Jurnal Sosioteknologi
Not a member yet
    592 research outputs found

    BRAND DEVELOPMENT STRATEGY OF MICRO SCALE SHOE INDUSTRIES BASED ON AUGMENTED REALITY FOR SMARTPHONE APPLICATION

    Get PDF
    One of the best fashion products made in Bandung is shoes. Bandung micro scale shoe industries have a great potential to reach international market. But it is still constrained by conventional product marketing. This research aims to explore digital information technology to develop digital product marketing. At this moment, digital marketing strategy has been able to reach the gaps that cannot be done through conventional strategy. This research focused on digital interaction development intended as a bridge for consumers to get product information through augmented reality. User can see the shape, material, and color closely resembling real shoes through augmented reality feature. This is the main solution offered in this research.Keywords: macro scale shoes, digital, marketing strategy, brand strategy, augmented realitySalah satu produk fesyen terbaik buatan Bandung adalah sepatu. Industri sepatu skala kecil memiliki potensi besar untuk menembus pasar internasional, tetapi masih terkendala pemasaran produk konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi teknologi informasi digital untuk mengembangkan pemasaran produk digital. Pada saat ini, strategi pemasaran digital telah mampu menjembatani kesenjangan yang tidak dapat diatasi dengan strategi konvensional. Penelitian ini difokuskan pada pengembangan interaksi digital yang ditujukan sebagai jembatan bagi konsumen untuk mendapatkan informasi produk melalui augmented reality. Pengguna dapat melihat bentuk, bahan, dan warna yang sangat mirip dengan sepatu yang sebenarnya melalui fitur augmented reality, sebuah solusi penting yang ditawarkan dalam penelitian ini.Kata kunci: industri sepatu, sistem informasi digital, pemasaran produk, augmented realit

    POTENSI DAN TANTANGAN BAHASA INDONESIA MENUJU BAHASA INTERNASIONAL

    Get PDF
    dan banyaknya pelaku bisnis yang datang ke Indonesia. Seiring dengan hal itu, bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi pun mulai berkembang dan banyak digunakan oleh penutur asing. Dengan demikian, bahasa Indonesia juga berpotensi menjadi bahasa internasional. Di Korea Selatan akhir-akhir ini terdapat kecenderungan masyarakat untuk mempelajari bahasa Indonesia. Akan tetapi, terdapat beberapa hambatan yang dialami orang Korea ketika belajar bahasa Indonesia. Untuk itu, penulis akan mengemukakan beberapa masalah dan memberikan saran yang belum terpikir oleh orang Indonesia. Semoga saran tersebut berguna bagi perkembangan bahasa Indonesia, khususnya untuk penutur asing. Penulis mengamati pengembangan bahasa Indonesia saat ini berorientasi pada penutur bahasa Indonesia saja, belum ada yang berorientasi pada penutur asing. Pengembangan bahasa Indonesia banyak dilakukan oleh pemerintah dan perguruan tinggi. Kiranya pemerintah memiliki langkah untuk menduniakan bahasa Indonesia dengan melakukan beberapa pembenahan tata bahasa dan membuat software untuk mempelajari bahasa Indonesia bagi penutur asing.Kata kunci: bahasa indonesia, korea selatan, bipaIn recent years, the economic growth of Indonesia has been remarkable, marked by the industrial development and the high number of business doers coming to Indonesia. In line with the country's economic advancement, bahasa Indonesia as a means of communication has been growing in its use among foreign users, making it potential to become an international language. In the Democratic Republic of Korea (commonly known as South Korea), learning Indonesian is no longer a surprise. However, in general there are also some challenges in learning bahasa Indonesia. Therefore, the researcher was interested to discuss several problems related to it, and to give suggestions not yet commonly found among Indonesians. It is expected that the suggestions contribute to the development of Bahasa Indonesia, especially among foreign users. The development of Bahasa Indoesia is mostly conducted by the government and universities. The government should take a strategic step to make Bahasa Indonesia used in the international world by conducting some grammatical improvement and creating a software of Bahasa Indonesia for foreign speakers.Keywords: indonesian language, south korea, bip

