Jurnal Sains dan Seni ITS
Not a member yet
    2345 research outputs found

    Penerapan Konsep 5R pada Desain Interior Gedung Equalizer Departemen Pengelolaan Pelabuhan PT.Petrokimia Gresik

    Get PDF
    Kantor merupakan salah satu instrumen penting dalam pengoperasian sebuah perusahaan, terlebih untuk perusahaan BUMN yang cukup besar skalanya seperti PT.Petrokimia Gresik. Pentingnya lingkungan kantor yang kondusif demi meningkatkan produktivitas dan kepuasan, membutuhkan fasilitas yang memadahi. Tidak hanya itu, peran kantor sebagai gedung representatif untuk melambangkan citra perusahaan sangat penting. Dengan desain interior gedung kantor yang baik, kebutuhan yang seperti kesejahteraan karyawan dan citra perusahaan dapat terpenuhi. Desain interior gedung kantor yang baik dapat mengangkat konsep 5R. Konsep 5R melibatkan pemisahan barang dan peralatan yang tidak diperlukan (Ringkas), penataan yang sistematis(Rapi),kebersihan dan pemeliharaan rutin (Resik),pembuatan prosedur yang konsisten (Rawat) dan pengembangan budaya kerja yang berkelanjutan (Rajin). Dengan menerapkan konsep 5R pada desain interior gedung kantor, dapat meningkatkan efisiensi penggunaan ruang, memudahkan akses dan pencarian barang, menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan aman, serta meningkatkan kualitas dan konsistensi kerja. Melalui pelatihan dan keterlibatan yang aktif dari pengguna gedung, konsep 5R dapat dipertahankan dalam jangka panjang, menciptakan budaya kerja yang berkelanjutan

    Redesain Interior Pasar Rakyat Sidomulyo dengan Konsep Smart Market untuk Mendukung Peningkatan Daya Saing Pasar

    Get PDF
    Pasar Rakyat Sidomulyo adalah pasar rakyat pertama di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Pasar ini resmi dibuka pada tahun 2019 dan beroperasi setiap hari mulai sore hari hingga pagi hari. Pasar ini masih memiliki permasalahan utama yaitu kondisi pasar yang belum memenuhi persyaratan SNI terutama aspek kenyamanan padahal menurut Menteri Perdagangan adanya SNI pasar rakyat dapat meningkatkan daya saing. Oleh sebab itu, perlu diadakan revitalisasi pasar untuk memenuhi hal tersebut, salah satunya melalui tinjauan desain interior. Perumusan konsep desain dilakukan dengan metode Design Thinking. Data yang digunakan berupa data primer dan sekunder. Sumber data primer meliputi hasil observasi, wawancara dan kuesioner. Sementara itu, sumber data sekunder dilakukan dengan tinjauan pustaka serta studi banding. Data yang diperoleh dianalisis untuk mendapatkan ide dan solusi sebagai usulan konsep desain hingga ke tahap pengembangan alternatif dan pemilihan desain terbaik melalui weighted method. Hasil konsep redesain interior yang digunakan yaitu menggunakan dasar pemikiran ‘Smart Market’. Dasar pemikiran Smart Market dijabarkan dalam tiga konsep makro yaitu education, technology dan modern. Ketiga konsep makro tersebut dijabarkan ke dalam konsep mikro yang lebih aplikatif. Konsep education berhubungan dengan pengenalan jenis produk, pengenalan jenis sampah serta kemudahan akses bagi pengguna buta huruf. Sedangkan, konsep technology berhubungan dengan digitalisasi, teknologi untuk penghawaan dan pencahayaan. Terakhir, konsep modern yaitu berhubungan dengan interior instagramable, desain yang simple dan bersih, serta penggunaan furnitur multifungsi. Dengan konsep Smart Market ini pasar rakyat memiliki nilai hampir sama seperti pasar modern dan siap bersaing dengan pasar lainnya

    Pemodelan Indeks Pembangunan Manusia Pulau Kalimantan Menggunakan Geographically Weighted Log-Normal Regression

