SKRIPSI Jurusan Seni dan Desain - Fakultas Sastra UM
Not a member yet
2650 research outputs found
Sort by
Perancangan Video Profile Tentang Seniman Lukis Dadang Rukmana
ABSTRAK Adrian, Anton. 2017. Perancangan Video Profil Tentang Seniman Lukis Dadang Rukmana. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Triyono Widodo, M.Sn. (II) Gunawan Susilo, S.Sn, M.Sn. KataKunci: Perancangan, Video, Profil, Dadang Rukmana Dadang Rukmana adalah seniman kelahiran Bandung, ia adalah seniman yang mempunyai teknik yang unik dalam hal melukis dengan cat air, akan tetapi para pecinta seni tidak terlalu mengetahui tentang teknik yang dimiliki seniman Dadang Rukmana. Maka dibutuhkan media yang tepat untuk menginformasikan tentang teknik yang dimiliki seniman Dadang Rukmana.Tujuan dari perancangan ini adalah menghasilkan media yang komunikatif dengan berisikan info profil seniman Dadang Rukmana untuk meningkatkan eksistensi di kalangan seni rupa dengan teknik-teknik yang digunakan dan akan dirangkumdalam sebuah video yang menampilkan profil dari seniaman Dadang Rukmana. Video Profil Seniman Dadang Rukmana dirancangan dengan menggunakan model perancangan prosedural yakni model yang bersifat deskriptif, yaitu model yang menggariskan langkah-langkah yang harus diikuti untuk menghasilkan sebuah produk. Tahapan-tahapan perancangan juga disesuaikan dengan standart operation procedure perancangan karya videografi. Tahapan ini terdiri atas pra produksi, produksi dan terahir pasca produksi. Sumber data perancangan terdiri atas data lapangan dan data teoritis. Data lapangan diperoleh dari kegiatan observasi, wawancara, dokumen dan literatur, sedangkan data teoritis diperoleh dari literatur kepustakaan berupa buku ataupun artikel. Hasil perancangan adalah karya videografi berupa video profiltentang Seniman Dadang Rukmana. Video Profil berisikan informasi mengenai siapa Seniman Dadang Rukmana, hasil karya-karyanya, pameran-pameran yang telah diselenggarakan dan teknik yang digunakan. Video Profil Seniman Dadang Rukmana ini dipublikasikan melalui kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh seniman Dadang Rukmana, baik itu Open Studio maupun pada saat pameran. Target dari video ini adalah para pecinta seni, maka pumpublikasian ditargetkan pada masyarakat tertentu agar target audience tepat dan dapat tercapai
Perancangan Media Informasi Berbasis Digital Wisata Pantai Tulungagung Sebagai Sarana Promosi
ABSTRAK Tulungagung merupakan sebuah Kabupaten persimpangan antara beberapa daerah di bagian selatan Jawa Timur. Tulungagung memiliki potensi wisata yang tinggi, khususnya potensi wisata di kawasan pantai. Beberapa media promosi seperti brosur, booklet, leaflet, dan banner mengenai kawasan wisata pantai masih belum memberikan informasi yang detail dan jelas mengenai potensi kawasan wisata pantai. Kurangnya media informasi sekaligus promosi bagi kawasan wisata pantai di Tulungagung membuat potensi wisata pantai kurang diketahui oleh wisatawan. Promosi yang kurang dan penyebaran media informasi yang masih terbatas membuat masyarakat tidak banyak mengetahui potensi wisata pantai Kabupaten Tulungagung, diperlukan media yang mampu menjadi panduan informasi untuk para wisatawan mengakses segala sesuatu tentang pantai secara detail dan jelas. Perancangan ini menggunakan metode prosedural yang dilakukan dalam proses perancangan ini diawali dengan penulisan latar belakang, perumusan masalah, dan pengidentifikasian tujuan perancangan. Analisis data bersifat deskriptif dan menggunakan metode deskriptif-kualitatif. Data penelitian berupa paparan informasi mengenai kawasan pantai dan juga data visual. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi yang bersumber langsung pada objek wisata pantai Kabupaten Tulungagung, pengumpulan data dokumen dari buku serta situs internet yang berkaitan dengan kawasan wisata pantai di Kabupaten Perancangan media informasi berbasis digital wisata pantai Tulungagung sebagai sarana promosi ini berjumlah 82 halaman untuk versi utama. Untuk versi setiap pembagian Kecamatan ada 25 halaman untuk 3 kecamatan. Media informasi ini memuat sebanyak 17 objek wisata pantai di Kabupaten Tulungagung yang memberikan informasi mengenai kondisi kawasan wisata pantai, akses utama, pantai terdekat lainya, serta informasi penting lain dari setiap kawasan wisata. Media ini diharapkan menjadi sebuah sarana informasi yang mampu memberikan info-info seputar pantai di Tulungagung secara efektif, informatif dan mudah dipahami oleh para wisatawan, sehingga wisata pantai di Kabupaten Tulungagung semakin dikenal luas oleh para wisatawan lokal maupun mancanegara dan berdampak dengan bertambahnya wisatawan di Kabupaten Tulungagung
Analisis Visualisasi Motif Batik Buket Ceprik Pacit Ungker Di Batik Gajah Mada Tulungagung
ABSTRAK Cahyono, Muhammad, Yusuf, Nur. 2017. Analisis Visualisasi Motif Batik Buket Ceprik Pacit Ungker Di Batik Gajah Mada Tulungagung.Skripsi, JurusanSenidanDesain, FakultasSastra, UniversitasNegeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. DidiekRahmanadji, M.Pd, (II) Ike Ratnawati, Spd,M.Pd. Kata Kunci:Motif, Batik Buket Ceprik Pacit Ungker, Gajah Mada Tulungagung Batik diciptakan hampir diseluruh daerah dengan ciri khas masing-masing. Salah satunya adalah batik Buket Ceprik Pacit Ungker yang menjadi motif kebanggan Kabupaten Tulungagung, Karena batik Buket Ceprik Pacit Ungker adalah pengembangan dari motif batik Sekar Jagat Rante yang menceritakan Nuansa Tulungagung pada zaman dahulu. Maka dari itu dilakukan penelitian ini agar dapat dikenal hingga seluruh penjuru nusantara. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif. Data yang dipaparkan merupakan hasil dari observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dilakukan di batik Gajah Mada terkait motif batik Buket Ceprik Pacit Ungker. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa instrumen manusia, peneliti sendiri. Sedangkan analisis data yang digunakan melalui proses reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Untuk pengecekan keabsahan data, dilakukan perpanjangan masa pengamatan, ketekunan pengamatan dan triangulasi. Berdasarkan hasil analisis tersebut, diperoleh tiga simpulan hasil sebagai berikut: (1) Motif batik Buket Ceprik Pacit Ungker merupakan pengembangan dari motif batik Sekar Jagat Rante yang merupakan motif tradisional atau motif keturunan leluhur. (2) Desain motif batik Buket Ceprik Pacit Ungker menggunakan teknik stilasi dan banyak menggunakan bentuk non-geometris. (3) Batik Buket Ceprik Pacit Ungker dalam kajian teori estetik keserasian warna sudah bagus tetapi keseimbangan masih kurang. Dari Hasil Penelitian yang telah dilakukan ada beberapa saran yang peneliti ajukan diantaranya adalah peran generasi muda dan pemerintah terhadap perkembangan batik Buket Ceprik Pacit Ungker sehingga batik ini bisa berkembang dan banyak dikenal. Dan adanya penelitian lebih lanjut tentang batik-batik khas Tulungagung
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BUKU POP-UP SEBAGAI PENGENALAN "MOTIF BATIK SITUBONDO" PADA MATA PELAJARAN SENI BUDAYA DAN PRAKARYA KELAS V SDN 2 SUBOH SITUBONDO
ABSTRAK Ningati, Firdauzi Utama. 2017. Pengembangan Media Pembelajaran Buku Pop-up sebagai Pengenalan “Motif Batik Situbondo” pada Mata Pelajaran Seni Budaya dan Prakarya Kelas V SDN 2 Suboh Situbondo. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Hariyanto, M.Hum, (II) Lisa Sidyawati, S.Pd, M.Pd. Kata kunci: media pembelajaran, Pop-Up, motif batik Situbondo, SD Siswa di SDN 2 Suboh Situbondo pada mata pelajaran seni budaya dan prakarya kurang tertarik dengan materi batik yang dijelaskan oleh guru. Penyebabnya yaitu selama proses belajar mengajar guru hanya menggunakan buku paket sebagai sumber belajar. Hal ini membuat guru menjadi pusat perhatian dikelas karena harus menjelaskan materi kepada siswa, dan pada saat observasi yang dilakukan peneliti dalam mengikuti pembelajaran, siswa merasa kurang paham dengan penjelasan yang dijelaskan oleh guru dan beberapa siswa terlihat kurang tertarik dalam mengikuti pembelajaran. