Jurnal Sains dan Seni ITS
Not a member yet
2345 research outputs found
Sort by
Pengelompokan Provinsi di Indonesia Tahun 2022 Berdasarkan PDRB Sektor Usaha dengan Metode K-Means dan Self-Organizing Map
Kesenjangan PDRB antar wilayah merupakan isu strategis yang ingin diatasi oleh pemerintah Republik Indone-sia dalam tenggat waktu 2020−2024. Untuk itu, pemerintah membuat strategi pembangunan berbasis wilayah yang terdiri atas pertumbuhan ekonomi dan pemerataan. Dalam melaksa-nakan strategi tersebut, pemerintah perlu mengetahui karak-teristik wilayah, di mana provinsi dengan karakteristik ekono-mi yang serupa dapat diberikan sarana prasarana yang saling mendukung, efisien, dan efektif. Pengelompokan objek ke da-lam beberapa kelompok berdasarkan persamaan karakteristik dapat dilakukan dengan analisis kluster. Penelitian ini akan melakukan pengelompokan provinsi di Indonesia berdasarkan PDRB sektor usaha pada tahun 2022 dengan metode clustering K-Means dan Self-Organizing Map, kemudian mendeskripsikan karakteristik dominan masing-masing kelompok mengguna-kan Principal Component Analysis. Hasilnya, metode yang ter-baik, yaitu SOM sebanyak 4 kluster. Karakteristik kluster 1 unggul di bidang industri dan jasa, kluster 2 unggul di sektor usaha pertambangan dan penggalian, kluster 3 cukup baik di bidang hasil alam namun kurang di sektor usaha jasa peru-sahaan, serta kluster 4 masih di bawah rata-rata untuk semua sektor usaha
Ensemble ROCK dan Hierarki Agglomerative untuk Mengelompokkan Desa Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap di Jawa Timur
Analisis kluster merupakan salah satu teknik multi-variat yang bertujuan mengelompokkan objek-objek yang memiliki kesamaan karakteristik. Permasalahan yang terjadi pada kasus nyata sering kali memiliki informasi dengan data numerik dan kategorik. Oleh karena itu, perlu adanya penge-lompokan menggunakan data numerik dan kategorik untuk memberikan lebih banyak informasi dan pemahaman yang le-bih baik, yaitu metode Ensemble ROCK dan Hierarki Agglo-merative. Metode ini digunakan untuk mengetahui karakteris-tik wilayah dengan mengelompokkan desa PTSL di Provinsi Jawa Timur. Hal ini dilakukan sebagai bahan acuan untuk me-laksanakan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Hasil penelitian menunjuk-kan desa PTSL di Provinsi Jawa Timur terbagi atas 4 kelom-pok berdasarkan final cluster. Karakteristik program PTSL di Provinsi Jawa Timur terdiri atas 4 kelompok, yaitu 193 di kelompok 1, 90 desa di kelompok 2, 13 desa di kelompok 3, dan 4 desa di kelompok 4. Kriteria kebaikan yang didapatkan dari pengelompokan final cluster memiliki sifat homogenitas tinggi dalam kelompok dan heterogenitas tinggi antar kelompok
Pengelompokan Provinsi di Indonesia Berdasarkan Kondisi Pembangunan Manusia Berbasis Gender Menggunakan Fuzzy C-Means
Kesetaraan gender menjadi salah satu isu global di mana mencapai kesetaraan gender dan memberdayakan pe-rempuan menjadi salah satu tujuan dalam pembangunan ber-kelanjutan (SDGs). Indeks Pembangunan Gender Indonesia pa-da tahun 2022 adalah 91,63 di mana angka ini masih berada pa-da kondisi yang perlu perbaikan, sehingga perlu adanya pene-litian terkait pembangunan manusia berbasis gender di Indo-nesia yang mampu mempermudah gambaran penyelesaian ter-kait masalah kesetaraan gender. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik kondisi kesetaraan gender di Indone-sia dan mengelompokkan provinsi-provinsi berdasarkan karak-teristik kesetaraan gender yang serupa. Indikator kesetaraan gender yang digunakan berbasis pendidikan, ekonomi, kese-hatan, dan politik. Metode pengelompokan yang digunakan pa-da penelitian ini adalah analisis kluster. Analisis kluster atau analisis kelompok merupakan teknik analisis data yang bertu-juan untuk mengelompokkan individu atau objek ke dalam be-berapa kelompok yang memiliki sifat berbeda antar kelompok, sehingga individu atau objek yang terletak di dalam satu ke-lompok akan mempunyai sifat relatif homogen. Data yang su-dah diperoleh akan dikelompokkan menggunakan Fuzzy C-Means clustering dan akan dipetakan sesuai kelompok yang terbentuk. Hasil dari analisis kluster digunakan sebagai acuan untuk merancang kebijakan yang lebih efektif dalam mempro-mosikan kesetaraan gender dan menekan angka ketimpangan gender di Indonesia