    Get PDF
    Pulau Kalimantan sebagai pulau terluas di Indonesia, ternyata memiliki IPM yang lebih rendah di tiga dari lima provinsinya dibandingkan dengan IPM Provinsi DKI Jakarta. Ketiga provinsi tersebut diantaranya adalah Provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Penelitian ini akan dilakukan dengan memodelkan faktor-faktor yang signifikan terhadap IPM kabupaten/kota ketiga provinsi dengan menggunakan Geographically Weighted Log-Normal Regression (GWLNR). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persebaran spasial setiap variabel yang terlibat pada penelitian dan faktor-faktor yang memengaruhi IPM ketiga provinsi menggunakan GWLNR. Data yang digunakan adalah variabel-variabel penelitian tahun 2022 dari setiap kabupaten/kota ketiga provinsi, yaitu persentase penduduk dengan keluhan kesehatan (X_1), rasio sarana kesehatan-penduduk (X_2), rasio sekolah-siswa (X_3), persentase penduduk miskin (X_4), dan Tingkat Pengangguran Terbuka (X_5). Pengujian Breusch-Pagan menunjukkan terjadinya heterogenitas spasial pada data penelitian. Pemodelan IPM pada tingkat kabupaten/kota ketiga provinsi pada tahun 2022 menggunakan GWLNR dengan fungsi pembobot Adaptive Bisquare Kernel merupakan model terbaik karena memiliki AICc dan MSE terkecil dari seluruh model. Model tersebut menghasilkan 41 model regresi yang berbeda sehingga variabel prediktor yang berpengaruh signifikan setiap kabupaten/kota tidak seragam. Model ini membentuk tujuh kelompok kabupaten/kota berdasarkan kesamaan variabel prediktor yang berpengaruh signifikan terhadap IPM dan tanda estimasi koefisien regresi. Kelompok 1 merupakan kelompok kabupaten/kota dengan X_1, X_3 dan X_4 yang berpengaruh signifikan terhadap IPM, kelompok 2 dengan X_3 dan X_4, kelompok 3 dengan X_2, kelompok 4 dengan X_3, kelompok 5 dengan X_4, kelompok 6 dengan X_5 dan kelompok 7 tanpa variabel prediktor yang berpengaruh signifikan terhadap IPM

    Pemodelan Persentase Penemuan Penderita Pneumonia pada Balita di Jawa Tengah Menggunakan Regresi Nonparametrik Spline Truncated

    Get PDF
    Pneumonia adalah suatu kondisi peradangan pada paru-paru yang dapat disebabkan oleh mikroorganisme seperti bakteri, virus, dan fungi. Pneumonia merenggut nyawa lebih dari 700.000 anak balita tiap tahunnya, atau sekitar 2.000 anak per hari di seluruh dunia. Pada Tahun 2022, pneumonia tercatat sebagai penyebab utama kematian pada balita, menyumbang sebesar 12,5% dari total kematian pada balita di Indonesia. Provinsi Jawa Tengah menempati posisi ketiga sebagai provinsi yang memiliki kasus pneumonia pada balita terbanyak di Indonesia pada tahun 2022, yakni sebanyak 38.348 kasus. Provinsi Jawa Tengah menempati urutan kedua kasus kematian balita terbanyak di Indonesia dengan jumlah 80 kasus kematian balita, setelah Jawa Barat dengan jumlah 102 kasus kematian balita. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang diduga memengaruhi penemuan penderita pneumonia pada balita di Jawa Tengah menggunakan Regresi Nonparametrik Spline Truncated dengan unit penelitian adalah 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Pemilihan metode penelitian didasari atas pengamatan pada scatter plot antara variabel respon dan variabel - variabel prediktor yang nampak tidak mengikuti suatu pola data tertentu dan adanya perbedaan perilaku pada sub-sub interval tertentu. Pada penelitian ini digunakan empat variabel prediktor dan keempat variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap persentase penemuan penderita pneumonia pada balita di Jawa Tengah tahun 2022, yaitu persentase cakupan pelayanan kesehatan balita, persentase bayi berat badan lahir rendah, kepadatan penduduk per hektar dan ln persentase cakupan imunisasi DPT-HB-Hib3. Hasil penelitian menunjukkan model terbaik adalah menggunakan kombinasi titik knot 2,3,3,3 dengan nilai GCV 1,239. Nilai R2 yang diperoleh adalah 70,84%