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran buku pop-up tentang materi batik kepada siswa kelas V di SDN 2 Suboh. Dengan adanya media buku pop-up ini diharapkan siswa bisa tertarik dan lebih memahami materi batik terutama materi batik situbondo. Model penelitian dan pengembangan yang digunakan oleh peneliti adalah model prosedural Sugiyono. Peneliti menyederhanakan model prosedural Sugiyono yakni dari 10 langkah menjadi 8 langkah dengan langkah-langkah sebagai berikut: (1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validasi desain, (5) revisi desain, (6) uji coba produk, (7) revisi produk, dan (8) produk akhir. Subyek uji coba terdiri dari validator ahli materi yaitu guru seni budaya di SDN 2 Suboh dan disertai dosen Seni Rupa di jurusan seni dan desain, serta validasi media dilakukan oleh dosen DKV di jurusan seni dan desain. Teknik analisi data yang digunakan untuk mengolah data perolehan dari angket validasi produk pengembangan bersifat deskriptif dengan data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif didapat dari angket uji coba produk, sedangkan data kualitatif didapat dari kritik dan saran. Hasl persentase dari uji ahli media, media buku pop-up “Motif Batik Situbondo” ini mendapatkan jumlah persentase sebesar 85,93%. Pada uji ahli materi, media ini mendapatkan jumlah persentase sebesar 93,27%. Sedangkan pada uji kelompok kecil media ini mendapatkan jumlah persentase sebesar 95,44% dengan kategori valid. Dengan demikian, media buku pop-up “Motif Batik Situbondo” untuk kelas V ini layak digunakan sebagai buku penunjang pembelajaran seni budaya dan prakarya
PERANCANGAN MERCHANDISE SEBAGAI MEDIA PROMOSI ALBUM BAND RUMAH SEREM
ABSTRAK PERANCANGAN MERCHANDISE SEBAGAI MEDIA PROMOSI ALBUM BAND RUMAH SEREM Achmad Rizal Febrianzah Drs. Sumarwahyudi, M.Sn. Andreas Syah Pahlevi , S.Sn, M.Sn. Email :[email protected] :Musik adalah salah satu keindahan seni yang diungkapkan melalui suara. Saat ini musik bisa dikatakan sudah menjadi sesuatu hal yang tidak bisa dipisahkan dengan kehidupan sehari-hari manusia. Tidak dipungkiri lagi di zaman yang modern ini perkembangan dunia musik sudah sangat pesat. Musik bukan hanya sekedar dunia suara namun sudah dianggap sebagai dunia industri yang menjanjikan. Hal ini menjadikan banyak bermunculan band-band baru dengan genre dan aliran yang berbeda salah satunya adalah band-band indie lokal. Band indie berkembang tanpa adanya dukungan dari label sehingga pemasukan band pun hanya bersumber dari panggung ke panggung, salah satunya adalah band Rumah Serem. Dikarenakan hal tersebut diperlukan media yang berfungsi sebagai media promosi sekaligus menjadi sumber pemasukan untuk band tersebut. Salah satu media yang bisa digunakan sebagai media promosi sekaligus sumber pemasukan adalah merchandise. Merchandise adalah produk-produk yang dijual dengan target konsumen yang jelas dengan memiliki tujuan memperkenalkan sesuatu melalui barang tersebut. Perancangan merchandise ini memiliki fungsi sebagai media untuk mempromosikan album dan band Rumah Serem itu sendiri, selain itu perancangan merchandise ini bisa menjadi salah satu sumber pemasukan finansial bagi band Rumah Serem. Metode perancangan menggunakan metode prosedural yang di awali pada tahap pra-produksi yang meliputi penentuan ide, konsep dan riset. Tahap berikutnya adalah tahap produksi yang meliputi pembuatan sketsa, outline, dan pewarnaan desain akhir. Dalam perancangan ini menghasilkan produk merchandise berupa produk fashion yang umum digunakan sehari-hari dan produk berupa buku lirik, hasil dari perancangan yaitu t-shirt, jaket hoodie, tote bag, dan buku visualisasi album
PERANCANGAN ILUSTRASI KEPALA HEWAN SEBAGAI DESAIN BAJU PADA REIGN CLOTHING
