SKRIPSI Jurusan Seni dan Desain - Fakultas Sastra UM
Not a member yet
    2650 research outputs found

    Piano Strings Kuintet Sonata Kasih Ibu Sepanjang Masa

    No full text
    ABSTRAK   Lovradana, Glorianstya. 2018. Piano Strings Kuintet Sonata Kasih Ibu Sepanjang Masa. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Soerjo Wido Minarto, M.Pd (II) R. A. Zandra, M.Pd, M.Sn.   Kata kunci: Sonata, Piano Strings Kuintet, Kasih Ibu Sepanjang Masa. Piano strings kuintet (quintet for piano and strings) ialah  salah satu ansambel instrumen dengan gabungan strings dan piano. Komposer menggunakan instrumen piano, violin 1, violin 2, viola, dan cello dalam karya ini. Komposer menyusun karya ini dengan menggunakan bentuk sonata yang memiliki struktur tiga bagian pokok: 1) ekposisi; 2) pengembangan; dan 3) rekapitulasi. Tema cerita yang diangkat yaitu kasih ibu sepanjang masa. Komposer telah memaparkan proses penciptaan dan bentuk penyajian Karya Musik Piano String Kuintet Sonata Kasih Ibu Sepanjang Masa. Komposer menggunakan susunan tema ke dalam tiga subbagian yaitu (I) A B; (II) A’ B’ – A” B”; dan (III) A B A” B”. Subbagian Eksposisi  memiliki dua tema di dalamnya yaitu tema A dan tema B. Tema A bercorak ritmis dan forte, sebaliknya tema B bercorak melodius dan piano. Subbagian pengembangan secara keseluruhan berisi pengolahan bersifat dinamis. Terdapat empat pengembangan tema yaitu  tema A’, tema B’, A”, dan B”. Tema A B A” B” menjadikan rekapitulasi benar-benar memiliki kesimpulan yang tepat meskipun tetap ada variasi dalam tema ini. Adapun tahapan metode penciptaan yaitu eksplosrasi, eksperimentasi, pembentukan, komposisi, dan performing. Hasil Karya ini menunjukkan bahwa karya musik yang dibuat menggunakan beberapa figur antara lain repetisi, alternatif, retrogresi, tumpang-tindih, perubahan, dan inversi. Kesimpulan yang didapatkan melalui pembuatan karya ini adalah bentuk musik sonata dengan susunan piano strings kuintet memuat tiga subbagian, yaitu eksposisi, pengembangan, dan rekapitulasi. Menggunakan tema cerita kasih ibu sepanjang masa. Diharapkan karya ini dapat dikembangkan dengan gagasan yang lain, agar dapat memperoleh pengetahuan yang lebih banyak lagi mengenai bentuk sonata. Diharapkan pula masyarakat lebih mengenal akan musik klasik. Berdasarkan pembuatan karya, komposer masih memilki banyak kekurangan. Adapun saran dan masukan kepada pihak-pihak yang terkait di dalam kegiatan pembuatan Karya Musik Piano Strings Kuintet Sonata Kasih Ibu Sepanjang Masa, yaitu: 1) Bagi komposer, dijadikan sebagai tolak ukur atau kreativitas sesuai dengan proses pembelajaran yang dijalani selama bergelut di Program Studi Pendidikan Seni Tari dan Musik, 2) Bagi mahasiswa, menambahkan wawasan mengenai bentuk sonata dengan menggunakan beberapa figur dan bisa digunakan sebagai rujukan dalam pembuatan karya musik baru, dan 3) Bagi para penikmat seni musik misalnya guru seni musik dan musikus supaya karya ini menjadi bahan evaluasi untuk kemudian karya ini menjadi lebih baik lagi

    Perancangan Media Komunikasi Visual Intellectual Property “Tura” sebagai Penerapan Pull Strategi Promosi Bidang Animasi

