SKRIPSI Jurusan Seni dan Desain - Fakultas Sastra UM
Not a member yet
    2650 research outputs found

    REDESAIN LOGO DAN APLIKASINYA DALAM CORPORATE IDENTITY LOODST COFFEE KOTA TULUNGAGUNG

    No full text
    ABSTRAK   Achmad, Haqqi. 2017. “Redesain Logo Dan Aplikasinya Dalam Corporate Identity ‘Loodst Coffee’ Kota Tulungagung”. Skripsi, Program Studi, Desain Komunikasi Visual, Jurusan, Seni dan Desain, Fakultas, Sastra. Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Moch. Abdul Rohman, S.Sn,  M.Sn Kata kunci:    Redesain, Logo, Loodst Coffee, Corporate Identity             Melalui perancangan redesain yang baik, suatu coffee shop dapat memperoleh identitas yang kuat, sehingga dapat mempertahankan citra baik yang akan selalu diingat oleh konsumen atau pasar. Namun jika suatu coffee shop sedang mengalami permasalahan yang serius, hingga mengakibatkan citra perusahaan menurun drastis, maka diperlukan upaya meningkatkan kembali citra perusahaan tersebut, salah satu caranya adalah melalui perancangan redesain. Permasalahan itulah saat ini dihadapi oleh coffee shop Loodst Coffee. Proses redesain coffee shop tersebut meliputi perancangan logo baru perusahaan dan menentukan media pendukung redesain sehingga dapat menjangkau target pasar yang secara efektif dan efisien. Teori yang digunakan sebagai landasan perancangan redesain logo loodst coffee merupakan teori yang diimplementasikan berdasar pada hal yang berkaitan dengan redesain logo. Perancangan merupakan proses analisis dan pembuatan berbagai keputusan yang menghasilkan suatu rencana desain, meliputi redesain sebagai perencanaan untuk melakukan perubahan pada desain, dengan tujuan menghasilakan desain yang lebih baik dari desain semula. Adapun logo merupakan identitas yang dipergunakan untuk menggambarkan citra dan karakter suatu lembaga atau perusahaan maupun organisasi. Dalam penyampaianya media berperan sangat signifikan sebagai sarana untuk meyampaikan pesan atau informasi kepada publik dengan menggunakan berbagai unsur komunikasi grafis seperti teks atau gambar.             Metode perancangan menggunakan tahapan prosedural, diawali dengan proses riset dan analisis data sehingga dapat diperoleh konsep perancangan redesain yang sesuai dengan target pasar. Target pasar yang akan dituju adalah mahasiswa dan penikmat kopi, sehingga bentuk visual desain redesain logo juga dirancang memiliki karakteristik muda, inovatif, berani, dan modern. Sedangkan pada desain media pendukung, desain yang digunakan adalah penonjolan logo baru. hal ini dipilih karena para mahasiswa dan penikmat coffee cenderung memiliki ketertarikan akan sesuatu hal yang unik, ekspresif, dan imajinatif.             Hasil akhir perancangan redesain logo ini adalah logo baru dalam bentuk buku Graphic Standard Manual (GSM) yang berupa pedoman pengaplikasian logo dan aturan pengaplikasian logo dalam berbagai media pendukung, seebagai pengenalan citra Loodst Coffee yang baru yaitu brosur, poster, x-banner, media sosial instagram, billboard, papercup, gelas, buku menu, nomer meja, identitas pegawai, seragam pegawai, dan stationary. ABSTRACT   Achmad, Haqqi Ridla. 2017. "The Redesign of Logo and Its Application In Corporate Identity 'Loodst Coffee' Tulungagung City". Sarjana’s Thesis, Study Program, Visual Communication Design, Department of Art and Design, Faculty of Letters. Universitas Negeri Malang. Advisor: (I) Moch. Abdul Rohman, S.Sn,  M.Sn. Key words: Redesign, Logo, Loodst Coffee, Corporate Identity.             Through the design of a good redesign, a coffee shop can obtain a strong identity, so as to maintain a good image that will always be remembered by consumers or the market. But if a coffee shop is experiencing serious problems, which cause the image of the company decreased drastically, it is necessary to make efforts to improve the image of the company, one way is through redesign design. The problem is currently faced by coffee shop Loodst Coffee. The process of redesigning the coffee shop includes designing the company's new logo and determining redesign supporting media so as to reach the target market effectively and efficiently. The theory that is used as a basic planning for redesign Loodst Coffee is the theory that had been implemented for everything related to redesign of logo. The planning is a process of analysis of making decision that produce a better design than the previous logo. The basic theory of logo is showing image organization, Company and institution. In Aplication of the logo in media for showing messege and information to public, is very important. The media can use the graphic communication element such as text and picture. The design method using procedural stages, beginning with the process of research and data analysis so that the design concept can be redesigned in accordance with the target market. The target market to be addressed are students and coffee lovers, so the visual design logo redesign design also designed to have the characteristics of young, innovative, courageous, and modern. While in the design of supporting media, the design used is the protrusion of new logo. This is chosen because students and coffee lovers tend to have an interest in something unique, expressive, and imaginative.             The final design result of this logo redesign is a new logo in form of Graphic Standard Manual (GSM) book which is the vision of applying logo and logo application rules in various supporting media, as the introduction of new Loodst Coffee image that is brochure, poster, x-banner, social media instagram, billboard, papercup, glass, menu book, table number, employee identity, corporate uniform, and stationary

