Jurnal Sosioteknologi
Not a member yet
592 research outputs found
Sort by
Indonesia X-Files, Mengungkap Fakta dari Kematian Bung Karno Sampai Kematian Munir
Buku yang termasuk buku terlaris di tahun 2013 ini, telah dicetak ulang dalam dua bulan berturut-turut. Buku ini ditulis pakar forensik Indonesia yang terkenal, yaitu dr. Mun"Ÿim Idries, Sp.F. Ketertarikan orang untuk membeli dan membaca buku ini mungkin saja disebabkan oleh langkanya buku-buku yang bertopik serupa, atau memang disebabkan oleh ketenaran penulisnya sendiri. Di samping itu, penulis berhasil memilih judul buku yang membuat orang penasaran untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi dalam setiap kasus tindakan kriminal yang menjadi perhatian publik
KINERJA PERUSAHAAN PT BARAMULTI SUKSES SARANA DENGAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI PENGUKURAN MALCOM BALDRIGE DALAM RANGKA PENYESUAIAN DI PERUSAHAAN BATUBARA YANG BERKELAS DUNIA DI INDONESIA
Penelitian ini bertujuan mempelajari kinerja PT Baramulti Sukses Sarana Tbk (PT BSSR) dengan menggunakan tujuh kriteria kinerja dari Malcom Baldridge Criteria for Performance Exellence (MBCfPE). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan dilakukan di tiga lokasi perusahaan: Jakarta, Banjarmasin, dan Samarinda. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara mendalam (indepth interview), dan observasi. Kemudian data dianalisis dengan menggunakan kriteria MBCfPE 2012. Penelitian ini menemukan bahwa 1. Secara umum, kinerja perusahaan cukup baik dan sistemik dalam kategori proses ditinjau dari faktor approach and deployment; Dari aspek learning and integration masih terdapat kelemahan; 2. Dari kategori hasil, kinerja perusahaan belum memuaskan. Perusahaan masih berada pada tahapan awal (early stage); 3. Dari kriteria proses, kriteria terlemah berturut-turut adalah kepemimpinan, fokus pada tenaga kerja, dan perencanaan strategis; 4. Skor total kinerja global perusahaan menunjukkan bahwa perusahaan masih berada pada tahapan hasil awal (early result). Kata kunci: kinerja, kriteria, kinerja, proses, output This research aims to study the performance of PT Tbk Baramulti Sarana Sukses (PT BSSR) using seven performance criteria of Malcom Baldridge Criteria for Performance Exellence (MBCfPE). This study used descriptive method, and it was conducted in three corporate locations: Jakarta, Banjarmasin, and Samarinda. The data were collected through questionnaires, in-depth interviews (depth interviews), and observation. The data were analyzed using the criteria MBCfPE 2012. The study found that: 1. In general, performance is quite good and systemic in the category of processes in terms of approach and deployment factors; From the aspect of learning and integration, there is still a weakness; 2. From the category of results, the performance has not been satisfactory. The company is still in the early stages (early stage); 3. Of the criteria, the weakest criterion is leadership succession, focusing on labor, and strategic planning; 4. The total score of the global performance of the company shows that the company is still at the stage of preliminary results (early result). Keywords: performance criteria, performance, process, outpu
KAJIAN PENCAPAIAN RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH NASIONAL (RPJMN) 2010 – 2014, SEKTOR KEAMANAN LAUT
Sebuah instansi pemerintah wajib memiliki rencana stategis (selanjutnya disingkat renstra). Renstra di setiap instansi berbeda satu sama lain bergantung pada peran instansi tersebut dalam pemerintahan. Walaupun renstra berbeda satu sama lain, semua bermuara pada RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional). Renstra direalisasikan melalui kinerja instansi tersebut. Capaian yang dihasilkan diimplementasikan dalam RPJMN 2010-2014. Implementasi tersebut mengukur sejauh mana kinerja yang dicapai oleh instansi tersebut dalam hal ini Bakorkamla. Dengan demikian, setiap instansi pemerintah dapat mengevaluasi apa kekurangannya baik untuk rentra instansi, maupun terhadap RPJMN 2010-2014. Kata Kunci: Renstra, RPJMN, Bakorkamla A government agency must have a strategic plan (in this paper the term used is renstra). Strategic Plans in every agency is different from each other, depending on the role of the agency in the government. Although the strategic plan differs from each other, all of them lead to RPJMN (National Medium Term Development Plan). Strategic Plan is implemented through the agency’s performance. The outcome achieved is implemented in 2010-2014 RPJMN. Such implementation measures the extent of the performance achieved by the agency, in this regard by Bakorkamla. Thus, any government agency can evaluate its shortcomings of the Strategic Plan of both the institution and the 2010-2014 RPJMN. Keywords: Strategic Plan, RPJMN, Bakorkaml
PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR SEBAGAI PENUNJANG KETAHANAN NASIONAL SEBUAH PROVINSI (Studi Kasus : Kabupaten Yahukimo)
Pemekaran wilayah Kabupaten Yahukimo pada dasarnya membawa dampak positif untuk keberlangsungan ketahanan nasional Provinsi Papua. Salah satu aspek penting dalam pemekaran wilayah untuk ditata dan disempurnakan adalah pembangunan infrastruktur. Pembangunan infrastruktur lebih dititikberatkan pada kebutuhan dan permasalahan wilayah pemekaran tersebut sehingga infrastruktur yang dibangun dapat bermanfaat dan menunjang keberlanjutan hidup masyarakat. Dengan demikian ketahanan nasional dapat tercapai. Kata kunci : pemekaran wilayah, pembangunan, infrastruktur The expansion of Yahukimo district basically has a positive impact on the sustainability of the national defense of Papua Province. One important aspect in the expansion of the area that is to be reorganized and enhanced is to build infrastructure. Infrastructure development should better be focused on the needs and problems of the area expansion hence the infrastructure built useful and supports the sustainability of the community and, subsequently, the national security could be achieved. Key Words: regional growth, development, infrastructur
Transportasi dan Investasi: Tantangan dan Perspektif Multidimensi
Buku yang terbit di awal tahun 2013 ini merupakan buku yang sangat berguna tidak saja sebagai buku teks, tetapi lebih dari itu, buku ini dapat memberikan manfaat praktis mengingat langkanya buku-buku serupa tentang transportasi. Buku ini menjadi menarik karena menyajikan tinjauan komprehensif tentang berbagai moda transportasi di Indonesia dengan pendekatan multidisiplin.Dari buku ini kita dapat memperoleh gambaran yang lengkap tentang sejarah dan perkembangan terkini tidak saja infrastruktur transportasi, dan master plan pengembangan transportasi di Indonesia, tetapi juga implikasi kemajuan trasportasi terhadap negara
KAJIAN PERAN SERTA PETANI DALAM OPERASI DAN PEMELIHARAAN INFRASTRUKTUR JARINGAN IRIGASI DENGAN PENDEKATAN THEORY OF PLANNED BEHAVIOUR (TPB) (STUDI KASUS : DAERAH IRIGASI CIRASEA KABUPATEN BANDUNG, JAWA BARAT)
pemeliharaan infrastruktur jaringan irigasi. Menurut Peraturan Pemerintah No. 20 tahun 2006 tentang irigasi disebutkan bahwa "Partisipasi masyarakat petani dalam pengembangan dan pengelolaan sistem irigasi diwujudkan mulai pemikiran awal, pengambilan keputusan, dan pelaksanaan kegiatan dalam pembangunan, peningkatan, operasi, pemeliharaan, dan rehabilitasi". Penelitian ini difokuskan pada dua kelompok Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dalam satu kecamatan dan gabungan P3A (GP3A) dengan masing-masing jumlah responden masing-masing 25 responden. Lokasi penelitian berada di Desa Ciheulang pada petak tersier Glk 7 ka dan Desa Ciparay pada petak tersier Kja 2 ka. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa Variabel Attitude Toward Behaviour (ATB), Subjective Norm (SN), dan Perceived Behaviour Control (PBC) berpengaruh positif terhadap maksud petani dalam memilih turut berperan atau tidak dalam OP jaringan irigasi. Petani yang mempunyai maksud yang tinggi dalam partisipasi OP jaringan irigasi mempunyai tingkat produktivitas lahan yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan petani yang mempunyai maksud yang rendah. Korelasi ATB, SN, PBC dan niat masuk dalam kategori "sangat kuat". Begitu juga korelasi antara Intensi dan produktivitas sawah dari petani masuk dalam kategori "sangat kuat". Petani yang intensi terhadap OP jaringan irigasi masuk dalam kategori sangat baik mempunyai produktifitas sawah rata-rata 4,5 ton/ha/tahun jika dibandingkan dengan petani yang intensi terhadap OP jaringan irigasi masuk dalam kategori rendah. Model hubungan antara variabel independen ATXB (X1), SN (X2) dan PBC (X3) terhadap variabel dependen Intensi (Y) adalah Y = -0,116 + 0,130X1 + 0,530X2 +0,362X3 dengan syarat batas nilai X1, X2, X3 harus lebih besar dari nol dan Y tidak boleh negatif. Sedangkan model hubungan antara variabel independen Intensi (Y) terhadap variabel dependen Produktifitas (Z) adalah Z = 4,723+0,267 Y. dengan syarat batas nilai intensi (Y) harus lebih besar dari 12,5 dan lebih kecil dari 38,84 Kata Kunci : theory of planned behavior, partisipasi Petani, DI. Cirasea Participation of public, especially farmers, plays a very important role in the operation and maintenance of irrigation network infrastructure. According to the Government's Regulation No. 20 of 2006 concerning irrigation, it is mentioned that "Participation of the farmers in the development of the irrigation systems and refineries is realized starting from the initial concept, decision making, and implementation of activities in the construction, improvement, operation, maintenance and rehabilitation. This study focused on two groups of Water User Farmer Association (P3A) in one district and Joint P3A (GP3A) with each drawn number of respondents of 25 respondents. Research sites were located in the Village at tertiary GLK Ciheulang 7 ka and Ciparay Village at tertiary KJA 2 ka. The result showed that the variables Attitude toward Behavior (ATB), Subjective Norm (SN), and Perceived Behavior Control (PBC) have a positive effect on farmers' intentions that play a role or not in choosing an operation and maintenance (OP) of irrigation network. Farmers who have high intensity in participation in Operation and maintenance (OP) have a network of irrigation land productivity levels higher than the farmers who have a lower intensity. Variable correlation ATB, SN, PBC and intention into the category of "very strong". So is the correlation between intention and productivity of rice farmers in the category of "very strong". Farmers whose intentions towards Operational and maintenance (OP) in the category of irrigation excellent productivity of rice have an average of 4.5 tons/ha/year when compared to the intentions of the OP farmers' irrigation network into the low category. Model ATXB relationship between the independent variable (X1), SN (X2) and PBC (X3) on the dependent variable Intention (Y) is Y = -0.116 + 0.130 X1 + 0.530 X2 +0.362 X3 with boundary condition values X1, X2, X3 must be greater than zero and Y cannot be negative. Meanwhile, the model of the relationship between the independent variables Intention (Y) on the dependent variable productivity (Z) is Z = 4.723 +0.267 Y. With the intention o boundary value (Y) must be greater than 12.5 and less than 38.84 Keywords : Theory Of Planned Behavior, Farmer Participation, DI. Cirase
STUDI UMUM PERMASALAHAN DAN SOLUSI DAS CITARUM SERTA ANALISIS KEBIJAKAN PEMERINTAH
Sebagai komponen terpenting dalam kehidupan, keberadaan air sudah selayaknya dijaga dan
dilestarikan. Kaidah-kaidah konservasi air harus dipatuhi dalam kehidupan sehari-hari agar
kelestarian air dapat berlangsung hingga masa depan. Sungai Citarum sebagai salah satu potensi air
terbesar di Jawa Barat menyimpan potensi yang besar bagi masyarakat, baik potensi menguntungkan
maupun potensi merugikan. Sayangnya, masyarakat dan pemerintah cenderung terlena oleh potensi
menguntungkan dari sungai Citarum, dan tanpa disadari memperbesar potensi kerugian dari sungai
tersebut. Berkurangnya daerah konservasi lahan, padatnya permukiman penduduk, pencemaran
sungai oleh limbah domestik dan industri, dan lainnya menyebabkan bencana seperti banjir,
kekeringan, dan longsor. Hal tersebut merupakan permasalahan yang harus diselesaikan bersamasama
antara pemerintah dan masyarakat. Koordinasi, pembagian tanggung jawab, dan
keharmonisan komunikasi antara keduanya diyakini akan menyelesaikan permasalahan pelik yang
terjadi di Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum.
Kata Kunci : Air, Konservasi, DAS, Sungai, Potensi.
As an important component in life, the presence of water has been properly maintained and
preserved.Water conservation rules must be followed in daily life so that it can take up water
conservation until the future. Citarum River as one of the greatest potential for water saving in West
Java is a great potential for the community, both the potential benefits and potential
harms.Unfortunately, the people and governments tend to be lulled by the potential benefit of
Citarum river, and unwittingly increase the potential harm from the river. The reduced area of land
conservation, the density of residential areas, river pollution by domestic and industrial wastes, and
others cause disasters such as floods, droughts, and landslides. This is a problem that must be
resolved jointly between the government and society. Coordination, division of responsibilities,
communication and harmony between the two is believed to solve complicated problems that occur
in the Watershed Citarum.