    No full text
    ABSTRAK   Di Indonesia, industri IP atau Intellectual property pada bidang animasi masih kesulitan untuk dapat bersaing dengan produk internasional. Biaya pembuatannya yang sangat tinggi, dan lamanya waktu produksi menjadi faktor utama susah berkembangnya industri intellectual property di Indonesia. Maka dengan faktor tersebut diperlukan sebuat strategi yang tepat, dan sesuai untuk mengambangkan industri ini dengan cara mencontoh strategi dari beberapa produsen dari negara lain yang juga minim biaya, dan investor yaitu menggunakan strategi pull promosi. Pull strategi adalah sebuah strategi marketing yang memiliki upaya menciptakan loyalitas merek dan membuat pelanggan datang kembali dengan taktik yang umum yaitu dengan promosi mulut ke mulut terarah, dan penjualan melaui iklan yang bertujuan membuat pelanggan mendatangai merek. Pull strategi dalam industry animasi yang telah umum dilakukan oleh kreator dari negara lain, contoh kesuksesan adalah anime jepang, umumnya di jepang seluruh konten intellectual property melakukan pull strategi dengan memproduksi dan menjual produk dengan biaya rendah seperti aksesoris, merchandise, komik, dll kemudian setelah berhasil menarik penggemar maka kreator akan melanjutkan produknya menjadi lebih besar seperti serial anime, hingga film panjang. Media komunikasi visual ini dibuat tidak hanya bertujuan sebagai media promosi saja, melainkan juga sebagai produk yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi yang dapat membantu produk utama dari intellectual property “tura”. Modelperancangan yang digunakan adalah model perancangan prosedural, yaitu model perancangan yang bersifat deskriptif dimana menggariskan langkah-langkah yang harus diikuti dalam menghasilkan sebuah produk dimanaperancangan ini dimulai dari mengumpulkan data, berdasarkan kajian teori dan perencanaan kreatif, identifikasi dan analisis data, sintesis, konsep perancangan media dan perencanaan kreatif, proses perancangan produksi hingga desain final. Perancangan ini menghasilkan sebuah media komunikasi visual yang terdiri 4  (empat) jenis produk yaitu: action figure, merchandise, komik, dan sticker. Kemudian terdapat 5 (lima) jenis media pendukung yang masing-masing mendukung setiap produk-produk pada media utama yaitu video promo action figure, video promo merchandise, video promo komik, X-banner, dan akun social mediamarketing

    Relief Candi SanggrahanTulungagungSebagai Ide Penciptaan Desain Motif Untuk Sablon Kaos

    No full text
    ABSTRAK   Wiyono, Narko. 2018. Relief Candi Sanggrahan Tulungagung Sebagai Ide Penciptaan Desain Motif Untuk Sablon Kaos.Skripsi, JurusanSeni dan Desain Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Hariyanto, M.Hum (II) Abdul Rahman Prasetyo, S.Pd, M.Pd.   Kata Kunci: Relief Candi Sanggrahan Tulungagung, Desain, Sablon Candi Sanggrahan merupakan salah salah satu candi yang terdapat di Desa Wajak Kidul, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung. Relief yang terdapat pada Candi Sanggrahan sangatmenarik karena berbentuk hewan dan sangat mungkin dikembangkan dalam desain yang kemudian disablon pada kaos. Penelitian ini mengunakan metode penciptaan, dengan langkah melakukan observasi pada tempat yang subjek yang dijadikan sebagai inspirasi, yaitu relief yang terdapat Pada Candi Sanggrahan Tulungagung. Menyatukan antara peninggalan sejarah dengan gaya desain saat kini. Penelitian dilakukan untuk mendapatkan objek relief secara langsung dan mencari beberapa informasi pendukung sebelum mengembangkan sebagai gambar desain. Setelah wujud relief Candi Sanggrahan didokumentasikan kemudian menentukan relief yang masih utuh untuk menghindari kesalahan bentuk dasar sebelum melakukan pengembangan gambar desain. Proses penciptaan didasarkan pada wujud asli relief dan dikembangkan melalui sketsa manual dan dilanjutkan dengan proses digital drawing untuk memperjelas dan mempertajam desain, setelah semua proses desain selesai maka gambar desain di cetak dan kemudian disablon pada kaos mengunakan sablon manual. Tujuan penciptaan ini yaitu mengali sumber ide dari peninggalan bersejarah dan merubahnya semenarik mungkin tanpa menghilangkan keaslian relief Candi Sanggrahan. Harapan kedepan dari penciptaan ini, masyarakat luas yang dimana daerahnya memiliki situs-situs peninggalan sejarah dapat lebih mencintai dan menambah ketertarikan untuk melestarikan dan menjaga situ-situs bersejarah tersebut

    IdendtifikasiDesainPerhiasan Perak di Rumah Perak Abdullah Sani Kota Malang.