    PERANCANGAN GRAPHIC NOVEL BERBASIS ILUSTRASI DIGITAL ADAPTASI BIOGRAFI SINGKAT 1925-2006 PRAMOEDYA ANANTA TOER

    No full text
    ABSTRAK   Pramoedya Ananta Toer adalah salah satu sastrawan besar Indonesia yang banyak membawa nilai tentang kemanusiaan kedalam karyanya. Banyak pelajaran yang bisa diambil dari kisah perjalanan hidupnya. Namun, mengangkat kisah Pramoedya Ananta Toer untuk dikenalkan kembali kepada masyarakat dalam bentuk biografi merupakan sebuah tantangan. Maka dari itu diperlukan sebuah media alternatif untuk mengemas kisah biografi Pram yaitu dalam bentuk graphic novel. Perancangan media ini bertujuan untuk mengenalkan tokoh Pramoedya Ananta Toer secara menarik dan memudahkan target audiens dalam memahami cerita. Model Perancangan yang digunakan adalah model perancangan milik Sanyoto. Model perancangan ini dimulai dari latar belakang perancangan, identifikasi, analisis datayang diperoleh dari hasil data pustaka dan dokumentasi dilanjutkan menjadi sintesis untuk mendapatkan solusi bentuk produk seperti apa yang tepat untuk memecahkan masalah, kemudian dirancang konsep perancangan produk dengan mempertimbangkan unsur visual dan verbal.Setelah konsep perancangan selesai dilanjutkan dengan merancang konsep tata desain produk untuk menjadi desain final produk. Hasil dari perancangan ini berupa graphic novel biografi Pramoedya Ananta Toer dalam bentuk ilustrasi digital yang diadaptasi dari buku Biografi Singkat 1925-2006  Pramoedya Ananta Toer. Produk perancangan ini memiliki spesifikasi sebagai berikut, menggunakan gaya ilustrasi rough sketch berukuran 21 cm x 16 cm, 64 halaman isi dan dicetak hard cover. Kaos, totebag, x-banner,pembatas buku,poster, botol tumbler dan pin juga dirancang sebagai media pendukung

    PERANCANGAN DESAIN KARAKTER BERBASIS SATWA ENDEMIK LANGKA KHAS INDONESIA SEBAGAI IDE DASAR VISUAL PEMBUATAN PRODUK KREATIF