    Perbandingan Metode Random Forest Regression (RFR) dan Support Vector Regression (SVR) dalam Memprediksi Risiko Kredit pada Bank XYZ

    Get PDF
    Meningkatnya animo masyarakat terhadap pengajuan pinjaman kredit di lembaga keuangan telah diimbangi dengan peningkatan kredit bermasalah yang berpotensi menimbulkan kerugian dan mempengaruhi rasio Non-Performing Loan (NPL). Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas metode Random Forest Regression (RFR) dan Support Vector Regression (SVR) dalam memprediksi risiko kredit pada Bank XYZ. Pemilihan parameter dilakukan dengan metode Grid Search, sementara evaluasi model menggunakan metrik Mean Absolute Percent Error (MAPE) dan Mean Squared Error (MSE). Hasil prediksi risiko kredit menggunakan metode RFR menunjukkan akurasi tinggi pada data pelatihan dengan MAPE sebesar 0,0125%, namun performanya menurun pada data pengujian dengan MAPE sebesar 14,86% dan MSE sebesar 0,3766. Sebaliknya, hasil prediksi risiko kredit menggunakan metode SVR dengan beberapa kernel menunjukkan bahwa kernel RBF memberikan hasil terbaik dengan MAPE sebesar 11,63% dan MSE sebesar 0,2486, mengungguli kernel Linear, Polynomial, dan Sigmoid. Perbandingan metode RFR dan SVR dengan kernel RBF menunjukkan bahwa meskipun RFR menunjukkan akurasi sangat tinggi pada data pelatihan, performanya yang buruk pada data pengujian menunjukkan overfitting yang signifikan. Sebaliknya, SVR dengan kernel RBF menunjukkan kinerja yang konsisten baik pada data pelatihan maupun pengujian, dengan nilai MAPE dan MSE yang lebih rendah. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa SVR dengan kernel RBF merupakan pilihan yang lebih baik untuk prediksi risiko kredit, memberikan keseimbangan terbaik antara akurasi prediksi dan kemampuan menjelaskan variasi dalam data. Penelitian ini diharapkan dapat mendorong perusahaan perbankan untuk meningkatkan kualitas kredit melalui manajemen risiko yang efektif dan pemanfaatan teknologi machine learning dalam memprediksi risiko kredit

    Peramalan Total Nominal Klaim pada Program Jaminan Hari Tua (JHT) Menggunakan Metode Hybrid ARIMA-Long Short Term Memory (ARIMA-LSTM)

    Get PDF
    Risiko dalam berbagai sektor semakin meningkat di era ini, mendorong perlunya manajemen risiko yang bijaksana sebagai langkah preventif untuk melindungi individu, organisasi, perusahaan, dan lembaga dari potensi kerugian. Salah satu sektor yang sangat rentan terhadap risiko keuangan adalah industri asuransi, yang baru-baru ini disoroti oleh serangkaian kebangkrutan perusahaan asuransi ternama di Indonesia. Dalam konteks ini, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan memegang peran sentral dalam mengelola risiko terkait jaminan sosial, termasuk program Jaminan Hari Tua (JHT), yang memberikan perlindungan finansial bagi pekerja setelah masa pensiun. Penelitian ini bertujuan untuk meramalkan data total nominal klaim JHT menggunakan metode hybrid ARIMA-LSTM, dengan data periode Januari 2018 hingga Februari 2024. Metode hybrid ARIMA-LSTM dipilih karena efektif dalam meramalkan data time series dalam berbagai bidang, seperti yang telah ditunjukkan dalam penelitian terdahulu dalam berbagai bidang, termasuk prediksi ekspor dan kasus COVID-19. Melalui penelitian ini, didapatkan hasil model penelitian terbaik yaitu Hybrid ARIMA (1,1,2) dengan LSTM (2-2-1) dengan lag signifikan y_(t-3) dan y_(t-12). Model tersebut mendapatkan nilai evaluasi 16,9205%. Model Hybrid ARIMA (1,1,2) dengan LSTM (2-2-1) menurunkan nilai error sebesar 1,3139% dari model ARIMA. Hasil peramalan ini dapat digunakan sebagai dasar bagi BPJS Ketenagakerjaan untuk menyusun strategi keuangan yang lebih efektif dan mengelola likuiditas dengan lebih baik