    No full text
    ABSTRAK   Bastyant, Bryan. 2018. Idendtifikasi Desain Perhiasan Perak di Rumah Perak Abdullah Sani Kota Malang. Skripsi. Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. AAG Rai Arimbawa, M.Sn. (II) Lisa SidyawatiS.Pd, M.Pd.   Kata kunci : Ukiran, Motif, Ornamen. Rumah perak Abdullah sani merupakan tempat penghasil perhiasan perak di kota Malang. Perhiasan dirumah perak ini memiliki berbagai motif ukiran bisa diidentifikasi pada semua perhiasan yang dihasilkan oleh para perajin sesuai desain dari pemilik dan desainer perhiasan. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengidentifikasi tentang berbagai desain, motif perhiasan yang ada, serta untuk mengklasifikasi bentuk motif apa saja yang ada pada perhiasan perak Abdullah Sani. Melalui penelitian ini bisa diperoleh berbagai manfaat, salah-satunya adalah mengembangkan motif yang ada pada ukiran di rumah perak Abdullah sanisebagai bahan pembelajaran seni budaya didaerah setempat. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode penelitian kualitatif ini dilaksanakandi rumahperak Abdullah sani sejak Maret 2018 – Mei 2018. Sumber data pada penelitian ini adalah perhiasan yang ada dirumah perak Abdullah Sani. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data ialah menggunakan metode observasi untuk memperoleh data utama, serta metode wawancara dan metode analisa dokumentasiuntuk memperoleh data penunjang. Triangulasi teknik pengumpulan data digunakan sebagai metode untuk memperoleh keabsahan temuan yang bisa dipercaya. Hasil dari penelitian di lapangan membuktikan ada tiga klasifikasi motif yang bisa diidentifikasi dengan baik. Tiga motif tersebut adalah:(1) motif tumbuhan atau flora; (2) motif hewan atau fauna; (3) motif imajinatif. Dari tiga klasifikasi motif yang sudah disebutkan, ada motif yang paling dominan muncul, yaitu motif ukiran flora atau tumbuhan yang hampir ada di setiap perhiasan. Saran yang bisa diajukan penelitian ini ialah agar bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya;Desainer Rumah Perak Abdullah Sani, untuk lebih meningkatkan desain-desainnya, Desainer pada umumnya, disarankan untuk dapat membuat berbagai rancangan-rancangan perhiasan yang dapat mencirikan Indonesiabagi Guru seni budaya,  disarankan untuk dapat memberikan materi tentang desain perhiasan terutama untuk dapat menciptakan desain-desain baru; dan bagi peneliti lain agar bisa menyempurnakan hasil penelitian ini, bahkan bisa sampai melakukan pengkajian dan analisa lebih mendalam

    Perancangan Video Profile Kota Mojokerto Sebagai Media Promosi Pariwisata

    No full text
    ABSTRAK   PERANCANGAN VIDEO PROFILE KOTA MOJOKERTO SEBAGAI MEDIA PROMOSI PARIWISATA Muhammad Syafi’i Desain Komunikasi Visual-Seni dan Desain Universitas Negeri Malang [email protected]. The city of Mojokerto is a small town located in Mojokerto Regency but with a separate system of government and regional autonomy. The city issued by Mojokerto Regency is good for using tourist attractions, Mojokerto City is a fascinating city to visit. There are still many attractions and areas that have different atmosphere and are waiting to be explored, enabling an efficient promotion media to increase the number of tourists and tourists and provide complete information for the City of Mojokerto. To solve this problem, media is needed in the form of a video profile, which will provide information easily for prospective tourists and tourists and can help profile videos easily to see the advantages of Mojokerto City.   Key Words: Designer, Video , Mojokerto City, Promotion Media, Tourism. Kota Mojokerto adalah kota kecil yang terletak di Kabupaten Mojokerto namun dengan sistem pemerintahan dan otonomi daerahnya yang terpisah. Kota yang dikelilingi oleh Kabupaten Mojokerto ini baik untuk dijadikan tempat berwisata, Kota Mojokerto adalah kota yang memukau untuk dikunjungi. Masih banyak objek wisata dan area-area yang memiliki suasana yang berbeda dan sedang menunggu untuk ditelusuri, sehingga dibutuhkannya media promosi yang efisien untuk meningkatkan calon wisatawan dan wisatawan serta memberikan informasi yang lengkap mengenai potensi pariwisata Kota Mojokerto. Untuk memecahkan permasalahan tersebut maka dibutuhkanlah media berupa video profile, yang nantinya akan memberikan informasi secara mudah untuk para calon wisatawan dan wisatawan serta mampu menarik calon wisatawan dengan video profile untuk melihat keunggulan Kota Mojokerto.   Kata kunci: Perancangan, Video, Kota Mojokerto, Media Promosi, Pariwisat