    No full text
    ABSTRAK   Desain karakter merupakan salah satu produk tersendiri dalam industri kreatif. Produk ini muncul dalam berbagai media seperti di acara televisi, film, animasi, game, infografis, komik, dan maskot untuk mempromosikan suatu kota. Ide visual yang digunakan untuk merancang desain karakter dapat disesuaikan dengan produk yang akan dibuat. Ide tersebut bisa didapat dengan mengeksplorasi setiap potensi yang ada pada objek yang dituju. Satwa endemik langka Indonesia merupakan potensi kreatif yang dapat dikembangkan ke dalam berbagai macam ide kreatif yang memiliki ciri khas Indonesia,  karena dianggap sebagai bagian dari identitas bangsa Indonesia. Sehingga tujuan dalam perancangan ini adalah merancang produk Intellectual Property (IP) berupa aset desain karakter yang menggunakan ide dasar visual satwa endemik langka khas Indonesia dengan latar dunia fantasi yang dikompilasikan kedalam bentuk artbook. Dalam artbook tersebut dijabarkan konsep dan proses perancangan karakternya. Konsep dibuat sesuai dengan kebutuhan perancangan desain karakter secara umum, agar konsep desain karakter ini dapat sesuai dengan produk kreatif lain seperti merchandise, komik, animasi, maupun game. Sistematika perancangan yang digunakan adalah model perancangan dalam bentuk deskriptif prosedural yaitu model perancangan yang mengikuti langkah-langkah atau tahapan yang sudah ada. Model perancangan ini menggunakan prosedur yang dikembangkan oleh Bruce Archer, yang kemudian dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan perancangan. Perancangan berupa desain karakter ini merupakan salah satu cara untuk mengenalkan keragaman identitas bangsa Indoensia. Hal ini juga untuk menanggapi karena masih kurangnya eksplorasi tentang kekayaan lokal daerah, terutama yang berhubungan dengan desain karakter. Proses eskplorasi ini dituangkan kedalam bentuk artbook sebagai media utama karena sasaran produk ini mengarah kepada pihak profesional yang berkecimpung dalam industri kreatif, seperti game developer, studio animasi, dan komik. Selain itu produk ini dapat dinikmati oleh individu atau masyarakat yeng berminat pada produk jenis ini

    Perancangan Motion Graphic Tentang Satwa Burung yang Dilindungi Sebagai Media Kampanye Sosial

    No full text
    ABSTRAK   Sudarmanto, Muhammad. 2018. Perancangan Motion Graphic Tentang Perlindungan Satwa Burung Sebagai Median Kampanye Sosial. Skripsi, Program Studi Desain Komunikasi Visual, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I): Moch. Abdul Rohman, S.Sn., M. Sn., (II) Dimas Rifqi Novica, S.Sn., M.Ds.   Kata Kunci: SatwaBurung yang Dilindungi. Satwa burung di Indonesia kini populasinya semakin menurung yang diakibatkan oleh perburuan liar untuk diperdagangkan dan peralihan hutan yang dijadikan sebagai tempat industrial. Jadi sedikit masyarakat yang memperoleh informasi seputar satwa burung saat ini. Media yang ada saat ini merupakan artikel seputar satwa burung saja, namun belum ada media informasi yang mengkampanyekan seputar satwa burung di Indonesia. Maka diperlukan media informasi yang menjelaskan pentingnya satwa burung untuk keseimbangan ekosistem alam Indonesia, serta lebih memanfaatkan media sosial sebagai media promosi serta sosialisasi kepada masyarakat khususnya masyarakat millennial yang dapat mengakses internet. Menggunakan model perancangan yang diadaptasi dari info grafis yang ditulis oleh Jason Lankow, didapatkan metode dalam menentukan sumber informasi serta model perancangan. Setelah data perancangan telah diperoleh, adaptasi yang dilakukan disesuaikan dengan perancangan motion graphics Perancangan ini menghasilkan sebuah media informasi berupa motion graphics tentang satwa burung yang dilindungi untuk mengkampanyekan kepada masyarakat. Media informasi ini akan berupa video dengan durasi dua menit untuk media informasi utama, dan lima puluh sembilan detik untuk media pendukung. Media informasimotion graphic sebagai media utama, dengan media pendukung berupa billboard, video tron, banner, dan poster. Media utamaakan diupload di youtube, dan media pendukung akan diupload di instagram, dan facebook. Dengan lebih memanfaatkan media sosial, media informasi ini akan lebih terasa manfaatnya. Sudarmanto, Muhammad Rizky. 2018. Designing Motion Graphic On The Protection of Birds as A Social Campaign Medium. Sarjana’s Thesis, Study Program of Visual Communication Design, Department of Art and Design, Faculty of Letter, UniversitasNegeri Malang. Advisors (I): Moch. Abdul Rohman, S.Sn., M. Sn., (II) Dimas RifqiNovica, S.Sn., M.Ds.   Keywords: Protected Birds. Birds in Indonesia are now increasingly enclosed by illegal hunting for trafficking and forest conversion into industrial sites. So few people are getting information about birdlife at this time. The current medias are article only talking about the birds, but there has been no information media campaigning about birds in Indonesia. Therefore, it is required the information media that explains the importance of birds to balance the natural ecosystem of Indonesia, as well as more use of social media as a media for campaign and socialization to the community, especially millennial people who can access the internet. Using a design model adapted from infographic written by Jason Lankow, methods were obtained in determining the source of information and the design model. After the design data has been obtained, the adaptation is adjusted to the design of motion graphics This design will produce an information media in the form of motion graphics about protected birds to campaign to the public. This information medium will be a two-minute video for mainstream media, and fifty-nine seconds for supporting media. Media information motion graphic as the main media, with supporting media in the form of billboards, videotron, banner, and posters. The main media will be uploaded on youtube, and supporting media will be uploaded on instagram, and facebook. With more use of social media, this information media will be deemed more beneficial

