Jurnal Sosioteknologi
Not a member yet
    592 research outputs found

    POLA KOMUNIKASI PROSESI MARHATA SINAMOT PADA PERNIKAHAN ADAT BATAK TOBA DALAM MEMBENTUK IDENTITAS BUDAYA SUKU BATAK TOBA DI BANDUNG

    Get PDF
    Marhata Sinamot merupakan kegiatan adat yang membicarakan mahar dan perlengkapan pesta agar terlaksana pernikahan secara adat Batak Toba. Di daerah asal kegiatan dilakukan berbeda hari, namun di Bandung disatukan dengan hari Martumpol (tunangan) untuk menghemat waktu karena kesibukan di kota. Penelitian ini bertujuan menjelaskan pola komunikasi Marhata Sinamot di Bandung, Jawa Barat.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan paradigma konstruktivisme. Data diperoleh melalui observasi dan hasil wawancara dengan ketua bidang adat, Raja Parhata dan pengantin yang diuji kebenarannya dengan triangulasi waktu dan dianalisis dengan mereduksi, menyajikan dan menyimpulkan data.Hasil penelitian yang diperoleh yaitu pola komunikasi dimensi sosial menunjukkan komunikasi yang akrab dalam penentuan Raja Parhata dan dimensi konsep menunjukkan suasana ketat hukum adat dan memiliki simbol dan makna sebagai komunikasi verbal dan nonverbal sehingga membentuk identitas Batak Toba di Bandung.Pola komunikasi dimensi sosial dan konsep tersebut mampu membentuk identitas budaya Batak Toba di Bandung dan membedakannya dengan daerah asal. Kata Kunci : Marhata Sinamot, pola komunikasi, identitas buday

    KEPUASAN MAHASISWA TELKOM UNIVERSITY DALAM PENANGANAN KELUHAN BERBASIS MEDIA SOSIAL FACEBOOK

    Get PDF
    Semakin berkembangnya zaman, perkembangan penggunaan Teknologi Komunikasi dan Informasi (TIK) juga semakin meningkat. Salah satu contohnya yaitu dengan kehadiran new media sebagai media berbasis jaringan internet yang menghubungkan satu individu dengan individu lain. New Media saat ini juga telah digunakan oleh Direktorat Sistem Informasi Telkom University sebagai media handling complaint dengan nama yaitu grup Facebook Helpdesk Direktorat Sisfo. Tujuan penelitian ini untuk mencari tahu seberapa besar tingkat kepuasan mahasiswa Telkom University dalam penanganan keluhan tersebut dan indikator apa saja yang telah memenuhi kepuasan dan masih belum memenuhi kepuasan mahasiswa Telkom University. Metode yang digunakan yaitu penelitian deskriptif kuantitatif dengan analisis data melalui perhitungan mean, ANOVA dan t-test independent. Hasil penelitian menunjukkan dari lima indikator penilaian kepuasan, indikator kesesuaian informasi dan teknologi telah mencapai puas (rata-rata nilai > 3), sedangkan indikator respon, empati dan kenyamanan masih dinyatakan tidak puas (rata-rata nilai < 3). Secara keseluruhan, skor rata-rata kepuasan mahasiswa yaitu 2,95 yang berarti apa yang diharapkan oleh mahasiswa masih belum dapat terpenuhi. Hasil penelitian menunjukkan tiga Prodi dan Fakultas yang memiliki nilai puas (> 3) dan empat Prodi dan Fakultas yang memiliki nilai tidak puas (< 3). Berdasarkan jenis kelamin, mahasiswa memiliki kepuasan yang lebih dengan nilai 3,00 dibanding mahasiswi yang nilai rata-ratanya yaitu 2,92

    ANALISIS STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN SMB TELKOM UNIVERSITY TAHUN 2015/2016 MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM

    No full text
    Marketing communications is something that must be implemented in company. Differentiation and development of the market that getting forward demanding company more wise in the conduct of marketing communications strategy. Currently many companies using social media as marketing communications media. Also Telkom University, as a universities based on ICT, Telkom University want to communicate messages by social media. One of the these social media is instagram. Instagram is the application of social media at smartphone and the function have almost the same as others social media, but the difference lies in the taking of photos and can share information on other users. This research aims to review and analyze the strategy of marketing communications SMB Telkom University in 2015/2016 throught instagram and to knows message strategy and media strategy used by Marketing Telkom University in marketing communication via Instagram. This research used qualitative descriptive method. This research found that there are several steps messages and strategies of media used by Marketing Telkom University in his marketing communications through instagram

