JANE - Jurnal Administrasi Negara
Not a member yet
    158 research outputs found

    IMPLEMENTASI KEBIJAKAN BANTUAN LANGSUNG TUNAI DANA DESA DI DESA CIBURUY KECAMATAN BAYONGBONG KABUPATEN GARUT TAHUN 2022

    Get PDF
    Penelitian ini menjelaskan tentang implementasi kebijakan bantuan langsung tunai dana desa di desa Ciburuy kecamatan Bayongbong kabupaten Garut tahun 2022. Penggunaan dana desa untuk tahun 2022 difokuskan pada upaya pemulihan ekonomi nasional, Kebijakan bantuan langsung tunai dana desa merupakan bantuan yang bersumber dari dana desa. kebijakan ini bertujuan untuk mempertahankan kemampuan daya beli penduduk miskin di desa, menghindari terjadinya tingkat pengangguran yang tinggi, serta melindungi masyarakat dengan pendapatan per kapita yang rendah agar dapat menjaga ketahanan sosial mereka. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana implementasi kebijakan bantuan langsung tunai dana desa di desa Ciburuy kecamatan Bayongbong kabupaten Garut tahun 2022. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah faktor keberhasilan implementasi kebijakan dari Said Zainal Abidin (2019) yang dapat dilihat dari beberapa faktor di antaranya adalah yang pertama faktor internal yaitu kondisi kebijakan dan faktor-faktor pendukung selanjutnya faktor eksternal yaitu kondisi lingkungan dan pihak-pihak yang terkait. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa walaupun dalam penyelenggaraan kebijakan bantuan langsung tunai dana desa di desa Ciburuy kecamatan Bayongbong kabupaten Garut tahun 2022 sudah dilaksanakan sesuai dengan peraturan masih terdapat beberapa aspek-aspek yang belum dilaksanakan secara maksimal yaitu dalam faktor internal kebijakan pada aspek keuangan, aspek logistik, dan aspek partisipasi.Kata kunci: Implementasi, Kebijakan; Bantuan langsung tunai dana des

    SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA MANUSIA DI BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN, PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DAERAH KABUPATEN SUMEDANG

    Get PDF
    Sumber daya manusia merupakan faktor yang sangat penting bagi Bappppeda Kabupaten Sumedang termasuk pegawai honorer. Dalam mengawasi serta menilai sejauh mana kinerja pegawainya khususnya para pegawai honorer, Bappppeda Kabupaten Sumedang saat ini menggunakan aplikasi Sidak dengan tujuan untuk meningkatkan efektivitas pengawasan serta penilaian terhadap kinerja dari pegawai honorer di Bappppeda Kabupaten Sumedang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aplikasi Sidak di Bappppeda Kabupaten Sumedang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Sidak merupakan aplikasi sistem informasi sumber daya manusia yang didalamnya terdapat absensi dan Laporan Harian Kerja dari pegawai Honorer di Bappppeda Kabupaten Sumedang. Sebagai sebuah sistem informasi SDM, aplikasi Sidak memiliki indikator atau komponen fungsional dalam sistem tersebut diantaranya pertama fungsi masukan, dimana fungsi masukkan pada aplikasi Sidak merupakan proses memasukkan data atau informasi yang berkaitan dengan pegawai honorer serta absensi dan LHK. Kedua fungsi pemeliharaan data, dimana fungsi ini merupakan fungsi dimana setelah absensi dan LKH pegawai honorer dimasukkan ke dalam sistem informasi, selanjutnya server aplikasi Sidak akan memperbaharui serta menambahkan data baru tersebut ke dalam basis data yang sudah ada. Ketiga fungsi keluaran, dimana fungsi ini berupa laporan absensi dan LHK pegawai Honorer di Bappppeda Kabupaten Sumedang. Human resources are a very important factor for the Bapppeda Sumedang Regency, including honorary employees. In monitoring and assessing the extent of the performance of its employees, especially honorary employees, the Bapppeda Sumedang Regency is currently using the Sidak application with the aim of increasing the effectiveness of supervision and assessment of the performance of honorary employees at the Bapppeda Sumedang Regency. The aim of this research is to describe the Sidak application in Bapppeda Sumedang Regency. The method used in this research is a qualitative method with a descriptive approach. The research results show that the Sidak application is a human resources information system application which contains attendance and daily work reports from honorary employees at Bapppeda Sumedang Regency. As an HR information system, the Sidak application has indicators or functional components in the system, including the first input function, where the input function in the Sidak application is the process of entering data or information related to honorary employees as well as attendance and LHK. Second, the data maintenance function, where this function is a function where after the absences and LKH of honorary employees are entered into the information system, then the Sidak application server will update and add the new data to the existing database. The three output functions are in the form of absenteeism and LHK reports for honorary employees at Bapppeda Sumedang Regency