    Analisis Cover ‘Majalah Komunikasi UM’ Edisi Januari-Desember Tahun 2016-2017

    No full text
    Sampul buku atau yang biasa disebut dengan cover mempunyai peranan penting pada majalah sebagai pelindung lembaran di dalamnya. Selain itu cover juga memiliki fungsi lain untuk merepresentasikan isi yang terkandung dalam majalah  tersebut.  Cover yang didesain dengan unik dan menarik, memiliki nilai estetika tersendiri yang dapat menumbuhkan minat konsumen untuk membeli, membuka, dan membaca majalah. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan konsep cover, (2) menguraikan   gaya desain cover, (3) menguraikan tanda-tanda perwajahan pada setiap edisi ‘Majalah Komunikasi UM’ terbitan 2016-2017. Penelitian ini dilakukan untuk menemukan hal-hal yang dapat mempengaruhi cover dan mengomunikasikan isi pesan dari cover tersebut. Selain itu juga akan menemukan perkembangan pada cover ‘Majalah Komunikasi UM’ edisi Januari-Desember tahun 2016- 2017. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Metode kualitatif digunakan karena objek penelitian tidak berubah dari awal hingga akhir penelitian. Pendekatan deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan konsep, gaya desain, dan tanda-tanda perwajahan pada cover  ‘Majalah Komunikasi UM’ tahun 2016-2017.  Kemudian  menggunakan  teori semiotika  Roland  Barthes  untuk menganalisis tanda-tanda perwajahan pada cover majalah tersebut. Pada akhirnya segi penyajian data yang dihasilkan berupa analisis secara detail. Hasil penelitian ini memaparkan bahwa cover ‘Majalah Komunikasi UM’ tahun 2016-2017 memiliki konsep tematik yang menyesuaikan dengan tema atau pokok pikiran tertentu berdasarkan pokok pembicaraan yang sesuai dengan peristiwa atau waktu yang sedang berlangsung.  Gaya desain yang digunakan pada berbagai edisi bervariasi mulai dari flat design, flat line design, isometric design, custom graphic and illustration, dan material design. Pada tanda-tanda perwajahan yaitu warna, ilustrasi, dan tipografi dianalisis melalui dua tahapan dengan makna denotasi dan konotasi dari teori semiotika Roland Barthes. Warna yang sering digunakan pada majalah tersebut adalah full color dengan format CMYK. Ilustrasi yang digambarkan di cover setiap edisi cukup dapat menjelaskan berita di dalamnya, namun gaya ilustrasi yang ditampilkan selalu berbeda. Tipografi pada cover majalah ini terdapat lambang, logo, headline, subheadline, slogan, dan sebagian besar jenis tipografi yang digunakan adalah Sans Serif. Pada akhir skrisi ini  dapat  disimpulkan  bahwa  cover  ‘Majalah  Komunikasi  UM’ edisi  Januari- Desember tahun 2016-2017 ini tidak memiliki ciri khas. Hal ini disebabkan karena tidak ada peraturan tertentu pada desain cover.   Oleh karena itu, gaya desain, ilustrasi, warna, dan tipografi selalu berubah kecuali lambang, logo, dan slogan

