Jurnal Ilmiah Visi
Not a member yet
373 research outputs found
Sort by
PENERAPAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN DI LEMBAGA PENDIDIKAN NONFORMAL: IMPLEMENTATION OF EDUCATIONAL TECHNOLOGY IN NONFORMAL EDUCATION INSTITUTION
Teknologi pendidikan sebagai suatu disiplin ilmu terapan yang mengalami perubahan definisi dari waktu ke waktu membuat kawasan kajian dan kontribusi teknologi pendidikan dalam sistem pendidikan di Indonesia turut berubah. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi penerapan kawasan teknologi pendidikan yang telah dilakukan di lembaga pendidikan nonformal yang ada di DKI Jakarta, sehingga dapat memperluas cakupan hasil penelitian mengenai penerapan disiplin ilmu teknologi pendidikan di lembaga pendidikan dan agar di kemudian hari para peneliti di Strata Satu (S1) bisa melakukan penelitian lanjutan. Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif dengan pendekatan survai. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan kawasan teknologi pendidikan yang ada di lembaga pendidikan nonformal yang terdiri dari kawasan penciptaan, penggunaan, pengelolaan dan evaluasi. Penelitian ini dilakukan di LPBB Solusi Kayumanis dan PKBM Negeri 23 Jakarta pada bulan Juni sampai Oktober 2018. Pengumpulan data dilakukan dengan lembar angket, pedoman wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian, secara kuantitatif, seluruh kawasan teknologi pendidikan telah diterapkan di kedua lembaga pendidikan nonformal. Pada kawasan penciptaan dan pengelolaan kedua lembaga mendapatkan predikat baik, pada kawasan penggunaan kedua lembaga mendapatkan predikat sangat baik, sedangkan untuk kawasan evaluasi, LPBB Solusi Kayumanis mendapat predikat sangat baik dan PKBM Negeri 23 Jakarta mendapat predikat baik. Secara analisis deskriptif, beberapa indikator pada keempat kawasan sudah diterapkan dengan sangat baik karena lembaga telah memiliki aturan dan regulasi yang baik dalam melakukan penerapan. Ada juga beberapa indikator yang sudah diterapkan dengan baik, namun penerapannya masih sederhana dan terbatas, namun ada juga beberapa indikator yang belum diterapkan. Berdasarkan hal tersebut, maka teknologi pendidikan sebagai suatu bidang studi, kajian dan profesi perlu memperkenalkan diri lebih dalam ke lembaga pendidikan nonformal, agar dapat membantu lembaga didalam menciptakan, menggunakan, mengevaluasi dan mengelola produk-produk teknologi pendidikan yang dapat memfasilitasi belajar peserta didik
IMPLEMENTASI PENDEKATAN SAINTIFIK DALAM PEMBELAJARAN DI PAUD: IMPLEMENTATION OF SCIENTIFIC APPROACHES IN EARLY CHILDHOOD EDUCATION LEARNING
Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan penerapan pendekatan saintifik pada PAUD yang berada di Kecamatan Poco Ranaka yakni TK Wejang Asi dan TK Negeri Mano. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah metode observasi, wawancara, dan studi dokumen. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai dengan bulan Mei tahun 2019 di TK Wejang Asi dan TK Negeri Mano. Berdasarkan data yang diperoleh, ditemukan bahwa guru-guru PAUD di Kecamatan Poco Ranaka belum membuat rencana pembelajaran harian yang memuat pendekatan saintifik dan belum menerapkan pendekatan saintifik dalam pembelajaran secara maksimal. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan bahan kajian para guru dalam menerapkan pendekatan saintifik dalam pembelajaran serta menjadi acuan bagi dinas terkait dalam menyiapkan program untuk meningkatkan kompetensi guru-guru PAUD
PENGUATAN LITERASI BUDAYA BAGI PELAKU SENI BUDAYA DESA KALIREJO, KECAMATAN KOKAP, KABUPATEN KULON PROGO: STRENGTHENING CULTURAL LITERACY FOR THE ACTORS OF CULTURAL ARTS IN KALIREJO VILLAGE, KOKAP DISTRICT, KULON PROGO REGENCY