    Perancangan Buku Visual Kota Tua Sebagai Media Pelestarian Sejarah (Studi Kasus Kota Tua Jakarta)

    Get PDF
    Kota Tua tersebar di seluruh wilayah di Indonesia, namun beberapa tempat wisata Kota Tua belum banyak diketahui oleh masyarakat. Sementara generasi penerus bangsa memiliki kewajiban untuk menjaga dan melestarikan kekayaan tersebut. Pada akhir tahun 2022 Kota Tua Jakarta selesai melakukan revitalisasi dan terdapat beberapa perubahan baru. Maka diperlukan perbaruan informasi kepada masyarakat mengenai tempat wisata bersejarah Kota Tua Jakarta. Media yang dapat digunakan untuk mendokumentasikan informasi dan besifat long lasting adalah buku. Buku ditargetkan kepada remaja akhir yang berusia 18-25 tahun, yang terbiasa menerima informasi dalam bentuk visual dalam media digital. Sehingga buku ini dibuat dalam bentuk buku visual yang didominasi oleh informasi melalui fotografinya. Perancangan ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Metode kuantitatif dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada target konsumen dan metode kualitatif dilakukan dengan melakukan studi eksisting, studi pustaka, observasi, depth interview, prototyping, dan user testing. Hasil luaran akhir berbentuk buku visual yang berguna selain sebagai buku informasi tempat wisata Kota Tua Jakarta. Diharapkan buku ini dapat digunakan untuk mengenalkan tempat wisata Kota Tua Jakarta dan dapat menjadi panduan perancangan untuk buku yang membahas Kota Tua lainnya

    Eksplorasi Teknologi Interaktif pada Desain Interior Fasilitas Edukasi Air Bersih

    No full text
    Berdasarkan Tujuan Pembangunan Keberlanjutan (SDGs) nomor 6 yaitu menjamin ketersediaan pengelolaan air bersih dan sanitasi yang berkelanjutan untuk semua, pengelolaan air menjadi tugas penting bagi pemerintah daerah sebagai upaya pembangunan keberlanjutan yang sejahtera untuk manusia dan lingkungan. Secara lebih rinci pada SDGs nomor 6 target 6.b yaitu mendukung dan memperkuat partisipasi masyarakat lokal dalam meningkatkan pengelolaan air dan sanitasi, maka partisipasi masyarakat menjadi kunci kualitas air yang dikelola. Berdasarkan hal tersebut maka sebagai salah satu upaya peluasan informasi, pemerintah membangun pusat edukasi air bersih sebagai media edukasi pengelolaan air kepada masyarakat sekaligus sebagai media pengabadian benda koleksi. Melalui penelitian ini, peneliti bertujuan untuk menciptakan desain interior pusat edukasi air bersih yang mampu menarik banyak pengunjung. Tujuan tersebut kemudian diolah melalui metode design thinking, yaitu empathize melalui observasi dan wawancara, define melalui anailsa hasil wawancara, ideate melalui uraian konsep, prototype melalui visualisasi desain perancangan, dan test melalui validasi desain kepada pihak pengelola dan calon pengguna objek perancangan. Berdasarkan proses penelitian yang telah dilakukan peneliti terhadap objek desain, maka diperoleh hasil rancangan yang berfokus terhadap optimalisasi interaksi yang akan memberikan perubahan signifikan pada peningkatan minat pengunjung, terutama sarana edukasi melalui media teknologi. Optimalisasi tersebut menggunakan media instalasi sebagai sarana interaksi yang dibagi berdasarkan 3 klasifikasi, yaitu informasi yang diterapkan pada 87 persen jenis instalasi sebagai akses informasi audio visual, gamifikasi yang diterapkan melalui instalasi Jaga Air dan Mengalir, dan Pembangun suasana melalui instalasi Under River dan Limbah Kita