    PENCIPTAAN KARYA FOTOGRAFI (FOOD PHOTOGRAPHY) DENGAN TEMA JAJANAN TRADISIONAL WAJIK KLETHIK KHAS BLITAR

    No full text
    RINGKASAN   Permadi, Dhimas. 2018. Penciptaan Karya Fotografi (Food Photography) Dengan Tema Jajanan Tradisional Wajik Klethik Khas Blitar. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. Triyono Widodo, M.Sn.   Kata Kunci: Penciptaan, karya food photography, tema jajanan tradisional wajik klethik khas Blitar.                 Jajanan tradisional adalah produk lokal berupa makanan ringan yang biasanya diproduksi masing-masing daerah sebagai makanan atau jajanan yang khas dan berbeda setiap daerah yang menjadi ikonik daerah tersebut. Wajik klethik merupakan jananan tradisional khas Blitar yang paling dikenal oleh masyarakat khususnya masyarakat dari dalam maupun luar Blitar dimana wajik klethik menjadi ikonik atau penanda khas Blitar dalam bentuk jajanan tradisional. Wajik kltehik perlu diangkat sebagai tema sekaligus objek utama dalam penciptaan karya food photography ini dikarenakan menurut pencipta wajik klethik belum dikenal dengan baik, apalagi pada era yang semakin modern, banyak pesaingnya berupa produk-produk jajanan. Tujuan penciptaan karya food Photography dengan tema jajanan tradisional wajik klethik khas Blitar ini adalah untuk mengenalkan produk tersebut kepada masyarakat lebih luas.    Penciptaan ini menggunakan metode yang disimpulkan oleh I Made Bandem dari hasil Konsorsium Seni di Bali. Dimana tahapan-tahapannya meilputi persiapan yaitu berupa pengamatan, elaborasi yaitu menentukan ide gagasan pokok, sintesis yaitu mewujudkan konsep seni, realisasi yaitu mewujudkan konsep kedalam media seni dan yang terakhir adalah tahap penyelesaian seperti apa hasil akhir bentuk karya yang diciptakan.               Hasil penciptaan berupa enam buah karya food photography ini memiliki karakteristik yang sama secara keseluruhan yaitu objek utama wajik klethik khas Blitar dan pesan yang ingin disampaikan oleh pencipta melalui keenam konsep dan judul yang berbeda yaitu (1) Klasik Lebih Asyik, (2) Tak Sekedar Indah, (3) Mantap Rame-Rame, (4) Satu pun Tak Apa, (5), Satu Suapan (6) Kenikmatan di balik Gigitan. Ditambah dengan objek pendukung berupa background dan properti yang menunjang terciptanya karya food photography yang memiliki nilai estetik.               Melalui penciptaan karya food photography ini diharapkan dapat memberikan pengalaman bagi pencipta untuk mengaplikasikan teknik dalam fotografi khususnya pada food photography dengan konsep yang menarik dan berarti. Selain itu juga diharapkan dapat food photography.membantu lebih mengenalkan jajanan tradisional wajik klethik khas Blitar dengan kreativitas yang diciptakan yaitu berupa karya fotografi dalam kategori food photography

    Pelaksanaan Kegiatan Toilet Training dan Dampaknya dalam kemandirian anak (Studi Kasus Pada Anak Kelompok B TK Mardi Rahayu Kedungkandang Malang)