    STAKEHOLDERS' INTERESTS IN POLICY IMPLEMENTATION: A CASE STUDY OF REGIONAL ASSET MANAGEMENT IN BANTEN PROVINCE

    Get PDF
    Stakeholders' interests play a pivotal role in policy implementation, particularly in the management of regional assets. This study aims to analyze the interests affected during the implementation of regional asset management policies in Banten Province. Using a qualitative approach, the research explores the dynamics among involved actors, the prioritization of different interests, and their impacts on policy success. Data were collected through in-depth interviews, document analysis, and field observations. The findings reveal that conflicting interests among stakeholders—such as local governments, legislative bodies, and the public—significantly influence the effectiveness of policy implementation. This study provides strategic recommendations to enhance collaboration among actors to achieve more transparent and efficient regional asset management

    PENGUKURAN KINERJA DI DINAS LINGKUNGAN HIDUP KOTA CIREBON

    Get PDF
    Pengukuran kinerja dijadikan penilaian hasil akhir atas pelaksanaan kegiatan terhadap target dan tujuan. Hasil penilaian kinerja Dinas Lingkungan Hidup Kota Cirebon tahun 2020 - 2021 masih menunjukkan belum mencapai kategori “A”. Sebagaimana seharusnya melakukan pengukuran kinerja dapat membantu memperbaiki kinerja pemerintah. Sehingga tujuan penelitian ini adalah penulis ingin mengetahui pelaksanaan pengukuran kinerja di Dinas Lingkungan Hidup Kota Cirebon. Penulis menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penulis melakukan pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara yang ditentukan informannya melalui pendekatan purposive sampling. Kemudian melakukan analisis data dengan cara mereduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitiannya ditemukan dinas melakukan pengukuran kinerja yaitu berupa dalam bentuk laporan kinerja yang mengukur target kinerja dinas dan pengukuran kinerja untuk pencapaian target sasaran organisasi. Serta pengukuran kinerja dengan evaluasi dan monitoring berdasarkan evaluasi Renja atas perencanaan kerja. Dapat disimpulkan bahwa dinas cukup sesuai dalam melaksanakan pengukuran kinerja, namun masih belum memaksimalkan pengukuran kinerja dengan pendekatan value for money. Performance measurement is used as an assessment of the final results of the implementation of activities against targets and goals. The results of the performance assessment of the Cirebon City Environment Service for 2020 - 2021 still show that they have not yet reached the “A” category. As it should performance measurement can help improve government performance. So the purpose of this study is that researchers want to know the implementation of performance measurement in the Cirebon City Environment Service. Researchers used qualitative methods with a descriptive approach. The author collects data by means of observation, interviews determined by the informants through a purposive sampling approach. Then perform data analysis by reducing data, presenting data, and drawing conclusions. The results of his research found that the agency conducts performance measurements, namely in the form of performance reports that measure office performance targets and performance measurements for achieving organizational targets. Monitor based on Renja's evaluation of work planning. It can be concluded that the agency is quite suitable in carrying out performance measurement, but still has not maximized performance measurement with this approach value for money

    PERENCANAAN PROGRAM PENINGKATAN KUALITAS DAN PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PADA DINAS TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI PROVINSI JAWA BARAT (STUDI PADA PELATIHAN KERJA MANDIRI)

