Jurnal Ilmiah Visi
Not a member yet
    373 research outputs found

    Literasi Al-Qur’an Melalui Taman Pendidikan Al-Qur’an Di masa Pandemi Covid-19

    Full text link
    This study aims to determine Al-Qur'an Literacy through the Al-Qur'an Education Park in the Covid-19 Pandemic Period. The research method uses qualitative methods with a qualitative case study approach. The method is implemented because this research is related to social society. To collect data, in-depth interviews were used. Qualitative research is research without mathematical value. Meanwhile, the main source of information for this research came from the Al-Qur'an Education Park or TPA. The results of the study show that the Covid-19 pandemic has affected the learning process in non-formal institutions, namely the Al-Qur'an Education Park, Al-Qur'an Education Park (TPA) facing many obstacles and changes in the process of Al-Qur'an literacy education in Indonesia. the time of the Covid-19 pandemic.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Literasi Al-Qur’an melalui Taman Pendidikan Al-Qur’an di Masa Pandemi Covid-19. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Metode dilaksanakan karena penelitian ini terkait dengan masyarakat sosial. Untuk mengumpulkan data digunakan Wawancara yang mendalam. Penelitian kualitatif adalah penelitian tanpa nilai matematis. Sedangkang sumber informasi utama penelitian ini berasal dari Taman pendidikan Al-Qur’an atau TPA. Hasil penelitian menunjukan bahwa pandemi Covid-19 telah mempengaruhi proses pembelajaran di lembaga Non Formal yaitu Taman Pendidikan Al-Qur’an, Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA)  menghadapi banyak kendala dan perubahan dalam proses pendidikan literasi Al-Qur’an di masa pandemi Ccovid-19. &nbsp

    PENERAPAN MODEL BANK SAMPAH DALAM MENINGKATKAN KEBERSIHAN LINGKUNGAN

    Full text link
    The purpose of the study is to describe the application of the waste bank model in improving environmental hygiene. The implementation of the waste bank model has several stages of activities, namely 1) Socialization of the first phase, 2) The establishment of waste bank management team, 3) Waste savings training, 4) Socialization of the second phase, 5) Garbage saving servants consisting of household waste sorting, depositing, weighing, recording, garbage transportation, storage and money collection as well as waste recycling activities, and 6) Evaluation. The method used in the study is descriptive method with qualitative approach. Data collection techniques through observation, interview and documentation. Data analysis techniques used are data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results of the study found that after the existence of waste banks with the implementation of activities through a 5p approach (possibility, strengthening, protection, disposing and maintenance) now the community manages waste by collecting, sorting and managing waste through waste savings and waste recycling that makes the environment cleaner and neatly organized. In addition, the existence of waste banks also has a positive impact on society that can be seen from the health, education and socioeconomic aspectsTujuan penelitian  adalah untuk mendeskripsikan penerapan model bank sampah    dalam meningkatkan kebersihan lingkungan. Penerapan model bank sampah memiliki beberapa tahapan kegiatan yaitu 1) Sosialisasi tahap pertama, 2) Pembentukan tim pengelola bank sampah, 3) Pelatihan tabungan sampah, 4) Sosialisasi tahap kedua, 5) Pelayan tabungan sampah yang terdiri dari pemilahan sampah rumah tangga, penyetoran, penimbangan, pencatatan, pengangkutan sampah, penyimpanan dan pengambilan uang serta kegiatan daur ulang sampah, dan 6) Evaluasi. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan bahwa setelah adanya bank sampah dengan dilaksanakannya kegiatan melalui pendekatan 5p (pemungkinan, penguatan, perlindungan, penyokongan dan pemeliharaan) kini masyarakat mengelola sampah dengan melakukan pengumpulan, pemilahan dan pengelolaan sampah melalui tabungan sampah dan daur ulang sampah yang membuat lingkungan menjadi lebih bersih dan tertata rapi. Selain itu, keberadaan bank sampah juga memberikan dampak positif bagi masyarakat yang dapat dilihat dari aspek kesehatan, pendidikan dan aspek sosial ekonom

    Modifikasi Perilaku pada Anak dengan Gangguan Perilaku Makan (Pica Disorder): Studi Literatur