    No full text
    ABSTRAK   Zulfa, Luluk. 2018. Pelaksanaan Kegiatan Toilet Training dan Dampaknya dalam kemandirian anak (Studi Kasus Pada Anak Kelompok B TK Mardi Rahayu Kedungkandang Malang). Skripsi, Jurusan kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (1) Prof. Dr. Sa’dun Akbar, M.Pd, (2) Evania Yafie, S.Pd, M.Pd.   Kata Kunci:Toilet Training, Kemandirian, Kelompok B (Anak Usia 5-6 Tahun) Toilet Training sangat penting bagi kehidupan anak, toilet training dapat diberikan kepada anak pada saat anak mulai memunculkan kemandirian. Permasalahan anak dalam BAK dan BAB dapat terjadi karena anak belum dilatih dan belum terbiasa untuk latihan toilet secara mandiri. Pola asuh orang tua yang kurang tepat menjadikan anak belum bisa bertanggung jawab dalam mengurus dirinya sendiri.Fokus penelitian ini yaitu: pelaksanaan kegiatan toilet training, permasalahan kemandirian anak dalam BAK maupun BAB, serta dampak dari permasalahan kemandirian anak dalam BAK maupun BAB. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Peneliti sebagai instrumen pengumpulan data. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian studi kasus yang dilakukan secara intensif, mendalam pada suatu permasalahan. Penelitian ini dilakukan melalui tiga tahapan yaitu: (1) tahap pra lapangan, (2) tahap pekerjaan lapangan, (3) tahap analisis data. Subjek penelitian ini adalah satu anak yang berusia 6 tahun di kelompok B TK Mardi Rahayu Kedungkandang Malang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini yaitu analisis data interaktif. Hasil temuan sebagai berikut; (1) dalam pelaksanaan kegiatan toilet training cara guru menangani permasalahan kemandirian anak dalam BAK dan BAB yaitu melalui kegiatan toilet training dengan menggunakan teknik lisan dan teknik modelling (2) permasalahan kemandirian anak dalam BAK dan BAB karena anak masih bergantung pada orang lain, anak masih belum bisa mengontrol dirinya sendiri, kesulitan anak dalam membuka kancingnya sendiri, dan rasa tanggung jawab yang belum dimiliki oleh anak karena anak belum terbiasa melakukan aktivitasnya sendiri, (3) dampak dari permasalahan kemandirian anak dalam BAK dan BAB karena seringnya anak dimarahi sehingga anak takut dalam melakukan aktivitasnya sendiri. Rekomendasi untuk sekolah yaitu, sekolah sebaiknya menerapkan aturan tegas bahwa orang tua dilarang untuk menemani anak di sekolah, orang tua hanya diperbolehkan mengantar sampai gerbang sehingga selama di sekolah anak tidak bergantung pada orang tua dan mulai menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Memberi pencahayaan ruang kamar mandi yang cukup, menghias dinding kamar mandi dengan stiker bergambar agar anak merasa nyaman serta tidak takut untuk pergi ke kamar mandi sendiri

    Perancangan Buku Elektronik tentang Kuliner Kota Malang dengan Media Pengenalan Kreatif

    No full text
    ABSTRAK   Hutabarat, Risa . Juni 2018. Perancangan Buku Makanan Tradisional Malang untuk Anak Sebagai Pengenalan Kuliner Kota Malang. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing:(I) Drs.DidiekRahmanadji, M.Pd., (II) Yon Ade Lose Hermanto, S.Sn, M.Sn.   Kata Kunci :Perancangan, Desain Karakter, Makanan Tradisional Malang, Kota Malang,Pengenalan Kuliner Dalam Ilmu Desain Komunikasi Visual (DKV) permasalahannya  adalah bagaimana  menyampaikan pesan yang utamanya melalui kasat mata. Karena sifat gambar adalah sangat segera. Gambar menyampaikan pesan dengan cepat, gambar mewakili seribu kata, dapat memiliki berbagai makna. Orang – orang tidak selalu suka dengan kata – kata, kecenderungan mencari situasi yang kesemuanya sudah di katakan dalam gambar. Gambar  menampilkan cara yang paling cepat untuk mengutarakan ide. Makanan daerah adalah makanan dan minuman yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat daerah tertentu, dengan bentuk yang otentik dan unik yang diterima oleh masyarakat. Kota Malang adalah Kota dengan kuliner yang cukup banyak dan memiliki banyak kuliner.Namun makanan dari Kota Malang sudah  lama sekali dilupakan dan tidak banyak orang mengetahuinya khususnya adalah anak-anak jaman sekarang yang lebih up to date dengan makanan  terbaru. Banyak diantara mereka yang tidak mengetahui makanan yang sudah terkenal di Kota Malang dari sejak lama. Metode perancangan yang dipakai dalam perancangan buku makanan dari kota Malang ini adalah model perancangan dari Drs. SadjimanEbdiSanyoto. Penulis mengacu pada model prosedural bersifat deskriptif. Perancangan ini dimulai dari latar belakang masalah, identifikasi data, analisis data, sintesis, konsep perancangan desain karakter makanan tradisional kota Malang hingga desain final. Karena kurangnya pengetahuan anak-anak jaman sekarang terhadap makanan daerah, maka hasil perancangan ini berupa buku berisi desain karakter dan Makanan Khas Kota Malang yakni Bakpao Telo, Bakso Malang, Cwie Mie, Es Tawon, Kripik Tempe, Mendol, Kokam, Orem-Orem, Putu Lanang, Rawon.Dengan adanya buku perancangan yang berisi desain karakter makanan tradisional Kota Malangini dapat memberikan pengenalan secara unikkepada anak – anak. Tidak menutup kemungkinan untuk masyarakat luar Kota Malang pun tertarik dengan buku ini