    Get PDF
    Penelitian ini mengenai Perencanaan Program Peningkatan Kualitas dan Produktivitas Tenaga Kerja pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat. Latar belakang penelitian ini Jawa Barat memiliki jumlah penduduk tertinggi di Indonesia dan memiliki tantangan yang besar untuk mengatasi jumlah pengangguran. Dalam target Program Peningkatan Kualitas dan Produktivitas Tenaga Kerja masih terdapat target yang belum tercapai, penelitian ini berusaha mengetahui bagaimana perencanaan Program Peningkatan Kualitas dan Produktivitas Tenaga Kerja. Penelitian ini menggunakan langkah-langkah perencanaan James. A.F. Stoner yang memiliki 4 langkah yaitu tetapkan tujuan atau seperangkat tujuan, definisikan situasi saat ini, identifikasikan hal-hal yang membantu dan menghambat tujuan-tujuan dan kembangkan rencana atau perangkat tindakan untuk mencapai tujuan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan melakukan observasi, wawancara, dan analisis dokumen sebagai teknik pengumpulan data. This research is about the Planning of Workforce Quality and Productivity Improvement Program at the Manpower and Transmigration Office of West Java Province. The background of this study is that West Java has the highest population in Indonesia and has a big challenge to overcome unemployment. In the target of the Workforce Quality and Productivity Improvement Program there are still targets that have not yet been achieved, this study seeks to find out how the planning of the Workforce Quality and Productivity Improvement Program. This research used James A.F Stoner planning steps that have 4 steps, namely setting goals or set of goals, defining the current situation, identifying things that help and hinder goals and develop plans or tools of action to achieve goals. This research used qualitative research by doing observations, interviews and analysis document as data collection techniques

    INOVASI SOSIAL FILTER MASACO SEBAGAI FILTRASI PENGELOALAAN AIR LIMBAH (IPAL) DI FUEL TERMINAL CIKAMPEK DAN INSTALASI PENGELOLAAN AIR BERSIH (IPAB) UNTUK MASYARAKAT DESA WALAHAR

    Get PDF
    Inovasi untuk meningkatkan perbaikan dampak lingkungan dilaksakan PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Cikampek sesuai dengan analisis Life Cycle Assessment (LCA). Salah satu diantaranya yaitu terkait dengan penurunan beban pencemaran air dengan menciptakan inovasi Filter Masaco (Membran Selulosa Eceng Gondok). Inovasi tersebut diciptakan sejalan dengan keterkaitan LCA dan inovasi sosial untuk mejawab hotspot terkait dengan dampak eutrofikasi. Filter Masaco yang diterapkan pada Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) domestik PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Cikampek dapat menurunkan kadar BOD 56,83%, COD 28,86%, TSS 79.60%, Minyak dan Lemak 27,27%, serta Total coliform 3,50% sesuai ketentuan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor: P.68/Menlhk-Setjen/2016 tentang Baku Mutu Air Limbah Domestik.  Filter Masaco yang diterapkan pada Instalasi Pengelolaan Air Bersih (IPAB) pada pelaksanaan Program Ngabedahkeun Walahar (Ngalindungi Baberengan Danau Cinta Kanggo Ekosistem Keberlanjutan) dapat menurunkan kadar Escherichia Coli yang sebelumnya 100 CFU/100ml menjadi 0 CFU/100ml dan Total Coliform yang sebelumnya 7 CFU/100ml menjadi 0 CFU/100ml, Total Disolve Solid yang sebelumnya 450 mg/L menjadi 218 mg/LP, dan mangan terlarut yang sebelumnya 30 mg/L menjadi 0,01 mg/L sehingga menghasilkan air bersih hygiene dan sanitasi sesuai dengan Peraturan Meteri kesehatan No 2 Tahun 2023 Tentang Standart Baku Mutu Kesehatan Lingkungan. Innovation to improve environmental impact was conducted by PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Cikampek in accordance with the Life Cycle Assessment (LCA) analysis. One of them is related to reducing the load of water pollution by creating the Masaco Filter innovation (Water Hyacinth Cellulose Membrane). The innovation was created in line with the linkage of LCA and social innovation to answer a hotspot related to the impact of eutrophication. The Masaco filter applied to the domestic Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) or wastewater management installation of PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Cikampek could reduce BOD levels by 56.83%, COD by 28.86%, TSS by 79.60%, Oil and Fat by 27.60%, and Oil and Fat by 27.60%. 79.60%, Oil and Fat 27.27%, and Total coliform 3.50% based on the Regulation of the Minister of Environment and Forestry of the Republic of Indonesia Number: P.68/Menlhk-Setjen/2016 concerning Domestic Wastewater Quality Standards. The Masaco filter applied to the Clean Water Management Installation or Instalasi Pengelolaan Air Bersih (IPAB) in the implementation of the Ngabedahkeun Walahar Program (Ngalindungi Baberengan Danau Cinta Kanggo Ekosistem Keberlanjutan) resulted in a reduction in Escherichia Coli levels from 100 CFU/100ml to 0 CFU/100ml and Total Coliform from 7 CFU/100ml to 0 CFU/100ml, Total Dissolve Solid which was previously 450 mg/L to 218 mg/LP, and dissolved manganese which was previously 30 mg/L to 0.01 mg/L so as to produce clean water hygiene and sanitation following the Minister of Health Regulation No. 2 of 2023 concerning Environmental Health Quality Standards