    No full text
    Pica disorder, which is less aware of by parents because of the assumption that children include and eat non-food items (soil, paper, dirt, gravel, etc.) in children. Then, the impact of this behavior disorder can hinder the child's development and can endanger the child's health if not immediately. This study aims to determine the appropriate treatment for eating behavior (behavior disorders) in children through several studies examining this. The method used in this research is literature study by searching and studying various sources of literature in the form of scientific data which are then entered and analyzed. The results of the study found that the application of behavior modification with prevention, system blocking, and reinforcement by keeping children away from non-food objects around them and using tools to control their behavior, thereby reducing pica behavior. However. The use of this method is not guaranteed to prevent eating disorders (pica disorders).Gangguan perilaku makan (pica disorder) yang kurang disadari oleh orang tua karena anggapan memasukan dan memakan benda non-makanan (tanah, kertas, kotoran, kerikil, dll)  pada anak-anak adalah hal yang wajar. Lalu, dampak dari gangguan perilaku ini yang dapat menghambat tumbuh kembang anak dan dapat membahayakan kesehatan anak jika tidak segera ditangani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penanganan yang sesuai untuk gangguan perilaku makan (pica disorder) pada anak-anak melalui beberapa studi yang mengkaji mengenai hal ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan melakukan pencarian dan pengumpulan berbagai sumber kepustakaan berupa data-data ilmiah yang kemudian dihubungkan dan dianalisis. Hasil penelitian ditemukan bahwa penerapan modifikasi perilaku dengan kolaborasi penerapan pencegahan, response blocking, dan penguatan (reinforcement) dengan menjaga anak-anak menjauhkannya dari benda-benda bukan makanan disekitar mereka dan menggunakan penguatan untuk mengendalikan perilaku mereka, sehingga dapat mengurangi perilaku pica. Namun, penggunaan metode ini belum bisa dipastikan dapat menyembuhkan perilaku gangguan makan (pica disorder)

    PENGENALAN KETERAMPILAN MEMBACA ANAK USIA DINI DI TK IT QUANTUM MULIA KROYA

    No full text
    The introduction of early childhood reading skills at the Quantum Mulia Kroya Islamic Kindergarten is carried out through learning and playing activities which are based on three important activities: First, planning activities that organize the goals, time, and materials that have been determined for learning and playing activities, and teachers who already understand the important tasks in teaching. Second, learning and playing activities that organize bound books as a medium and learning resource; habituation as the basis for learning activities; and the preparation of a reading corner to support learning in one learning activity. Third, assessment activities are carried out by organizing the Children's Achievement Book and direct observation which functions to assess children's objective results in learning objectively and comprehensively. Through these three learning and playing activities, early childhood at TK IT Quantum Mulia Kroya can develop their reading skills recognition well.Pengenalan keterampilan membaca untuk anak usia dini di TK IT Quantum Mulia Kroya dilakukan melalui kegiatan belajar dan bermain yang bertumpu pada tiga kegiatan penting: Pertama, kegiatan perencanaan yang mengorganisasi tujuan, waktu, dan materi-materi yang telah ditentukan untuk kegiatan belajar dan bermain, serta guru yang sudah memahami tugas-tugas pentingnya dalam mengajar. Kedua, kegiatan belajar dan bermain yang mengorganisasi buku berjilid sebagai media dan sumber belajar; pembiasaan sebagai basis kegiatan belajarnya; dan penyiapan sudut baca sebagai penunjang belajar dalam satu kegiatan belajar. Ketiga, kegiatan penilaian dilakukan dengan mengorganisasi Buku Prestasi Anak dan pengamatan langsung yang berfungsi untuk menilai hasil objektif anak dalam belajar secara objektif dan menyeluruh. Melalui tiga kegiatan belajar dan bermain inilah, anak usia dini di TK IT Quantum Mulia Kroya bisa dikembangkan pengenalan keterampilan membacanya dengan baik