Studi Teknik dan Motif Tas Kulit Wanita di Sentra Kerajinan Kulit Jalan Sawo, Kelurahan Selosari, Kabupaten Magetan
Kabupaten Magetan memiliki potensi akan kerajinan kulit khususnya tas, akan tetapi belum memiliki ciri khas yang menjadikannya istimewa. Meninjau desain tas kulit yang ada di Sentra Kerajinan Kulit Jalan Sawo, dilakukan observasi ke toko-toko kulit untuk mengetahui motif apa yang diaplikasikan pada tas kulit serta teknik apa yang digunakan baik untuk mengaplikasikan motif maupun dalam pembuatan tas. Dari hasil observasi, ditemukan teknik-teknik seperti eco-print dan anyam sedang merajalela. Sementara warna dan motif yang ada didominasi oleh warna coklat dan motif tumbuhan. Meskipun begitu, teknik dan motif yang ada belum berhubungan dengan motif khas Magetan. Penelitian menghasilkan desain tas kulit yang mengimplementasikan motif ragam hias sehingga memiliki ciri khas Magetan berupa motif Pring
Optimasi Mesin Roll Gilingan Menggunakan Metode Taguchi untuk Mengoptimalkan Perahan Nira Dan Pemantauan Kualitas Nira Menggunakan MMEM Chart di PG Kebon Agung Malang
PG Kebon Agung Malang merupakan perusahaan yang memproduksi gula kristal putih berkualitas. Untuk mendapatkan kualitas akhir gula kristal putih yang memenuhi standar, maka diperlukan bahan mentah yang berkualitas juga. Sebagai bahan mentah dari gula kristal putih, nira juga butuh dimonitoring kualitasnya. Salah satu penyebab tidak optimalnya kualitas perahan nira dalam memenuhi spesifikasi adalah pengaturan mesin roll gilingan yang berfungsi memerah tebu. Perahan nira yang optimum diperoleh dengan mengubah beberapa faktor yang memengaruhi hasil perahan nira yaitu faktor A (RPM) dan faktor B (torsi). Respon optimum dari pengaturan mesin ini adalah Hasil Perahan Brix (HPB) Total. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mengoptimumkan pengaturan mesin roll gilingan melalui roll gilingan 1 menggunakan metode taguchi dengan 2 faktor dan masing-masing tiga level. Taguchi digunakan karena dapat mengurangi jumlah percobaan yang akan dilakukan. Selain itu, analisis yang menggunakan S/N ratio membuktikan faktor A, B, maupun interaksinya tidak mempengaruhi S/N ratio. Pengaturan parameter optimum yang dihasilkan pada mesin roll gilingan 1 adalah A3B3, dengan spesifik level 3 (5,3 RPM) untuk faktor A, level 3 (80 Nm) untuk faktor B. Pememantauan kualitas nira yang dilakukan dengan diagram kendali Mixed Modified Exponentially Weighted Moving Average-Moving Average (MMEM) membuktikan adanya pergeseran rata-rata proses penggilingan sebelum dan sesudah dilakukan optimasi mesin roll gilingan, yangmana terdapat perbaikan proses. Analisis kapabilitas proses yang dilakukan pada proses gilingan setelah optimasi membuktikan bahwa proses telah kapabel dengan nilai indeks CPL sebesar 4,6298
Analisis Lama Rawat Inap Pasien Diabetes Melitus Menggunakan Regresi Cox Proportional Hazard (Studi Kasus : RSUD Genteng Banyuwangi)
Diabetes melitus adalah penyakit kronis progresif yang ditandai dengan ketidakmampuan tubuh untuk melaku-kan metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein, mengarah ke hiperglikemia (kadar glukosa darah tinggi). Proporsi dari kejadian diabetes melitus mencapai 90%-95% dari populasi dunia yang menderita diabetes melitus. Diabetes melitus me-nempati urutan ke-6 sebagai penyebab kematian di dunia ini. Hasil Utama Riskesdas Provinsi Jawa Timur tahun 2018 me-nyebutkan bahwa prevalensi diabetes melitus berdasarkan diagnosis dokter pada penduduk umur ≥ 15 tahun di Provinsi Jawa Timur meningkat, yaitu dari 2,1% menjadi 2,6%. Kasus diabetes melitus di Kabupaten Banyuwangi masih marak ter-jadi karena pemahaman serta kesadaran masyarakat untuk melakukan pengobatan masih sangat rendah. Masyarakat yang mempunyai riwayat penyakit diabetes melitus dan rutin me-lakukan pengobatan hanya 30 persen. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut diperlukan suatu analisis statistik untuk melihat perbaikan klinis pasien diabetes melitus setelah menja-lani pengobatan. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah analisis survival menggunakan regresi Cox Proportional Hazard. Analisis survival merupakan salah satu metode statis-tika yang bertujuan menaksir probabilitas kelangsungan hidup, kekambuhan, kematian dan peristiwa-peristiwa lainnya sampai periode waktu tertentu. Berdasarkan pemodelan pada analisis lama rawat inap pasien diabetes melitus diperoleh bahwa vari-abel usia, hiperglikemia, dan jenis pembayaran diduga menjadi faktor-faktor yang memengaruhi lama rawat inap pasien diabe-tes melitus. Penelitian ini dapat memberikan informasi kepada pihak RSUD Genteng agar lebih memperhatikan pasien diabe-tes melitus sesuai dengan usia, diagnosa hiperglikemia, dan je-nis pembayaran yang dilakukan karena hal tersebut dapat me-mengaruhi lama rawat inap yang dijalani
Peramalan Harga Saham PT Gojek Tokopedia Tbk Menggunkan Support Vector Regression dengan Fruit Fly Optimization Algorithm
Saham merupakan bukti investasi atas modal terha-dap suatu perusahaan yang digunakan oleh perusahaan dalam menjalankan bisnis dan kegiatan operasionalnya. Tujuan uta-ma dari investasi dalam bentuk saham untuk memaksimalkan return dan meminimalkan risiko yang didapatkan dari return. Informasi harga saham sangat diperlukan oleh para pembeli atau penjual saham. Peramalan harga saham merupakan salah satu teknik analisis untuk mendapatkan prediksi harga saham berdasarkan historis harga saham sebelumnya. Harga saham terendah dan tertinggi (low price and high price) merupakan informasi penting pada perdagangan saham. Harga saham terendah dapat menjadi sinyal bagi investor untuk membeli saham tersebut, dan harga tertinggi menjadi informasi untuk menjual saham tersebut atau mengambil keuntungan. Oleh karena itu, dibutuhkan peramalan yang tepat dan efisien. Pada penelitian ini akan dilakukan peramalan harga saham PT Gojek Tokopedia, Tbk. Metode peramalan yang digunakan adalah Support Vector Regression (SVR) karena metode ini dapat menyelesaikan permasalahan estimasi non-linear sehingga bisa digunakan untuk meramalkan harga saham. Peramalan harga saham menggunakan model SVR akan dibantu dengan optimasi parameter, yaitu Fruit Fly Optimization Algorithm (FOA). Mo-del peramalan terbaik untuk harga high saham PT Gojek Tokopedia Tbk menggunakan kernel RBF dengan para-meter C (constant) sebesar 37,69508, ε (epsilon) sebesar 0,00282, dan γ (gamma) sebesar 0,34580 dengan nilai MAPE sebesar 1,9686%. Model peramalan terbaik untuk harga low saham PT Gojek Tokopedia Tbk menggunakan kernel RBF dengan parameter C (constant) sebesar 64,33006, ε (epsilon) sebesar 0,01161, dan γ (gamma) sebesar 1,77057 dengan nilai MAPE sebesar 1,672%. Pola pergerakan harga saham PT Gojek Tokopedia Tbk selama 10 hari ke depan masih terus berfluktuasi namun cenderung menunjukkan tren naik
Perancangan Animasi Adaptasi Kisah Semangat Masa Muda Bung Tomo Untuk Anak Usia Sekolah Dasar
Pembelajaran sejarah memiliki sebuah nilai penting salah satunya rasa nasionalisme untuk anak sekolah dasar, namun gaya tenaga pengajar pelajaran sejarah cenderung membosankan dan monoton sehingga anak-anak malas mempelajari sejarah. Permasalahan yang akan terjadi apabila terus berlanjut dan seiring perkembangan teknologi, anak sekolah dasar sekarang semakin tidak mengetahui jasa leluhur para pahlawan. Padahal dengan mengetahui jasa para pahlawan diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai keteladanan pahlawanan dan penting di umur mereka tentang pembentukan karakter. Dalam proses perancangan animasi teori yang digunakan dalam merancang animasi yaitu teori dua belas prinsip animasi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, wawancara, penyebaran kuesioner dan postest. Maka dari itu perlu dilakukan sebuah upaya salah satunya dengan ‘perancangan animasi adaptasi kisah pahlawan Bung Tomo untuk anak usia sekolah dasar’, tujuannya memberikan motivasi yang dapat mempengaruhi mereka pada hal positif seperti semangat dan berprestasi di bangku sekolah
Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Agrowisata Kebun Raya Wedi Di Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro Dalam Konteks Pembangunan Berkelanjutan