Penguatan literasi budaya bagi pelaku seni budaya desa dimaksudkna untuk memberikan sikap, pengetahuan dan keterampilan kemampuan literasi budaya bagi para pelaku seni budaya dalam rangka memberdayakan masyarakat. Kemampuan literasi budaya belum dikuasai secara optimal dalam upaya mengembangkan budaya masyarakat. Peneltiian ini merupakan penelitian tindakan dengan model: pengkajian isu, perencanaan, pelaksanaan, dan mengimplementasikan tindakan dan merefleksi memperbaiki rencana tindakan (McIntyre, 2007). Wujud tindakan berupa pendidikan dan pelatihan yang dilakukan terhadap para pelaku seni budaya dilakukan dengan menggunakan pendekatan pembelajaran orang dewasa dan berbasis pengalaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan penguatan memberikan kesadaran dan pemahaman kepada kelompok sasaran mengenai kemampuan literasi budaya dalam upaya memajukan budaya masyarakat. Oleh karenanya, tindakan yang berkesimbungan dan relevan perlu dilaksanakan kembali di masa depan dengan ketersediaan fasilitas yang memadai
PENGEMBANGAN MODUL CETAK 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN UNTUK PELATIHAN KADER BINA KELUARGA BALITA DI BKKBN: THE DEVELOPMENT OF THE FIRST 1000 DAYS OF LIFE PRINTED TRAINING MODULE FOR BINA KELUARGA BALITA CADRES IN BKKBN
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah produk berupa paket modul cetak 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) untuk pelatihan Kader Bina Keluarga Balita (BKB) di BKKBN. Paket modul ini dikembangkan untuk meningkatkan pengetahuan kader BKB tentang program 1000 Hari Pertama Kehidupan. Adapun latar belakang dari program 1000 Hari Pertama Kehidupan adalah untuk mengatasi tingginya angka stunting di Indonesia. Menurut Badan Kesehatan Dunia WHO Indonesia berada di urutan ke-lima jumlah anak dengan kondisi stunting. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode Research and Development (R & D). Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan produk dari Rowntree, yang terdiri dari tiga tahap yaitu 1) tahap perencanaan, 2) tahap persiapan penulisan, 3) tahap penulisan dan penyuntingan. Produk yang dihasilkan terdiri dari empat buah modul dan satu buku petunjuk penggunaan bagi instrukstur/widyaiswara. Responden dalam penelitian ini adalah kader BKB dan beberapa ahli. Untuk melihat kelayakan modul, peneliti melakukan validasi/telaah ahli, ujicoba face to face, dan ujicoba lapangan/field trials. Hasil validasi dari ahli materi, ahli desain instruksional, dan ahli bahasa menyatakan bahwa modul cetak 1000 Hari Pertama Kehidupan dinilai sangat baik. Hasil ujicoba face to face dan field trials terhadap modul 1000 Hari Pertama Kehidupan, menunjukkan bahwa modul layak digunakan. Hasil uji-t menunjukkan terdapat terdapat perbedaan yang signifikan sehingga modul cetak 1000 Hari Pertama Kehidupan dikatakan efektif meningkatkan hasil belajar peserta pelatihan
PENGEMBANGAN BAHAN PEMBELAJARAN PENGENALAN MATEMATIKA DASAR BERBASIS KOMPUTER BAGI ANAK USIA DINI: THE DEVELOPMENT OF COMPUTER-BASED BASIC MATH LEARNING MATERIAL FOR EARLY CHILDHOOD
Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengembangkan bahan ajar pengenalan metematika dasar berbasis komputer pada Taman kanak-kanak Sekolah Alam Bintaro. Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Alam Bintaro Jakarta Selatan. Metodologi penelitian dan pengembangan bahan ajar mengacu pada model pengembangan pembelajaran J. Moonen, yang berisikan 5 langkah pengembangan. Hasil evaluasi terhadap produk pengembangan bahan ajar pengenalan Matematika dasar ini di review oleh para ahli guna mendapatkan input atas kelayakan bahan ajar sebelum di ujicobakan. Adapun bahan pembelajaran di review oleh ahli materi pembelajaran Matematika dasar, kemudian ahli desain pembelajaran dan ahli media pembelajaran. Kemudian di ujicobakan kepada sasaran pengguna produk khususnya Anak-anak usia 4-6 Tahun di Taman kanak-kanak Sekolah Alam Bintaro. Evaluasi dilaksanakan hingga tahap evaluasi formatif. Hasil evaluasi formatif menyatakan bahwa pengenalan matematika dasar berbasis komputer di Taman kanak-kanak Sekolah Alam Bintaro masuk dalam kategori Baik
PENGEMBANGAN PERMAINAN SMART ADVENTURE UNTUK MENINGKATKAN KESIAPAN BELAJAR BERHITUNG PERMULAAN ANAK USIA DINI: THE DEVELOPMENT OF SMART ADVENTURE GAME TO IMPROVE EARLY CHILDHOOD'S LEARNING READINESS
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah permainan untuk meningkatkan kesiapan belajar berhitung permulaan anak usia dini, yakni Permainan Smart Adventure. Permainan ini dapat membantu anak untuk belajar kemampuan berhitung permulaan dengan metode yang menyenangkan (bermain) dan sesuai dengan karakteristik serta tahapan perkembangan anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif (mix method) dengan model penelitian dan pengembangan "Borg and Gall". Pelaksanaan uji coba kelompok kecil berdasarkan teori Wilcoxon “signed-rank test†dan Uji keefektivitasan permainan Smart Adventure menggunakan Paired- Simple T-Test. Subjek dalam penelitian ini adalah anak-anak kelompok B dua Lembaga Taman Kanak-kanak di Kota Kediri, tahun pelajaran 2017/2018. Penelitian ini dilaksanakan pada awal bulan Juni 2017 – Agustus 2018. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam kemampuan Calistung permulaan yaitu pada kelompok kontrol dan exsperimen sig. 0,0001. Kesimpulanya bahwa permainan Smart Adventure dinyatakan sebagai permainan yang efektif dan bermanfaat digunakan dalam pembelajaran untuk meningkatkan kesiapan belajar berhitung anak usia dini
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN KOMPUTER BERSERTIFIKAT LEMBAGA KURSUS DAN PELATIHAN PADA MATA PELAJARAN MUATAN LOKAL PAKET C: EFFECTIVENESS OF CERTIFIED COMPUTER LEARNING LKP IN THE LOCAL LOAD STUDY PACKAGE C
Muatan lokal pada program Paket C merupakan kajian yang diberikan secara terintegrasi dalam mata pelajaran atau secara tersendiri sebagai mata pelajaran pilihan. Struktur kurikulum mata pelajaran muatan lokal rumpun komputer merujuk pada Kurikulum Berbasis Kompetensi Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan Tahun 2009 dan disesuaikan dengan jumlah satuan kredit kompetensi (SKK) mata pelajaran muatan lokal Paket C. Pembelajaran komputer dilakukan di Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) dan bagi peserta didik yang telah mencapai kompetensinya diberikan sertifikat. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan (1) hasil belajar komputer pada mata pelajaran muatan lokal Paket C, dan (2) efektivitas pembelajaran komputer pada mata pelajaran muatan lokal Paket C. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang dilaksanakan di empat PKBM Provinsi Sumatera Utara pada tahun pelajaran 2017/2018. Subjek penelitian adalah peserta didik tingkatan VI Derajat Kompetensi Mahir 2 yang berjumlah 33 orang. Desain eksperimen yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi experiment design) dengan tes awal dan tes akhir. Instrumen pengumpulan data berupa tes sebanyak 20 butir soal pilihan ganda. Signifikansi program diuji dengan t-test berkorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai t hitung > t tabel (7,14 > 2,04), artinya terdapat perbedaan yang signifikan nilai yang diperoleh peserta didik sebelum dengan sesudah mengikuti pembelajaran komputer pada taraf signifikansi 5%