    KETERLIBATAN ORANG TUA DALAM MENGEMBANGKAN MINAT MEMBACA ANAK USIA PRASEKOLAH

    Full text link
    This research was conducted to find out how parents can be involved in developing reading interest in preschoolers. In this study, parental involvement is seen as parental participation in every child's activity to develop children's reading interest. The research method used is a systematic literature review by collecting articles related to the research theme through the EBSCOhost and ScienceDirect databases published between 2012-2021. After extraction, three articles (n=3) met the specified criteria. Data analysis was carried out by synthetic analysis in a narrative manner. The results of the study show that parental involvement in developing children's reading interests can be done through sharing books and reading with children, but not just reading together, there are strategies that can be applied such as dialogic reading techniques. Parents can be involved in developing children's reading interests after being given guidance on reading activities with children at home and resources in the form of reading books to be used with children. The limitations of the study and recommendations for further research are discussed in the last section.Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana orang tua dapat terlibat dalam mengembangkan minat membaca anak usia prasekolah. Dalam penelitian ini, keterlibatan orang tua dilihat sebagai partisipasi orang tua dalam setiap kegiatan anak untuk memngembangkan minat membaca anak. Metode penelitian yang digunakan adalah literatur sistematis (systematic review) dengan menjaring artikel-artikel terkait dengan tema penelitian melalui database EBSCOhost dan ScienceDirect yang diterbitkan antara tahun 2012-2021. Setelah dilakukan ekstrasi diperoleh tiga artikel (n=3) yang memenuhi kriteria yang ditentukan. Analisis data dilakukan dengan analisis sintetis secara naratif. Hasil studi menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua dalam mengembangkan minat baca anak bisa dilakukan melalui kegiatan berbagi buku dan membaca bersama anak, namun tidak hanya sekedar membaca bersama, ada strategi yang dapat diterapkan seperti teknik membaca dialogic reading. Orang tua dapat dilibatkan dalam mengembangkan minat membaca anak setelah diberikan bimbingan mengenai kegiatan membaca bersama anak di rumah serta sumber daya berupa buku bacaan untuk digunakan bersama anak. Keterbatasan penelitian dan rekomendasi bagi penelitian selanjutnya dibahas di bagian terakhir

    AKTUALISASI KECERDASAN VERBAL LINGUISTIK ANAK USIA DINI DI ERA PANDEMI COVID-19

    Full text link
    Tujuan penelitian mengkaji aktualisasi kecerdasan verbal linguistik anak usia dini di era pandemi covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif-deskriptif. Peneliti mengkaji secara langsung di tempat penelitian untuk mengambil data penelitian. Metode pengambilan data yang dikakukan peneliti secara kualitatif, yaitu dengan melakukan observasi di KB Wadas Kelir Purwokerto, wawancara terhadap 9 guru dan 10 orang tua, serta melakukan dokumentasi dengan mengumpulkan data berupa RPPH, RPPM, Kurikulum, dan lembar penilaian. Analisis data dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan mendeskripsikan kegiatan pembelajaran kreatif berbasis literasi dalam aktulisasi kecerdasan verbal linguistik peserta didik. Hasil penelitian ini adalah aktualisasi kecerdasan verbal linguistik melalui pembelajaran kreatif berbasis literasi pada masa pandemic covid-19 di KB Wadas Kelir terbagi menjadi tiga model; a) aktualisasi bahasa melalui pembelajaran literasi membaca, b) aktualisasi bahasa melalui pembelajaran literasi berpikir, dan c) aktualisasi bahasa melalui pembelajaran literasi menulis

    PENDIDIKAN ANAK USIA DINI ANALISIS PERMENDIKBUD NOMOR 137 DAN146: ANALILSIS PERMENDIBUD NOMOR 137 DAB 146

    No full text
    Permendikbud No. 137 dan  146 Tahun 2014 merupakan manifestasi dari pemberlakuan Kurikulum 2013. Dari segi teknis kedua peraturan ini berbeda, namun dari segi isi ataupun makna secara umum mempunyai persamaan. Meskipun demikian, Permendikbud No. 137 Tahun 2014 dirancang untuk melengkapai dan menyempurnakan Permendiknas No. 146 Tahun 2009 tentang Standar Pendidikan Anak Usia Dini