Pemerintah Provinsi Jawa Timur memiliki program bernama “Program Pengembangan Kawasan Agropolitan/Minapolitan” atau PKA yang bertujuan untuk mengembangkan wilayah yang potensial sebagai basis pertanian dan/atau perikanan. Data PDRB BPS Kabupaten Bojonegoro menunjukkan bahwa kontribusi sub sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan tahun 2021 menempati urutan kedua dan jumlah penduduk yang bergelut pada aktivitas pertanian di Kabupaten Bojonegoro sebesar 39,80% yang merupakan komposisi terbesar penyumbang lapangan pekerjaan di Kabupaten Bojonegoro. Dari data yang telah dipaparkan, maka program PKA potensial untuk dikembangkan di Kabupaten Bojonegoro dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mengeluarkan Surat Keterangan Bupati Nomor 188/183A/KEP/412.12/2008 yang merupakan dasar hukum bagi Kabupaten Bojonegoro untuk melakukan implementasi program PKA. Dalam regulasi tersebut, Kecamatan Kapas ditetapkan sebagai komoditas unggulan salak dengan mengambil lokasi di Desa Wedi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui partisipasi dan tingkatan partisipasi masyarakat Desa Wedi dalam pengembangan Agrowisata Kebun Raya Wedi dalam konteks pembangunan berkelanjutan. Metode kualitatif dengan analisis deskriptif digunakan dalam penelitian ini dan berjenis fenomenologi. Pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan 8 informan dalam penelitian ini. Model analisis Miles dan Huberman digunakan dalam menganalisis data yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data hasil reduksi, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber data serta dilakukan validasi oleh ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Wedi berpartisipasi dalam setiap tahapan pengembangan Agrowisata Kebun Raya Wedi. Tingkatan partisipasi masyarakat Desa Wedi dalam pengembangan Agrowisata Kebun Raya Wedi termasuk dalam jenis partisipasi kemitraan atau partnership dengan tingkat kekuasaan di tangan masyarakat. Sementara aspek pembangunan berkelanjutan yaitu aspek ekonomi dan aspek lingkungan telah terpenuhi dengan aspek sosial belum terpenuhi
Pemanfaatan Satelit-8 OLI dalam Klasifikasi Wilayah Potensi Risiko Kerusakan Lahan Akibat Tsunami di Kota Cilegon dengan Metode ANN dan SVM
Kota Cilegon merupakan pintu gerbang Pulau Jawa bagian barat yang menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Sumatera, berperan penting dalam pertumbuhan ekonomi, industri, dan pariwisata antar pulau. Namun, kota ini rawan tsunami yang disebabkan oleh aktivitas vulkanik Anak Krakatau. Tsunami adalah rangkaian gelombang laut yang menjalar dengan kecepatan tinggi akibat gangguan impulsif di dasar laut seperti letusan gunung berapi dan longsor. Salah satu mitigasi sebelum terjadinya tsunami adalah dengan mengetahui daerah yang memiliki risiko kerusakan lahan tinggi akibat tsunami menggunakan klasifikasi berdasarkan indeks vegetasi seperti NDVI, NDWI, NDBI, MNDWI, dan SAVI melalui metode Artificial Neural Network (ANN) dan Support Vector Machine (SVM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model SVM terbaik yang diperoleh dari Grid Search adalah model SVM dengan kernel Radial Basis Function (RBF) dengan parameter ∁=100 dan γ=3.162278, yang berhasil mengklasifikasikan risiko kerusakan lahan akibat tsunami di kelurahan Kota Cilegon dengan persentase klasifikasi benar sebesar 99,07%. Sementara itu, model ANN terbaik adalah model MLP (5-5-2), yang memiliki 5 input neuron, 5 hidden neuron, dan 2 output neuron, dengan persentase klasifikasi benar sebesar 97,02%. Berdasarkan nilai accuracy score dan cohen’s kappa, metode SVM adalah metode klasifikasi terbaik dengan accuracy score 99,07% dan nilai cohen’s kappa 97,6%, lebih tinggi dibandingkan metode ANN. Prediksi klasifikasi dengan metode terbaik mengidentifikasi 24 kelurahan di Kota Cilegon dengan risiko tinggi kerusakan lahan akibat tsunami, yaitu Bendungan, Rawaarum, Jombang Wetan, Ciwaduk, Ciwedus, Gunungsugih, Kedaleman, Cibeber, Ketileng, Tegalratu, Warnasari, Ramanuju, Samangraya, Sukmajaya, Lebakgede, Kepuh, Citangkil, Randakari, Panggungrawi, Masigit, Kubangsari, Kebonsari, dan Gedongdalem. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam mengenali daerah dengan risiko tinggi, mempermudah penentuan tindakan evakuasi, meminimalisir dampak kerusakan dan kerugian, serta memastikan tindakan efektif dalam menghadapi tsunami