ABSTRAK Perancangan ilustrasi sebagai desain baju pada industri lokal Reign Clothing yang bertujuan untuk memajukan industri lokal dengan mengedepankan esensi dari bahasan Desain Komunikasi Visual. Variabel hewan dipilih berdasarkan potensi dan peluang. Hasil desain dirancang untuk metode reprografi cetak saring.Model perancangan yang digunakan adalah model perancangan prosedural dari Sadjiman Ebdi Sanyoto. Alat pendukung yang digunakan dalam menghasilkan ilustrasi adalah software komputer Adobe Illustrator CS6, buku gambar A5 serta pensil, dan aplikasi smartphone Adobe Draw
PERKEMBANGAN BENTUK SENI PERTUNJUKAN KETHEK OGLENG DI DESA MOJOROTO KOTA KEDIRI
Abstrak Sa’adah, Evi Nailis. 2017. Perkembangan Bentuk Seni Pertunjukan di Desa Mojoroto Kota Kediri. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang, Pembimbing (I) Dr. Robby Hidajat, M.Sn Pembimbing (II) Hartono S.Sn, M.Sn. Kata Kunci : Kethek Ogleng, Perkembangan Seni Pertunjukan Kethek Ogleng merupakan seni pertunjukan rakyat yang hidup dan berkembang di wilayah Kota Kediri, Jawa Timur. Seni pertunjukan ini memiliki lakon yang di ambil yakni dari kisah-kisah legenda atau ceria rakyat yang ada di Kota Kediri. Selain itu dalam seni pertunjukan Kethek Ogleng di dukung oleh unsur -unsur yang menunjang jalan nya pertunjukan yaitu musik, koreografi, tata rias dan busana. Hal ini yang melatar belakangi penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan Perkembangan Seni Pertunjukan Kethek Ogleng di sanggar Guntur Dance Company. Tujuan dilakukan penelitan pada seni pertunjukan Kethek Ogleng untuk mengetahui perkembangan seni pertunjukan ini dari tahun 1970 sampai 2017. Sehingga dapat dijadikan motivasi generasi kedepan untuk mengembangkan seni pertunjukan ini dengan kemajuan dan perkembangan seni yang ada pada saat ini. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian bertempat di Desa Mojoroto, di sanggar Guntur Dance Company, Kota Kediri, Jawa Timur. Prosedur pengumpulan data dimulai dari tahap reduksi data penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pada pengecekan keabsahan temuan,menggunakan 2 teknik traingulasi yaitu, triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Bedasarkan hasil penelitian menunjukan Perkembangan Seni Pertunjukan Kethek Ogleng pda tahun periode 1970-2017, dan seni pertunjukan ini memiliki keunikan tersendiri dari beberapa aspek yaitu,ragam gerak,alur cerita dan karakter dari peran atau adegan yang di perankan dalam sebuah pertunjukan tersebut. Beberapa saran yang diberikan penulis , yaitu bagi pelaku seni dan juga seniman diharapkan mempertahankan dan menjaga maupun melestarikan Seni Pertunjukan Kethek Ogleng, dengan cara memperkuat jati diri dan memiliki kesadaran tinggi sebagai masyarakat Kota Kediri. Untuk seniman yang ingin mengontruksi diharapkan untuk lebih mampu untuk memperlihatkan makna positif pada seni pertunjukan tersebut. Dengan adanya penelitian, diharapkan masyarakat Kota Kediri mengetahui keunikan dan makna positif yang terdapat dalam seni pertunjukan Kethek Ogleng sehingga dapat melestarikan dengan baik seni pertunjukan yang merupakan khas Kota Kediri. ABSTRACT Sa'adah, Evi Nailis. 2017. The Development of Performing Arts in Mojoroto Village Kediri. Thesis, Department of Art and Design, Faculty of Letters, State University of Malang, Supervisor (I) Dr. Robby Hidajat, M.Sn, Supervisor (II) Hartono S.Sn, M.Sn. Keywords: Kethek Ogleng, Development Performing Arts Kethek Ogleng is a folk performing art that lives and thrives in the area of Kediri City, East Java. The art of this show has a play that is taken from the stories of legend or cheerful people who exist in the city of Kediri. In addition, in the art performance Kethek Ogleng supported by elements that support the way his performing musical, choreography, makeup and clothing. This background of this study aims to describe the development of Performing Arts Kethek Ogleng in Guntur Dance Company studio. The purpose of doing research on the art performance of Kethek Ogleng to know the development of this performing arts from 1970 to 2017. So that can be motivated future generations to develop this performance art with the progress and development