    PENERAPAN PEMBELAJARAN CALISTUNG PADA ANAK-ANAK DI DUSUN XII DESA KLAMBIR LIMA KEBUN

    Full text link
    Lack of communication between children and parents causes their children to have no desire for children to study with their parents. The importance of reading and knowing letters and numbers for children causes many parents to encourage their children to learn without paying attention to what kind of learning process their children want. . Therefore, in this study, we will apply calistung learning to children with learning that interests them. The method used in this study is a qualitative research method with data collection techniques used are interviews and early development and late development. From the results of this study, the calistung learning method taught to children in Hamlet XII Pasar II, Klambir Lima Kebun Village is quite effective, as evidenced by the positive responses of their parents. Given the importance of calistung, the learning process should not always be left to the teachers at school alone. The role of parents at home is needed for the success of the baby in the learning process. Parents can print their children according to their dreams and become pride for themselves and their nation.Kurangnya komunikasi antara anak dan orangtua yang mengakibatkan anaknya tidak adanya keinginan anak belajar dengan orangtuanya. Pentingnya membaca dan mengenal huruf serta angka untuk anak-anak mengakibatkan banyaknya orangtua yang memaksakan anaknya belajar tanpa memperhatikan proses pembelajaran seperti apa yang diinginkan oleh anaknya. . Oleh karena itu dalam penelitian ini akan melakukan penerapan pembelajaran calistung untuk anak-anak dengan pembelajaran yang menarik perhatian mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan teknik pengambilan data yang digunakan adalah wawancara dan perkembangan awal perkembangan akhir. Dari hasil penelitian ini maka metode pembelajaran calistung yang diajarkan kepada anak-anak di Dusun XII Pasar II Desa Klambir Lima Kebun cukup efektif dibuktikan dengan tanggapan orangtuanya yang positif. Mengingat pentingnya calistung, proses belajar tidak harus selalu diserahkan kepada para guru di sekolah semata. Peran orang tua dirumah sangat dibutuhkan demi keberhasilan buah hati dalam proses pembelajaran. Orang tua bisa mencetak anaknya sesuai impiannya dan menjadi kebanggaan bagi diri dan bangsany

    FAMILY-SCHOOL PARTNERSHIPS OF INDONESIAN FAMILIES ENGAGED IN POSTGRADUATE STUDY: KEMITRAAN SEKOLAH-KELUARGA PADA KELUARGA INDONESIA YG MENGIKUTI STUDI PASCASARJANA