    ANTROPOMORFISME KAKTUS DALAM REPRESENTASI DUNIA ANAK SEBAGAI IDE PENCIPTAAN KERAMIK

    No full text
    ABSTRAK   Antropomorfisme didefinisikan sebagai pemberian karakter manusia (karakteristik yang hanya diasumsikan hanya milik manusia) pada makhluk maupun bentuk diluar manusia, misalnya saja hewan, tumbuhan, maupun benda mati. Penciptaan ini terinspirasi untuk menapilkan bentuk antropomorfik kaktus dalam menggambarkan dunia anak. Dunia anak sendiri dikenal sebagai dunia bermain, dimana pada masa ini mereka memiliki tingkah laku yang lucu dan aktif bergerak. Beranjak dari hal tersebut gambaran tentang dunia anak tersebut akan diwujudkan dalam karya keramik dengan bentuk kaktus. Bentuk antropomorfik kaktus sendiri divisualkan dengan bentuk kaktus yang sudah dideformasi. Pengubahan bentuk kaktus dideformasi menjadi bentuk kaktus yang memiliki karakteristik manusia yaitu memiliki tangan dan kaki. Pendeformasian tersebut dilakukan untuk membantu pencipta dalam menggambarkan dunia anak, sehingga apresiator dapat memahami maksud yang ingin disampaikan pencipta dengan baik. Objek kaktus sendiri menjadi sarana pengungkapan ekspresi. Secara bentuk dan kehidupan yang melekat pada tumbuhan kaktus dijadikan sebagai sumber ide penciptaan karya ini.Karakteristik bentuk kaktus dinilai mempunyai nilai artistik bagi pencipta, sehingga menjadikannya sebagai objek utama. Proses perwujudan karya, akan divisualisasikansesuai dengan kebebasan emosi pencipta dalam membuat karya. Metode yang digunakan dalam penciptaan seni keramik ini adalah metode kreasi. Metode ini memiliki tiga tahap yaitu tahap eksplorasi, perancangan, dan tahap perwujudan karya. Penciptaan ini menghasilkan 6 karya keramik yang menampilkan bentuk antropomorfik kaktus dalam menggambarkan dunia anak. Hasil dari penciptaan karya keramik ini akan ditampilkan dalam pameran tunggal dengan tajuk “antropomorfisme kaktus dalam dunia anak sebagai ide penciptaan keramik” yang diadakan di selasar gedung e8 universitas negeri malang. Hasildari penciptaan ini memiliki keunikan berupa terwujudnya figur imajinatif dari objek kaktus. Pencipta juga mendapat pengalaman baru dalam berolah seni keramik serta menambah wawasan dalam penulisan karya ilmiah. Penciptaan ini diharapkan mampu memberi daya kembang dan menjadi tolok ukur bagi penciptaan seni keramik selanjutnya