PENGUATAN NILAI KEHIDUPAN KADER DI LEMBAGA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI MELALUI KARAWITAN BERBASIS LAGU DOLANAN TRADISIONAL MASYARAKAT JAWA: STRENGTHENING LIFE VALUE OF KADER IN EARLY CHILDHOOD EDUCATION INSTITUTIONS THROUGH KARAWITAN BASED ON TRADITIONAL DOLANAN SONG IN JAVANESE COMMUNITY
Penelitian ini bertujuan memberdayakan kader PAUD/PKK dalam membangun kebersamaan kelompok melalui tindakan pelatihan karawitan berbasis lagu dolanan tradisional Jawa agar terjadi penguatan nilai-nilai kehidupan pada kader PAUD di Kelurahan Caturtunggal Kecamatan Depok Sleman. Subjek penelitian adalah kader PAUD/PKK sebanyak 35 orang, dengan pilihan metode penelitian tindakan kelompok kader PAUD/PKK (participation action research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan pelatihan karawitan dapat menanamkan nilai-nilai kehidupan seperti kerjasama, disiplin, tanggungjawab, percaya diri, toleransi, saling berbagi pengalaman, saling menolong, dan saling menghargai satu sama lain
KEMAMPUAN MOTORIK DASAR ANAK USIA DINI DALAM PEMBELAJARAN AKUATIK: BASIC MOTOR ABILITY OF EARLY CHILDHOODIN AQUATIC LEARNING
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan motorik dasar anak usia dini dalam pembelajaran akuatik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa taman kanak-kanak di kelas B yang berusia 5-6 tahun sebanyak delapan orang (laki-laki 5 dan perempuan 3). Instrumen dalam penelitian ini menggunakan observasi terstruktur, catatan lapangan, dan dokumentasi mengenai motorik dasar anak yang meliputi pengenalan air, masuk ke kolam renang, kontrol napas, posisi tubuh, mengapung, dorongan lengan, istirahat lengan, gerakan tungkai dan gerakan kombinasi. Waktu observasi penelitian untuk pengambilan data dilakukan satu kali pada bulan September 2018. Penelitian ini bertempat di TK Laboratorium Percontohan Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Tasikmalaya. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan motorik dasar anak usia dini dalam pembelajaran akuatik berada pada kategori mulai berkembang. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi informasi penting bagi guru dalam rangka evaluasi dan berinovasi guna mencari alternatif solusi dalam mengoptimalkan proses pencapaian pendidikan
KOMPETENSI MOTORIK ANAK USIA DINI: KETERKAITANNYA DENGAN KOGNITIF, AFEKTIF DAN KESEHATAN: EARLY CHILD COMPETENCY: THE CORRELATION WITH COGNITIVE, AFFECTIVE, AND HEALTH
Penelitian ini memprediksikan kompetensi motorik (kasar dan halus) terhadap aspek kognitif, afektif dan kesehatan untuk anak usia dini. Pengukuran kompetensi motorik, kognitif dan kesehatan menggunakan tes dan pengukuran afektif menggunakan skala. Partisipan yang dilibatkan adalah anak-anak yang berusia tiga sampai enam tahun (N=30) dinyatakan sehat secara fisik dan mental dan mendapat persetujuan dari orang tua/keluarga diambil dari taman kanak-kanak di Solo dan Yogyakarta. Data yang sudah terkumpul dianalisis menggunakan regresi untuk mengetahui sebab akibat dari masing-masing variabel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi motorik yang baik berdampak pada aspek kognitif, afektif dan kesehatan anak usia dini. Anak-anak dengan kognitif yang baik ditandai dengan keterampilan pemecahan masalah dengan mengedepankan prososial dalam setiap interaksi. Anak-anak dengan afektif yang tinggi ditandai dengan rasa simpati kepada kawan yang lain dalam bentuk kepedulian. Anak-anak dengan kesehatan yang baik ditandai dengan berkurangnya rasa mengeluh dan aktivitas fisik normal