    Ornamen dan Relief Garudeya Candi Kidal sebagai Sumber Inspirasi Penciptaan Motif Batik Tulis Sandang

    No full text
    ABSTRAK   Reza, Dana. 2018.Relief dan Ornamen Candi Kidal sebagai Sumber Inspirasi Penciptaan Batik Tulis Sandang.Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Ponimin, M.Hum., (II) Abdul Rachman  Prasetyo, S.Pd., M.Pd   Kata Kunci: relief candi kidal, batik tulis, sandang Penelitianpenciptaan berjudul Ornamen dan Relief Garudeya Candi Kidal sebagai Sumber Inspirasi Penciptaan Motif Batik Tulis Sandang mengangkat kisah tentang pembebasan terhadap seorang ibu dari perbudakan. Relief Garudeya pada Candi Kidal dinilai dapat memberikan dampak positif dan dapat dijadikan tauladan. Pennelitianpenciptaan ini bertujuan untuk menjelaskan  (1) konsep penciptaan, (2) proses kreatif, (3) hasil kreatif, dan (4) penyajian hasil kreatif motif batik sandang yang terinspirasi dari ornamen dan relief Garudeya Candi Kidal. Penelitian penciptaan motif batik sandang ini tidak serta-merta dapatdiwujudkan. Sebelum pencipta merancang dan mewujudkan motif Garudeya, pencipta terlebih dahulu melakukan kajian sumber ide untuk mendapatkan konsep penciptaan. Kajian sumber ide ini diawali dari observasi ke tempat Candi Kidal untuk mengamati secara langsung ornamen dan relief Garudeya pada Candi Kidal. Setelah itu dilakukan wawancara terhadap pihak terkait. Pencipta melakukan wawancara kepada bapak Lutfi Fauzi selaku sejarawan yang paham tentang Candi Kidal. Pencipta mendapatkan buku ‘Adi Purwa’ dan ‘Ancient Indonesian Art’ sebagai sumber referensi relief dan ornamen Candi Kidal. Dalam aspek teknis, pencipta melakukan kunjungan ke beberapa pabrik batik guna menggali wawasan tentang media dan teknik membatik. Metode penciptaan yang dijadikan acuan dalam penciptaan motif batik ini adalah metode penciptaan milik SP. Gustami. Metode SP. Gustami memiliki tiga tahap enam langkah. Ketiga tahap tersebut antara lain (1) tahap eksplorasi, (2) tahap perancangan, (3) tahap perwujudan. Sedangkan enam langkah pada metode ini antara lain (a) pengembaraan jiwa, (b) landasan teori, (c) perancangan untuk menuangkan ide  dari deskripsi verbal dalam rancangan dua dimensi, (d) visualisasi gagasan menjadi produk prototipe, (e) pelaksanaan hingga finishing, (f) evaluasi. Produk yang dihasilkan dari penelitian penciptaan ini adalah enam motif batik tulis sandang. Keenam motif yang dihasilkan diterapkan pada enam helai kain. Keenam motif tersebut antara lain (1) Gurdo Sadulur, (2) Lereng Gurdo Amerta, (3) Bakti Gurdo, (4) Nogo Sewu, (5) Gurdo Bentang Sayap, dan (6) Karakusane Kala. Keenam karya tersebut digelar di Sarinah Mall Malang lantai dua. Kegiatan gelar karya berlangsung selama tiga hari yakni dibuka pada 21 Mei 2018 dan ditutup pada 23 Mei 2018