    MEMPERKENALKAN KEMBALI CERITA RAKYAT CALON ARANG MELALUI KARYA LUKIS DEKORATIF

    No full text
    ABSTRAK   Putri, Berliani. 2018. Memperkenalkan Kembali Cerita Rakyat Calon Arang Melalui Karya Lukis Dekoratif. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Didiek Rahmanadji, M.Pd., (II) Fenny Rochbeind, S.Pd., M.Sn.   Kata kunci : Cerita Rakyat Calon Arang, Ide, Dekoratif. Calon Arang merupakan cerita rakyat yang berasal dari Kediri, Jawa Timur yang mengisahkan tentang Calon Arang. Cerita rakyat Calon Arang berisi nilai-nilai luhur bagi kehidupan masyarakat khususnya di Jawa. Masalahnya banyak masyarakat Jawa Timur yang belum mengenal cerita rakyat Calon Arang. Cerita rakyat Calon Arang menjadi sumber inspirasi penciptaan pada enam karya lukisan,agar mendapatkan apresiasi positif . Ide penciptaan karya lukis ini terispirasi dari cerita rakyat Calon Arang yang didasari konsep pelestarian budaya Jawa Timur. Sedangkan tema penciptaan adalah Calon Arang. Karakteristik lukisan nampak pada warna, teknik alat dan bahan serta visualisasi objek. Gagasan tersebut diwujudkan dalam karya lukis dekoratif. Jenis penciptaan karya lukis ini menggunakan model proses kreatif L.H. Chapman, meliputi tahap permulaan, tahap penyempurnaan dan tahap visualisasi ke dalam medium. Pada tahap permulaan pencipta mencari gagasan kemudian mengkaji sumber gagasan, sumber bacaan dan sumber visual hingga memantapkan gagasan. Kemudian pencipta menentukan konsep, tema dan objek. Pada tahap penyempurnaan, pencipta menentukan teknik serta alat dan bahan. Kemudian pencipta membuat sketsa. Pada tahap visualisasi, pencipta mewujudkan keenam karya lukis serta melaksanakan sebuah pameran agar diapresiasi. Tujuan penciptaan ini adalah untuk memvisualisasikan gagasan dimulai dari memaparkan proses penciptaan karya lukis yang terinspirasi dari cerita rakyat Calon Arang dan kemudian mendeskripsikan hasil karya lukis yang terinspirasi dari cerita rakyat Calon Arang. Berdasarkan hasil penciptaan ini, pencipta mendapatkan pengalaman berolah seni khususnya penciptaan karya lukis dekoratif dan menambah wawasan penulisan karya ilmiah. Melalui karya penciptaan lukis ini, diharapkan dapat menjadi media apresiasi dan menambah wawasan bagi dunia pendidikan baik bagi pendidik maupun peserta didik tentang lukisan dekoratif dan untuk melestarikan budaya daerah khususnya Cerita Calon Arang yang diimplementasikan ke karya lukis sebagai medium ekspresi. Putri, Berliani Nirmala. 2018. Reintroducing Calon Arang Folktale through Decorative Painting. Thesis, Department of Art and Design, Faculty of Letters, State University of Malang. Advisors: (I) Drs. Didiek Rahmanadji, M.Pd., (II) Fenny Rochbeind, S.Pd., M.Sn.   Keywords : Calon Arang folktale, Idea, Decorative. Calon Arang is a folktale from Kediri, East Java which tells about Calon Arang. The Calon Arang folktale contains noble values for people’s lives especially in Java. Unfortunately, many Javanese people do not know the story of Calon Arang folktale. Calon Arang folktale become an idea for the creation of six painting artworks, to get positive appreciation from the society. The idea of ​​artwork painting creation was inspired by Calon Arang folktale based on the concept of East Java cultural preservation. While the creation theme is Calon Arang. The painting’s characteristic appear on the colors, techniques, tools, materials and object visualization. The idea was realized in decorative painting. This type of art creation uses L.H Chapman's creative process model, includes the beginning stage, refinement stage and visualization stage into the medium. At the beginning stage, the creator the creator seeks ideas and then examines the sources of ideas, reading sources and visual sources to establish ideas. Then the creator determines the concept, theme and object. At the refinement stage, the creator techniques, tools and materials. Then the creator makes a sketch. At the visualization stage, the creator visualizes into six paintings and then carry out an exhibition to be appreciated. The purpose of this creation is to visualizing ideas starts from describe the process of create paintings inspired by Calon Arang folktale and also describe the result of artwork paintings inspired by the Calon Arang folktale. Based on the results of the creation, the creator gained artistic experience, especially the creation of decorative paintings and add insight into scientific writing. Through the work of painting creation, it is expected to be a media of appreciation and add insight to the world of education for both educators and students about decorative paintings and to to preserve regional culture, especially the Calon Arang Story, which was implemented into painting as a medium of expression

