menampilkan 6 karya lukis dengan media estetik berupa garis, warna, tekstur, bentuk dan ruang sebagai simbolisasi dari konsep, media fisik berupa kanvas, dan cat akrilik. Menggunakan beberapa teknik yaitu teknil plakat, spattering, dan plotot. Melalui penciptaan karya ini semoga memberikan sebuah pengalaman estetik bagi pencipta untuk mengembangkan beberapa teknik yang menghasilkan karya lukis yang representasional, bermakna, menarik, unik, indah, dan menyenangkan.Selain itu pencipta berharap melalui karya ini dapat bermanfaat khususnya bagi pendidikan serta masyarakat selaku pemerhati seni

    PERANCANGAN IKLAN LAYANAN MASYARAKAT DENGAN TEMA PENTINGNYA MEMATUHI TATA TERTIB LALU LINTAS MENGENDARAI SEPEDA MOTOR DALAM BENTUK GAME

    No full text
    ABSTRAK   Yaqin, Nurul.  2017. Perancangan Iklan Layanan Masyarakat Bertemakan Pentingnya Mematuhi Tata Tertib Lalu Lintas Mengendarai Sepeda Motor dalam Bentuk Game. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Moch. Abdul Rohman, S.Sn, M.Sn dan Dimas Rifqi Novica, S.Sn, M.Ds.   Kata Kunci: Iklan Layanan Masyarakat, Tata Tertib Lalu Lintas, Game   Tata tertib lalu lintas adalah peraturan yang harus ditaati oleh kendaraan dan orang yang bergerak di ruang lalu lintas jalan agar keadaan lalu lintas dapat berlangsung secara teratur dan sesuai dengan hak dan kewajiban setiap pengguna jalan. Kurangnya penyampaian iklan layanan masyarakat secara interaktif dapat menjadikan masyarakat kurang memahami dan mengerti akan pentingnya tata tertib berlalu lintas. Oleh karena itu, upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan membuat iklan layanan masyarakat yang interaktif sehingga konten dapat dengan mudah terserap yang bertujuan mengajak masyarakat tidak melanggar tata tertib lalu lintas, terutama kaum muda khususnya pelajar, misalnya iklan layanan masyarakat dalam bentuk game. Model perancangan yang digunakan adalah gabungan dari dua model, yaitu model perancangan komunikasi visual periklanan oleh Sanyoto (2006:38) serta model pengembangan game oleh Pardew (2004:24) yang dimodifikasi. Proses pembuatannya dibagi menjadi beberapa tahap, yaitu konsep perancangan, pra produksi, produksi, dan pasca  produksi. Hasil dari perancangan yaitu menghasilkan game Android bergenre casual bertemakan pentingnya mematuhi tata tertib lalu lintas menggunakan sepeda motor dengan nama PENTAS (Pelopor Sopan Tertib Lalu Lintas) dan media pendukung yang terdiri dari fanpage facebook, halaman web blog, poster, banner,serta mini x banner