of art that exist at this time. This research uses qualitative descriptive design. The research location is located in Mojoroto Village, at Guntur Dance Company, Kediri, East Java. The data collection procedure starts from the data reduction phase of the data presentation, and the conclusion. On checking the validity of the findings, using two techniques of traingulasi namely, triangulation techniques and triangulation of sources. Based on the results of research showing Performance Art Performance Kethek Ogleng pda year 1970-2017 period, and this performance art has its own uniqueness of some aspect that is, movement range, story line and character of role or scene that role in a the show. Some suggestions given by the author, namely for artists and artists are expected to maintain and preserve and preserve the Performing Arts Kethek Ogleng, by strengthening the identity and have high awareness as the community of Kediri. For artists wishing to construct are expected to be better able to show a positive meaning to the performing arts. With the research, it is expected Kediri community to know the uniqueness and positive meaning contained in the art performance Kethek Ogleng so it can preserve the fine art of the show which is typical of Kediri
MAHFUDZOT DALAM EKSPRESI KERAMIK KALIGRAFI
ABSTRAK Penciptaan keramik kaligrafi ini dilatar belakangi oleh kegelisahan peneliti terhadap minimnya seniman Muslim yang mau mengangkat budaya Islam sebagai identitas diri dan keyakinannya. penciptaan ini mengangkat tema kaligrafi Arab dengan kandungan mahfudzot untuk diwujudkan ke dalam kreasi dengan media keramik tiga dimensi. metode penciptaan menggunakan metode tiga tahap penciptaan seni yang dimulai dari tahap eksplorasi (perenungan), kemudian dirancang menjadi gambar sketsa dan teknik dalam bentuk kaligrafi yang diterapkan pada benda keramik tiga dimensi. setelah melakukan eksplorasi dilanjutkan proses visual dengan media keramik earthenware menggunakan teknik pinching dan relief kaligrafi. penciptaan keramik ini menghadirkan 6 karya yang berbeda baik dalam segi bentuk maupun makna yang selanjutnya disajikan dalam pameran untuk diuji dan diapresiasi. berdasarkan hasil dari penciptaan ini diharapkan dapat memberikan motivasi dan suatu pengalaman baru bagi penikmat seni khususnya mahasiswa Universitas Negeri Malang untuk terus berkreasi kreatif serta melestarikan kesenian dan budaya Indonesia
PERANCANGAN MASKOT KABUPATEN BLITAR SEBAGAI BRAND IDENTITY DALAM UPAYA MENINGKATKAN PROMOSI DAERAH
Nasrul, Mochammad. 2018. Perancangan Maskot Kabupaten Blitar Sebagai Brand Identity Dalam Upaya Meningkatkan Promosi Daerah. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Moch Abdul Rohman, S.Sn., M.Sn., (II) Andhika Putra Herwanto, S.Sn., M.Sn. Kata Kunci: Perancangan, Maskot, Brand Identity, Promosi Daerah. Sebuah identitas diperlukan dalam melaksanakan promosi daerah, melalui brand identity daerah. Brand identity memiliki peranan penting dalam kegiatan promosi guna membangun citra dari sebuah produk yang dapat menjadi pembeda dari produk lain dengan ciri khas yang dimiliki. Saat ini, persaingan di bidang wisata daerah semakin meningkat. Setiap daerah berusaha menunjukan karakteristik melalui identitas yang dimiliki sebagai kekuatan utama dalam melakukan promosi sebagai langkah menarik minat wisatawan untuk berkunjung. Kabupaten Blitar merupakan daerah yang memiliki banyak potensi. Potensi daerah yang dimiliki dapat menjadi aset dalam menghadapi persaingan daerah dalam bidang wisata. Segi promosi yang dilakukan Kabupaten Blitar masih belum diperhatikan secara baik. Tidak adanya figur yang mampu membentuk presepsi wisatawan untuk lebih mengenal dan berkunjung ke Kabupaten Blitar. Melalui hal tersebut perlu dilakukannya perancangan maskot agar dapat menampilkan brand identity yang dapat di ingat oleh target audience. Keistimewaan Kabupaten Blitar melalui pengaruhnya pada setiap daerah. Perancangan maskot Kabupaten Blitar ini menggunakan perancangan