    KEPELAUTAN INDONESIA: PELUANG DAN TANTANGAN

    No full text
    Indonesia memegang peran penting dalam industri maritim dunia. Negara ini telah melakukannya melalui penyediaan pelaut untuk pasar utama perekrutan kru pelaut di Eropa, Amerika Utara dan Timur Jauh. Dalam hal kualitas, pelaut Indonesia berada di level yang sama dengan pelaut-pelaut dari Filipina, India, Vietnam, Sri Lanka, Bangladesh dan negara lainnya yang memproduksi pelaut, dikarenakan pusat pelatihan sesuai dengan standar atau persyaratan yang ditetapkan oleh Organisasi Maritim Internasional (IMO) yang tertulis dalam Standard of Training, Certification and Watchkeeping for Seafarers (STCW) 1995. Pasar kru pelaut di dunia meningkat bagi negara-negara pemasok selama dua puluh tahun terakhir karena generasi muda di negara-negara pasar kehilangan keinginan untuk menjadi pelaut pedagang. Mereka lebih suka bekerja di darat karena memiliki bahaya yang lebih kecil daripada bekerja dilaut. Namun, dalam kenyataannya, para pelaut Indonesia mengalami kesulitan dalam meraih kesempatan mati dikarenakan faktor kekurangan yang terdapat pada individu dan institusi. Filipina berada di daftar teratas; mereka adalah pilihan terbaik bagi pemilik kapal. Kemudian, India, Bangladesh dan Sri Lanka adalah pilihan berikutnya. Masalah individu mengacu kepada kompetensi pelaut dalam menjalankan tugasnya diatas kapal, sementara aspek kelembagaan berkaitan dengan kebijakan dan peraturan yang diterapkan oleh pemerintah untuk mendukung sektor ini.Kata kunci: Pelaut, STCW 1995, Sentral pelaut, Dokumen identitas tunggal, Agen pengawak                           Indonesia plays pivotal role in the world's maritime industry. The country has been doing so through supplying seafarers to main crewing market in Europe, North America and Far East. In term of quality Indonesian seafarers are in level playing field with those of Philippines, India, Vietnam, Sri Lanka, Bangladesh and other seafarers producing countries since its training centers comply with standards or requirements set up by the International Maritime Organization (IMO) written down in the Standard of Training, Certification and Watchkeeping for Seafarers (STCW) 1995. The world's crewing market is bullish for the supplying countries for the last twenty years because young generation in the market states loses eagerness to become merchant mariner. They prefer working onshore since it poses less danger than of the off shore. Nevertheless, in reality, the Indonesian seafarers encounter difficulties in grabbing the opportunity die to several individual and institutional lacks. Filipinos are on top of the list; they are the best choice for shipowners. Then, Indians, Bangladeshies and Sri Lankan are the next option. The individual problem is due to seafarer's competency in carrying out his duty onboard a vessel, while the institutional aspect deals with policy and regulations adopted by the government to support the sector.Key word: seafarer, STCW 1995, seamen center, Single Identity Document, manning agen

    Berpikir Desain: Pendekatan Holistik di dalam Pemecahan Masalah pada Masyarakat Agraris/Maritim Indonesia

    Get PDF
    AbstrakPermasalahan yang muncul di dalam kehidupan masyarakat Indonesia semakin hari semakin kompleks. Perkembangan teknologi dan kehidupan masyarakat seakan-akan berjalan sebagai sesuatu yang terpisah. Oleh sebab itu, diperlukan paradigma baru di dalam pemecahan masalah-masalah yang ada. Berpikir desain (Design thinking) adalah cara berpikir holistik yang mampu menghasilkan gagasan dan ide kreatif bagi pemecahan persoalan yang ada di masyarakat. Design thinking yang dimaksud di sini adalah bukan cara berpikir desain yang khusus seperti di desain produk, desain interior, desain grafis, atau desain engineering. Akan tetapi, berpikir desain di sini adalah desain dengan domain yang lebih luas yang melibatkan pendekatan multidisiplin. Paradigma ini diharapkan dapat membuka peluang pemecahan masalah dengan menggunakan pendekatan yang holistik dan berbasis kelokalan Indonesia.

    PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA INTERNAL PORTAL PT DIRGANTARA INDONESIA TERHADAP CITRA PERUSAHAAN

    Get PDF
    Penelitian ini membahas pengaruh penggunaan media internal portal PT Dirgantara Indonesia terhadap citra perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui seberapa besar pengaruh penggunaan media internal portal PT Dirgantara Indonesia terhadap citra perusahaan. Penelitian ini menggunakan beberapa teori yang relevan seperti komunikasi, public relation, penggunaan media, dan citra perusahaan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi penelitian ini adalah karyawan PT Dirgantara Indonesia dengan responden sebanyak 160 orang karyawan. Dalam menentukan sampel, digunakan metode nonprobability sampling dengan purpossive sampling. Sementara itu, metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif, uji hipotesis parsial, regresi sederhana, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan media internal portal PT Dirgantara Indonesia memiliki pengaruh yang signifikan terhadap citra perusahaan dengan persentase sebesar 70,6%. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi penggunaan media internal portal PT Dirgantara Indonesia, semakin tinggi dan positif pandangan karyawan terhadap citra perusahaan dalam persepsi mereka.Kata Kunci: media internal, public relation, citra perusahaanThis research discusses the influence of the use of internal media Portal of PT Dirgantara Indonesia to the corporate's image. The purpose of this research is to find the influence of the use of internal media Portal PT Dirgantara Indonesia to the corporate's image. This research used descriptive quantitative research. The population of this research is the employees of PT Dirgantara Indonesia with 160 respondents. The nonprobability sampling method by purpossive sampling had been used to determine the samples' number of this research. The analysis method used was descriptive analysis, partial hypotheses test, coefficient correlations, simple regression and coefficient determination. The results of this research reveals that the use of internal media Portal PT Dirgantara Indonesia has a significant influence on the image of the corporate with a percentage of 70,6%, while the rest of 29,4 % is influenced by factors other than the variables use in this research .Keywords: internal media, public relation, corporate imag

    ANALISIS IMPLEMENTASI CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DI PT BIO FARMA

    Get PDF
    CSR merupakan komitmen perusahaan untuk bertindak etis terhadap pemangku kepentingan secara langsung maupun tidak langsung untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan para pihak yang terkait dengan mempertimbangkan aspek sosial, ekonomi dan lingkungan dari aktivitas perusahaan. CSR dipahami sebagai kewajiban pemenuhan aturan yang harus  dilakukan perusahaan tanpa memahami esensinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program CSR di PT Bio Farma berdasarkan observasi di lapangan, merekomendasikan strategi yang tepat sasaran dan tujuan dalam implementasi CSR bagi perusahaan di Desa Sukamulya, Kabupaten Sukabumi. Secara umum metode kerja dalam penelitian ini dibagi menjadi dua tahap, yaitu tahap evaluasi menggunakan kerangka konseptual dengan analisis deskriptif serta rekomendasi teknis dan tahap penyusunan rekomendasi strategi, menggunakan analisis SWOT. Berdasarkan sintesis kerangka konseptual, dari 17 kriteria, sebanyak 12 telah dipenuhi oleh implementasi CSR PT Bio Farma di Desa Sukamulya dengan hasil yang memuaskan. Analisis SWOT menunjukkan bahwa posisi strategis CSR PT Bio Farma di Desa Sukamulya adalah Agressive (poin 3,25; 2,20). Berdasarkan hasil tersebut, maka usulan strategi pengembangan yang dapat diterapkan, yaitu mengembangkan pertanian terpadu yang terintegerasi dengan budidaya ikan koi, meningkatkan produktivitas budidaya ikan koi, agar dapat dipasarkan lebih luas di dalam dan luar negeri  dan membuka lapangan kerja yang baru berdasarkan potensi desa di bidang pertanian dan perikanan Kata kunci : CSR, Implementasi, BUM