    kemampuan menulis puisi dengan metode pengamatan objek smk negeri 3 malang

    No full text
    ABSTRAK   Samuel, Topan. 2017. Kemampuan Menulis Puisi Siswa Kelas X SMK Negeri 3 Malang dengan Menggunakan Metode Pengamatan Objek. Skripsi, Program Studi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia, dan daerah, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. H.Wahyudi Siswanto, M.Pd., (II) Mustofa Kamal, S.Pd, M.Sn.   Kata kunci: Kemampuan, menulis puisi, metode pengamatan objek.               Menulis puisi adalah proses kreatif dalam menuangkan gagasan, pikiran dan perasaan penyair melalui sebuah tulisan. Menulis puisi dapat meggunakan metode pengamatan objek. Tahap-tahap metode pengamatan objek dalam kegiatan menulis puisi, yaitu (1) menentukan objek, (2) melakukan pengamatan, (3) memilih gambar, dan (4) mengembangkan gambar menjadi puisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan menulis puisi siswa kelas X SMK Negeri 3 Malang dengan menggunakan metode pengamatan objek.             Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi penelitan ini adalah siswa kelas X SMK Negeri 3 Malang. Populasi terdiri dari 3 kelas. Sampel penelitian ini adalah kelas X-TBG II, X-TBG IV, dan X-TBS III. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar kerja siswa menulis puisi, rubrik penilaian, dan objek pengamatan berupa gambar bencana alam Gunung Kelud. Data berupa kemampuan siswa dalam menulis puisi. Pengumpulan data melibatkan peneliti, guru sebagai pembimbing, dan peneliti lain sebagai teman untuk proses pengambilan data. Analisis data terdiri dari tiga tahapan (1) persiapan, (2) tabulasi, (3) penerapan.             Hasil analisis data menunjukan bahwa kemampuan menulis puisi aspek tema dapat dikemukakan bahwa 74% atau 67 siswa dengan kategori sangat mampu. Sebanyak 26% atau 24 siswa  dengan kategori skor mampu. Rata-rata kemampuan siswa dari jumlah 91 siswa dengan persentase 91,2% atau mendapatkan skor 200 dan dapat dikategorikan mampu sekali.             Kemampuan menulis puisi siswa kelas X SMK Negeri 3Malang dengan menggunakan metode pengamatan objek dilihat dari aspek mengkreasikan rima dapat dikemukakan bahwa 31% atau 28 siswa dengan kategori sangat mampu. Sebanyak 20% atau 18 siswa  dengan kategori skor mampu. Sebanyak 49% atau 55 siswa dengan kategori cukup mampu. Rata-rata kemampuan siswa dari jumlah 91 siswa dengan persentase 64,1% atau mendapatkan skor 175 dan dapat dikategorikan cukup mampu.             Kemampuan menulis puisi siswa kelas X SMK Negeri 3Malang dengan menggunakan metode pengamatan objek dilihat dari penggunaan gaya bahasa dapat dikemukakan sebagai berikut 37% atau 34 siswa dengan kategori sangat mampu. Sebanyak 31% atau 28 siswa  dengan kategori skor mampu. Sebanyak 32% atau 29 siswa dengan kategori cukup mampu. Rata-rata kemampuan siswa dari jumlah 91 siswa dengan persentase 68,49% atau mendapatkan skor 187 dan dapat dikategorikan mampu.             Kemampuan menulis puisi siswa kelas X SMK Negeri 3Malang dengan menggunakan metode pengamatan objek dilihat dari amanat yang disampaikan dapat dikemukakan sebagai berikut 59% atau 54 siswa dengan kategori sangat mampu. Sebanyak 17% atau 15 siswa  dengan kategori mampu. Sebanyak 24% atau 22 siswa dengan kategori cukup mampu. Rata-rata kemampuan siswa dari jumlah 91 siswa dengan persentase 78,38% atau mendapatkan skor 214 dan dapat dikategorikan mampu.             Berdasarkan analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa kemampuan menulis puisi siswa kelas X SMK Negeri 3Malang dengan menggunakan metode pengamatan objek dari aspek tema, rima, gaya bahasa, amanat dengan kategori mampu. Rima merupakan aspek paling sulit dikuasai siswa.             Berdasarkan temuan, disarankan kepada guru agar penelitian ini digunakan sebagai metode pembelajaran menulis puisi di kelas. Bagi peneliti lain, penelitian ini dapat menjadi rujukan untuk melaksanakan penelitian berikutnya yang menggunakan metode ini atau metode lain dengan memperkaya aspek-aspek lain dalam pembelajaran menulis puisi. Peneletian ini efektif digunakan dalam pembelajaran menulis puisi, maka potensi pengembangan bahan ajar sangat terbuka lebar. Objek yang dijadikan pengamatan bisa bermacam-macam sesuai dengan lingkungan dan umur siswa. Tema yang sesuai dapat dengan mudah diterima dan menjadi inspirasi siswa.   Abstract   Samuel, Topan. 2017. Poetry Writing Ability of Grade X SMK Negeri 3 Malang Students by Using Object Observation Method. Thesis, Language Education Program, Indonesian Literature, and Local Language, Department of Indonesian Literature, Faculty of Letters, State University of Malang. Advisor (I) Prof. Dr. H. Wahyudi Siswanto, M.Pd., (II) Mustofa Kamal, S.Pd, M.Sn.   Keywords: Ability, writing poetry, object observation method.               Poetry writing is a creative process in expressing the ideas, thoughts and feelings of poets through a writing. Writing poetry can use object observation method. The stages of object observation method in the activity of writing poetry, such as (1) determine the object, (2) make observations, (3) choose the picture, and (4) develop the image into poetry. This study aims to determine the ability of grade X of SMK Negeri 3 Malang students to write poetry by using object observation method.             Research design of this study is descriptive quantitative. The population of this research is the students from grade X of SMK Negeri 3 Malang. The population consists of 3 classes. The sample of this research is class X-TBG II, X-TBG IV, and X-TBS III. The instrument used in this research is the student worksheet of poetry writing, assessment rubric, and object of observation in the form of picture of Kelud Mountain natural disaster. The data used in the form of students' ability in poetry writing. Data collection involves researchers, teachers as advisor, and other researchers as friends for the data collection process. Data analysis consists of three stages (1) preparation, (2) tabulation, (3) applications.             The results of data analysis show that the ability to write poetry theme aspect can be stated that 74% or 67 students with very capable category. Total of 26% or 24 are from students with a able category scores. The average ability of students from the number of 91 students with a percentage of 91.2% or get a score of 200 and can be categorized as capable.             Ability to write poetry of class X SMK Negeri 3 Malang students by using object observation method can be seen from aspect creates rhyme can be stated that 31% or 28 student with very capable category score. Total of 20% or 18 is from students with a category of able scores. As many 49% or 55 is from students with category of enough scores. The average ability of students from the number of 91 students with a percentage of 64.1% or get a score of 175 and can be categorized quite capable.             Ability to write poetry of class X SMK Negeri 3 Malang students by using object observation method seen from the use of language style can be stated as follows 37% or 34 students with very capable category. A total of 31% or 28 are from students with able category score. As many 32% or 29 are from students with enough category score. The average ability of students from the number of 91 students with a percentage of 68.49% or get a score of 187 and can be categorized as capable.             Ability to write poetry of class X SMK Negeri 3 Malang students by using objects observation method seen from the mandate submitted can be put forward as follows 59% or 54 students with very capable category score. Total of 17% or 15 are from students with a capable category score. As many 24% or 22 are from students with enough category score. The average ability of students from the number of 91 students with a percentage of 78.38% or get a score of 214 and can be categorized as capable.             Based on the data analysis and discussion, it can be concluded that the ability of poetry writing of class X SMK Negeri 3 Malang students by using object observation method from the aspect of theme, rhyme, style of language, mandate with capable category score. Rhyme is the most difficult aspect to be mastered by students.             Based on the findings, it is suggested to the teacher that this research is used as a method in learning of poetry writing in class. For other researchers, this research may serve as a reference for conducting subsequent research using this method or other methods by enriching other aspects of poetry writing. This study is effectively used in learning to write poetry, the potential development of teaching materials is very wide open. Objects that is used in observations can be various according to the environment and age of students. Appropriate themes can be easily accepted and inspired by students.

    0

    full texts

    2,650

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Seni dan Desain - Fakultas Sastra UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