    Full text link
    Indonesian students who study in Australia sometimes bring their family members, such as their children. Therefore, they do not only play a role as a student but also as a parent. The role will be more complex as they need to build partnership with their children’s school. Building family-school partnerships with families from culturally and linguistically difference can be challenging. Therefore, the aim of this research project was to understand the perspectives of Indonesian families to the notion of partnerships with the school for their children’s education. This study specifically focused on Indonesian families who study postgraduate education in Australia and have a child or children studying in early childhood education settings. This research was based on an exploratory case study. It involved semi-structured interviews with open-ended questions. The data was analyzed using an inductive strategy and thematic analysis. Findings showed that there was discrepancy between participants’ perspectives on authentic partnerships and the practice. Parents viewed partnerships as a collaboration only when they had concerns to children. Lack of open communication emerged as the challenge because participants’ role as a student. Parents felt hesitant also to ask about their children’s school program because of the lack of communication from the teacher and the cultural factor. Therefore, Indonesian families who have dual roles, as students and parents, and Australian teachers who have students that their parents also study could rethink what kind of partnerships that is effective for the benefit of children.   Mahasiswa Indonesia yang belajar di Australia terkadang membawa serta anggota keluarga, salah satunya adalah anak. Oleh karena itu, mereka memiliki peran ganda, sebagai mahasiswa dan sebagai orang tua. Peran tersebut menjadi lebih rumit jika anak mereka juga sekolah di Australia karena mereka diharapkan juga membangun kemitraan dengan sekolah anaknya. Membangun kemitraan antara sekolah dan orang tua dari negara yang berbeda bahasa dan budaya memiliki tantanganan tersendiri. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah memahami perspektif keluarga Indonesia tentang konsep kemitraan antara keluarga dan sekolah. Penelitian ini berfokus pada keluarga Indonesia yang sedang melanjutkan studi S2 di Australia dan mempunyai anak yang bersekolah di pendidikan anak usia dini. Penelitian ini berbentuk studi kasus eksploratori. Pengambilan data melalui wawancara semi-struktural dengan menggunakan pertanyaan terbuka. Analisis data menggunakan strategi induktif dan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan orangtua memiliki kekhawatiran yang berbeda terkait anaknya di sekolah. Ada ketidaksesuaian antara perspektif partisipan terkait konsep kemitraan dengan praktek di lapangan. Orangtua menganggap kemitraan sebagai kolaborasi hanya jika ada permasalahan pada anak. Kurangnya komunikasi menjadi tantangan kemitraan akibat peran orang tua sebagai mahasiswa. Orangtua ragu untuk bertanya terkait program sekolah karena kurangnya komunikasi dari guru dan juga faktor kultural. Maka  dari itu, keluarga Indonesia yang memiliki peran ganda, sebagai mahasiswa dan orangtua, serta guru PAUD di Australia yang memiliki siswa dengan orang tua yang juga pelajar di Australia dapat meninjau ulang kemitraan yang efektif untuk mendukung pembelajaran anak.Indonesian students who study in Australia sometimes bring their family members, such as their children. Therefore, they do not only play a role as a student but also as a parent. The role will be more complex as they need to build partnership with their children’s school. Building family-school partnerships with families from culturally and linguistically difference can be challenging. Therefore, the aim of this research project was to understand the perspectives of Indonesian families to the notion of partnerships with the school for their children’s education. This study specifically focused on Indonesian families who study postgraduate education in Australia and have a child or children studying in early childhood education settings. This research was based on an exploratory case study. It involved semi-structured interviews with open-ended questions. The data was analyzed using an inductive strategy and thematic analysis. Findings showed that there was discrepancy between participants’ perspectives on authentic partnerships and the practice. Parents viewed partnerships as a collaboration only when they had concerns to children. Lack of open communication emerged as the challenge because participants’ role as a student. Parents felt hesitant also to ask about their children’s school program because of the lack of communication from the teacher and the cultural factor. Therefore, Indonesian families who have dual roles, as students and parents, and Australian teachers who have students that their parents also study could rethink what kind of partnerships that is effective for the benefit of children.   Mahasiswa Indonesia yang belajar di Australia terkadang membawa serta anggota keluarga, salah satunya adalah anak. Oleh karena itu, mereka memiliki peran ganda, sebagai mahasiswa dan sebagai orang tua. Peran tersebut menjadi lebih rumit jika anak mereka juga sekolah di Australia karena mereka diharapkan juga membangun kemitraan dengan sekolah anaknya. Membangun kemitraan antara sekolah dan orang tua dari negara yang berbeda bahasa dan budaya memiliki tantanganan tersendiri. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah memahami perspektif keluarga Indonesia tentang konsep kemitraan antara keluarga dan sekolah. Penelitian ini berfokus pada keluarga Indonesia yang sedang melanjutkan studi S2 di Australia dan mempunyai anak yang bersekolah di pendidikan anak usia dini. Penelitian ini berbentuk studi kasus eksploratori. Pengambilan data melalui wawancara semi-struktural dengan menggunakan pertanyaan terbuka. Analisis data menggunakan strategi induktif dan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan orangtua memiliki kekhawatiran yang berbeda terkait anaknya di sekolah. Ada ketidaksesuaian antara perspektif partisipan terkait konsep kemitraan dengan praktek di lapangan. Orangtua menganggap kemitraan sebagai kolaborasi hanya jika ada permasalahan pada anak. Kurangnya komunikasi menjadi tantangan kemitraan akibat peran orang tua sebagai mahasiswa. Orangtua ragu untuk bertanya terkait program sekolah karena kurangnya komunikasi dari guru dan juga faktor kultural. Maka  dari itu, keluarga Indonesia yang memiliki peran ganda, sebagai mahasiswa dan orangtua, serta guru PAUD di Australia yang memiliki siswa dengan orang tua yang juga pelajar di Australia dapat meninjau ulang kemitraan yang efektif untuk mendukung pembelajaran anak

    BERMAIN PERAN UNTUK OPTIMALISASI KEPERCAYAAN DIRI MAHASISWA CALON GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI: ROLE PLAYING IN OPTIMIZING SELF-CONFIDENCE STUDENTS TEACHERS PROSPECTIVE OF EARLY CHILDHOOD EDUCATION