    ANALISIS VISUALISASI MOTIF UTAMA DI BATIK TULIS BULAN ASRI RANDUAGUNG SINGOSARI KABUPATEN MALANG

    No full text
    ABSTRAK   Putri, Febri. 2018. Analisis Visualisasi Motif Utama di Batik Tulis Bulan Asri Randuagung Singosari Kabupaten Malang. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. AAG Rai Arimbawa, M. Sn, (II) Lisa Sidyawati, S.Pd, M.Pd.   Kata Kunci: batik tulis bulan asri, motif batik, warna batik Kecamatan Singosari memiliki pengembang batik yaitu Batik Tulis Bulan Asri. Pengembang batik tersebut cukup lama dan menjadi cikal bakal dari Batik se Kabupaten Malang. Terdapat empat motif utama yaitu motif Pending, Renggo, Padma, dan Sumping. Keempat motif tersebut terinspirasi oleh aksesoris arca putri Ken Dedes pada masa kerajaan Singosari. Beberapa dari masyarakat ada yang belum mengenal lebih jauh tentang motif utama pada Batik Tulis Bulan Asri yang merupakan pencetus dan pelopor bagi industri batik lain yang ada di Kabupaten Malang, oleh karena itu motif utama pada Batik Tulis Bulan Asri perlu divisualisasi. Penelitian bertujuan untuk menganalisis (1) visualisasi motif utama pada batik Tulis Bulan Asri (2) visualisasi warna pada batik Tulis Bulan Asri. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskripsi kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini, peneliti bertindak sebagai instrumen aktif dalam upaya pengumpulan data di lapangan. Teknik analisis yang dilakukan meliputi: reduksi data, tahap sajian data, dan tahap pemeriksaan simpulan. Untuk pengecekan keabsahan data, dilakukan dengan triangulasi sumber dan metode. Berdasarkan hasil analisis data, visualisasi motif utama yaitu pertama motif Pending berbentuk simetris dengan menggunakan ragam hias geometris. Warna yang digunakan yaitu warna biru dan warna putih. Motif pendukung yang digunakan adalah motif Renggo dengan menggunakan isen-isen cecek tiga. Motif kedua yaitu motif Renggo yang berbentuk simetris pula dengan menggunakan ragam hias flora dan geometris. Warna yang digunakan yaitu warna merah, kuning, hijau, dan putih. Motif pendukung yang digunakan adalah motif Pending dengan menggunakan isen-isen cecek tiga. Motif ketiga yaitu motif Padma yang berbentuk simetris dengan menggunakan ragam hias flora. Warna yang digunakan yaitu warna merah, kuning, hijau, dan putih. Motif pendukung yang digunakan adalah motif Pending dan daun teratai dengan menggunakan isen-isen burung, daun, dan kuncup teratai. Motif keempat yaitu motif Sumping yang berbentuk asimetris dengan menggunakan ragam hias flora. Warna yang digunakan yaitu merah tint, hijau, dan kuning. Motif pendukung yang digunakan adalah motif Sumping berukuran kecil, bunga mawar, dan buah langsep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif utama yang digunakan adalah hasil stilasi dari aksesoris pada Arca Putri Ken Dedes. Jika pada batik ini menggunakan salah satu motif sebagai motif utama, maka motif pendampingnya juga terdiri dari motif utama yang lainnya. Warna-warna yang cenderung digunakan yaitu warna merah, biru, kuning, hijau, hitam, dan putih

    0

    full texts

    2,650

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Seni dan Desain - Fakultas Sastra UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