    PENGARUH SIKAP DAN KARAKTERISTIK KONSUMEN TERHADAP PENGGUNAAN PONSEL PINTAR LAYAR SENTUH

    Get PDF
    Pesatnya kemajuan teknologi  membawa dampak pada bermunculannya perangkat teknologi berspesifikasi canggih dengan fungsi yang kompleks, salah satunya adalah produk ponsel pintar (smartphone). Hal ini dapat membingungkan pengguna dalam hal persepsi, ekspektasi dan kegunaan produk. Penelitian ini bersifat eksploratori, yang mencoba menggali keterkaitan antara sikap dan karakteristik pengguna dalam beradaptasi dengan perangkat teknologi. Adapun alat ukur yang diujicobakan adalah berdasarkan pendekatan TAM model, yang mencakup aspek: behavioral control, barriers, social norms, perceived enjoyment, perceived usefulness, intention to use. Alat ukur diujikan melalui metode kuesioner dengan 5 skala likert, dan disebarkan pada 110 responden. Hasil temuan membuktikan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kelamin dengan sikap terhadap penggunaan perangkat teknologi.  Diharapkan dari studi pendahuluan yang telah dilakukan ini, memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi pengembangan desain smartphone agar tidak hanya berfokus pada kemajuan teknologi produk semata, namun juga mengindahkan pengalaman pengguna selama mengoperasikan produk.Kata kunci: TAM model, smartphone, daya guna, sikap dan karakteristik konsumen  ABSTRACT The rapid of technological advances, have an impact on the emergence of technologies with sophisticated  specifications and complex functions, such as smartphones. It can be confusing to the user in terms of perceptions, expectations and usability of the product. This study tried to explore the relation between attitudes and characteristics of users to adapt to technological devices. The investigation used the measuring instrument TAM model, that includes aspects: behavioral control, barriers, social norms, perceived enjoyment, perceived usefulness, intention to use. This measuring tool was tested through questionnaire in 5 Likert scale, and distributed to 110 participants. The findings prove that there is a significant relationship between gender and attitudes toward the use of technological devices. The result of this preliminary studies, could provide a useful contribution to the development of smartphone design that not only focuses on technological advances, but also consider to the user experience during operate the product.Keywords: TAM models, smartphones, usability, consumer attitudes and characteristic