    Full text link
    Tujuan penelitian ini untuk menguji keefektifan bermain peran dalam mengoptimalkan percaya diri calon guru PAUD. Percaya diri menjadi aspek penting bagi mahasiswa calon guru PAUD dengan memberikan stimulus melalui bermain peran. Penelitian ini menggunakan metode single case experiment, analisis statistika deskriptif pada implementasi main peran dalam proses pembelajaran kelompok belajar 5 orang mahasiswa pada pendidikan calon guru di Kota Tasikmalaya yang dilakukan setiap satu minggu sekali, sebanyak 9 pertemuan. Intervensi dilakukan oleh 2 orang fasilitator. Hasil penelitian secara umum melaporkan bahwa partisipasi lima orang mahasiswa dalam aktivitas bermain peran memiliki kategori sangat baik, begitupun dengan keadaan kepercayaan diri mahasiswa dengan kondisi sangat baik. Tingkat keefektifan ditunjukkan oleh selisih persentase peningkatan pada partisipasi dan kepercayan diri masing-masing mahasiswa calon guru PAUD yakni MH1 awal memiliki kepercayaan diri kategori kurang menjadi kategori sangat baik; MH2 memiliki kategori cukup menjadi kategori sangat baik; MH3 memiliki kategori cukup menjadi kategori sangat baik; MH4 memiliki kategori cukup menjadi kategori sangat baik; MH5 skor kategori cukup menjadi kategori sangat baik. Kesimpulan berdasarkan peningkatan skor kepercayaan diri mahasiswa tersebut, metode bermain peran ini layak dijadikan sebagai intervensi optimalisasi pembelajaran mahasiwa dalam meningkatkan kepercayaan dirinya.   The purpose of this study is to examine the effectiveness of role playing in optimizing the confidence of prospective Early Childhood Teachers. Confidence is an important aspect for prospective early childhood teacher because it is needed when they become real teachers. This study is a single case experiment which implement role playing in the learning process of a study group of 5 students in the education of prospective teachers in the City of Tasikmalaya. The role-playing implementation was carried out once a week by two facilitators, as many as 9 meetings. The gathered data was analysed using descriptive statistical analysis. The findings showed that generally the participation of five students in role-playing activities was in a very good category, as well as the state of student self-confidence in very good condition. The level of effectiveness was indicated by the difference in percentage increase in participation and confidence of each early childhood teacher candidates i.e. at the beginning, MH1 was less confidence but after the completion of role playing implementation process he showed to be on the excellent category. Based on the results, it can be concluded that role playing method can be used as an intervention to optimize student learning in improving their confidence.Tujuan penelitian ini untuk menguji keefektifan bermain peran dalam mengoptimalkan percaya diri calon guru PAUD. Percaya diri menjadi aspek penting bagi mahasiswa calon guru PAUD dengan memberikan stimulus melalui bermain peran. Penelitian ini menggunakan metode single case experiment, analisis statistika deskriptif pada implementasi main peran dalam proses pembelajaran kelompok belajar 5 orang mahasiswa pada pendidikan calon guru di Kota Tasikmalaya yang dilakukan setiap satu minggu sekali, sebanyak 9 pertemuan. Intervensi dilakukan oleh 2 orang fasilitator. Hasil penelitian secara umum melaporkan bahwa partisipasi lima orang mahasiswa dalam aktivitas bermain peran memiliki kategori sangat baik, begitupun dengan keadaan kepercayaan diri mahasiswa dengan kondisi sangat baik. Tingkat keefektifan ditunjukkan oleh selisih persentase peningkatan pada partisipasi dan kepercayan diri masing-masing mahasiswa calon guru PAUD yakni MH1 awal memiliki kepercayaan diri kategori kurang menjadi kategori sangat baik; MH2 memiliki kategori cukup menjadi kategori sangat baik; MH3 memiliki kategori cukup menjadi kategori sangat baik; MH4 memiliki kategori cukup menjadi kategori sangat baik; MH5 skor kategori cukup menjadi kategori sangat baik. Kesimpulan berdasarkan peningkatan skor kepercayaan diri mahasiswa tersebut, metode bermain peran ini layak dijadikan sebagai intervensi optimalisasi pembelajaran mahasiwa dalam meningkatkan kepercayaan dirinya.   The purpose of this study is to examine the effectiveness of role playing in optimizing the confidence of prospective Early Childhood Teachers. Confidence is an important aspect for prospective early childhood teacher because it is needed when they become real teachers. This study is a single case experiment which implement role playing in the learning process of a study group of 5 students in the education of prospective teachers in the City of Tasikmalaya. The role-playing implementation was carried out once a week by two facilitators, as many as 9 meetings. The gathered data was analysed using descriptive statistical analysis. The findings showed that generally the participation of five students in role-playing activities was in a very good category, as well as the state of student self-confidence in very good condition. The level of effectiveness was indicated by the difference in percentage increase in participation and confidence of each early childhood teacher candidates i.e. at the beginning, MH1 was less confidence but after the completion of role playing implementation process he showed to be on the excellent category. Based on the results, it can be concluded that role playing method can be used as an intervention to optimize student learning in improving their confidence

    328

    full texts

    373

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Ilmiah Visi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