    KEPUASAN MAHASISWA TELKOM UNIVERSITY DALAM PEMANFAATAN SITUS SMB.TELKOMUNIVERSITY.AC.ID SEBAGAI MEDIA INFORMASI

    Get PDF
    Proses komunikasi saat ini semakin berkembang dengan memanfaatkan teknologi yang memadukan antara teknologi informasi dan teknologi komunikasi sehingga muncul istilah Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Teknologi tersebut melahirkan sebuah sarana yaitu internet. Masyarakat menggunakan media, didasari oleh motif sebagai harapan khalayak ketika menggunakan media, dan kesenjangan kepuasan khalayak setelah menggunakan media. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui motif informasi, motif identitas pribadi, motif integrasi dan interaksi sosial, dan motif hiburan, serta mengetahui tingkat kepuasan pada mahasiswa Universitas Telkom dalam menggunakan situs smb.telkomuniversity.ac.id. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah terjadinya kesenjangan kepuasan dari skor rata-rata Gratification Sought dan Gratification Obtained. Untuk motif informasi diperoleh skor 3,22>3,14 dan untuk motif identitas pribadi diperoleh skor 3,23>3,16, sehingga terjadi kesenjangan bahwa media tidak memuaskan (GS>GO). Integrasi dan interaksi sosial diperoleh skor 2,69<2,73, dan hiburan diperoleh skor 2,72<2,80, sehingga terjadi kesenjangan yang memuaskan (GS<GO).Kata kunci: informasi, teknologi informasi dan komunikasi, motif, kesenjangan kepuasanToday communication process is developing by utilize technology which combined information technology and communication technology, thus appears new term named Information and Communication Technology (ICT), which led a means named internet. People uses the media, caused by the motif as audience expectation when they used the media and discrepancy gratification of audience after use the media. The purpose of this study was to determine the motive information, motif personal identity, motif integration and social interaction, and motif entertainment, as well as determine the level of satisfaction Telkom University's student in the use of smb.telkomuniversity.ac.id website.The method used in this research is a descriptive survey with quantitative approach. The results of this research is there is a discrepancy gratification from average score of Gratification Sought (GS) and Gratification Obtained (GO). For information the score is 3,22>3,14 and for personal identity, the score is 3,23>3,16 thus appears that the media is unsatisfaction because the score of GS>GO. For the social integration and interaction, the score is 2,69>2,73 and entertainment the score is 2,72<2,80, thus appears that the discrepancy gratification is satisfaction (GS<GO).Keywords: information, information and communication technology, motif, discrepancy gratificatio

    Membongkar Makna Lilin Dalam Iklan "Greeting AirAsia Belasungkawa" Oleh Kompas Gramedia

    Get PDF
    Kecelakaan yang menimpa maskapai AirAsia dengan nomor penerbangan QZ 8501 dari Bandara Juanda Surabaya menuju Bandara Changi Singapura pada tanggal 28 Desember 2015 menimbulkan banyak reaksi simpati dari berbagai kalangan. Salah satu bentuk simpati muncul dari perusahaan media yaitu Kompas Gramedia dengan membuat iklan berjudul "Greeting AirAsia Belasungkawa". Iklan ini dibuat oleh Kompas Gramedia sebagai bentuk rasa belasungkawa terhadap kecelakaan AirAsia QZ 8501. Dalam penelitian ini, peneliti tertarik untuk membongkar makna yang terkandung pada lilin dalam iklan "Greeting AirAsia Belasungkawa" yang diperkuat oleh teks, background serta backsound di dalamnya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan paradigma kritis yang menggunakan teknik analisis semiotika Roland Barthes. Menurut Roland Barthes, terdapat tiga tahap dalam menganalisis sebuah tanda, yaitu denotasi, konotasi serta mitos atau ideologi. Hasil penelitian ini mengungkap bahwa teks, background, dan backsound di dalam iklan "Greeting AirAsia Belasungkawa" menciptakan dan memperkuat makna yang terkandung pada lilin. Penelitian ini juga menunjukkan berbagai mitos tentang lilin, teks, background, dan backsound yang berkaitan dengan ideologi pada iklan "Greeting AirAsia Belasungkawa" dalam hubungannya dengan perusahaan media Kompas Gramedia sebagai pembuat iklan.