    DINAMIKA COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PENYELESAIAN PERSELISIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL DI KOTA BEKASI

    Get PDF
    Penelitian yang berjudul “Dinamika Collaborative Governance Dalam Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Kota Bekasi” dilatarbelakangi oleh masalah perselisihan hubungan industrial di Kota Bekasi yang masih tinggi dan semakin kompleks terutama pada tahun 2021 dengan jumlah kasus perselisihan pemutusan hubungan kerja (PHK) sebanyak 70 kasus dan perselisihan hak sebanyak 23 kasus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana dinamika collaborative governance dalam penyelesaian perselisihan hubungan industrial di Kota Bekasi.Dasar teori yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teori Collaborative Governance Regime oleh Emerson, Nabachi & Balogh pada tahun 2012. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan cara melakukan studi kepustakaan dan studi lapangan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. The research entitled "The Dynamics of Collaborative Governance in the Settlement of Industrial Relations Disputes in Bekasi City" is motivated by the problem of industrial relations disputes in Bekasi City which is still high and increasingly complex, especially in 2021 with 70 cases of termination of employment disputes (PHK) and disputes rights as many as 23 cases. The purpose of this study is to determine and analyze how the dynamics of collaborative governance in the settlement of industrial relations disputes in Bekasi City.The theoretical basis used in this study uses the Collaborative Governance Regime theory by Emerson, Nabacthi & Balogh in 2012. The research method used in this study is a qualitative research method with a descriptive approach. Data collection techniques by conducting literature studies and field studies through interviews, observation, and documentation. The data analysis technique used in this study uses data reduction, data presentation, and drawing conclusions.The results of the study indicate that the dynamics of collaborative governance in the settlement of industrial relations disputes in Bekasi City have not run optimally. It was found that mutual trust was not fully high, the time for settlement did not match, the human resources of the mediator section were still minimal, and knowledge related to dispute resolution mechanisms was still minimal.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika collaborative governance dalam penyelesaian perselisihan hubungan industrial di Kota Bekasi belum berjalan dengan optimal. Ditemukan kepercayaan bersama belum sepenuhnya tinggi, ketidaksesuaian waktu penyelesaian, sumber daya manusia bagian mediator masih minim, serta pengetahuan terkait mekanisme penyelesaian perselisihan yang masih minim

    EFEKTIVITAS PROGRAM REVITALISASI PASAR TRADISIONAL SARIJADI OLEH PD. PASAR BERMARTABAT KOTA BANDUNG

    Get PDF
    Penelitian yang berjudul tentang Efektivitas Program Revitalisasi Pasar Tradisional Sarijadi oleh PD. Pasar Bermartabat Kota Bandung, dilatar belakangi adanya permasalahan diantaranya yaitu 129 ruang dagang dari 169 masih belum beroperasi, Antusiasme masyarakat berbelanja di Pasar Sarijadi setelah direvitalisasi menjadi menurun, Kondisi pasar yang sepi menyebabkan fasilitas yang berada di Pasar Sarijadi setelah direvitalisasi menjadi rusak dan tidak terurus, Kegiatan jual beli yang berada di Pasar Sarijadi semakin sepi. Hal ini dapat terlihat dari penjualan barang dagang para pelaku usaha yang menurun drastis semenjak Pasar Sarijadi direvitalisasi. Dalam penelitian tentang efektivitas ini penulis menggunakan Teori dari Annas (2017) sebagai guidance dalam analisis, ditinjau dari Teori, yaitu kriteria ketepatan waktu, sumber daya manusia, mekanisme kerja, kerjasama dan komunikasi, penyaluran dana yang benar, tidak ada penyimpangan, monitoring dan evaluasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan berbagai aspek secara menyeluruh dan mendalam pada objek yang diteliti yaitu Program Revitalisasi Pasar Tradisional Sarijadi oleh PD Pasar Bermartabat Kota Bandung