    Identifikasi dan Eksplorasi Faktor Pendorong Keputusan Pembelian Produk Asuransi Kesehatan Swasta: Studi Kualitatif di Jawa Timur

    Get PDF
    Terdapat kondisi peningkatan penduduk kelas menengah. Penduduk kelas menengah tersebut lebih peduli pada kesehatan salah satunya dengan cara memproteksi diri menggunakan asuransi kesehatan berkualitas. Namun, asuransi kesehatan pemerintah yaitu BPJS melakukan penghapusan sistem kelas 1,2,3 sehingga masyarakat yang ingin meningkatkan pelayanan medis atau non medis perlu menggunakan asuransi kesehatan swasta. Namun kondisi penetrasi asuransi di Indonesia masih rendah dan masyarakat hanya mengalokasikan sedikit dari pendapatannya untuk proteksi kesehatan melalui asuransi kesehatan khususnya asuransi kesehatan swasta. Berdasarkan permasalahan yang ada, muncul urgensi untuk memahami faktor-faktor yang berkontribusi terhadap keputusan pembelian asuransi kesehatan swasta di Indonesia. Penelitian ini memiliki desain penelitian kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara. Wawancara dilakukan di Jawa Timur dengan 19 informan yang terdiri dari konsumen dan non-konsumen asuransi kesehatan swasta. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan metode qualitative content analysis menggunakan software NVivo 12 Plus dan kemudian divalidasi menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menemukan beberapa faktor-faktor pendorong keputusan pembelian asuransi kesehatan swasta yaitu diantaranya adalah faktor kelompok referensi, praktik keagamaan dan budaya, masalah kepercayaan (trust issue), critical life event, dan sakit akibat kecelakaan serta faktor karakteristik pribadi

    Pemodelan Faktor-Faktor yang Memengaruhi Rasio Gini di Jawa Timur Menggunakan Regresi Spasial Data Panel

    Get PDF
    Pembangunan ekonomi memiliki tujuan meningkatkan dan menyetarakan taraf hidup masyarakat di berbagai daerah yang dapat dicapai melalui peran aktif pemerintah dan masyarakat yang saling membantu dalam pencapaian pembangunan ekonomi yang ditargetkan. Provinsi Jawa Timur merupakan penyumbang perekonomian terbesar kedua di Pulau Jawa pada triwulan 1 2023 belum cukup menjadi jaminan bahwa kesejahteraan masyarakat akan meningkat secara merata. Ketimpangan distribusi pendapatan di suatu daerah diukur menggunakan rasio gini yang dipengaruhi oleh faktor-faktor sosial ekonomi di kabupaten/kota tersebut dan memiliki keterkaitan dengan rasio gini di kabupaten/kota lain. Penelitian bertujuan mengidentifikasi karakteristik rasio gini dan mendapatkan model terbaik untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap rasio gini untuk mewujudkan pembangunan ekonomi yang ditargetkan. Penelitian dilakukan dengan memasukan aspek spasial dan waktu menggunakan model Spatial Autoregressive Model (SAR) Panel, Spatial Error Model (SEM) Panel, dan Spatial Durbin Model (SDM) Panel. Model terbaik yang didapat adalah Spatial Durbin Random Effects dengan matriks pembobot spasial queen contiguity. Variabel yang berpengaruh signifikan terhadap rasio gini adalah Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dan Jumlah Penduduk yang Bekerja di Bidang Jasa dengan R-squared sebesar 63,61%

    2,187

    full texts

    2,345

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Sains dan Seni ITS
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