prosedural serta motode pengambilan data yang bersifat kualitatif dengan sumber data berdasarkan dari hasil wawancara dan observasi. Data yang diperoleh berasal dari wawancara narasumber Kabupaten Blitar serta data pustaka. Model perancangan menggunakan pola perancangan karya Sanyoto, yang dimulai dari riset dan analisis data mengenai latar belakang, brand identity, konsep perancangan, hingga visualisasi konsep yang diterapkan.Produk yang dihasilkan pada perancangan ini adalah maskot Kabupaten Blitar serta paduan penerapan maskot pada media. Maskot diterapkan dalam bentuk dua dimensi dan tiga dimensi sesuai dengan penggunaan dan kepentingan. Media yang menjadi terapannya adalah stationary kit, media promosi, dan merchandise. Perancangan maskot Kabupaten Blitar merupakan upaya dalam meningkatkan promosi daerah melalui konsep keistimewaan Kabupaten Blitar sebagai brand identity dan mampu meningkatkan promosi daerah dalam mengajak wisatawan untuk berkunjung
Analisis Visualisasi Corak Batik Kalangbret pada Rumah Batik Tulis Kalang Kusuma Kabupaten Tulungagung
ABSTRAK Setyawan, Ony. 2018. Analisis Visualisasi Corak Batik Kalangbret Pada Rumah Batik Tulis Kalang Kusuma Kabupaten Tulungagung. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Anak Agung Gde Rai Arimbawa, M.Sn., (II) Lisa Sidyawati, S.Pd, M.Pd. Kata kunci: Corak Batik, Corak Batik Kalangbret, Rumah Batik Tulis Kalang Kusuma Industri batik rumahan mendorong para pengrajin batik berlomba-lomba untuk menciptakan kerasi batik baru. Dengan adanya hal tersebut secara tidak langsung juga akan menghilangkan sejarah kekhasan batik Tulungagung sendiri, jika tidak menerapkan motif batik khas terdahulu dalam setiap desain motif batiknya. Salah satunya adalah ciri khas dari corak batik Kalangbret, yang dapat ditemui di rumah batik Tulis Kalang Kusuma Tulungagung. Pengaruh corak batik tradisional keraton yang melekat pada corak batik Kalangbret menjadi salah satu bahasan dalam penelitian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui corak batik Kalangbret pada rumah batik tulis Kalang Kusuma Kabupaten Tulungagung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data diperoleh dari pengrajin dan produk batik. Sampel penelitian berupa empat motif batik yang diproduksi oleh rumah batik Kalang Kusuma. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan (verifikasi). Hasil analisis keempat motif yang dijadikan sampel yaitu motif Lengko Lama, motif Lengko Baru, motif Sayonara, dan motif Kerton cenderung mempunyai karaktersitik yang sama. Motif utama pada Lengko Lama dan Lengko Baru berupa pola garis zig-zag atas bawah. Pada motif Sayonara motif utamanya berupa ikan dan kipas, sedangkan motif Kerton motif utamanya berupa objek kartu. Penggunaan motif pendukung dan isen-isen cenderung sama. Motif pendukung berupa yang sering digunakan adalah bunga seruni, bunga mawar, bunga melati, burung phonix, dan kupu-kupu. Isen-isen yang sering digunakan dari sekian banyak macamnya yaitu cecek thir, cecek awur, godhong asem, kembang jeruk, bolah ruwet, obat nyamuk, kroto-krotoan, dan uthil. Warna yang sering digunakan yaitu warna coklat, biru, hitam dan putih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa corak batik Kalangbret pada rumah batik Kalang Kusuma mempunyai lima ciri khas utama, yaitu: (a) sama sekali tidak ada ruang yang kosong dalam setiap motifnya, (b) penggunaan warna biru, coklat, hitam, dan putih sebagai warna pokok, (c) penggunaan latar warna cenderung coklat, (d) terdapat motif kotongan tanpa isen-isen berwarna coklat yang terdapat pada motif utama maupun motif pendukung, (e) mempunyai variasi isen-isen yang beragam dengan penyusunan yang padat. Tatanan motif yang rumit dan padat, serta penggunaan warna pokok (biru, coklat, hitam, putih) dan makna simbolis yang terdapat pada setiap motif batik, merupakan pengaruh corak batik tradisional keraton (Kebudayaan Mataraman) yang masih melekat pada motif-motif batik yang diproduksi oleh rumah batik Kalang Kusuma