    PEMERIKSAAN PAJAK RESTORAN OLEH SUKU BADAN PENDAPATAN DAERAH JAKARTA SELATAN

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemeriksaan pajak restoran oleh Suku Badan Pendapatan Daerah Jakarta Selatan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis yang dilakukan dengan cara mengolah dan mempersiapkan data, membaca dan mempelajari data, menganalisis data, menyajikan data dalam bentuk sederhana, memaknai data, dan menarik kesimpulan dengan memeriksa keabsahan data menggunakan triangulasi. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa pelaksanaan pemeriksaan pajak restoran sudah sesuai dengan Standard Operating Procedure yang berlaku. Dalam pelaksanaan pemeriksaan pajak restoran oleh Suku Badan Pendapatan Daerah Jakarta Selatan, masih ditemukannya hal-hal yang menghambat pelaksanaan pemeriksaan pajak restoran. This research was conducted to investigate the implementation of restaurant tax audits, supporting factors and inhibitor factors of the implementation of restaurant tax audits, conducted by South Jakarta Regional Revenue Agency. In this research,, the theory that the author uses is tax audit from Rahayu (2020).This research uses descriptive research methods with a qualitative approach. Data collection techniques use literature study, observation, interviews, and documentation. Analysis is carried out by processing and preparing data, reading and studying data, analyzing data, presenting data in simple form, interpreting data, and drawing conclusions by checking the validity of the data using triangulation. The results of this research show that the implementation of restaurant tax audits is in accordance with the applicable Standard Operating Procedures. In carrying out restaurant tax audits by South Jakarta Regional Revenue Agency, things were still found that hampered the implementation of restaurant tax audits

    KOORDINASI PENANGANAN PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA MELALUI TIM ASESMEN TERPADU DI KOTA CIMAHI

    Get PDF
    Based on the problems that occurred in the coordination of the handling of narcotics abuse through the Integrated Assessment Team in Cimahi City, several basic obstacles were found, such as the lack of budget and the ineffectiveness of the implementing agencies, the existence of official mutations in the implementing agencies appointed as the Integrated Assessment Team. The researcher uses the theory of success factors for coordination from the State Service Commission which has 3 dimensions, namely the mandate dimension, the system dimension, and the behavioral dimension. The purpose of this study is to describe the coordination of the handling of narcotics abuse through the Integrated Assessment Team in Cimahi City which has not been effective. This study uses a qualitative method in which the author conducts interviews with several informants, then will look for data through related documents to strengthen the data that has been obtained from interviews. The results obtained are that the three dimensions that have been described have not been implemented properly. Therefore, researchers provide suggestions related to the coordination of handling narcotics abuse through the Integrated Assessment Team, it is necessary to make efforts to the budget for the implementation of the assessment by the Integrated Assessment Team, better coordination is carried out directly to the members of the Integrated Assessment Team Berdasarkan permasalahan yang terjadi dalam koordinasi penanganan penyalahgunaan narkotika melalui Tim Asesmen Terpadu di Kota Cimahi ditemukan beberapa kendala yang mendasar seperti kurang nya anggaran serta belum efektifnya instnasi pelaksana, adanya mutasi dinas pada instnasi pelaksana yang ditunjuk menjadi Tim Asesmen Terpadu. Peneliti menggunakan teori factor-faktor keberhasilan koordinasi dari State Service Commission yang memiliki 3 dimensi, yaitu dimensi mandate, dimensi system, dan dimensi perilaku. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan koordinasi penanganan penyalahgunaan narkotika melalui Tim Asesmen Terpadu di Kota Cimahi yang belum efektif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang mana penulis melakukan wawancara dengan beberapa informan, lalu akan mencari data melalui dokumen-dokumen terkait untuk meguatkan data yang telah didapatkan dari wawancara. Hasil yang didapatkan adalah bahwa dari ketiga dimensi yang telah diuraikan masih belum terlaksana dengan baik. Maka dari itu, peneliti memberikan saran terkait koordinasi penanganan penyalahgunaan narkotika melalui Tim Asesmen Terpadu perlu melakukan upaya terhadap anggaran pelaksanaan asesmen oleh Tim Asesmen Terpadu, koordinasi yang dilakukan lebih baik langsung kepada anggota Tim Asesmen Terpad

    154

    full texts

    158

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JANE - Jurnal Administrasi Negara
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