    KOMUNIKASI NON VERBAL BANGUNAN KOLONIAL DI PERKEBUNAN TEH JAWA BARAT

    Get PDF
    Penelitian ini mengenai komunikasi nonverbal tata bangunan kolonial di kehidupan masyarakat dan lingkungan perkebunan teh. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran tentang keterkaitan antara lingkungan fisik dengan identitas orang yang tinggal di lingkungan tersebut seperti asumsi komunikasi nonverbal.Penelitian ini berargumen bahwa lingkungan fisik berpengaruh terhadap identitas individu yang tinggal didalamnya. Informasi dan data penelitian ini merupakan hasil observasi lapangan dan wawancara mendalam, didukung dokumentasi artifak-artifak fisikal bersejarah dari masa penjajahan Belanda dan foto-foto maupun tulisan-tulisan tentang sejarah perkebunan. Kesemuanya berkaitan dengan Teori Paskakolonial.Sebagai sebuah studi kasus instrumental maka teknik analisis data dalam penelitian ini adalah dengan membandingkan antara daerah perkebunan di wilayah Malabar dengan wilayah Subang. Validasi data menggunakan teknik triangulasi sumber yaitu orang-orang yang paham realitas tata bangunan di lingkungan perkebunan, yaitu orang yang tinggal dan berinteraksi dengan bangunan tersebut dalam jangka waktu yang cukup lama.Hasil penelitian memunculkan temuan-temuan yang diharapkan dapat memberikan masukan mengenai kajian komunikasi nonverbal terutama aspek bangunan sebagai physical environment-appearance terhadap kehidupan di perkebunan teh. Terutama kaitannya dengan Teori Pascakolonial dan identitas penduduk setempat. Kata kunci: komunikasi non verbal, identitas, teori paskakolonial, perkebunan teh   Abstract This research focused on nonverbal communication in the life of native people in tea plantation under colonial ideology. The aim of this research is to explain the linkage between identity and physical environment as the assumption of nonverbal communication theory.Research argued physical environment has effect on individual identity who lived in that area for generations. Information and data obtained from field observation, in-depth interview, photo documentation, Dutch colonialism literature and the history of Dutch colonialism in Indonesia.As an instrumental case study, researcher used comparative data analysis technic, between tea plantation area in Malabar and Subang. Data validation used source triangulation with source from native people who live in tea plantation for generations. Most of them are third generations of tea plantation worker.Result showed  there are linkage between physical environment appearance towards workers life in tea plantation especially in relation to postcolonial theory and identity. Keywords: nonverbal communication, identity, postcolonial theory, and tea plantation

    FENOMENA MEME DI MEDIA SOSIAL (STUDI ETNOGRAFI VIRTUAL POSTING MEME PADA PENGGUNA MEDIA SOSIAL INSTAGRAM)

    Get PDF
    Media sosial belakangan ini menjadi fenomena media baru yang digemari oleh masyarakat Indonesia khususnya kaum remaja hingga dewasa. Karakteristik media sosial yang bersifat maya seringkali menghasilkan fenomena-fenomena yang booming dikalangan pengguna media sosial itu sendiri bahkan khalayak luas. Dalam penelitian ini, peneliti tertarik untuk meneliti fenomena meme di media sosial Instagram. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan studi etnografi virtual. Adapun informan dalam penelitian ini adalah pengguna Instagram yang melakukan aktivitas posting meme menggunakan foto selfie dirinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada lima motif yang melatarbelakangi pengguna Instagram dalam melakukan aktivitas posting meme, yakni motif ingin tahu, motif menghibur, motif cinta, motif ekspresi dan motif harga diri. Selain itu, dalam memaknai aktivitas posting meme yang dilakukan oleh pengguna Instagram, peneliti menemukan tiga poin utama, yaitu merasa diperhatikan followers, merasa memberikan informasi ke followers serta mendapatkan pengalaman baru. Sehingga dapat dikatakan bahwa fenomena meme merupakan salah satu fenomena dimana pengguna menyampaikan pesan dalam bentuk baru dengan menggabungkan bahasa verbal dengan komunikasi nonverbal (ekspresi).Kata kunci: etnografi virtual, makna, meme, motif, posting mem

    Kajian Sistem Operasi Tersinergi Bakamla sesuai Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2014 Tentang Kelautan

    No full text
    Dalam rangka penegakan hukum di wilayah perairan dan wilayah yurisdiksi, khususnya dalam melaksanakan patroli keamanan dan keselamatan di wilayah perairan dan wilayah yurisdiksi Indonesia sesuai UU  no 32 tentunya Badan Keamanan Laut Indonesia  yang merupakan  revitalisasi dan penguatan kapasitas  kelembagaan dari Badan Koordinasi Keamanan Laut perlu pola pelaksanaan operasi bersama keamanan laut dimana Gelar Kekuatan operasi Bersama Kamla yang selama ini dilakukan apakah sudah sesuai dengan banyaknya jenis  kejadian yang terjadi di wilayah perairan yuridiksi Indonesia baik itu pelanggaran bahkan kecelakan laut

    470

    full texts

    592

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Sosioteknologi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