    Struktur Pertunjukan Sinongkelan Di Dusun Ngepoh Desa Prambon Kecamatan Tugu Kabupaten Trenggalek

    No full text
    ABSTRAK   Prayogo, Dias. 2018. Struktur Pertunjukan Sinongkelan Di Dusun Ngepoh Desa Prambon Kecamatan Tugu Kabupaten Trenggalek. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: 1) Dra. Ninik Harini, M.Sn, 2) Kelik Desta Rahmanto, S.Sn, M.Pd.   Kata kunci : Sinongkelan, Dusun Ngepoh, Desa Prambon, Kecamatan Tugu Pertunjukan Sinongkela merupakan pertunjukan tradisional dengan lakon Kanjeng Sinongkel yang berjuang untuk kemakmuran desa. Pertunjukan ini memiliki struktur pertunjukan sakral, humoris dan religius yang mengisahkan tentang babad desa Prambon.Struktur penyajian pada pertunjukan Sinongkelan diantarnya yaitu pembuka, bagian inti, dan bagian penutup yang dipakemkan pada setiap pertunjukannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan Struktur Pertunjukan Sinongkelan Di Dusun Ngepoh Desa Prambon Kecamatan Tugu Kabupaten Trenggalek. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian berada di Dusun Ngepoh Desa Prambon Kecamatan Tugu Kabupaten Trenggalek. Narasumber dalam penelitian ini adalah Musimin, Seni Kawuk, Jany, Misnan, Aanang Irwanto dan Darty. Pengumpulan data dalam penelitian melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Kegiatan analisis data mulai dari tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan temuan mengguanakan trianggulasi tehnik dan trianggulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Pertunjukan Sinongkelan di Dusun Ngepoh Desa Prambon memiliki struktur pertunjukan sebagai berikut: pada bagian pembuka merupakan pembacaan doa secara adat. Bagian inti pertunjukan yaitu percakapan Kanjeng Sinongkel dengan Patih Chekso Negoro, dilanjut penangkapan kijang kencana yang diselingi tarian gandhek  dengan menggunakan iringanghending ayak. Bagian penutup pada pertunjukan Sinongkelan yaitu Rejan- rejandiiringi ghending Gunung Sari.2) fungsi pertunjukan Sinongkelan di Dusun Ngepoh Desa Prambon sebagai berikut: Pertunjukan Sinongkelan difungsikan sebagai sarana upacara adat Ritual Nyadran yang digelar setahun sekali  pada bulan Selo 14 purnama. Ritual Nyadran dilakukan denggan cara bersesaji untuk menghormati para leluhur dan makhluk halus yang telah membantu menjaga Desa Prambon, serta diadakannya selamatan sebagai bentuk rasa syukur terhadap Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan kelancara pada pertunjukan Sinongkelan. Kesimpulan dan saran pada penelitian ini adalah terdapat struktur dan fungsi pada pertunjukan Sinongkelan yang ada di Dusun Ngepoh Desa Prambon Kecamatan Tugu Kabupaten Trenggalek. Saran diharapkan adanya penelitian lebih lanjut menyempurnakan hasil penelitian berikutnya yang lebih mendalam dan meluas terhadap perkembangan pertunjukan Sinongkelan

    Pembelajaran Tari Aeddher Dalam Kegiatahn EKstrakurikuler Seni Tari Di SMPN 1 Situbondo