    Mengobarkan Kembali Api Pancasila

    Get PDF
    Buku dengan judul Mengobarkan Kembali Api Pancasila yang merupakan kumpulan tulisan di harian Kompas ini ditulis seorang negarawan Sayidiman Suryohadiprojo. Penulis mengungkapkan keprihatinannya ter-hadap bangsa Indonesia yang dipandang semakin menjauh dari cita-cita kemerdekaan dan tentang pentingnya menjadikan Pancasila sebagai kenyataan dalam kehidupan berbangsa. Buku yang diterbitkan beberapa bulan sebelum pelaksanaan pemilihan umum 2014 ini diharapkan dapat dibaca para calon pemimpin dan elit politik pada rezim berikutnya karena berisi pesan-pesan substansial mengenai kondisi terkini bangsa. Selain itu, buku ini berisi pentingnya merefleksikan kembali tujuan negara agar sesuai dengan pandangan dan dasar negara Pancasila

    KONTRIBUSI HIDROGRAFI UNTUK MEMPERKUAT EARLY WARNING SYSTEM KEAMANAN LAUT

    Get PDF
    Early warning system (sistem peringatan dini) keamanan laut yang dibangun oleh Bakamla merupakan suatu sistem yang mengintegrasikan parameter bahaya pelayaran sehingga kegiatan pelayaran dapat terhindar dari bahaya. Pembangunan sistem peringatan dini ini sesuai dengan Perpres Nomor 39 Tahun 2013 tentang Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2014 khususnya pada Buku II, Bab VII Pertahanan dan Keamanan, Pasal F. Sistem peringatan dini yang dimiliki Bakamla saat ini menampilkan data gelombang dan angin sebagai parameter bahaya. Seiring perkembangan teknologi, sistem peringatan dini yang sudah dibangun oleh Bakamla memerlukan penajaman. Peran bidang keilmuan hidrografi diperlukan dalam proses penajaman tersebut. Proses tersebut dilakukan dengan menambahkan parameter-parameter bahaya dan menyesuaikan metode pengukuran dengan tingkat ketelitian yang lebih baik.Kata kunci: bakamla, hidrografi, sistem, peringatan, pelayaranThe early warning system which has been built by Bakamla is an integrated system that integrates the parameters of sail hazard in order to avoid accidents from happening. The development of this early warning system is based on the Government's Regulation i.e. Perpres No. 39 in 2013 about the Government's plan for the year of 2014, specially in 2nd book, chapter 7th, in which security and safety aspects are obviously stated and must be concerned. The recent early warning system Bakorkamla owns displays data such as waves and winds as the hazard parameters. Along with the development of technology, the early warning system Bakorkamla has built needs enhancement. To do this, hydrography, as a branch of science is needed. The process can be done by adding more the hazard parameters and by finding a suitable measurement method with higher level of accuracy.Keywords:bakamla, hydrographi, system, warning, sai