Key Words: Water Conservation, Watershed, River, Potential
PENDAYAGUNAAN ABU TERBANG PADA BETON KINERJA TINGGI UNTUK RUMAH MURAH PRACETAK
Perkembangan industri beton terus mengalami peningkatan kualitas. Peningkatan kualitas
Beton menjadi hal yang niscaya mengingat pesatnya tuntutan akan konstruksi beton yang higher
strength, more durable, fire resistance, water retention, sound insulation, thermal insulation,
electric resistivity, serta abrasion resistance. Tulisan ini mengulas perkembangan dampak kegiatan
yang terkait dengan teknologi beton ringan kinerja tinggi yang terbuat dari substitusi parsial semen
oleh abu terbang (hasil pembakaran batu bara di PLTU) terhadap masyarakat. Abu terbang memiliki
unsur kimia (Si0 ) yang mampu membantu meningkatkan kinerja material beton serta dampak 2
positif kepada masyarakat dengan terdayagunakannya limbah (bahan yang tercampur udara) untuk
material beton. Terdayagunakannya deposit abu terbang secara langsung akan berperan serta dalam
kebersihan lingkungan sekitar fasilitas sistem produksi yang mengeluarkan limbah tersebut.
Kata kunci: Beton, Konstruksi , Teknologi, bahan bangunan
The development of concrete industry continues to increase the quality. The improvement of
concrete quality becomes necessary due to the rapid demand for higher strength concrete
construction, more durable, fire resistance, water retention, sound insulation, thermal insulation,
electric resistivity, and abrasion resistance. This paper reviews the impact of development activities
associated with the technology of high performance light weight concrete made from the partial
substitution of cement by fly ash (from burning coal inpower plant) to the community. Fly ash has a
chemical element (Si02), which can help to improve the performance of the concrete material and
has positive impacts to the community with the efficacy of waste (material that mixed air) for the
concrete material. The efficacy of fly ash deposit will directly participate in the environment
cleanproduction system facilities that emit waste.
Keywords: concrete, construction, technology. Material
PENINGKATAN KETAHANAN PANGAN DI DAERAH PERBATASAN : STUDI KASUS KABUPATEN BELU PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Sebagai salah satu daerah perbatasan di Indonesia, Kabupaten Belu berusaha untuk meningkatkan ketahanan pangan dengan menjadikan Kabupaten Belu sebagai salah satu alternatif lumbung pangan khususnya, dan Provinsi Nusa Tenggara Timur pada umumnya. Untuk menunjang hal tersebut rencana pembangunan bendung di Dusun Oetfo Desa Naekasa Kecamatan Tasifeto barat diharapkan dapat mengoptimalkan daerah irigasi seluas 500 ha. Pola tanam yang dikembangkan padi "“ palawija - palawija diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat yang mayoritas adalah petani. Kata Kunci : ketahanan pangan, bendung Oetfo, daerah irigasi
As one of the border areas in Indonesia, Belu regency is seeking to improve food security by making the Belu district an alternative barns in particular, and East Nusa Tenggara Province in general. To support this construction of the dam in the hamlet plan Oetfo Village West Tasifeto Naekasa District is expected to optimize the irrigation area of 500 ha. Rice cropping pattern developed- paddy - crops - crops are expected to improve the living standard of the majority of local people who are farmers.
Keywords: food security, Oetfo weir, irrigation area
KRITIK SASTRA CYBER
Kehadiran dan kecepatan perkembangan teknologi telah menyebabkan terjadinya proses
perubahan dalam segala aspek kehidupan. Demikian pula dalam kehidupan sastra terjadi proses
perubahan dalam karya, kritik, dan pembaca sastra. Sastra Indonesia turut memanfaatkan teknologi
komputer yang didukung sarana internet dan multimedia. Tulisan ringkas ini akan mendeskripsikan
seputar masalah sastra yang dipublikasikan melalui media komputer. Beberapa hal seperti penulis,
karya, dan corak kritik sastra multimedia menjadi topik utama yang akan dikemukakan dalam
makalah ini. Masalah yang diangkat seputar corak kritik, penulis, dan karya sastra apa saja yang
muncul dalam dunia maya. Tujuan penulisan adalah mendeskripsikan corak kritik, penulis, karya
sastra yang muncul dalam media komputer. Metodologi yang digunakan dalam penulisan ini adalah
pendekatan kritik sastra yang dikemukakan oleh Tanaka dalam Damono (1993), sedangkan metode
yang digunakan dalam tulisan ini adalah metode kualitatif.
Kata kunci: sastra cyber dan kritik sastra
The presence and the speed of technological development has resulted in the process of change
in all aspects of life. Similarly, The process happens in literature in the work, critics, and readers.
Indonesian literature also take advantage of computer technology supported internet and
multimedia facilities. This brief article will describe the problem on the published literature through
the medium of computer and internet. It presents the issues on the writers, works, and multimedia
style of literary criticism that appear in the virtual world. The objective is to describe the mode of
criticism, authors, literary works that appear in cybermedia. The methodology used in this paper is a
literary criticism approach proposed by Tanaka in Damono (1993), where as the method used in this
paper is a qualitative method.
Key words: cyber literature and literary criticis