    No full text
    ABSTRAK   Diah , Pengukir. 2018. Pembelajaran Tari Aeddher dalam Kegiatan Ekstrakurikuler Seni Tari di SMPN 1 Situbondo. Skripsi. Program Studi Pendidikan Seni Tari dan Musik, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra Ninik Harini M.Sn , (II) Hartono S.SnM.Sn.   Kata Kunci : Pembelajaran, Tari Aeddher, Kegiatan Ekstrakurikuler, SMPN 1 Situbondo SMPN 1 Situbondo merupakan salah satu sekolah Menengah pertama yang memberikan kemampuan, keterampilan, terhadap peserta didik dalam mata pelajaran maupun di kegiatan ekstrakurikuler. Program kegiatan ekstrakueikuler dapat mecangkup berbagai macam kegiatan yang menarik minat peserta didik, tujuan kegiatan ekstrakurikuler menekankan pada bakat atau potensi individu melalui kegiatan tambahan yang intensif. Dalam kegiatan ekstrakurikuler di SMPN 1 Situbondo memiliki banyak prestasi yang diraih dalam bidang ekstrakurikuler seni tari, salah satunya adalah prestasi tari aeddher. Tari aeddherialah salah satu materi yang digunakan pada kegiatan pembelajaran ekstrakurikuler.   Tujuan peneliti adalah mendeskripsikan pembelajarn tari aeddher dalam kegiatan ekstrakurikuler seni tari di SMPN 1 Situbondo. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kegiatan analisis data dimulai dari tahap pengumpulan data, tahap reduksi, tahap penyajian, serta tahap penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dilakukan menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran tari aeddher dalam kegiatan ekstrakurikuler seni tari di SMPN 1 Situbondo melalui tahap Perencaaan Pembelajaran, dimana guru hanya menyiapkan materi tentang tari aeddher, metode dan media. Materi yang diajarkan berdasarkan kemampuan peserta didik dengan cara dibentuk kelompok dan dengan cara drill (latihan) yang dilakukan secara bertahap dalam memberikan materi gerak tari aeddher. Metode yang digunakan meliputi metode imitasi (meniru), metode tanya jawab, serta metode ceramah. Media yang digunakan meliputi soundsystem dan musik tari yang disediakan oleh guru. Pelaksanaan Pembelajaran ekstrakurikuler meliputi Kegiatan awal, Kegiatan inti, dan Kegiatan akhir. Evaluasi Pembelajaran meliputi evaluasi proses dilihat dari keaktifan, kemampuan, kesungguhan, dan kedisiplinan, evaluasi hasil dilihat dari ketika peserta didik memperagakan gerak tari aeddher dengan tiga aspek yaitu wiraga, wirasa, dan wirama. Saran bagi peneliti lain untuk membuat media pembelajaran berupa video atau perangkat yang lain

    Perancangan Ulang Sign System Sebagai Media Informasi Bagi Pengunjung Agrowisata Bhati Alam

    No full text
    Maulana, Ardan. 2018. Perancangan Ulang Sign System Sebagai Media Informasi Bagi Pengunjung Agrowisata Bhati Alam. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Hariyanto, M.Hum. (II) Andika Agung Sutrisno, S.Sn, M.Sn. Kata Kunci: Sign System, Agrowisata, Kabupaten Pasuruan. Agrowisata Bhakti Alam mulai dirintis sejak tahun 1992 oleh Pak H. Iman Utomo Soeparno, yang terletak di Desa Ngembal, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.Luas total wilayah agrowisata ini adalah 60 hektar, terdiri dari 70% tanaman tropis dan 30% berupa wahana dan fasilitas pendukung agrowisata. Namun permasalahannya adalah masih ditemukan bahwa dari luasnya area agrowisata dan beragamnya fasilitas, Agrowisata Bhakti Alam belum menyertai serangkaian sarana informasi sebagai penunjuk lokasi maupun pengidentitikasi ruang dan area fasilitas dengan baik dan tepat. Model perancangan yang digunakan dalam Perancangan Ulang Sign System Agrowisata Bhakti Alam ini menggunakan perancangan model prosedural dengan pendekatan kualitatif sebagai dasar penyusunan. Model prosedural adalah model yang bersifat deskriptif, dimana menggariskan langkah-langkah yang diikuti untuk menghasilkan sebuah produk. Langkah-langkah yang harus ditempuh dalam penelitian ini bersifat sistematis, tersrtuktur, dan berurutan sehingga akan memberikan hasil akhir yang dapat memecahkan permasalahan dilihat dari kondisi nyata di lapangan. Penelitian kualitatif menggunakan data berupa narasi yang diwujudkan dari penjelasan berdasarkan hasil pengamatan dan kajian berbagai sumber.

    0

    full texts

    2,650

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Seni dan Desain - Fakultas Sastra UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