    CASTING CRITICAL THINKING IN CRITICAL READING INSTRUCTION

    Get PDF
    Tulisan ini adalah kajian mengenai sejumlah konsep yang dianggap terkait erat dengan membaca kritis dan berpikir kritis. Membaca kritis akan ditinjau dari berbagai definisi yang meliputi keterampilan yang melibatkan berbagai jenis dan tingkat ranah kognitif. Untuk mengantisipasi konsep yang berbeda dari membaca kritis dan kesalahpahaman antara membaca kritis dan bacaan lainnya, dilakukan perbandingan sebagai bagian dari kajian. Selain itu juga dibahas apa yang dapat mempengaruhi jenis bacaan yang dibutuhkan. Terlepas dari kemungkinan konsep yang berbeda mengenai membaca kritis, dipandang perlu untuk melihat secara dekat konsep membaca itu sendiri. Sebagai proses mental, berpikir kritis merupakan salah satu topik penting untuk dipaparkan. Oleh karena itu, memahami unsur-unsur pemikiran dapat digunakan lebih jauh untuk menganalisis proses berpikir. Mengenai kebutuhan untuk menerapkan proses yang lebih mudah diidentifikasi, dilakukan kajian yang menggabungkan pemikiran kritis dengan keterampilan atau aspek-aspek lain untuk melihat efektivitas dari berpikir kritis. Karena kajian ini dimaksudkan untuk menempatkan pemikiran kritis agar bersinergi dengan membaca kritis, penting untuk membangun pemahaman yang lebih dalam mengenai kualitas apa yang harus dimiliki pembaca yang kritis. Dengan demikian perbedaan antara pembaca kritis dan pembaca nonkritis juga akan ditinjau sehingga akan terlihat jelas kualitas apa yang diharapkan dari seorang pembaca yang kritisKata kunci: membaca, kritis, kemampuan,This paper is a review of a number of concepts considered closely related to both critical reading and critical thinking. Critical reading will be reviewed in terms of its various definitions covering various skills entailing different kinds and levels of cognitive domain. To anticipate different concepts of critical reading and misconception between critical reading and any other readings, the comparisons between them will also be reviewed. In addition, what may influence the type of reading needed will also be discussed. Apart from possible different concepts of critical reading, it is also significant to look closely at the concept of reading itself. As a mental process, critical thinking is one of the significant topics to clarify. Therefore, understanding elements of thought can be further used to analyse thinking process. Regarding the need to have a more identifiable process, a number of studies incorporating critical thinking with other skills or aspects will also be reviewed to see the effectiveness of critical thinking. As this study is intended to put critical thinking in synergy with critical reading, it is significant to build deeper understanding of what quality a critical reader should have. Thus the difference between critical readers and non-critical readers will also be reviewed, giving a clear direction of what quality is expected from a critical reader.Keywords: reading, critical, skil

    Indeks Pengarang dan Indeks Subjek 2015

    No full text

    GENDER DAN PLACE ATTACHMENT PADA COFFEE SHOP DI BANDUNG (STUDI KASUS ROEMAH KOPI)

    No full text
    ABSTRAKCoffee shop saat ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat untuk menikmati kopi, tetapi telah menjadi tempat bersosialisasi, hiburan dan produktivitas. Beberapa pengunjung coffee shop memiliki kecenderungan untuk beraktivitas dan menghabiskan waktu di coffee shop secara berkala, sehingga secara tidak sadar penggunaan ruang yang berulang dapat menciptakan keterikatan emosi pada tempat (place attachment). Penelitian ini membahas tentang tingkat keterikatan terhadap ruang antara responden laki-laki dan perempuan di coffee shop. Metode penelitian pendekatan kualitatif survey dengan menyebarkan kuisioner kepada 36 orang pengunjung coffee shop, menggunakan metode analisis uji beda rata-rata dua sampel independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keterikatan terhadap ruang di Roemah kopi tergolong dalam kategori sedang dan hasil hipotesa tidak terbukti karena tidak terdapat perbedaan tingkat keterikatan antara responden laki-laki dan perempuan. Penelitian ini memberikan referensi untuk penelitian lebih lanjut tentang place attachment pada ruang publik. Kata kunci : gender, place attachment, coffee shop. ABSTRACTCoffee shop today not only serves as a place to enjoy coffee, but it has become a place to socialize, entertainment and productivity. Some visitors coffee shop has a tendency to move and spend time at the coffee shop on a regular basis, and did not realize that repeated use of space can create emotional attachment to place (place attachment). This study discusses the level of attachment to the space between respondents men and women in the coffee shop. Survey research methods qualitative approach by distributing questionnaires to 36 visitors coffee shop, using different test analysis the average of two independent samples. The results showed that the level of attachment to the space in the coffee Roemah classified in the category of medium and outcome hypothesis is not proven because there is no difference between the level of attachment of respondents male and female. This study provides a reference for further research on place attachment in a public space. Keywords: gender, place attachment, coffee shop

    470

    full texts

    592

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Sosioteknologi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